Biopori

1,106 views
979 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,106
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
139
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Biopori

  1. 1. LUBANG RESAPAN BIOPORI Untuk Mengurangi Aliran Permukaan dan Sampah, Serta Tingkatkan Kesuburan Tanah Kamir R. Brata Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor
  2. 2. Perhatikan teguran Tuhan kepada Ulil Albab untuk meresapkan air hujan ke dalam tanah dan memanfaatkan sampah organik yang dihasilkan tanaman Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit; maka disalurkan-Nya menjadi sumber air di bumi; kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya; lalu ia menjadi kering, lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan; kemudian dijadikan-Nya hancur berderai; sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi manusia yang berakal (Az-Zumar:21)
  3. 3. Biopori akarBiopori Biopori siapterisi air diisi air kembali
  4. 4. Biopori: pori berbentuk liang (terowongan- terowongan kecil) di dalam tanah yang dibuat oleh akar tanaman dan fauna tanah.Keistimewaan biopori: Berbentuk liang silindris kontinju ke berbagai arah Memperlancar pergerakan air dan udara di dalam tanah Diperkuat oleh senyawa organik sehingga tidak mudah rusak Tidak mudah tertutup meskipun pada tanah yang mengembang
  5. 5. Li m pas an p erm u kaan (run -off)Muka a ir tanah (water table)
  6. 6. Jakarta, 01-02-08 Tol Bandara, 02-02-08 Jl. Sudirman, 01-02-08 Ciledug Tangerang, 02-02-08 Kedoya Utara, 02-02-08
  7. 7. Tangerang. 02-08-07 Indramayu, 21-08-07 Mojokerto, 26-05-07Tuban. 06-08-07 Madiun, 20-07-07 Banten. 11-08-07Cirebon. 10-08-07 Cianjur. 14-08-07 6000 Ha 129 Ha
  8. 8. Batam, 23-08-07 Riau, 14-08-07 Nganjuk, 02-09-07 Ponorogo, 17-09-07Ponorogo, 18-09-07 Madiun, 21-09-07 Gunung Slamet, 23-09-07
  9. 9. Bandung, 19-05-07 Bandung, 20-05-07 Bandung, 22-05-07 Bandung, 23-05-07 Bandung, 23-05-07 Bandung, 26-05-07TPA Bantargebang, 08-09-07
  10. 10. Untuk pembentukan biopori pada lahanyang kurang vegetasi.Diperlukan kecukupan:AirOksigenBahan organikBerkurangnya gangguan thdkehidupan fauna tanah
  11. 11. Teknologi LubangAir Resapan Biopori 10-30 cmSampahOrganik 80-100 cm Biopori Proses Pengomposan
  12. 12. Pengaruh diameter lubang thd luas permukaan dan beban resapan (kedalaman lubang 100 cm) Luas Beban Diameter Lubang Mulut lubang Volume Pertambahan dinding Resapan (liter/ (cm) (cm2) (liter) Luas (kali) (m2) m2) 10 79 0,3143 7,857 25 40 40 1257 1,2571 125,714 100 11 60 2829 1,8857 282,857 150 7 80 5029 2,5143 502,857 200 5 100 7857 3,1429 785,714 250 4
  13. 13. Lubang ResapanBiopori di lingkungan Gedung dan Perkotaandg permukaan kedap air
  14. 14. 5. Perkuat mulut lubang Teknik Pembuatan LRB1. Buat alur aliran air 2. Basahi dengan air 6. Isi sampah organik 3. Buat lubang 4. Keluarkan tanah 7. Uji resapan air
  15. 15. Saluran Peresapan Biopori (SPB) pada Teras Kredit Kombinasi LRB dan SPB pada Teras Kredit Kombinasi LRB dan SPB pada Teras GuludSaluran Peresapan Biopori (SPB) pada Teras Gulud
  16. 16. Multiguna LRB:1.Pemanfaatan sampah organik2.Pelihara biodiversitas tanah3.Penyuburan tanah4.Penghijauan berhasil5.Kurangi emisi gas rumah kaca6.Pemeliharaan kebersihan7.Peresapan air8.Cegah bahaya banjir9.Menambah cadangan air10.Cegah keamblesan tanah11.Hambat intrusi air asin12.Cegah genangan air13.Cegah penyakit menular14.Cegah pencemaran air15.Cegah polusi udara
  17. 17. Why Conserve and Manage BGBD? http://www.ciat. cgiar.org/ tsbf_institute/ csm_bgbd. htmSoil organisms provide a range of essential ecological services to terrestrial ecosystems. They help:• Control mineral nutrient cycling• Sequestrate carbon in soils and reduce greenhouse gas emissions• Maintain the soils physical structure and its water retention capacity• Plants to acquire nutrients, especially through mycorrhizal fungi and nitrogen-fixing bacteria• Maintain plant health through natural predation and parasitism of
  18. 18. Jumlah LRB: Intensitas hujan (mm/jam) x Luas bidang kedap (m2) Laju peresapan air perlubang (liter/jam)Contoh daerah dengan intensitas hujan 50 mm/jam (hujan lebat),laju peresapan air perlubang 3 liter/menit (180 liter/jam) pada 100m2 bidang kedap perlu dibuat sebanyak (50 x 100): 180 = 28lubang.LRB diameter 10 cm, dalam 100 cm dpt menampung 7,8 litersampah organik, berarti tiap lubang dapat diisi sampah organikdapur 2-3 hari.Dengan demikian 28 lubang baru dapat dipenuhi sampah organikyang dihasilkan selama 56 – 84 hari, dimana lubang perlu diisikembali.
  19. 19. Contoh luas DKI 656 Km2 = 656.000.000 m2 Bila 70 % kedap, 0,7 x 656.000.000 = 459.200.000 m2 Intensitas hujan 30 mm/jam, Laju peresapan air perlubang 3 liter/menit =180 liter/jam Jumlah LRB = (30 x 459.200.000) : 180 = 76.533.333 lubang. Jumlah LRB/KK = 76.533.333 : 2.500.000 KK = 31 LRB/KK Waktu yang diperlukan = 31 x 10 menit = 310 menit = 5 jamLRB diameter 10 cm, dalam 100 cm dpt menampung 7,9 liter sampah organik, jadi volume sampah organik yang dimanfaatkan = 76.533.333 x 7,9 liter = 604.613.331 liter = 604.613 m3 Bila sampah tersebut dibuang ke TPA, diperlukan truk sampah: 604.613 m3 : 5 m3 / truk = 120.922 truk, diperlukan TPA seluas: 604.613 m3 : 3 m tebal timbunan = 201538 m2 = 20 ha.
  20. 20. Program Managemen Sampah Organik dengan Lubang Resapan Biopori Sampah Sampah Sampah Non-Organik Organik Multiguna Pemulung LRB Lubang Resapan Kurangi Biopori Emisi Gas Industri: Rumah Kaca Biji Plastik dll (CO2, Metan)
  21. 21. Meneg. LH dan Wk. Walikota Bekasi Walikota Bogor
  22. 22. Dir. Prod. Perhutani Gubernur Jawa Barat
  23. 23. biaya.ppt

×