• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kisah sukses dari keterbatasan
 

Kisah sukses dari keterbatasan

on

  • 1,839 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,839
Views on SlideShare
1,839
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
251
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kisah sukses dari keterbatasan Kisah sukses dari keterbatasan Presentation Transcript

    • Kewirausahaan Rezka Judittya 44110010131
      • Nama : Habibie Afsyah
      • Tempat : Jakarta.
      • Tangal Lahir : 06 Januari 1988
      • Pendidikan :
      • SD-SLB Bag. D YPAC Tahun 2000.
      • SMP Yayasan Triguna 1956 Tahun 2003.
      • SMU Yayasan SUnda Kelapa Tahun 2006.
      • Asia Internet Academy 2007.
      • - Internet Marketing Bootcamp.
      • Advance Mentoring Coaching Program.
      • Web-Design Scienscom Tahun 2008.
      • Design Grafis Tahun 2008.
      • English-Talk Tahun 2008.
      • Hands-on Workshop di Eprofitmatrix 2008.
      • Training for Trainer di Eprofitmatrix 2008.
      • Bandung Bootcamp 2008
      • Tantowi Yahya Public Speaking School.
      • Juga pernah mengisi sebagai pembicara di dalam seminar, seperti:
      • - Sebagai pembicara di IMTS Eprofitmatrix 2008
      • - Sebagai motivator di Lapas Anak Tangerang dalam HUT Kemerdekaan RI
      • Sebagai Pembicara di seminar Internet Marketing Laga Einvenst UI
      • Sebagai bintang tamu di :
      • - Kick Andy Metro TV eps: Kasih Tiada Bertepi
      • - Dorce Show Trans TV
      • - Ceriwis Trans TV
      Rezka Judittya 44110010131
    • Namanya Habibie Afsyah. Usianya terbilang muda, 21 tahun. Tapi dalam mendulang rezeki, prestasinya jelas melampaui anak muda seusianya. Selama tahun 2008 saja ia sudah mengumpulkan US$ 5600 dari bisnis online melalui Amazon.com. Habibie yang menyandang cacat fisik atau tuna grahita sejak kecil itu, seakan mengajarkan pada kita semua, bahwa keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk meraih mimpi. Meski divonis mengidap gangguan otak permanen, bahkan ada dokter syaraf yang mengatakan umurnya tidak akan panjang, tidaklah menyurutkan tekadnya untuk hidup terhormat. Memang kerusakan otak permanen yang dideritanya menyebabkan tangan dan kakinya tidak berfungsi normal, hanya jari-jarinya sajalah yang bisa ia gerakkan. Boleh jadi secara fisik dia tertinggal tetapi perkembangan mentalnya sangat baik. Terbukti dari hasil tes IQ menunjukkan angka 123 yg artinya diatas rata-rata. "Kelemahanku adalah sumber kekuatanku" kata Habibie Keberhasilannya menekuni bisnis online tak hanya berbuah rupiah. Habibie pun mulai dikenal luas, khususnya dikalangan pebisnis online. Tak heran jika akhirnya Habibie sering diundang untuk berbagi pengalaman dalam seminar-seminar tentang motivasi dan bisnis online. Kepada khalayak umum Habibie juga tak pelit berbagi pengalaman melalui websitenya www.habibieafsyah.com dan www.suksesdariamazon.com Habibie bukan sekedar membangun optimisme dalam menghadapi kehidupan. Meskipun dia mengalami keterbatasan fisik, Habibie muda sudah menjadi sosok pemberi inspirasi dan motivasi, provesi yang memang dia cita-citakan selain sebagai penulis. Rezka Judittya 44110010131
      • Mimi adalah satu-satunya tunanetra yang berprofesi sebagai tenaga pengajar di Universitas Atmajaya, Jakarta. Hal yang membuatnya istimewa adalah alumnus Leeds University, Inggris itu menjadi dosen setelah menempuh jalur pendidikan di sekolah dan universitas umum. penglihatannya mulai kabur sejak berusia 10 tahun, yakni saat dia duduk di bangku SD Candranaya, Jakarta Barat. Dia mengalami penyakit genetik retinitis pigmentosa yang merupakan penyakit degenerasi retina. Akibatnya, ketika duduk di kelas V SD, Mimi tidak bisa bersekolah lagi.Pada usia 17 tahun, Mimi benar-benar mengalami kebutaan total.
      • Mimi kemudian menempuh pendidikan di:
      • -Tunagrahita Bakti Luhur, Malang, Jawa Timur, 1982,
      • - Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Santa Maria (1982-1985).
      • - IKIP Santa Dharma Jogja (1985-1989).
      • Master of Sains di Universitas Indonesia (UI) Depok (1995-1997).
      • beasiswa dari British Council, sehingga bisa lulus program studi Master of International Communication di Leeds University, Inggris.
      • kedoktorannya di Faculty of Earth and Life Sciences Universitas of Amsterdam di Belanda.
      • Mimi kini merancang sebuah metode pembelajaran tentang teori disabilitas bagi penyandang cacat maupun bagi orang normal.
      • Program itu  dimatangkan Universitas Indonesia.
      • Pada mata kuliah tersebut, dia mendesain teori ilmu komunikasi bagi tiap individu dari dua sisi dunia itu untuk memudahkan proses interaksi.
      Rezka Judittya 44110010131
    • Program: 1.      mengembangkan sumber daya manusia yang paham dan peka terhadap disabilitas melalui pelatihan, seminar, workshop, kursus;  2.      mengupayakan kegiatan layanan pendukung yang memberikan kemudahan setiap individu dengan kecacatan mendapatkan hak belajar dan hak bekerja melalui konsultasi, pembangunan sistem, modifikasi strategi manajemen, penyediaan guru remidial / guru khusus, dll; 3.      menyelenggarakan kegiatan publikasi cetak dan elektronik melalui penerbitan buku, majalah, dll dan pengembangan program radio, TV, website, dll; 4.      melakukan kegiatan konseling untuk membantu mereka yang membutuhkan informasi dan alternatif solusi bagi  mereka yang sedang menghadapi permasalahan kecacatan baik di lingkungan keluarga, sekolah/kampus, masyarakat, tempat kerja, dll; 5.      melaksanakan  kegiatan kerja sama dengan pihak/organisasi  lain yang mempunyai visi dan tujuan yang sama. Dra. Mimi Mariani Lusli, M.Si., M.A Rezka Judittya 44110010131
    • Ahmad Sholihun Ikhsan , yang lahir dalam keadaan kaki dan tangan yang tak normal. Selama hampir 13 tahun sejak kelahirannya di tahun 1973, Sholihun nyaris tak pernah ke luar rumah. Ia hanya berkutat dengan radio sebagai temannya, dan pesawat televisi sebagai penghibur sekaligus tempatnya belajar membaca. Ketika ibunya wafat, menjadi titik balik bagi kehidupannya. Ia meminta sang ayah untuk mengizinkannya melihat dunia luar dan belajar di pesantren. Maka Sholihun mendapat kesempatan untuk belajar di pesantren hingga enam tahun lamanya. Sikap pantang menyerah dan kecintaannya pada radio yang menjadikan Sholihun kini bisa berhasil membangun sebuah stasiun radio. Baginya, radio bukan saja alat hiburan, tapi alat komunikasi sosial yang bisa memberikan manfaat besar bagi banyak orang. Stasiun radio milik Sholihun kini bernama Radio Kota Mangga. Selain dunia radio, Sholikun juga membangun madrasah di wilayahnya. Rezka Judittya 44110010131
    • Rezka Judittya 44110010131 Bagaimana cara mencapai Kesuksesan ???????
    • Rezka Judittya 44110010131 “ KETERBATASAN BUKANLAH SUATU PENGHALANG, TETAPI HANYA SEBUAH HAMBATAN” END TERIMA KASIH