Wasiat dan kabar gembira buat istri

41,495 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
8 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
41,495
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
221
Comments
0
Likes
8
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Wasiat dan kabar gembira buat istri

  1. 1. WASIAT & KABAR GEMBIRA UNTUK PARA ISTRI Rasulullah Saw, bersabda : • “Jika istri itu menghabiskan malam dengan meninggalkan tempat tidur suaminya, maka malaikat menggutuknya hingga pagi.(Bukhari Muslim) • “wanita-wanita yang menghabiskan malam dengan keridhaan & suaminya ridha, maka dia masuk surga.”(Imam Turmudzi) • “Seorang istri yang mati sedangkan suami ridha kepadanya, maka ia masuk surga.”(HR.Turmudzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim dari Ummu Salamah) • “Apabila seorang istri salat lima waktu, berpuasa ramadhan, menjaga farjinya, dan mentaati suaminya maka dikatakan kepadanya,”Masuklah surga dari salah satu pintu yang kamu kehendaki”(HR.Imam Ahmad)
  2. 2. • “kepatuhan kepada suami dan menunaikan haknya adalah sebanding dengan pahala jihad. Dan menduduki kedudukan perang sabil. Akan tetapi sedikit perempuan yang mau melakukannya.”(HR. Al-Bazzar dan Thabrani) • “Istri tidak boleh memberi makan orang lain dari rumah suaminya tanpa seizinnya, kecuali makanan basah-basah yang dikhawatirkan basi. Jika ia memberi makanan dari izin suaminya , maka ia memperoleh pahala seperti pahala suaminya, danjika ia memberi makanan tanpa seizin suaminya, maka suaminya mendapat pahala, sedangkan istri mendapat dosa.” • “Andaikan seorang wanita menjadikan waktu malamnya untuk salat, siang harinya untuk berpuasa, lalu suaminya memanggilnya ketempat tidurnya sedangkan siistri menundanya satu jam, maka kelak pada hari kiamat ia akan diseret dengan rantai dan belenggu, kumpul dengan setan-setan hingga tiba ditempat yang serendah- rendahnya.”(Ibnu Abbas r.a.)
  3. 3. • Seorang istri Ketika bersenggama hendaknya menutupi tubuhnya dan suami dengan selimut • Seorang istri hendaknya tidak berpuasa sunat, selain puasa Arafah dan Syura’, tanpa seizin suaminya. Kalau istrinya berpuasa, maka ia hanya mendapat letih dan dahaga saja, kerena puasanya tidak akan diterima • Istri hendaknya tidak berpergian jauh dari rumah kecuali mendapat izin suaminya. Jika keluar tanpa seizin suaminya, maka ia mendapat kutukan dari para malaikat pemberi rahmat dan azab hingga ia memohon maaf atau hingga ia pulang kerumahnya, sekalipun larangan suami terhadap istrinya itu merupakan perbuatan zalim.
  4. 4. HAL YANG HARUS DIKETAHUI OLEH WANITA TERHADAP SUAMINYA • Rasulullah SAW bersabda: • “Wanita mana saja yang diajak suaminya ketempat tidur. Lalu ia menunda-nunda hingga suaminya tertidur, maka ia dilaknat Allah.”(Abdullah bin Mas’ud) • “wanita manapun yang cemberut dihadapan suaminya, maka dia dimurkai Allah sampai ia tersenyum kepada suami dan meminta keridhaannya.”(Abdullah bin Mas’ud) • “siapa saja wanita yang durhaka dihadapan suaminya, melainkan ia berdiri dikuburnya, mukanya menjadi hitam. Dan wanita yang keluar rumahnya tanpa izin suaminya, maka ia dilaknat malaikat hingga ia kembali.”(Abdurrahman bin ‘Auf ra) • “Seorang istri yang keluarrumah tanpa izin suaminya akan dilaknat oleh segala sesuatu yang terkena sinar matahari hingga ikan-ikan yang ada dilaut.”(Usman bin Affan ra).
  5. 5. HAL YANG HARUS DIKETAHUI OLEH WANITA TERHADAP SUAMINYA • “Jika seorang istri berkata kepada suaminya,”saya sama sekali tidak melihat kebaikanmu’, maka amalnya benar-benar terhapus dan pahala Allah terhalang oleh ucapanya”(Ibnu Adiy dan Ibnu Asakir dari Aisyah ra.) • Wanita yang meminta suaminya untuk menalak tanpa ada alasan yang mendesak, maka haram baginya bau syurga.”(HR.Iman Ahmad, Abu Dawud,Turmudzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim dari Tsauban budak Rasullullah Saw.) • “apabila seorang wanita berkata pada suaminya ‘Ceraikanlah aku!’ maka ia datang pada hari kiamat dimana mukanya tidak berdaging, lidahnya keluar dari kuduknya, dan terjungkir dikerak jahanam, sekalipun siangnya dia berpuasa dan malam harinya bangun salat selamanya.”(abu bakar As-Shiddiq ra) • “Sesungguhnya Allah tidak mau memandang wanita (istri) yang tidak mau bersyukur kepada suaminya.”
  6. 6. HAL YANG HARUS DIKETAHUI OLEH WANITA TERHADAP SUAMINYA • “Andaikata seorang wanita itu mempunyai kekayaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman bin Dawud a.s. dan suaminya memakan harta itu, lalu ia bertanya kepada suaminya, Dimanakah hartaku? Allah pasti melebur amal wanita itu empat puluh tahun.”(Abu Hurairah ra) • “Andaikata wanita itu memiliki dunia seisinya dan membelanjakan semua hartanya untuk suaminya, kemudian ia mengungkit-ngungkit suaminya sesudah waktu lama, maka Allah melebur amalnya dan ia dihalau bersama Qarun.”(Usman bin affan ra.) • Perkara yang pertama kali ditanyakan pada hari kiamat adalah salat dan suaminya.” • Perkara yang pertama kali dihisab pada hari kiamat bagi laki-laki adalah salatnya, kemudian istrinya, dan budak yang dimiliki ; jika ia mempergauli mereka dengan baik dan berbuat baik pada mereka, maka Allah berbuat baik kepadanya. Dan perkara yang pertama kali diteliti bagi wanita adalah salatnya, kemudian hak suaminya.” • “wanita yang tidak mau menghilagkan kesempitan suaminya, maka Allah Swt. Murka kepadanya dan semua malaikat
  7. 7. HAL YANG HARUS DIKETAHUI OLEH WANITA TERHADAP SUAMINYA • “Tidaklah seorang wanita yang memandang laki-laki bukan suaminya dengan syahwat, melainkan kedua matanya dipaku pada hari kiamat.”(Salman Al-Farisi ra). • “Allah Swt. Menciptakan 70.000 malaikat dilangit dunia,mereka menggutuk setiap wanita yang menyalahgunakan harta suaminya. Dan ia pada hari kiamat berkumpul bersama tukang-tukang sihir dan dukun peramal, sekalipun ia menghabiskan umurnya untuk berkhidmat kepada suaminya.”(Abu Ayub Al-Anshari ra). • Wanita yang mengambil harta suaminya tanpa seizinnya, ia akan memikul dosa seperti dosa 70.000 pencuri.”(Mu’awiyah) • “wanita yang mengeraskan suaranya terhadap suaminya, akan dilaknat oleh segala sesuatu yang terkena matahari.”(Umar bin Khaththah) • “Andaikata wanita beribadah seperti ibadahnya penduduk langit dan bumi, lalu lia menyusahkan suaminya dalam urusan nafkah, maka ia datang pada hari kiamat dimana tangannya terbelenggu pada lehernya, kakinya diikat, kejelekannya terungkap, mukanya luka0luka, dan digantungi para malaikat yang keras-keras dan kasar-kasar, mereka menjungkirkanya dineraka.”(Abu Dzar ra) • “wanita yang berhias dan memakai harum-haruman lalu keluar dari rumag suaminya tanpa seizin suaminya, ia berjalan benar-benar dalam kemarahan dan kemurkaan Allah hingga ia kembali.”(Salman Al-farisi)
  8. 8. 4 KRITERIA WANITA PENGHUNI SURGA Rasulullah Saw, bersabda : • Wanita yang mampu menjaga diri, taat kepada Allah dan suaminya, serta wanita yang banyak anaknya • Wanita yang sabar dan menerima pemberian suami apa adanya, walaupun pemberia itu sedikit • Yang mempunyai rasa malu : jika suaminya meninggalkannya pergi, dia memilihara diri dan hartanya, jika suaminya dirumah ia dapat mengekang lisannya (untuk tidak menyakiti suami) • Wanita yang ditinggal mati suaminya beserta ank-anaknya yang masih kecil. Lalu ia mengekang dirinya demi kepentinganuntuk memilihara, mendidik, dan berbuat baik kepada mereka. Serta ia tidak mau kawin lagi kerena takut menyia-nyiakan anaknya.
  9. 9. 4 KRITERIA WANITA PENGHUNI NERAKA Rasulullah Saw, bersabda : • Wanita yang jelek lisannya (ucapanya) terhadap suami. Jika suaminya pergi ia tidak mau menjaga diri, dan jika suaminya berada dirumah ia menyakiti suami dengan ucapannya • Wanita yang membebani (menuntut) suaminya dimana suami tidak mampu melakukanya • Wanita yang tidak menutup dirinya dari laki-laki lain dan keluar dari rumahnya dengan dandanan yang mencolok • Wanita yang sama sekali tidak mempunyai cita-cita kecuali hany a makan, minum, dan tidur. Ia juga tidak senang melakukan salat, tidak mau taat kepada Allah, rasul dan suaminya.
  10. 10. Perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad Saw Nabi muhammad Saw melihat para wanita dari umatnya disiksa dineraka jahanam dengan berbagai macam siksaan, sehingga beliau menagis. Kemudian ia menceritakan pada Ali: • Aku melihat seorang wanita yang digantung dengan rambut dan otaknya mendidih. Kerena ia tidak mau menutup rambutnya dari laki-laki lain. • Aku melihat seorang wanita yang digantung dengan lidahnya, lalu air mendidih yang sangat panas dituangkan ketenggorokannya. Kerena menggunakan lisan untuk menyakiti suaminya. • Aku melihat wanita kedua kakinya hingga putting susunya, dan kedua tangannya diikatkan pada ubun-ubunnya, lalu Allah menguasakan padanya ular dan kalajengking untuk menyiksanya. Kerena ia tidak mau mandi janabat, tidak mau mandihaid dan mengabaikan salat. • Aku melihat wanita yang digantung dengan putting susunya. Kerena ia mengajak tidur laki-laki lain ditempat tidur suaminya. • Aku melihat wanita dimana kepalanya seperti kepala babi dan tubuhnya seperti tubuh keledai, dan ia dihadapkan beribu-ribu siksaan. Kerena suka mengadu domba dan tukang dusta • Aku melihat seorang wanita dengan bentuk rupa anjing, sedangkan api masuk dari mulutnya dan keluar dari duburnya, lalu para malaikat memukuli kepalanya dengan
  11. 11. KEBERUNTUNGAN PARA ISTRI TERHADAP SUAMINYA • Wasiat Rasulullah Saw kepada wanita (Fatimah) • Setiap bij gandum yang ditumbuk seorang wanita untuk suami dan anak-anaknya, pasti akan dicatat Allah sebagai kebaikan, dilebur dosa-dosanya, dan derajat wanita itu dinaikan. • Wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suaminya, niscanya Allah menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh parit sebagai tabir atau penghalang. • Wanita manapun yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencucikan pakaianya, maka Allah pasti menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
  12. 12. • Siapun wanita yang tidak membantu kebutuhan tetangganya, niscanya Allah Swt. Menghalanginya dari minuman telaga kautsar pada hari kiamat. • Yangpaling utama dari semua keutamaan yang disebutkan diatas adalah keridhaan suami terhadap istrinya. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai wanit, ridha suami adalah ridha Allah, dan kemurkaan suami adalah kemurkaan Allah Swt. • Apabila seorang wanita mengandung anaknya, maka para malaikat memohonkan ampun baginya, dan Allah memberikan baginya seribu kebaikan setiap hari, melebur seribu kejelekannya, dan ketika wanita itu terasa sakit akan melahirkan, maka Allah menetapkan pahala baginya seperti pahala para pejuang dijalan Allah Saw. Jika ia melahirkan bayinya maka dosa-dosanya diampuni seperti ketika ia dilahirkan oleh ibunya.
  13. 13. • Siapapun wanita yang melayani suaminya dengaan niat tulus, niscanya hilang dosa-dosanya sebagaimana kala dia dilahirkan oleh ibunya. Saat keluar dari dunia (mati), dia tidak membawa satu dosa apaun, dikuburnya dia akan mendapatkan taman surga. Allah memberikan padanya seribu pahala ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampun untuknya sampai hari kiamat. • Wanita manapun yang berkhidmad melayani suaminya sehari semalam denganrasa senang dan ikhlas serta dengan niat yang benar, maka Allah mengampuni dosa-dosanya dan menggenakan pakainan padanya dihari kiamat berupa pakaian yang hijau, dan mencatat baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu ibadah haji dan umrah. • Siapa saja wanita yang senyum dihadapan suaminya, niscanya Allah akan memandangnya dengan pandangan kasih sayang. • Jika seorang wanita membentangkan alas tidur untuk suaminya, maka malaikat yang dilangit menyeru wanita itu untuk menghadapi pahal amalnya, dan Allah mengampuni dosanya yang lampau dan yang mendatang.
  14. 14. • Wanita yang meminyaki kepala dan jenggot suaminya, serta mencukur kumis dan memotong kukunya, niscanya Allah memberikanminuman kepadanya dari arak yang masih disegel yang diambil dari sungao-I-sungai surga Allah mempermudah sakaratul mautnya, Allah menjadikan kuburnya bagaian dari taman surga, dan Allah menetapkan bebas dari adzab neraka serta dapat melintasi As’Shirat Al- Mustaqin. • “Apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah menetapkan baginya seribu kebaikan, mengampuni seribu kejelekanya, mengangkatkan baginya seribu derajat, dan segala sesuatu yang terkena sinar matahari memohonkan ampun untuknya,”(Ibnu Mas’ud ra) • “Suara pintalan tenun wanita dapat mengimbangi takbir dijalan Allah, dan wanita yang memberi pakaian pada suaminya dari hasil tenunannya, maka setiap rajutan memperoleh seratus ribu derajat.”(Aisyah ra).
  15. 15. Nabi Saw. Bersabda : • “Siapa membeli sesuatu untuk keluarganya lalu diberikan sendiri dengan tangannya kepada mereka, maka Allah melebur dosanya tujuh puluh tahun.” • “Siapa yang menyenangkan anak perempuan maka seperti menangis kerena Allah Swt, dan siapa yang menangis kerena Allah, maka jasadnya diharamkan masuk neraka.” • “Rumah yang ditempati anak-anak perempuan akan diturunkan didalamnya oleh Allah dua belas rahmat setiap hari, para malaikat tidak henti-hentinya mengunjugi rumah itu, danpara malaikat mencatat untuk kedua orang tuanya setiap sehari semalam pahala ibadah tujuh puluh tahun.
  16. 16. KEUTAMAAN SALAT DIRUMAH BAGI WANITA • Diriwayatkan dari istri humaid as-Sa’idi, dirinya datang menemui Nabi Muhammad Saw, seraya berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku senang salat bersamamu,” • Lalu Rasulullah bersabda : • “Aku tahu bahwa kamu senang salat bersamaku namun jika kamu salat dikamar dimana kamu tidur, itu lebih baik daripada kamu salat diruangan lain dalam rumahmu. Jika kamu salat diruang rumahmu, itu akan lebih baik daripada kamu salat diserambi rumahhmu. Jika kamu salat diserambi rumahmu, itu lebih baik daripada kamu salat dimasjidku.” • “Salat wanita sendirian lebih utama daripada salatnya dengan berjamaah bersama kaum lelaki berlipat dua puluh lima derajat.”(HR.Ad-Dailami dari Ibnu Umar).
  17. 17. • “Bahwasanya salat seorang wanita yang paling dicintai Allah adalah salat ditempat yang lebih gelap didalam rumahnya.” • “Sesungguhnya ketika seorang wanita keluar dari rumahnya tanpa ada kepentingan apapun, niscanya seta akan mendekatinya seraya berkata, ‘Janganlah kamu melewati seorang (lelaki) tanpa membuat dia menggagumimu. ‘Dan sesungguhnya ketika seorang wanita mengenakan pakaiannya, lalu keluarganya bertanya.’mau kemana kamu?’ Maka wanita menjawab, ‘Aku akan menjengguk orang sakit, atau melayat jenazah, atau salat dimesjid, ‘Padahal ibadah seorang wanita kepada tuhannya (diluar rumah), tidak lebih baik daripada ibadah didalam rumahnya,” • “Allah tidak akan menerima salat wanita yang pergi kemasjid dengan aroma yang sangat harum hingga ia kembali dan mandi.”(Abu Hurairah) • “Wanita-wanita yang mengajukan gugatan cerai dan wanita- wanita peselok adalah wanita-wanita munafik.”(Abu Nu’aim dari Ibnu Mas’ud).
  18. 18. LARANGAN BERSELOK DAN BERBUSANA BERLEBIHAN DILUAR RUMAH • Nabi Saw bersabda : • “Wahai sekalian manusia, laranglah istri-istrimu berhias dan bergaya dimasjid, kerena Bani Israil itu tidak dikutuk melainkan mereka mempersolek wanita-wanitanya, kemudian para suaminya berbangga diri (bergaya) dimasjid,”(HR.Ibnu Majah) • Berhias seperti dipaparkan hadist diatas, termasuk dosa besar jika benar-benar menimbulkan fitnah. Namun jika ia sekedar merasa khawatir dapat menimbulkan fitnah, maka berhiasnya adalah makruh. Sedangkan jika ia mengira akan menimbulkan fitnah, maka hukumnya haram, tetapi bukan dosa besar. Hal ini sebagaimana dijelaskan Imam Ibnu Hajar Al-Haitami, dalam buku Az-Zawajir, juz II, hal.72
  19. 19. • Nabi Muhammad Saw bersabda “ • “Setiap wanita yang memakai harum-haruman lalu keluar dan melewati orang lain, dimana mereka itu mencium keharuman wanita itu, maka ia dalah pezina,dan setiap mata yang memandangnya adalah zina.”(HR.Iman ahmad, Nasai, dan Al-Hakim dari Abu Musa Al-Asy’ari). • “aku diperlihatkan disurga, maka yang aku lihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir, dan akudiperlihatkan neraka, maka aku lihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita,”(HR.Imam Ahmad dan Muslim) • Hadist diatas, bukan berarti menilai kalau orang fakir itu pasti lebih utama daripada orang kaya. Namun yang dimaksud adalah, bahwa mayoritas penghuni surga kelak adalah orang miskin, dan orang kaya Cuma sedikit. Kerena dalam faktanya, kebanyakan penduduk dunia adalah orang-orang fakir..Jadi bukan faktor kemiskinan itu sendiri yang menyebabkan mereka masuk surga, namun penyebabnya adalah kerena selamaini didunia mereka beramal baik walaupun keadaan mereka miskin. Sedangkan orang yang tidak mempunyai keutamaan (tidak masuk surga,pent).
  20. 20. • Wanita yang sering menampakan perhiasannya dikatakan pezina kerena ia keluar dengan maksud zina yaitu ada keinginan dihatinya ia dianggap menarik oleh orang lain, cantik, sexy dan tidak kampungan. Masalahnya walaupun wanita itu merasa aman, nyaman, selamat, namun belum tentu orang lain khususnya laki-laki akan selamat, aman dan nyaman akan fitnahnya. Apalagi yang terkena dampak fitnahnya adalah orang-orang yang saleh maka dosa besarlah ia.
  21. 21. Makanya Rasulullah bersabda : • “Wanita adalah aurat, maka jika ia keluar dari rumahnya, ia diawasi setan. Dan wanita akan lebih dekat dengan Allah apabila iaberada dirumahnya.” • “Walaupun setan itu berupa manusia” • “Wanita adalah aurat, maka tahanlah mereka itu dirumah. Sebab, apabila wanita itu keluar kejalan, maka hendaknya keluarganya menanyai,’Mau kemana kamu?’ Jika ia berkata.’Aku akan menjenguk orang sakit dan mengantarkan jenaza.’Maka setan tak henti-hentinya menggangu wanita itu hingga mengeluarkan tangannya. Jika wanita ingin mencari keridhaan Allah hendaknya duduk dirumahnya, beribadah kepada tuhannya, dan mentaati suaminya.” • Wanita yang saleh adalah tiang agama dan pembentuk kemakmuran rumah tangga serta mendorong keluarganya untuk taat kepada Allah Swt. Dan wanita yang ingkar (tidak saleah) adalah yang membuat hancur hati suami, sedangkan mereka tertawa-tawa.
  22. 22. TANDA-TANDA WANITA SALEH (Hatim Al-Asham) • Wanita yang cinta kepada suami, dilandasi atas rasa takut kepada Allah Swt. • Wanita yang merasa kaya, lantaran selalu bersikap qana’ah (merasa cukup) atas pemberian Allah. • Perhiasanya adalah dermawan atas harta yang dimilikinya. • Ibadahnya adalah melayani suami dengan baik • Cita-citanya adalah mempersiapkan diri untuk kematian. Bagaimana dengan kita??
  23. 23. HIDAYAH ATAS KETAATAN ISTRI • Dalam kitab Al-Ahya (juz II, hal.72) karya Imam Ghazali ada sebuah cerita : • Bahwa ada seseorang laki-laki berpergian jauh, kemudian berpesan kepada istrinya agar tidak turun dari atas kebawah, yakni dari rumahnya kerumah orang tuanya. Semasa suaminya pergi, ayah sang istri tiba-tiba sakit. Kemudian wanita itu mengutus seseorang kepada Rasulullah Saw, untuk meminta izin, kalau dirinya ingin turun sejenak guna menjeguk ayahnya. Maka Rasulullah bersabda, :Taatilah perintah suamimu dan jangan turun,” Akhirnya, ayahnya meninggal. Lalu wanita itu meminta izin lagi kepada Rasullulah untuk diperkenankan turun menyaksikan jenazah ayahnya. Rasulullah pun bersabda lagi : “Taatilah suamimu dan jangan turun.” Lebih lanjut ayahnya dimakamkan. Kemudian Rasulullah mengutus seseorang kepada wanita itu untuk menyampaikan pesannya, yakni bahwa Allah Swt telah mengampuni dosa ayahnya kerena ketaatan wanita itu terhadap suaminya.
  24. 24. 10 NASIHAT IBU PADA PUTRINYA • BERSIKAPLAH Qana’ah : merasa cukup ataspemberian Allah. • Dengarkan dan Camkan (nasehat) suami dengan baik, serta patuhilah dia. • Perhatikan jatuhnya pandangan suami ; jangan sampai suamimu melihat kamu dengan raut wajah yang jelek. • Perhatikan jatuhnya hidung suamimu ; jangan sampai ia mencium bau yang tidak enak dari tubuhmu. • Telitilah waktu makan suami ; kerena rasa lapar itu menjadikan amarah suami muncul. • Telitilah waktu tidur suami; kerena sulit tidurnya juga dapat membangkitkan amarah. • Jagalah harta suami. Dan jangan kamu sampai bergembira dihadapan suami, kala dia sedang berduka. Sebaliknya jangan sampai kamu tampak sedih dihadapan suami, kala ia sedang gembira. • Jalinlah hubungan baik dengan keluarga dan kerabat suami. • Janganlah mengingkari dan mendurhakai perintah suami ; kerena mengingkari perintah suamimu, dapat menyakiti hati suami • Janganlah membeberkan rahasia suami, kerena dapat membuatnya mengkhianatimu.
  25. 25. KABAR GEMBIRA UNTUK WANITA YANG HAMIL • Rasulullah bersabda ; • “Wahai kaum wanita! Apakah diantara kamu rela jika hamil mengandung benih suami dan sang suami ridha (senang) padanya (kerena kepatuhan istri untuk melakukan hal yang dihalakan), maka kalian akan memperoleh pahala seperti pahala orang yang berpuasa yang berjihad dijalan Allah. Apabila dia merasa sakit hendak melahirkan, maka tidak ada penduduk langit dan bumi yang pernahmelihat pahala kebahagiaan yang disediakan untukmu seperti yang kamu rasakan. Jika dia telah melahirkan, tidaklah keluar setiap setetes susunya yang diteguk (dihisap) anaknya, melainkan setiap setetes susu yang dihisap anaknya itu berpahala satu kebaikan. Dan jika dia tidak tidur semalam, maka dia memperoleh pahala seperti pahala memerdekakan 70 budak dijalan Allah dengan ikhlas (kerena takut pada Allah).
  26. 26. MELAHIRKAN MERUPAKAN UPAYA UNTUK MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH Dalam sebuah riwayat ada 4 alasan. • Kerena sesuai dengan yang diharapkan Allah Swt.;menghasilkan anak untuk mengekalkan jenis manusia. • Mencari kecintaan Rasulullah Saw. Dengan memperbanyak orang yangdibanggakannya pada hari kiamat. • Mencari keberkahan Allah melalui dosa anak saleh, jika sudah meninggal. • Mencari syafaat dari kematiananaknya yang masih kecil yang mendahului orang tuanya.
  27. 27. PANDANGAN SAHWAT SUAMI ISTRI • Rasulullah Saw bersabda : • “Sesungguhnya seorang lelaki ketika melihat istrinya lalu istrinya melihat suaminya (dengan syahwat), maka Allah Swt. Memandang keduanya dengan pandangan rahmat. Jika suami memegang telapak tangan istrinya (sebagai rangsangan untuk bersetubuh), maka gugurlah dosa-dosa keduanya melalui sela-sela jari-jarinya.”(Maisarah bin Ali dan ar-Rafi dari Abu sa’id Al-Khudry ra). • “Sesungguhnya seorang suami yang mengauli istrinya , maka akan ditetapkan bagi keduanya pahala seorang anak laki-laki yang berperang dijalan Allah, lalu ia terbunuh (mati syaid).”
  28. 28. LARANGAN MELIHAT LAWAN JENIS • Allah Swt. Berfirman ; • “Dan apabila dari kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari balik tabir” (QS. AL-Ahzab: 53) • “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman,’Hendaknya mereka menjaga pandanganya, dan memilihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesengguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.; Katakanlah kepada wanita yang beriman,’Hendaknya mereka menjaga pandanganya, dan memilihara kemaluannya.(QS. An-Nur;30-31) • “Memandang itu bagaikan panah beracun dari panah iblis. Maka siapa yang memandang karena takut kepada Allah Swt, niscaya Allah memberikan iman kepadanya yang dapat dirasakan manisnya di dalam hati.”
  29. 29. • Nabi Isa as. Bersabda, “berhati-hatilah terhadap pandangan (mata) karena ia dapat menimbulkan syahwat dalam hati. Dan syahwat itu dapat menimbulkan fitnah.” • Kemudian Dawud berkata kepada putranya, Sulaiman, “Hai anakku! Berjalanlah di belakang macan dan ular besar yang hitam, tatapi jangan berjalan di belakang wanita.” • Imam Mujahid berkata, “Jika ada seorang wanita yang datang berhadapan dengan laki-laki, maka iblis segera duduk di kepalanya untuk menggoda mereka yang memandangnya. Jika wanita itu membelakangi laki-laki tersebut, maka iblis akan duduk di pinggulnya untuk memikat laki-laki yang memandangnya.” • Nabi Yahya as, termasuk orang yang tidak gemar kepada wanita, pernah di tanya oleh seseorang, “Apa yang dapat menimbulkan perbuatan zina?” Beliau lalu menjawab, “yaitu memandang wanita dan berkhayal.”
  30. 30. • Yang dimagsud dengan ‘berkhayal’ di sini adalah menghayalkan dan berangan-angan dalam hati untuk melakukan zina. Adapun zina mata adalah sebesar- besarnya dosa kecil. Pasalnya ia dapat mengarahkan pada perbuatan dosa besar yang keji, yaitu zina farji (kemaluan). Maka, siapa yang tidak mampu menahan pandangan matanya tentu tidak mampu menjaga farjinya. • Sementara itu, sebagian ulama berujar melalui syair: • Setiap kejadian (petaka) bermula dari pandangan Seperti kobaran api besar yang juga berasal dari percikan. • Selagi seseorang masih mempunyai mata yang melirik nakal, pasti ia berada pada perkara yang mengkhawatirkan. • Betapa banyak pandangan, yang akhirnya si empu dijerumuskan bagaikan hujaman panah tanpa busur dan tali, namun mematikan • Memandang memang menyenangkan tapi hati dibuatnya kesakitan, buat apa mengejar kesenangan, jika akhirnya menjerumuskan.
  31. 31. • Lelaki dan perempuan tidak boleh berjabat tangan. Keduanya juga tidak boleh saling menyentuh atau melakukan sesuatu yang sejenis itu, baik disertai keluarnya sperma maupun tidak. Pasalnya, jika memandang saja haram apalagi menyentuh, hal itu karena menyentuh akan lebih dapat menimbulkan rasa nikmatdan menyenangkan daripada memandang. • Dari sini kemudian disepakati, bahwa jika seorang laki- laki menyentuh wanita lalu mengeluarkan sperma, maka batalah puasanya. Tetapi kalau kalau dia hanya memandang lantas mengeluarkan sperma, maka puasanya tidak batal. Demikian disebutkan dalam kitab Nihayah penjelasan kitab Ghayah. • Imam Thabrani meriwayatkan dalam kitabnya, Mu’jamul Kabir dari Ma’qil bin Yasar sebuah hadist yang menjelaskan, “Andaikan kepalamu ditusuk jarum dari besi adalah lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal bagimu.”
  32. 32. • Raulullah Saw bersabda: • “Takutlah kamu semua akan fitnah duni dan wanita. Karena permulaan timbulnya fitnah Bani israil adalah akibat wanita.” • “Aku tidak meninggalkan fitnah yang lebih membahayakan para lelaki daripada wanita.” • “Jauhilah bersepi-sepi dengan wanita. Demi dzat yang jiwaku ada pada kekuasaan-Nya, tiadalah lelaki yang bersepi-sepian dengan wanita, melainkan setan masuk antara keduanya. Demi Allah, andaikata seorang laki-laki mendesaki babi yang berlumuran lumpur atau lempung hitam yang bacin adalah lebih baik baginya daripada jika pundak lelaki mendesak pundak wanita yang tidak halal.” • “Ditetapkan atas anak Adam apa yang menjadi bagiannya dari zina, ia pasti menemukan hal itu; zina kedua mata adalah melihat yang tidak halal; zina kedua telinga adalah mencari kesenangan; zina lisan adalah berbicara yang tidak manfaat; zina kaki adalah melangkah pada yang maksiat; sedangkan hati itu berharap dan menghayalkan perkara yang tidak halal, lalu kemaluannya membenarkan atau mendustakanhal itu (untuk berbuat atau meninggalkan).” (HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah ra.)
  33. 33. • Didapati sebuah riwayat yang menyatakan, bahwa jika seorang wanita melakukan tiga perkara berikut, maka ia dijuluki sebagai wanita qahbah; wanita sombong, fasik dan pezina. Berikut tiga perkara tersebut: • 1. Keluar siang hari dengan bersolek memperlihatkan perhiasan dan kecantikannya, serta berjalan di antara kaum lelaki. • 2. Memandang lelaki lain (yang bukan suami dan mahramnya). • 3. Mengeraskan suaranya untuk didengar lelaki lain.
  34. 34. • Sedangkan bagi wanita yang memiliki rasa malu dan taat beragama, hendaknya tidak rela untuk dipanggil dengan julukan qahbah (wanita sombong, fasik dan pezina). Oleh karena itu, bagi orang-orang yang takut kepada Allah dan Rasul-Nya serta mereka yang memiliki harga diri (beradab, mempunyai sopan santun, dan berahlak terpuji),diwajibkan untuk melakukan hal berikut; • Melarang istri dan putri-putrinya keluar rumah dengan bertabarruj (bersolek), yakni menampakkan perhiasannya dan memperlihatkan kecantikannya kepada pria lain. Rasulullah pernah mengijinkanpara wanita untuk keluar rumah pada waktu hari-hari raya. Sebenarnya, bagi para wanita yang mampu menjaga diri, diperbolehkan untuk keluar rumah seizin suami. Namun akan lebih selamat (dari fitnah) jika mereka duduk- duduk di rumah saja. Dan sebaiknya, para wanita tidak perlu keluar kecuali untuk hal yang sangat penting. Andaikan terpaksa harus keluar, hendaknya mereka menundukkan pandangannya terhadap lelaki lain. Di sini bukan berarti wajah laki-laki itu aurat bagi wanita seperti halnya wajah wanita aurat bagi laki-laki. Namun wajah laki-laki bagi wanita, bagaikan wajah anak kecil yang tampan yang tidak boleh (haram) dipandang jika ditakutkan dapat menimbulkan fitnah. Jika tidak pasti diperbolehkan. Hal ini karena sejak dulu hingga jaman sekarang, lelaki wajahnya dibuka, sedangkan wanita selalu menutup wajahnya ketika keluar rumah. Andaikata wajah laki-laki itu merupakan aurat bagi wanita, tentu mereka (laki-laki) diperintahkan untuk menutup muka, atau para wanita yang akan dilarang keluar rumah kecuali darurat.
  35. 35. • Hendaknya mereka menjaga istri dan putri-putrinya secara optimal, apalagi di zaman seperti sekarang ini. Dengan sekuat tenaga, suami dituntut agar tidak sembrono dalam menjaga mereka. Mereka hendaknya tidak mengizinkan istri dan putrinya keluar rumah kecuali di malam hari dengan didampingi mahramnya yang senasab atau lainnya. Bisa juga didampingi wanita yang dapat dipercaya walaupun ia budak. Asalkan jangan budak laki-laki. Kecuali jika, selain budak (lelaki) itu, juga ada wanita lain yang terpercaya yang turut mendampingi mereka (istri dan putri kalian). Sebab jarang sekali, budak laki-laki yang dapat dipercaya (memegang amanat). Hal ini karena seorang wanita akan malu jika mau berbuat jelek di hadapan sejenisnya. Berbeda dengan laki-laki, yang memang tidak malu untuk melakukan perbuatan jelek di hadapan sejenisnya. Oleh karenanya, lelaki tidak boleh berkhalwat dengan laki-laki lain yang tampan. • Hendaknya mereka mencegah para wanita (istri dan putrinya) keluar dari batas desa atau kota, sekalipun didampingi oleh beberapa wanita yang terpercaya, bahkan meski sudah mendapat ijin dari sang suami. Lain halnya, jika didampingi oleh sang suami atau mahramnya, mereka tentu diperbolehkan keluar. Oleh karenanya, para wanita yang pergi (sendirian) ke makam-makam di luar batas kota seperti yang terjadi sekarang ini, sebenarnya merupakan suatu kemaksiatan yang harus dicegah.
  36. 36. • Nabi Dawud as. Berkata :Wanita yang berperangai jelek terhadap suaminya seperti beban yang berat bagi orang tua yang lanjut usia, dan wanita yang baik seperti mahkota yang bertahta emas, setiap kali suami memandangnyasangat menyenangkan pandangan matanya lantaran melihat istrinya itu.
  37. 37. • Takutlah kamu kepada Allah atas hak yang wajib kamu penuhi pada suamimu, dan takutlah kamu akan siksa Allah kerena tidak taan pada suamimu
  38. 38. HAL-HAL YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN SUAMI PADA ISTRI • Memberikan wasiat, memerintahkan, mengingatkan untuk berbuat baik, dan menyenagkan hati istri. Katakan pada istrimu “Hai istriku, peliharalah sholat, puasa, zakat, orang miskin, anak yatim, dan tetanggamu. Semoga allah menggumpulkan kamu didalam surga” • Memberikan nafkah sesuai dengan kekuatan dan kemampuan • Sabar, menahan diri, dan tidak marah apabila istri menyakiti hati • Bersikap lemah lembut dan berbuat baik, kerena pada umumnya wanita itu pemalu • Menuntun istri pada jalan kebaikan, tidak perlu memukul istri jika tidak sholat, cukup memerintahkan saja • Mengajari perihal-perihal agama, ibadah-ibadah (fardhu & sunnah) • Mengajari budi pekerti yang baik

×