Sistem rujukan

5,595 views
5,427 views

Published on

Published in: Health & Medicine
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,595
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
154
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem rujukan

  1. 1. dr.H. Amir Fauzi, SpOG(K) dr. Maulia Mardini dr. Mareti Pandan Ayu
  2. 2.  Suatu sistem pelayanan kesehatan dimana terjadi pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kesehatan yang timbul, baik secara vertikal ataupun horizontal. Vertikal : komunikasi antar unit yang lebih rendah ke unit yang lebih tinggi, misalnya puskesmas ke RS kabupaten. Horizontal : komunikasi antar unit yang sederazat.
  3. 3. a. Memberikan pelayanan obstetri yang baik dan murah di tempat yang terdekat dari kediamannya.b. Memberikan pelayanan kesehatan pada penderita dengan tepat dan cepatc. Menggunakan fasilitas kesehatan seefisien mungkin.d. Mengadakan pembagian tugas pelayanan kesehatan pada unit-unit kesehatan sesuai dengan lokasi dan kemampuan unit-unit tersebut.
  4. 4. 1. Regionalisasi: adalah Pembagian wilayah pelaksanaan sistem rujukan, didasarkan atas pembagian wilayah secara administratrif, tetapi dimana perlu didasarkan atas lokasi atau mudahnya sistem rujukan itu dicapai.2. Penyaringan oleh tiap tingkat unit kesehatan. Diharapkan melakukan penyaringan terhadap penderita yang akan disalurkan dalam sistem rujukan.3. Kemampuan unit kesehatan dan petugas
  5. 5. a. Pelayanan: 1. pengiriman penderita dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap. Agar tujuan tercapai maka harus dijaga agar setiap penderita yang dikirim umumnya harus masih cukup baik. Bila kemudian penderitanya telah sembuh, dikirim kembali ke unit yang mengirimnya untuk rehabilitasi. 2. pengiriman bahan laboratorium sehinggamutu diagnostik di daerah lebih sempurna.
  6. 6. b. Pendidikan: 1. petugas kesehatan didaerah ditingkatkan mutunya, baik dalam segi ketrampilan ataupun pengetahuan. 2. kegiatan pendidikan dapat dilakukan sebagai berikut: a. Mengirim tenaga-tenaga ahli ke daerah untuk memberei ceramah ilmiah, konsultasi penderita atau demonstrasi operasi. b. RS daerah mengirim petugas obstetrinya baik dokter, bidan maupun paramedis untuk mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah dan ketrampilan di RS provinsi.
  7. 7. 1. Pelayanan diberikan sedekat mungkin ke tempat penderita.2. Pengetahuan dan ketrampilan petugas daerah makin meningkat sehingga banyak kasus yang dapat dikelola di daerahnya masing-masing3. Masyarakat desa dapat menikmati tenaga ahli.
  8. 8. Terima kasih

×