Your SlideShare is downloading. ×
0
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Profil Kemiskinan Aceh
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Profil Kemiskinan Aceh

498

Published on

disampaikan oleh BPS Aceh …

disampaikan oleh BPS Aceh
pada Sosialisasi Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) di Banda Aceh 25 September 2013

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
498
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
14
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PROFIL KEMISKINANPROFIL KEMISKINAN ACEHACEH BADAN PUSAT STATISTIKBADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEHPROVINSI ACEH
  • 2. TERMINOLOGI KEMISKINAN: a. KEMISKINAN ABSOLUT: pendapatannya di bawah garis kemiskinan & tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup layak minimum – garis kemiskinan absolut b. KEMISKINAN RELATIF: keadaan seseorang atau sekelompok masyarakat dg tingkat pendapatan yg mencukupi kebutuhan dasar tetapi masih lebih rendah dibanding tingkat pendapatan penduduk sekelilingnya – garis kemiskinan relatif c. KULTURAL: berkaitan erat dg sikap seseorang atau sekelompok masyarakat yg tidak mau berusaha memperbaiki tingkat kehidupannya sekalipun ada usaha dari pihak lain yg membantu
  • 3. a. Persistent/Cronic poverty: kemiskinan yang terjadi di suatu daerah secara kronis atau berlangsung turun temurun (Biasanya terjadi di daerah yg memiliki SDA kritis, terisolasi, dsb). b. Transient/Seasonal poverty: kemiskinan musiman seperti yg sering terjadi petani atau nelayan saat musim panen atau paceklik. c. Accidental poverty: kemiskinan yg dialami karena terjadi bencana alam atau dampak dari suatu kebijakan yg menyebabkan turunnya kesejahteraan. DINAMIKA KEMISKINANDINAMIKA KEMISKINAN
  • 4. DATA KEMISKINANDATA KEMISKINAN
  • 5. Pengukuran KEMISKINAN diPengukuran KEMISKINAN di Indonesia: BPSIndonesia: BPS • Indikator kemiskinan makro yang dihitung BPS menggunakan basic needs approach (pendekatan kebutuhan dasar) yaitu kemiskinan di konseptualisasikan sebagai ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran • Kebutuhan dasar makanan => setara dengan pemenuhan kebutuhan kalori 2100 kkal perkapita perhari. Paket komoditi kebutuhan dasar makanan diwakili oleh 52 jenis komoditi • Kebutuhan dasar bukan makanan => kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan. Paket komoditi kebutuhan dasar bukan makanan diwakili oleh 51 jenis komoditi di perkotaan dan 47 jenis komoditi di perdesaan
  • 6. Dasar Pendekatan Poverty Threshold ?Dasar Pendekatan Poverty Threshold ? • Dasar 2100 kcalorie: Rekomendasi dari The Food and Agriculture Organization (FAO) dan WHO (Human Energy Requirement: Expert consultation, Rome 2001) • FAO memberi rekomendasi untuk negara- negara berkembang. • Sebagian besar negara-negara di dunia menggunakan 2100 kcalorie per orang per hari ditambah kebutuhan dasar nonmakanan • Negara-negara maju pendekatannya sangat variatif.
  • 7. No. Batasan Negara (1) (2) (3) 1. 2000 kkal Maladewa, Filipina (juga memakai 80% dari protein RDA (Recommended Daily Allowance—RDA adalah istilah yang digunakan ahli nutrisi, misalnya energi, protein, dan vitamin A) yang setara dengan 50 miligram 2. 2030 kkal Sri Lanka 3. 2100 kkal Kamboja, Cina, Indonesia, Laos, Mongolia, Thailand, Vietnam, Fiji, Turki, Armenia 4. 2124 kkal Nepal (pesisir tenggara India) 5. 2133 kkal Madagaskar (pesisir timur Afrika) 6. 2138 kkal Malawi (Afrika bagian selatan) 7. 2207 kkal Paraguay (Amerika Selatan) 8. 2300 kkal Iran, Kamerun (Afrika bagian barat tengah) 9. 2309 kkal Yordania 10. 2400 kkal Senegal, Saint Kitt & Nevis (Kepulauan Leeward, Karibia), Maroko (barat laut Afrika), Bahama (Karibia) BATASAN KALORIBATASAN KALORI
  • 8. P0: Visual GARIS KEMISKINAN ANGKA KEMISKINAN Mengendalikan inflasi Meningkatkan daya beli penduduk miskin
  • 9. POVERTY GAP (P1): Visual Z – Y POVERTY GAP’ Z
  • 10. Perkembangan Persentase KemiskinanPerkembangan Persentase Kemiskinan Provinsi Aceh dan NasionalProvinsi Aceh dan Nasional
  • 11. Persentase Kemiskinan Menurut ProvinsiPersentase Kemiskinan Menurut Provinsi September 2012September 2012
  • 12. Perkembangan Tingkat Keparahan (p1) KemiskinanPerkembangan Tingkat Keparahan (p1) Kemiskinan Provinsi Aceh dan NasionalProvinsi Aceh dan Nasional
  • 13. Perkembangan Tingkat Kedalaman (p2) KemiskinanPerkembangan Tingkat Kedalaman (p2) Kemiskinan Provinsi Aceh dan NasionalProvinsi Aceh dan Nasional
  • 14. Persentase Penduduk Miskin MenurutPersentase Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota September 2011Kabupaten/Kota September 2011
  • 15. Tingkat Keparahan dan Kedalaman KemiskinanTingkat Keparahan dan Kedalaman Kemiskinan Menurut Kabupaten/Kota September 2011Menurut Kabupaten/Kota September 2011
  • 16. Rata-rata pengeluaran perkapita/bulan danRata-rata pengeluaran perkapita/bulan dan Garis Kemiskinan September 2011Garis Kemiskinan September 2011
  • 17. Rata-rata pengeluaran komoditi padi-padian danRata-rata pengeluaran komoditi padi-padian dan makanan/minuman jadi perkapita/bulanmakanan/minuman jadi perkapita/bulan
  • 18. Rata-rata pengeluaran komoditi Tembakau, sirih danRata-rata pengeluaran komoditi Tembakau, sirih dan pendidikan perkapita/bulanpendidikan perkapita/bulan
  • 19. Jumlah Penduduk Miskin 2011 danJumlah Penduduk Miskin 2011 dan Hasil Pendataan PPLS 2011Hasil Pendataan PPLS 2011
  • 20. Jumlah Rumah Tangga Miskin 2011,Jumlah Rumah Tangga Miskin 2011, Hasil PPLS 2011 dan RTSPM Raskin 2012Hasil PPLS 2011 dan RTSPM Raskin 2012
  • 21. TANTANGAN UTAMA PENANGGULANGAN KEMISKINAN • Pertumbuhan penduduk masih cukup besar • Petani dan nelayan dihadapkan pada lahan usaha yang terbatas • Kapasitas dan peluang usaha masyarakat miskin masih rendah • Penyerapan tenaga kerja masih rendah • Masih banyak daerah terisolir, dengan akses pelayanan dasar rendah • Social exclusion (marjinalisasi), seperti kepada penduduk: disable, berpenyakit kronis, dll 21
  • 22. KONDISI TERKINI PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH)Terima Kasih

×