Your SlideShare is downloading. ×
Embrionisasi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Embrionisasi

220
views

Published on

Published in: Health & Medicine

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
220
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. EMBRIONISASI KELOMPOK 7 : BENEDICTUS ANGGITO W N (5) NADA NUR FADILAH (14) PRASISTA SAHITA (15) SALSABILA HASNA H (20) YULIANTO ARGO N (29)
  • 2. Hasil pembuahan adalah zigot. Kemudian mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai berikut: 1. Zigot membelah menjadi 2 sel, 4 sel, dan seterusnya. 2. Dalam waktu bersamaan lapisan dinding dalam uterus menjadi tebal seperti spons, penuh dengan pembuluh darah, dan siap menerima zigot. 3. Karena kontraksi oto dan gerak silia diding saluran Fallopii, zigot menuju ke uterus dan menempel di dinding uterus untuk tumbuh dan berkembang. 4. Terbentuk plsenta dan tali pusar yang merupakan penghubung antara embrio dan jaringan ibunya. Fungsi plasenta dan tali pusat adalah mengalirkan oksigen dan zat-zat makanan dari ibu ke embrio, serta menglirkan sisa-sisa metabolisme dari embrio ke peredana darah ibunya. 5. Embrio dikelilingi cairan amnion yang berfungsi melindungi embrio dari bahaya benturan yang mungkin terjadi.
  • 3. 6. Embrio berusaha empat minggu sudah menunjukkan adanya pertumbuhan mata, tangan, dan kaki. 7. Setelah berusia enam minggu, embrio sudah berukuran 1,5 cm. Otak, mata, telinga, dan jantung sudah berkembang. Tangan dan kaki, serta jarijarinya mulai terbentuk. 8. Setelah berusia delapan minggu, embrio sudah tampak sebagai manusia dengan organ-organ tubuh lengkap. Kaki, tangan, serta jari-jariny telah berkembang. Mulai tahap ini sampai lahir, embrio disebut fetus (janin). 9. Setelah mencapai usia kehamilan kira-kira sembilan bulan sepuluh hari, bayi siap dilahirkan.
  • 4. Setelah melakukan fertilisasi (pembuahan ovum oleh sperma) , akan terbentuk ZIGOT. ZIGOT = Bakal Calon Embrio
  • 5. Selama pergerakannya menuju Uterus (rahim) Zigot terus aktif membelah. Hari 1 – 4 = Menuju Uterus Hari 5 = Embrio sampai di Uterus Hari 7 = Embrio menempel di dinding Uterus
  • 6. Hari 9 : 1. Terbentuk Amnion, Korion, Alantois, dan Kantong Kuning Telur a. Kantong Kuning Telur Sebagai tempat pembuatan darah b. Amnion Pelindung embrio dari goncangan, & benturan c. Korion Menyelubungi Amnion, dan Kuning Telur d. Alantois Organ pernafasan, dan ekskresi
  • 7. Hari 12 : 1. Terbentuk lapisan luar ( Ektodermis ) 2. Terbentuk lapisan tengah ( Mesodermis ) 3. Terbentuk lapisan dalam ( Endodermis ) Setelah struktur tubuh, dan plasenta telah terbentuk di Minggu kedelapan, barulah EMBRIO bisa disebut sebagai Janin atau FETUS.
  • 8. UTERUS AMNION KANTONG KUNING TELUR
  • 9. PROSES PERKEMBANGAN JANIN Minggu 3 Sel telur yang telah terbuahi, sekarang berbentuk bola sel, disebut blastocyst ketika berjalan menempel di dinding rahim. Besarnya sekitar jarum pentul. Minggu 4 Tanda-tandanya sang ibu mengalami pegal di payudara, dan di punggung. Minggu 5 Janin sudah berukuran 0,118 inci. Sudah memulai berstruktur, dan sang ibu lebih sering mengalami sakit di pagi hari ( Morning Sickness ).
  • 10. MINGGU 6 Pembentukan syaraf bayi. Sang ibu sering mengalami mual.
  • 11. MINGGU 7 Janin panjangnya menjadi 1 inci, dan ibu mengalami penurunan berat badan.
  • 12. MINGGU 8 Janin mulai tumbuh sebesar kacang, dan terjadi pembentukan telinga, hidung, dan mata. Bagi ibu, sering merasa mengantuk.
  • 13. Minggu 9 Jantung janin telah memiliki 4 ruang, sudah tidak ada ekor lagi di punggungnya. Bagi ibu, sering merasa lelah.
  • 14. Minggu 10 Janin sebesar kapur, dan kepalanya lebih besar daripada tubuhnya. Ibu mengalami kenaikan berat badan.
  • 15. MINGGU 11 Berat bayi sekitar setengah ons, dan tulang-tulangnya mulai mengeras.
  • 16. MINGGU 12 Penampilan wajah janin berubah ke penampilan yang lebih normal seperti mata dan telinga bergerak lebih dekat ke posisi akhir mereka. Ginjal bayi Anda mungkin telah mulai mengeluarkan urin dan sel-sel saraf berkembang dengan cepat.
  • 17. MINGGU 13 Janin memiliki sidik jari, dan mempunyai bulu lembut di sekitar kulitnya.
  • 18. MINGGU 14 Berat bayi menjadi 2 ons, dan risiko keguguran kemungkinan besar tidak terjadi.
  • 19. MINGGU 15 Bayi berukuran 5 inci, dan mulai menghisap jempolnya.
  • 20. MINGGU 16 Bayi beratnya 2,5 ons dan jantungnya memompa darah sekitar 2,5 liter per hari.
  • 21. MINGGU 17 Bayi beratnya menjadi 4 ons, dan mulai ada timbunan lemak di bawah kulitnya. Bagi ibu, payudaranya mulai mengembang karena ASI sudah mulai keluar.
  • 22. MINGGU 25 Bayi mulai beraktivitas terutama saat jam tidur ibu. Dan ibu mulai menginginkan makanan yang diinginkannya (nyidam).
  • 23. Minggu 32 Ibu sering mengalami kontraksi palsu (perut mengencang). Berat bayi sekitar 2,25 kg. MINGGU 40 Janin sudah siap untuk dilahirkan
  • 24. Bayi yang dikeluarkan memalui proses caesar, akan keluar bersama plasenta utuhnya.
  • 25. Setelah dibersihkan, barulah bayi bisa membuka matanya 
  • 26. Terimakasih, atas perhatian anda