Bagaimana cara menemukan dan merumuskan masalah sebelum melakukan penelitian tindakan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bagaimana cara menemukan dan merumuskan masalah sebelum melakukan penelitian tindakan

on

  • 15,750 views

BAGAIMANA CARA MENEMUKAN DAN MERUMUSKAN MASALAH SEBELUM MELAKUKAN PENELITIAN TINDAKAN.

BAGAIMANA CARA MENEMUKAN DAN MERUMUSKAN MASALAH SEBELUM MELAKUKAN PENELITIAN TINDAKAN.


(PUTRAMEUNAFA)

Statistics

Views

Total Views
15,750
Views on SlideShare
15,749
Embed Views
1

Actions

Likes
0
Downloads
79
Comments
0

1 Embed 1

https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Bagaimana cara menemukan dan merumuskan masalah sebelum melakukan penelitian tindakan Bagaimana cara menemukan dan merumuskan masalah sebelum melakukan penelitian tindakan Document Transcript

  • „‟BAGAIMANA CARA MENEMUKAN DAN MERUMUSKAN MASALAH SEBELUM MELAKUKAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS‟‟ Seseorang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan akan terdorong untuk melakukanpenelitian jika ia menemukan masalah. Bagaimana ia menemukan dan merumuskan masalahsebelum melakaukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Pertanyaan yang tampaknya sepele ini ternyata tidak selalu mudah dijawab dan tidak herankalua para peneliti menamakan bahwa perumusan masalah merupakan jantung penelitian.Uraian berikut membahas perumusan masalah yang terdiri atas tahapan mengidentifikasimasalah, memfokuskan, dan merumuskan masalah. 1. Mengidentifikasi Masalah. Di bidang ilmu apa pun, tak terkecuali pendidikan, masalah selalu ada dan tak terhitung jumlahnya. Namun anehnya tidak semua orang menyadarinya dan tak jarang mengalami kesulitan untuk menemukan masalah yang akan ditelitinya. Apakah yang dimaksud dengan masalah? Dalam arti luas, masalah sebenarnya adalah semua pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Walaupun masalah merupakan titik tolak untuk melakukan penelitian, tidk semua masalah dapat dijadikan objek untuk diteliti dan hal ini dapat diketahui dari karakteristik masalah itu sendiri. Sebagai pedoman ada tiga karekteristik yang perlu diperhatikan dalam mengidentifikasi masalah . Pertama, adalah masalah tersebut “layak teliti”. Artinya layak teliti di sini adalah pengkajian terhadap masalah tersebutdapat dilakukan dengan cara yang terukur secara empiris melalui pengumpulan dan pengolahan data. Karakteristi kedua, sifat dari masalah tersebut, yakni mempunyai
  • nilai teoritis dan praktis. Suatu masalah penelitian yang baik pada hakekatnya dapat memperbaiki praktik atau penyelenggaraan pendidikan. Kita dapat menguji masalah tersebut dengan pertanyaan apakah dampaknya apabila masalah tersebut terpecahkan. Apabila jawabannya adalah : “orang tak akan peduli”, maka itu suatu indikasi bahwa kita perlu mencari masalah yang lebih bermakna untuk diteliti. Karakteristik ketiga, adalah realistis. Pengertian realistis di sini sangat luas, antara lain meliputi ketergantungan kita dalam hal kedalaman bekal konsep serta ketersediaan waktu, tenaga dan biaya2. Memfokuskan Masalah. Apabila kita telah melakukan identifikasi masalah dengan menggunakan pedoman berupa kriteri-kriteria di atas, ada kemungkinan mendapatkan banyak masalah yang layak untuk diteliti. Sedikit banyaknya masalah yang dapat diperoleh terganrung kepekaan kita menangkap aspek-aspek atau pernik-pernik yang terdapat di dunia pendidikan itu sendiri. Suatu masalah yang bersifat terlalu umum dan banyak jumlahnya kelak akan menyulitkan kita sendiri apabila masalah tersebut tidak difokuskan sejal awal. Pengertian memfokuskan di sini adalah memilih dn menentukan masalah yang diminati dan menguraikan masalah yang terlalu umum tersebut menjadi masalah yang spesifik. Jika ini tidak dilakukan akan merepotkan diri sendiri karena topik yang hendak diuji akan melebarke mana-mana.3. Merumuskan Masalah. Dalam perumusan masalah, satu hal yang perlu diperhatikan adalah rumusan tersebut hendaknya jelas dan opersional sehinggan tidak terbuka peluang terjadinya salah tafsir jika rumusan tersebut dibaca orang lain. Masalah tersebut hendaknya dirumuskan dengan menggunakan kaidah tata bahasa yang baku sehinggan bebas dari kesalahan tata bahasa. Seseorang dapat
  • merumuskan masalah yang hendak ditelitinya dengan jelas apabila ia menguasai pengetahuan pada bidang yang ingin ia teliti.Terima kasih semoga bermanfaat…