• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kerajaan kediri
 

Kerajaan kediri

on

  • 9,467 views

 

Statistics

Views

Total Views
9,467
Views on SlideShare
9,293
Embed Views
174

Actions

Likes
5
Downloads
372
Comments
0

4 Embeds 174

http://sejarahsenda.blogspot.com 165
http://www.sejarahsenda.blogspot.com 6
https://twitter.com 2
http://sejarahsenda.blogspot.sg 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kerajaan kediri Kerajaan kediri Presentation Transcript

    • Nama Kelompok :Ahmad Yusrizah SinagaFitri Nur AisyahIndra MuktiNurul Aini HudaNyai Mukholisah
    • KEDIRI
    • Berdirinya Kerajaan Kediri Kerajaan Kadiri atau Kerajaan Panjalu adalah Kerajaan yangterletak di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Kerajaan ini berpusat dikota Daha, yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. Pada tahun1042, Raja Airlangga memerintahkan membagi kerajaan menjadi duabagian. Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmanayang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. Kedua kerajaantersebut dikenal dengan sebutan Jenggala dan Panjalu, yang dibatasioleh gunung Kawi dan sungai Brantas. Tujuan pembagian kerajaanmenjadi dua agar tidak terjadi pertikaian diantara kedua putranya.Pembagian Kerajaan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) danPanjalu (Kediri) dikisahkan dalam prasasti Mahaksubya (1289M), kitabNegarakertagama (1365 M), dan kitab Calon Arang (1540 M). Begitu Raja Airlangga wafat, terjadilah peperangan antara keduabersaudara tersebut. Panjalu dapat dikuasai Jenggala dan diabadikanlahnama Raja Mapanji Garasakan (1042 – 1052 M) dalam prasasti Malenga.Ia tetap memakai lambang Kerajaan Airlangga, yaitu Garuda Mukha.
    • Sumber-Sumber Sejarah1. Prasasti Prasasti Sirah Keting (1104 M), yang memuattentang pemberian hadiah tanah kepada rakyatdesa oleh Raja Jayawarsa. Prasasti yang ditemukan di Tulungagung danKertosono berisi masalah keagamaan, diperkirakanberasal dari Raja Bameswara (1117-1130 M). Prasasti Ngantang (1135 M), yangmenyebutkan tentang Raja Jayabaya yangmemberikan hadiah kepada rakyat Desa Ngantangsebidang tanah yang bebas dari pajak. Prasasti Jaring (1181 M) dari Raja Gandrayang memuat tentang sejumlah nama-nama hewanseperti Kebo Waruga dan Tikus finada. Prasasti Kamulan (1194 M), yangmenyatakan bahwa pada masa pemerintahan RajaKertajaya, Kerajaan Kediri telah berhasilmengalahkan musuh yang telah memusuhi istanadi Katang-katang.
    • 2. Berita AsingBerita asing tentang Kerajaan Kediri sebagianbesar diperoleh dari berita Cina. Berita Cina inimerupakan kumpulan cerita dari parapedagang Cina yang melakukan kegiatanperdagangan di Kerajaan Kediri. Seperti KronikCina bernama Chu fan Chi karangan Chu ju kua(1220 M). Buku ini banyak mengambil ceritadari buku Ling wai tai ta (1778 M) karangan Chuik fei. Kedua buku ini menerangkan keadaanKerajaan Kediri pada abad ke-12 dan ke-13M.
    • Masa kejayaan Kediri dapat dikatakan jelas, terbukti denganditemukannya silsilah raja-raja yang pernah memerintahkerajaan Kediri. Disamping itu, ditemukannya prasasti-prasastidari raja-raja yang pernah memeritah. Raja-raja itu diantaranyasebagai berikut.· Raja Sri JayawarsaHanya dapat diketahui dari prasasti Sirah Keting (1104 M). Padamasa pemerintahannya Raja Jayawarsa memberikan hadiahkepada rakyatdesa sebagai tanda penghargaan, karena rakyattelah berjasa kepada Raja. Dari prasasti itu diketahui RajaJayawarsa sangat besar perhatiannya kepada masyarakat(rakyat) dan berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.· Raja Bameswara (1117M)Banyak meninggalkan Prasasti seperti yang ditemukandidaerah Tulung Agung dan Kertosono. Prasasti seperti yangditemukan itu lebih banyak memuat masalah-masalahkeagamaan sehigga sangat baik diketahui keadaanpemerintahannya.
    • • Raja Jayabaya (1135-1157M) Kerajaan Kediri mengalami masa keemasanketika diperintah oleh Prabu Jayabaya. Suksesgemilang Kerajaan kediri didukung oleh tampilnyacendekiawan terkemuka Empu Sedah, Panuluh,Darmaja, Triguna dan Manoguna. Mereka adalahjalma sulaksana, manusia paripurna yang telahmemperoleh derajat oboring jagad raya. Di bawahkepemimpinan Prabu Jayabaya, Kerajaan kedirimencapai puncak peradaban terbukti denganlahirnya kitab-kitab hukum dan kenegaraansebagaimana terhimpun dalam kakawinBaratayuda, Gathutkacasraya, dan Hariwangsayang hingga kini merupakan warisan ruhanibermutu tinggi.
    • • Raja Sri Saweswara (berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161)) dan Raja Sri Aryeswara (berdasarkan prasasti Angin (1171))Masa pemerintahan kedua raja ini tidak dapat diketahui, karenatidak ditemukan prasasti-prasasti yang menyinggung masalahpemerintahan dari kedua raja tersebut.• · Raja Sri GandraMasa pemerintahan Raja Gandra (1181 M) dapat diketahui dariPrasasti Jaring, yaitu tentang penggunaan nama hewan dalamkepangkatan seperti nama gajah, kebo dan tikus. Nama-namatersebut menunjukkan tinggi rendahnya pangkat seseorang dalamistana.• · Raja Sri Kameswara (berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana)Pada masa pemerintahan Raja Kameswara (1182-1185 M), senisastra mengalami perkembangan yang sangat pesat. Di antaranyaEmpu Dharmaja mengarang Smaradhana. Bahkan pada masapernerintahannya juga dikenal cerita-cerita panji seperti ceritaPanji Semirang.
    • • Raja Sri Kertajaya (1190-1222 M) ( berdasarkan prasasti Galunggung (1194), Prasasti Kamulan (1194), prasasti Palah (1197), prasasti Wates Kulon (1205), Nagarakretagama, dan Pararaton.)Merupakan raja terakhir dari Kerajaan Kediri. Raja Kertajaya jugadikenal dengan sebutan Dandang Gendis. Selama masapemerintahannya, kestabilan kerajaan menurun. Hal ini disebabkanRaja Kertajaya mempunyai maksud mengurangi hak-hak kaumBrahmana. Keadaan ini ditentang oleh kaum Brahmana. Kedudukankaum Brahmana di Kerajaan Kediri semakin tidak aman.Kaum Brahmana banyak yang lari dan minta bantuan ke Tumapelyang saat itu diperintah oleh Ken Arok. Mengetahui hal ini. RajaKertajaya kemudian mempersiapkan pasukan untuk menyerangTumapel. Sementara itu. Ken Arok dengan dukungan kaum Brahmanamelakukan serangan ke Kerajaan Kediri. Kedua pasukan itu bertemudi dekat Ganter (1222 M). Dalam pertempuran itu pasukan dariKediri berhasil dihancurkan. Raja Kertajaya berhasil meloloskan diri(namun nasibnya tidak diketahui secara pasti). Kekuasaan KerajaanKediri berakhir dan menjadi daerah bawahan Kerajaan Tumapel.
    • Keadaan Masyarakat1. Struktur PemerintahanMasa perkembangan kerajaan Kediri hanya kira-kira satuabad. Dalam erubahan yang terjadi, terutama dibidangstruktur pemerintahan. Ini terbukti dari prasasti-prasastimasa Kediri yang masih menyebut jabatan-jabatan yangsudah dikenal pada periode sebelumnya, misalnya rakyanmahamantri i hino sebagai “orang kedua” sesudah raja.Namun ada pula keterangan baru, yaitu penyebutanPanglima Angkatan Laut (Senopati Sarwaja) dalam prasastiJaring. Meskipun tidak berarti pada masa sebelumnya tidakada angkatan laut, penyebut tersebut tentunya mepunyaimakna khusus. Barang kali pada masa Kediri ini peranangkatan lautan makin besar tidak saja sebagai penjagakeamanan negara, tetapi juga mengamankan perdaganganinter-insuler maupu internasional.
    • 2. AgamaCorak agama masa kediri dapat disimpulkan dari peninggalan-peninggalan arkeologi yang ditemukan di wilayah kediri. CandiGurah dan candi todo Wongso menunjukkan latar belakangagama Hindu, khususnya Siwa, berdasarkan jenis-jenis arcanya.Petirtaan Kepung kemungkinan besar juga bersifat Hindu karenatidak tampaknya unsur-unsur Budhisme pada bangunan tersebut.Beberapa prasasti menyebutkan nama abhiseka raja yang berartipenjelmaan Wisnu. Akan tetapi, hal ini tidak langsungmembuktikan bahwa wisnuisme berkembang pada saat itu.Karena landasan filosofis yang dikenal di Jawa pada masa ituselalu menganggap raja saa dengan dewa Wisnu dalam halsebagai pelindung rakyat dan dunia atau kerajaan.Secara umum bahwa agama Hindu, khususnya pemujaan kepadaSiwa, mendominasi perkembangan agama pada masa kediri. Halini tercermin dari temuan prasasti, arca-arca, maupun karya-karyasastra Jawa Kuno yang berasal dari masa ini.
    • 3. KesenianPerubahan bidang kesenian dari zaman kediri dibatasi pada seniarsitektur saja. Dahulu orang selalu memperetanyakan mengapamasa kediri tidak menghasilkan candi-candi seperti periodesebelumnya atau sesudahnya, ternyata temuan kemudian satudemi satu.Profil candi Gurah yang masih tersisa, mempunyai pelipit sisigenta pada kaki candi perwara dan candi induknya mempunyaimakara pada ujung bawah tangga. Ciri-ciri ini menunjukkan gayaseni jawa tengah (abad VII – X M). Akan tetapi, arca-arca yangsangat indah meunjukkan gaya seni Singasari (abad XIII M).Pwrbedaan gaya seni ini belum dapat dijelaskan secaramemuaskan. Meskipun ada tanda-tanda bahwa candi Gurahpernah dibangun kembali (diperbesar), tampaknya arca-arca tidakberasal dari tahapan kemudian apalagi arca-arca yang lebih tuatidak pernah ditemukan.Seperti candi Gurah, Cadi kepung dan tando wongso juga melilikiciri yang sama, yaitu pelipit sisi genta di candi Kepug dan arca-arcaTondo Woso yang mirip arca Gurah. Diperlukan ketiga candi iniberasal dari masa kediri abad ke XI-XII M.
    • 4. Kesusastraaan• Masa kediri disebut masa keemasan pada zaman Jawa Kuno, karena dari masa ini di hasilkan karya-karya sastra terutama dalam bentuk kakawin, yag sangat penting dan bermutu tinggi• Dari masa kediri kita kenal beberapa orang pujangga dengan karya sastranya. Mereka itu adalah Pu sedah dan Pu Panuluh yang bersama-sama mengubah kitab Bhatarayudha dalam masa pemerintahan raja Jaya Bhaya, Pu Panuluh yang bersama- sma mengubah Kitab Ghatotkacasraya didalam masa pemerintahan Raja Jaya Karta. Pu Dharmaja mengubah kitab Samaradahana dalam masa pemerintahan raja kameswara, Pu Monaguna mengubah kitab Sumanasantaka dan Pu Triguna mengubah kitab Krisnayana, kedua-duanya dalam masa pemerintahan Sri warsa krisnayana. Masih ada lagi sebuah kitab yang berdasarkan pertimbangan kebahasaan, gaya dan penggarapan pokok ceritanya. Sekalipun kurang meyakinkan digolongkan kedalam karya satra dari zaman keidiri yaitu kitab bamontaka.
    • 5. EkonomiCatatan para pedagang cina yang mengumpulkan menjadikronik-kronik kerajaan, dengan jelas menyebutkantentang kehidupan rakyat kediri dalam bidangperekonomian seperti pertanian dan perdagangan.Untuk pertanian rakyat di kerajaan kediri ini banyak yangmenghasilkan beras, dan untuk perdagangan antara lainyang laku dipasaran pada masa itu adalah emas, perak,daging, kayu cendana, pinang dan lain-lain.Pajak yang dihasilkan berupa hasil bumi, telah mengenalsistem pertukaran dengan uang emas atau perak. Letakkediri juga sangat strategis karena diantara Indonesiatimur dan Indonesia Barat.
    • Faktor Penyebab Runtuhnya Kerajaan Kediri Kerajaan Kediri runtuh pada masa pemerintahanKertajaya, dan dikisahkan dalam Pararaton danNagarakretagama. Pada tahun 1222 Kertajaya sedangberselisih melawan kaum brahmana, perselisihan initerjadi karena Raja Kertajaya memerintahakan kaumbrahmana untuk menyembah dia sebagai raja, namunpara kaum Brahmana menolak yang kemudian memintaperlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. Kebetulan KenArok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yangmerupakan daerah bawahan Kadiri. Perang antara Kadiridan Tumapel terjadi dekat desa Ganter. Pasukan Ken Arokberhasil menghancurkan pasukan Kertajaya. Dengandemikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri, yang sejaksaat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atauSinghasari.
    • Setelah Ken Arok mengangkat Kertajaya, Kadirimenjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari.Ken Arok mengangkat Jayasabha, putra Kertajayasebagai bupati Kadiri. Tahun 1258 Jayasabhadigantikan putranya yang bernama Sastrajaya. Padatahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya, yaituJayakatwang. Jayakatwang memberontak terhadapSinghasari yang dipimpin oleh Kertanegara, karenadendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajayadikalahkan oleh Ken Arok. Setelah berhasil membunuhKertanegara, Jayakatwang membangun kembaliKerajaan Kadiri, namun hanya bertahan satu tahundikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan olehpasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara,Raden Wijaya.
    • WASSALAMU’ALAIKUM WR.WB