UU Keterbukaan Informasi Publik Jadi Harapan                                          Juni 2010            Edisi I, 2010Me...
Juni 2010     Media Informasi Air Minum     dan Penyehatan Lingkungan                                                   Da...
Dari                                                                                             Juni 2010      Redaksi   ...
Juni 2010      Suara            Anda                                       Bencana kekeringan yang menimpa,               ...
Laporan                                                                                             Juni 2010      UtamaPe...
Juni 2010banyak pihak menunggu dan mem-            ini akan memungkinkan pemerin-             ngat banyak terlibat dalam m...
Juni 2010mendalam dibandingkan informasi,         minum dan penyehatan lingkungan         Keberadaan PIN AMPL ini diharap-...
Juni 2010                                           Sekilas                  PIN AMPLS           ecara spesifik, tujuan pe...
Bentuk keluaran PIN AMPL                                                                                                  ...
Juni 2010Lokakarya Pengembangan PIN AMPLUpaya MewujudkanPIN AMPL NasionalP             emahaman tentang pen­        dian m...
Juni 2010PIN sekaligus mendapatkan masukan                                                puskom, BPS, walaupun semua tida...
Juni 2010                                                                            DOK. POKJA AMPL                      ...
Juni 2010mantauan media) untuk memahami              jalin kemitraan dengan pengambilisu penting, entitas dan persepsi    ...
Juni 2010suatu institusi berusaha tampil lebih        PIN adalah komunitas data, tidak       pusat-pusat data, tapi lebih ...
ISTIMEWA                                                                                                       Juni 2010  ...
Juni 2010Walaupun demikian beberapa tong-             Terkait dengan Indonesia, pada         memiliki 16.000 dokumen teks ...
Juni 2010                              Produk PIN AMPL1. Situs atau Portal AMPL. Situs AMPL yang berala-            masyar...
Juni 2010                                                         3. Kliping Bulanan. Kliping bulanan merupakan           ...
Wawancara                                                                                        Juni 2010            Budi...
Juni 2010(Sanimas) di pedesaan. Program tersebut dinilai berhasil    mendapatkan masukan dari para pemangku kepentinganmen...
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL

1,355 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,355
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
15
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi I Tahun 2010 Tema Membidani Pusat Informasi Nasional AMPL

  1. 1. UU Keterbukaan Informasi Publik Jadi Harapan Juni 2010 Edisi I, 2010Membidani
  2. 2. Juni 2010 Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Daftar Diterbitkan oleh Isi Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) Dari Redaksi ............................................................................................................. 3 Suara Anda................................................................................................................ 4 Penanggung Jawab Laporan Utama Direktur Permukiman dan Perumahan Perlunya PIN AMPL: Menuju Era Manajemen Pengetahuan....................... 5 Bappenas Sekilas PIN AMPL ....................................................................................... 8 Direktur Penyehatan Lingkungan Upaya Mewujudkan PIN AMPL Nasional .................................................. 10 Kementerian Kesehatan Sejarah Panjang IRC................................................................................... 15 Direktur Pengembangan Air Minum Produk PIN AMPL....................................................................................... 17 Kementerian Pekerjaan Umum Direktur Bina Sumber Daya Alam dan Wawancara Teknologi Tepat Guna Budi Hidayat, Direktur Permukiman dan Perumahan Bappenas ............... 9 1 Kementerian Dalam Negeri Peraturan Direktur Fasilitasi Penataan Ruang dan Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik Jadi Harapan................... 21Lingkungan Hidup Kementerian Dalam Negeri Agenda Hari Kesehatan : Lingkungan dan Sanitasi Sehat Rakyat Sehat.................. 23 Pemimpin Redaksi Hari Bumi : Manusia Picu Perubahan Bumi............................................... 26 Oswar Mungkasa Hari Air Dunia : Air Bersih Untuk Dunia Sehat .......................................... 28 Wacana Dewan Redaksi Penilaian Partisipatif untuk Pantau Keberlanjutan AMPL Maraita Listyasari oleh Alma Arief dan Hari Wijarno ............................................................. 30 Nugroho Tri Utomo Sisi Lain Hasil Studi IRC: Waspadai Krisis Air ........................................................... 33 Redaktur Pelaksana Inovasi Eko Budi Harsono Mengubah Sampah Jadi Energi Listrik oleh Haryo Nugroho ..................... 34 Panduan Desain dan Produksi Kiat Mudah Membuat Lubang Resapan Biopori....................................... 37 Agus Sumarno Reportase Sofyar - Menteri PU Terkesan Pokja AMPL di Pameran Hari Air Sedunia.............. 39 - DEWATS Conference and Exhibition: Sirkulasi/Sekretariat Pembangunan Sanitasi dengan Sistem Terdesentralisasi........................ 40 Agus Syuhada - Pembelajaran dari Pengalaman Pakar.................................................. 43 Nur Aini - Pembangunan Sarana AMPL Berbasis Masyarakat Proyek CWSH....... 45 Testimoni Alamat Redaksi Ketua Pokja AMPL Kota Tegal, Jl. RP Soeroso 50, Jakarta Pusat. Eko Setiawan, Juru Kampanye Keliling yang Ampuh.................................. 48 Telp./Faks.: (021) 31904113 Fakta Situs Web: http//www.ampl.or.id Krisis Air Bersih Kembali Landa DKI Jakarta............................................... 50 e-mail: redaksipercik@yahoo.com Catatan Perjalanan redaksi@ampl.or.id International Learning Exchange - 2010 Redaksi menerima kiriman For Water, Sanitation and Hygiene Education, India, 13-24 April 2010 tulisan/artikel dari luar. oleh Maraita Listyasari............................................................................... 52 Isi berkaitan dengan air minum Info Buku................................................................................................................. 56 dan penyehatan lingkungan. Info Situs ................................................................................................................ 58 Pustaka AMPL.......................................................................................................... 59 2
  3. 3. Dari Juni 2010 Redaksi bahkan telah beranak pinak menjadi 7 situs (Situs Pokja AMPL Daerah, Situs AMPL Yunior, Situs Jejaring AMPL, Situs WES Unicef, Situs STBM, Digital Library AMPL, disamping situs AMPL sebagai situs induk). Membuat majalah Percik (Indonesia dan Inggris), bahkanP juga majalah AMPL buat anak-anak Percik Yunior. embaca setia Percik, kita bertemu lagi setelah Menerbitkan buku terkait AMPL seperti Pembelajaran sekitar satu setengah tahun Percik edisi AMPL di Indonesia, Kumpulan Regulasi AMPL, regular tidak terbit. Walaupun demikian, Web Site AMPL dan sebagainya. Membentuk jejaring Percik tidak benar-benar vakum. Terbukti perpustakaan. Dan seterusnya. dengan terbitnya Percik edisi khusus Sementara itu, sejak tiga tahun lalu, anggotasebanyak tiga kali yaitu edisi Pengelolaan Sampah Pokja AMPL kemudian mulai menyadari pentingnyaBerbasis Masyarakat (PSBM), edisi SANIMAS, dan membenahi data dan informasi secara terstruktur danedisi WASPOLA. Ketiganya merupakan edisi hasil bukan sporadik seperti selama ini. Bersamaan dengankerjasama dengan mitra kerja yaitu BORDA (2 edisi) dan itu mulai mengemuka konsep pengelolaan pengetahuanWASPOLA Facility. (knowledge management), yaitu upaya memandang data Kali ini kami hadir dalam edisi regular mengusung tidak hanya sekedar data tetapi dapat diproses menjaditema Pusat Informasi Nasional Air Minum dan informasi yang kemudian dengan pengalaman danPenyehatan Lingkungan (PIN AMPL). Tentunya, kemampuan yang dimiliki oleh seseorang kemudianpertanyaan pertama yang akan muncul apa itu PIN, dan dapat terbentuk pengetahuan (knowledge).seperti apa kiprahnya bagi pembangunan AMPL. Kesemua ini kemudian mendorong Pokja AMPL Sejak 8 tahun lalu, mulai timbul kesadaran di mulai mengumandangkan ide membentuk PINkalangan anggota Pokja AMPL tentang AMPL. Artinya membenahi data tidak bisapentingnya keberadaan data dan dilakukan sendiri saja tetapi bersama-samainformasi yang handal. Hal ini dilandasi dengan beragam pemangku kepentingankemasygulan pemangku kepentingan lainnya. Melalui PIN AMPL, diharapkanmelihat kondisi data AMPL yang tidak upaya pembenahan data dan informasi dapatmemadai. Berjalannya waktu kemudian dilakukan bersama secara berjejaring. Jadimenyadarkan Pokja AMPL untuk segera PIN AMPL tidak akan berpretensi menjadimulai membenahi kondisi ini. Disadari satu-satunya pusat data dan informasipula tentunya bahwa membenahi data bukan AMPL tetapi bersinergi dengan pemangkupekerjaan gampang dan cepat. Dibutuhkan kepentingan lainnya.waktu yang cukup lama dan bertahap. Ide ini kemudian mulai mendapat angin ketika Awalnya dimulai dengan mengumpulkan data Plan International Indonesia melalui kerjasama denganyang ada, kemudian meningkat menerbitkan majalah, Bappenas dan Pokja AMPL meluncurkan majalah Percikmembangun situs internet, dan seterusnya. Sampai Yunior, menerbitkan buku, meluncurkan Digital Librarykemudian produk dan upaya yang dihasilkan semakin AMPL. Lalu disambut oleh bantuan teknis Waspolabanyak. Ketika kemudian kami mencoba melakukan Facility. Dipuncaki dengan pelaksanaan Lokakaryaevaluasi terhadap apa yang telah dilakukan, Pokja AMPL Pengembangan PIN AMPL hasil kerjasama Pokja AMPL,tersadar telah begitu banyak yang dihasilkan. Bahkan Waspola Facility dan IHE.sudah jauh melampaui apa yang dibayangkan pada Percik menjadikan PIN AMPL sebagai tema edisi kaliawalnya. ini sebagai bagian dari upaya mengkampanyekan PIN Coba kita simak apa saja yang dihasilkan oleh Pokja AMPL kepada seluruh pemangku kepentingan. BerharapAMPL terkait dengan pembenahan data dan informasi. keberadaan PIN AMPL menjadi lebih dikenal, sehinggaBersama dengan BPS menyusun pertanyaan Susenas tujuan pembentukan PIN AMPL sebagai pusat data2007. Bersama dengan Waspola memfasilitasi Pokja dan informasi AMPL benar-benar dapat terwujud.AMPL Kabupaten Bangka melakukan survai data Sehingga diharapkan pembangunan AMPL dapatAMPL. Secara rutin memproduksi kumpulan data lebih baik lagi ke depannya.AMPL dalam bentuk CD. Membangun situs AMPL Selamat membaca (OM) 3
  4. 4. Juni 2010 Suara Anda Bencana kekeringan yang menimpa, selain bencana banjir yang begitu dahsyat harga yang meningkat beberapa kali lipat. Seperti yang terjadi di Manila dan Filipina, terjadi karena kesalahan mahluk di dunia ini yang menaikkan tarif air hingga 500%. yang begitu serakah dan tidak peduli dengan Bolivia merupakan salah satu contoh kasus kondisi alamnya. privatisasi yang didiktekan secara gamblang Begitu besar kekuatan air dalam dan ternyata bertujuan untuk menaikkan tarifKapan Majalah Percik Terbit kehidupan ini, karena itulah sayangilah air air masyarakat miskin (petani dan masyarakat Perkenalkan saya Ridwan Hadi dosen Fa­kul­ dengan menggunakannya sebaik-baiknya. pedesaan). Mereka adalah kelompok yangtas Tehnik Lingkungan di salah satu per­ uruan g Selain itu, kekuatan air akan semakin paling menderita karena tidak mamputinggi di Jakarta. Saya dan sejumlah te­ an m bertambah dan berpengaruh positif pada membayar.sangat merasakan manfaat yang sangat besar diri kita bila saat hendak menggunakan air, Penyediaan air minum di wilayah Jakartadari penerbitan majalah Percik yang secara misalnya mau minum, kita berdoa terlebih pun jauh lebih buruk setelah diprivatisasikhusus memuat beragam isu dan persoalan dahulu. kepada PT Lyonaise dan PT. Thames. Hal initerkait masalah Air Minum dan Penyehatan Rini Utami Azis, bertolak belakang dengan asumsi WorldLingkungan. Namun dalam beberapa bulan ini, Solo, Jawa Tengah Bank, IMF dan ADB bahwa privatisasi bukansaya tidak menerima kiriman majalah Percik jawaban kinerja buruk pemerintah, dilihatyang telah lebih dari 8 tahun menjadi sumber Memperoleh Bundel Percik dari indikator kualitas pelayanan air minum,inspirasi saya dan sejumlah dosen untuk Bapak ibu Redaksi Majalah Percik yang target pertambahan pelanggan tidakmemperoleh bahan belajar. terhormat, pernalkan nama saya Dewi mencapai ketentuan kontrak, target teknis Saya sangat berharap pengelola majalah Kusuma aktivis lingkungan dan kesehatan pemakaian air tidak tercapai, tetap dibawahPercik dapat segera menerbitkan majalah ini. masyarakat Yayasan Pelangi Nusantara di kinerja PAM Jaya.Banyak pembelajaran dan pengetahuan baru Bogor, Jawa Barat. Saya langsung jatuh cinta Seperti ungkapan Vice Presidentdalam bidang AMPL yang kami dapatkan dari ketika pertama kali membaca majalah Percik World Bank, Ismail Serageldin, “Perang diMajalah Percik. Salam Percik pertama kali tahun lalu ketika berada di masa depan akan menyangkut air”, karena Ridwan Hadi, kantor Unicef. Saya melihat majalah ini cukup bisnis air ibarat bisnis minyak. Setiap Dosen FT Ilmu Lingkungan di Jakarta lengkap, edisi bahasa Ingrris dan Indonesia, orang menggunakan air sehingga menjadi juga ada Percik Yunior buat anak-anak. pangsa pasar yang menarik. Inilah maksud Terima kasih atas kepercayaan Anda Bagaimana ya caranya memperoleh majalah dari perusahaan raksasa melalui lembagadan teman-teman dosen Teknik Lingkungan ini secara teratur? Sejumlah informasi dan keuangan international.yang telah menjadikan Majalah Percik artikel yang disajikan majalah ini sangat Masihkan kita melakukan privatisasisebagai sumber inspirasi belajar. Karena bermanfaat bagi teman-teman aktivis yang air? Yang jelas-jelas pada akhirnya akanpersoalan teknis pengelolaan kami mohon bekerja di bidang sanitasi dan kesehatan membuat rakyat menderita. Dimanakahmaaf sehingga majalah yang kita sayangi ini masyarakat seperti kami. Terima kasih pemerintah sebagai instrumen negara dalamterlambat sampai di tangan pembacanya. Dewi Kusumah, menyediakan pelayanan publik? Akankah kitaKami akan terus meningkatkan mutu dan Yayasan Pelangi Nusantara “terjajah lagi” karena kebodohan kita?perbaikan sehingga kehadiran majalah ini Bogor, Jawa Barat Muhammad Solihin,dapat memberikan manfaat serta nilai positif Bandung, Jawa Baratbagi masyarakat luas. Salam Percik Terima kasih banyak atas apresiasi dan penghargaan yang ibu sampaikan Sanitasi Kota Tegal DiperbaikiSayangilah Air tentang majalah Percik. Memang betul Sanitasi merupakansebuahpermasalahan Siapakah yang bisa hidup tanpa air? kami mengemas majalah ini dalam dua edisi baru yang sangat membutuhkan perhatianBegitu besar kegunaan air dalam kehidupan yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, dari berbagai pihak, baik pemerintah, swastadi dunia ini. Saat kita gerah dan kotor setelah juga ada terbitan Percik Yunior untuk anak- maupun masyarakat Kota Tegal. Rendahnyaberaktifitas sehari-hari, kita menyiramkan anak. Kami akan catat lembaga ibu untuk pembangunan sanitasi serta fasilitas yangbadan kita dengan air untuk mandi. Kemudian memperoleh majalah ini secara tetap. Salam belum memadai menimbulkan angkakita meneguk air kalau dahaga, dan begitu Percik kematian yang sangat tinggi. Sanitasi yangbanyak sekali aktifitas kehidupan kita yang buruk dalam perkotaan–seperti sungai-sangat bergantung pada air. Perang Dimasa Depan sungai dan parit yang kotor- terutama adalah Begitu lekatnya air dalam kehidupan kita, Menyangkut Air akibat masyarakat yang membuang sampahsehingga bisa saja ada yang tidak menyadari Air, pendidikan dan kesehatan adalah tidak pada tempatnya.manfaatnya. Manfaat itu baru terasa bila kebutuhan dasar publik, sebagai kebutuhan Sebenarnya pembangunan sanitasikita mengalami kesulitan mendapatkan air dasar manusia yang keberadaannya dijamin sudah dilaksanakan oleh pemerintah maupunbersih. konstitusi, pasal 33 UUD 1945, ayat 3 yang lembaga lain, namun pembangunan sanitasi Ketika saluran air mengalami gangguan, berbunyi: “Bumi dan air dan kekayaan alam ini berjalan tumpang tindih dan kurangnyadan keluarnya air menjadi mampat dan kotor, yang terkandung didalamnya dikuasai oleh perhatian pembangunan berkelanjutan,itu sudah sangat meresahkan kita. Bagaimana negara dan dipergunakan untuk sebesar- sehingga pembangunan ini manfaat yang kalau air sudah tidak kita dapati besar kemakmuran rakyat”. dirasakan oleh masyarakat sangat berkurang lagi? Agenda privatisasi diberbagai negara atau belum menyentuh. menunjukkan fenomena monopoli baru dan Tasmawi, Tegal Jawa Tengah. 4
  5. 5. Laporan Juni 2010 UtamaPerlunya PIN AMPL:Menuju EraManajemen PengetahuanS udah menjadi rahasia Isu yang mengemuka di tingkat AMPL yang didukung oleh Bappenas, umum bahwa kondisi data kabupaten/kota dan propinsi adalah Waspola Facility dan Plan Interna- di hampir semua bidang beragamnya data yang tersedia. Se- tional Indonesia. pembangunan di Indone- bagai contoh, untuk jenis data yang PIN AMPL dimaksudkan sebagai sia masih belum dapat di- sama dapat diperoleh data yang ber- suatu wadah menyinergikan data-dataandalkan, termasuk data air minum beda dari beragam pemangku kepen­ yang berserakan di masing-masingdan penyehatan lingkungan. Sebagai tingan. Jangan tanya pemangku kepentingan, sehingga da-salah satu contoh, data Millenium data mana yang valid. pat diakses oleh seluruh pihak yangDevelopment Goals (MDGs) untuk berkepentingan. Data tersebut nanti-akses air minum dan sanitasi baru da- nya dapat dikelola agar dapat men-pat disepakati pada awal tahun 2010. jadi informasi bahkan pengetahuanSementara MDGs sendiri sudah akan Keberadaan PIN tidak sebagai bagian dari konsep manaje-berakhir pada tahun 2015. Itu pun, akan berarti tanpa men pengetahuan (knowledge mana­tidak lama kemudian data yang di­ adanya dukungan gement). “Saya harapkan nantinyasepakati tersebut diralat karena ternya- dari para pemangku dengan terbentuknya Pusat Informasita terjadi kesalahan perhitungan. Kita kepentingan dan Nasional AMPL ini akan membantutidak mau menyalahkan siapa-siapa, media massa. para pemangku kepentingan dalamtetapi fakta ini menunjukkan bahwa mendapatkan data dan informasikondisi data kita masih jauh dari me- terkait masalah sanitasi, air bersih danmadai. Kelompok Kerja kesehatan lingkungan. Keberadaan Sementara, melengkapi fakta di Air Minum dan PIN tidak akan berarti tanpa adanyaatas, kesadaran para pemangku ten- Penyehatan Ling- dukungan dari para pemangku ke-tang pentingnya data masih belum kungan menyadari sepenuhnya kon- pentingan dan media massa sebagaiterlihat. Walaupun di tingkat nasional disi ini, sehingga sejak sekitar 8 tahun pilar keempat demokrasi yang di-sudah disepakati data akses air minum yang lalu telah mulai dirintis upaya harapkan memiliki peran sangat besardan sanitasi, tetapi di tingkat daerah mengelola data di tingkat nasional dalam menjadikan program ini lebihyang nota bene berdasarkan undang- secara lebih baik. Namun demikian bermakna,” ujar Direktur Permu­undang otonomi daerah merupakan karena upaya ini dilakukan hanya kiman dan Perumahan Bappenas,pihak yang bertanggungjawab bagi oleh Pokja AMPL, yang nota bene ke- Budi Hidayat.tersedianya layanan air minum dan wenangannya terbatas, maka hasilnyasanitasi, data AMPL masih simpang masih kurang bergaung, walaupun Menanti Sang Bayisiur. Dapat dibayangkan kualitas beberapa hasilnya telah mulai terlihat. Ibarat perempuan yangperencanaan ketika data yang handal Salah satunya berupa upaya pemben- tengah hamil tua anakmasih menjadi pertanyaan. tukan Pusat Informasi Nasional (PIN) per tama, 5
  6. 6. Juni 2010banyak pihak menunggu dan mem- ini akan memungkinkan pemerin- ngat banyak terlibat dalam mendu-beri dukungan penuh agar proses tah menunjukkan keseriusannya ke- kung pengembangan kapasitas di sek-persalinan lahirnya si jabang bayi ber- pada seluruh pemangku kepentingan tor air di Indonesia, melalui programjalan mulus. Jabang bayi yang dimak- AMPL dalam melaksanakan pemba­ pendidikan dan dukungan lain dalamsud adalah Pusat Informasi Nasional ngunan AMPL. kegiatan proyek AMPL.(PIN) Air Minum dan Penyehatan Lewat layanan PIN ini, memung- Sebagai sebuah gerbang atau pintuLingkungan (AMPL). Sebut saja, kinkan akses ke informasi dan penge- masuk pengetahuan tentang AMPL,orang tua “sang bayi” adalah Bappe- tahuan diperoleh banyak pihak secara sebetulnya PIN AMPL ini nantinyanas, Pokja AMPL, Plan International tepat. Sebagai gerbang pusat data dan akan dapat menjadi center of excellenceIndonesia dan Waspola Facility. informasi maka PIN memungkinkan atau pusat keunggulan informasi. Salah satu sosok untuk membiarkan aliran pengeta- Karena itu, sumber daya yang adayang sangat antusias huan yang tersedia dari banyak pihak dalam Pusat Informasi Nasional iniatas kelahiran PIN untuk di akses seluruh pe- harus mampu mengelola dan berbagiAMPL adalah Carel mangku kepentingan. informasi.Keuls, penasihat “Hal ini akan men-manajemen penge- dorong ‘proses belajar’ Portal dan Gerbangtahuan di UNES- lebih cepat bagaimana kita Dukungan lahirnya PIN AMPLCO-IHE yang harus melakukan ini, ba- juga dikemukakan oleh Abdul Rah-juga Ketua Tim gaimana kita bisa mening­ man Rosyid, Communication Special­Sumber Daya katkan itu. Dalam ist dan Randy Salim, External Com­Air dan Iriga- presentasinya dia munication World Bank. “Kami sa­si. Menurut menantang dengan ngat menyambut baik gagasan terben-Keuls dalam pertanyaan-pertan- tuknya PIN AMPL ini. Saya berharapmengem- yaan berikut: Apa nantinya PIN AMPL dapat berperanbangkan sebuah yang bisa kita pela- sebagai portal gerbang dan pilar per-manajemen proyek pem- jari atau knowledge tama yang di butuhkan masyarakatbangunan berbasis kapasi- management yang luas menyangkut kebutuh­ n infor- atas jaringan, sebuah Pusat relevan agar sebuah masi dan sebagainya tentang AMPL,”Informasi Nasional me- program AMPL paparnya.mang layak untuk diben- menjadi sukses? Dalam presentasinya tentangtuk. Apa yang dapat knowledge management, Abdul Rah- “Kami sangat mendu- kita lakukan untuk man Rosyid menegaskan nantinyakung pembentukan Pusat menghindari jebak­ lewat PIN AMPL pembelajaran yang DOK. POKJA AMPLInformasi Nasional ini, an adanya polemik? dapat diambil adalah suatu proseskarena inisiatif di sekitar pembangun­ Apa dan bagaimana proses dilalui untuk meningkatkan keterampilan,an Pusat Informasi Nasional Air Mi- dan membutuhkan kepemim­ inan p pengetahuan, wawasan dan akhirnyanum dan Sanitasi Lingkungan adalah dan manajemen seperti apa? Dan percaya diri yang diharapkan akanfokus kami. Saya benar-benar ingin bagaimana dengan dukungan media. menunjang peningkatan kinerja indi-mengucapkan selamat kepada Anda Ini adalah beberapa pertanyaan yang vidu dan organisasi untuk menghasil-dengan inisiatif ini dan saya berharap sangat mendasar,” paparnya. kan nilai-tambah agar visi dan misibahwa Anda akan segera membentuk Dengan dibentuknya PIN ini soal AMPL dapat tercapai.PIN AMPL ini. Semoga secepatnya pihaknya akan mendorong jaringan Dijelaskan, pengetahuan ataulembaga informasi ini terbentuk,” tu- pengetahuan CKNet-INA (saat ini knowledge, bukanlah data, bukan pulakasnya. jaringan dari 10 universitas) untuk informasi, namun sulit sekali dipisah- Mengapa inisiatif pembentukan berkolaborasi dan memberikan infor- kan dari keduanya. Perbedaan antaraPIN AMPL tersebut begitu penting masi seluasnya soal layanan kapasitas data, informasi dan pengetahuan se­dibuat, Carel Keuls menjelaskan bah- untuk sektor air di bidang infrastruk- ringkali hanya pada masalah derajat wa dengan dibentuknya tur dan manajemen lingkungan. Se­ kedalamannya, dimana pengetahuan P I N perti diketahui UNESCO-IHE sa­ dipandang sebagai sesuatu yang lebih 6
  7. 7. Juni 2010mendalam dibandingkan informasi, minum dan penyehatan lingkungan Keberadaan PIN AMPL ini diharap-apalagi data. Secara intuitif, keba­ yang lengkap dan handal. kan dapat membantu para pemangkunyakan orang merasa bahwa penge- Kita semua menyadari bahwa da- kepentingan dalam mendapatkantahuan merupakan sesuatu yang lebih lam pelaksanaan pembangunan, ket- data dan informasi terkait.luas, lebih mendalam, serta lebih ersediaan data dan informasi yang Namun, keberadaan PIN tidakkaya dibandingkan informasi, apalagi handal, akurat, lengkap serta gampang akan berarti tanpa adanya dukungandata. untuk diakses merupakan suatu hal dari para pemangku kepentingan. Kebanyakan orang mengatakan yang mutlak diperlukan. Selain itu, PIN AMPL tidak akan mungkin da-seseorang yang berpengetahuan atau terutama dalam kurun lima terakhir, pat melakukan pengumpulan danknowledgeable person, merujuk pada banyak sekali pembelajaran maupun pengelolaan data dan informasi yangseseorang yang berpendidikan, cer- pencapaian pembangunan AMPL sedemikian banyak dan masif tanpadas, memiliki pemahaman yang men- yang harusnya terdokumentasikan bantuan pihak lain. Untuk itulah,dalam dan dapat dipercaya mengenai dan terinformasikan dengan baik ke- guna mewujudkan PIN AMPL seba-suatu subyek. Tidak pernah terdengar pada masyarakat dan pemangku ke- gai pusat informasi berskala nasionalorang membicarakan pengetahuan de­ngan merujuk pada dokumen, memo,atau basis-data, walaupun tidak dapatdipungkiri bahwa hal-hal tersebutmemang dihasilkan oleh orang-orangyang berpengetahuan. “Karena itu,dengan lahirnya PIN AMPL ini makainformasi yang cerdas, akurat dan ber-nas dapat dimiliki setiap orang yangmembutuhkannya. Karena itu, sayasecara pribadi sangat mendukung la-hirnya PIN AMPL ini,” ujarnya. Menanggapi dukungan yang san-gat positif tersebut, Team LeaderWASPOLA Facility, Gary Swishermenjelaskan tidak dapat dipungkiri DOK. POKJA AMPLpembangunan air minum dan penye-hatan lingkungan telah berlangsung pentingan, sehingga isu AMPL dapat di bidang AMPL, dukungan para pe-cukup lama. Cukup banyak inovasi, menjadi salah satu isu utama dalam mangku kepentingan sangat diharap-terobosan dan kiat yang dilakukan konteks pembangunan nasional. kan.untuk menjadikan persoalan AMPL Menambahkan keterangan Garry, Koordinasi dan kerjasama para pe-ini menjadi sebuah agenda besar Ketua Harian Pokja AMPL, Oswar mangku kepentingan sangat diperlu-masyarakat Indonesia untuk disikapi. Mungkasa menandaskan berangkat kan untuk mencapai tujuan bersama Hingga saat ini, seluruh pemang- dari kebutuhan akan tersedianya data yaitu menyediakan data dan informa-ku kepentingan tidak dapat memung- dan informasi yang dapat didisemi- si AMPL yang lengkap, handal, sertakiri bahwa telah banyak pembelajaran nasikan dengan baik tersebut, Pokja mudah diakses oleh semua pihak.dan pencapaian yang diraih, terutama AMPL Nasional tengah mengem- Terkait dengan hal tersebut, makadalam lima tahun terakhir. Namun bangkan sebuah Pusat Informasi ber- dibutuhkan suatu pertemuan ataudemikian, disadari juga bahwa hasil skala nasional di bidang AMPL. Pusat lokakarya yang dapat mempertemu-pembangunan ini masih belum op- Informasi Nasional (PIN) AMPL kan para pemangku kepentingan da-timal dan perlu ditingkatkan. Salah ini merupakan suatu resource center lam suatu forum untuk menghasilkansatu kendala utama yang dihadapi yang mengumpulkan, mengelola, dan suatu rencana untuk pengem-dalam pembangunan AMPL selama mendiseminasikan data dan informasi bangan PIN AMPL.[Eko]ini adalah kurangnya ketersediaan yang terkait dengan Air Minum dandata dan informasi terkait sektor air Penyehatan Lingkungan di Indonesia. 7
  8. 8. Juni 2010 Sekilas PIN AMPLS ecara spesifik, tujuan pem- Selaras dengan itu, agar dapat keluaran PIN AMPL berupa doku- bentukan PIN AMPL mencapai tujuannya, peran dan fung- men data dan informasi dalam be- adalah untuk menjawab si Pusat Informasi AMPL Nasional ragam bentuk media, sosialisasi dan kebutuhan para pemang- setidaknya melakukan pengumpulan advokasi kepada para pemangku ke- ku kepentingan, para ahli, dan pengelolaan data dan informasi pentingan, t����������������������� ersedianya media penye-aktivis, akademisi, pelaku bisnis dan yang terkait dengan AMPL, kemu- barluasan informasi berupa jaringanindustri/swasta serta masyarakat luas dian menyebarluaskan informasi, te- perpustakaan yang berskala nasional,akan informasi AMPL di Indonesia, muan dan pesan penting yang terkait dan situs AMPL terpadu.sehingga diharapkan dapat ���� mem- dengan AMPL melalui kegi­ tan ko- a Sebagai tahap awal, direncanakanpercepat pencapaian pembangunan munikasi, advokasi dan relasi media struktur Pusat Informasi NasionalAMPL di Indonesia. massa lebih intensif. Adapun bentuk AMPL akan terbagi ke dalam bebera-DOK. POKJA AMPL 8
  9. 9. Bentuk keluaran PIN AMPL Juni 2010berupa dokumen datadan informasi dalam gungjawab atas segala proses terkait pakan tahap pengembangan danberagam bentuk media, pengelolaan dan pe­ gembangan sis- n kemitraan. PIN AMPL berkonsen-sosialisasi dan advokasi tem informasi dan komunikasi Pokja trasi pada kegiatan pengembangankepada para pemangku AMPL. Ruang lingkup kegiatan divisi kemitraan dengan pihak lain, khusus-kepentingan. ini secara spesifik adalah melakukan nya dengan pihak swasta dan media kegiatan pengelolaan data dan infor- massa; (d) Fase IV (Januari 2013 – masi yang dimiliki untuk situs, dan Desember 2013), yang merupakanpa divisi yaitu (i) Divisi Perpustakaan, melakukan pemeliharaan peralatan tahap penguatan. Kegiatannya padayang bertanggungjawab atas segala pendukung kegiatan pengelolaan data penguatan sarana dan prasarana de­proses terkait pengembangan dan dan informasi. ngan mengembangkan inovasi-inovasipengelolaan pustaka terkait AMPL Road map PIN AMPL dalam terbaru (seperti penyediaan media ko-di Indonesia. Ruang lingkup kegiatan bentuk yang sederhana telah disepa- munikasi dalam dua bahasa/bilingual,divisi ini secara spesifik adalah me­ kati paling tidak sampai tahun 2013, kemitraan dengan pihak asing).ngembangkan dan mengelola koleksi yaitu dalam bentuk penetapan empat Disadari bersama bahwa keber-pustaka AMPL melalui Perpustakaan fase pengembangan (a) Fase I (Janu- ������������� hasilan PIN AMPL harus dapat diu-AMPL, menyebarluaskan informasi ari 2010 – Desember 2010) yang kur, dan tentunya menggunakan in-serta mengembangkan kerjasama ja-ringan perpustakaan AMPL; (ii) Divi-si Data, yang bertanggungjawab atassegala proses terkait pengelolaan datadan informasi terkait AMPL di Indo-nesia. Ruang lingkup kegiatan divisiini secara spesifik adalah membangunkoleksi data baseline, data monitor­ing dan evaluasi AMPL, melaku-kan pemetaan persebaran kegiatanpembangun­ n AMPL di Indonesia, am������������������������������������� elakukan sosialisasi terkait pengelo-laan pengetahuan melalui serangkaiankegiatan seminar/lokakarya; (iii) Di-visi Komunikasi dan Publikasi, yangbertanggungjawab atas segala prosesterkait penyebaran informasi sertakegiatan-kegiatan yang dilaksanakan DOK. POKJA AMPLoleh Pokja AMPL dalam rangka mela-kukan sosialisasi dan advokasi untuk merupakan tahap pembentukan dan dikator yang sederhana. Untuk itu,pengarus­ tamaan u (mainstreaming) persiapan. Kegiatan pada fase ini telah ditetapkan indikator kinerja PINpembangunan AMPL di Indonesia. berkonsentrasi pada pengadaan dan AMPL yaitu jumlah, intensitas danKegiatan divisi ini secara spesifik ada- penguatan sarana dan prasarana pen- kualitas pelaksanaan kegiatan yanglah melakukan upaya untuk mening- dukung untuk operasionalisasi Pusat terlaksana; jumlah kelengkapan dankatkan kepedulian masyarakat terha- Informasi AMPL Nasional; (b) Fase keragaman informasi yang tersedia;dap isu air minum dan penyehat­ n a II (Januari 2011 – Desember 2011) jumlah materi dan pesan komunikasilingkung­ n, khususnya mengenai a yang merupakan tahap peluncuran. yang disebarkan; jumlah tanggapanpentingnya perilaku hidup bersih dan Kegiatannya lebih pada kegiatan khalayak atas kegiatan, pelayanansehat, dan memperluas wilayah cakup­ yang bersifat sosialisasi dan advokasi dan akses data/informasi yang dibu-an edukasi terkait isu air minum dan kepada para pemangku kepentingan tuhkan; jumlah dukungan danpenyehatan lingkung­ n melalui kerja- a mengenai keberadaan Pusat Informasi peningkatan kerja sama antarsama dengan media massa; (iv) Divisi AMPL Nasional; (c) Fase III (Januari lembaga (OM)Teknologi Informasi, yang bertang- 2012 – Desember 2012) yang meru- 9
  10. 10. Juni 2010Lokakarya Pengembangan PIN AMPLUpaya MewujudkanPIN AMPL NasionalP emahaman tentang pen­ dian mulai terjalin kerjasama dengan PIN AMPL tidak akan mungkin da- tingnya data dan infor- beberapa perpustakaan seperti per- pat melakukan pengumpulan dan masi sebenarnya telah pustakaan kementerian, LSM, proyek pengelolaan data dan informasi yang lama berkembang di bahkan pemerintah daerah. sedemikian banyak dan masif tanpa kalangan pemangku ke- Kondisi di atas kemudian meya- bantuan pihak lain. Koordinasi danpentingan AMPL. Hal ini lah yang kinkan Pokja AMPL untuk melaksa­ kerjasama para pemangku kepen­kemudian mendorong dimulainya nakan suatu Lokakarya Pengembang­ tingan sangat diperlukan untuk men-pengumpulan dan pendiseminasian an PIN AMPL sebagai suatu upaya capai tujuan bersama yaitu menyedia-data dan informasi oleh Pokja AMPL. untuk mendapatkan masukan bagi kan data dan informasi AMPL yangAwalnya dilakukan secara sporadik pembentukan PIN AMPL Nasi­­ o­ lengkap, handal, serta mudah diaksesdan berlangsung sekitar 5 tahun, nal. Lokakarya tersebut merupakan oleh semua pihak.sebelum timbul kesadaran untuk DOK. POKJA AMPL Lokakarya berlangsung pada tang-melakukannya dalam suatu langkah gal 13 April 2010 di Jakarta yang di-yang teratur dan terukur. Pada saat itu hadiri oleh sekitar 60 peserta terdirilah kemudian muncul ide memben- dari wakil pusat data dan informasi,tuk Pusat Informasi Nasional AMPL lembaga penelitian, BPS, perguruansebagai wadah pengumpulan, peng­ tinggi, LSM, proyek, lembaga donor,olahan dan pendiseminasian data dan kementerian, serta media massa. Di-informasi AMPL. awali dengan sambutan Gary Swisher, Ide ini kemudian berkembang Team Leader WASPOLA Facility, yangsubur setelah mendapat dukungan dalam pidato selamat datangnya men-dari berbagai pihak. Dimulai dengan jelaskan mengapa WASPOLA Faci­dukungan Plan Internasional Indone- lity membantu Pokja AMPL dalamsia dalam bentuk kerjasama penerbit­ menginisiasi pengembangan PIN kean majalah anak-anak Percik Yunior, depan. Sebagai bagian dari kegiat­ n apeluncuran situs Digilib (digital li­ Direktur Permukiman dan Perumahan Bap- WASPOLA Facility khususnya da- penas, Budi Hidayat, ketika membuka acarabrary) AMPL, bahkan berkembang lokakarya. lam hal memperkuat sinergi programmenjadi dukungan dana operasional atau proyek, Pokja AMPL be­ encana rPIN AMPL nantinya. Pada saat ber- bagian dari kerja bersama antara Pok- mengembangkan information desksamaan Waspola Facility juga mem- ja AMPL, Waspola Facility, Plan In- (meja informasi) AMPL, yang di­ ebut sberikan dukungannya dalam bentuk ternational Indonesia, Jejaring AMPL sebagai Pusat Informasi Nasionalbantuan teknis dan dukungan dana dan IHE. (PIN), yang bertujuan untuk mening­operasional tiga tahun kedepan. Ke- Selain itu, diharapkan melalui katkan mekanisme Knowledge Ma­beradaan jejaring AMPL sejak tiga ta- lokakarya tersebut dapat dijalin ker- nagement antarpelaku pembangun­ n ahun lalu juga turut mendorong Pokja jasama diantara pemangku kepenting­ AMPL, melalui pengembangan ter-AMPL untuk mulai menyosialisasikan an dalam pengembangan PIN AMPL padu sistem publikasi, komunikasi,ide ini di kalangan pemangku kepen­ kedepannya. Keberadaan PIN tidak pendataan, teknologi informasi dan tingan AMPL. Sehing- akan berarti tanpa adanya dukungan perpustakaan. Terkait dengan hal ga kemu- dari para pemangku kepentingan. tersebut, untuk tujuan merancang 10
  11. 11. Juni 2010PIN sekaligus mendapatkan masukan puskom, BPS, walaupun semua tidakdari pemangku kepentingan, Pokja Data merupakan hal terkumpul, tetapi situs ini yang palingAMPL melaksanakan Lokakarya yang paling lemah di lengkap di Indonesia tentang AMPL.Pengem­ angan PIN. b AMPL. Semua orang bisa Situs AMPL rutin diakses 300 – 400 Sedangkan Budi Hidayat, Direk- melakukan hal yang orang per hari serta perpustakaantur Permukiman dan Perumahan sama tetapi tidak ada maya (digital library) dikunjungi 2.000Bappenas selaku Ketua Pokja AMPL, koordinasi. orang/hari. Ini menunjukkan bahwamenyampaikan bahwasanya dalam orang memang memerlukan data ten-kurun waktu tiga tahun terakhir, pe- tang AMPL. Situs lebih sebagai portal,mangku kepentingan sektor Air Mi- sebagai pintu masuk bagi orang lainnum dan Penyehatan Lingkungan Konsep dan Desain PIN untuk mendapatkan informasi(AMPL) telah mengupayakan adanya Menurut Oswar Mungkasa, data Maka konsep pengembangansinergi pelaksanaan pembangunan merupakan hal yang paling lemah di PIN pada dasarnya adalah mencip-AMPL di Indonesia dalam rangka AMPL. Semua orang bisa melakukan takan kumpulan dokumentasi segalamemperluas, mempercepat dan me­ hal yang sama tetapi tidak ada koor- hal terkait AMPL, diseminasi denganningkatkan pelayanan sektor AMPL. dinasi, misalnya adanya puskom di segala cara dan upaya yang dapat diUpaya sinergi tersebut, tidak saja masing-masing departemen tetapi ja- lakukan (digital library, majalah, milis,ditujukan di tingkat implementasi rang berbagi informasi. Tiap proyek newsletter online mingguan dan gerai(lapangan), namun juga pada tingkat­ ada bagian data dan informasi tetapi AMPL, facebook, forum wartawanan manajerial melalui pengkoordina- masing-masing tidak pernah ber- AMPL). Visi ke depan menjadikansian, pertukaran informasi program hubungan. Maka hal yang penting PIN sebagai sumber referensi yangatau proyek dan saling dukung (cross dilakukan adalah membuat semua akurat, lengkap, terkini dan terpercayasupport). PIN diharapkan mengini- pelaku ini bersinergi bagi khalayak luas dalam mencari ber-siasi pertukaran data dan informasi Maka tujuh tahun berselang, Pokja bagai macam informasi mengenai sek-dengan lebih optimal ke depannya AMPL memulai dengan membuat si- tor AMPL. Selengkapnya tentang PINsehingga bisa membantu memonitor- tus, membuat milis dan menerbitkan AMPL pada bagian lain edisi ini.ing dan mendorong kinerja cakupan majalah Percik dengan mulai aktiflayanan AMPL ke depan. menghubungi semua proyek, semua Pengelolaan Pengetahuan (know­ DOK. POKJA AMPL ledge management) dan media Seorang ahli dan praktisi know­ ledge management yaitu Carel Keuls dari IHE Delft, serta dua orang prak- tisi media dari tim komunikasi World Bank yaitu Abdul A. Rasyid dan Ran- dy Salim, berkesempatan memberi masukan bagi pengembangan PIN. Menurut Carel Keuls, pusat akses informasi dan pengetahuan tentang air minum dan penyehatan lingkungan, menjadi sesuatu yang penting dalam mendorong ketersediaan arus infor- masi dan mendorong semakin cepat- nya “proses pembelajaran” di bidang AMPL kepada semua pihak yang ter- libat. Kalau PIN akan menggunakan proses knowledge management, maka pengetahuan sebagai sumber utamanya. Perlu dibedakan 11
  12. 12. Juni 2010 DOK. POKJA AMPL butuhan dukungan lewat interaksi dengan kelompok sasaran (layanan berorientasi ke permintaan), men- jaga selalu konsisten, dan menghin- dari dampak serta mengintegrasikan know­edge management ke dalam pro­ l ses yang berjalan ditambah adanya ja- minan kualitas. Hal-hal penting yang harus dikerjakan adalah menetapkan kelompok sasaran dan cakupannya, dan melibatkan mereka dalam proses. Kemudian hal penting lainnya ada- lah kemampuan penguasaan ICT (penyedia layanan teknologi), ka­ ena r ICT memberikan solusi caranya dan PIN berfungsi sebagai penyedia in- formasi dan pengatur permintaan dan pasokan infiormasi yang dibu- tuhkan pengguna. Apabila PIN akanPembahas dari IHE Delft Belanda, Carel Keuls, dan tim komunikasi World Bank, Abdul A. Rasyiddan Randy Salim, memberikan masukan terhadap konsep PIN AMPL dengan dimoderatori oleh diarahkan menuju konsep pengelo-Wiwit Heris (WASPOLA Facility). laan pengetahuan maka harus diingat prinsip siklus pengetahuan yaitu bah-antara data, informasi dan pengeta- wa temukan-ciptakan, kelola, berbagihuan. Data umumnya bersifat mentah informasi, gunakan dan gunakan lagidan apa adanya. Sedangkan informasi Ciri-ciri dari PIN demikian seterusnya dalam suatu si­adalah data yang sudah diolah dan di- yang sukses antara klus yang berkelanjutan.jadikan sesuatu yang bermakna bagi lain ditentukan Bentuk layanan yang bisa dise-pengguna. Sedangkan pengetahuan oleh pemilihan dan diakan PIN antara lain (a) layananadalah kemampuan, kekuatan dan penempatan posisinya informasi yang bisa berupa deskripsikapasitas personal untuk menjalankan serta model bisnisnya proyek, laporan per tema, evalu-suatu tugas tertentu (mis. meramalkan jelas, kemampuan asi proyek, pembelajaran kumpulansuatu dampak). Komponen pengeta- mengorganisir. pengetahuan tentang AMPL (misal-huan selain informasi, juga meliputi nya informasi per tema, tanya jawab,pengalaman, keterampilan dan sikap. diskusi dan newsgroup, majalah online,Tantangannya pengetahuan diban­ bentuk pengetahuan dan kepustakaan fisik, layanan referensiding informasi yang bisa siap dibuat proses pembelajaran yang dan newsletter); (b) dukungan dandalam bentuk “stok pengetahuan” di­ ingin diatur?; (v) siapa yang akan ter- petunjuk (panduan proyek, metodegital, tetapi pengetahuan hanya dapat libat?; (vi) apa saja yang mendorong dan teknik, laporan akhir proyek,ditransfer lewat proses sosialisasi de­ pertukaran serta berbagi informasi hasil riset, kampanye dan toolkit un-ngan pendekatan dinamis, yaitu “arus tersebut?; (vii) sarana apa saja yang tuk pendidikan); (c) Layanan dalamkomunikasi” yang terus mengalir. perlu ditata?; (viii) pendekatan yang bentuk kegiatan (berupa kunjungan Mengarahkan PIN melalui proses terbaik untuk diterapkan bagi bidang lapangan, lokakarya pendalaman,pengetahuan harus melalui beberapa pengetahuan tertentu?. pasar pengetahuan, hari berbagi infor-tahapan yang ditandai dengan perta­ Berdasar dari pengalaman lapan- masi, konferensi, forum dunia mayanyaan antara lain (i) produk dan pro­ gan, ciri-ciri dari PIN yang sukses (virtual).ses kerjanya?; (ii) dampak yang ingin antara lain ditentukan oleh pemi- Abdul A. Rosyid, praktisi komu-dicapai?; (iii) bidang pengetahuan lihan dan penempatan posisinya serta nikasi dari World Bank dan mantan yang dianggap pen­ mo­ el bisnisnya jelas, kemampuan d jurnalis Metro TV mengaitkan PIN ting?; (iv) meng­ rganisir, cara menentukan ke- o dengan pendekatan media audit (pe- 12
  13. 13. Juni 2010mantauan media) untuk memahami jalin kemitraan dengan pengambilisu penting, entitas dan persepsi keputusan menjadi suatu kunci ke-publik yang sedang terjadi di bidang berhasilan untuk membangun ke- Menjalin kemitraanAMPL. Langkah penting adalah me- percayaan terhadap positioning PIN. dengan pengambilnetapkan prioritas informasi yang Kemudian bagaimana suatu pusat keputusan menjadiakan dikelola dan didistribusikan oleh informasi bukan seperti sesuatu yang suatu kunciPIN. Seperti yang pernah dilakukan angkuh, tetapi rendah hati dan mau keberhasilanoleh World Bank mengenai isu ban- berinteraksi dengan pengguna dan untuk membangunjir. Dari persepsi 32 media massa na- para pemangku kepentingannya. Per- kepercayaan terhadapsional dan lokal Jakarta, terlihat topik lu diupayakan kegiatan-kegiatan yang positioning PIN.yang negatif dari media massa menge- sifatnya komunikasi dua arah.nai banjir lebih besar daripada topik Menambahkan presentasinya,positif. Narasumber juga melakukan Keuls menyatakan bahwa mencocok- tepat mengenai konteks in-simulasi mengenai media audit un- kan kebutuhan akan informasi dan formasi yang dibutuhkantuk AMPL, yang 61% lebih bernada pasokan informasi yang ada bukan para pengguna itu, dimana informasinegatif, sedangkan isu yang banyak hal yang mudah, bahkan relatif sulit itu dapat ditemukan, dan PIN harusdiangkat adalah sektor limbah dan tetapi bisa dilakukan. Dalam PIN, melakukan koordinasi antar keduan-pengolahannya, dan persepsi publik idealnya harus jelas siapa yang akan ya. Sifat dan fungsi PIN yang utamamenunjukkan bahwa itu terkait de­ memegang peran sebagai penengah adalah sebagai penengah (broker) in-ngan kinerja pemerintah daerah dan antara orang yang membutuhkan formasi. Tidak ada jawaban yang pal-pengusaha. Untuk itu, dalam mena­ dan orang yang memiliki informasi, ing benar, karena menciptakan suatungani PIN terutama sisi komunikasi­ termasuk dapat memainkan peran se- sistem baru adalah suatu proses, yangnya, perlu upaya dalam pengembang­ bagai penengah yang akan membantu kemudian dengan sendirinya akanan materi publikasinya, pendekatan menemukan informasi yang tepat dan menjawab pertanyaan-pertanyaan itukepada stakeholder dan distribusi me- dibutuhkan. Peran PIN seharusnya sendiri.dia informasi yang tepat. juga disesuaikan dengan kebutuhan Menurut Randy Salim, tim ko- Randy Salim menambahkan da- informasi dari pemakai yang berbeda. munikasi World Bank menekankanlam pengalaman World Bank, men- PIN juga harus punya gambaran yang bahwa perubahan kinerja dimana DOK. POKJA AMPLSalah satu kelompok diskusi yang membahas mengenai PIN AMPL. 13
  14. 14. Juni 2010suatu institusi berusaha tampil lebih PIN adalah komunitas data, tidak pusat-pusat data, tapi lebih ke media-rendah diri, dan dalam hal ini World ada standar, tidak ada format, tidak si. Persoalannya, yang harus dilakukanBank menyadari bahwa dia bukan ada kualitas data tetapi bisa berkore- adalah dalam membuat PIN AMPLsatu-satunya sumber bantuan. Maka lasi dengan lembaga kompeten yang separtisipatif mungkin. Namun, jikaWorld Bank harus lebih banyak ber- ada untuk sistem validasi. Ada premi­ bersentuhan dengan birokrasi pe-gaul dengan banyak pihak. Kita tidak um service, misal untuk analisa data. merintah, mau tidak mau posisi PINmau menguasai dan menyetir suatu PIN bisa membuat profil real time in­ AMPL juga menjadi bersifat birokra-diskusi atau dialog, kita hanya salah formation (informasi profil seketika), tis dan tidak lagi independen. Untuksatu pihak yang berperan di dalam dan hal ini tentu akan itu, dipikirkan kembali bagaimanaproses ini. Maka mengapa dari sistem menarik pengguna. posisi PIN yang paling enak.informasi terpusat kemudian dikem- Selain itu, Keuls juga menekankanbangkan menjadi sistem informasi bahwa dari sudut pandang knowledgeyang terdistribusi ke pihak-pihak mi- management, PIN harus mengerti dantra lain dari World Bank yaitu univer- menyadari siapa dan informasi apasitas-universitas. Pada dasarnya konsep yang dibutuhkan. PIN bisa mem- Keuls menambahkan bahwa ter- PIN AMPL ini memang fasilitasi kegiatan pertemuan untukdapat perbedaan mengenai apa yang tidak mulai dari nol, sosialisasi dan pengumpulan penge-anda baca atau tersedia di media de­ tetapi mengembangkan tahuan. Tentunya hal tersebut tidakngan data riset. Akses untuk menda­ sumber daya yang mudah dilakukan, oleh karena itu,patkan data faktual mengenai apa telah ada. pertukaran informasi dengan sumber-yang mengakibatkan terjadinya suatu sumber perlu dilakukan secara rutinsituasi tidak dapat anda dapatkan be- dan berkelanjutan.gitu saja dari media. Untuk memecah- Kesimpulan Untuk dapat segera menjalankankan masalah tersebut, anda perlu tahu Pada dasarnya konsep fungsi-fungsinya, terdapat dua haldarimana anda harus mulai. Mungkin PIN AMPL ini memang yang perlu segera ditindaklanjuti, yak-PIN dapat memainkan peran untuk tidak mulai dari nol, tetapi mengem- ni membentuk tim kecil dan segeramenjadi semacam penyimpan data bangkan sumber daya yang telah ada. melakukan kajian terhadap kebutuh­dan info yang independen. Hal lain Meski demikian, gagasan ini perlu an target sasaran. Forum kemudianyang cukup penting adalah upaya diungkapkan untuk menggalang ke­ menyepakati beberapa hal:bagaimana kita mendidik para war- terlibatan dan partisipasi banyak 1. Membentuk tim kecil untuk me­tawan untuk menulis dengan tepat pihak dalam pengelolaannya. Pelibat­ ru­ uskan konsep PIN yang ber­ mmengenai masalah-masalah air bersih an para pemangku kepenting­ n da-a anggotakan dari perwakilan pe-dan sanitasi, misalnya. pat dilakukan dengan menyiner­ ikang serta diskusi dari masing-masing Peran kunci PIN adalah seba- sumber daya yang telah me­ eka miliki. r kelompok, yaitu dari Rositayantigai sumber sekaligus saluran, berarti Selain itu, perlu dilakukan pula kajian Hadisoebroto (Universitas Tri-PIN tidak bermaksud membuat se- terhadap kebu­ uhan target sasaran, t sakti), Erita Christiani (CKNET-suatu yang baru, tetapi lebih sebagai se­ ingga pengembangan PIN AMPL h Ina), Edward (Puskom PU), Naldisemacam portal informasi. Menurut ini sesuai dengan apa yang dibutuh- (Litbang Depdagri), Alwis Rustampendapat Nugroho Tri Utomo (Bap- kan oleh publik. (USDP), dan Dini Haryati (Sekre-penas), pertemuan ini diselenggara- Terkait dengan pendanaan, untuk tariat Pokja AMPL);kan untuk melakukan positioning un- lima tahun ke depan, PIN AMPL ini 2. Untuk ke depannya, yang perlu di-tuk PIN, karena tidak perlu menjadi akan didukung oleh WASPOLA Faci­ lakukan adalah penjajakan denganformal dan frontal dengan institusi lity. Untuk itu, perlu dipikirkan secara target sasaran PIN untuk melihatdengan fungsi serupa yang sudah ada. matang mengenai pengorganisasian kebutuhan (knowing demand), misalKalau ada pertanyaan posisi­ ya dima- n dan pengelolaannya, agar PIN AMPL melalui kuesioner ke daerah-daerah.na, pusat informasi modern sekarang ini bisa bersifat independen. Dengan demikian nantinya akansudah punya ciri-ciri yang lebih inde- Seperti yang telah ditekankan terlihat kebutuhan yang belum ter- penden. sebelumnya, peran PIN AMPL nanti- layani oleh layanan informasi AMPL nya tidak akan menggantikan posisi yang telah ada saat ini. 14
  15. 15. ISTIMEWA Juni 2010 Sejarah Panjang IRC: Belajar Dari Portal Kelas DuniaJ ika kita mengunjungi situs baik penduduk miskin, di negara Sejarah Panjang Empat Dekade International Reference Cen- berkembang untuk mendapatkan air, Perjalanan panjang IRC secara ter (IRC) International Water dan sanitasi. umum dapat dibagi dalam empat and Sanitation Centre, segera Saat ini IRC dikelola oleh 61 pe- dekade dengan fokusnya masing- terbaca motto mereka yaitu gawai yang berasal dari beragam ke- masing yaitu (i) 1968-1979 terutama menjembatani kesenjangan pe­ bangsaan, bidang keilmuan terkait air pada pengembangan teknologi; (ii)ngetahuan dan belajar bersama mitra dan sanitasi, termasuk sains, teknolo- 1980-1990 berubah orientasi men-tentang air, sanitasi dan higinitas ber- gi informasi, sosiologi, anthropologi, jadi partisipasi masyarakat; (iii) 1990-biaya rendah di negara berkembang. ekonomi, dan publisistik. Sebagian 2000 berubah menjadi pengelolaanSangat kental nuansa pengelolaan besar pegawai bekerja sebagai fasili- air minum perdesaan oleh komunitas,pengetahuan (knowledge manage­ tator, IRC telah menjalin kemitraan dan perhatian terhadap sanitasi mulaiment). Upaya ini dimulai sejak 1968 dengan beragam jaringan interna- muncul; (iv) 2000-2008 berkembangketika IRC terbentuk, dan tetap kon- sional. menjadi pendekatan terpadu air, sani-sisten sampai saat ini. IRC telah menjadi yayasan oto- tasi dan higinitas dengan fokus lebih IRC dibentuk oleh World Health nom sejak tahun 2006, mengakhiri pada keberlanjutan dan penguranganOrganization (WHO) dan pemerin- keterikatan dengan pemerintah Be- kemiskinan.tah Belanda sebagai salah satu pusat landa. Untuk itu, badan pengawas Pada dekade pertama (1968-kerjasama WHO. Sejak terbentuknya, dibentuk sebagai badan pengelola 1979), pekerjaan masih berupa pen-IRC International Water and Sanita­ tertinggi, dengan dewan direktur ber- dokumentasian dan baru pada akhirtion Centre telah banyak memfasilitasi tugas sebagai pengelola operasional. dekade pertama lah dimulainya kemi-kegiatan pembelajaran, promosi, dan Lingkup kerja IRC mencakup ber- traan dengan lembaga lain. Jum-pemanfaatan pengetahuan sehingga bagi pengetahuan, diseminasi berbiaya lah pegawai berkembang daripemerintah, professional, dan organ- rendah, dan fasilitasi pusat informasi hanya dua menjadi 17isasi dapat mendukung secara lebih di negara berkembang. pegawai. 15
  16. 16. Juni 2010Walaupun demikian beberapa tong- Terkait dengan Indonesia, pada memiliki 16.000 dokumen teks leng-gak penting telah berhasil dicanang­ saat ini IRC sedang menjalin kemi- kap siap pakai. Keberadaan IRCDOCkan diantaranya IRC newsletter di- traan dengan SIMAVI dalam mem- bermanfaat untuk meningkatkan pe-luncurkan (1970). Pada dekade beri- bantu pemantauan dan pendoku- luang berhubungan dengan organisasikutnya (1980-1990), pekerjaan tidak mentasian kemajuan program higini- lain, meningkatkan aksesibilitas mela-lagi sekedar pendokumentasian tetapi tas, air dan sanitasi di 9 kabupaten di lui mesin pencari Google, meningkat-juga telah merambah publikasi dan Indonesia Timur. kan nilai tambah dari informasi IRC.pelatihan. Salah satu publikasi yang Untuk informasi lebih lanjut tentanglaris adalah buku Small Produk layanan perpustakaan digital atau in-Communities Water IRC menyedia- formasi lainnya, silakan hubungi li-Supply (1981). Selain kan berita pemba­ brary@irc.nlitu, berhasil diter- ngunan dan kegiatan IRCDOC diperbarui setiap haribitkan Intermediate di bidang air dan dan menyediakan sekitar 16.000 ref-Thesaurus on Commu­nity Water Supply and CD sanitasi. Selain itu, juga menawarkan erensi dokumen termasuk buku, 5.500 laporan, 2.900 jurnal 2.100Sanitation for Develop­ akses bagi masyarakat artikel dan makalah konferensi, 660ing Countries (1983), umum terhadap in- manual pelatihan.yang diikuti INTER­ formasi dan perang-WATER Thesaurus for Community kat interaktif, termasuk layanan tanya InterWATER ThesaurusWater Supply and Sanitation, (1987) jawab. The Tesaurus InterWATER da-dalam beberapa bahasa. Pelatihan Sejumlah produk IRC sebagai pat digunakan untuk informasijuga telah dimulai pertama kali pada sebuah pusat informasi diantaranya: pengindeksan; untuk mencari atautahun 1986. mengambil informasi; dan sebagai Kemitraan lokal dan internasional Publikasi penterjemahdimulai pada dekade ketiga (1990- Selama bertahun-tahun IRC2000). Sepanjang tahun 1991-1997, menerbitkan lebih dari 100 buku, InterWATER organisasiIRC mengelola kelompok kerja In­ pamflet dan makalah. Keseluruhannya InterWATER menawarkan in-formation Management, sebagaimana tersedia secara on line. formasi tentang lebih dari 650 orga­kelompok kerja internasional Informa­ nisasi dan jaringan dalam penyediaantion, Education and Communication Digilib air dan sanitasi yang berhubungan(IEC) dari WSSCC, yang mengem- Para pengelola IRC menyadari dengan negara-negara berkembang.bangkan beragam perangkat komu- dalam proses transformasi dimasa de- Setiap organisasi memiliki gambarannikasi dan advokasi. Sementara sejak pan, perpustakaan akan menjadi per- singkat, rincian kontak, e-mail dan1998, berita elektronik Source Water pustakaan digital sepenuhnya. Dalam alamat situs Web, dan situs terkaitand Sanitation News diterbitkan. kasus tidak tersedia file elektronik, yang berlaku. Pada dekade terakhir (2000-2008) disediakan alamat email yang dapatpengelolaan sumber daya air telah dihubungi. Jasa konsultasi dan pelatihanbergeser dari tingkat masyarakat men- Transformasi ke dalam perpusta- Bentuk layanan berupa dukunganjadi tingkat pemerintah daerah. Selain kaan digital telah dimulai tahun lalu. teknis IRC dalam pengembangan,itu, sejak 2007, IRC menjadi institusi Berbagai promosi dan pemanfaatan perumusan, penilaian dan evaluasiotonom dan beralih ke pasar untuk pengetahuan dan informasi telah di- program, berpotensi dikombinasikanmemperoleh dana. Pencapaian utama fasilitasi oleh IRC sejak berdirinya dengan berbagai kegiatan pengem-adalah pada periode 2001-2007 ber- pada tahun 1968. Pada tahun 1984 bangan kapasitas.hasil mendapatkan kontrak pengelo- mulai dibuat untuk katalog perpusta-laan WELL Resource Centre Network kaan digital, dan pada 2001 katalog Layanan Perpustakaanon water, sanitation and environmen­ ini dapat diakses di Internet. IRC menyediakan berbagai layan-tal bekerja sama dengan 8 negara Perpustakaan digital IRCDOC an informasi dan dokumentasi yang berkembang. (perpustakaan digital IRC) merupa- berkaitan dengan air dan sanitasi di kan ujung tombak layanan IRC, yang negara-negara berkembang. 16
  17. 17. Juni 2010 Produk PIN AMPL1. Situs atau Portal AMPL. Situs AMPL yang berala- masyarakat mengenai program WES UNICEF mat di http://www.ampl.or.id ini berisikan berba- yang mencakup 31 kabupaten/kota di Indone- gai macam informasi terbaru yang terkait dengan sia Timur. Situs ini beralamat di http://www. masalah air minum dan wes-riunicef.org penyehatan lingkungan yang akan diperbaha- d. Situs STBM. Salah satu program andalan rui setiap hari layaknya pemerintah dalam rangka mencapai target situs kantor berita MDGs dan RPJMN adalah Sanitasi Total Berba- atau harian. Situs ini sis Masyarakat (STBM). Program ini bertujuan berfungsi sebagai situs untuk meningkatkan kondisi sanitasi dengan induk bagi situs lainnya menjadikan masyarakat sebagai subyek. Situs yang dikelola oleh Pokja STBM dimaksudkan sebagai sumber informasi AMPL yaitu: terkini tentang STBM. Alamat situs di http:// www.stbm-indonesia.org a. Digital Library (http://www.digilib-ampl.net). Merupakan portal bahan pustaka yang ber- e. Situs AMPL Yunior. Disadari sepenuhnya bahwa fungsi sebagai sumber data dan informasi yang pembangunan AMPL tidak hanya menyangkut handal bagi pemangku kepentingan AMPL. aspek fisik tetapi juga aspek perubahan peri- Tersedia beragam bentuk informasi mulai dari laku. Perubahan perilaku itu sendiri sebaiknya kliping, makalah, buku, disertasi, karya ilmiah dimulai sejak dini. Situs dan lainnya yang terkemas secara elektronik. ini dimaksudkan seba- Kelebihan dari situs ini adalah bahwa informasi gai sumber informasi yang tersaji merupakan gabungan lebih dari 20 bagi anak-anak maupun perpustakaan di Indonesia yang pemangku kepenting­ membentuk jejaring pustaka an yang berhubungan AMPL. dengan program AMPL. http://yunior.ampl.or.id b. Situs jejaring AMPL. Situs jeja­ ring AMPL merupakan e. Situs Pokja AMPL sebuah situs yang daerah. Saat ini telah dibuat guna memfa­ terbentuk sekitar ham- silitasi sejumlah pir 200 Pokja AMPL kabupaten/ arus informasi yang kota maupun propinsi. Pokja diperuntukkan bagi AMPL nasional memandang sejumlah stakeholders perlu untuk mewadahi data dan atau pemangku kepen­ informasi terkait seluruh kegi­ tingan dalam bidang atan Pokja AMPL daerah. De­ AMPL. Situs jejaring ngan demikian, terjadi proses AMPL ini beralamat di pertukaran pengalam­ n a http://www.jejaring- diantara Pokja AMPL ampl.org daerah maupun dengan pemangku kepentingan c. Situs WES UNICEF. Situs Water Environ- lainnya. http://dae­ ment and Sanitation UNICEF merupakan rah.ampl.or.id situs yang dibuat atas prakarsa Pokja AMPL bekerjasama dengan WES-UNICEF untuk memberikan informasi secara luas kepada 17
  18. 18. Juni 2010 3. Kliping Bulanan. Kliping bulanan merupakan kumpulan berita maupun artikel yang berasal dari media cetak dan internet yang terkait dengan masalah AMPL. Pencarian materi kliping dilaku- kan setiap hari melalui beberapa situs surat kabar terkemuka, maupun dengan berlangganan informasi dari kantor berita nasional. Klipingnya sendiri ditaruh di milis AMPL setiap hari. 4. Paket Informasi dalam CD. Beberapa paket infor- masi dikemas dalam bentuk CD seperti Percik, data, regulasi, kliping, newsletter, panduan yang disampaikan secara regular. 5. News Letter. Newsletter diterbitkan dalam dua versi yaitu cetak (bulanan) dan on line (ming- guan). Versi cetak berisikan seluruh kegiatan terkait AMPL baik yang dilakukan oleh Pokja AMPl maupun pemangku kepentingan lainnya. Semen- tara versi on line berisikan data dan informasi yang disajikan melalui situs-situs Pokja AMPL setiap minggu. News Letter ini dikirimkan melalui email kepada para anggota milis AMPL secara regular. Disamping dikemas dalam bentuk barang cetakan news letter AMPL juga di dikemas dalam2. Majalah. Pada saat ini Pokja AMPL telah mener- bentuk elektronik yang terintegrasi dengan situs bitkan dua majalah yaitu Percik dan Percik Yunior. AMPL atau di http://www.ampl.or.id/newsletter+- - Majalah Percik merupakan majalah yang diter- bitkan oleh Pokja AMPL setiap tiga bulan sekali 6. Katalog Pustaka AMPL. Pokja AMPL memiliki se- secara teratur. Majalah yang telah hadir sejak jumlah koleksi pustaka baik dalam bentuk buku, tahun 2003 ini merupakan media yang sangat artikel maupun makalah yang berkaitan dengan efektif yang dapat dipergunakan oleh Pokja masalah AMPL. Melalui katalog pustaka ini tiap AMPL dalam bertukar informasi, pengalaman orang dapat memperoleh informasi mengenai antarpemangku kepenting­ n di bidang AMPL. a buku-buku yang dibutuhkan secara lebih mudah. Majalah ini dicetak dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, dengan 7. Buku. Beberapa buku telah diterbitkan baik oleh oplah mencapai 7.500 eksemplar. Selain itu, Pokja AMPL sendiri maupun bekerjasama de­ juga diterbitkan edisi khusus dengan tema ter- ngan pemangku kepentingan antara lain; Sampah tentu yang merupakan hasil kerjasama dengan Jadikan Kawan, Kumpulan Regulasi Terkait AMPL, pemangku kepenting­ n. Sampai saat ini telah a Katalog Website, Pembelajaran Pembangunan diterbitkan 3 edisi khusus, dan dalam waktu AMPL di Indonesia, Buku Data Pembangunan dekat akan terbit 4 edisi khusus lainnya. AMPL Nasional, Saatnya Masyarakat Berkawan - Majalah Percik Yunior, merupakan hasil ker- [eko] jasama dengan Plan International Indonesia dan diterbitkan 4 kali setahun. Sampai saat ini telah mencapai 15 edisi, dengan oplah 17.500 eksemplar. 18
  19. 19. Wawancara Juni 2010 Budi Hidayat, Direktur Permukiman dan Perumahan Bappenas “Saya harap PIN dapat menjadi portal dan basis data informasi AMPL”S ebagaimana diketahui bahwa pengembangan run lima terakhir, banyak sekali pembelajaran maupun PIN AMPL diinisiasi oleh Pokja AMPL sejak be- pencapaian pembangunan AMPL yang harusnya terdo- berapa tahun yang lalu. Terkait dengan itu, Percik kumentasikan dan terinformasikan dengan baik kepadaberkesempatan mewawancarai Budi Hidayat dalam ka- masyarakat dan pemangku kepentingan, sehingga isupasitasnya sebagai Ketua Pokja AMPL berkenaan dengan AMPL dapat menjadi salah satu isu utama dalam kontekskeberadaan PIN AMPL. pembangunan nasional. Pertanyaan: Pertanyaan: Apa yang bisa dimaknai dari Pembangunan AMPL Apa tantangan terbesar dalam pembangunan AMPLdalam kurun waktu lima tahun ini? hingga saat ini? Jawaban: Jawaban: Pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan Salah satu tantangan terbesar dalam penanganantelah berlangsung cukup lama. Telah banyak pembela- AMPL di Indonesia terutama terkait sanitasi yaitu mer-jaran dan pencapaian yang diraih, terutama dalam lima ubah pemahaman dan perilaku masyarakat tentang sani-tahun terakhir. Namun demikian, disadari juga bahwa tasi. Penanganan sanitasi antara lain dengan melakukanhasil pembangunan ini masih belum optimal dan perlu edukasi dan sosialisasi kepada generasi muda. Kami akanditingkatkan. Salah satu kendala utama yang dihadapi terus melakukan edukasi dan sosialisasi sanitasi kepadadalam pembangunan AMPL selama ini adalah kurangnya anak-anak berumur 15 tahun ke bawah untuk merubahketersediaan data dan informasi terkait sektor cara pikir dan perilakunya.air minum dan penyehatan lingkungan Selain generasi muda, sasaran edukasi sanitasiyang lengkap dan handal. Kita semua lainnya ialah kaum perempuan terutama para ibu,menyadari bahwa dalam pelaksanaan hal tersebut terkait perilaku para ibu yang senangpembangunan, ketersediaan data dan bercerita kepada keluarga, sehingga bila sang ibuinformasi yang handal, akurat, lengkap telah mendapatkan pengetahuan yang baik ten-serta gampang untuk diakses merupa- tang sanitasi maka akan ditularkan kepada anakkan suatu hal yang mutlak diperlukan. dan suaminya. Selain itu, terutama dalam ku- Pentingnya perubahan pemahaman dan pe- rilaku masyarakat ini sangat penting. Dicontohkan program pemerin- tah Sanitasi oleh Masyarakat DOK. POKJA AMPL 19
  20. 20. Juni 2010(Sanimas) di pedesaan. Program tersebut dinilai berhasil mendapatkan masukan dari para pemangku kepentinganmeningkatkan penggunaan sarana sanitasi dasar seperti tentang pengembangan PIN sebagai suatu knowledgejamban oleh masyarakat desa. Demikian juga dengan management dan resource center, khususnya dalam aspekprogram Strategi Sanitasi Kota (SSK) yang dikembangkan komunikasi, pendataan, teknologi informasi dan perpus-di 330 Kabupaten atau Kota. takaan. Dengan pendekatan yang intensif kepada masyarakat Pertanyaan:maka terbukti terjadi perubahan pemikiran dan tingkah Bagaimana peran pemerintah dalam PIN AMPLlaku. Seperti kejadian satu desa dimana awalnya peng- nantinya?gunaan jamban hanya 30 persen dengan edukasi secara Jawaban:menerus jumlah tersebut menjadi 100 persen dalam ku- Tentu saja pemerintah hanya memberi ruang dan jugarun waktu 29 – 90 hari. akan terus berupaya menjadi katalisator serta berposisi Pertanyaan: mendorong masyarakat dan pemangku kepentingan agar Terkait dengan rencana pembentukan program pembangunan AMPL menjadi lebih baik.PIN AMPL, apa yang menjadi dasar ? Karena itu, untuk mewujudkan PIN AMPL ini perlu Jawaban: pendiseminasian informasi secara mas- Berangkat dari kebutuhan akan terse- sif dan berkelanjutan dalam rangkadianya data dan informasi yang dapat di- Mewujudkan PIN pengarusutamaan pembangunandiseminasikan dengan baik tersebut, Pokja AMPL ini perlu AMPL. Dengan visi yang jelas yaituAMPL Nasional tengah mengembangkan pendiseminasian menjadikan PIN AMPL sebagai sum-sebuah Pusat Informasi berskala nasional di informasi secara ber referensi yang akurat, lengkap,bidang AMPL. Pusat Informasi Nasional massif dan terkini dan terpercaya bagi khalayak(PIN) AMPL ini nantinya saya harapkan berkelanjutan. luas dalam mencari berbagai macammerupakan suatu resource center yang me­ informasi mengenai sektor AMPL. Visingumpulkan, mengelola, dan mendiseminasikan data dan ini diharapkan menjadi komitmen bersamainformasi yang terkait dengan Air Minum dan Penyehatan seluruh pemangku kepentingan AMPLLingkungan di Indonesia. Diharapkan keberadaan PIN agar tujuan pengarusutamaan pembangun­AMPL ini akan membantu para pemangku kepentingan an AMPL tercapai.dalam mendapatkan data dan informasi terkait. Sedangkan misi dibentuknya PIN AMPL adalah Satu hal yang harus ditegaskan, keberadaan PIN tidak melakukan pengumpulan dan pengelolaan bahan pustaka,akan berarti tanpa adanya dukungan dari para pemangku melakukan pengumpulan, pengelolaan dan penyajian datakepentingan. Hampir tidak mungkin bila PIN AMPL AMPL, melakukan pendiseminasian informasi melaluisendirian melakukan pengumpulan dan pengelolaan data kegiatan-kegiatan komunikasi maupun dengan mengguna-dan informasi yang sedemikian banyak dan masif. Un- kan media komunikasi dalam bented maupun digital.tuk itulah, guna mewujudkan PIN AMPL sebagai pusat Sedangkan tujuannya adalah terbangunnya sisteminformasi berskala nasional di bidang AMPL, dukungan informasi yang dapat diolah lebih lanjut untuk menjadipara pemangku kepentingan sangat diharapkan. Koordi- pembelajaran dan pengetahuan (knowledge management)nasi dan kerjasama antara pusat data, informasi, dan ko- sehingga pengarusutamaan pembangunan AMPL terca-munikasi dari berbagai lembaga terkait sangat diperlukan pai. Selain itu, dengan PIN AMPL ini akan semakin ter-untuk mencapai tujuan bersama yaitu menyediakan data jawabnya kebutuhan para pemangku kepentingan, paradan informasi AMPL yang lengkap, handal, serta mudah ahli, aktivis, akademisi, pelaku bisnis dan industri ataudiakses oleh semua pihak. swasta serta masyarakat luas tentang apa dan bagaimana Pertanyaan: mengelola AMPL yang tepat. Bagaimana keterlibatan para pemangku kepentingan Peran dan fungsi PIN nantinya antara lain melakukanlain di PIN AMPL nantinya? pengumpulan dan pengelolaan data dan informasi yang Jawaban: terkait dengan AMPL, menyediakan kebutuhan data dan Saya harapkan setelah lokakarya yang lalu terben- informasi yang terkait dengan AMPL, menyebarluaskantuk konsep PIN AMPL yang telah disepakati oleh para informasi, temuan dan pesan penting yang terkait dengan pemangku kepentingan AMPL dan ka- AMPL melalui kegiatan komunikasi, advokasi dan relasi langan luas, sekaligus untuk media massa lebih intensif. 20

×