Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Agustus 2006. Tema Membendung Sampah Bandung
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Agustus 2006. Tema Membendung Sampah Bandung

on

  • 1,195 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,195
Views on SlideShare
1,195
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
14
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Agustus 2006. Tema Membendung Sampah Bandung Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PERCIK Edisi Agustus 2006. Tema Membendung Sampah Bandung Document Transcript

    • Media Informasi Air Minum Dari Redaksi 1 dan Penyehatan Lingkungan Suara Anda 2 Diterbitkan oleh: Kelompok Kerja Air Minum Laporan Utama dan Penyehatan Lingkungan Membendung Sampah Bandung 3 (Pokja AMPL) Pengurangan Sampah di Sumber 7 Penasihat/Pelindung: Direktur Jenderal Cipta Karya Pilihan Konsep Penanganan Sampah Kota Bandung 8 DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM Walikota Bandung: Tak Bisa Lagi Cara Tradisional 9 Penanggung Jawab: Pembelajaran Darurat Sampah Bandung 12 Direktur Permukiman dan Perumahan, BAPPENAS Wawancara Direktur Penyehatan Air dan Sanitasi, Direktur Pengairan dan Irigasi Bappenas: DEPKES Direktur Pengembangan Air Minum, Jawa Butuh Storage-storage Baru 15 Dep. Pekerjaan Umum Direktur Pengembangan Penyehatan Inovasi Lingkungan Permukiman, Filter Penjernih Segala Jenis Air 19 Dep. Pekerjaan Umum Direktur Bina Sumber Daya Alam dan Peraturan Teknologi Tepat Guna, DEPDAGRI Direktur Penataan Ruang dan PP No. 16 Tahun 2005 21 Lingkungan Hidup, DEPDAGRI Teropong Pemimpin Redaksi: PDAM Sragen, Perpaduan Komitmen dan Manajemen 22 Oswar Mungkasa Bupati Sragen: PDAM Harus Profesional 24 Dewan Redaksi: Supriyanto, Johan Susmono, Klinik IATPI 25 Indar Parawansa, Bambang Purwanto Kisah Redaktur Pelaksana: Srikandi-srikandi Jamban 27 Maraita Listyasari, Rewang Budiyana, Rheidda Pramudhy, Joko Wartono, Abstrak 29 Essy Asiah, Mujiyanto Wawasan Desain/Ilustrasi: Makna Kelembagaan AMPL Bagi Keberlanjutan Sarana 30 Rudi Kosasih Misteri Lorong Waktu Peradaban Teknologi Keairan 33 Produksi: Pembangunan dan Pemberdayaan 37 Machrudin Seputar AMPL 41 Sirkulasi/Distribusi: Agus Syuhada Seputar WASPOLA 47 Info Buku 48 Alamat Redaksi:Jl. Cianjur No. 4 Menteng, Jakarta Pusat. Info CD 49 Telp./Faks.: (021) 31904113 http://www.ampl.or.id Info Situs 50 e-mail: redaksipercik@yahoo.com Agenda 51 redaksi@ampl.or.id oswar@bappenas.go.id Pustaka AMPL 52 Redaksi menerima kiriman tulisan/artikel dari luar. Isi berkaitandengan air minum dan penyehatan lingkungan dan belum pernah dipublikasikan. Panjang naskah tak dibatasi. Majalah Percik dapat diakses di situs AMPL: http://www.ampl.or.id Sertakan identitas diri. Redaksi berhak mengeditnya. Silahkan kirim ke alamat di atas.
    • D A R I R E DA K S IT anpa terasa, tiga tahun tah propinsi dan pusat pun ha- sudah kami hadir di ruang rus turun tangan. Oleh karena baca Anda. Tepat Agustus itu, ini merupakan pelajaran2003, kami terbit perdana. Waktu berharga bagi kota-kota lain diitu Percik hanya 24 halaman hitam Indonesia. Jangan sampai musi-putih. Rubriknya pun sedikit. Tata bah serupa terjadi. Sayang, keti-letak masih sederhana. Peredar- ka tulisan ini disusun, musibahannya pun terbatas. Percik saat sampah terjadi di Bantar Ge-itu hanya dicetak 500 eksemplar. bang, Bekasi.Sangat terbatas. Mungkin Anda Di rubrik Inovasi, kami me-yang ada di daerah tak kenal seper- nampilkan sebuah temuan yangti apa Percik edisi awal. dilakukan oleh seorang kakek di Kini Percik telah 14 kali terbit. Bandung. Filter air ini mampuBerbagai pembenahan terjadi di menjernihkan berbagai jenis air.sana-sini, termasuk pengayaan ru- Bukan tidak mungkin ini bisabrik, penambahan warna halaman, dikembangkan untuk mengatasidan perbaikan tata letak. Percik masalah air di Indonesia. Ditelah menjangkau seluruh kabu- rubrik Teropong, kita akan meli-paten/kota di tanah air, termasuk hat model terobosan baru pena-kalangan LSM, perguruan tinggi, nganan PDAM. Terobosan itudan kedutaan asing, serta sebagian dilakukan oleh Pemda Kab.masyarakat. Di jajaran stakeholder Sragen, pemda yang kita kenalair minum dan penyehatan ling- masih bersifat sementara. Tarik memiliki banyak terobosankungan sepertinya Percik telah men- menarik antar kepentingan ada di dalam administrasi pemerintahan.dapat tempat tersendiri. Tujuan sana. Apalagi semua orang tahu ada Sedangkan di rubrik Kisah, kamipenerbitan Percik sebagai sarana dana sangat besar untuk menyele- menampilkan sosok-sosok pejuanginformasi dan komunikasi stake- saikan masalah ini. Biasanya ada gula jamban dari berbagai daerah. Berkatholder AMPL tampaknya sudah ter- pasti ada semut. peran ibu-ibu inilah, program bebaswujud. Pembelajaran dari kasus sampah buang air besar sembarangan di Kendati begitu, bukan berarti Bandung ini adalah betapa kita masih wilayah mereka masing-masing suk-kami telah puas. Kami akan terus belum memberikan kepedulian yang ses. Kini mereka menjadi contohmengadakan perbaikan. Rencananya cukup terhadap kebersihan, khusus- betapa masyarakat yang berdaya danmulai edisi depan, kami akan mener- nya sampah. Kita masih lebih mem- diberdayakan akan mampu men-bitkan Percik Yunior. Sisipan ini prioritaskan sektor-sektor lain. Pa- dorong dan memicu proses pemba-berisi informasi mengenai AMPL dahal kebersihan memberi dampak ngunan, kendati mereka sendiri punkhusus bagi kalangan anak-anak. yang signifikan bagi kesehatan dan tak mendapat imbalan.Kami berharap anak-anak pun bisa keindahan. Pengabaian terhadap Tak kalah menariknya, kami me-mulai peduli dengan masalah AMPL. TPA, misalnya, terbukti menimbul- wawancarai Direktur Irigasi danSeperti apa Percik Yunior ini, tunggu kan korban jiwa. Sampah yang tak Pengairan Bappenas berkenaan de-kehadirannya. terbuang terbukti meresahkan warga ngan kekeringan yang melanda seba- Di edisi ulang tahun ini, kami dan merusak keindahan kota. Pe- gian wilayah Indonesia saat ini. Ter-menampilkan tema utama mengenai nanganan sampah ternyata bukan hal nyata persoalan manajemen air men-sampah Kota Bandung. Menurut yang mudah. Butuh kerja sama antar- jadi salah satu sebab kejadian terse-kami, ini adalah topik yang masih wilayah atau antardaerah. Musibah but, selain masalah alam dan ling-cukup menarik. Hingga kini per- sampah Bandung menunjukkan kungan. Akhirnya semoga Anda bisasoalan persampahan di kota tersebut pemerintah kota saja tak cukup mam- mengambil banyak manfaat daribelum tuntas. Penyelesaian yang ada pu menanganinya. Bahkan pemerin- Percik edisi ini. Wassalam. Percik Agustus 2006 1
    • S U A R A A N DA KARIKATUR:RUDI KOSASIH Hadits CLTS PERCIKARTUN Pada tanggal 16-20 Mei 2006 adapelatihan CLTS yang melibatkan tigakabupaten di Pulau Lombok (Lotim,Loteng & Lobar). Masing-masing kabu-paten ada tiga desa yang akan menjaditempat uji coba lapangan. Khusus untuk Kab. Lombok Timur,pelatihan CLTS dilaksanakan pada 16-18 Mei 2006, bertempat Hotel Meliwis,Jl. Labuhan Haji - Lombok Timur. Padasaat RTL di kelas (hari terakhir tanggal18 Mei 2006), hadir beberapa orangdari tiga desa lokasi uji coba, yaitu Desa Ada hal yang cukup menarik juga larut malam. (Saat ini hampir selama 24Sikur, Kerongkong, dan Teros. dari salah seorang peserta perempuan jam). Peserta sangat terkesima/termoti- dari Desa Teros yaitu Ibu Murni (Kader 2. Bau tak sedap tercium dari salahvasi oleh salah seorang peserta dari Posyandu sekaligus berperan sebagai satu atau kedua tempat tersebut.Desa Sikur yaitu Ustadz Mohamad koordinator kesehatan masyarakat/pro-Saleh (Kadus Segire/Binong) yang mosi kesehatan TKM Desa Taros). Dia Sehubungan dengan hal itu, kamimenyampaikan hadits riwayat Muslim memberikan informasi bahwa dirinya mohon kiranya Kelompok Kerja Airdan Abu Daud, yang terkait dengan cukup terpicu untuk segera membuat Minum dan Penyehatan LingkunganCLTS, yaitu sangat dilaknat jika ham- jamban walaupun harus dengan meng- (Pokja AMPL) dapat memeriksa standarbah Allah membuang hajat/kotoran gali sendiri, tanpa menunggu bantuan kelayakan dari pabrik/pengolahan karetdijalan dan di tempat manusia berte- suami, karena dia memiliki prinsip dan peternakan babi tersebut, apakahduh. bahwa jika mau memotivasi orang lain, sudah sesuai dengan aturan yang Adapun arti dari hadits tersebut harus dimulai dari sendiri dan harus berlaku baik dari sisi standar kebisinganyaitu: bisa menjadi contoh bukan hanya bisa dan bau yang dapat diterima oleh 1. "Takutlah akan dua hal yang men- sekedar pemberi contoh bagi orang lain. manusia, maupun dari sisi dampak datangkan laknat", Para sahabat lingkungan (AMDAL). Kami khawatir bertanya : Sugito, kejadian ini akan berdampak kepada "Apakah dua hal yang mendatang- Lombok Timur kesehatan masyarakat khususnya kelu- kan laknat itu, wahai Rasullullah? arga kami baik dalam jangka pendek Bersabdalah Rasullullah SAW : maupun panjang. "Ialah yang buang hajat/kotoran Suara Bising dan Sebelumnya warga telah menyampai- di jalan tempat lewat manusia Bau Tak Sedap kan permasalahan ini kepada pejabat atau buang hajat/kotoran ditem- lingkungan (RT/RW) tetapi sampai saat pat manusia berteduh" Saya mewakili warga di Vila Dago ini tidak ada tindak lanjutnya. Besar ha- (Hadits riwayat Muslim dan Abu Tol, Kelurahan Serua, Kecamatan Cipu- rapan kami Pokja AMPL dapat membantu Daud) tat, Kabupaten Tangerang, Banten ber- kami mencarikan jalan keluar. sama ini menyampaikan bahwa di tem- 2. "Barang siapa yang buang air pat kami, tepatnya di depan blok rumah A. Cholid, SIP hendaknya ditutup/dihalangi, ti- kami yang hanya dibatasi oleh aliran su- (021) 74701362 dak terbuka" ngai yang membatasi Kecamatan Ci- (Hadits riwayat Abu Daud) putat dan Serpong, terdapat pabrik Terima kasih atas perhatiannya. pengolahan karet dan peternakan babi. Surat Anda akan kami lanjutkan ke 3. "Janganlah kamu melakukan ke- Keberadaan itu memunculkan ma- pihak-pihak yang terkait langsung mudharatan terhadap dirimu dan salah yaitu: dengan wilayah di mana Anda berada orang lain" 1. Suara bising dari mesin pengolah yakni Bapedalda Kab. Tangerang. (Hadits riwayat Ibnu Majah dan karet dan mesin air untuk pengolahan Semoga permasalahan ini segera tun- Ad-Daruqutni) karet yang berlangsung dari pagi hingga tas. (Redaksi). 2 Percik Agustus 2006
    • L A P O R A N U TA M AGara-gara sampah, Bandung jadi kota terkotor di Indonesia. Beberapa langkah telah diupayakan untuk mengatasinya. Mampukah ini bisa bertahan lama? Strategi apa untuk penanganan ke depan? A ndai tidak ada tragedi Leuwigajah, 21 Februari Tanggap Darurat 2005, mungkin perhatian kita terhadap per- Berdasarkan prediksi, setiap hari warga Bandung soalan sampah tetap saja minim. Kejadian itu dan sekitarnya menghasilkan sampah sebanyak 7.500 seolah menyentakkan kita untuk melihat masalah per- meter kubik. Sejak Leuwigajah ditutup, sampah-sam- sampahan ini secara lebih serius. Ternyata kita tak pah itu untuk sementara dibuang ke TPA Jelekong, memiliki sarana pendukung baik fisik maupun non fisik Cicabe, dan Pasir Impun yang difungsikan sebagai TPA (peraturan) yang komprehensif untuk mengatasi darurat. Ini mau tidak mau harus dilakukan karena masalah persampahan baik di tingkat lokal maupun dalam kondisi seperti itu, Kota Bandung harus menjadi nasional. tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun Konferensi Tragedi sampah terbesar di Indonesia itu telah terja- Asia Afrika ke-50. di. Sebanyak 146 jiwa melayang sia-sia. Tak hanya itu, Pengoperasian kembali TPA lama ini tidak mudah. tragedi itu menyisakan persoalan baru khususnya bagi Warga di sekitar TPA, misalnya di Jelekong, tidak mau Kota Bandung dan sekitarnya. Penutupan Tempat menerima kenyataan pemfungsian kembali TPA terse- Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah menyebabkan but. Selain itu, kapasitas TPA memang terbatas. kota itu sulit membuang sampahnya. TPA Jelekong seluas 10 hektar yang dibuka kembali Selama 41 hari sampah di Kota Bandung parkir di Maret 2005, akhirnya ditutup 31 Desember 2005. tempatnya. Paris van Java ini berubah julukan menjadi Sebagai gantinya sampah dibuang ke TPA Cicabe mulai kota sampah. Bau tak sedap tercium di mana-mana. 9 Januari 2006. Sebagian lainnya dibuang ke TPA Pasir Rombongan lalat berkeliaran ke sana ke mari. Impun, yang sebenarnya telah ditutup tahun 1990, guna Onggokan-onggokan sampah mengganggu arus lalu lin- menghadapi HUT KAA. Akhirnya kedua TPA itu pun tas. Tak heran bila kemudian Bandung mendapat tak mampu lagi menampung sampah Kota Bandung. predikat Kota Terkotor di Indonesia dari Kementerian Sejak 15 April 2006 tak ada lagi TPA sampah. Lingkungan Hidup pada peringatan Hari Lingkungan Sebenarnya, Pemkot Bandung juga telah berupaya Hidup Sedunia. Predikat yang sangat memalukan. mengurangi timbulan sampah dari sumbernya. Surat Percik Agustus 2006 3
    • L A P O R A N U TA M AEdaran Walikota Nomor : 658.1 / SE Blok Cikubang, Desa Sumur Bandung, usai. Pekerjaan rumah besar kini yang055 - BPOD tanggal, 28 April 2005 ten- Kec. Cipatat, Kab. Bandung (milik TNI menanti yaitu bagaimana mengelolatang langkah-langkah proaktif pena- AD) seluas 1,5 hektar; Blok Cigedig, sampah kota dalam jangka panjang.nganan sampah Kota Bandung melalui Desa Sarimukti, Kec. Cipatat, Kab. Kalau tidak, persoalan ini akan menjadiprogram 3 R, dan Surat Edaran Wali- Bandung (milik Perum Perhutani) selu- bom waktu yang bisa kapan sajakota Bandung Nomor : 658.1 / SE. 135 - as 21,2 hektar; dan Blok Gunung Hejo, meledak dan membawa bencana.PD.KBR tanggal, 27 Desember 2005 Desa Cianting, Kec. Sukatani, Kab. Pemerintah kota sendiri telah me-tentang optimalisasi Surat Edaran No- Bandung (milik PTP VIII). Blok yang rencanakan untuk membangun pabrikmor : 658.1 / SE 055 - BPOD. Berbagai terakhir belum bisa digunakan. Blok pengolah sampah. Rencana ini munculupaya telah dilakukan oleh masyarakat Cikubang digunakan pada 26 Mei hing- setelah Walikota Bandung mengunjungi(Lihat: Kegiatan Persampahan Masya- ga 11 Juni 2006. Sedangkan Blok Shanghai Cina dan Singapura untukrakat di Bandung). Tapi hasilnya kurang Cigedig digunakan mulai 28 Mei hingga melihat dari dekat proses penanganansignifikan. Kegiatan ini maksimum saat ini. sampah di kedua kota tersebut.hanya mampu mengurangi 10 persen Selama 15 April 2006-26 Mei 2006, Ternyata ada pengolah sampah di te-dari total timbunan sampah. sampah menumpuk. Volumenya diper- ngah kota yang menghasilkan energi. Bersamaan dengan itu, Pemkot kirakan mencapai sekitar 400 ribu Prosesnya tidak menyisakan sampahBandung mencari lahan kosong milik meter kubik. Sampah-sampah itu telah sedikitpun. Kota Bandung inginpemerintah kota, masyarakat dan dipindahkan ke Blok Cigedig, Sarimukti menuju ke sana, kata H. Dada Ro-badan usaha untuk digunakan sebagai dengan memaksimalkan armada yang sada beberapa waktu lalu.tempat penimbunan sampah. Lokasi ada-sekitar 140 truk sampah dari PD Untuk kebutuhan itu, Pemkotyang didapat yakni Kecamatan Regol Kebersihan Kota Bandung, sewa truk, telah mencari lahan sebagai lokasi(200 m2), Cibenying Kaler (50 m2), dan bantuan truk TNI. Sementara per- pabrik. Letaknya di dalam kota, diKiaracondong (400 m2), Bandung sampahan tertangani. wilayah Bandung timur. Luasnya 20Kidul (50 m2), Sumur Bandung (60 hektar dengan pembagian 5 hektarm2), Bandung Kulon (264 m2), dan Program Jangka Panjang Pemkot untuk bangunan pabrik, 5 hektar untukArcamanik (1.800 m2). Karena hanya Bandung kini sudah bersih. Predikat lahan cadangan, dan 10 hektar untukuntuk menimbun, lahan-lahan itu pun kota terkotor, mungkin sudah bisa penghijauan. Lokasi ini pun, menurutpenuh. dicabut. Tapi bukan berarti permasa- Walikota, secara prinsip tak masalah Kondisi ini memaksa Pemkot Ban- lahan persampahan di kota ini sudah karena hanya dimiliki oleh satu orangdung mencari alternatif. Tapi itu tidak FOTO:MUJIYANTOmudah. Ada 31 lokasi yang diharapkanbisa menjadi TPA baru atau darurat.Dari jumlah tersebut tiga daerah menja-di nominasi yakni Blok Cimerang, DesaCitatah, Kab. Bandung; Blok LegokNangka, Kec. Nagrek, Kab. Bandung;dan Desa Sumur Bandung, Kec. Cipatat,Kab. Bandung. Namun ada kendala per-izinan. Sebagian ada kendala penolakandari masyarakat sekitar lokasi. Pemerintah Propinsi Jawa Baratturun tangan. Apalagi pemerintah pusatmenaruh perhatian besar terhadap kon-disi Kota Bandung. Pemprop bersamaMuspida, Pemkot Bandung, PemkabBandung, Pemkot Cimahi, PerumPerhutani Unit III Jabar, Kodam IIISiliwangi, dan PTP VIII melalui se-rangkaian pembicaraan menyepakati tiga lokasi untuk dijadikan TPA TPA darurat Sarimukti. sementara. Lokasi itu yaitu 4 Percik Agustus 2006
    • L A P O R A N U TA M Adan yang bersangkutan tak keberatan. Rencana Pemkot Bandung ini KONDISI FISIK SAMPAH KOTA BANDUNG PER HARIdidasarkan pada konsep strategis peng-olahan sampah yakni (i) mengubah cara NO. KOMPONEN BERAT DAN VOLUMEpandang dan persepsi tentang sampah Berat (ton) % Berat Vol (m3) %Vol(bagi penimbul sampah dan pengelolasampah) dari sesuatu yang harus 1. Sampah basah 1.11 59,5 3.592,5 47,9dibuang dan dimusnahkan, menjadi 2. Kertas 223 11,9 2.235 29,8sesuatu yang masuk memiliki nilai man- 3. Tekstil 10 0,5 112,5 1,5faat dan sebagai sumber daya yang ter-habiskan (sustainable resources), (ii) 4. Plastik 236 12,6 697,5 9,3menjaga keberlanjutan sistem opera- 5. Pecah belah 26 1,4 60 0,8sional pelayanan, karena dengan sistem 6. Logam 28 1,5 292,5 3,9pengolahan akan mengurangi kerentan-an macet atau jenuhnya mata rantai 7. Lain-lain 236 12,8 525 7,0operasional yaitu sistem pembuangan. Jumlah 1.875 100,0 7.500 100.0Bila mata rantai pembuangan macet sumber: Pemkot Bandungatau jenuh maka akan memacetkan Dalam kaitan manajemen, Pemkot merintah pusat pada 23 Juni 2006mata rantai sistem pelayanan lainnya menyiapkan konsep. Pertama, pada membentuk panitia ad hoc.seperti pengumpulan dan pengang- perhitungan kondisi usaha berjalan dan Panitia itu beranggotakan timkutan sehingga sampah akan tertumpuk beroperasi sesuai dengan mekanisme daerah (Pemkot Bandung, Pem-di TPS-TPS dan tempat lainnya. pasar (layak usaha), manajemen pabrik kab Bandung, Pemkot Cimahi, dan Sembari menuju ke arah sana, dapat sepenuhnya diserahkan kepada ITB) dan tim pusat (Bappenas, Dep.Pemkot bekerja sama dengan Institut swasta. Kedua, jika pabrik tidak dapat PU, Kementerian LH, dan BPPT).Teknologi Bandung (ITB) mengem- berjalan dan beroperasi sesuai dengan Panitia ini bertugas menyusun langkah-bangkan pabrik pengolah sampah skala mekanisme pasar (hasil penjualan pro- langkah strategis dalam upaya penang-kecil. Setiap hari pabrik ini mengolah 24 duk tidak mencukupi untuk men- gulangan krisis sampah di Metropolitanton sampah. Energi yang dihasilkan jalankan usaha pabrik) manajemen Bandung, sekaligus melakukan koordi-sebesar 500 kWh. pabrik dikelola bersama antara swasta nasi dan mempererat kerja sama. Energi ini dinilai terlalu kecil dan dan pemerintah kota dengan meka- Melalui serangkaian pertemuan,belum ekonomis. Nantinya pabrik yang nisme subsidi. panitia ad hoc menetapkan prinsipakan dibangun mampu menghasilkan Menurut Walikota rencana pemba- dasar bagi strategi program. Prinsip ituenergi 25-30 Mega Watt. Sementara ngunan pabrik ini tidak akan meng- adalah:asupannya berupa sampah seberat ganggu program Greater Bandung 1. Pengurangan timbulan sampah1.500 ton per hari. Pabrik ini juga Waste Management Corporation dimulai dari sumbernya - gerakan 3 Rmenghasilkan uap air dan abu untuk (GBWMC). Dia menilai sampah Ban- (Reduce, Reuse dan Recycle) sehinggabahan bangunan (batako). Listrik terse- dung itu banyak. Kita akan tetap ikut sampah yang dikumpulkan, diangkut,but nanti akan dijual kepada masyara- program itu, kata Dada. dan dibuang menjadi minim.kat. 2. Azas polluter pays principle, yang Niat Pemkot ini tampaknya akan Kebijakan Hasil Panitia Ad Hoc mewajibkan siapapun yang meng-terwujud. Pemkot telah menggandeng Penanganan sampah di Kota Ban- hasilkan sampah menanggung biayaPT. Bandung Raya Indah Lestari (BRIL) dung memang tak bisa hanya di- penanganan sampah.dan Daarut Tauhid, ITB, dan PLN. bebankan kepada Pemkot. Banyak pi- 3. Penyediaan TPA masih dibu-Pemkot akan bertindak sebagai pemilik hak terkait dalam masalah ini, termasuk tuhkan dalam pengelolaan persam-sampah. PT BRIL dan Daarut Tauhid pemerintah daerah di sekitar ibukota pahan perkotaan.sebagai pengolah sampah, PLN sebagai Propinsi Jawa Barat tersebut. Mau tidak 4. Kerja sama regional untukpembeli dan penjual listrik. ITB bertu- mau penanganannya pun harus terinte- memperoleh lokasi TPA dan mena-gas menangani perencanaan tekno- grasi antarsemua stakeholder baik nganinya secara bersama.loginya. Jika tidak ada aral melintang, dalam jangka pendek (hingga akhir 5. Program pengembangan pabrik akan berdiri tahun 2007), menengah (2-3 tahun), dan pan- lebih lanjut, yaitu memanfaatkan depan. jang (10 tahun). Atas dasar itu, pe- sampah untuk kepentingan lain dan Percik Agustus 2006 5
    • L A P O R A N U TA M Asekaligus mengurangi jumlahnya secara TPA Citiis/Legok Nangka; identifikasi ren- cost recovery" pada periode perencana-efektif, seperti penerapan Waste to cana aksi sesuai hasil GBWMC; dan penye- an jangka panjang dan pilot proyek com-Energy lesaian status hukum TPA Leuwigajah. posting skala kawasan. Di TPA, program Dalam jangka pendek, penanganan Pada jangka menengah, di tingkat berupa konstruksi teknologi RSL dan SL disampah di sumber akan dilakukan de- sumber, program berupa replikasi pro- TPA Leuwigajah; pembangunan Peng-ngan program pemilahan, 3R, dan com- gram pemilahan, 3R, composting skala olahan Sampah Terpadu (kapasitas 100posting skala rumah tangga. Untuk itu rumah tangga, serta pemberlakuan m3/hari, lahan: 1500 m2, dengan perkira-akan ada sosialisasi, pelatihan dan pem- sanksi denda terhadap pelanggaran an investasi Rp. 2,3 milyar); Waste to Ener-bentukan KSM (Kelompok Swadaya aturan. Di TPS, peningkatan cakupan pe- gy - Pilot Project (konstruksi pilot projectMasyarakat), proyek composting skala layanan pengangkutan, replikasi program Waste to Energy (100 ton/hari), supervisirumah tangga, disertai penegakan atur- composting skala kawasan, serta studi dan pilot project Waste to Energy, dan Evaluasian. Di tingkat TPS, program berupa konstruksi SPA. Di TPA, studi kelayakan, pilot project Waste to Energy).peningkatan cakupan pelayanan peng- Amdal, dan DED TPA Citiis/Legok Nang- Penanganan sampah hasil panitia adangkutan. Caranya dengan penambah- ka; sosialisasi teknologi Reusable Sanitary hoc ini, kalau disimak merupakan hasilan jumlah armada pengangkutan, Landfill (RSL) dan Sanitary landfill (SL) kompilasi dan kompromi dari berbagaiinventarisasi dan revitalisasi TPS, peng- di TPA Leuwigajah; studi kelayakan TPA usulan dari stakeholder. (Lihat: Pilihanaturan rute berbasis GIS (Geographic Regional-Sanitary landfill; peraturan Konsep Penanganan Sampah KotaInformation System) dan jadwalnya, re- kerja sama antar daerah; kerja sama de- Bandung). Secara teori, kebijakan ituplikasi program composting skala ka- ngan swasta; DED pengolahan sampah cukup menjanjikan. Tapi apakahwasan, serta studi dan Konstruksi TPS. terpadu; Pilot Project Waste to : (i) Energi cukup aplikatif? Pertanyaan iniSedangkan di TPA, TPA Sarimukti akan (ii) Pupuk organik; dan pilot Project perlu diajukan mengingat imple-direvitalisasi (landfill 21,2 Ha) melalui Landfill Gas to Energy (LFGTE). mentasi yang melibatkan banyak pihakDetail Engineering Design (DED) dan Sedangkan pada jangka panjang, pe- biasanya justru malah tidak bisa ber-Konstruksi, pembangunan instalasi kom- nanganan sampah di sumber sama de- jalan sesuai harapan. Semoga ini hanyapos, serta operasi dan pemeliharaan. Selain ngan tahap sebelumnya. Di tingkat TPS, sebuah kekhawatiran yang tak terbukti.itu, penetapan Lokasi, Instalasi Pengolahan programnya yakni efisiensi dan pening- Sekarang kita tinggal menunggu, aksiTerpadu (IPT), Pembebasan Lahan, Anali- katan kapasitas manajemen pengelolaan mana yang akan bisa membendungsis Dampak Lingkungan (AMDAL), DED, persampahan, pencapaian target "full sampah Kota Bandung. mujiyanto SEKILAS PROGRAM GBWMC G reater Bandung Waste Management Corporation (GBWMC) adalah sebuah lembaga yang dibentuk untuk menangani sampah Metropolitan Bandung (Bandung dan sekitarnya). Pembentukan kelemba- Nantinya akan ada dua TPA untuk wilayah Metropolitan Bandung. Satu untuk kawasan timur dan satunya untuk kawasan barat. Berdasarkan survei ada dua daerah yang terpilih yakni Citiis (100 ha), dan Legok Selong gaan ini didasarkan atas nota kesepahaman pengelolaan sampah (70 ha). Sementara tahap pengolahan sampah sebagai berikut. Metropolitan Bandung 7 Maret 2005, SK Gubernur Jawa Barat tentang TA H A P P E N G O L A H A N S A M PA H Pembentukan Tim Perumus Pengelolaan Sampah di Metropolitan Bandung, Ta h a p - 1 Ta h a p - 2 Ta h a p - 3 dan SKB Pembentukan Wadah Pengelolaan Sampah Bersama di Metropolitan Bandung 27 Desember 2005. Pemerintah daerah yang terli- Area 1 TPA 100 ha 100 ha 100 ha bat dalam GBWMC ini adalah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab. Bandung, Masa Pakai 20-25 tahun > 25 tahun >>> 25 tahun Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang. Dua kabupaten lainnya yakni Purwakarta dan Cianjur belum ada kepastian. Model TPA TPA TPA Storage Strategi pelaksanaan GBWMC menggunakan tiga prinsip yakni: Penanganan Sanitary Sampah Landfill Recovery Storage Waste to Energy 1. Strategi teknis a. Pencegahan sampah dari sumber: permukiman, pertanian, Produksi ---- - gas, kompos - listrik, bhn kimia pertokoan, termasuk kantor dan sekolah (Perlu regulasi dan Pendapatan Rp. 0 Rp. XXX Rp. YYY enforcement) b. TPA masih diperlukan Pelaksanaan GBWMC (TPA Sanitary landfill dan pengurangan sampah 2. Strategi kelembagaan dan SDM di sumber) membutuhkan dana sebesar Rp. 385 milyar. Skenario pendanaan- a. Sampah merupakan masalah public management nya ada empat yaitu (i) sharing pusat-propinsi-kab/kota, (ii) sharing propinsi- b. Peningkatan kapasitas aparatur publik atau out sourcing kab/kota, (iii) sharing propinsi-kab/kota-investor, (iv) dana pinjaman dari 3. Strategi budaya dan spiritual Bank Dunia dengan melibatkan swasta sebagai operator. a. Sampah fisik merupakan resultan sampah non fisik GBWMC merencanakan selambat-lambatnya 27 Desember 2006 wadah b. Pendekatan: budaya/keteladanan dan spiritual pengelolaan sampah bersama di Metropolitan Bandung telah resmi terben- (perlu kampanye/sosialisasi) tuk. Gubernur Jawa Barat juga diharapkan telah mengeluarkan SK untuk penunjukan lokasi TPA. MJ 6 Percik Agustus 2006
    • L A P O R A N U TA M A Pengurangan Sampah di SumberS elain mencari alternatif TPA, PD Kebersihan Bandung mengadakan kerja sama dengan berbagai pihak untukmengolah sampah di sumber sampah atau TPS. Kemitraan daur ulang plastik jenis PET dan PE (Botol dan Gelas kemasan air minum mineral), dan daur ulang plastik menjadi kon- tainer (bin) sampah.yang terjalin itu yaitu composting di Eks TPA Pasir Impun, Kegiatan-kegiatan itu antara lain :Pengomposan oleh Yayasan Bitari di Eks TPA Kegiatan Melalui Swadaya MasyarakatPasir Impun PT PINDAD Luas Lahan = 2000 m2 Luas Lahan = 600 m2 Volume sampah yang masuk = ± 20 m3/hari Volume sampah yang masuk = 9 - 10 m3/hari Produksi Kompos = 660 Kg/ Hari Produksi Kompos = 500 - 1000 Kg/ Hari Jenis Sampah yang masuk kelokasi 90 % da- un, 10 % hasil kegiatan kantor (kertas+sisa makanan) Residu Non Organik dibakar.Daur Ulang Plastik oleh CV Fajat di eks TPA Pasir Impundan Jl. Holis Luas Lahan = 2000 m2 RW 1 1 C i b a n g k o n g Volume sampah Plastik = ± 0,5 - 1 ton/hari Luas Lahan = ± 400 m2 Jenis Produksi = Chips dan Kontainer (berikut lahan untuk uji coba tanaman) Volume sampah yang masuk = ± 10 m3/hari Produksi Kompos = 1 - 1,5 ton/ Hari Residu Non Organik dipilah dan dijual J h o n Pi e t e r s Lokasi RW 06 dan Jl. Cipamokolan No. 77 Kel.Cipamokolan Kec.Rancasari Luas Lahan = ± 2.500 m2 Volume sampah plastik = ± 6 ton/hariSelain itu ada pula kegiatan melalui bantuan program Volume sampah logam = ± 8 ton/hariWJEMP - CEF. Kegiatan yang sudah dilaksanakan yaitu Produk : Pelet plastikpengomposan di 5 RW Kelurahan Gegerkalong, Keca-matan Sukasari Pengomposan dengan Green Phoskko RW 04 Kelurahan Luas Lahan = ± 300 m2 Cipadung, Kecamatan Cibiru Volume sampah yang masuk = ± 2-3 ton /hari Produksi kompos = ± 1 - 1,5 ton/hari Luas Lahan = ± 100 m2 Residu Non Organik dipilah dan dijual Volume sampah yang masuk = ± 2 m3/hari Produksi kompos = ± 0.35 m3/hari Residu Non Organik dipilah dan dijual Lindi dari pengomposan untuk pupuk cair Pengomposan dengan Green Phoskko RW 14 Kelurah- an Palasari, Kecamatan Cibiru Luas Lahan = ± 100 m2 Volume sampah yang masuk = ± 1,2 m3 /hari Produksi kompos = ± 0,2 m3/hari Residu Non Organik dipilah dan dijual Residu Non Organik dibakar, abu dibuat bata. Percik Agustus 2006 7
    • L A P O R A N U TA M A PILIHAN KONSEP PENANGANAN SAMPAH KOTA BANDUNGS ampah Bandung memang sudah ITB m3/hari). Untuk jangka panjang pe- terbendung kendati masih se- Pengelolaan sampah terpadu, yakni nerapan konsep 3R dapat mencapai mentara waktu. Musibah sam- Komposter rumah tangga 40-60 persen dari total timbulan sam-pah ini mengundang berbagai pihak un- Pengomposan Skala RT/RW, seki- pah. Total biaya yang dibutuhkan se-tuk ikut urun rembug dalam rangka tar 10 RT: 3 gerobak sampah de- lama tahun 2006 yakni Rp. 2 milyar.memecahkan persoalan tersebut. Seti- ngan volume 4,5-5 m3/haridaknya ada tiga instansi yang memiliki Pengolah sampah terpadu kapasi- BPPTkonsep, selain Pemerintah Kota Ban- tas 100 m3/hari. Butuh lahan Skenario 1dung sendiri. Usulan itu berasal dari 1.500 m2. Butuh hanggar utama, Rehabilitasi dan pemakaian kembaliBadan Pengkajian dan Penerapan Tek- hanggar kompos, rumah kaca, TPA Leuwigajah (jika TPA itu bisanologi (BPPT), Institut Teknologi Ban- conveyor belt, mesin pencacah dimanfaatkan) menjadi reusabledung (ITB), dan Kementerian Ling- sampah organik, sistem suplai sanitary landfill dan pengelo-kungan Hidup. Berikut usulan masing- udara pengomposan aerasi, unit laan sampah terpadu berbasismasing lembaga tersebut. reactor uji coba gasifikasi dan bio- 3 R. Biaya pengolahan per ton gas, penyaring kompos, insinera- sampah adalah Rp. 79.074. PEMKOT BANDUNG tor, mesin batako, pencacah plas- Skenario 2 Jangka Pendek sebelum ada teknologi tic, container stok, timbangan dan Penerapan TPA reusable sanitary pengolahan sebagainya. Biaya operasi pada landfill (jika TPA Leuwigajah Peran serta masyarakat melalui kapasitas minimum (20 m3) yakni tidak dapat dimanfaatkan dan jika konsep 3 R (Reduce, reuse, dan Rp. 27.000/m3 dan pada kapasi- didapatkan TPA baru dengan luasan recycle) tas maksimum kompos cepat (100 yang memadai) dan penerapan pe- Pengomposan, insinerator mikro m3) yakni Rp. 5.400/m3. ngelolaan sampah terpadu berbasis skala RW/pembakaran (hati-hati) 3 R. Butuh dua lokasi RSL dengan Penimbunan setempat KEMENTERIAN LH kapasitas 13.000 m3/hari dan 7.000 Pengolahan sampah dengan basis Penerapan konsep 3 R dengan me- m3/hari. Biaya pengolahan Rp. teknologi modern maksimalkan 6 lokasi TPS potensial 87.079 per ton sampah. Pembangunan pabrik pengolah selama tahun 2006. Metode ini diper- Skenario 3 sampah yang bisa mengubah sam- kirakan dapat mengurangi sampah Penerapan pengolahan sampah men- pah menjadi energi listrik, pupuk sebesar 725 m3 atau sekitar 22,66 jadi energi melalui teknologi insinera- organik, atau produk lain. Kapa- persen (total sampah terangkut 3.200 tor, TPA RSL ukuran kecil, dan pene- sitas pabrik 1.500 rapan pengelolaan sampah terpadu ton/hari, operasi FOTO:MUJIYANTO berbasis gerakan 3 R (jika TPA Leu- 24 jam/hari. Ener- wigajah tidak dapat digunakan dan gi yang dihasilkan didapatkan TPA baru dengan 30 M Watt. luasan yang relatif sempit). Insi- Manajemen sepe- nerator yang akan dibangun mem- nuhnya diserahkan punyai kapasitas 1.000 ton per hari swasta bila perhi- yang dilengkapi sistem peman- tungan usaha sesuai faatan panas pembakaran untuk mekanisme pasar. energi. Butuh lahan 5 hektar dan Jika tidak, pabrik dua lokasi TPA RSL dengan dikelola bersama kapasitas tampung masing- antara swasta dan masing 8.000 m3/hari. Bia- pemerintah kota. ya perkiraan per ton sampah yakni Rp. 124.870. MJ 8 Percik Agustus 2006
    • L A P O R A N U TA M A Walikota Bandung, H. Dada Rosada: Tak Bisa Lagi Cara TradisionalB FOTO:MUJIYANTO isa digambarkan seperti punya di Pasir Impun, 7 Ha juga ditu- apa pengelolaan sampah di tup. Juga di Cicabe, 14 April ditutup. kota Bandung sebelum ter- Jadi pada 15 April kita tak bisa mem-jadinya darurat sampah? buang sampah ke mana-mana. Sampai Selama ini pengelolaan sampah di- 26 Mei 2006 sampah menumpuk.lakukan secara tradisional yaitu sani- Lamanya 41 hari. Setiap hari ada 7.500tary landfill, paling juga meningkat meter kubik sampah. Kali 41 hari jadipada control landfill. Kalau sanitary sekitar 400 ribu meter kubik. Oleh kare-landfill, sampah dibuang saja kemudian na itu saya katakan Bandung itu musi-diratakan pada satu lokasi tertentu. Se- bah darurat sampah. Dan ini bukandangkan control landfill, sampah dira- hanya isu nasional tapi juga interna-takan kemudian ditumpuk tanah. Baik sional. Saya terus berupaya menyele-sanitary maupun control landfill ter- saikannya. Pada 26 Mei Pak Gubernurnyata keduanya menimbulkan masalah dan Panglima Kodam III Siliwangike depan kalau dibiarkan terus. turun tangan sehingga mendapatkan Sanitary landfill kan membutuhkan tanah di Sarimukti, milik Perhutanitanah yang luas. Kalau tanahnya sempit, seluas 21 hektar. Saat itu juga kitapada suatu saat bisa menimbulkan terseleksi menjadi lima, dan akhirnya memakai tanah Kodam di Cikubangmusibah. Contohnya di Leuwigajah. menjadi tiga. Tiga itu kemudian mem- seluas 2,5 ha, dan itu hanya mampuKalau kita menumpuk tanah akan bentuk konsorsium yang namanya PT dipakai selama 10 hari. Sekarang kitaberakibat yang sama juga karena air BRIL yaitu Bandung Raya Indah menggunakan Sarimukti. Dengan Sari-lindinya dan ambrolnya sampah bisa Lestari. Pada September 2005 kita mukti, 7 Agustus lalu Pak Gubernur me-terjadi. Kalau kita mau membuat ver- mengadakan MoU dengan perusahaan nandatangani perjanjian dengan Perhu-tikal, memangnya mau ditembok ke tersebut. Kewajiban PT BRIL adalah tani sebagai payung hukum penggunaanatas? Dengan terjadinya kasus Leuwi- mencari tanah dan membebaskannya lahan tersebut. Bahwa sampah yang di-gajah kita harus berbuat lebih baik dan untuk pabrik, kemudian membuat pab- buang oleh Kab. Bandung, Cimahi, Kotatidak mengulangi lagi kasus tersebut rik sendiri. Sebelumnya pada Juli- Bandung, nantinya akan dijadikan tem-yang jelas menimbulkan korban dan Agustus kita ke Shanghai, Cina, melihat pat pengolahan menjadi kompos. Ini ju-merugikan masyarakat dan pemerintah pabrik di sana. Apa yang kita lakukan ga atas saran tim yang dibentuk olehkota. mengadopsi dari sana. Walaupun saya Men PPN/Ketua bappenas, Meneg LH, pribadi pernah dapat training dengan Menteri Ristek. Pemerintah menyedia- Apa yang dilakukan Pemda Bupati Bandung dan Walikota Cimahi kan dana Rp. 14 milyar. Pembagiannya,setelah Leuwigajah longsor? dalam bidang sampah. Sehingga saya bi- Kota Bandung Rp. 1,5 milyar untuk Seizin gubernur secara lisan, sekitar sa melengkapi komparasi Jepang dan membangun fasilitas pengolahan kom-bulan Maret 2005 kami mengundang 16 Cina itu. Setelah September, BRIL men- pos menjadi sampah di Sarimukti. Tapipengusaha yang mau bergerak di bidang cari lahan. Ternyata tidak mudah. Yang setelah saya komparasi ke Singapura se-pengolahan sampah baik yang mengha- dicari di Kab. Bandung dan Garut. Bebe- minggu lalu, ternyata ada fasilitas peng-silkan kompos, pupuk, energi, briket, rapa lokasi di Bandung, masyarakat se- olahan sampah di tengah kota menjadibatubata, semen dan sebagainya. Me- tuju, kita setuju, tapi Pemda Kab. Ban- energi, pembersih air. Ada empat lokasi.reka berasal dari dalam dan luar negeri. dung tidak setuju. Ada juga yang kabu- Sehingga untuk energi listrik, Kota Ban-Untuk menyeleksi mereka, kami mem- paten setuju tapi masyarakat tidak se- dung sangat memungkinkan karena ha-bentuk tim perumus yang terdiri dari tuju. Jadi tidak mudah. Yang terakhir ki- nya menggunakan 5 ha untuk pabrik, 15pemerintah kota, pakar lingkungan, dan ta masih membuang sampah di Jelekong, ha untuk green belt-nya. Saya meng-dari Unpad. Tim bekerja dan akhirnya Kab. Bandung. Terus ditutup. Kita juga hendaki 5 ha untuk pabrik, 5 ha untuk Percik Agustus 2006 9
    • L A P O R A N U TA M A ILLUSTRASI:RUDI KOZ PEMKOTcadangan, dan 10 ha untuk penghijau- Bandung itu. Kabupaten Bandung dan Kita membuat yang baru. Yang lamaan. Dari pengalaman di beberapa ne- Cimahi sampahnya tidak banyak. Kalau kan sanitary landfill. Itu sudah tidakgara, ternyata prosesnya tidak menyisa- kota Bandung per hari 7.500 meter bisa lagi. Sekarang master plan sedangkan sampah sedikitpun karena sampah kubik, sedangkan Cimahi tiga bulan saja dibuat. Jadi master plan baru titikdiolah terus. Kota Bandung ingin menu- 450 meter kubik. Kami yang terbanyak lokasi saja. Bahwa di RTRW danju ke sana. Mudah-mudahan kalau ini menginginkan sampah ini jadi energi RDTRK-nya kita memplot Bandungteralisasi, ini menjadikan yang pertama listrik. Kebetulan PLN juga belum bisa timur sebagai lokasi industri nonpolu-di Indonesia. melayani semua warga. tan dan pergudangan. Apakah Pemkot hanya bekerja Di mana lokasi pabrik yang Apa yang Anda sampaikansama dengan swasta itu saja? direncanakan? menunjukkan bagaimana sampah Pada 31 Juli lalu, kerja sama Pemkot Ada di Bandung timur. Prosesnya akhir itu diolah. Lalu bagaimanaBandung dengan PT BRIL dikembang- sedang berlangsung. Insya Allah tidak dengan pemberdayaan masyara-kan lagi dengan ITB, PLN, dan Darut akan mengalami kesulitan karena yang kat dalam mengurangi sampah?Tauhid. Keputusannya, Pemkot yang mempunyai tanah hanya seorang dan Masyarakat kita imbau untuk memi-mempunyai sampah, PT BRIL dan Da- sudah menyerahkan kepada kita. Kita lah sampah di rumah dulu. Ini sepertirut Tauhid yang mengolah sampah, berharap tidak akan terjadi seperti yang yang dilakukan di negara-negara maju.PLN yang membeli dan menjual, dan di Bojong. Masyarakat sudah kita sosi- Paling tidak dipilah antara yang organikITB yang menangani perencanaan tek- alisasikan dan mau. dan anorganik. Sampah itu kemudiannologinya. Sebelumnya ITB dan PLN kita ambil dan dibawa ke depot. Di situsudah mengadakan kerja sama dengan Soal anggaran bagaimana? juga ada orang yang memilah. Di pabrikskala kecil 1 hari 24 ton menghasilkan Ya anggarannya bertahap. nantinya akan ada tenaga kerja darienergi listrik 500 kWH. Ini dinilai ter- mulai yang kasar sampai yang trampillalu kecil sehingga PLN menyarankan Berapa alokasinya? yang memiliki keahlian khusus.bekerja sama dengan Pemkot karena Kita belum menentukan. Yang pen-punya sampah banyak. Kita ancer- ting sekarang adalah payung hukumnya Bagaimana bentuk kerja samaancer 1500 ton per hari dapat meng- dulu. Business plan-nya belum dibuat. dengan pihak swasta?hasilkan 25 Mega Watt. Kerja kita banyak terganggu, misalnya Semua kita serahkan kepada swasta. mencari lahan saja kan tidak gampang. Nah kita tinggal nyicil, entah seperti apa Kerja sama regional antarpem- bentuknya nanti. Operatornya swasta, kitada sendiri seperti apa? Dengan kasus musibah sampah bayar kepada mereka. Jadi mereka itu me- Kerja sama antar Pemkot, Pemkab ini, apakah Bandung memperta- lakukan investasi dan yang mengoperasi-Bandung, dan Cimahi wujudnya ya hankan master plan yang sudah kannya. Jadi kita menyerahkan sampahpembuangan bersama di Sarimukti, Kab ada atau membuat yang baru? dan kita bayar. Mereka memperoleh ke-10 Percik Agustus 2006
    • L A P O R A N U TA M Auntungan dari situ. Selain itu mereka men- gi kota lain agar tidak terjadi mu-jual hasil sampah berupa energi ke PLN. Kita dengan seluruh sibah seperti di Bandung, apa potensi masyarakat yang harus dilakukan? Bagaimana dampak adanya Yang pertama, harus mengubah pe-pabrik sampah terhadap kinerja melaksanakan 3 R. rilaku. Tak bisa lagi membuang sampahPD Kebersihan Kota Bandung? Reduce, Reuse, dan seenaknya. Memilah sampah. Dan pe- Ya secara bertahap, mungkin kita Recycle. Tapi itu merintah daerah tidak lagi mengguna-kerja samakan. Yang akan datang kan sangat darurat kan cara-cara yang tradisional, sanitaryakan kembali menjadi milik pemerintah landfill.kota jika BOT atau BTO selesai. sekali. Itupun hasilnya tidak banyak. Apa yang harus dilakukan oleh Berapa jangka waktu kerja sa- pemerintah daerah jika merekama dengan swasta ini? mengalami darurat sampah? Ya, minimal 20 tahun. Berarti harus ada payung hu- Yang harus mengacu pada peng- kum? olahan sampah secara teknologi, apa- Apakah pemda menyiapkan Harus. Apalagi kerja sama itu juga kah bergabung (dengan pihak/pemdaPerda khusus untuk mengawal menyangkut ITB, PLN, dan Darut lain) atau sendiri-sendiri.kerja sama ini? Tauhid. Ya, harus itu. Sekarang sudah ada per- Maksudnya dalam kondisi da-danya. Judulnya yang ada Pengelolaan Berapa sih anggaran untuk pe- rurat?Sampah, dari rumah ke TPS dilakukan ngelolaan sampah selama ini? Ya kita dengan seluruh potensi ma-masyarakat bersama RT/RW, dari TPS Dari Pemda kita membantu sebesar syarakat melaksanakan 3 R itu. Reduce,diangkut ke TPA dan tidak diapa-apain. Rp. 20 milyar. Tapi beban yang dibe- Reuse, dan Recycle. Tapi itu sangatMasyarakat ditarik retribusi karena dari rikan kepada PD Kebersihan untuk re- darurat sekali. Itupun hasilnya tidakTPS ke TPA kita yang mengangkutnya. tribusi kan hanya 53 persen-an dari ke- banyak. Selama 41 hari ada sampah se- butuhan anggaran yang lebih dari 20 kitar 400 ribu meter kubik. Dengan 3 R Belum ada perda khusus dalam milyar. kita bisa mengurangi paling hanya 10kaitan kerja sama ini? ribu meter kubik. Di samping itu proses Baru MoU. Mungkin Anda punya saran ba- itu tidak cepat untuk menimbulkan re- volusi. Model seperti ini untuk jangka FOTO:MUJIYANTO panjang. Membuat pengelolaan sampah di rumah kan juga tidak semua orang sanggup untuk itu. Jadi pengelolaan sampah dari tradisional ke teknologi itu mutlak. Mulai kapan pabrik berope- rasi? Tahun ini kan baru pembangunan pabrik. Butuh waktu 1 tahun. Selama itu sampah kita buang di Sarimukti. Jadi ini sudah bagus sekali. Apakah langkah Anda tidak berbenturan dengan program GBWMC? GBWMC tidak ada masalah. Kita akan tetap ikut dalam program tersebut. Lagipula sampah Bandung itu kan banyak. Jadi tidak perlu ada kekhawa- Sudut Kota Bandung yang sudah mulai bersih. tiran dengan Sarimukti. MJ Percik Agustus 2006 11
    • L A P O R A N U TA M APembelajaran Darurat Sampah BandungK ondisi persampahan di Indone- bahwa kondisinya memang sudah super sia sudah sedemikian carut Oleh: Endang Setyaningrum* kritis dan harus segera ditangani de- marut yang ditandai dengan ngan segera. Pada akhirnya tidak ku-berbagai kasus pencemaran akibat sam- setelah TPA Leuwigajah longsor, se- rang dari empat menteri (PU, LH,pah. Puncaknya ketika TPA Leuwigajah banyak 300.000 m3 sampah tertahan di Bappenas dan BPPT) dan bahkan ITBlongsor pada bulan Februari lalu yang dalam kota karena tidak ada TPA yang disibukkan oleh kegiatan tanggap daru-memakan korban meninggal 146 orang dapat menerima sampah yang setiap rat sampah tersebut meskipun instruksidan diikuti dengan berbagai perdebatan harinya mencapai 4.000 m3 atau lebih Presiden untuk mengatasi masalahsengit, saling menyalahkan. Namun tepat karena kuatnya penolakan warga sampah Bandung hanya ditujukanseperti hal yang lazim terjadi di yang keberatan dengan keberadaan TPA kepada Menteri Lingkungan Hidup.Republik kita tercinta ini, bencana long- alternatif (TPA Jelekong, TPA Babakan, Dalam kondisi tanggap darurat ini,sornya TPA Leuwigajah pun tidak diiku- dan lain-lain). Dengan kondisi demi- TNI juga turun gunung (tepatnya turunti dengan upaya perbaikan yang me- kian, sudah dapat dipastikan Bandung kota) untuk mengevakuasi sampah darimadai baik secara teknis maupun poli- yang terkenal sejuk dan indah berubah dalam kota (tentunya dibantu oleh apa-tis. Rasanya itulah titik nadir paling menjadi kota lautan sampah yang bau rat pemerintah daerah dan PD Keber-rendah dalam dunia persampahan di dan menjijikkan bahkan kekhawatiran sihan Bandung), dengan mengerahkanIndonesia selama ini. terjadinya penyebaran penyakit sempat personel, kendaraan dan alat berat serta Meskipun tidak ada pernyataan terjadi di beberapa lokasi. menyediakan lokasi milik TNI di Ciku-resmi Pemerintah mengenai "keadaan Namun ada atau tidaknya pernya- bang, Kecamatan Darangdan-Kabu-darurat" sampah di wilayah Bandung, taan darurat sampah Bandung secara paten Purwakarta (luas 4 ha) sebagaikenyataannya sejak bulan Mei 2006 resmi dari Pemerintah, kita mengakui tempat pembuangan sampah. Inilah FOTO:ENDANG SETYANINGRUM barangkali yang dapat digunakan seba- gai indikator sampah Bandung dalam keadaan darurat, yaitu seperti dalam kondisi perang. TNI berada digaris depan. Selain itu juga dibentuknya tim Satgas dan tim Ad Hoc. Selain itu sampah juga dibuang ke lokasi perkebunan milik Perhutani di desa Sarimukti (luas 21 ha), kecamatan Cipatat-Rajamandala, Kabupaten Ban- dung. Sebenarnya ada banyak pilihan lokasi yang dapat digunakan sebagai tempat darurat pembuangan sampah, namun banyaknya penolakan dari pihak masyarakat, akhirnya Gubernur memi- lih 3 lokasi yaitu : - Cikubang (luas 4 ha), jarak dari kota Bandung 28 km, tanah milik TNI yang terletak di Kabupaten Pur- wakarta Sampah menumpuk di TPS. - Sarimukti (21 ha), jarak dari kota12 Percik Agustus 2006
    • L A P O R A N U TA M A FOTO:ENDANG SETYANINGRUM Bandung 42 km, tanah milik Perhu- tani di wilayah kabupaten Bandung- Gunung Hejo (8 ha), jarak dari kota Bandung 33 km, tanah milik PTP VIII di wilayah Kabupaten Purwakarta Proses pembuangan di lokasi Ciku-bang dilakukan oleh personil TNI de-ngan metode pembuangan "darurat"yang lumayan, yaitu metode gali dantimbun. Saya sempat berpikir, ternyatatentara tidak hanya belajar masalahkemiliteran saja tetapi juga tahu bagai-mana cara membuang sampah dengan"metode kucing" tersebut. Sayangnyasampah yang dapat ditampung di Ci-kubang kurang lebih hanya 50.000 m3(luas lahan yang dapat digunakan hanya1,5 ha dari 4 ha yang ada) selama 30 Antrian Truk Sampah di Jalan Masuk TPA Cikubanghari. Sedangkan proses pembuangan dilokasi Sarimukti lebih darurat lagi kare- masuk menuju lokasi)na hanya mengandalkan open dumping Sekarang hanya - Biaya DED Sarimuktidisertai pemadatan (tanpa penutupan - Biaya penyiapan lokasi Gunung Hejo tersedia danatanah seperti yang dilakukan Cikubang) (DED, penyediaan air bersih)dengan kapasitas pembuangan menca- Rp 15.000,-/ m3, - Tujuh unit alat berat senilai Rp. 11pai 800 m3/hari (saat ini telah menam- masih jauh di bawah Milyarpung 70.000 m3). Sebenarnya izin kewajaran harga suatu - Biaya penyediaan air bersih di lokasipenggunaan lokasi Sarimukti adalah pengelolaan sampah. Gunung Hejountuk pembuatan kompos, namun Pada akhirnya Biaya tersebut belum termasukmengingat kondisi darurat ini, maka ke- biaya yang jumlahnya sulit diperkirakan kita memang hanya dapatgiatan kompos sampai saat ini juga be- seperti biaya lahan baik di Cikubanglum dilakukan. berandai-andai saja. maupun di Sarimukti, biaya koordinasi, Sementara itu untuk pemanfaatan biaya angkutan sampah yang telahlokasi di Gunung Hejo (luas 8 ha, dapat berulang kali ditolak warga, biaya kese-dimanfaatkan 5,5 ha) yang terletak di Harga Tanggap Darurat hatan masyarakat yang sakit akibatsisi jalan tol Cipularang, belum sempat Upaya tanggap darurat yang semula pencemaran sampah di dalam kota,dilakukan. Meskipun telah dilakukan diharapkan dapat selesai dalam 1 bulan biaya akibat menurunnya turissuatu quick detail engineering design sesuai instruksi Presiden, namun domestik yang batal ke Bandung danuntuk menerapkan metode pembuang- akhirnya memakan waktu sampai 3 lain-lain.an akhir sampah yang lebih baik, meng- bulan. Dalam kurun waktu tersebut, Betapa mahalnya harga sebuahingat terdapatnya mata air di sekitar lo- telah banyak dana yang harus dibayar darurat sampah di wilayah Bandungkasi tersebut, namun sayang kemudian oleh berbagai pihak untuk hal-hal seba- tercinta, andai dulu TPA Leuwigajahlokasi tersebut ditolak oleh DPRD gai berikut : tidak longsor, andai TPA LeuwigajahKabupaten Purwakarta meskipun per- - Biaya angkutan (Rp. 750.000 / rit) yang dapat dioperasikan dengan metode sa-syaratan penyediaan air bersih bagi mencapai 180 truk (2 rit/hari) selama 3 nitary landfill yang benar, andai alokasiwarga di sekitar lokasi (Kampung Ci- bulan mencapai Rp. 8,1 milyar. dana untuk mengelola sampah cukupbentar dan Pasirmalaka) sudah dipe- - Biaya pembuangan di Cikubang (alat memadai (sekarang hanya tersedia dananuhi oleh Departemen PU. Bahkan izin berat, personel dan infrastruktur Rp 15.000,-/ m3, masih jauh di bawahjalan masuk melalui jalan TOL saat itu pengamanan lingkungan) kewajaran harga suatu pengelolaansedang diproses oleh Menteri Pekerjaan - Biaya pembuangan di Sarimukti (alat sampah). Pada akhirnya kita memangUmum. berat, personel, perbaikan jalan hanya dapat berandai-andai saja. Percik Agustus 2006 13
    • L A P O R A N U TA M AKapan Darurat Berakhir? Timbulnya kesadaran warga untuk Setelah 3 bulan berlalu dan dari mengurangi volume sampah yanghitung-hitungan matematik volume Seyogyanya pihak dibuang ke TPA dengan cara membuatsampah yang berhasil dievakuasi dari eksekutif dan legislatif kompos dan daur ulang sedekatkota Bandung dan Cimahi ke lokasi TPA tidak lagi setengah hati mungkin dengan sumbernya, perludarurat, sebenarnya masih ada puluhan diberikan dorongan, seperti pemberian dalam mengalokasikanribu m3 sampah yang masih tertahan di insentif.kota meskipun tidak se-jorok sebelum- dana untuk suatu Seyogyanya pihak eksekutif dan le-nya. Bandung relatif kembali bersih pengelolaan gislatif tidak lagi setengah hati dalambahkan sudah dipenuhi lagi oleh turis persampahan yang mengalokasikan dana untuk suatu pe-Jakarta terutama pada hari libur dan ngelolaan persampahan yang memadai, memadai.akhir pekan. terutama untuk peningkatan kualitas Apakah itu berarti proses tanggap TPA pasca tanggap darurat (TPA Sa-darurat berakhir? Bagaimana dengan rimukti) dan merealisasikan komposkelanjutan peningkatan kualitas TPA di buangan/pemrosesan akhir) sampah terpadu skala besar.Sarimukti yang hanya dilaksanakan perlu dilakukan secara profesional Pada akhirnya master plan sampahsecara open dumping dan kemungkinan dan tidak menimbulkan dampak perlu ada dan menjadi acuan jangkaleachatenya sudah mulai mencemari negatif maupun masalah sosial. Juga panjang bagi semua pihak termasuklingkungan? Bagaimana kelanjutan penanganan pasca longsor TPA alokasi ruang untuk lokasi TPA yangpelaksanaan unit produksi kompos ter- Leuwigajah dan TPA Jelekong. dilengkapi dengan zona penyangga danpadu di Sarimukti (sesuai dengan izin pemberlakuan "garis sempadan TPA".Perhutani)? Masih banyak hal yang Renungan untuk Pembelajaran Alokasi TPA adalah juga investasi jang-perlu ditindaklanjuti agar tidak ada lagi Meskipun badai (sampah) sudah ber- ka panjang karena kita akan menda-"darurat sampah jilid 2". lalu dari Bandung, rasanya penting bagi patkan "lahan baru" pasca TPA, mung- kita semua untuk merenung, meng- kin menjadi ruang terbuka hijau.Skenario Pasca Tanggap Darurat endapkan semua yang terjadi di Bandung * Staf Direktorat Pengembangan Penyehatan Untuk skenario pasca tanggap daru- sebagai titik tolak menuju semangat pe- Lingkungan Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karyarat diusulkan perbaikan infrastruktur di ngelolaan sampah yang lebih baik. Departemen Pekerjaan Umumlokasi Cikubang dan Sarimukti untukmengatasi masalah pencemaran ling- FOTO:ENDANG SETYANINGRUMkungan yang sudah mulai terlihat dilokasi Sarimukti, terutama pencemaranleachate dan penyediaan fasilitas peng-olahan sampah terpadu (kompos dandaur ulang) Sedangkan tahap lanjutannyaadalah selain kembali ke skenario usu-lan WJEMP (GBWMC), yang meliputi :- Pelaksanaan sosialisasi kepada ma- syarakat dan pihak-pihak terkait un- tuk menghindari masalah konflik sosial seperti yang selama ini terjadi- Pembebasan lahan (lokasi Citiis dan Kebon Nangka-Nagrek) dengan ganti rugi yang memadai.- Penyediaan fasilitas landfill dan peng- olahan sampah yang memadai teruta- ma yang berkaitan dengan penyediaan zona penyangga, fasilitas perlindungan lingkungan dan lain-lain.- Pengoperasian TPA (tempat pem- Kondisi Jalan Masuk ke TPA Cikubang.14 Percik Agustus 2006
    • WAWA N C A R ADirektur Pengairan dan Irigasi, Bappenas, Ir. M. Dony Azdan, MA, MS, PhD: Jawa Butuh Storage-storage Baru FOTO:ISTIMEWA Tapi untuk wilayah-wilayah pengem- Akhir-akhir ini kekeringan melanda bangan seperti daerah irigasi, itu tidak berbagai daerah di Indonesia. Kondisi ini selalu terjadi. Berarti ini masalah kon- menyebabkan kerugian yang tidak sedikit trol. Di daerah-daerah yang artifisial, jumlahnya. Anehnya, di beberapa daerah daerah-daerah irigasi buatan, pada saat tersebut pada musim hujan justru banjir dia bisa melepaskan airnya ke kebanjiran. Ini fenomena yang menarik sungai, dan saat musim kering ditahan. untuk diperbincangkan. Mengapa ini bisa Pola irigasi di Indonesia umumnya iri- terjadi dan apakah ini sekadar masalah gasi gravitasi. Jadi hanya membendung dan menaikkan air saja. Tidak ada kon- alam atau ada campur tangan manusia? trol volume air, kecuali ada waduk. Untuk itu Percik mewawancarai Direktur Itulah fungsi waduk-waduk besar. Ini Pengairan dan Irigasi Bappenas, M Dony Azdan full control. Tapi sebagian besar irigasi di kantornya. Berikut petikannya. kita semi kontrol yaitu irigasi dengan menaikkan airnya.K ekeringan melanda berbagai hampir sebesar 10 milyar dolar sejak Campur tangan terhadap fak-daerah di Indonesia. Apa penye- awal Orde Baru. Yang terbesar irigasi, tor lingkungan seperti apa?babnya? karena saat itu kita didorong untuk swa- Soal lingkungan kita hanya bisa Ada tiga faktor utama. Yang perta- sembada pangan sehingga pembangunan mengimbau. Hutan-hutan jangan dite-ma, mungkin global climate change, irigasi berlangsung besar-besaran. bangi. Para petani di upper catchmentperubahan iklim global. Karena hujan Sampai sekarang kita punya irigasi teknis area yang berpendapatan rendah biasa-dan kekeringan terjadi di luar bulan- sebesar 4,6 juta hektar, full control. Ada nya juga menanam tanaman sepertibulan yang standar. Yang kedua, faktor yang dikatakan semi teknis dan se- singkong, jagung yang sangat buruklingkungan. Yang ketiga, infrastruktur derhana hampir 7,2 juta hektar. Ada lagi untuk aliran sungai karena tanaman itusumber daya air. Sektor lingkungan irigasi tadah hujan. Biasanya di perde- tidak mampu menahan air. Permukim-sudah jelas, ada sektor-sektor di luar saan yang tidak ada irigasi teknisnya. an-permukiman sampai saat ini seringpengairan itu sendiri yang sangat begitu banyaknya developer lupa bahwaberpengaruh misalnya kehutanan, per- Sejauh mana hal itu mempe- daerah itu sebenarnya tempat parkirtanian lahan kering, dan sebagainya ngaruhi kekeringan? air. Misalnya dulu Jakarta punya ba-sehingga membuat kapasitas penyalur- Kalau bicara kekeringan, sering ter- nyak rawa. Rawa itu sebenarnya tempatan air secara natural maupun buatan jadi dua hal, seperti sebuah mata uang. parkir air sebelum mengalir ke laut.menjadi berkurang. Kita melihat wa- Satu sisi kekeringan, tapi sisi lain ke- Sekarang itu dikembangkan, dinaikkanduk-waduk yang dibuat endapannya banjiran. Ini menunjukkan kemampuan dan sebagainya sehingga air tak memi-sangat tinggi. suatu wilayah daerah aliran sungai yang liki tempat parkir. Itu sering menye- berubah sehingga tidak mampu mena- babkan banjir.Kalau soal infrastruktur bagai- han air yang cukup karena catchmentmana? area-nya sudah hancur dan sebagainya. Adakah kaitan antara keke- Soal infrastruktur, kita sendiri Yang sedang kita teliti sekarang, apakah ringan dan karakter sungai-su-sudah punya investasi di sumber daya daerah yang kekeringan itu pada musim ngai kita?air termasuk irigasi, pengendalian su- hujan juga kebanjiran? Ternyata su- Umumnya sungai di Jawa itu curamngai dan juga pengembangan rawa ngai-sungai besar umumnya demikian. tapi pendek sehingga flushing-nya ce- Percik Agustus 2006 15
    • WAWA N C A R Apat. Sementara itu kita tidak punya sto- yang banyak seperti embung-embung. Ini yang sekarang sedang kita teliti.rage-storage yang relatif cukup untuk Setiap kabupaten misalnya, harus pu-menahan air tersebut untuk musim ke- nya satu. Manajemen yang bagaimanaring. Kita tidak sempat saving. Saat ini agar tak terjadi kekeringan?kita punya 120 dam dengan waduk. Te- Ambil contoh Jatiluhur yang fulltapi kalau kita lihat, khususnya di Jawa, Kalau kita melihat control. Punya saluran yang ke baratair yang bisa kita saving itu hanya 10 untuk suplai Jakarta, ke timur untuk per kepulauan makapersen. 90 persen air tidak pernah digu- daerah sampai Indramayu, ke utaranakan sebelum air itu sampai ke laut. Jawa adalah daerah untuk daerah-daerah pantai. BiasanyaSudah alirannya curam, pendek, flush- kritis defisit air. di akhir musim hujan atau pertengahaning, dan juga tidak punya storage. Perhitungan global kita, musim hujan, bisa dilihat tahun iniSampai tahun 90-an, sebetulnya kita Jawa defisit 5 milyar tahun kering atau tahun basah. Kalaubanyak membangun waduk-waduk. meter kubik per tahun. tahun ini tahun kering berarti ditutupDari awal 80-an sampai akhir 90-an, semua pintunya supaya muka air naik Itu berarti tingkatpertentangan dari teman-teman LH sampai optimal, tidak harus dilepasuntuk membangun dam itu sangat saving harus dinaikkan. setiap saat. Kalau tahun ini agak basah,besar dengan alasan perubahan efek sebagian di lepas. Katakanlah di tahunlingkungan dan sebagainya yang mem- ini kita sudah punya storage, setelah itubuat kita susah betul membuat waduk. Bisa dijelaskan seperti apa maka kita ada pola tanam khususnya diMereka membandingkan dengan Ame- kondisi Pulau Jawa dari studi itu? ujung. Jadi di Kabupaten Karawang,rika atau Eropa. Amerika itu damnya Kita mendapatkan suatu potensi Purwakarta, yang luasan hektarnyaada 25 ribu. Kita cuma ratusan. Me- kabupaten-kabupaten yang defisit sete- nanti akan dapat catuan air sekian me-mang ada dua hal yaitu masalah pembe- lah kita lihat hidrologi dan demand-nya ter kubik untuk luasan sekian. Adabasan tanah dan perubahan lingkungan bagi sektor pertanian dan industri. daerah-daerah yang umumnya airnyatetapi memang kalau saya pribadi Sebanyak 77 persen kabupaten di Jawa itu sudah kecil, maka biasanya kita pa-menganggap storage perlu. Kalau seka- mengalami defisit. Defisit itu ada tiga kai penggolongan. Sampai pada titikrang kita perlu membangun dam, ya kategori yaitu biasa antara 0-3 bulan tertentu, jika air agak susut maka harusharus dibangun. Kebutuhannya besar. per tahun, sedang 3-6 bulan, dan parah ada rencana pola tanam yang ditetap- lebih besar dari 6 bulan. Kalau kondisi kan. Misalnya, kali ini Indramayu ja- Artinya dengan kondisi alam kita biarkan tanpa ada intervensi infra- ngan menamam padilah karena airnyaitu sebenarnya kekeringan bisa struktur maka tahun 2015, 78 persen tidak cukup. Maka ada penggolongandiprediksi? akan mengalami defisit. Tetapi dari misalnya dari padi-padi-palawija men- Dari seluruh Indonesia, ada dua yang biasa ke sedang atau ke parah akan jadi padi-palawija-palawija. Dulu mana-daerah yang mempunyai potensi defisit semakin besar. Lokasi tidak banyak jemen ini, ada ulu-ulu yang memegangair yaitu Jawa dan Nusa Tenggara. Lain- berubah, tapi defisitnya semakin parah. kewenangan sangat kuat. Tapi di zamannya berdasarkan skala water balance Pada 2025 defisit bisa menjadi 80,5 sekarang petani susah diatur. Sudahglobal, tidak defisit. Hanya saja kita persen. Begitu kita coba list dari infor- tahu musim pertengahan kering, diamelihat lokal per lokal. Intinya kalau masi yang ada, ada 26 area yang keke- tanam padi lagi. Pada saatnya tidak da-kita melihat per kepulauan maka Jawa ringan. Misalnya Bandung, terjadi keke- pat air, marah. Sebetulnya sepanjangitu adalah daerah kritis defisit air. ringan. Memang dalam studi daerah saluran, petani tidak boleh mengambilPerhitungan global kita, dari hasil studi tersebut termasuk agak parah. Garut air begitu saja. Sebab ini kan sudah di-strategi penanganan sumber daya air defisit biasa. Indramayu parah. Kebu- atur, untuk yang paling hilir. Kan se-Pulau Jawa, Jawa defisit 5 milyar meter men agak parah. Wonosobo agak aneh, mua dapat jatah. Kadang-kadang, pom-kubik per tahun. Itu berarti tingkat sa- harusnya tidak defisit, tapi kok faktanya pa mudah, ambil aja sehingga yang diving harus dinaikkan. Kita masih butuh defisit. Berarti ini ada masalah manaje- hilir sebenarnya belum waktunya keke-storage-storage yang cukup besar. Stra- men air. Semarang defisit biasa. Pur- ringan jadi kekeringan.teginya sekarang karena banyak perten- balingga harusnya tidak bermasalah ka-tangan dari sisi lingkungan hidup untuk rena dapat air dari Comal dan Serayu Bagaimana dengan enforcement?dam-dam besar, maka kita akan usa- yang cukup besar. Tapi kenapa keke- Sekarang repot. Dulu semua meng-hakan yang medium dan small scale ringan? Ini ada masalah manajemen. ikuti ulu-ulu, sekarang tidak. Mana-16 Percik Agustus 2006
    • WAWA N C A R A FOTO:MUJIYANTOjemen ini sedikit berubah dengan ada-nya otonomi. Siapa yang bertanggungjawab? Walaupun sudah ada UU, untukirigasi yang di atas 3 ribu hektar itutanggung jawab pemerintah pusat, 1-3ribu propinsi, di bawah seribu tanggungjawab kabupaten, tapi apakah insti-tusinya sudah siap? Misalnya yang diatas 3 ribu, sekarang pusat yang ada disana siapa? Mau tidak mau kan harusada tugas perbantuan ke daerah. Kalaubegitu, daerah terbebani. Propinsi jugabegitu, belum tentu dia punya orang-nya. Akhirnya tugas perbantuan juga.Unit-unit ini sendiri sedang berubah.Dulu kan idealnya, meskipun dia orangpusat, dia kan tetap bisa digunakan oleh Stok air di Situ Cibereum, Bandung, menurun.orang dinas di Kab/prop. Makanya darisisi manajemen masih dalam proses Bagaimana kondisi infrastruk- biasa. Tapi ini hanya untuk saluran ter-improvement. tur keairan kita saat ini? siernya saja, yang primer dan sekunder Dari sisi infrastruktur, kita punya tetap di tangan pemerintah karena itu Berapa kebutuhan storage ki- masalah dengan operasi dan pemeliha- rentan konflik karena penggunanyata? raan. Ternyata kalau kita membangun tidak hanya petani. Tersier ini kita ha- Untuk Jawa saja 5 milyar meter ku- tempat lain, tempat yang pertama lupa rapkan petani dengan membuat kelom-bik. Sebagai ilustrasi, Indramayu itu dipelihara. Operasi dan pemeliharaan pok ikut memelihara infrastruktur ter-daerah yang kering. Dari mana dapat itu telah menjadi masalah sejak tahun sebut. Untuk pendanaannya, pemerin-air? Dia disuplai dari Jatiluhur. Maka- 80-an. Misalnya jaringan irigasi yang tah masih bisa membantu.nya ada desain untuk Cimanuk yaitu sudah kita tetapkan ternyata operasiJatigede. Kalau waduk Jatigede terba- pemeliharaannya sangat terbatas se- Bagaimana komposisi penggu-ngun maka storage-nya itu akan kita hingga baru 5 tahun harus direhabili- naan sumber daya air?gunakan untuk daerah Indramayu dan tasi. Sebetulnya kalau kita punya peren- Biasanya, irigasi 89-94 persen. DMISumedang. Ini berarti akan mengurangi canaan yang baik, mestinya 15 tahun municipal dan industri itu antara 4-11penggunaan air Jatiluhur. Jatiluhur baru direhab. Ini yang menjadi masalah persen. Untuk daerah yang sedangakan kita gunakan lebih banyak ke barat di infrastruktur sumber daya air dan ini berkembang bisa 8-9 persen. Misalnyaatau ke utara. Misalnya kalau Jatigede yang menjadi prioritas kita ke depan. Bekasi dan Karawang. Jadi masihhampir 500 juta meter kubik, maka bu- Memang kita sangat mengerti pemerin- banyak untuk irigasi.tuh 10 waduk sebesar Jatigede. Tapi kita tah sendiri tidak mungkin, operasi danbisa juga bikin waduk yang kecil-kecil. pemeliharaan itu kan butuh ownership. Artinya yang akan banyak me-Bagus jika misalnya ada embung-em- Oleh sebab itu pendekatan kita, yang nanggung beban kekeringan sek-bung kabupaten atau kecamatan. Bah- paling mendapat benefit adalah petani tor pertanian?kan ada satu ide, per hektar ada tempat dan dia yang paling tahu mana yang Kekeringan dampaknya lebih ba-penampung air. Permasalahan di Jawa diperlukan terlebih dahulu dalam me- nyak di pertanian. Tetapi juga tidak se-kepemilihan lahan kecil, rata-rata 0,25 melihara. Lain kalau orang dinas, lalu. Ada daerah-daerah yang dari awalhektar. Juga daerah-daerah subur, mungkin hanya melihat mana penam- kering/defisit, misalnya Pacitan atauhampir 100 persen tidak mempunyai pakan infrastruturnya yang baik kendati Indramayu. Problemnya itu kalau kitamasalah air. Tapi di daerah kering, air belum tentu fungsinya berjalan baik. bicara untuk municipal dan industri,juga sulit. Jadi ini bukan hanya sekadar Oleh karena itu kita introdusir sejak khususnya municipal, kualitas air jadimasalah tempat tapi transformasi air itu tahun 1990-an bahwa untuk operasi pe- masalah. Kalau irigasi, kualitas air taksendiri. Misalnya ada orang cari air meliharaan kita memintakan partisipasi terlalu dipersoalkan. Problem utamasampai 12 km, kalau diberi storage di dari petani. Tadinya malah mau dise- kita berubah dari kawasan pertaniansitu juga belum tentu ada air. rahkan tapi ada komplain yang luar menjadi kawasan urban, tidak serta Percik Agustus 2006 17
    • WAWA N C A R Amerta air itu bisa ditransformasikan. Ekuin dan wakilnya Bappenas, ketua mengimlementasikannya. Artinya sia-Untuk daerah-daerah urban atau rural hariannya Menteri PU dengan anggota papun tahu dululah bahwa setiapyang kekeringan, mereka lebih banyak 11 menteri. Tim ini adalah suatu wadah kegiatan dia pasti akan terkait dengantergantung pada cekungan ari tanah. untuk membicarakan masalah-masalah air.Problem air cekungan dengan air per- air yang saling terkait antarsektor. Adamukaan itu sangat berbeda, kalau di ESDM, Menkes, MenLH, Perhub dan Kita punya grand design soallapisan antara 30-60 meter di bawah sebagainya. Harapannya jika ada ma- air?permukaan, masih ada kemungkinan salah bisa diselesaikan bersama. Tim Partisipasi. Salah satu yang palinghubungan. Tetapi jika kedalaman lebih inilah yang membuat draft-draft regu- penting bagi kita adalah bahwa inidari 60 meter, berdiri sendiri. Mungkin lasi. Salah satunya adalah UU SDA. Di bukan hanya pekerjaan pemerintah.tidak lagi begitu mudah untuk recovery. dalam UU No 7 itu kita sudah meng- Yang bisa mengelola dengan baik ada-Daerah terpencil, sulit dapat air per- introdusir selain kewenangan pemerin- lah masyarakat. Yang perlu menjadi ke-mukaan, mungkin sulit juga bisa mem- tah pusat sampai ke kabupaten, juga sadaran adalah bagaimana konsep ma-buat sumur. Cekungan air bawah tanah integrasi antara yang mengusahakan, syarakat terhadap air. Kita ini kan orangpunya resapan air di hulu, kalau kita mengelola SDA, dan yang diberi hak yang baru sadar kalau sudah kejadian.bisa memelihara hulu sebetulnya mem- mengelola. Dan itu akan dijabarkan ke Kalau bisa kita masuk ke pendidikan.bantu dua hal yaitu air permukaan itu dalam PP masalah sungai, PP tentang Gerakan-gerakan penyelamatan air ti-sendiri biar lebih bersih dan kapasitas- Irigasi, dsb. Juga kepmen dan keppres. dak hanya gerakan yang sifatnya fisiknya bagus, perkolasi lebih bagus sehing- Penginterasian inilah yang diharapkan tapi dari anak-anak harus sudah diajar-ga air tanah bisa dipertahankan, tapi ada partisipasi sektor-sektor terkait. kan. Di wilayah-wilayah DAS akan disu-untuk yang kedalamannya sedang 30- Selain itu ada lagi gerakan nasional sun pola dan rencana. Setiap wilayah60 meter. Kalau misalnya 125, mungkin kemitraan penyelamatan air (GNKPA). sungai harus punya pola dan rencana.lebih jauh lagi, mungkin di balik catch- Kalau bisa itu masuk level implemen- Dulu kita punya master plan. Bengawanment area yang lain. tasi. Program itu kini memilih wilayah- Solo, isinya bagaimana membangun wa- wilayah sungai untuk diperbaiki. Upa- duk, buat tanggul, ngeruk sungainya Bagaimana bentuk kerja sama ya-upaya lain di dalam GNKPA itu tidak yang lebih pada fasilitas fisik. Pola di-dengan instansi terkait untuk hanya pemerintah tapi kita minta se- maksudnya untuk menata apa yang ha-menjaga SDA kita? mua stakeholder. Selain itu, sekarang rus kita lakukan supaya SDA air kita te- Sejak 2001 ada TKSDA (Tim Koor- sedang kita introdusir integrated water tap berkelanjutan. Di dalam rencana,dinasi Sumber Daya Air), dengan resource management. Buat kita itu juga tidak melulu fisik. Ini yang sedangKeppres No 123. Ketuanya Menko bukan hal yang baru tapi bagaimana kita lakukan untuk Citarum. Di situ nanti sektor apa mengerjakan apa sa- FOTO:ISTIMEWA ngat jelas, kabupaten apa tanggung jawab apa, sekarang lagi didesain. Imbauan Anda terhadap ma- syarakat? Ikuti balai-balai atau dinas-dinas, khususnya penyuluh pertanian. Kalau memang wilayah memungkinkan, buat storage meskipun kecil. Juga kita harus hemat air. Mulai sekarang masyarakat harus betul-betul menghargai air. Ini masalah kultur. Dianggap sungai tem- pat pembuangan. Ini masih kuat sekali di Jawa. Sungai harus dilihat sebagai sumber air yang sangat berharga. Ma- syarakat juga harus ikut mengawasi penggunaan air dan air yang dibuang ke sungai. Kalau perlu digugat bagi yang melanggar. MJ18 Percik Agustus 2006
    • I N O VA S I Filter Penjernih Segala Jenis Air Ala H. Ali DinarA nda mungkin sudah mengenal Saringannya pun bisa berbeda-beda Camat Rancasari. Pemeriksaan mutu saringan pasir aktif. Saringan untuk setiap sumber air. Maka H. Ali, air dilakukukan oleh Dinas Kesehatan ini tersusun dari batu kerikil, akan melakukan percobaan dulu ter- Kota Bandung. Saat itu air yang disaringarang, pasir, abu, dan ijuk. Saringan ini hadap contoh air yang akan disaring. adalah air di kantor kecamatan yang ti-bisa digunakan untuk membersihkan Dia menyusun komposisi filter yang dak jauh dari rumah H. Ali. Hasil ujiair kotor/keruh. Namun hasilnya sering tepat. Kalau hasil uji itu bagus, barulah tertera pada tabel di bawah.tidak memuaskan. Walhasil, orang H. Ali akan memproduksi filter itu, baik Alat ini telah menyebar ke berbagaiakhirnya sering membeli saja saringan satuan maupun massal. Sebelumnya dia daerah. Dari mulai Jakarta, Karawang,air pabrikan, baik produk dari dalam juga menguji mutu air tersebut ke labo- hingga ke Riau. Para pengguna alat ininegeri atau impor. Harganya lumayan ratorium untuk memastikan bahwa ha- tahu dari mulut ke mulut. Produksinyamahal. Daya tahannya pun kadang tidak silnya siap dikonsumsi. Supaya terja- sudah mencapai lebih dari seribu buah.terlalu lama. min, kata kakek yang tidak lulus SD ini. Saat ini H. Ali sedang mendesain fil- Padahal, kalau tepat menyusun Filter penjernih ini berbentuk me- ter untuk air di tiga kabupaten di sepan-komposisi, kita bisa dapatkan saringan nyerupai tabung. Diameternya 6 inci, jang Sungai Siak, Riau. Dia menerimaair yang sangat baik. Air apa saja bisa dengan tinggi 30 cm, dan ketebalan order dari perusahaan minyak besar didisaring dan bisa langsung diminum. sisinya 2 cm. Untuk kapasitas filter 500 sana. Sekarang hasilnya lagi ditungguAnda tentu tak percaya. Tapi ini sudah liter, berat saringan ini hanya sekitar 1 di Riau, katanya.dibuktikan oleh H. Ali Dinar, warga kg. Ukuran filter bisa disesuaikan de- H. Ali membawa sampel dari sembi-Cipamokolan, Bandung. Alat ini diberi ngan volume air yang disaring. Bisa, lan titik di kawasan tersebut ke rumah-nama "Filter Penjernih Air ala H. Ali sampai berapa pun bisa, katanya. nya. Air ini berwarna hitam seperti oli.Dinar". Uji alat ini pertama kali dilak- Itu mah gampang. Lebih gampang dari Alat ini, menurut H. Ali, mengan- sanakan tahun 2004 atas bantuan dana air di Cipamokolan, katanya. Di rumahdung tiga komposisi utama yakni abu, HASIL UJI AIR PERDANA FILTER BUATAN H. ALI DINARpasir, dan ijuk. Hanya saja, tentu dia No. Parameter Satuan Kadar Maksimum yang Hasil Periksaanmemiliki resep sendiri untuk meramu Diperbolehkankomposisi ini sehingga mampu menya- A. FISIKAring segala jenis air. Saat ini, temuan 1. Bau - - Tidak berbauyang sebenarnya telah diaplikasikan se- 2. Jumlah zat padat terlarut mg/L 1.000 3. Kekeruhan Skala NTU 5 0.00jak tahun 2003 itu memasuki pematen- 4. Rasa - - Tidak berasaan. 5. Suhu Celcius Suhu udara 30 C Selain komposisi utama itu, ada 6. Warna Skala TCU 15 1,5komposisi tambahan. Bahan tambahan B. KIMIA 1. Aluminium mg/L 0,20 0,00ini berasal dari berbagai jenis bahan 2. Besi mg/L 1,0 0,03alami yang didapatkan di alam/pasar. 3. Fluorida mg/L 1,5 0,30Misalnya semen merah, kapur, tanah 4. Kadmium mg/L 0,025-1,0 0,00merah, dan lem kayu. Penggunaan 5. Kesadahan (CaCO3) mg/L 500 10 6. Klorida mg/L 250 7bahan ini tergantung jenis air yang akan 7. Mangan mg/L 0,05 0,00disaring, kata H. Ali, kakek berusia 58 8. Nitrat, sebagai N mg/L 10 0,05tahun ini. 9. Nitrit, sebagai N mg/L 1,0 0,002 Alat ini tidak dijual langsung ke 10. pH mg/L 6,5-9,0 7,8 11. Sianida mg/L 0,002-0,1 0,04pasar. Tapi harus pesan terlebih dahulu. 12. Sulfat mg/L 400 60Mengapa? Karena, setiap air di suatu 13. Tembaga mg/L 0,05-2,0 0,35daerah memiliki karakter tersendiri. 14. Timbal mg/L 0,01-5,0 0,0 Percik Agustus 2006 19
    • I N O VA S I FOTO:MUJIYANTOyang terletak di pinggir kali itulah diamendesain sendiri filter dengan dibantudua orang pekerja. Hasil penyaringankemudian dimasukkan ke laboratoriumdi Jakarta. Dia pun menyatakan mampumembuat filter untuk air asin. Filter penjernih air ini sementaradijual dalam dua jenis yakni Rp. 1,2 jutauntuk kapasitas 500 liter, dan Rp. 1,5juta untuk kapasitas 1.000 liter.Sedangkan untuk prasarana masjid,kakek ini menggratiskannya. Produk itudigaransi satu tahun penuh. Sementaraalat itu sendiri bisa bertahan hinggalima tahun. Kendati telah sukses dengantemuannya, dia terus mengembangkanproduk tersebut. Saat ini dia sedangmencoba menyaring air bekas minuman H. Ali dengan saringan air di depan rumahnya.seperti Fanta dan Coca-cola. Hasil awalmenunjukkan air ini bisa disaring de- tembok yang dihaluskan. pengamatan di kolam ikan miliknya.ngan sukses. Warnanya jernih, dan Selain menemukan alat penyaring Indikator ini adalah daun jambu biji,rasanya hilang sama sekali. Jadi kayak air, H. Ali pun berhasil mengem- daun salam, dan sebuah akar yang dira-air tawar, katanya seraya menam- bangkan indikator untuk mengecek hasiakan. Dengan mencampurkanbahkan bahwa untuk tambahan bahan mutu air secara sederhana. Indikator ini remasan daun itu, kondisi air bisafilter dipergunakan puing semen bekas didapatkan oleh istrinya berdasarkan ditentukan. Ilham Mimpi FOTO:MUJIYANTO K alau para ilmuwan menemukan sesuatu dari proses penelitian yang panjang dan melelahkan serta mencari jalan bagaimana agar abu tidak terbawa. Hari itu juga dia berhasil. Tapi saya tak yakin air bisa makan biaya besar, H. Ali Dinar justru diminum. Air itu hanya kami buat mampu membuat alat penjernih air mandi saja. Air minum tetap kami ini gara-gara mimpi. Awalnya, keluar- beli, ujarnya. ga ini dililit kesulitan air bersih. Itu Tahun 2004 dia bertemu dengan terjadi tahun 2002. Untuk mengatasi Camat Rancasari. Kepadanya, camat itu keluarga ini membeli mesin pen- memintanya untuk membersihkan air jernih air produksi luar negeri. yang ada di kecamatan. Air yang sa- Namun mesin ini tak berfungsi de- ngat kotor itu berhasil disaring men- ngan baik. Sampai-sampai keluarga jadi air yang jernih. Camat kemudian H. Ali membeli tiga kali dengan harga menyarankan kepada H. Ali untuk Rp. 2 juta, Rp. 2,5 juta, dan Rp. 750 memeriksakan air hasil penyaringan ribu. Tetap saja filer itu tak mampu ke laboratorium. Saya sempat ber- menjernihkan air yang disedot dari istrinya didatangi seorang tua. Orang tanya, buat apa? kata H. Ali. Me- tanah di samping rumahnya. itu menyuruhnya membuat saringan nurut Camat, siapa tahu hasil sa- Kenyataan ini membuat istrinya air dengan bahan abu, pasir, dan ringan itu memang bagus karena se- Hj. Dedeh marah-marah. Dia maksa ijuk. Mimpi ini langsung disampaikan cara kasat mata memang air itu san- saya beli penjernih yang harganya ke suaminya. Besoknya saya lang- gat baik. Camat pun memberikan da- Rp. 8 juta. Saya nggak mau, kenang sung praktek, kata H. Ali. Upaya itu na untuk itu. Hasilnya sangat me- H. Ali. Keributan pun terjadi. Suami gagal. Air memang bisa bening, tapi muaskan. Dari situlah, H. Ali Dinar istri ini pun akhirnya pisah ranjang. abu tetap terbawa. mengembangkan temuannya sampai Dalam kondisi itulah, kata H. Ali, Dia tidak patah semangat. Dia sekarang. Mujiyanto20 Percik Agustus 2006
    • P E R AT U R A N Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2005 Tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air MinumS ebagai tindak lanjut ketentuan pemulihan biaya; efisiensi pemakaian Pasal 40 Undang-undang No. 7 Perhitungan dan air; transparansi dan akuntabilitas; dan Tahun 2004, tentang Sumber penetapan tarif air perlindungan air baku. Sedangkan kom-Daya Air pemerintah menetapkan Per- minum harus didasarkan ponen biaya yang diperhitungkan me-aturan Pemerintah tentang Pengem- pada prinsip-prinsip liputi biaya operasi dan pemeliharaan;bangan Sistem Penyediaan Air Minum biaya depresiasi/amortisasi; biaya bu- keterjangkauan dan(SPAM). Pengaturan SPAM ini bertuju- nga pinjaman; biaya-biaya lain; dan ke-an mewujudkan pengelolaan dan pela- keadilan. untungan yang wajar. Yang menetapkanyanan air minum yang berkualitas de- tarif ini yaitu Kepala Daerah berdasar-ngan harga yang terjangkau; mencapai didistribusikan kepada masyarakat. kan usulan direksi, setelah disetujuikepentingan yang seimbang antara kon- Selain air minum, air bakunya pun oleh Dewan Pengawas.sumen dan penyedia jasa pelayanan; harus memenuhi baku mutu yang dite- Menyangkut peran koperasi, badandan meningkatkan peningkatan efisien- tapkan untuk penyediaan air minum se- usaha swasta, dan masyarakat, PP inisi dan cakupan pelayanan air minum. suai ketentuan. Tugas menjamin keter- membatasi hanya pada daerah, wilayah Pengaturan dalam PP ini mencakup sediaan air baku ini terletak di pundak atau kawasan yang belum terjangkauSPAM; Perlindungan Air Baku; Penye- pemerintah dan pemerintah daerah. pelayanan BUMD/BUMN. Selain itulenggaraan; Wewenang dan Tanggung Pengusahaan air baku untuk keperluan mereka wajib menyerahkan seluruhJawab; Badan Pendukung Pengem- pengusahaan air minum wajib berda- asetnya bila masa perjanjian berakhir.bangan SPAM; Pembiayaan dan Tarif; sarkan izin hak guna usaha air. Yang agak maju dari peraturan iniTugas, Tanggung Jawab, Peran, Hak, Pengembangan SPAM menjadi yaitu adanya hak-hak pelanggan, didan Kewajiban; Pembinaan dan Peng- tanggung jawab Pemerintah dan Peme- samping kewajiban. Pelanggan berhakawasan; Sanksi Administratif; dan Ke- rintah Daerah untuk menjamin hak se- memperoleh pelayanan air minum yangtentuan Peralihan. PP terdiri atas sem- tiap orang dalam mendapatkan air mi- memenuhi syarat kualitas, kuantitas,bilan bab dan 79 pasal. num bagi kebutuhan pokok minimal se- dan kontinuitas sesuai dengan standar Berdasarkan peraturan ini pengem- hari-hari guna memenuhi kehidupan yang ditetapkan; mendapatkan infor-bangan SPAM harus terpadu dengan yang sehat, bersih, dan produktif. Pe- masi tentang struktur dan besaran tarifpengembangan Prasarana dan Sarana nyelenggaraannya dilakukan oleh serta tagihan; mengajukan gugatan atasSanitasi yang berkaitan dengan air mi- BUMN atau BUMD yang dibentuk se- pelayanan yang merugikan dirinya kenum-yakni air limbah dan persampah- cara khusus. Koperasi, badan usaha pengadilan; mendapatkan ganti rugian--serta berdasarkan asas kelestarian, swasta, dan/atau masyarakat boleh ikut yang layak sebagai akibat kelalaian pe-keseimbangan, kemanfaatan umum, ke- serta bila BUMN atau BUMD tak mam- layanan; dan memperoleh pelayananterpaduan dan keserasian, keberlanjut- pu meningkatkan kualitas dan kuantitas pembuangan air limbah atau penyedot-an, keadilan, kemandirian, serta trans- layanan. an lumpur tinja.paransi dan akuntabilitas. Khusus mengenai tarif dan retribusi, Peraturan ini menegaskan semua pe- Air minum yang dihasilkan dari SPAM peraturan pemerintah ini menetapkan nyelenggara SPAM wajib memiliki ren-yang digunakan oleh masyarakat peng- bahwa tarif air minum merupakan biaya cana induk. Bagi yang belum punya, wajibguna/pelanggan harus memenuhi syarat jasa pelayanan air minum dan jasa pe- melengkapinya paling lambat 1 Januarikualitas berdasarkan peraturan menteri layanan air limbah. Perhitungan dan 2010. Sedangkan yang sudah punya ren-yang menyelenggarakan urusan pe- penetapan tarif air minum harus dida- cana induk, wajib menyesuaikan denganmerintahan di bidang kesehatan. Air mi- sarkan pada prinsip-prinsip keterjang- ketentuan Peraturan Pemerintah ini pa-num yang tidak memenuhi syarat dilarang kauan dan keadilan; mutu pelayanan; ling lambat 1 Januari 2008. MJ Percik Agustus 2006 21
    • TEROPONG PDAM Sragen Perpaduan Komitmen dan Manajemen FOTO:MUJIYANTOP erusahaan Daerah Air Minum tenaga khusus sistem kontrak dan se- (PDAM) biasanya identik de- bagainya. Selain itu, perusahaan meru- ngan kerugian, utang, kinerja muskan kembali tekad dan misinyaperusahaan yang rendah, manajemen dalam bentuk yang konkret yakni (i)tidak profesional, dan sumber daya ma- penyedia air bersih yang handal, (ii)nusia yang kurang berkualitas. Berbagai optimalisasi keuntungan perusahaan,alasan mendasari kondisi ini. dan (iii) peningkatan SDM dan kese- Bagi beberapa PDAM, mitos seperti jahteraan.itu tampaknya sulit diubah. Akibatnya, Pengubahan sistem budaya inisebagian besar PDAM di Indonesia ti- ternyata tidak mudah. Paling tidak bu-dak mampu bangkit dari keterpurukan- Sragen. Bupati memberinya wewenang tuh waktu setahun untuk mendapatkannya. Utang PDAM masih tetap berjibun. penuh untuk mengelola PDAM secara hasilnya. Muncul komitmen bersamaLalu apakah PDAM akan terus seperti profesional. seluruh karyawan yang berjumlah seki-ini? Kapan PDAM akan mampu menja- tar 115 personel itu. Kami punya ko-di perusahaan yang sehat dan menjadi Pembenahan mitmen tinggi. Mati, hidup, sejahtera,kebanggaan daerah? Perubahan terkadang sulit diterima atau tidak tergantung pada kerja kami PDAM Sragen menjadi salah satu bagi yang sudah terbiasa dengan ke- sendiri, jelas Supardi, Kepala BagianPDAM yang berusaha mengubah mitos adaan. Ibaratnya dulu kita itu sedang Perencanaan PDAM Sragen.tersebut. Hanya butuh waktu tiga ta- tidur, tahu-tahu diajak lari. Pasti kaget, Motivasi kerja pun terus didong-hun. PDAM yang semula merugi itu, ta- kata Siswanto, Kepala Bagian Per- krak. Insentif perusahaan seperti gajihun 2005 lalu sudah mampu meraup sonalia PDAM Sragen. Tapi mau tidak berkala dan jaminan hari tua pun di-keuntungan sekaligus mampu memba- mau, langkah lokomotif baru harus penuhi. Beberapa orang disekolahkanyar utang perusahaan. diikuti oleh seluruh gerbong. ke jenjang yang lebih tinggi. Dulu, da- Keberhasilan ini tak lepas dari ko- Direktur Utama baru PDAM sangat na untuk SDM sangat minim, katamitmen kuat Bupati Sragen H. Untung menyadari bahwa masih ada jurang Supardi seraya menambahkan bahwaWiyono, untuk menjadikan PDAM pemisah yang sangat dalam antara perhatian perusahaan ke sumber dayaSragen sebagai institusi bisnis murni. budaya yang ada dan budaya yang manusia sangat menonjol.Bisnis harus dikelola secara profesio- diharapkan. Ini tantangan berat yangnal, tegasnya. Dalam rangka itu dia harus dihadapi, termasuk bagaimana Menuju Sehatmengambil langkah yang mungkin tidak menyamakan persepsi terhadap visi dan Sejak tahun 1997, tarif PDAM Sra-umum bagi PDAM lain di Indonesia misi perusahaan agar muncul strategi gen tak pernah naik. Tarif berkisar diyakni mengambil alih utang PDAM dan dan implementasi yang tepat. angka Rp. 425 per meter kubik. Tak he-melunasinya tahun 2003 ke Depar- Langkah yang diambil dalam tahap ran bila perusahaan itu selalu meraihtemen Keuangan. Selain itu, dia men- awal pembenahan ini, pertama, peru- keuntungan minus alias rugi. Kondisicari kalangan profesional untuk me- musan nilai-nilai inti perusahaan yang ini tak bisa dibiarkan bila menginginkanngelola perusahaan daerah ini. akan ditempuh seperti jujur, disiplin, perusahaan yang sehat. Jalan yang bisa Sejak tahun 2003, PDAM Sragen di- anti-KKN, berorientasi hasil terbaik, ditempuh yakni menaikkan tarif.kendalikan oleh orang luar. Dia adalah dan sebagainya; kedua, mendesain Namun langkah ini pun tidakJoko Suprapto, SE, MM, seorang profe- kembali pengembangan sistem budaya mudah sebagaimana dialami PDAM-sional yang terpilih dalam fit and pro- seperti restrukturisasi, rotasi, pembe- PDAM lain di Indonesia. Banyak gan-per test yang diadakan oleh Pemda rian fasilitas studi, insentif, rekrutmen jalan dan rintangan dari berbagai pihak.22 Percik Agustus 2006
    • TEROPONG minum ini akan ditingkatkan jangkauan Laporan laba/rugi PDAM Sragen Tahun 2001-2005 layanannya kepada sekitar 4.500 (dalam juta) pelanggan baru. Di samping itu, PDAM masih meng- NO PERKIRAAN 2001 2002 2003 2004 2005 hadapi berbagai kendala. Pipa-pipa trans- 1 Pendapatan Usaha 4.550 4.572 4.776 5.355 7.907 misi berdiameter 300 mm sepanjang 2 Biaya Langsung Usaha 2.896 3.311 3.813 3.964 4.774 4.551 meter telah habis masa pakainya (usia terpasang 26 tahun). Tak heran bila 3 Laba (rugi) Kotor Usaha 1.654 1.261 963 1.390 3.133 pipa-pipa yang ditanam di bawah jalan ini 4 Biaya tidak langsung 1.807 2.197 1.985 1.547 2.626 patah atau rubbering aus (keropos). 5 Laba (rugi) usaha (153) (936) (1.022) (156) 507 Minimal setiap bulan ada tiga lokasi kebo- coran. Gangguan juga terjadi pada pipa 6 Pendapatan/Biaya lain2 87 89 94 98 99 collector dan distribusi. Perbaikan seluruh 7 Laba (rugi) Sebelum Pajak (66) (847) (928) (58) 606 pipa ACP ini membutuhkan investasi yang 8 Laba (Rugi) Bersih (66) (847) (928) (58) 606 sangat besar. Yang kini menjadi pekerjaan rumahApalagi kenaikan yang diusulkan Tantangan Pengembangan PDAM yakni pelayanan terhadaplumayan tinggi dari Rp. 425 menjadi Tahun ini PDAM Sragen mempu- pelanggan baru. Jumlahnya semakinRp. 1.300. Maka perlu ada terobosan nyai tekad yang kuat untuk meng- hari semakin meningkat. Hanya sajamenuju ke kenaikan tarif. Bupati me- hasilkan air siap minum sebagaimana kapasitas terpasang belum bisa me-ngusulkan kenaikan dilaksanakan se- namanya Perusahaan Daerah Air Mi- menuhi permintaan. Upaya untukcara bertahap mulai tahun 2005, 2006, num. Berbagai persiapan telah dila- membangun sumur-sumur produksi se-dan 2007. Manajemen setuju. kukan untuk mencapai cita-cita itu. kaligus reservoir terganjal biaya inves- Manajemen menyusun strategi so- Rencananya September ini air siap tasi yang besar. Tapi tekad untuk terussialisasi ke tengah-tengah masyarakat. minum telah bisa dinikmati oleh sekitar melayani masyarakat tak pernah pa-Salah satu caranya dengan meman- 1.000 pelanggan. Tahun depan, air siap dam. (MJ)faatkan siaran radio. PDAM menga-dakan acara talk show setiap minggu Data Teknik PDAM Sragen 2001-2005selama setahun penuh. Bersamaan itu,perusahaan membenahi titik-titik me- NO URAIAN VOLUME 2001 2002 2003 2004 2005rah (daerah bocor) serta layanan. 1 Kapasitas Pada kesempatan lain, PDAM mem-fasilitasi seluruh stakeholder untuk terpasang Liter/detik 346,50 335,35 366 373 398membicarakan kenaikan tarif itu di 2 KapasitasPendopo Kabupaten. Hasilnya, kenaik- produksi Liter/detik 267,25 274,14 288 293 332an itu gol. Komplain kenaikan hanya 3 Produksi air m3 6.434.266 7.814.004 8.127.869 8.945.614 3.085.8630,05 persen, kata Supardi. Kenaikan tarif langsung berdampak 4 Air terdistribusi m3 6.225.341 7.748.894 8.030.926 8.943.288 3.085.863positif bagi kesehatan perusahaan. 5 Air terjual m3 5.388.313 6.064.776 6.327.604 6.850.579 2.277.308Tahun 2005, PDAM bisa memperoleh 6 Kehilangan air m3 947.028 1.684.118 1.800.185 2.095.035 808.555laba perusahaan. Besarnya lumayan, 7 PendudukRp. 605.615.652, 77. Kenyataan itu menjadikan PDAM Terlayani Jiwa 169.124 170.324 173.151 170.073 181.306mulai mampu membayar utangnya ke 8 Pelanggan Pelanggan 27.481 28.270 28.761 29.725 30.132Pemda. Tahun 2007 mendatang, selu- 9 Karyawan Orang 114 114 116 114 113ruh utang PDAM akan terlunasi. DanPDAM pun telah menjadi sumber pen- Cakupan layanan di kota Sragen : 90 persendapatan yang bisa diandalkan oleh Cakupan layanan total : 65 persenPemda setempat. Apalagi tahun depan Jumlah sumur dalam : 21 unitdiperkirakan PDAM akan untung lebih Mata air : 2 unit Area layanan : 14 kecamatan dari 20 kecamatan yang adadari 2 milyar rupiah. Percik Agustus 2006 23
    • TEROPONG Bupati Sragen, H. Untung Wiyono PDAM Harus ProfesionalA FOTO:MUJIYANTO nda mengambil kebijakan tinggi. Kedua, customer kita itu kan ri- untuk mengangkat orang buan. Ini kan perlu ada sistem adminis- dari luar birokrasi untuk trasi yang benar. Terus masalah mainte-mengelola PDAM Sragen. Apa la- nance, berapa live time pipa-pipa yangtar belakangnya? dipasang. Ini kan gak sembarang orang PDAM itu kan intinya bisnis. Bisnis tahu. Dan keempat bagaimana me-itu harus profesional. Kalau PNS-nya nyangkut pelayanan ke masyarakat. Ke-ada yang mampu so what. Tapi kalau lima sistem ekonominya, manajemenmemang tidak mampu, ya kita cari yang keuangannya. Ini yang paling kunci. Ka-profesional. Yang kedua, bisnis itu ha- lau orang bisnis itu kan harus balance.rus dikelola secara bisnis. Manaje- Bila customer banyak biasanya kontrol-mennya pun harus manajemen bisnis. nya juga tidak mudah. Itu yang harusKita tidak pandang bulu siapa saja (bisa Itu yang kami lakukan. kita create. Ada internal control, audit-mengelola). ing control. Apakah terobosan itu tidak Apakah terobosan Anda ini ti- membebani anggaran? Jadi tidak sekadar sosok mana-dak menghadapi hambatan biro- No…Tidak membebani anggaran sa- jernya saja?krasi dari mereka yang selama ini ma sekali. Karena kalau kita pinjam dari No. Kontrol dong.menikmati posisinya? pemerintah pusat ini kan pinaltinya Nggak…..Nggak ada masalah. ada, kita sudah kirim transfer tapi be- Bagaimana proses pemilihanProfesional kok. lum sampai ke bendahara kita kena manajemen baru di PDAM Anda? charge. Ini kan high cost. Maka ini Kita tes. Jadi ada pengalaman, kita Pemda lain belum berani (utang) kita lunasi dulu. tes visi misi mereka. Nggak ada KKN.mengambil terobosan seperti ini? Wah, saya no comment. PDAM saya Sejauh mana Anda memberi- Apa dampak perubahan ini ba-dulu kan nggak untung, sekarang jadi kan kewenangan kepada profesio- gi masyarakat?untung. Dan kita juga tidak tinggi dalam nal? Masyarakat lebih responsif, ada pe-menjual air. Justru public service-nya Kita lepas saja. Kita kan ada Perda ngaduan dan sebagainya.yang kita utamakan. Kita hanya mem- yang mengatur ini itu. Ini yang tidak bo-berikan tarif Rp. 600 per meter kubik. leh dilanggar. Untuk inovasi atau apa- Apa saran Anda terhadap pe-Tapi kita bisa untung. Ini persoalan sis- pun ya silakan jalan. Kita tugasnya ha- ngelolaan PDAM lain?tem manajemen. How to manage. nya mengontrol. Itu tinggal komitmen pemimpinnya.Harus profesional. Kita juga bayar Setiap kepala daerah kan berhak untukutang tahun 2003 lunas. Sekarang kita Bagaimana dengan staf di ba- membangun sistem, punishment personaltidak punya utang bahkan bisa mema- wahnya? yang tidak benar. Jadi itu tergantung padasukkan pendapatan ke PAD dengan No problem. Malah justru bagus ka- decision maker-nya, bupati/walikota.cukup signifikan. rena ada sistem personalia yang benar. Kalau concern ya pasti bagus. Keuangan yang lebih tertib, terus pe- Katanya Pemda mengambil layanan publik yang lebih baik, mainte- Menurut Anda, PDAM lain bisaalih utang PDAM waktu itu, bisa nance yang lebih bagus dan serius. berubah lebih baik?dijelaskan? Kenapa nggak bisa? Kan semua Saya ingin perusahaan itu neracanya Menurut Anda, sebenarnya apa punya customer yang jelas. Merekabersih. Dan dalam perhitungan, bisa ba- persoalan PDAM di Indonesia? mana ada yang nunggak sih? Nggak ada.yar. Tapi supaya tidak ada utang ke pi- Persoalannya menyangkut lima hal. Ada tagihan yang bisa diskedul danhak ketiga ya kita (Pemda) lunasi dulu. Pertama, cost operational itu sangat diestimasi. MJ24 Percik Agustus 2006
    • K L I N I K I AT P I Pengolahan Air Minum di Tingkat Pengguna Pasca Bencana atau Dalam Keadaan DaruratB encana datang tanpa diduga Penyimpanan dan Pengendapan Penyaringan seperti yang telah terjadi di Ketika air disimpan selama sehari beberapa tempat di Indonesia. dalam kondisi aman/bersih, lebih dariInformasi tentang penanganan pasca Penyimpanan/Pengendapan 50 persen bakteri yang umum dijumpaibencana bagi masyarakat tidak kalah akan mati. Selain itu selama penyim-pentingnya dengan informasi cara panan materi-materi terlarut dan seba- Filtrasimengantisipasi bencana apalagi untuk gian bakteri patogen (penyebab penya-penyediaan air minum yang merupakan kit) akan mengendap di dasar tempatkebutuhan dasar. Desinfeksi penyimpanan. Tempat yang digunakan Artikel berikut memaparkan pengo- untuk penyimpanan dan pengendapanlahan sederhana air minum di tingkat Diagram 1. Langkah-langkah Umum harus mempunyai tutup untuk meng-pengguna/masyarakat yang dapat Pengolahan Air di Tingkat Rumah Tangga hindari kontaminasi kembali, tetapidilakukan setelah bencana atau dalam harus ada bukaan yang memungkinkankeadaan darurat. Pengolahan ini men- untuk dilakukan pencucian secaracakup air yang diambil dari semua sum- Aerasi berkala, misalnya ember dengan tutup.ber, tetapi umumnya hanya dapat Aerasi adalah proses pengolahan Air harus diambil dari bagian palingmenghilangkan kontaminasi fisik dan dengan membuat air berkontak dengan atas tempat penyimpanan, bagian dibiologis. Kontaminasi kimiawi biasanya udara dengan tujuan untuk me- mana air paling bersih dan paling sedi-tidak dapat dihilangkan dengan proses ningkatkan kadar oksigen di dalam air. kit mengandung bakteri patogen.ini karena membutuhkan pengolahan Dengan meningkatnya kadar oksigen Semakin lama waktu penyimpananlanjutan yang lebih spesifik. akan: kualitas air biasanya akan lebih baik. Secara umum, pengolahan air di Menghilangkan gas-gas yang menye- Rumah tangga bisa memaksimalkantingkat rumah tangga mengikuti proses babkan air berbau dan berasa manfaat dari penyimpanan dan pengen-yang digambarkan dalam diagram 1. Mineral terlarut seperti besi dan ma- dapan dengan menggunakan "sistemNamun beberapa proses mungkin tidak ngan akan teroksidasi yang kemudian tiga tempat" seperti yang digambarkandibutuhkan tergantung pada kualitas air bisa dihilangkan dengan proses pe- berikut: (lihat halaman sebelah).yang akan diolah. ngendapan dan filtrasi Kontak antara air dengan udara FiltrasiPenyaringan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Filtrasi adalah proses penyaringan Menyaring air dengan menggunakan Misalnya mengocok dengan cepat tem- dengan mengalirkan air melalui mediaselembar kain katun yang bersih akan pat penyimpanan air (misalnya jerigen) yang porous (misalnya pasir), proses inimenghilangkan endapan dan materi ter- yang terisi setengahnya selama kira-kira mengunakan prinsip pembersihanlarut. Kebersihan kain yang digunakan 5 menit kemudian dibiarkan selama 30 alami. Ada beberapa cara filtrasi yangsangat penting karena kain yang kotor menit agar materi-materi terlarut bisa dilakukan, yaknimalah akan menambah kontaminasi. Jika mengendap. Untuk skala yang lebihtersedia dapat digunakan kain khusus besar, aerasi bisa dilakukan dengan 1. Filter pasir sederhanayang juga dapat menyaring organisme mengalirkan air dalam tangki perforasi Filter sederhana untuk rumah tang-seperti cacing pita, kain ini bernama yang terbagi dalam bagian-bagian kecil ga bisa dibuat dari wadah/tangki ge-"copepods". Kain ini harus digunakan yang berisi kerikil. Kemudian air yang rabah/tanah liat, logam, atau plastik.dengan permukaan penyaring yang sama. ditampung di tangki pengumpul juga Wadah ini diisi dengan lapisan pasirKain ini bisa dibersihkan dengan cara dibiarkan selama kurang lebih 30 menit dan kerikil yang juga dilengkapi bebera-dicuci dengan sabun dan air bersih. untuk mengendapkan materi terlarut. pa pipa yang memungkinkan air meng- Percik Agustus 2006 25
    • K L I N I K I AT P I Untuk Air Minum: Selalu ambil dari tempat No. 3, air ini telah disimpan paling tidak selama 2 hari dan kualitasnya telah membaik. Secara berkala tempat ini harus dibersihkan dan jika mungkin disterilisasi dengan air panas/mendidih. Setiap hari ketika air dari sumber dibawa ke rumah : (a) Perlahan-lahan masukkan air yang tersimpan di tempat 2 ke tempat 3, bersihkan tempat 2 (b) Perlahan-lahan masukkan air yang tersimpan di tempat 1 ke tempat 2, bersihkan tempat 1 (c) Tuangkan air yang diambil dari sumber (ember 4) ke dalam tempat 1, disarankan sambil disaring dengan kain bersih. Untuk mencegah endapan terbawa disarankan untuk memakai selang plastik yang lentur untuk memindahkan atau mengambil air.alir ke atas atau sebaliknya melalui 3. Filter keramik telur cacing walaupun metoda ini relatiflapisan tadi. Filter ini bisa juga dibuat Beberapa filter ada yang dilapisi mengkonsumsi energi. Sebaiknya airskala besar dengan menggunakan drum dengan zat/materi tertentu yang dibiarkan mendidih selama paling tidakberkapsitas 200 liter. Filter ini harus berfungsi sebagai desinfektan namun 5 menit untuk mematikan semua bak-dibersihkan secara berkala untuk meng- harganya relatif lebih mahal, saat ini teri patogen/berbahaya.angkat kotoran atau lumpur yang me- telah banyak filter keramik yang dibuat 2) Menggunakan kaporit/klornempel pada pasir dan kerikil. Freku- lokal. Air yang telah difilter tetap harus Kaporit/klor adalah zat kimia yangensi membersihkan tergantung dari direbus atau didesinfeksi sebelum paling banyak digunakan untuk desinfek-tingkat kekeruhan air. Semakin keruh dikonsumsi. si air minum karena relatif mudah untuksemakin sering dibersihkan. Filter ini digunakan, cukup efektif, mudah didapattidak efektif untuk menghilangkan bak- Desinfeksi dan harganya cukup murah. Jika digu-teri patogen. Oleh karena itu air hasil Penting sekali air yang diminum nakan secara benar kaporit akan mem-filtrasi masih perlu didesinfiksi atau di- harus bebas dari organisme berbahaya. bunuh semua virus dan bakteri tetapisimpan paling tidak selama 48 jam. Penyimpanan, pengendapan dan filtrasi beberapa jenis protozoa tetap bisa berta- 2. Filter karbon/arang dapat mengurangi bakteri berbahaya han. Kaporit harus ditambahkan dalam Karbon/arang dikenal cukup efek- tapi tidak ada satu pun yang bisa men- jumlah yang memadai tetapi juga tidaktif untuk menghilangkan rasa, bau dan jamin bahwa bakteri dapat dihilangkan berlebihan dan dibiarkan kontak denganwarna. Karbon/arang biasa yang seluruhnya. Desinfeksi adalah proses air selama paling tidak 30 menit.tersedia di pasar lokal dapat digu- yang menjamin bahwa air minum yang 3) Menggunakan sinar mataharinakan sebagai media, namun karbon akan dikonsumsi bebas dari organisma Metoda ini bisa dilakukan denganaktif dikenal lebih efektif walaupun berbahaya atau bakteri patogen. Ada memasukkan air ke dalam wadah plastikharganya lebih mahal. Akan tetapi jika beberapa cara untuk mendesinfeksi air transparan dan menjemurnya di bawahkarbon tidak secara berkala diganti di tingkat rumah tangga, yaitu: sinar matahari selama 5 jam (atau selamaatau jika filter tidak digunakan untuk 1) Merebus 2 hari jika berawan/mendung).beberapa waktu, diindikasikan malah Merebus merupakan cara yang sa- Kontributor:menjadi tempat berkembang biak bak- ngat efektif untuk menghilangkan bak- Lina Damayanti (linadamayanti2002@yahoo.com)teri berbahaya. teri berbahaya seperti virus, spora, dan dan Winarko Hadi (winces@cbn.net.id)26 Percik Agustus 2006
    • KISAH Srikandi-srikandi JambanS upini, begitu dia biasa dipanggil. nya. Bahkan dia sempat bekerja di luar mengalir tepat di depan rumahnya, Ibu muda ini berasal dari Dusun negeri meski menurut pengakuannya tepat di tepi jalan. Kali Gedog, Desa Margourip, dia tidak sempat menamatkan sekolah Setelah pemicuan, Supini terpilihKecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. dasar (SD). untuk ikut dalam diskusi yang dihadiriDia memiliki tiga orang anak. Anak Suatu ketika di desanya, Dusun Kali oleh Dirjen PP dan PL Depkes RI. Sepu-yang pertama duduk di bangku SMP ke- Gedog dipakai tempat praktek pemicu- lang dari pertemuan evaluasi tersebut,las 1 dan dua anak lainnya masih di SD. an Community-Led Total Sanitation ibu muda ini berpikir dan menetapkanSuaminya bekerja di Surabaya. Sehari- (CLTS) oleh peserta orientasi CLTS dia harus membuat jamban, apapunhari Supini tinggal bersama ketiga lokasi WSLIC-2 di kawasan Indonesia bentuknya, agar dia bersama keluargaanaknya. Timur yang berlokasi di Hotel Insumo dapat terlindung dari penyakit dan Kondisi demikian tidak membuat- Kediri. Dia menjadi salah satu peserta dapat berperilaku hidup yang bersihnya kecil hati. Guratan wajahnya me- yang hadir dalam pemicuan itu. Dia dan sehat.nunjukkan semangat yang tak pernah mengikuti acara itu secara seksama. Esoknya niat itu diwujudkannya.padam untuk menghadapi kehidupan. Buahnya, dia pun tergerak hatinya kare- Dia mengambil cangkul dan perabotanSejak remaja dia sudah terbiasa untuk na keluarga dan dan semua tetangganya pendukung lainnya. Bersama ketigahidup mandiri dan lepas dari keluarga- buang air besar (BAB) di sungai yang anaknya, dia mulai menggali lubang di belakang rumahnya. Tak butuh waktu FOTO:DPMU KEDIRI lama. Lubang sedalam 150 cm itu pun tergali. Hari berikutnya, dia menebang be- berapa pohon melinjo yang sudah tidak bisa berbuah. Batang pohon ini diguna- kan sebagai gelogor (penyangga) penu- tup lubang jamban. Sebagai dinding, dia menanam bunga puring di sekeliling jamban. Lumayan, agar saat jongkok di atas jamban ini, orang lain tak melihat- nya. Nah, mulai saat itulah Supini ber- sama ketiga anaknya meninggalkan kebiasaan lamanya, berak ke sungai. Dia sudah bisa berbangga dengan jam- ban cubluknya, kendati apa adanya. Dengan kemampuannya, dia juga telah mendidik anak-anaknya untuk mengubah perilakunya. Ini terbukti pa- da anak bungsunya yang duduk di bang- ku kelas 2 SD. Ketika ditanyakan kepa- danya mengapa tidak buang air di su- ngai lain, dengan enteng dia menjawab, "Tidak, nanti bisa kena sakit gatal dan di Supini sedang menyampaikan pengalamannya membuat jamban belakang sudah punya jamban". Suatu kali, Supini diberi kesem- Percik Agustus 2006 27
    • KISAH FOTO:ISTIMEWApatan oleh DPMU Kediri untuk di dusunnya, Dusun Margodadi,memaparkan pengalamannya pa- meninggalkan kebiasaan buang airda acara orientasi CLTS bagi Or- besar sembarangan.mas dan masyarakat di Kediri. Ny. Suparti yang biasa dipang-Tanpa diduga, dia melantunkan gil Ibu Inggih ini saat itu men-sebuah lagu gubahannya, yaitu datangi setiap rumah. Itu dilaku-"Perjuangan Membuat Jamban". kannya setelah desanya menjadiKreativitas ini membuat peserta tempat uji coba program CLTSterkesima. yang pertama kali. Saya selalu Nun jauh dari Kediri, ada seo- bilang kepada warga, sakit iturang ibu yang juga gigih berjuang mahal. Biar tak mahal maka kitauntuk jamban. Hanya saja, ini tidak perlu jamban untuk menghindaridilakukan untuk dirinya sendiri tapi penyakit, katanya.untuk masyarakatnya. Dia seorang Ibu guru SD ini pun tergolong Agustin sedang melatih stafnya.dokter gigi yang sekaligus Kepala punya banyak ide. Dia me-Puskesmas Kecamatan Lembak, ngumpulkan kopi dari warga un-Kabupaten Muara Enim, Sumatera Se- Usaha kerasnya bersama staf Pus- tuk membantu pembangunan jamban-latan. Namanya Agustin P. Siahaan. kesmas ini membawa hasil. Satu desa jamban baru. Selain itu dia mengajak Semangat Agustin untuk mendo- berhasil berubah 100 persen. Keberha- warga untuk bergotong royong. Intinyarong masyarakat di wilayahnya untuk silan ini tak menghentikan niatnya. kita harus kerja sama, kalau sendiri-membangun jamban ini juga dipicu oleh Masak cuma satu desa? Desa lain sendiri berat, katanya.pelatihan CLTS. Dan secara fakta, me- bagaimana? Saya malu kalau program Atas keberhasilannya itu, kini Ny.mang di wilayah kecamatan itu sangat ini tidak berkembang, ungkapnya. Suparti sering diundang berbagai acarasedikit yang mau buang air besar di Berbekal niat dan semangat tersebut terkait dengan CLTS di pusat dan dae-jamban. Orang sudah ke bulan, kita dia terus bergerak ke seluruh desa di rah. Desanya juga menjadi daerah tu-kok masih seperti ini, pikirnya saat itu. kecamatan. Hasilnya luar biasa, seluruh juan studi banding. Semuanya nggak Dia menilai program CLTS lain dari kecamatan telah bebas dari buang air pernah saya bayangkan sebelumnya,program-program sebelumnya. Menu- sembarangan. Keberhasilan itu pula katanya.rutnya, program lain menempatkan yang menjadi poin tersendiri baginya Srikandi jamban ada di mana-mana.aparat pemerintah seolah-olah lebih untuk terpilih sebagai dokter teladan Di Jambi tepatnya di Kecamatan Jambipintar daripada masyarakat sehingga tingkat Sumatera Selatan. Karena itu Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi,pesannya kurang didengar. Kalau dia berhak ke Jakarta mengikuti ada seorang ibu yang begitu gigih me-CLTS pendekatannya lebih manusiawi, peringatan detik-detik proklamasi. ngajak masyarakatnya untuk mening-katanya. Saya tak pernah membayangkan galkan buang air sembarangan. Dia Untuk mewujudkan niatnya dia me- semua ini, aku Agustin. adalah Ny. Habibah, istri Camat Jambilatih stafnya di Puskesmas. Setelah itu, Dia merasakan program ini telah Luar Kota. Hari-harinya diisi dengandia bersama mereka langsung turun ke menjadi pemicu bagi program-program memicu warga Desa Sukamenanti, didesa-desa. Kebetulan kegiatan di Pus- lainnya. Masyarakat, jelasnya, sekarang desa yang menjadi daerah uji coba CLTSkesmas setiap awal tahun agak longgar. lebih mudah digerakkan misalnya da- di Jambi. Tak heran bila warga begituSetelah pukul 12.00, dia turun ke desa- lam hal persampahan, sanitasi, dan mengenalnya.desa. Kadang kita gak pakai seragam, sebagainya. Bahkan kini dia sedang Dia bertekad untuk menjadikan wi-supaya bisa lebih dekat dengan masya- mengembangkan Posyandu Tumbuh layah kerja suaminya itu bebas BABrakat. Saya juga tidak mengaku sebagai Kembang Anak. Dua uji coba berhasil sembarangan mengingat sebagian besardokter, kata ibu satu anak ini. dan kini sedang diperluas. wilayah tersebut berada di pinggir su- Jam kerja yang seharusnya hanya Sosok lainnya yang tak kalah gigih ngai. Kondisi ini mendorong masyara-sampai pukul 14.00 pun terpaksa hingga memicu warganya yakni Ny. Suparti. kat lebih suka buang air di sungai.pukul 17.00. Ini disebabkan ada kesulitan Dia adalah istri Kepala Desa Kenongo, Berbagai ide kreatif muncul darinyamengumpulkan warga masyarakat. Kecamatan Guci Alit, Kabupaten Luma- untuk menjadikan masyarakat terpicu,Mereka hanya bisa diajak kumpul sore jang, Jawa Timur. Hanya butuh waktu seperti lomba kebersihan, gotong ro-hari. Kadang kita harus mendatangi dari sebulan, dari target enam bulan, dia dan yong membuat jamban dan seba-rumah ke rumah, kenangnya. timnya berhasil menjadikan masyarakat gainya. MJ/DPMU Kab. Kediri28 Percik Agustus 2006
    • ABSTRAK Analisis Pemanfaatan TPA Sampah Pascaoperasi Berbasis Masyarakat (Studi Kasus Bantar Gebang)T PA Bantar Gebang beroperasi lolaan sampah dengan hutan ko- memperbaiki ekosistem yang rusak ser- sejak 1989. Masa kontrak pakai ta/penghijauan, daur ulang, dan kom- ta dapat menghemat penggunaan lahan oleh Pemerintah Daerah Khusus pos. Faktor yang dominan dalam penen- TPA; (iii) bagi peningkatan pertanian,Ibukota Jakarta berakhir tanggal 31 tuan strategi bagi pemanfaatan TPA sam- pupuk kompos yang dihasilkan dapatDesember 2003. Untuk mengatasi per- pah pascaoperasi berbasis masyarakat mengurangi tingkat keasaman tanahmasalahan TPA sampah pascaoperasi antara lain luas lahan, Instalasi Pengolah- lahan pertanian akibat penggunaanperlu dilakukan kajian dan analisis an Air Sampah (IPAS), peraturan perun- pupuk kimia secara terus menerus, diuntuk melihat kemungkinan yang terja- dangan, pendanaan, keterlibatan swasta, samping itu pupuk kompos dapat me-di di masa depan berdasarkan pada teknologi, dan donor agency. Kesuksesan ningkatkan produktivitas lahan; (iv) pe-keadaan saat ini seperti sumber daya TPA Terpadu juga tergantung pada du- ngembangan ekonomi lokal, dengandan lingkungan alam, sosial ekonomi, kungan masyarakat. terkonsentrasinya tenaga kerja dalamfisik, kimia, mikrobiologi, dan keterli- Pemanfaatan sebagai TPA Terpadu jumlah besar dapat membuka peluangbatan masyarakat dalam pemanfaatan akan menimbulkan dampak berganda usaha baru bagi kegiatan lainnya berupaTPA sampah pascaoperasi berbasis baik bagi lingkungan, masyarakat seki- kegiatan usaha warungan, usaha-usahamasyarakat. tar lokasi TPA dan pemerintah. jasa keuangan, jasa catering untuk ma- Tujuan dan manfaat penelitian ini Pengaruh itu yakni (i) bagi masyarakat kan para pekerja serta usaha ru-antara lain (i) melakukan eva- FOTO:ISTIMEWA mah/kost/pengontrakan rumah; danluasi terhadap kualitas air (v) bagi pemerintah daerah, tenagasumur, air sungai, air lindi, dan kerja yang terserap dalam kegiatan inimikrobiologi; (ii) memilih alter- dapat mengurangi kerawanan sosialnatif yang sesuai untuk peman- yang ditimbulkan karena ketiadaanfaatan TPA sampah pascaoperasi lapangan kerja. Hasil produk dari ke-berbasis masyarakat. Penelitian giatan ini dapat menjadi sumber PADini menggunakan fisik kimia, bagi pemerintah dan sumber peneri-sosial ekonomi, dan prospektif maan pajak bagi negara.analisis serta Analitic Hyerar- Penelitian ini menyarankan agarchy Process (AHP). pengelolaan lindi pada IPAS 1-4 Penelitian ini mendapatkan masih di tangan Pemda DKI. Pena-bahwa kualitas fisik, kimia, dan nganannya perlu ditingkatkan mela-biologi air sumur, air sungai, dan lui pengurangan BOD dan CODair lindi masih di bawah ambang Salah satu sudut TPA Bantar Gebang sampai batas yang dipersyaratkanbatas yang diperbolehkan, kecuali baku mutu lingkungan, beban IPASuntuk kekeruhan air sungai, kandungan sekitar lokasi TPA, terciptanya lapang- perlu dijaga dengan menambah bangu-nitrat, nitrit, BOD5, COD air lindi. an kerja mulai dari perencanaan, kon- nan interceptor dan melengkapi IPAS de-Selain itu, berdasarkan penelitian ini struksi, dan pada saat operasi serta ngan aerator. Selain itu, TPA Terpadumaka TPA ini masih dimanfaatkan keterlibatan dalam pemilahan sampah, sebaiknya dimanfaatkan oleh Pemda DKIsebagai TPA Terpadu dengan pemba- pembuatan kompos, dan pembuatan dan Kota Bekasi. Yang diperlukan lagi me-gian zonasi sebagai berikut. Zone I dan bahan-bahan bangunan; (ii) bagi ling- nyangkut model pemanfaatan TPA iniII sebagai hutan kota/penghijauan. kungan, pupuk kompos yang dihasilkan yakni analisis dinamis untuk memprediksiZone III, IV, dan V sebagai zone TPA dapat bermanfaat untuk meningkatkan perubahan dari waktu ke waktu. MJsampah. Pemanfaatan sebagai TPA tingkat kesuburan lingkungan melalui Sumber dari Disertasi Dr. Royadi,Terpadu menjadi sinergis antara penge- kegiatan penghijauan, pemulihan atau Sekolah Pascasarjana IPB Percik Agustus 2006 29
    • WAWA S A N Makna Kelembagaan AMPL Bagi Keberlanjutan SaranaP engalaman selama mengikuti sana, dan berwawasan luas. Kelemba- Oleh: Alma Arief * evaluasi pembangunan air mi- gaan pengelola yang kuat akan mampu num dan penyehatan lingkung- menanggulangi berbagai permasalahanan (AMPL) dan fasilitasi operasionali- taranya berfungsi baik, sedangkan se- yang timbul, sejauh dalam batas yangsasi kebijakan Nasional Pembangunan lebihnya sama sekali tidak berfungsi. bisa ditanggulangi. Berbagai permasa-AMPL Berbasis Masyarakat telah meng- Dari 14 sarana yang berfungsi baik, 12 di lahan tersebut yaitu:antar pada kesimpulan bahwa "kelem- antaranya memiliki lembaga pengelolabagaan pengelola sarana air mempunyai sarana yang juga berfungsi, sedangkan A. Masalah lingkunganperan sangat penting bagi keberlanjut- dua di antaranya memiliki pengelola sa- Di berbagai wilayah, masalah ling-an sarana dan layanan". Hasil penilaian rana tetapi tidak berfungsi. Di pihak la- kungan sangat menentukan keberlan-yang dilakukan WASPOLA bekerja in, 14 sarana yang tidak berfungsi se- jutan sarana AMPL. Di Desa Lewolaga,sama dengan Yayasan Pradipta Parami- mua lembaga pengelolanya juga tidak Kab. Larantuka, di Desa Wonda, Kabtha (Flores revisited: 2002) mengung- berfungsi. Ende, di Desa Adiwarno, Kab. Kebu-kapkan bahwa ada korelasi positif an- Berbagai informasi di atas menjelas- men, sarana air minum sering kali pu-tara fungsi kelembagaan dan iuran air, kan mengenai peran penting kelemba- tus berantakan karena tanah longsorserta antara fungsi kelembagaan dan gaan pengelola sarana air minum. Tu- dan/atau batu longsor. Di Lewolaga, se-iuran air dengan keberlanjutan sarana lisan ini akan menggambarkan menge- lain tanah longsor juga banjir dan po-AMPL (korelasi spearman rho). nai kompleksitas permasalahan yang hon besar yang tumbang pernah memu- Begitu juga pengalaman selama muncul dalam pengelolaan dan layanan tuskan pipa air minum. Banjir besar dimemfasilitasi operasionalisasi Kebi- air minum berdasarkan pengalaman sungai menghanyutkan pipa besi karenajakan Nasional AMPL-BM di Propinsi melakukan penilaian dan kajian la- pipa tidak digantung pada saat melin-Jawa Tengah dan Propinsi Gorontalo, pangan. tasi sungai. Di Desa Adiwarno, bak pe-menemukan gejala yang sama. Kajian nampung air ambrol terbawa tanahlapangan tentang keberhasilan dan ke- Berbagai Masalah longsor, sedangkan di Wonda, pipagagalan pembangunan AMPL yang di- Pengelolaan sarana AMPL, khusus- yang menyusuri jalan di tepi tebing han-lakukan di beberapa desa yaitu Talu- nya sarana air perpipaan, bukanlah hal cur berantakan karena tebing yang run-melito, Molintogupo, dan Tangga Jaya, yang sederhana. Dalam beberapa kasus tuh/longsor.dengan sangat nyata menunjukkan be- justru sangat kompleks. Bukan hanya Di Sumba Tirmur masalah AMPLtapa penting peran kelembagaan AMPL karena dimensi permasalahannya yang yang berkaitan dengan lingkungan ber-bagi keberlanjutan sarana. Di tiga desa cukup luas dan beragam, tetapi juga si- beda dengan di daerah lain. Di Ka-ini, semua sarana air sudah mengalami fatnya yang sangat lokal, sehingga per- bupaten ini, karena banyak ternak (sa-kerusakan berat, sementara kelembaga- masalahan di satu wilayah, bahkan pi) berkeliaran dalam jumlah sangatan pengelola air minum sama sekali antara satu desa dan lainnya, bisa sa- besar, maka pipa bisa putus karena di-tidak berfungsi. ngat berbeda. Permasalahan air bisa terjang gelombang gerombolan sapi. Di Kabupaten Kebumen informasi berubah mulai dari permasalahan yang Masalah lingkungan di Gorontalo, padamengenai keberlanjutan sarana air mi- menyangkut kondisi lingkungan, tekno- akhir-akhir ini mulai muncul, sepertinum diperoleh baik dari kunjungan la- logi yang diterapkan, keuangan, sosial misalnya kasus Talumelito. Di Talume-pangan maupun data sekunder. Dari se- budaya, dan kelembagaan pengelola air. lito, sarana air menjadi tidak berfungsibagian data yang ada bisa diketahui de- Karena sifat permasalahannya yang bisa karena debit air di bak penangkap tidakngan sangat jelas bahwa keberfungsian menjadi sangat luas dan kompleks, memadai. Hal ini terjadi karena hutanlembaga pengelola sangat menentukan maka sarana AMPL sangat disarankan di daerah tangkapan air telah digantikeberlanjutan sarana air. Dari 28 sara- agar dikelola oleh orang-orang yang be- oleh penduduk dengan tanaman panganna air perpipaan yang terdata, 14 di an- nar-benar memiliki keberanian, bijak- (jagung). Sedangkan di Molintogupo,30 Percik Agustus 2006
    • WAWA S A Nyang menjadi masalah adalah pipa dan lebih rumit dibandingkan variabel lain- manya di daerah hulu yang berdekatanbak penangkap yang berada di tengah nya, dan sifatnya menjadi sangat lokal, dengan sumber air, menjadi marah dansungai hanyut karena banjir besar. bisa berakar pada nilai sosial budaya menjebol bangunan penangkap air. Le- Di Propinsi Bangka Belitung, hutan- masyarakat, konflik antardesa, konflik bih lanjut, karena pengurus sarana airhutan mengalami kerusakan karena antardusun, konflik internal pengelola, memperoleh tekanan dari sebagian pen-penambangan ilegal. Karena dalam me- tingkat penghasilan yang tidak merata, duduk, mereka bahkan mengundurkanlakukan penambangan timah menggu- dan sebagainya. diri, dan sampai kini kepengurusan airnakan bahan-bahan kimia berbahaya Di Kecamatan Solor Timur, Kab. belum lagi terbentuk. Padahal padadalam melakukan pemrosesan, maka Larantuka, keberlanjutan suplai air sa- waktu sebelumnya sudah dikelola de-bahan baku air minum menjadi tidak ngat tergantung pada regularitas dan ngan sangat rapih, termasuk pembu-memenuhi standar untuk air minum. kemampuan membayar sejumlah Rp kuan iuran, cara meminta sambungan 1.250.000/tahun kepada orang yang air, denda bila mengalami keterlambat-B. Masalah Teknologi memiliki/menguasai sumber air. Se- an, dan sebagainya. Masalah teknologi, dalam banyak dangkan di Desa Wonda, Kabupaten Di Talumelito, Gorontalo, unit pe-hal berkaitan dengan lingkungan. Jenis Ende, NTT, karena sumber air berada di ngelola sarana menjadi sama sekali ti-teknologi apa yang diterapkan, sangat desa lain, maka untuk bisa menggunakan dak berfungsi setelah suplai air yang se-ditentukan oleh kondisi lingkungan. Di sumber air untuk mensuplai air bersih mula regular, menjadi sangat menurunKelurahan Dembe I, Gorontalo, dan bagi penduduk Wonda, terlebih dahulu (tidak regular, hanya dibagian huluKelurahan Wonokromo Kab. Kebumen, dibuat negosiasi dan kesepakatan-kese- yang memperoleh bagian), karena debitpipa air kadangkala pecah, utamanya pakatan adat. Di Desa Lewolaga, Laran- air menurun drastis, dan orang di ba-pada malam hari ketika penggunaan air tuka, karena sumber air berada di desa gian hulu cenderung menggunakan airsangat berkurang. Hal ini disebabkan lain yang jaraknya bahkan sampai lebih semaunya seperti tidak menutup krankuatnya tekanan air ke pipa, sehingga dari 10 km, maka untuk bisa menggu- dan sebagainya, dan kemudian diikutiperlu menggunakan bak pelepas tekan nakan sumber air terlebih dahulu dila- pembelotan sebagian masyarakat (diatau kelep pelepas tekan. kukan perkawinan secara adat. bagian hilir) untuk membayar iuran air. Di Kabupaten Sumba Timur, karena Masalah sosial budaya juga me- Dengan sendirinya UPS akhirnya takpanas matahari sangat terik, berbagai nyangkut konflik antardesa, karena ja- berfungsi. Menurunnya debit air di Ta-sarana air dibangun dengan mengom- lur pipa melalui desa-desa lain. Kasus lumelito dikarenakan hutan di wilayahbinasikan panel surya sebagai pem- Desa Lewolaga, karena jalur pipa mele- tangkapan air diganti oleh pendudukbangkit energi listrik untuk penggerak wati hutan dan ladang penduduk desa menjadi tanaman pangan (jagung).pompa air. Namun karena teknologinya lain, sering kali pipa (PVC) dipecah pen-cukup canggih dan sulit pemeliharaan- duduk. Menurut informasi, penduduk D. Masalah Keuangannya, akhirnya sarana yang dibangun desa yang dilewati jalur pipa, menghen- Iuran penggunaan air mutlak diper-mengalami kerusakan tanpa bisa diper- daki agar diberi bagian air. Hal yang lukan dalam rangka pemeliharaan danbaiki, di samping panel-panel suryanya sama juga terjadi di Desa Haikatapu, pengembangan. Dari hasil penilaianlambat laun habis dicuri orang. Di Kab. Sumba Timur, di mana pipa pipa dan kajian lapangan, diketahui bahwaSumba Timur, selain teknologi panel banyak yang hilang diambil orang se- tidak semua desa yang memiliki saranasurya juga diterapkan kincir angin seba- hingga praktis sarana menjadi tidak air minum (perpipaan) memungut bi-gai sumber energi (listrik) untuk me- berfungsi. Hal ini dikarenakan jalur pi- aya atau yang semula memungut iuranmompa air dan pembuatan es. Semua pa melewati ladang-ladang penduduk secara regular, karena suplai air tidaksarana kincir angin ini yang semula ber- yang tidak kebagian layanan air minum. bisa merata sebagian penduduk kemu-jumlah 10, mengalami kerusakan. Di Desa Banyumudal, Kebumen, dian tidak mau membayar iuran. Aki- Di beberapa desa di Kebumen, kare- masalah sosial budaya berkombinasi batnya iuran menjadi tidak lagi berjalanna airnya keruh, maka tidak bisa secara dengan masalah lingkungan. Awalnya dan pengelola sarana menjadi kolaps.langsung di konsumsi oleh rumah tang- adalah menurun drastisnya sumber air Juga diketahui bahwa iuran pemakaianga, tetapi harus terlebih dahulu disa- di musim kemarau. Hal ini terjadi-se- air sangat tidak memadai. Di Desaring (bisa menggunakan saringan ru- belumnya tidak pernah terjadi-karena Lonuo, Gorontalo, iuran per bulan Rpmah tangga atau saringan pasir lambat). penebangan hutan di daerah tangkapan 500, sedangkan di desa Balaweling, air. Menurunnya debit air, menyebab- Solor Timur, iurannya Rp 200/orang/-C. Masalah Sosial Budaya kan penduduk yang selama ini tidak bulan. Tentu saja iuran tersebut tidak Masalah sosial budaya tampaknya pernah mengalami kesulitan air, uta- memadai, tidak mampu untuk Percik Agustus 2006 31
    • WAWA S A Nmelakukan pengembangan atau per- kelembagaannya. Struktur organisasi menyelesaikan konflik yang terjadi an-baikan kerusakan yang cukup besar. dan peraturan bagi pemakai sarana se- tara dusun satu dengan lainnya menyang- muanya penduduk yang menyusun me- kut penggunaan air. Di Desa Lonuo,E. Masalah Kelembagaan lalui pertemuan dengan semua warga. Gorontalo, Unit Pengelola Sarana (UPS) Masalah kelembagaan pada dasar- Meskipun bunyi redaksional peraturan secara mendadak mati, karena pem-nya menyangkut norma-norma, dan tidak bagus (standar legal) namun bangkangan penduduk yang tidak maumanusia yang ada di dalamnya. Peran masyarakat mematuhi karena semua- mematuhi aturan dan tidak mau mem-pengelola sarana air sebagai telah di- nya adalah hasil kesepakatan bersama. bayar iuran air. Preseden pemilihan ke-uraikan di atas, sangat penting, karena pala desa yang salah satu kandidatnyapermasalahan yang dihadapi cukup menjanjikan "bebas iuran air", dan ter-kompleks, sehingga memerlukan Kelembagaan juga jadinya kubu politik di mana UPS me-orang-orang yang tangguh dalam arti menyangkut masalah mihak pada salah satunya telah menjadimemiliki keberanian, bijaksana, dan norma-norma/peraturan sebab utama mati mendadaknya UPS.berwawasan luas. Orang yang akan di- Di tempat lain UPS tidak berfungsi yang mengatur hak dandudukkan sebagai pengurus pengelola segera setelah beroperasinya layanan kewajiban baik pengurussarana, hendaknya dipilih oleh semua dan segera itu pula sarananya meng-yang terkait dengan pemakaian air ka- sarana air, maupun alami kerusakan. Yang seperti ini terja-rena mereka akan mendapat dukung- pemakai sarana air. Dalam di di Desa Molinto Gupo dan Tanggaan/legitimasi, dan akan terpilih orang hal ini, akan sangat legiti- Jaya. Sedangkan di Talumelito, Go-yang tangguh yang memenuhi per- mate apabila pembuatan rontalo, UPS yang semula berfungsisyaratan. peraturan yang ada meli- sangat prima, menjadi mati karena dis- Kelembagaan juga menyangkut batkan semua yang berkait tribusi air tidak bisa merata dan tidakmasalah norma-norma/peraturan yang dengan pemakaian air. regular sehingga penduduk tidak maumengatur hak dan kewajiban baik pe- membayar iuran. Barangkali masih adangurus sarana air, maupun pemakai sebab-sebab lain di tempat-tempat lain-sarana air. Dalam hal ini, akan sangat Mengapa Kelembagaan tidak Ber- nya. Untuk itu perlu dilakukan peneli-legitimate apabila pembuatan peratur- fungsi? tian secara mendalam.an yang ada melibatkan semua yang Mengapa lembaga pengelola airberkait dengan pemakaian air. Yang ada tidak berfungsi, bisa jadi variabelnya Jalan Keluarselama ini ada standarisasi pengelola juga sangat beragam. Untuk memper- Berbagai saran untuk memecahkansarana. Lembaga pengelola air memi- oleh jawaban yang akurat mengenai hal masalah ketidakberlanjutan saranaliki nama yang sama (bahkan di seluruh itu, perlu dilakukan penelitian secara yang berakar pada tidak berfungsinyawilayah). Selain itu, aturan-aturan yang cermat. Bukan hanya karena lembaga lembaga pengelola air adalah sebagaiada serta struktur kelembagaannya pun pengelola air mempunyai peran sangat berikut.sama pula. Ini artinya, keberadaan ke- menentukan bagi keberlanjutan sarana 1. Dipilih oleh masyarakat denganlembagaan pengelola air sifatnya masih tetapi hasilnya juga bisa dipergunakan beberapa persyaratan yang men-bentukan dari atas bukan inisiatif ma- untuk membuat rekayasa (intervensi) dasarkan pada kapabilitas calonsyarakat sendiri. Akan sangat lebih baik untuk memecahkan masalah dan untuk memecahkan berbagai masa-apabila dalam aspek kelembagaan, ma- menentukan kelembagaan yang seperti lah yang kemungkinan dihadapi yangsyarakat juga diberi kewenangan yang apa yang ideal berdasarkan hasil cukup rumit.luas untuk menyusunnya sendiri. penelitian tersebut. Untuk sementara, 2. Cepat melakukan pemilihan/per- Ada sebuah kasus yang menarik jawaban mengenai hal itu bisa men- gantian pengurus bila tidak bisayang menyangkut masalah kelembaga- dasarkan pada asumsi-asumsi saja, melaksanakan fungsinyaan tersebut. Di Sumba Timur ada se- meskipun di beberapa desa sudah tam- 3. Segera melakukan pemecahan ma-buah desa, Tamburi namanya, yang me- pak begitu jelas. salah melalui musyawarah .miliki sarana air sangat terawat, dan Di Desa Banyu Mudal, sebagai 4. Penyusunan struktur organisasi dantampak akan lebih berkelanjutan (satu- misal, lembaga pengelola sarana bubar penyusunan aturan yang mengatur haksatunya sarana yang bagus di Sumba Ti- karena pengurusnya mengundurkan dan kewajiban pemakai sarana olehmur yang penulis pernah temui). Di sini diri dan tidak dilakukan pembentukan semua pemakai sarana dan disesuaikanada sebuah LSM yang memfasilitasi yang baru. Pengurusnya mengundurkan dengan kebutuhan setempat.pembangunan sarana dan penyusunan diri karena merasa tidak mampu * Konsultan WASPOLA32 Percik Agustus 2006
    • WAWA S A N Misteri Lorong Waktu Peradaban Teknologi KeairanW aduk Toltec untuk Irigasi oleh Bangsa Romawi, mereka sudah Oleh: A. Hafied A. Gany* dan Air Bersih: Paralel de- menggunakan berbagai peralatan ukur ngan pembangunan yang dila- (Bagian Kedua-Selesai) tanah dan penyipat datar untuk uitzetkukan oleh peradaban Kaum Zapotek bangunan, penggunaan abacus untukdan Maya, diperkirakan salah satu danau yang menutupi sebagian besar menghitung, juga penggunaan mistarkelompok peradaban Toltec mencapai lembah Kota Mexico. Di sebelah timur dan pita ukur, serta peralatan pertu-kejayaannya antara tahun 500 sampai hilir, bagian dari airnya mengandung kangan, benang sipat, unting-unting1100 M. Untuk memfasilitasi irigasi dan asam nitrat yang berbahaya bagi per- dan semacamnya - yang hingga era mo-air bersih, juga diketemukan waduk tumbuhan tanaman pada pulau buatan dern saat ini masih masih banyak diper-yang terbesar di kawasan tersebut beru- manusia yang terdiri dari endapan lum- gunakan.pa waduk memanjang (long storage) pur dan tanaman aquatik, terkenal de-dilengkapi dengan fasilitas waduk un- ngan sebutan "Kebun Gantung" (Flo- Peninggalan Peradaban Islam La-tuk pengamanan sungai (river-training ating Gardens), yang sampai saat ini madam) dan bangunan bagi air (diversion masih dapat disaksikan di Xochimileo Melalui pengalaman Bangsa-bangsastructure) di sebelah hilirnya. sebelah selatan Kota Mexico. Arab generasi terdahulu dengan pem- Jaringan Waduk Anasazi: Secara berdayaan lebih lanjut melalui perada-terpisah dari pembangunan yang dilak- Peninggalan Masa Kejayaan Ro- ban Islam, bangsa-bangsa Arab sangatsanakan di Mexico, khususnya di barat mawi cepat berkembang dalam waktu hanyalaut Amerika Serikat, beberapa kelom- Menjelang abad kelima SM, Bangsa sekitar satu abad, terutama di kawasanpok komunitas tradisional agaknya Romawi membangun jaringan drainase Afrika Utara dan Spanyol, juga disecara terpisah telah mengembangkan perkotaan untuk Kota Forum dengan kawasan Barat Daya Asia sampai keteknik hidraulik yang cukup maju jaringan sanitasi Cloaca Maxima. Dalam kawasan Sungai Indus dan Uzbekistan.dalam upaya mempertahankan kelesta- kurun waktu yang sama, mereka juga Diperkirakan bahwa sebagai keberlan-rian lingkungannya yang relatif bercua- membangun saluran drainase lembah jutan tradisi lama, oleh pendahuluca kering. Beberapa waduk khusus telah Aricca dengan terowongan sepanjang Bangsa Yamani, mereka membangundibangun oleh Kaum Anasazi di sebelah 607 m yang terletak sekitar 30 km sebe- beberapa bendungan untuk irigasi diselatan Colorado dan lainnya di New lah tenggara Kota Roma. Pada tahun sekitar pusat peradaban Islam di KotaMexico, yang kemudian menjadi terke- 396 SM, mereka menurunkan muka air Mekkah dan Madinah.nal dengan sistem huniannya yang ber- danau Albano melalui terowongan se- Bendungan Abbasid di Sungai Adha-tingkat banyak, kemudian tercatat seba- panjang 1.200 m untuk mendapatkan im dan Bendungan Bujid di Sungai Kur:gai tempat kelahiran pencakar langit tambahan lahan pertanian. Dari tahun Pada abad kesembilan Masehi, Rajayang pertama di dunia modern. 312 SM sampai tahun 52 M Bangsa Ro- Abbasid dari Baghdad membangun se- Bendungan dan Tanggul Pening- mawi juga membangun sembilan talang buah bendungan di Sungai Adhaim de-galan Bangsa Aztec: Beberapa abad air dengan panjang total 423 km untuk ngan bentang 130 m, yang berlokasi se-sebelum pendudukan bangsa Spanyol mensuplai air bersih bagi kota-kotanya. kitar 150 km sebelah utara Kota Bagh-pada tahun 1518 M, Bangsa Aztec sudah Pada pertengahan abad pertama sebe- dad.mencapai tingkat supermasi yang tinggi lum Masehi, Bangsa Romawi mengem- Sekitar satu abad kemudian, rang-di Mexico. Pada masa itu, mereka mem- bangkan pembangunan waduk di ka- kaian sistem irigasi di Sungai Kur sebe-bangun ibu kotanya Tenochtitlan di te- wasan Timur Dekat dan kemudian di- lah selatan Shiraz di sebelah selatanngah-tengah kota Mexico yang dikenal perkenalkan dengan Teknologi ben- Iran dibangun serangkaian bendungandewasa ini. Pusat pemerintahan terse- dungan Israelite, Nabatean dan Ben- untuk pembangkit tenaga kincir airbut berbentuk enklave (pulau) di lokasi dungan Ptolmatic. (bendungan tersebut melayani sekitarsebelah barat Danau Texcoco, sebuah Selama periode awal pembangunan 30 kincir air). Demikian juga dengan Percik Agustus 2006 33
    • WAWA S A Npembangunan bendungan untuk meng- terungkap pada komunitas purba di Indonesia sebagai negara tropis akanoperasikan kincir air "Penggilingan berbagai belahan bumi, bukti-bukti arti- sangat sulit menyimpan situs-situs arti-Aruban" pada abad kedua Masehi di fak purba di Indonesia tergolong jauh fak bangunan yang relatif kecil dan de-Israel, juga hal yang sama sebelumnya lebih muda. Sepanjang catatan sejarah ngan bahan bangunan organik dalamdibangun di Deh Luran, Iran. di Indonesia, ada tiga titik tolak yang kurun waktu yang panjang tanpa meng- Permasalahan umum yang dihadapi dapat memberikan bukti konkret ten- alami pelapukan. Dengan demikian be-pada masa itu adalah tingginya tingkat tang pengembangan dan pengelolaan kas peninggalan artifak semacam buktipengangkutan sedimen akibat proses SDA. Masing-masing berturut-turut sejarah tersebut di atas tidak akan ter-erosi - terutama karena terbatasnya pe- adalah temuan batu bertulis Harinjing tinggal atau sulit ditemukan setelah ri-nutupan permukaan bumi secara vege- yang ditemukan di Desa Kepung, Keca- buan tahun berselang. Kalau hipotesistatif. Banyak di antaranya malahan wa- matan Pare, dalam kawasan wilayah itu benar, maka diperkirakan banyakduk penampungan airnya penuh de- Sungai Brantas, Provinsi Jawa Timur. bukti aktivitas peradaban manusia pur-ngan endapan sedimen, namun dari Penemuan tersebut berupa prasasti ba tersebut di bumi Nusantara yang te-segi konstruksi, sekitar sepertiganya cu- yang bertanggal 726 Tahun Caka, atau tap misteri dan tidak bisa ditelusuri, se-kup mantap terhadap gaya guling. 808 Masehi. Temuan kedua juga berupa telah berlangsung ribuan tahun. prasasti bertanggal 843 Tahun Caka, Di sisi lain, ada juga sementara ka-Perpaduan Teknologi Zaman Ro- atau 921 Masehi. Temuan batu bertulis langan yang mengetengahkan argumen-mawi dan Zaman Kejayaan Islam ke tiga bertanggal 849 Tahun Caka atau tasi bahwa mengingat Nusantara Indo- Pada tahun 711 Masehi, orang-orang 927 Masehi. Namun, sepanjang catatan nesia secara alamiah sudah terbentukIslam dalam upaya penyiaran agama sejarah yang ditemukan buktinya sam- menjadi kumpulan kepulauan tropis de-menyeberang Selat Gibraltar dan ber- pai saat ini, diketahui dari batu bertulis ngan beragam kesatuan budaya masya-gerak terus menuju ke sebelah barat Tugu bahwa bangunan pengairan yang rakat yang terpencar dalam wujud ke-daya Spanyol melewati Kerajaan pertama (tertua) di Indonesia sampai lompok-kelompok kecil, maka di sisiVisigothic Spanyol sampai ke per- saat ini adalah Saluran Chandra Bhaga pembangunan infrastruktur pengairan,batasan Perancis Selatan. Di kawasan di sekitar Sungai Cilincing. manusia pada waktu itu tidaklah ditun-Valencia, sekirat 300 km sebelah teng- Prasasti tersebut menyebutkan bah- tut dengan pengembangan waduk besargara Kota Madrid, mereka melak- wa Raja Purnawaman mendekritkan atau infrastruktur yang permanen un-sanakan pekerjaan rekonstruksi ba- untuk menggali saluran terobosan di tuk memenuhi hajat hidup warganya.ngunan irigasi, termasuk bangunan bagi Sungai Candra Bhaga untuk meng- Apalagi kalau dikaitkan dengan karuniayang membentang di Sungai Turia. alirkan air langsung ke laut, sepanjang keberlimpahan air yang dimiliki ka-Pada abad ke-11 Masehi, orang-orang Istana Candra Bhaga (Sungai Bekasi). wasan Nusantara, sehingga kebanyakanIslam membangun sekitar sembilan Sementara itu analisis geomorphologi tanaman bisa tumbuh tanpa infrastruk-bangunan bagi pada kawasan sejarak 12 memperkirakan bahwa Lokasi Candra tur pengairan yang besar atau perma-km keliling dari lokasi Sungai Turia Bhaga adalah Sungai Cakung yang dike- nen.tersebut. nal saat ini. Batu bertulis ini menyebut- Kalaupun seandainya bangunan se- Bendungan Besar Parada: Pada kan bahwa sejak abad ke-5 Masehi derhana tersebut dihanyutkan banjirsekitar tahun 970 M, bendungan besar dataran rendah yang menjadi lokasi pada setiap musim hujan, mereka akanParada dibangun pada sungai Segura di Kota Jakarta yang dikenal saat ini sudah mampu memperbaikinya tanpa upayasebelah hulu Murcia, sekitar 350 m terlanda masalah banjir. Hal ini mem- konstruksi yang rumit. Mereka akan le-sebelah barat daya Kota Madrid. Ka- berikan bukti baru bahwa bangunan air bih senang meluangkan waktu dan te-wasan tersebut pada waktu itu diduduki tertua di Indonesia yang semula dike- naga untuk melaksanakan perbaikan ta-oleh orang-orang Yamani yang mem- tahui yakni Tanggul Harinjing (804 M) hunan bangunan sederhana yang adabawa dan memperkenalkan budayanya ditepis dengan keterangan pada batu secara "gotong-royong" ketimbang me-dalam pembangunan irigasi dan ben- bertulis Tugu yang mengungkapkan Sa- melihara bangunan (infrastruktur) yangdungan pengairan selama lebih dari luran Chandra Bhaga di sungai Cakung, permanen sepanjang tahun.seribu tahun. dibangun pada abad ke-5 Masehi. Dengan argumentasi ini, dapat dipa- Hipotesis tentang Misteri Artifak hami kalau peradaban teknologi keairanPeninggalan Peradaban Pengair- Purba: Dalam kaitannya dengan bukti dengan sistem infrastruktur sederhana,an di Indonesia peninggalan sejarah di bidang pengem- yang meskipun sudah dilaksanakan se- Dibandingkan dengan peradaban bangan dan pengelolaan SDA, ada lama ribuan tahun, tidak pernah dapatteknologi air dan lingkungan yang kalangan yang berpendapat bahwa tertinggal reruntuhannya sebagai arti-34 Percik Agustus 2006
    • WAWA S A N naan teknologi pancuran untuk menun- jang air bagi kehidupan, bukan hanya untuk manusia, tapi juga bagi keberlan- jutan hidup fauna dan flora serta ke- lestarian ekosistem keairan. Pesan nenek moyang tentang budaya dan teknologi irigasi untuk bertanam padi sawah, misalnya, cukup jelas terbaca pada dua relief yang tersimpan di mu- sium Trowulan, Jawa Timur, bagaimana 5 6 petani sedang menanam benih padi di sawah. Dari relief tersebut jelas bahwaGambar 5. saat bertanam padi sawah orang harusRelief Karmawibangga pada Candi Borobudur menggambarkan kegiatan penggunaan air masyarakat menanam benih, yang berbeda denganpurba pada saat itu untuk memasak.Gambar 6. ladang, di mana benih harus disebar, atauRelief Karmawibangga pada Candi Borobudur menggambarkan kegiatan penggunaan air untuk minum. ditanam. Jadi yang dimaksud dalam relief tersebut pastilah menanam padi denganfak untuk berbicara kepada generasi melayani suguhan minuman pada suatu menggunakan medium air sebagai pelu-penerusnya, tanpa lapuk ditelan masa. kesempatan. Pada relief tersebut jelas nak tanahnya. Bagaimanapun seder- Relief pada berbagai candi: Meski- terlihat bagaimana air (minuman) yang hananya, yang pasti bahwa mereka sudahpun bukti-bukti teknologi yang ada di tersimpan pada kendi dan menuang- menggunakan upaya mendatangkan airIndonesia hingga saat ini jauh lebih mu- kannya ke dalam sebuah mangkok atau setidaknya menggali sumur atauda usianya, nampaknya nenek moyang (cangkir) - yang bentuk dan fungsinya menjernihkan air agar cukup bersihkita sudah cukup lama dan sudah cukup tidak jauh berbeda dengan peralatan untuk dikonsumsi.berpengalaman dalam teknologi air dan dapur yang dipakai pada era modern Seandainya relief-relief tersebut,lingkungan di bumi Nusantara. Nenek sekarang ini. yang jelas dibuat dengan sempurna de-moyang kita, rupanya sudah berusaha Memang dari gambar tersebut tidak ngan relief yang sangat mengagumkanuntuk mengkomunikasikan pengala- jelas apakah mereka sudah mengguna- pada era Candi Borobudur, Prambananman dan kepiawaiannya dalam teknolo- kan teknologi air, namun bila kita men- dan lainnya, di abad ke 7-8 Masehi, ma-gi keairan dan lingkungan, dengan coba menghubungkannya dengan ber- ka dapat dipastikan bahwa peradabanmengukirkannya pada dinding-dinding bagai artifak yang serupa, di Candi teknologi air yang digambarkan dengancandi yang tersebar di beberapa tempat Prambanan, misalnya, mereka pada za- sempurna tersebut, pasti sudah jauh le-di Pulau Jawa bahkan di luar Jawa yang mannya sudah pasti melibatkan per- bih lama dari pembangunan candi itumungkin sebagiannya belum diketemu- adaban teknologi air untuk penyediaan sendiri. Sayangnya bahwa sampai saatkan. air dan pelestarian lingkungan. Dari ini kita belum bisa mengungkapkan Sekalipun belum dapat diketahui se- beberapa relief yang terpampang pada bukti sejarah, sejak kapan nenek mo-cara pasti sejak kapan mulai dikenalnya di dinding Candi Prambanan, terlihat yang bangsa Indonesia mengenal tekno-peradaban teknologi keairan, namun dengan jelas bagaimana peradaban tek- logi air dan lingkungan, sebagaimanadari gambaran nyata pada beberapa re- nologi air sudah berkembang untuk pe- dibuktikan oleh bangsa-bangsa lain dilief di Candi Borobudur (yang dibangun nyediaan dan pengamanan SDA dan berbagai belahan bumi. Apakah me-pada Abad ke 7-8 M), jelas terlihat pe- ekosistemnya, bukan hanya untuk ke- mang kita lebih belakangan, atau me-san tentang penerapan pemanfaatan air hidupan manusia, tapi juga untuk flora mang belum diketemukan bukti-buktiuntuk memasak dan untuk konsumsi air dan fauna yang ada (Lihat Gambar 7 arkeologinya? Atau barangkali asumsiminum (Lihat Gambar 5 dan 6). dan 8). bahwa peninggalan artifak dengan kon- Dari Gambar 5, jelas terlihat bagai- Dari Gambar 7, jelas terlihat bagai- struksi sederhana sudah hancur ter-mana memanfaatkan air untuk me- mana upaya manusia memanfaatkan air kubur dengan dipacu proses oksidasimasak makanan mereka sehari-hari, dengan pendekatan keterpaduan antara dan pelapukan di iklim tropis? Perta-merebus air, sementara seorang di de- penyediaan prasarana SDA dan pelesta- nyaan-pertanyaan tersebut merupakanpannya sedang membersihkan ikan un- rian ekosistem yang berkelanjutan. Se- tantangan ke depan bagi kita untuk da-tuk dimasak. Dari Gambar 6, terlihat mentara pada Gambar 8, jelas terlihat pat mengungkapkan fakta yang sebe-bagaimana seorang perempuan sedang bagaimana peranan air dengan penggu- narnya. Percik Agustus 2006 35
    • WAWA S A NMisteri Lorong Waktu Raja Scorpion dari Mesir meresmikan pengelak sehingga mengalami jebol da- Meskipun fakta yang tersaji dalam pembangunan salah satu jaringan iriga- lam periode banjir sebelum pelak-uraian ini belum dapat menjadi argu- sinya pada tahun 3.100 SM sampai za- sanaan konstruksinya selesai.mentasi yang mewakili kondisi senya- man modern saat ini, atau tidak kurang Dalam bidang pengendalian banjirtanya secara universal, sepanjang bukti- dari 5.100 tahun yang lalu. Tidak ada dan konservasi SDA, banyak pengalam-bukti arkeologi yang sudah terungkap yang bisa menyangkal bahwa periode an yang dapat ditimba dari orang-orangoleh manusia modern, tampaknya tersebut benar-benar merupakan Mis- Nabaten, misalnya yang membangununtuk sementara sudah dapat ditarik teri Lorong Waktu yang cukup panjang check dam untuk menahan laju erosi, dikesimpulan tentang asumsi lorong ditinjau dari umur peradaban dan bu- mana endapan yang terjadi diman-waktu peradaban teknologi keairan daya manusia, namun sangat singkat bi- faatkan sebagai lahan untuk bercocoksampai ke era modern di mana kita la diukur dengan umur geologis bumi tanam. Hal ini sekaligus merupakanhidup saat ini. pijakan kita saat ini, yang parameter teknologi konservasi lahan dan air yang Dari berbagai temuan arkeologi, waktunya adalah milennium dan bukan justru menjadi isu sentral pengembang-budaya kehidupan manusia, dapat dite- abad atau tahun. an dan pengelolaan SDA di alam mo-lusuri sampai sejauh 7000-an tahun dern sekarang ini.yang lalu, namun dari segi peradaban Renungan untuk Pembelajaran Menarik dijadikan renungan untukteknologi keairan dan lingkungan, be- Masa Depan bahan pertimbangan ke depan, bahwalum ada fakta yang dapat membuka ta- Dari bukti-bukti yang ada, banyak sejak ribuan tahun yang lalu, manusiabir misteri mengenai awal mula penera- pembelajaran yang dapat dipetik mulai sudah menerapkan teknologi pengelola-pannya. dari tahapan perencanaan, pembangun- an SDA terpadu, padahal pada saat ter- Di Nusantara, tampaknya sejarah an sampai ke upaya pengelolaan SDA sebut masalah kependudukan belumpengembangan teknologi keairan dan dan pelestarian lingkungan ekosistem begitu mengemuka. Dapat dibayangkanlingkungan sejauh yang dapat dikete- air. Di bidang teknologi perencanaan, bagaimana Bangsa Iraq di lembah su-ngahkan bukti konkretnya, adalah pem- misalnya, banyak dijumpai pengalaman ngai Tikris dan Euphrate ribuan tahunbangunan saluran Chandra Bagha pada terjadinya under-designed, dan atau yang lalu sudah menerapkan pengelola-sekitar Tahun 500 Masehi, mendahului over-designed, di mana under-designed an SDA terpadu dalam pengelolaanpembangunan Candi Borobudur yang mengakibatkan kecilnya kapasitas tam- jaringan irigasi terpisah secara fisik,berlangsung antara abad ketujuh dan pung untuk menampung banjir besar, yakni Kisrawi, Tamara, dan Nahrawan,abad kedelapan tarikh masehi. sehingga bangunan tidak berumur lama sehingga penggunaan airnya terin- Jadi sepanjang sejarah manusia, se- - demikian juga sebaliknya terhadap tegrasi dan menjadi berkelanjutan.bagaimana tercatat pada bukti-bukti ar- dampak negatif over-designed. Di bi- Dengan segala kepiawaian pakar ke-keologi (kepurbakalaan) yang ada, tam- dang konstruksi, juga banyak dijumpai purbakalaan di era modern ini, ternyatapaknya terbentang lorong waktu per- pada awal-awal pembangunan prasara- temuan demi temuan masih juga terusadaban teknologi keairan dan ling- na bendungan purba yang tidak difasili- terungkap dari waktu ke waktu. Inikungan yang cukup panjang, yakni sejak tasi dengan terowongan atau saluran membuktikan betapa masih banyaknya misteri kehidupan di sepanjang lorong waktu peradaban manusia yang belum terungkap hingga kini. Pengalaman peradaban manusia di sepanjang lorong waktu penerapan teknologi keairan dan lingkungan tidak dapat diabaikan oleh manusia modern yang semakin sesak huniannya di Planet Bumi. * Widya Iswara Utama Departemen Pekerjaan 7 8 Umum bidang "Teknologi dan Manajemen Keairan"; Board of Director, International Networks on Participatory IrrigationGambar 7. Management; dan Anggota Working Group onRelief di Candi Prambanan tentang teknolologi pemanfaatan dan pelestarian air. Irrigation and Drainage History ofGambar 8. the World, ICID, mewakili Indonesia.Relief di Candi Prambanan yang menggambarkan peranan air bagi kehidupan manusia, flora, fauna danlingkungan hidup. 36 Percik Agustus 2006
    • WAWA S A N Pembangunan dan PemberdayaanP emberdayaan adalah konsep Tahap pertama adalah penyadaran. Oleh: Riant Nugroho Dwijowijoto* yang paling sering kita pergu- Pada tahap ini, target yang hendak di- nakan dalam kurun waktu lima Anda jangan pernah menyerempet berdayakan diberikan "pencerahan" da-tahun terakhir ini. Namun demikian, becak, diserempet becak pun Anda lam bentuk diberikan penyadaran bah-acapkali kita sering tidak memahami masih dimaki-maki oleh tukang becak. wa mereka mempunyai hak untuksecara mendalam makna darinya, "Matane gak ndelok, ta!" (Matanya tidak mempunyai "sesuatu". Misalnya, target-bahkan kita seringkali mempersaling- melihat, ya). Mahasiswa melakukan tin- nya adalah kelompok masyarakat yanggantikan kedua kata tersebut. Memang, dak anarki sepanjang 1998-2001 juga miskin. Kepada mereka diberikan pe-tidak ada sebuah pemahaman yang dikarenakan selama ini mereka dikebiri mahaman bahwa mereka dapat menjadibenar secara absolut tetapi upaya untuk total kekuasaan kebebasan kampusnya. berada, dan itu dapat dilakukan jikamemahami suatu konsep dengan baik Massa yang merusak properti keturunan mereka mempunyai kapasitas untuk ke-adalah langkah awal dari sebuah pro- Cina ketika kerusuhan terjadi juga karena luar dari kemiskinannya.gram pembangunan yang baik. mereka selama ini merasa diinjak-injak Pada tahap ini program-program hak ekonominya oleh pemerintah dan yang dapat dilakukan misalnya membe-Tidak Sekadar Daya KKN-nya pemerintah. Jika kita punya rikan pengetahuan yang bersifat kogni- Pemberdayaan berasal dari penerje- binatang piaraan selalu diikat maka keti- si, belief, dan healing. Prinsip dasarnyamahan bahasa Inggris "empowerment" ka ia sempat lepas, ia akan menjadi liar, adalah membuat target mengerti bahwayang juga dapat bermakna sebagai "pem- berandalan, dan tidak kenal aturan. mereka perlu (membangun "demand")berian kekuasaan", karena power bukan Itulah sebabnya, kita memerlukan pem- diberdayakan, dan proses pemberdaya-sekadar "daya" tetapi juga "kekuasaan", berdayaan, khususnya kepada mereka an itu dimulai dari dalam diri merekasehingga kata "daya" tidak saja bermakna yang "lemah" dan "tidak berdaya". (tidak dari orang luar)."mampu" tetapi juga "mempunyai kua- Setelah menyadari, maka tahap ke-sa". Di sini dipergunakan proposisi Lord Tiga Sisi Pemberdayaan dua adalah pengkapasitasan. InilahActon secara terbalik. Kata filsuf Inggris Pemberdayaan adalah sebuah "pro- yang sering kita sebut sebagai "capacityini power tend to corrupt, absolute po- ses menjadi", bukan sebuah "proses ins- building", atau dalam bahasa yang lebihwer corrupt absolutely. Memang, kalau tan". Sebagai proses, maka pemberda- sederhana memampukan atau ena-penguasa menjadi penguasa absolut, mi- yaan mempunyai tiga tahapan: penya- bling. Untuk diberikan daya atau kuasa,salnya seorang diktator, maka ia cende- daran, pengkapasitasan, dan pendaya- yang bersangkutan harus mampu terle-rung untuk mengorupsi semua yang ada- an. Sederhananya dapat digambarkan bih dahulu. Misalnya, sebelum membe-karena kekuasaan pun sudah dikorupsi sebagai berikut: rikan otonomi daerah seharusnya dae-habis olehnya. rah-daerah yang hendak diotonomkan Kita seringkali menjadi romantik diberi program pemampuan ataubahwa orang yang papa atau miskin ab- capacity building untuk membu-solut kekuasaan "tidak mungkin korup- at mereka "cakap" (skilfull) disi. Sebaliknya, absolute no-power cor- dalam mengelola otonomirupt absolutely, too. Jika individu atau yang diberikan. Proses ca-suatu kelompok "sama sekali" tidak pacity building terdiri darimemiliki kekuasaan, maka ia pun men- tiga jenis: manusia, organi-jadi "korup" secara absolut pula. Dalam sasi, dan sistem nilai.bahasa Inggris, kita mengenal kata Pengkapasitasan manu-"amock" yang berarti marah secara tiba- sia di dalam arti memampu-tiba dan kemudian melakukan perusak- kan manusia, baik dalam kon-an yang tidak dapat dipahami alasannya teks individu maupun kelompok.secara nalar. Di Surabaya atau Malang, Kita tidak asing dengan konsep ini, Percik Agustus 2006 37
    • WAWA S A N FOTO:DOK/POKJAkarena kita sudah amat sering melaku-kan training (pelatihan), workshop (lo-ka latih), seminar, dan sejenisnya-dimasa "Orba" kita juga sering memper-gunakan istilah "simulasi" untuk sosiali-sasi P4. Arti dasarnya adalah membe-rikan kapasitas kepada individu dan ke-lompok manusia untuk mampu meneri-ma daya atau kekuasaan yang akan di-berikan. Pengkapasitasan organisasi dilaku-kan dalam bentuk restrukturisasi orga-nisasi yang hendak menerima daya ataukapasitas tersebut. Misalnya, sebelumdiberikan peluang usaha, maka kelom-pok miskin dibuatkan Badan Usaha Mi-lik Rakyat (BUMR). Agar menjadi efisi-en dalam manajemennya, maka daerahotonom ditata ulang organisasinya se-hingga berpola structure follow functi-ons. Pengkapasitasan organisasi ini se- Pengkapasitasan sistem nilai dilaku- dalam makna sempit. Pada tahap ini,ringkali kita abaikan, pada maknanya kan dengan membantu target untuk kepada target diberikan daya, kekua-ibarat "menyiapkan medium sebelum membuatkan "aturan main" di antara saan, otoritas, atau peluang. Pemberianmeletakkan sediaan"; sama halnya se- mereka sendiri. Pada program BUMR di ini sesuai dengan kualitas kecakapanbelum kita menanam bibit jagung, maka Lumajang dan Bengkalis, setelah manu- yang telah dimiliki. Tahap ini sangatkita siapkan pula lahannya. Bukankah sianya diberi kapasitas manajerial, di- penting karena pada saat ini pembentuk-kita tidak mungkin menabur bibit ja- berikan organisasi atau lembaga usaha, an kabupaten-kabupaten baru cende-gung sekehendak hati kita? Menabur bi- kepada mereka juga berikan "aturan rung dilakukan tidak atas dasar keca-bit jagung di atas karang atau jalan raya main" agar kelak kalau usahanya men- kapan yang memadai melainkan lebihtidak akan memberikan tumbuhan ja- jadi besar tidak menjadi berebut atau banyak kepada syarat-syarat adminis-gung, bukan? Perlu diakui, bahwa peng- menjadi ajang sengketa yang justru me- tratif, misalnya minimal ada tiga keca-kapasitasan kedua ini jarang dilakukan rugikan mereka sendiri. Hal yang sama matan. Di Sulawesi dan Maluku Utarakarena kita acapkali take it for granted dengan otonomi daerah, kepada daerah diperkirakan lebih dari 50 persen kabu-dengan berpikir bahwa "toh kalau ma- otonom difasilitasi agar membuat Per- paten baru tidak mampu melaksanakannusianya sudah dikapasitaskan ia akan aturan Daerah yang mengatur "rule of otonomi daerah dengan baik dan benarmelakukan pengkapasitasan organisasi the game" di dalam daerah otonom, an- karena masalah tidak memadainya ke-sendiri". Kadang premis ini berlaku, na- tar daerah otonom, serta antara daerah cakapan daerah untuk melaksanakanmun pada prakteknya, premis ini sering otonom dan pemerintah pusat. Sama otonomi daerah. Biaya otonomi daerahtidak berlaku. halnya dengan pengkapasitasan organi- dengan demikian menjadi sangat ma- Pengkapasitasan ketiga adalah sistem sasi, pengkapasitasan sistem nilai ja- hal, karena pengkapasitasan pasca-nilai. Setelah orang dan wadahnya dika- rang kita lakukan, karena kita mempu- pemberian otonomi bertemu dengan re-pasitaskan, maka sistem nilainya pun de- nyai stereotip bahwa "kalau manu- sistensi dan ketegangan-keteganganmikian juga. Sistem nilai adalah "aturan sianya dikapasitaskan, toh mereka akan yang seharusnya tidak terjadi.main". Dalam cakupan suatu organisasi, membuat aturan main sendiri yang Prosedur pada tahap ketiga ini cu-maka sistem nilai tersebut berkenaan de- baik". Pengalaman di lapangan menun- kup sederhana, namun seringkali kitangan Anggaran Dasar dan Anggaran Ru- jukkan hal yang lain. Setelah pengkapa- tidak cakap menjalankannya karenamah Tangga, Sistem dan Prosedur, Per- sitasan manusia, yang terjadi mereka mengabaikan bahwa di dalam keseder-aturan Koperasi, dan sejenisnya. Pada tinggal sebagai individu yang "tercerai- hanaan pun ada ukurannya. Pokok ga-tingkat yang lebih maju, maka sistem nilai berai" dan "tak bersistem nilai tunggal". gasannya adalah dalam proses pemberi-terdiri pula oleh budaya organisasi, etika, Tahap ketiga adalah pemberiaan an daya atau kekuasaan diberikan se-dan good governance. daya itu sendiri-atau "empowerment" suai dengan kecakapan dari penerima.38 Percik Agustus 2006
    • WAWA S A NPemberian kredit kepada suatu kelom- mengajari memegang uang sendiri de-pok miskin yang sudah melalui proses ngan jumlah yang dibatasi dan membe- Begitu alamiahnyapenyadaran dan pengkapasitasan, ma- lanjakan sendiri dengan bijaksana, sam-sih perlu disesuaikan dengan kemam- pemberdayaan sehingga bil diawasi. Tujuannya, ketika sudah di-puannya mengelola usaha. Jika per- kita lupa bahwa lepas, ia akan mampu membelanjakanputaran usahanya hanya mampu men- "proses itu penting". uangnya dengan bijaksana pula.capai Rp 5 juta, tidaklah bijaksana jika Kebiasaan manusia Begitu alamiahnya pemberdayaandiberikan pinjaman atau modal sebesar Indonesia untuk take sehingga kita lupa bahwa "proses ituRp 50 juta. penting". Kebiasaan manusia Indonesia it for granted membuat untuk take it for granted membuat pem-Seni dari Proses Alamiah pemberdayaan menjadi berdayaan menjadi sebuah kegiatan Pemberdayaan pada akhirnya bu- sebuah kegiatan yang dianggap "jadi dengan sendirinya".kanlah "teori". Sebagaimana dikatakan yang dianggap Pada abad ke 18, ilmuwan sosialoleh Ron Johnson dan David Redmod "jadi dengan sendirinya". Prancis, Alexis de Tocqueville, mene-(The Art of Empowerment, 1992), bah- mukan bahwa keunggulan bangsawa at last, empowerment is about art. Amerika disebabkan mereka mempu-It is about value we believe. Tatkala da pemahaman, bahwa value dari pem- nyai kemampuan asosiasional yang ku-pemberdayaan menjadi sebuah seni, berdayaan adalah bahwa ia merupakan at. Artinya, bangsa tersebut mempunyaimaka yang mengemuka adalah bagai- proses yang alamiah. kemampuan yang kuat untuk membuatmana membangun keindahan dalam Pemberdayaan adalah sebuah pro- organisasi dan memanajemeninya.proses pemberdayaan. Artinya, mem- ses yang alamiah, dalam arti kita alami Bangsa Indonesia hampir sama: mudahberdayakan tidak boleh bermakna "me- dalam kehidupan wajar sehari-hari. Ke- membuat organisasi, tetapi tidak mem-robotkan" atau "menyeragamkan". tika bayi, seorang anak makan ASI dan punyai kecakapan dalam memanaje-Pemberdayaan juga memberi ruang ke- bubur. Menanjak bocah, ia makan nasi, meninya. Republik Indonesia adalah se-pada pengembangan keberagaman ke- sagu, jagung roti, atau mie. Ketika ia su- buah organisasi milik bangsa Indonesia.mampuan dari manusia yang beragam, dah menjelang akhil balik, maka ia me- Dengan kekayaan yang berlimpah ruah,dengan asumsi, satu sama lain akan sa- merlukan kemandirian. Mendekati usia toh administrasi negara RI tidak cukupling melengkapi. Di sini, kita sampai pa- tersebut, biasanya para orang tua mulai menghasilkan bangsa Indonesia yang terunggul, paling tidak di Asia. Human FOTO:DOK/POKJA Development Index kita masih kalah dibanding negara-negara tetangga. Laporan Human Development Pro- gress yang diterbitkan UNDP pada tahun 2004 meletakkan Human Deve- lopment Score Indonesia pada ranking HDI ke-112 dari 175 negara yang di- survei. Posisi ini di bawah RRC (104), Sri Lanka (99), dan negara-negara ASEAN yaitu Singapura (28), Brunei (31), Malaysia (58), Thailand (74), dan Filipina (85). Posisi ini bahkan meru- pakan penurunan dari prestasi sebe- lumnya. Pada tahun 2002 UNDP mela- porkan bahwa Indonesia mendapat nilai 0,684 atau rangking 110 di bawah Vietnam yang mendapat nilai 0,688 (urutan 109), Cina 0,762 (urutan 96), Filipina 0,754 (urutan 77), Thailand 0,762 (urutan 70), Malaysia 0,782 (urutan 59), Brunei Darussalam 0,856 (urutan 32), Singapura 0,885 (urutan Percik Agustus 2006 39
    • WAWA S A N FOTO:DOK/POKJA25), dan Jepang 0,933 (urutan 9). Un-tuk diketahui, HDI adalah indeks cam-puran yang merupakan ukuran rata-ra-ta prestasi penting atas tiga dimensi da-sar dalam pengembangan atau pemba-ngunan manusia, yaitu (a) kesehatan (along and healty life); (b) pengetahuan(knowledge); (c) kelayakan standar hi-dup (a decent standard of living). Se-mentara itu, dalam hal korupsi, menu-rut Transparency International Indo-nesia "masih" menduduki posisi kelimanegara paling korup di dunia (membaikdari posisi kedua pada tahun lalu). Pemberdayaan adalah sebuah kon-sep bahwa meskipun itu kehidupan ada-lah proses alami, namun kehidupan punperlu dan harus dimanajemeni. Konsep"memanajemeni" berbeda dengan "re-kayasa", karena manajemen lebih fokuskepada meningkatkan "nilai tambah"dari "sesuatu aset". Jadi, pemberdayaan Agenda Pembangunan memberitahu kita sebuah fenomenabukanlah semata-mata konsep politik, Akhirnya, pemerintahan Presiden "rakyat yang tidak dewasa". Seperti lelu-melainkan lebih suatu konsep manaje- Yudhoyono perlu untuk sampai kepada con politik: PM Inggris, PM Prancis,men. Dan, sebagai konsep manajemen, sebuah pemahaman bersama bahwa dan Presiden Indonesia berwisata ber-pada akhirnya pemberdayaan harus bangsa Indonesia perlu membangun sama. Mendadak masing-masing ken-mempunyai indikator keberhasilan. pemberdayaan sebagai metode pemba- tut. PM Inggris berkata "forgive me"; Para relawan sosial, khususnya yang ngunan nasional. Bukan saja karena PM Prancis berkata "pardon me";bergerak pada program pengarusuta- "pemerintah tidak mempunyai uang Presiden Indonesia berkata, "not me!".maan gender (gender mainsteraming) yang cukup banyak untuk melakukan Karena di Indonesia pun kentut diang-biasanya memberikan empat indikator pembangunan berpola government dri- gap salah--padahal baik demi kese-bagi kualitas kesetaraan gender, yang ven", namun juga karena model ini akan hatan-- apa lagi berbuat yang lain.ternyata cukup sesuai jika diterapkan menjadikan pembangunan sebagai ke- Pembangunan perlu menjadikanuntuk mengukur pemberdayaan. Perta- wajiban bersama antara pemerintah pemberdayaan sebagai nilai dan pilihanma, akses, yang berarti target yang di- dan rakyat. Tatkala pemahaman ini ter- kebijakan, sekaligus juga sebagai pem-berdayakan pada akhirnya mempunyai bangun maka dalam kondisi perekono- belajaran sosial, dalam arti kita selaluakses akan sumber daya yang diperlu- mian yang sulit, rakyat akan dapat dia- belajar bagaimana melakukan pember-kannya untuk mengembangkan diri. jak berbicara untuk berkorban bersama. dayaan yang semakin hari semakinKedua, partisipasi, yang berarti target Misalnya tidak tersedia lagi subsidi bagi baik. Karena, seperti kata cendekiawanyang diberdayakan pada akhirnya dapat BBM, rakyat dapat diajak untuk ber- Soedjatmoko, bahwa pembangunanberpartisipasi mendayagunakan sum- bicara dan membuat keputusan bahwa tidak lain adalah belajar untuk hidupber daya yang diaksesnya tersebut. Ke- "we dont need another subsidy". lebih baik daripada hari kemarin. Dan,tiga, kontrol, dalam arti target yang di- Negara dengan rakyat yang "tidak pembelajaran adalah bagian inti dariberdayakan pada akhirnya mempunyai berdaya" akan berisi pemerintahan pembangunan pada zaman kini dan,kemampuan mengontrol proses penda- yang berhadapan dengan rakyat yang mungkin, sampai kurun waktu yangyagunaan sumber daya tersebut. Ke- manja, menang sendiri, dan tidak mau panjang di masa depan.empat, kesetaraan, dalam arti pada diajak bertanggungjawab. Hari ini pun * Konsultan manajemen strategistingkat tertentu di mana terjadi konflik, kita sudah melihatnya. Desakan untuk untuk sektor bisnis dan publik.target mempunyai kedudukan yang sa- mempunyai the strong leader, atau kon- Menulis lebih dari 40 buku.ma dengan yang lain di dalam pemecah- sep "Ratu Adil" adalah konsep dari rak- Saat ini ia menjabat sebagai Board Member dari Badan Regulatoran masalah tersebut. yat yang "tidak berdaya", dan sekaligus Pelayanan Air Minum DKI Jakarta.40 Percik Agustus 2006
    • S E P U TA R A M P L Lokakarya Kajian Hukum dan Perundangan Terkait AMPL FOTO:DORMARINGANL okakarya Kajian Hu- Minum menjelaskan bahwa kum dan Perundang- swasta hanya diberi hak konsesi an Terkait Air Mi- yang bersifat sementara. Halnum dan Penyehatan Ling- tersebut berlaku apabila jang-kungan di Indonesia ber- kauan pelayanan berada di luarlangsung 13 Juli 2006 di Ho- jangkauan PDAM (Servicetel Bumi Karsa Bidakara, Ja- Area/Coverage Area). Artinyakarta. Lokakarya ini dihadiri hak konsesi tersebut tidak sela-oleh utusan dari beberapa manya dimiliki oleh swasta.instansi seperti Bappenas, Karena itu, kata Effendi, aturanDepartemen Kesehatan, De- ini semakin mempertegas isti-partemen Dalam Negeri, De- lah privatisasi tidak berlaku.partemen Pekerjaan Umum, Termasuk masalah perizinanWASPOLA dan Pokja AMPL. untuk melakukan penyeleng-Acara ini diselenggarakan garaan pengembangan SPAM,oleh Pokja AMPL melalui swasta tidak perlu meminta izinDitjen PMD Departemen terlebih dahulu kepada PDAM.Dalam Negeri. Dalam hal ini yang diperlukan Lokakarya bertujuan me- adalah perijinan dari pemerin-ningkatkan pengetahuan peserta kebijakan nasional pembangunan tah dan/atau pemerintah daerah sesuaimengenai peran dan fungsi peraturan AMPL berbasis masyarakat. kewenangannya.perundang-undangan dalam mendo- Effendi Mansyur, menjelaskan lan- Sementara itu, Hilwan, anggota BPProng proses adopsi kebijakan dan hu- dasan hukum pengembangan Sistem SPAM menyampaikan bahwa tantanganbungan sinergis antara peraturan per- Penyediaan Air Minum (air minum, air pengembangan sistem penyediaan airundang-undangan yang dimaksud de- limbah, dan sampah domestik) yakni minum sampai tahun 2015 adalah mani-ngan kebijakan nasional pembangunan pasal 40 UU No.7 Tahun 2004 tentang festasi dari kesepakatan KTT Bumiair minum dan penyehatan lingkungan. Sumber Daya Air. Pasal tersebut Johannesburg September 2002 dalam Lokakarya ini dibagi menjadi dua sebelumnya sempat menjadi perde- pencapaian target MDG, dan dalam rangkasesi. Narasumber pada sesi I yaitu Ef- batan di DPR dan ditolak oleh LSM mengurangi separuh dari jumlah pen-fendi Mansyur dan Hilwan, MSc (ke- serta Mahkamah Konstitusi pada waktu duduk yang belum mendapatkanduanya anggota Badan Pendukung Pe- itu. Terutama pasal 40 ayat (4) yang pelayanan air minum. Menurut perkiraanngembangan Sistem Penyediaan Air Mi- berbunyi: "Koperasi, Badan Usaha diperlukan dana investasi kurang lebihnum-BPP SPAM). Masing-masing Swasta dan masyarakat dapat berperan Rp.25 trilyun untuk tambahan kapasitasmembahas tentang UU No. 7 Tahun dalam penyelenggaraan pengem- 61.000 l/dt serta sambungan pelayanan-2004 tentang Sumber Daya Air dan PP bangan sistem penyediaan air mi- nya, sementara kemampuan PemerintahNo. 16 Tahun 2005 tentang Pengem- num". Pasal ini dianggap mendukung per tahun sekitar Rp.600 milyar.bangan Sistem Penyediaan Air Minum. timbulnya privatisasi. PDAM seolah- Edward Sitorus, Dit.PemerintahanSedangkan narasumber pada sesi II olah mempunyai hak ekslusif dalam Desa, Ditjen PMD, Depdagri dalam lo-adalah Edward Sitorus (Dit. Peme- hal penyelenggaraan Sistem Penye- kakarya ini menekankan perlunya di-rintahan Desa, Ditjen PMD, Depdagri) diaan Air Minum (SPAM). Dalam hal bentuk suatu wadah yaitu Badan Usahadengan materi tentang hubungan anta- ini harus dilihat bahwa yang diusa- Milik Desa (BumDes) yang disebut de-ra UU No.32 Tahun 2004 tentang Pe- hakan adalah barang publik yang sa- ngan Perusahaan Desa (PerDes) yangmerintahan Daerah, PP No.72 Tahun ngat dibutuhkan oleh masyarakat. berbentuk badan hukum apabila sistem2005 tentang Desa, dan PP No.73 Ta- PP No.16 Tahun 2005 tentang Pe- penyediaan air minum akan diseleng-hun 2005 tentang Kelurahan dengan ngembangan Sistem Penyediaan Air garakan di tingkat desa. (DEW) Percik Agustus 2006 41
    • S E P U TA R A M P L Lokakarya Pengelolaan Sampah Perkotaan Berbasis MasyarakatS ampah perkotaan, khusus di Tahun lalu DKI mengkaji kembali total recycling system atau daur ulang kota-kota di Jawa, menjadi per- master plan itu. Hasilnya, tersusun menyeluruh. Artinya semua sampah masalahan pelik. Penanganan action plan pengelolaan sampah DKI anorganik (sisa dari SO) menjalaniselama ini dianggap tidak serius. tahun 2005-2015. Isi action plan itu proses daur ulang dan pakai lagi semak-Dampak negatif telah terjadi di Ban- antara lain mengurangi dan meman- simal mungkin. Ini adalah sistemdung. Kota tersebut mengalami musi- faatkan sampah sebanyak mungkin di waste to energy, jelasnya. Denganbah sampah. Seharusnya ini tidak perlu sumber sebelum dibuang ke TPA; pemi- metode ini sampah yang masuk ke land-terjadi jika ada komitmen kuat dari lahan; pembangunan fasilitas pengolah fill bisa kurang dari 5 persen dari volu-pemerintah dan stakeholder untuk sampah di berbagai lokasi dan zonasi me total sampah. Teknik ini akanmenangani masalah ini. Atas kondisi penanganan sampah; aplikasi teknologi dipatenkan di Amerika, tapi beberapatersebut, Pusat Penelitian Lingkungan tinggi; penanganan sampah B3 secara kota di negara lain telah mencoba.Hidup, Lembaga Penelitian dan Pem- khusus; membuka peluang kerja sama Model penanganan ini, kata Joni,berdayaan Masyarakat Institut Perta- regional dan swasta; dan perubahan mampu direkayasa, dibangun, dannian Bogor mengadakan lokakarya. paradigma masyarakat bahwa sampah dioperasikan oleh putra-putri Indonesia Lokakarya ini terbagi dalam dua bisa menjadi sumber daya yang dengan hasil jauh lebih kompetitif, efek-sesi. Pertama, membedah permasalah- ekonomis. tif, dan fisibel dibandingan sistem-sis-an sampah perkotaan dengan narasum- Sedangkan Dirut PD Kebersihan tem waste to energy di negara-negaraber Kepala Dinas Kebersihan DKI Bandung Awan Gumelar menyatakan mauju lainnya. Selain itu, cara ini bisaJakarta, Dirut PD Kebersihan Kota saat ini Kota Bandung telah bersih dari dijadikan bisnis skala besar yang meng-Bandung, dan Direktur CV Sinar Ken- sampah. Menurutnya, musibah sampah untungkan dan tahan banting, ramahcana. Kedua, mengkaji strategi dan sis- telah mendorong warga Bandung untuk lingkungan dengan potensi pendapatantem pengelolaan sampah berbasis ma- melakukan 3R (reuse, reduce, dan recy- lebih dari 3 milyar dolar dan tingkatsyarakat dengan pembicara Dr. Joni P. cle). Kini telah banyak rumah tangga pengembalian investasi di atas 24Sakti (ahli rekayasa dan manajemen yang mengomposkan sampahnya. persen per tahun.lingkungan), Dr. Suryo Adiwibowo dari Baik Rama maupun Awan sependa- Sonson Garsoni dari CV SinarIPB, dan Direktur CV Arya Kemuning. pat bahwa persoalan sampah di perko- Kencana menguraikan pengalamannya Kepala Dinas Kebersihan DKI Ja- taan cukup rumit. Banyak pihak yang mendampingi warga melakukan pe-karta, Rama Boedi, menjelaskan kondisi terkait. Persoalannya pun tidak sekadar ngomposan rumah tangga dan skalapersampahan di Jakarta. Dari tahun ke masalah teknis tapi lebih banyak non komunitas di Bandung. Ia mengem-tahun sampah cenderung meningkat. teknis. Di sini diperlukan kebijakan bangkan produk yang bisa memper-Rata-rata timbulan sampah saat ini se- yang jelas dalam masalah ini. cepat pembuatan kompos. Produk-pro-kitar 6.000 ton/hari. Komposisi sam- Sementara itu pembicara yang lain duk ada yang untuk skala rumah tang-pah tersebut (2005) yakni 55,37 persen menawarkan alternatif penanganan ga dan ada yang untuk skala komunitas.organik dan 44,63 persen anorganik. persampahan. Dr. Joni P. Sakti mem- Pembicara lainnya Illan R. SuriadiHampir semua sampah itu tertangani perkenalkan BioCORE TRS. BioCORE menjelaskan tentang peluang daur ulangyakni 97,94 (2005). (BioConversion of Organic Refuse to sampah plastik. Jenis-jenis plastik yang Ia membantah Jakarta tidak memi- Energy) adalah suatu proses dimana biasa didaur ulang dibedakan menjadiliki konsep penanganan sampah. Ia sampah organik (SO) diubah menjadi jenis PP (poly prophilene), HDPP (highmenyebut DKI telah memiliki master energi dan produk-produk berharga density poly prophilene), HIPS (highplan persampahan yang disusun JICA lainnya (biogas, listrik, dan/atau briket impact poly styrene), ABS (acrylonitilepada tahun 1987. Namun ternyata SO) dengan menggunakan metode fer- butadien styrene), PVC (poly vinyl chlo-master plan itu tidak dilaksanakan mentasi anaerobik yang efisien, efektif, rine), PS (poly styrene), akralit dan LDPEsecara konsisten, tandasnya. dan ekonomis. Sedangkan TRS adalah (low density poly etilene). MJ42 Percik Agustus 2006
    • S E P U TA R A M P L Pelatihan Tim Fasilitator Lapangan SANIMASS ANIMAS tahun ini akan direpli- kasikan di 100 kota/kabupaten ter-pilih, dengan dana murni dari dalam berisikan materi antara lain prinsip dan konsep dasar SANIMAS, metode self selection, teknik rapid participation tersebut. Hasil pelatihan diwujudkan dengan menyusun Rencana Tindak Lanjut dari masing-masing TFL ko-negeri, gabungan APBN, APBD provin- asessment, komunikasi dasar di masya- ta/kab yang akan diterapkan di daerahsi, APBD kab/kota, dan masyarakat. rakat, dan penyusunan rencana kerja masing-masing.Sebagai persiapan replikasi tersebut, masyarakat. Salah satu yang menjadi permasa-Direktorat PLP, Ditjen. Cipta Karya, Sebagai bagian dari pemahaman lahan yang muncul di kalangan pesertaDept. PU mengadakan pelatihan bagi pendekatan SANIMAS kepada para pe- TFL yaitu daerah/lokasi kampung telahTim Fasilitator Lapangan (TFL) SANI- serta, pelatihan menggunakan metode ditetapkan/ditunjuk oleh walikota/bu-MAS 4 - 14 Juni 2006 di BP ABPLP partisipatif. Pada pertengahan pelatih- pati. Dengan demikian, praktek self se-Surabaya. Peserta calon TFL ini berasal an, peserta diajak berkunjung ke lokasi lection kurang bisa diimplementasikandari lima propinsi, yaitu: Jambi, Bang- pilot SANIMAS yang berhasil yakni sebagaimana mestinya. Maka dikha-ka-Belitung, Kalimantan Selatan, Nusa Mojokerto dan Blitar. Peserta berinter- watirkan lokasi/kampung tersebut ku-Tenggara Timur, dan Sulawesi Teng- aksi dengan pengguna dan pengelola rang memiliki keinginan kuat untukgara. SANIMAS sehingga mereka mengetahui membangun maupun merawat fasilitas Pelatihan selama dua minggu ini kelemahan dan keunggulan program SANIMAS. MJ Forum Dialog Investasi Penanganan Air Limbah DomestikD irektorat Jenderal Cipta Karya, Departemen PU, 23-25 Agustus2006, menyelenggarakan Forum Dialog PDAM Banjarmasin. Direktur Utama PDAM Surakarta Abimanyu menjelaskan pembangunan bervariasi mulai dari Rp. 5.000 hingga Rp. 100 ribu. Ini tergantung kategori pengguna layanan. Sayangnya tingkatInvestasi Penanganan Air Limbah. sanitasi kota Surakarta telah dilaksanakan pembayarannya masih rendah yakniAcara ini dihadiri oleh instansi yang pada tahun 1995-2001 senilai Rp. 41,4 mil- hanya 30 persen.terkait dengan penanganan air limbah yar melalui Proyek Pembangunan Pra- Sementara itu salah satu direkturdomestik baik dari pusat maupun dae- sarana Kota Terpadu yang dalam imple- PDAM Banjarmasin menjelaskan kon-rah, dan juga diikuti oleh beberapa lem- mentasinya bersamaan dengan Kota disi pengelolaan air limbah di kotabaga/organisasi non departemen Semarang. Proyek tersebut yaitu SSUDP tersebut. Kota tersebut memiliki bebe-(PDAM, Forkalim, Borda, BEST, PSLH- (Semarang-Surakarta Urban Develop- rapa IPAL seperti di kawasan LambungUI dan beberapa perusahaan swasta). ment Program). Mangkurat, dan kawasan Pekapuran Forum dialog ini dibuka oleh Dirjen Saat ini Kota Surakarta telah mem- Raya dengan kapasitas 500 m3/hari.Cipta Karya-PU, yang dilanjutkan de- punyai sarana pengelolaan air limbah Kini sedang ada upaya untuk memben-ngan pembahasan Kebijakan Nasional eksisting secara terpusat (off site) de- tuk PD PAL dengan penyertaan modalBidang Air Limbah oleh Direktur ngan prosentase pelayanan sekitar Pemkot senilai Rp. 4,3 milyar.Permukiman dan Perumahan- 10,64 persen. Seiring dengan pertam- Alfred dari WASPOLA memaparkanBappenas, serta penjelasan mengenai bahan jumlah penduduk dan aktivitas tentang Pengelolaan Air Limbah Berba-Investasi dan Pelaksanaan Program kota Surakarta yang menjadi sentra bagi sis Masyarakat. Sedangkan Direktur Per-Bidang Air Limbah oleh Direktur PLP- kota sekitarnya, dirasakan perlu di- kotaan, Departemen Dalam Negeri me-Ditjen Cipta Karya-PU. Dialog ini lakukan pengelolaan secara profesional nyampaikan alternatif bentuk kelemba-memaparkan kinerja kota/kabupaten dan berkelanjutan serta dilakukan gaan pengelola air limbah. Acara diakhiridalam penanganan air limbah, yang penambahan cakupan pelayanannya. dengan kunjungan ke Waduk Setiabudidiwakili oleh PDAM Surakarta dan Tarif jasa pengelolaan air kotor yang dikelola PD PAL Jaya. (RAH) Percik Agustus 2006 43
    • S E P U TA R A M P L Program Peningkatan Kesadaran Masyarakat Mengenai Pengenalan Aspek Air MinumF FOTO:FORKAMI ORKAMI, bekerja sama itu yang jelek padahal wilayah dengan TPJ, NZAID, ESP- tersebut berada di ibukota Ja-USAID dan pemerintah tingkat karta. Daerah ini menjadi lang-kelurahan di sepanjang Kali ganan banjir setiap tahun.Ciliwung menggelar serangkaian Acara CAR ini dihadiri pu-acara dalam rangka mening- luhan orang warga desa. Merekakatkan kesadaran masyarakat dilibatkan dalam diskusi kelom-(Community Awareness Rai- pok dengan bantuan fasilitator.sing/CAR) di bidang kualitas air Diskusi berlangsung interaktif.di skala rumah tangga dan seki- Sebelumnya mereka diberikantarnya. Kegiatan ini berlangsung pencerahan oleh para narasum-di tiga tempat yakni di Ke- ber tentang kualitas air seperti pe-lurahan Cawang (12/8), Bali- ngertian pH, apa yang menyebab-mester (26/8), dan Kebon kan kekeruhan pada air kran, me-Manggis (9/9). ngapa air berbau, dan sebagainya. Kegiatan ini bertujuan untuk Kegiatan ini dimeriahkanmeningkatkan pengetahuan ma- pula oleh produsen-produsensyarakat mengenai aspek-aspek kualitas segenap masyarakat dalam memper- consumers goods seperti Unilever danair minum, meningkatkan perubahan lakukan air di sekitarnya secara benar. Nestle. Produsen tersebut membagi-perilaku kritis terhadap kualitas air Pemilihan daerah Kali Ciliwung bagikan hadiah hiburan kepada peser-minum, dan sebagai langkah awal bagi didasari kondisi lingkungan di kawasan ta. MJ Pelatihan Keterampilan Dasar Fasilitasi dalam rangka Implementasi Kebijakan Pembangunan AMPL BMG FOTO:DOK/POKJA una meningkatkan pengetahuan, Pada pelatihan dasar-dasar fasilitasi keterampilan dan sikap peserta ini, peserta dibekali pengetahuan me-sebagai pelatih/fasilitator, Direktorat ngenai teknik-teknik berkomunikasi,Jenderal Pembinaan Masyarakat dan teknik penyajian kegiatan, media fasili-Desa Departemen Dalam Negeri menye- tasi dan etika fasilitator serta bagai-lenggarakan pelatihan keterampilan mana berkomunikasi dihadapan orangdasar fasilitasi dalam rangka implemen- banyak, menyajikan sebuah kegiatantasi kebijakan pembangunan AMPL dan media apa saja yang dapat digu-berbasis masyarakat (BM) pada 3-7 Juli nakan untuk melakukan sebuah fasili-di Yogyakarta. tasi. Pelatihan ini diikuti oleh utusan dari Secara umum pelatihan dasar-dasarDitjen PMD Depdagri, Ditjen Bangda, fasilitasi ini berjalan dengan baik.Direktorat PLP Ditjen Cipta Karya, Terdapat beberapa masukan, antaraSekretariat ISSDP Jakarta, Sekretariat Propinsi Banten, Dinas Praswil Prop. lain lokasi pelatihan terlalu dekat de-Pokja AMPL Pusat, Pokja AMPL Prop Banten, Bappeda Propinsi Jateng, Di- ngan pusat wisata belanja sehinggaSulsel, Bappeda Kabupaten Brebes, nas Kesehatan Provinsi Jateng, kurang kondusif, alokasi waktu yang di-Bappeda Kabupaten Kebumen, Bappe- Bappeda Kabupaten Tangerang, dan berikan kurang sehingga beberapa ma-da Kabupaten Purbalingga, Bappeda Bappeda Propinsi Kalteng. teri diberikan hanya sekilas. MJ44 Percik Agustus 2006
    • S E P U TA R A M P L Pertemuan Evaluasi dan Perencanaan Kegiatan Pokja AMPL Tahun Anggaran 2007K FOTO:MUJIYANTO elompok Kerja Air diakan dana Rp. 17 milyar Minum dan Penyehat- untuk pembangunan SPAM an Lingkungan (Pokja di wilayah Kodi, yang akanAMPL), 18-19 Juli 2006 meng- dikelola secara profesionalgelar pertemuan di Cibogo, Bo- oleh satu asosiasi. Karenagor. Kegiatan bertajuk "Perte- itu perlu perhatian terhadapmuan Evaluasi dan Perenca- rambu-rambu yang berlakunaan Pokja AMPL TA 2007" ini seperti dasar hukum penye-dihadiri oleh seluruh kompo- rahan aset kepada asosiasi,nen Pokja AMPL dan proyek- pembentukan asosiasi danproyek yang terkait (CWSHP, lain-lain.WSLIC, ProAir, CLTS, Plan,dan WASPOLA). CLTS Pertemuan ini membahas Akan dilakukan studidua agenda utama, yaitu eva- evaluasi yang terstrukturluasi kegiatan Pokja AMPL se- mengenai CLTS sehinggamester I tahun anggaran 2006 bukti keberhasilan CLTS Kegiatan CLTS di Sukabumi, Jawa Barat.dan perencanaan Pokja AMPL dapat terekam dengan baik.TA 2007. Evaluasi hasil kegiat- Karena dikhawatirkan CLTSan selama semester I antara lain: ProAir menjadi bermasalah di masa depan, Keharusan keterlibatan masyarakat dikarenakan keinginan replikasi CLTS WASPOLA dalam proyek sebesar 4 persen in cash bukan dari masyarakat, melainkan Kegiatan WASPOLA dinilai masih menjadi kendala, hal ini dikarenakan berasal dari Pemda. Selain itu, CLTSlebih banyak pada pemasyarakatan ke- besarnya proyek itu sendiri tidak ada sebaiknya tidak hanya bergantung adabijakan belum masuk ke strategi meng- batasan plafon. Beberapa wilayah yang anggaran 69, namun bisa juga menggu-implementasikan kebijakan secara na- membutuhkan teknologi kompleks me- nakan dana dari APBN. CLTS se-sional. Diharapkan tahun 2007-2008 nyebabkan nilai proyek membengkak baiknya dijadikan suatu gerakan, seper-seluruh propinsi sudah terfasilitasi. Un- sehingga mempengaruhi besarnya in ti gerakan 3M demam berdarah, namuntuk mengatasi hal tersebut perlu social cash yang harus disediakan oleh masya- perlu dibuat studi tentang strategimarketing tool berupa strategi komu- rakat. Hal ini mengakibatkan kegiatan pemasaran yang tepat.nikasi yang digunakan untuk mengim- di beberapa wilayah terpaksa diaden-plementasikan kebijakan pada saat ber- dum beberapa kali. Plan Indonesiahadapan dengan masyarakat, eksekutif Wilayah Kodi perlu diberikan perha- Kerja sama Plan Indonesia dandan terutama legislatif. tian lebih, dikarenakan dua hal, yaitu : Bappenas belum memiliki Standar Pada tahun 2007, WASPOLA akan a. Terdapat satu sumber mata air Operating Procedure (SOP) sehinggamempersiapkan exit strategy dan diha- yang digunakan oleh 15 desa, perhatian SOP itu perlu segera dibuat danrapkan ketika kegiatan WASPOLA telah perlu dititikberatkan pada kerjasama ditandatangani kedua belah pihak.usai, Pokja AMPL memiliki cukup stra- multi desa dalam pengelolaan sumbertegi dan alat untuk mengimplementasi- air tersebut berdasarkan PP 16 tahun SANIMASkan kebijakan. 2005 tentang pengembangan SPAM, Tahun 2007 sebanyak 87 kabupaten b. Kesediaan GTZ dan KfW menye- akan melaksanakan SANIMAS. Percik Agustus 2006 45
    • S E P U TA R A M P L FOTO:MUJIYANTOBeberapa isu penting adalah rentangkendali dan penyiapan fasilitator.Sekretariat Pokja Beberapa kendala masih dihadapiPokja AMPL Pusat seperti koordinasi, pen-cairan dana dan pelaporan hasil kegiatan. Selain evaluasi, pertemuan itumenyepakati beberapa kegiatan yangakan dilakukan pada tahun anggaran2007 yakni:WASPOLA1. Perluasan kebijakan nasional AMPL BM di seluruh wilayah Indonesia. Diseminasi Kebijakan Nasional AMPL Berbasis Masyarakat.2. Penguatan kebijakan nasional AMPL BM melalui penguatan kebijakan di- Plan Indonesia nya akan ditanggung oleh LSM sektor sanitasi. 1. Pengembangan Prosedur Kebijakan 3. Evaluasi O&M, akan ditunjuk konsultan3. Melanjutkan pembahasan kebijakan dan Pedoman untuk Plan Indonesia perorangan untuk melakukan evaluasi di sektor AMPL berbasis lembaga. sesuai dengan Kebijakan Nasional 4. Pembuatan VCD audio visual Pemerintah Indonesia 5. Pelatihan teknis pasca konstruksiProAir 2. Uji Coba Program Air Minum dan1. Pembuatan buku saku ProAir Penyehatan Lingkungan di Wilayah CWSHP2. Monitoring, Evaluasi dan Advokasi Kerja Plan sesuai dengan Kebijakan 1. Pelatihan konstruksi pengolahan air ke daerah Nasional gambut3. Pembuatan petunjuk operasional 3. Modul Teknologi Tepat Guna Penye- 2. Pelatihan teknis laboratorium dan ProAir diaan Air Minum survei kualitas air4. Penguatan kelembagaan multidesa 4. Pengembangan Modul Promosi Ke- 3. Pelatihan metodologi promosi pasca konstruksi sehatan untuk Anak Sekolah 4. Pelatihan O&M5. Pelatihan teknis bagi pengelola 5. Pelatihan Fasilitator Program SANI- 5. Pelatihan yang berkaitan dengan ma- ProAir di Kupang MAS najemen, antara lain:6. Pelatihan pasca konstruksi bagi 6. Pokja AMPL Resource Center a. Pengembangan kelembagaan desa pengelola ProAir di Kupang 7. Buku: "Pembangunan Air Minum dan b. Pengkajian pengembangan masya-7. Lokakarya penyediaan air minum Sanitasi Indonesia: Pembelajaran dari rakat mandiri, bekerjasama de- berbasis masyarakat di daerah Kegagalan dan Keberhasilan" ngan WASPOLA ProAir 8. Majalah Percik Junior c. Penguatan penyusunan strategi 9. Sosialisasi MDG di Daerah pembangunan daerahCLTS 10. Baseline Knowledge Attitude & 6. Pertemuan TKK-TKP1. Orientasi pendekatan CLTS regional Practice timur dan regional barat 11. Pengawasan Kualitas Air di Pedesaan Sekretariat Pokja AMPL2. Penyusunan baseline data fasilitator 12. Koordinasi Kegiatan Kerjasama Pe- Kegiatan yang berkaitan dengan ko- yang sudah dilatih merintah Indonesia-Plan Indonesia munikasi yaitu produksi majalah, leaflet de-3. Penyusunan VCD dan modul sebagai ngan berbagai tema, CD, guidelines book supplemen tambahan untuk peserta AMPL, buku saku AMPL, pameran, Media pelatihan SANIMAS Gathering, dan Press Tour. Sedangkan ke-4. Studi evaluasi secara menyeluruh me- 1. Pelatihan fasilitator seperti yang giatan penunjang lainnya yaitu Penyajian ngenai CLTS, juga penyusunan lesson telah dilakukan pada tahun 2006 Informasi Kebijakan Air Minum dan Pe- learned CLTS sehingga dapat ditam- 2. Pelatihan SANIMAS (untuk pengajar nyehatan Lingkungan berbasis Geografis pilkan pada pertemuan nasional CLTS. dan masyarakat), kemungkinan biaya- dengan menggunakan MapInfo. (MJ) 46 Percik Agustus 2006
    • S E P U TA R W A S P O L A Lokakarya Orientasi Komunikasi AMPL di Daerah FOTO:ASTRI HANDAYANIG una menindaklanjuti perte- muan mengenai PenyusunanStrategi Komunikasi AMPL di dae- bisa diberikan untuk mengatasi masalah yang terjadi. Pada apresiasi media komu-rah, sebuah lokakarya bertajuk nikasi, peserta diperkenalkan ten-Orientasi Komunikasi AMPL di- tang media-media yang dapat diper-adakan di Serang, Banten, 26-27 gunakan dalam mengkomunika-Juni 2006. Acara ini diikuti oleh sikan pembangunan AMPL kepadainstansi terkait AMPL di Pemda audiens. Media-media tersebutBanten. antara lain media audio, media visu- Lokakarya ini dimaksudkan al dan media audio-visual. Masing-untuk menjaring masukan dari masing media tersebut memilikistakeholder dalam penyusunan kelebihan dan kekurangannya ma-panduan strategi informasi dan komu- jajakan - Perencanaan (Planning / Pre- sing-masing. Oleh karena itu, pelak-nikasi yang hasilnya akan menjadi paration) - Produksi Media (Media sanaan analisis situasi dan identifikasibahan dalam Lokakarya Nasional Stra- Production) - Implementasi (Imple- terhadap audiens yang tepat sangattegi Komunikasi AMPL Berbasis Ma- mentation) - Monitoring & Evaluasi berpengaruh dalam menentukan mediasyarakat yang akan datang. (Monitoring & Evaluation). yang sesuai untuk mengkomunikasikan Lokakarya ini diisi dengan materi Di sesi bahasa foto yang dipandu pesan.antara lain pentingnya komunikasi fasilitator dari WASPOLA, peserta di- Di bagian akhir lokakarya, pesertadalam pelaksanaan pembangunan ajak melihat foto-foto AMPL dan di- diminta memetakan kondisi AMPL diAMPL, bahasa foto, dan apresiasi media minta untuk menganalis situasi dan daerahnya masing-masing dan kemudi-komunikasi. identifikasi dari foto tersebut. Selain itu an membuat rencana kerja untuk jangka Pembuatan strategi komunikasi peserta diminta mengidentifikasi au- pendek dan panjang. Mereka cukupmencakup lima tahapan yaitu: Pen- diens sasaran dan kontribusi apa yang antusias. rie Lokakarya Strategi Komunikasi AMPLP ada 12 Juli 2006 lalu, Pokja AMPL Pusat menggelar Lokakarya Stra-tegi Komunikasi AMPL di Jakarta. Lo- paikan sampai kepada mereka. Lokakarya ini diisi dengan diskusi dan ceramah dari Bestian Nainggolan kan media audio-visual merupakan ga- bungan antara keduanya yaitu dapat menggugah pemikiran maupun perasaan.kakarya ini merupakan tindak lanjut (Wakil Kepala Litbang Harian Kompas). Selain itu Bestian menyampaikan kiat-penyusunan Strategi Komunikasi Peserta diajak untuk melakukan simu- kiat mengembangkan opini publik melaluiAMPL-Berbasis Masyarakat yang telah lasi penyampaian pesan melalui media media massa. Kiat-kiat ini sangat pentingdilakukan sejak bulan Maret 2006. komunikasi. Ada tiga media komunikasi untuk diketahui karena Pokja AMPL-Acara ini diikuti oleh anggota Pokja yang diperkenalkan yakni audio, media WASPOLA memang sangat membu-AMPL Pusat. visual dan media audio visual. Ketiga tuhkan suatu dukungan yang kuat dari Lokakarya dibuka oleh Direktur Fa- jenis media tersebut memiliki kelebihan pihak media dalam upayanya untuk men-silitasi Penataan Ruang dan Lingkung- dan kekurangannya masing-masing. sosialisasikan Kebijakan Nasional AMPL-an Hidup Ditjen. Bina Bangda Depda- Media audio biasanya sangat efektif dalam Berbasis Masyarakat kepada publik.gri, Prof. Dr. Tjahya Supriatna. Dia me- menyampaikan pesan yang berusaha Menurutnya, hampir semua media massanyatakan perlu ada strategi komunikasi untuk menggugah perasaan atau memoti- di Indonesia tidak memiliki agenda.yang tepat dalam menyampaikan pro- vasi, media visual sangat efektif dalam Karenanya Pokja bisa mengambil perangram-program AMPL kepada masya- menyampaikan pesan yang sifatnya mem- sebagai pihak yang memberikan agendarakat sasaran agar pesan yang disam- berikan instruksi atau penjelasan, sedang- kepada media massa. rie Percik Agustus 2006 47
    • I N F O BU K U Panduan Pengelolaan Sampah di Kawasan BisnisL iving Planet Index (Indeks Kehi- Judul: mental Working Group and Common- dupan Planet) mengukur secara Ecological Solid Waste weal, menemukan ada 167 bahan kimia Management for Central menyeluruh kecenderungan po- Business District. pada darah dan urine sembilan suka-pulasi dari spesies liar di dunia. Indeks A Trainers Manual relawan yang diteliti. Kebanyakan polutanitu menyediakan indikator kondisi Penulis: Ayala Foundation dan kontaminan itu masuk melalui produkalami suatu negara di dunia. Secara Penerbit: Ayala Foundation yang digunakan oleh para sukarelawanumum LPI menurun 40 persen. Penye- & Solid Waste bukan karena mereka bekerja atau tinggal Management Programbabnya yakni penurunan kondisi ling- Tahun Terbit: - di sekitar kawasan industri.kungan. Salah satu di antaranya dise- Tebal: viii + 112 Oleh karena itu, dunia perlu meng-babkan oleh sampah. ubah kondisinya. Kepedulian terhadap Di Eropa, 1,3 milyar ton sampah di- manajemen sampah secara ekologi takhasilkan per tahun, 40 juta ton di anta- air permukaan, meningkatnya risiko pe- bisa ditawar-tawar lagi. Karenanyaranya termasuk sampah berbahaya. Di- nyakit karena penyebaran oleh serangga buku ini menjadi sangat penting bagiperkirakan tahun 2020, jumlah sampah atau tikus, banjir atau air yang mengge- calon trainer yang akan bergerak meng-itu akan meningkat 45 persen. Di Ame- nang, peningkatan emisi rumah kaca, ubah masyarakat khususnya di pusat-rika Serikat, sampah mencapai 409 juta polusi perairan dan badan-badan su- pusat bisnis. Panduan pelatihan initon per tahun. Pantas jika bumi terbe- ngai, polusi di darat, dan kerugian eko- cukup lengkap. Di dalamnya juga adabani bahan-bahan buangan tersebut nomi. pembelajaran dari beberapa pusat bis-dan terganggu keseimbangannya. Sebuah riset yang dilakukan oleh nis di Filipina. Di Indonesia, kita tinggal Dampak pembuangan sampah yang Mount Sinai School of Medicine di New memodifikasinya karena persoalannyatidak terkontrol antara lain kontaminasi York bekerja sama dengan Environ- tak jauh beda. MJ Pengumpulan dan Pengangkutan SampahP engumpulan dan pengangkutan Judul: nai waktu tempuh dan pergerakan sampah menjadi hal yang pen- Manual on Improving Solid angkutan. Ini untuk mengetahui tingkat ting dalam manajemen pengelo- Waste Collection efektivitas dan efisiensi sistem peng-laan sampah. Ketidakberesan dalam ta- and Transportation System angkutan dari sisi alat dan sumber daya Penulis : SWAPPhap tersebut akan menimbulkan dam- Penerbit: SWAPP manusia yang terlibat di dalamnya.pak yang tidak baik bagi lingkungan dan Tahun Terbit: 2003 Di luar itu, sistem ini membutuhkanmanusia. Hal itu banyak dijumpai di ko- Tebal : 101 halaman kepedulian dan edukasi publik terhadapta-kota besar. manajemen persampahan. Sikap ini bi- Hal-hal penting dalam pengumpulan sa ditumbuhkan dengan sebuah strategisampah yakni pemilahan, penyimpanan, Dalam hal pengangkutan, pemilihan komunikasi publik. Sistem manajemendan pengumpulan di tempat pembu- alat angkut yang sesuai menjadi kunci. juga memerlukan kebijakan yang jelasangan. Pemilahan dimulai di sumber sam- Angkutan harus disesuaikan dengan dan terukur.pah baik itu di rumah tangga, perkan- kapasitas tempat pembuangan akhir, Tahapan-tahapan manajemen per-toran, atau industri. Setelah itu sampah karakteristik sampah, pemeliharaan, sampahan ini bisa dipelajari dan di-harus disimpan dengan tepat sesuai de- dan kemampuan ekonomi. Artinya me- latihkan. Buku ini menampilkan selu-ngan karakter sampah dan waktu tunggu nyesuaikan dengan desain proses pe- ruh proses tersebut dengan modul-mo-hingga sampah diangkut ke tempat pem- ngelolaan sampah secara keseluruhan. dulnya. Walhasil, buku yang dibuat atasbuangan akhir. Sedangkan tempat pem- Tak kalah pentingnya dalam mana- bantuan USAID ini bisa menjadi salahbuangan akhir bisa menggunakan sistem jemen ini yakni mendesain rute angkut- satu referensi bagi pelatihan manaje-individual atau komunal. an. Sebelum itu perlu ada kajian menge- men persampahan. MJ48 Percik Agustus 2006
    • INFO CD Kumpulan Perundangan Persampahan FilipinaK ondisi persampahan di Indo- umum mengenai lingkungan, sani- nesia memasuki masa kritis. tasi, bahan berbahaya beracun, pera- Sampah menjadi persoalan turan daerah, dan sanksi hukum bagiyang pelik. Di sisi lain, tidak ada per- pelanggar.aturan perundang-undangan me- Dalam soal pengawasan terhadapnyangkut hal ini. Akibatnya, kasus limbah berbahaya beracun, negarapersampahan tak pernah tersele- tersebut membentuk dewan penasi-saikan secara tuntas. hat yang terdiri atas 10 departemen Apa yang terjadi di Indonesia mirip ditambah dari lembaga swadaya ma-apa yang terjadi di negara tetangga syarakat. Sanksi hukum yang diterap-Filipina. Sejak beberapa tahun lalu kan bagi pelanggar pun cukup beratnegara ini telah memiliki undang- baik berupa penjara dan denda.undang tentang persampahan dan per- Filipina juga telah memiliki pera-aturan lain yang terkait masalah itu turan khusus tentang tempat pem-sehingga persoalan persampahan di buangan akhir (TPA) sampah terma-sana bisa teratasi dengan lebih baik. suk kriteria fasilitas yang memenuhiKini Indonesia sedang menuju ke sana syarat bagi kelompok masyarakat.dengan disusunnya Rancangan Undang- peraturan perundang-undangan ini Selain itu dalam peraturan perundang-undang tentang Persampahan. menyajikan secara lengkap peraturan undangan tersebut ada pembagian pe- Tidak ada salahnya Indonesia bela- mengenai persampahan dan sanitasi, ran yang jelas stakeholder sampah.jar pada Filipina. CD ini bisa menjadi termasuk lingkungan. Di dalamnya me- Apakah RUU sampah kita sudah sepertirujukan. CD yang merupakan kumpulan muat antara lain tentang kebijakan ini? MJ Pelatihan PengomposanP embuatan kompos terbilang se- Ulang Sampah Organik bagi Kalangan lipina yang telah mempraktekkan pe- derhana. Begitu sederhananya Bisnis dan Pengusaha. ngomposan sesuai dengan pilihan tek- sehingga jarang ada referensi Melalui CD ini, kita bisa menimba nologi masing-masing. Yang tak kalahyang memadai untuk memelajarinya se- pengalaman beberapa komunitas di Fi- pentingnya, CD ini menyediakan modulcara mendalam apalagi dalam ben- presentasi khusus bagi anak-tuk modul-modul yang mudah un- anak tentang bagaimanatuk dipresentasikan. CD ini mengu- mengajari mereka membuatraikan secara panjang lebar menge- kompos.nai kompos mulai dari filosofi pro- Model-model penyampaianses tahap demi tahap, jenis-jenis materi pembuatan kompos inipengomposan, pengetahuan bahan terasa mudah dan sederhana.(sampah), desain fasilitas, hingga Bagi kita di Indonesia, kita ting-bagaimana harus ada kebijakan gal memodifikasi bahasanyaagar pengomposan itu berjalan. saja dari bahasa Inggris ke CD yang dikeluarkan oleh Solid bahasa Indonesia. Berbekal CDWaste Management Association of ini, pelatihan pengomposanthe Philippines (SWAPP) pernah sangat mudah dilaksanakandipresentasikan dalam Konferensi apalagi di dalamnya juga adaSWAPP akhir tahun 2005 yang run down-nya. Anda mau men-mengambil tema Teknologi Daur cobanya? MJ Percik Agustus 2006 49
    • INFO SITUS Zero Waste sahaan besar di dunia telah mengadopsi insinerator, situs ini menyajikan berba- program ini. Perusahaan itu antara lain gai alternatif penanganan sampah di lu-http://www.ecocenter.org/zerowaste. Xerox, Toyota, Honda, Hewlett Packard ar pembakaran. Anda juga bisa mene- shtml dan Sony Electronics. lusuri lebih jauh tentang berbagai pe- nelitian dan artikel tentang sampah dari Bahaya Insinerator berbagai lembaga yang kompeten. http://www.zerowasteamerica.org/Inc Pengomposan inerators.htm http://www.compostguide.com/ P enanganan sampah menggunakan insinerator memang cepat. Sampah dibakar dan habis. Namun persoalan- nya tidak berhenti sampai di situ. Dam- pak yang ditimbulkan proses pemba- karan ini sangat berbahaya. Pembakar- an sampah sebenarnya hanya mengu- bah bentuk sampah menjadi emisi uda-B ebas sampah (Zero Waste) adalah sebuah visi pemecahan penangan-an sampah ke masa depan yang men- ra yang berbahaya dan bahan beracun. Berdasarkan penelitian dari EPA, se- banyak 30 persen sampah yang dibakarjanjikan keberlanjutan ekologi. Selama berubah menjadi bahan beracun. Danini proses pengolahan sampah masihbelum memberikan hasil yang opti-mum. Para produsen masih kurang pe- yang lebih parah lagi, emisi gas berba- haya itu tidak hanya bersifat lokal tapi menyebar ke seluruh dunia. K ompos adalah satu mulsa alami terbaik dan menyuburkan tanah dengan harga sangat murah. Bahkanduli dengan sampah yang menjadi ba- Anda tak perlu mengeluarkan uang se-han sampingan produk-produknya. Ini peser pun untuk membuatnya. Mungkinbisa dilihat dari insentif yang dikeluar- sudah banyak orang tahu tentang itu ta-kan oleh perusahaan terhadap masalah pi belum banyak yang mencobanya. Pa-ini sangat kecil. dahal melalui proses ini kita akan me- Dengan bebas sampah, paling tidak ringankan beban lingkungan saat ini.akan mendorong para produsen untuk Ingin tahu caranya?bertanggung jawab terhadap produk Situs ini mencoba memberikan pan-dan pembungkus produk mereka. Sela- duan bagaimana membuat kompos. Se-in itu program ini akan menjadikan pro- lain itu ada beberapa penjelasan menge-dusen untuk lebih sensitif terhadap nai jenis-jenis sampah dan kandunganlingkungan. yang ada di dalamnya serta karakteristik Tujuan akhir program bebas sam- sampah tersebut. Termasuk pula apakahpah ini yaitu sebuah alternatif bagi Insinerator diyakini mengandung sampah itu bisa digunakan atau tidak.pembuangan sampah secara langsung zat karsinogenik (penyebab penyakit Misalnya jeruk, tidak bisa digunakanmelalui upaya promosi produksi bersih, kanker) dan bahan kimia beracun dari untuk kompos karena sifatnya dapatmencegah polusi, dan membentuk ko- hasil pembakaran, termasuk di dalam- menghentikan aktivitas pengomposan.munitas yang semua produknya didesa- nya logam berat (arsen, cadmium, mer- Kita juga bisa belajar banyak ten-in untuk bisa didaur ulang sehingga bisa kuri, kromium, dan beryllium), gas tang problematika pembuatan komposmenghasilkan nilai ekonomi dan aman asam, PVC, residu herbisida, dan di- serta pemecahannya. Ada petunjuk-bagi lingkungan. oksin serta furan. Khusus dioksin, ba- petunjuk praktis bagaimana memper- Konsep program bebas sampah ini han ini telah dinyatakan sebagai karsi- lakukan kompos yang bermasalah, mi-tidak hanya terbatas pada barang-ba- nogenik bagi manusia oleh WHO salnya terlalu kering atau terlalu basah.rang konsumsi sehari-hari tapi juga ba- (1997). Sejumlah artikel tentang kompos ada dirang-barang elektronik. Beberapa peru- Selain menjelaskan tentang bahaya situs ini. Mau mencoba? MJ50 Percik Agustus 2006
    • AGENDATANGGAL B ULAN K EGIATAN3-7 Juli Lokakarya dan Pelatihan Keterampilan Dasar Fasilitasi, Grage Hotel, Yogyakarta4-11 Juli Sanitation Conference, Manila6-14 Juli Pelatihan Tenaga Fasilitator Lapangan SANIMAS 2006, Balai Pelatihan AB PLP, Surabaya12 Juli Lokakarya Strategi Komunikasi Field Trip CLTS, Bogor13 Juli Lokakarya Kajian Hukum, Hotel Binakarna, Jakarta17 Juli Rapat Persiapan Sosialisasi PAMSIMAS18 - 19 Juli Rapat Evaluasi Pokja AMPL dan Rencana Anggaran 2007, Hotel Ria Diani, Puncak20 Juli Pembahasan Draft Data Susenas 2007, Sekretariat Pokja, Jakarta21 Juli Rapat Draft Kerangka Logis dan Monev Proyek WASPOLA 2, Sekretariat Pokja, Jakarta24-28 Juli Lokakarya dan Pelatihan Keterampilan Dasar Fasilitasi, Hotel Mercure, Sanur, Bali26-27 Juli Lokakarya Peluncuran Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Hotel Novotel, Surabaya31 Juli Deklarasi Masyarakat Lembak Bebas BAB di Sembarang Tempat dan Pencanangan Pendekatan CLTS, Desa Tanjung Tiga, Sumatera Selatan1-3 Agustus Rapat Koordinasi Manajemen RI-UNICEF, Hotel Safari Garden, Puncak1 Agustus Rapat Pokja AMPL-Rencana Talkshow, Sekretariat Pokja AMPL, Jakarta1-3 Agustus Lokakarya Penyusunan Renstra Kab. Pohuwato, Aula Kantor Bupati Pohuwato, Kab. Pohuwato1-4 Agustus Lokakarya Pemetaan Masalah dan Rencana Strategis AMPL-BM, Gunung Geulis Cottages, Ciawi, Bogor4 Agustus Pertemuan Pokja NTT-ProAir7-10 Agustus WASPOLA Mission dalam rangka koordinasi Kebijakan, Jawa Tengah7 - 11 Agustus WASPOLA Mission dalam rangka koordinasi Kebijakan, NTB8 Agustus Pertemuan Tim Ad Hoc Sampah Bandung dengan MenPPN11 Agustus Rapat Koordinasi Proyek ProAir Propinsi NTT, Ged. Dit.PL Depkes, Jakarta Pembahasan Rencana Air Limbah Batam14-16 Agustus Lokakarya Strategi Komunikasi, Hotel Acacia, Jakarta15 Agustus Rapat Koordinasi Kegiatan Pendukung Program CLTS16 Agustus Pelatihan Strategi Advokasi, Hotel Sofyan Cikini, Jakarta22-24 Agustus Lokakarya Optimalisasi Keterlibatan Stakeholder Daerah Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Baku Lintas Wilayah, Pangeran Beach Hotel Padang23 Agustus Lokakarya Perencanaan Sanitasi Perkotaan Pertemuan Perencanaan dan Evaluasi ProAir23-25 Agustus Forum Dialog Investasi Air Limbah24 Agustus Lokakarya Pelaksanaan Kegiatan ProAir, Sasando International Hotel, Kupang, NTT25 Agustus Rapat Uji Coba Data Susenas28-31 Agustus Orientasi dan Lokakarya MPA PHAST, Hotel Novotel, Pujut, Lombok Tengah28 Agustus Rapat Uji Coba Data Susenas Pembahasan Lanjutan Kesepakatan Kegiatan Kerjasama Pemerintah Indonesia - Plan Indonesia, Sekretariat Pokja AMPL, Jakarta29 Agustus Presentasi Innovative Decision Making for Sustainable Management of Water In Developing Countries, Sekretariat Pokja, Jakarta29-31 Agustus Forum Dialog Investasi Bidang Cipta Karya Sub Bidang Persampahan, Hotel Garden Kemang30-31 Agustus Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Nasional Pembangunan AMPL -BM, Hotel Jayakarta, Bandung Percik Agustus 2006 51
    • P U S TA K A A M P LBUKU UMUM Sanitasi Perkotaan: POTRET, HARAPAN DAN PELUANG "INI BUKAN LAGI URUSAN PRIBADI". Penerbit: Bappenas dan WSP-EAP, 2006 PA N D U A N TELAAH KUALITAS AIR Bagi Pengelolaan MANUAL ON IMPROVING SOLID Sumber Daya Dan WASTE COLLECTION Lingkungan Perairan AND TRANSPORT SYSTEM Penerbit: Kanisius, Yogyakarta 2004 Penerbit: SWAPP (Solid Waste Management Association of The Philippines) 2003 PENGOMPOSAN SAMPAH A TRAINERS MANUAL: RUMAH TANGGA (SERI ECOLOGICAL SOLID WASTE MANAGEMENTPENDIDIKAN PENGELOLAAN FOR CENTRAL DISTRICSLINGKUNGAN TERPADU) Penerbit: Ayala Foundations, Macaty CityPenerbit: Surabaya, Pusdakota Ubaya, 2005 GOVERNANCE FOR CLEAN WATER: A GUIDE FOR LOCAL GOVERNMENTS ON THE CLEANS TAT I S T I K WATER ACT. Penerbit: Philippines, LINAW Project, 2005PROYEKSI PENDUDUK INDONESIAMENURUT UMUR, JENIS KELAMIN, ORIENTATION MANUAL ON ECOLOGICALKOTA/PERDESAAN TAHUN 2000 - 2025 SOLID WASTE MANAGEMENT Penerbit: Philippines, Solid Waste Management Association. 2002Penerbit: Badan Perencanaan Nasional & UNPF, 2005PROYEKSI PENDUDUK INDONESIA PANDUAN PENILAIAN KINERJA PEMERINTAH(INDONESIA POPULATION PROJECTION) DAERAH DI BIDANG PEKERJAAN UMUM Penerbit: Departemen Pekerjaan Umum, 20052000-2025Penerbit: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional,BPS, UNPF. 2005 PELATIHAN KETRAMPILAN DASAR FASILITASI: DALAM RANGKA IMPLEMENTASI PROYEKSI PENDUDUK KEBIJAKAN NASIONAL PEMBANGUNAN AIR INDONESIA 2000-2025 MINUM DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN Penerbit: Badan Perencanaan Pem- BERBASIS MASYARAKAT: MODUL PELATIHAN bangunan Nasional (Bappenas) Penerbit: Direktorat Pemberdayaan Masyarakat, 2006 MAJALAH: INFOSTREAMS SERASI, edisi Mei 2006 COMMUNITY WATER, June 200652 Percik Agustus 2006
    • G L O S S A RYParshal flume Bangunan air yang difungsikan sebagai alat ukur debit pada saluran terbuka. Pengukuran dilakukan dengan cara mengukurtinggi dan lebar aliran di posisi alat ukur dan menyubsitusikan hasilnya ke dalam suatu formula debit. Biasanya dibangun padainlet instalasi.Partial flow Aliran (air) secara gravitasi di dalam pipa/saluran tertutup yang mengisi hanya sebagian dari penampang pipa/saluran ter-tutup tersebut.Partially separate system (of drainage) Salah satu sistem/jenis saluran drainase yang merupakan hasil modifikasi dari sistem terpisah dengan sistem tercampur, dimana untuk saluran air kotor dibuat cekukan yang lebih kecil di dasar saluran utama.Paving/pelapisan Pelapisan suatu bidang/area menggunakan material yang berbeda jenis dari material bidang/areal yang dilapisi tersebut.Paved sludge drying beds Unit pengering lumpur dengan dasar bak yang dilapisi suatu konstruksi (misalnya lantai beton).Peak loading (Beban puncak) Besarnya beban (sarana/prasarana) pada kondisi puncak pelayanannya di saat sebagian besar atau seluruh konsumensecara bersamaan menggunakan jasa layanan tersebut.Peaking factor Angka/faktor yang menggambarkan perbandingan volume/kapasitas pelayanan pada saat terjadinya puncak pelayanandibandingkan dengan saat pelayanan rata-rata.PE pipes (Pipa PE) Jenis pipa yang dibuat dari Poly-Ethylene-Jenis pipa yang lebih lentur dengan sedikit sambungan karena berupa gulunganpipa menerus dan menggunakan sistem penyambungan las plastik. Kuat terhadap tekanan hidrolis, tahan korosi, lebih licin,sehingga mempunyai daya hambat (friksi) lebih kecil. Banyak digunakan untuk jaringan distribusi air bersih.Percolation (Perkolasi) Penembusan/pelulusan air melalui ruang kosong/pori-pori tanah.Perforated (Berlobang-lobang) Kondisi suatu bidang komponen/pelat struktur unit bangunan (pengolahan) yang berlobang-lobang.Permeability (Permeabilitas) Pengukur fisis untuk menentukan satuan kemampuan contoh (sampel) tanah untuk meluluskan (perkolasi) air.Phreatic surface Disebut juga ground water table-Elevasi (bagian puncak) dari lapisan tanah yang termasuk zona jenuh air.Physical characteristic (Karakter fisis) Besaran (kualitas) fisis yang mempengaruhi kualitas air bersih/air limbah secara keseluruhan, meliputi endapan, apungan,koloid, kandungan yang terlarut, termasuk bau, suhu, kepadatan, warna, dan kekeruhan. Dikutip dari Kamus Istilah dan Singkatan Asing Teknik Penyehatan dan Lingkungan Penerbit: Universitas Trisaksti