Pengantar ilmu hukum power point

27,008 views
26,550 views

Published on

2 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
27,008
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
716
Comments
2
Likes
10
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengantar ilmu hukum power point

  1. 1. Pengantar Ilmu Hukum Ardiani Puspa 0901120178
  2. 2. Pengertian dan Definisi Hukum Hukum memiliki banyak segi dan cakupan yang sangat luas, sehingga sangat sulit untuk merumuskan hukum dalam suatu definisi. Sehingga banyak sekali pendapat para ahli yang muncul dalam merumuskan definisi tentang hukum.
  3. 3. Prof. Mr. E. M. Meyers ( De Algemene begrippen van het Burgerlijk Recht ), mengatakan bahwa “hukum adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan, ditujukan kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat, dan yang menjadi pedoman bagi Penguasa-penguasa Negara dalam menjalankan tugasnya.”
  4. 4. <ul><li>Leon Duguit : “hukum adalah aturan tingkah laku para anggota masyarakat, aturan yang daya penggunaannya pada saat tertentu diindahkan oleh suatu masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama dan yang jika dilanggar menimbulkan reaksi bersama terhadap orang yang melakukan pelanggaran itu.” </li></ul><ul><li>Immanuel Kant : “hukum ialah keseluruhan syarat-syarat yang dengan ini kehendak bebas dari orang yang satu dapat menyesuaikan diri dengan kehendak bebas dari orang yang lain, menuruti peraturan hukum tentang kemerdekaan.” </li></ul>
  5. 5. <ul><li>Drs. E. Utrecht, S.H. (1953: Pengantar Dalam Hukum Indonesia ): “hukum itu ialah himpunan peraturan-peraturan (perintah-perintah dan larangan-larangan) yang mengurus tata tertib suatu masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu.” </li></ul><ul><li>S. M. Amin, S.H. ( Bertamasya ke Alam Hukum ): “hukum ialah kumpulan-kumpulan peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi.” </li></ul>
  6. 6. <ul><li>J.C.T. Simorangkir, S.H. dan Woerjono Sasrtropranoto, S.H. ( Pelajaran Hukum Indonesia ): “hukum ialah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa, yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh badan-badanresmi yang berwajib, pelanggaran terhadap hukum tadi berakibatkan diambilnya tindakan, dengan hukuman tertentu.” </li></ul><ul><li>M.H. Tirtaatmidjaja, S.H. ( Pokok-Pokok Hukum Perniagaan ): “hukum ialah semua aturan (norma) yang ahrus diturut dalam tingkah laku tindakan-tindakan dalam pergaulan hidup dengan ancaman mesti mengganti kerugian--jika melanggar aturan-aturan itu—akan membahayakan diri sendiri atau harta, umpamanya orang akan hilang kemerdekaannya, didenda dan sebagainya.” </li></ul>
  7. 7. Hukum merupakan sesuatu yang abstrak, tidak dapat dilihat. Namun, sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat, dalam mengatur pola hubungan antarmasyarakat. Hukum meliputi berbagai peraturan yang menentukan dan mengatur pola hubungan orang yang satu dengan yang lain, yakni peraturan-peraturan hidup kemasyarakatan.
  8. 8. Ciri-Ciri Hukum <ul><li>Adanya perintah dan/atau larangan </li></ul><ul><li>Perintah dan/atau larangan itu harus patuh ditaati setiap orang </li></ul><ul><li>Barangsiapa yang dengan sengaja melanggar sesuatu kaedah hukum akan dikenakan sanksi yang berupa hukuman. </li></ul>
  9. 9. Sifat-Sifat Hukum: <ul><li>mengatur dan memaksa </li></ul>
  10. 10. Tujuan-Tujuan Hukum <ul><li>menjamin adanya keseimbangan agar dalam pola hubungan antarmasyarakat tidak terjadi kekacauan. </li></ul><ul><li>untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat dan hukum harus bersendikan pada keadilan, yaitu asas-asas keadilan dari masyarakat itu. </li></ul><ul><li>mengadakan ketatatertiban dalam pergaulan manusia, sehingga keamanan dan ketertiban terpelihara. ( S. M. Amin, S.H. , Bertamasya ke Alam Hukum ) </li></ul><ul><li>mencarikan keseimbangan antara berbagai kepentingan yang bertentangan satu sama lain, untuk mendapatkan keadilan, dan juga mendapatkan keseimbangan lagi antara tuntutan keadilan tersebut dengan tuntutan ketertiban atau kepastian hukum. ( Prof. Subekti S.H. , Dasar-Dasar Hukum dan Pengadilan ) </li></ul><ul><li>mengatur pergaulan hidup manusia secara damai. ( Prof. Mr. Dr. L.J. van Apeldoorn , Inleiding tot de studie van het Nederlands recht ) </li></ul><ul><li>semata-mata untuk mencapai keadilan. ( Geny , Science et technique en droit prive positif ) </li></ul><ul><li>mewujudkan semata-mata apa yang berfaedah bagi manusia. ( Jeremy Bentham , Introduction to the Morals and Legislation ) </li></ul><ul><li>menjaga kepentingan tiap-tiap manusia supaya kepentingan-kepentingan itu tidak dapat diganggu. ( Prof. Mr. J. van Kan , Inleiding tot de Rechtswetenschap ) </li></ul><ul><li>menjaga dan mencegah agar setiap orang tidak menghakimi dirinya sendiri, tidak mengadili dan menjatuhi hukuman terhadap setiap pelanggaran hukum terhadap dirinya. </li></ul>
  11. 11. Peristiwa Hukum <ul><li>Peristiwa hukum adalah peristiwa-peristiwa kemasyarakatan yang oleh hukum diberikan akibat-akibat. </li></ul>
  12. 13. Masyarakat Hukum <ul><li>Menurut Undang-Undang Kewarganegaraan Indonesia Th. 1952, penduduk Indonesia dibagi menjadi: </li></ul><ul><li>Warganegara, yaitu setiap orang yang menurut undang-undang kewarganegaraan adalah termasuk warganegara. </li></ul><ul><li>Orang asing, ialah orang yang bukan warganegara. </li></ul><ul><li>Pembagian tersebut sangat penting dalam Hukum Publik, terutama Hukum Tata Negara, untuk penetuan hak-hak kewajiban masing-masing. </li></ul>
  13. 15. Macam Pembagian Hukum Menurut sumbernya Hukum Undang-Undang Hukum Juresprudensi Hukum Kebiasaan (Adat) Hukum Traktat

×