REPORTASE KRIMINAL POST

383 views
328 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
383
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

REPORTASE KRIMINAL POST

  1. 1. SITUS CANDI TERANCAM .MuaroJambi-Reportase Kriminal Post Kepalabagian(kabag) Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi,Darmawi ketika di konfirmasi Reportase Kriminal Post
  2. 2. terkait hal pembangunan dermaga permanenmenegaskan, bahwa pemberian izin kepadapengusaha tambang hanya terbatas padapenumpukan bukan pembangunan dermagapermanent. Dikatakan Darmawi,jika ada klaim-klaimlain yang menyatakan tumpukan batu bara saat inimenutupi Situs Candi Muaro Jambi,hal tersebut bisasaja terjadi.Mengingat bahwa peta zona cagarbudaya Muaro Jambi hingga saat ini tidak begitujelas,tegas Darmawi lagi kepada Reportase KriminalPostKeberadaan dermaga sementara atau stock piletempat penumpukan batu bara milik perusahaantambang di areal kawasan cagar budaya diduga akanmenjadi penyebab pelapukan batu candi danmengancam keberadaan Situs Candi Muaro Jambi.Hasrat pemerintah daerah menjadikan Situs CandiMuaro Jambi sebagai warisan dunia secara realitasmengalami dilema dengan kepentingan ekonomipengusaha tambang yang memerlukan dermaga
  3. 3. sementara atau stock pile tempat menumpuk batubara. Sepanjang daerah aliran sungai(DAS)Batanghari dewasa ini tercatat dua(2) perusahaanbatu bara yakni PT. TGM dan PT. BBI sebagai stockpile batu bara dan CPO sebelum dimuat di kapal-kapal pengangkut yang sandar di pelabuhan TalangDuku.Keberadaan stock pile di lingkungan cagar budayaSitus Candi Muaro Jambi tersebut sangat disayangkan dan diminta pihak pemerintah segeramenghentikan pemberian izin baik terhadapperusahaan yang telah ada maupun yang barukarena lokasi yang di manfaatkan sebagai stock pilebatu bara ternyata masuk dalam zona inti cagarbudaya Situs Candi Muaro Jambi seperti CandiMenapo Pelayangan 1 dan 2. Bila kegiatanpenumpukan batu bara tetap beroperasi di arealterkait maka Situs Candi Muaro Jambi yangmerupakan bukti sejarah tersebut akan punah dan
  4. 4. akibatnya Jambi tidak akan mempunyai bukti sejarahMelayu dan Sriwijaya.Sementara, Sarkawi,ST kasi pengawasanpengendalian dari Kantor Dinas ESDM(EnergiSumber Daya Alam dan Mineral) Muaro Jambimenjelaskan, bahwa persoalaan sesungguhnyaadalah ketika stock pile batu bara yang ada saat initernyata masuk dalam areal konservasi saja tidakdapat dibenarkan. Namun sayangnya, tegas Sarkawi,pihaknya tidak dapat berbuat banyak karena sampaisaat ini ESDM(Energi Sumber Daya Alam danMineral) Muaro Jambi tidak memiliki wewenang untukmembekukan izin stock pile batu bara milikpengusaha batu bara tersebut.Ancaman kerusakan terus berlanjut akibat ketidakjelasan dan ketegasan mengenai pemberian izinpembangunan dermaga di kawasan Cagar BudayaSitus Candi Muaro Jambi. Ditambah saat ini tengahdibangun pula terminal peti kemas oleh PT. PetiKemas oleh PT.Nusantara Bulk terminal, yang jelas-
  5. 5. jelas mengancam keberadaan Candi Teluk 1 dan 2yang berlokasi di Desa Kemingking KecamatanTaman Rajo. Kekhawatiran akan punahnya buktisejarah itu beralasan sekali karena kawasanpercandian dari Timur sampai Barat, antara lainKomplek Candi Gumpung ,Candi Lingga, CandiAstana, Candi Kembar Batu, Candi Gedong 1 dan 2,Candi Kedaton, Candi Koto Mahligai dan Bukit Perak.Belum lama ini adanya temuan sedikitnya 82 manapoatau gundukan reruntuhan bangunan dan bagianbangunan pemukiman kuno.Berdasarkan catatan yang ada, diperkirakan bahwaCandi Muaro Jambi merupakan pusat pembelajaransejak abad ke-7 hingga abad ke-11 yang telahberkembang tradisi sebuah universitas dan bolehdikatakan universitas tertua di Indonesia.Dimulai dengan kedatangan I-Tsing yang pertamapada abad ke-7 proses pembelajaran di sanadiperkirakan berlangsung paling tidak selama 400tahun lebih dengan pulangnya seorang terpelajar dari
  6. 6. India, Dipamkara Srijnana pada tahun 1025 setelah12 tahun belajar di Muaro Jambi yang ajarannyasampai sekarang masih diajarkan dan dipraktekkanBahasa Sansekerta menjadi Bahasa pengantarseperti ditunjukkan pada Prasasti Talang Tuo (648 m)dan menurut I-Tsing, dia belajar tata BahasaSansekerta di Fo-shih.Melihat besarnya arti dari situs peninggalan sejarahtersebut, sudah waktunya pemerintah baikPemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambimaupun Pemerintah Pusat benar-benarmemperhatikan kelestarian Situs Candi Muaro Jambidan menghentikan segala aktivitas yang dapatmerugikan peninggalan sejarah warisan nenekmoyang tanpa dalih apapun sehingga kawasan SitusCandi Muaro Jambi yang merupakan situs canditerluas sekitar 2.612 hektar tetap terjagakelestariannya dan ditingkatkan yang pada gilirannyadapat menunjang dunia pariwisata di Provinsi Jambi
  7. 7. pada khususnya dan Indonesia pada umumnya..(Hvr)*****************

×