Your SlideShare is downloading. ×
Bab 9   percobaan pidana
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Bab 9 percobaan pidana

1,362

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,362
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
38
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • INDONESIA n BELANDA obyektif
  • Transcript

    • 1. PERCOBAAN(POGING)Ardi Ferdian,SH.,MKnardiferdian ardi ferdian
    • 2.  PERCOBAAN MELAKUKAN KEJAHATAN DIATUR DALAMBUKU KE SATU TENTANG ATURAN UMUM, BAB IV PASAL53 DAN 54 KUHP. Pasal 531) Mencoba melakukan kejahatan dipidana, jika niat untukitu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan,dan tidak selesainya pelaksanaan itu, bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri.2) Maksimum pidana pokok terhadap kejahatan, dalampercobaan dikurangi sepertiga.3) Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidanapenjara seumur hidup, dijatuhkan pidana penjara palinglama lima belas tahun.4) Pidana tambahan bagi percobaan sama dengankejahatan selesai. Pasal 54 Mencoba melakukan pelanggaran tidak dipidana. Krn tdk adaunsur niat
    • 3.  SATU-SATUNYA PENJELASAN YANG DAPATDIPEROLEH TENTANG PEMBENTUKAN PASAL 53AYAT (1) KUHP ADALAH BERSUMBER DARI MVTYANG MENYATAKAN:◦ PERCOBAAN UNTUK MELAKUKAN KEJAHATAN ITUADALAH PELAKSANAAN UNTUK MELAKUKAN SUATUKEJAHATAN YANG TELAH DIMULAI AKAN TETAPITERNYATA TIDAK SELESAI, ATAUPUN SUATUKEHENDAK UNTUK MELAKUKAN SUATU KEJAHATANTERTENTU YANG TELAH DIWUJUDKAN DI DALAMSUATU PERMULAAN PELAKSANAAN.Atau1. PERMULAAN KEJAHATAN YANG BELUM SELESAI2. TINDAKAN KEJAHATAN YANG HENDAKDIWUJUDKAN, NAMUN TIDAK BERHASIL SEPERTIYANG DIHARAPKAN
    • 4. 1. Menurut pandangan subyektifPercobaan harus dipidana krn sifatberbahayanya pelaku/orang itu.2. Menurut pandangan obyektifPercobaan harus dipidana krnberbahayanya perbuatan yang dilakukan
    • 5.  HARUS ADA NIAT PERMULAAN PELAKSANAAN TIDAK SELESAINYAPERBUATAN BUKAN KARENAKEHENDAK PELAKUDitentukan dalam pasal 53 (1) KUHP
    • 6.  MENURUT ILMU PENGETAHUAN-YURISPRUDENSIMEMBERIKAN ARTI NIAT SEBAGAI KESENGAJAAN MENURUT MVT NIAT SAMA DENGAN KEHENDAK ATAUMAKSUD. MENURUT MOELJATNO:1. NIAT JGN DISAMAKAN DENGAN KESENGAJAAN, TPNIAT SEC POTENSIIL BS BERUBAH MENJADIKESENGAJAAN BILA DITUNAIKAN MENJADI PERBUATANYANG DITUJU2. APABILA BELUM DIWUJUDKAN MENJADI KEJAHATAN,MAKA NIAT MASIH MERUPAKAN SIKAP BATIN YANG MEMBERIARAH KEPADA PERBUATAN.3. NIAT TIDAK SAMA DAN TIDAK BISA DISAMAKAN DENGANKESENGAJAAN NIAT BERUBAH JADI SENGAJA BILA ADA PERBUATAN
    • 7.  MVT : PERMULAAN PELAKSANAAN DARI KEJAHATAN DALAM MVT DIJELASKAN PULA MENGENAI PERBUATANPERSIAPAN DAN PERBUATAN PELAKSANAAN UNTUK MEMBEDAKANNYA ADA DUA PANDANGAN: SUBYEKTIF : TELAH TERJADI PERBUATANPELAKSANAAN JIKA NIAT JAHAT SI PETINDAKTELAH PASTI TAMPAK DALAM PERBUATAN(BERBAHAYANYA SI PELAKU) OBYEKTIF : BARU TERJADI PERBUATANPELAKSANAAN APABILA PERBUATAN SI PETINDAKSECARA OBYEKTIF TELAH MEMBAHAYAKANKEPENTINGAN HUKUM YANG DILINDUNGI UU
    • 8. CONTOH : A MEMPUNYAI NIAT UNTUK MEMBUNUH B. UNTUK ITU ADASERANGKAIAN PERBUATAN YANG DILAKUKANNYA, YAKNI:1. A MEMBELI PISTOL ILEGAL;2. A MENGISI PISTOL DENGAN PELURU;3. A MEMBAWA PISTOL TERSEBUT MENUJU KE RUMAH B;4. A MEMBIDIKKAN PISTOL KE ARAH B;5. A MENARIK PELATUK PISTOL, AKAN TETAPI TEMBAKANNYAMELESET SEHINGGA B MASIH HIDUP. MENURUT PANDANGAN SUBYEKTIF PERBUATAN “A”NOMOR 1 YAITU MEMBELI PISTOL MERUPAKANPERBUATAN PELAKSANAAN SEDANGKAN MENURUTPANDANGAN OBYEKTIF PERBUATAN “A” NOMOR 1,2,3MASIH MERUPAKAN PERBUATAN PERSIAPAN DANPERBUATAN NOMOR 4 DAN 5 ADALAH PERBUATANPELAKSANAAN
    • 9.  MENURUT HOGE RAAD:MENGURUNGKAN NIAT SECARASUKARELA MENURUT ILMU PENGETAHUAN:MENGARTIKAN, APABILA SESEORANGTELAH MELAKUKAN PERBUATAN ITU,AKAN TETAPI KEMUDIAN IAMELAKUKAN TINDAKAN UNTUKMENCEGAH TIMBULNYA AKIBAT2TERLARANG
    • 10. JIKA SESEORANG TELAH MELAKUKAN PERBUATAN-PERBUATANYANG DIKEHENDAKINYA UNTUK MENYELESAIKAN TINDAK PIDANAAKAN TETAPI TINDAK PIDANA YANG DIMAKSUD TIDAK MUNGKINSELESAI PERCOBAAN TIDAK MAMPU MUTLAK (TIDAK MUNGKINSELESAI) ALATNYA :MENEMBAK DENGAN PISTOL TIDAK BERPELURU OBYEKNYA :MEMBUNUH ORANG YANG SUDAH MATI PERCOBAAN TDK MAMPU RELATIF (ADA KEADAAN KHUSUS) ALATNYA : MERACUNI TAPI DOSIS RACUNNYA KURANG OBYEKNYA : MENCURI UANG DALAM BRANKAS BANK YANGTERNYATA KOSONG MENURUT PANDANGAN SUBYEKTIF SEMUA PERCOBAAN TIDAKMAMPU DAPAT DIPIDANA SEDANGKAN MENURUT PANDANGANOBYEKTIF HANYA PERCOBAAN TIDAK MAMPU MUTLAK TIDAKDAPAT DIPIDANA KARENA TIDAK ADA KEPENTINGAN HUKUMYANG DIBAHAYAKAN
    • 11.  PERCOBAAN PELANGGARAN (PASAL 54KUHP) PERCOBAAN PENGANIAYAAN (PASAL 351AYAT 5 KUHP) PERCOBAAN PENGANIAYAAN RINGAN(PASAL 352 AYAT 2 KUHP) PERCOBAAN PENGANIAYAAN RINGANTERHADAP HEWAN (PASAL 302 AYAT 4KUHP)
    • 12.  PERCOBAAN SELESAI : PERBUATAN PELAKSANAANNYAMENDEKATI SELESAI, EX. MENEMBAK TAPI MELESET PERCOBAAN TERTUNDA : TELAH MELAKUKAN PERBUATANPELAKSANAAN TAPI TIDAK SELESAI KARENA TERCEGAHSUATU HAL, EX. PADA SAAT AKAN MENEMBAK TANGANNYADIPUKUL HINGGA SENJATANYA JATUH PERCOBAAN DIKUALIFISIR : PERBUATAN PELAKSANAANMERUPAKAN TINDAK PIDANA TERSENDIRI AKAN TETAPIBUKAN DIMAKSUD, EX. MEMBUNUH DENGAN PISAU TAPITIDAK MATI, BUKAN PEMBUNUHAN TAPI PENGANIAYAAN
    • 13.  PADA UMUMNYA ANCAMAN PIDANAPERCOBAAN ADALAH ANCAMAN PIDANAPOKOK TINDAK PIDANA DIMAKSUD DIKURANGISEPERTIGA (PASAL 53 AYAT 2 KUHP) UNTUK TINDAK PIDANA YANG DIANCAMPIDANA MATI ATAU SEUMUR HIDUP ADALAHPIDANA PENJARA PALING LAMA 15 TAHUN(PASAL 53 AYAT 3 KUHP) PIDANA TAMBAHAN UNTUK PERCOBAANADALAH SAMA DENGAN PIDANA SELESAI(PASAL 53 AYAT 4 KUHP)

    ×