Ppt konsep dasar profesi keguruan

7,449 views
6,988 views

Published on

konsep dasar profesi keguruan

1 Comment
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
7,449
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
304
Comments
1
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ppt konsep dasar profesi keguruan

  1. 1. KONSEP DASAR PROFESI KEGURUAN KELOMPOK 7
  2. 2. KELOMPOK 7 • • • • • • • • RIZKA NURFAIDZAH ASKAR RESKI EKA SAPUTRI.S LUSFIATI MUSLIADI ICA TRISNAWATI SRI RAHAYU ERIS DIAN BUDIANTI (106404001) (106404005) (106404006) (106404011) (106404018) (106404021) (106404045) (106404054)
  3. 3. Secara etimologi, istilah profesi berasal dari Bahasa Inggris yaitu profession atau bahasa latin profecus, yang artinya mengakui, adanya pengakuan, menyatakan mampu, atau ahli dalam melakukan suatu pekerjaan. secara terminologi profesi berarti suatu pekerjaan yang mempersyaratkan pendidikan tinggi bagi pelakunya yang ditekankan pada pekerjaan mental:yaitu adanya persyaratan pengetahuan teoritis sebagai instrumen untuk melakukan perbuatan praktis, bukan pekerjaan manual (Danin,2002).
  4. 4. jadi, Pekerjaan-pekerjaan yang memenuhi kriteria-kriteria tertentu di sebut sebagai suatu profesi. Artinya, tidak semua pekerjaan atau tugas yang dilakukan dapat disebut sebagai profesi. Suatu profesi harus memiliki tiga pilaar pokok yaitu pengetahuan, keahlian dan persiapan akademik.
  5. 5. Ciri-ciri utama suatu profesi • Suatu jabatan yang memiliki fungsi dan signifikan sosial yang menentukan • Jabatan yang menuntut keterampilan • Di dasarkan pada batang tubuh disiplin ilmu yang jelas, sistematik dan eksplisit • Melalui proses pendidikan • Berpegang teguh pada kode etik yang dikontrol oleh organisasi profesi • Tiap anggota profesi memiliki kebebasan dalam memberikan judgement terhadap permasalahan profesi yang dihadapi • Melayani masyarakat • Jabatan itu mempunyai prestise yang tinggi
  6. 6. Syarat-syarat profesi keguruan • Jabatan yang melibatkan kegiatan intelektual • Jabatan yang menggeluti batang tubuh ilmu khusus • Jabatan yang memerlukan persiapan profesional yang lama • Jabatan yang menjanjikan karir seumur hidup dan keanggotaan yang permanen • Jabatan yang menentukan baku (standarnya) sendiri • Jabatan yang lebih mementingkan layanan diatas keuntungan pribadi • Jabatan yang mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat
  7. 7. Tingkat kemampuan profesional guru di bagi dalam beberapa kategori • Tenaga Profesional, merupakan tenaga kependidikan yang berkualifikasi pendidikan strata satu • Tenaga semiprofesional, merupakan tenaga kependidikan yang berkualifikasi pendidikan diploma 3 • Tenaga paraprofesional, merupakan tenaga kependidikan yang berkualifikasi pendidikan diploma 2
  8. 8. Sejarah perkembangan profesi keguruan Zaman hIndia Belanda – kependudukan Jepang KWEEKSCHOOL, pertama kali didirikan 1852. HIS MULO HBS AMS HKS HIS HA • Saat ini lembaga tuggal untuk pendidikan guru, yakni LPTK
  9. 9. Dalam sejarah pendidikan guru di Indonesia, profesi guru pernah mempunyai status yang amat tinggi dalam masyarakat, tetapi seiring dengan perkembangan zaman peran dan status itu kian memudar di mata masyarakat.
  10. 10. Kode Etik Profesi Keguruan Kode etik profesi guru di sebut Kode Etik Guru Indonesia. “Guru Indonesia menyadari bahwa pendidikan adalah bidang pengabdian terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bangsa dan negara, serta kemanusiaan pada umumnya. Guru indonesia yang berjiwa Pancasila dan setia pada UUD 1945, turut bertanggung jawab atas terwujudnya cita-cita proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.”
  11. 11. Pengembangan Profesi Keguruan 1. • • • • Kompetensi yang harus dimiliki seorang guru ada : Kompetensi Profesional, berkaitan dengan akademik Kompetensi pedagogik, berkaitan dengan pemahaman terhadap peserta didik Kompetensi personal, dilandaskan pada aspekaspek kepribadian Kompetensi sosial, kemampuan guru melakukan penyesuaian sosial
  12. 12. 2. Pendidikan Profesional Keguruan • Pendidikan Prajabatan (preservice educations) • Pendidikan dalam jabaran (inservice education)
  13. 13. Guru Profesional 1. 2. 3. 4. Berdasar UU RI No. 20 Tahun 2003 pasal 39 ayat 2 Guru yang mampu merencanakan Guru yang mampu melaksanakan Guru yang mampu menilai Guru yang mampu membimbing pembelajaran.
  14. 14. TERIMA KASIH

×