Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
113
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
7
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. (Jenis Jalinan)
  • 2.  Andy Wardiansyah 1204101010083 Faiz Yafie Naufal 1204101010088 Rahmad Fadli 1204101010074 Rais Buldan 1204101010071 Bahroel Walidin 1204101010136 M Ricci Akbar 1204101010125
  • 3. Jalinan adalah pergerakan arus lalu lintas yangmenyatu dan kemudian memencar pada satubagian tertentu di persimpangan. Peraturan yangberlaku di Indonesia terhadap arus lalu lintas dibagian jalinan adalah memberi jalan kepada aruslalu lintas yang datang dari kiri.Jalinan dapatdibedakan atas : JALINANTUNGGAL & JALINANBUNDARAN
  • 4.  Bundaran Lalulintas KecilMerupakan bundaran dengan ukuran diameteryang lebih kecil atau sama dengan 4 meter.Bundaran yang demikian ini bermanfaat bilatingkat disiplin pemakai jalan tinggi Bundaran Lalulintas SedangMerupakan bundaran lalulintas dengan ukurandiameter 4 s.d 25 meter. Bundaran yangdemikian paling banyak digunakan di Indonesia
  • 5.  Bundaran KonvensionalMerupakan bundaran dengan ukuran diameter lebih dari25 meter. Bundaran konvensional ini biasanya olehPemerintah Daerah dikombinasikan denganmonumen/patung/air mancur tertentu untukmemperindah kota. Hal ini dapat dilakukan sepanjangobjek tersebut tidak mengganggu jarak pandang. Kawasan GiratoriAdalah kawasan tertentu yang dikelilingi oleh jalan, dapatdiberlakukan prinsip bundaran untuk mengendalikanlalulintas disekitar kawasan tersebut denganmenggunakan prinsip giratory, dimana arus lalulintasdijadikan satu arah mengelilingi kawasan tersebut.
  • 6. • Bundaran adalah efektif apabila digunakan untukpersimpangan antara jalan-jalan yang sama ukuran dantingkat arusnya.• Bundaran sangat sesuai bagi persimpangan antara jalandua lajur dan empat lajur.• Perubahan dari persimpangan bersinyal atau tak bersinyalmenjadi bundaran dapat juga dilandasi oleh keselamatanlalu lintas, yaitu untuk mengurangi jumlah kecelakaanantara kendaraan yang berpotongan.• Sebuah bundaran mempunyai kelebihan yaitumengurangi kecepatan semua kendaraan yangberpotongan, dan menyadarkan mereka terhadap risikobertabrakan.
  • 7. Kapasitas total dari suatu bagian jalinan adalah hasilperkalian antara kapasitas dasar (Co)untuk kondisi ideal dan factor koreksi (F), denganmemperhitungkan pengaruh kondisilapangan sesungguhnya terhadap kapasitas.Rumus Kapasitas :C = 135 xW 1,3 x (1 + E /W)1,5 x (1 – pw / 3)0,5 x (1 +W / L) –1,8 x Fcs x FRSU
  • 8. Derajat kejenuhan dihitung dengan rumus :