1STPM SANUR ENDEBAB IPENDAHULUAN1.1. Latar BelakangPembangunan di bidang kesehatan merupakanbagian dari pembangunan nasion...
2STPM SANUR ENDEperlindungan terhadap kesehatannya, dan negarabertanggung jawab mengatur agar terpenuhi hak hidupsehat bag...
3STPM SANUR ENDEProgram ini bertujuan untuk memberi akses pelayanankesehatan kepada masyarakat sangat miskin.Polindes di D...
4STPM SANUR ENDEpemerintah desa dalam pemberi pelayanan kesehatanbagi masyarakat yaitu kurangnya peningkatanmanajemen pela...
5STPM SANUR ENDEdengan judul “Hambatan-Hambatan Dalam ProsesPelayanan Jamkesmas Pada Polindes Desa DetuperaKecamatan Lio T...
6STPM SANUR ENDEproses pelayanan Jamkesmas di Desa DetuperaKecamata Lio Timur Kabupaten Ende.2. Untuk membuka dan menambah...
7STPM SANUR ENDEBAB IIKERANGAKA TEORI2.1. Landasan TeoriKerangka teori yang diperluhkan untukmenganalisis suatu permasalah...
8STPM SANUR ENDEStruktural lebih mengacu pada keseimbangan. Teori inimenilai bahwa semua sistem yang ada di dalammasyaraka...
9STPM SANUR ENDE2.3. Tinjauan Pustaka2.3.1. Pengertian Jaminan Kesehatan Masyarakat(Jamkesmas)5Jamkesmas merupakan singkat...
10STPM SANUR ENDE2.3.2. Tujuan JamkesmasTujuan dari Jamkesmas dibagi menjadi dua, yaitu:a. Tujuan umum yaitu terselenggara...
11STPM SANUR ENDE2.3.3. Manfaat Jamkesmas1. Manfaat bagi Masyarakata. 7Masyarakat terlindung / terjamin dalammemperoleh pe...
12STPM SANUR ENDE2. Manfaat bagi Dunia Usaha1. Pemeliharaan kesehatan karyawan dapat terlaksanasecara lebih efisien / efek...
13STPM SANUR ENDE2. PPK akan memperoleh balas jasa yang makin besardengan makin terpeliharanya kesehatan konsumen.3. PPK d...
14STPM SANUR ENDE3. Subsidi pemerintah dapat dialokasikan kepada yanglebih memerlukan utamanya bagi masyarakatmiskin.4. Ka...
15STPM SANUR ENDEdari masing-masing aspek tersebut dalam kesehatanseseorang antara lain sebagai berikut:1. Kesehatan fisik...
16STPM SANUR ENDEtoleran dan menghargai. Kesehatan dari aspekekonomi terlihat bila seseorang (dewasa) produktif,dalam arti...
17STPM SANUR ENDEBerdasarkan organisasi yangmenyelenggarakannya, pelayanan publik atau pelayananumum dapat dibedakan menja...
18STPM SANUR ENDEpenjara dan pelayanan perizinan serta di dinaskesehatan.b. Yang bersifat sekunder, adalah segala bentukpe...
19STPM SANUR ENDEmasyarakat, kini diselenggarakan guna memenuhihak-hak sosial masyarakat sebagaimanadiamanatkan oleh konst...
20STPM SANUR ENDE4. Rincian biaya pelayanan publik tata carapembayaran.5. Kepastian Waktu Pelaksanaan pelayanan publikdapa...
21STPM SANUR ENDETempat dan lokasi serta sarana pelayanan yangmemadai, mudah dijangkau oleh masyarakat, dandapat memanfaat...
22STPM SANUR ENDE2. Openness, yaitu menjelaskan bagaiman pelayananmasyarakat dilaksanakan, berapa biayanya, dan apakahsuat...
23STPM SANUR ENDEkabupaten Ende”. Ini adalah suatu usaha Negara ataupemerintah mengembalikan hak warga melalui pelayananJa...
24STPM SANUR ENDEBAB IIIMETODE PENELITIAN3.1. Jenis Penelitian3.1.2. Kualitatif EksplanatorisPenelitian kualitatif adalah ...
25STPM SANUR ENDElebih gejala atau variabel. Penelitian ini bertitik padapertanyaan dasar “mengapa/apa”. Orang sering tida...
26STPM SANUR ENDE1 orang toko agama1 orang narasumber yaitu, Fransiskus Tunggo2 orang toko masyarakat dan 2 orang tokopend...
27STPM SANUR ENDEsurat kabar, Internet, buku-buku, arsip danperpustakaan. Dengan arti kata si peneliti menggunakandokumen-...
28STPM SANUR ENDE4. Menuruttingkatpendidikan5. Menurutmatapencaharian6. KeadaansosialBudaya2. ProfilpolindesdesaDetupera1....
29STPM SANUR ENDEjamkesmas4. kurangnyapara medis3.6. Teknik Analisis DataTeknik yang digunakan untuk menganalisadata–data ...
30STPM SANUR ENDEDAFTARA PUSTAKAAdrian Sutedi, Hukum Perizinan Dalam Sektor PelayananPublik, Sinar Grafika hal 516Daldiyon...
31STPM SANUR ENDEPohan, Imbalo S. 2006. Jaminan Mutu LayananKesehatan : Dasar-dasar, Pengertian, dan Terapan.Jakarta: EGCP...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Proposal di buat dalm bentuk buku

1,958 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,958
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
14
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Proposal di buat dalm bentuk buku

  1. 1. 1STPM SANUR ENDEBAB IPENDAHULUAN1.1. Latar BelakangPembangunan di bidang kesehatan merupakanbagian dari pembangunan nasional. Pemerintah sebagaiinstitusi tertinggi yang bertanggung jawab ataspemeliharaan kesehatan harus pula memenuhi kewajibandalam penyediaan sarana pelayanan kesehatan.Kesehatan merupakan kebutuhan manusia yang utamadan menjadi prioritas yang mendasar bagi kehidupan.Pelaksanaan pembangunan di bidang kesehatanmelibatkan seluruh warga masyarakat Indonesia. Haltersebut dapat dimengerti karena pembangunankesehatan mempunyai hubungan yang dinamis dengansektor lainnya.Dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992tentang Kesehatan, ditetapkan bahwa setiap individu,keluarga dan masyarakat berhak memperoleh
  2. 2. 2STPM SANUR ENDEperlindungan terhadap kesehatannya, dan negarabertanggung jawab mengatur agar terpenuhi hak hidupsehat bagi penduduknya termasuk bagi masyarakatmiskin dan tidak mampu. 1Kekuasaan dalam pelayanankesehatan terletak pada pemerintah pusat dan daerah,dan pada golongan sosial atas yang mempunyaiwewenang menetapkan pilihan atas alternatif pelayanankesehatan.2Oleh karena itu, pada awal pemerintahan SBY – JKtelah diambil kebijakan strategis untuk menggratiskanpelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Sejak 1Januari 2005 program ini menjadi Program JaminanPemeliharaan Kesehatan Maskin (PJPKM) yang populerdengan nama Askeskin.Pada tahun 2008 program Askeskin ini diubahnamanya menjadi Jaminan Kesehatan Masyarakat(Jamkesmas) yang tidak mengubah jumlah sasaran.1Keputusan Menteri Kesehatan No.125/Menkes/SK/II/208 Tanggal 6 Februari 2008 Tentang Pedoman Pelaksanaan JaminanKesehatan Masyarakat2Lumenta, Benyamin. 1989. Pelayanan Medis Citra, Konflik dan Harapan Tinjauan Fenomena Sosial. Yogyakarta: Kanisius. Hal23
  3. 3. 3STPM SANUR ENDEProgram ini bertujuan untuk memberi akses pelayanankesehatan kepada masyarakat sangat miskin.Polindes di Desa Detupera Kecamatan Lio TimurKabupaten Ende merupakan sebuah pelayanan yangbergerak dibidang jasa perawatan medis dalammemberikan kesehatan bagi masyarakat yang menjadipengguna atau peserta Jamkesmas. Pelayanan kesehatanyang diberikan kepada pengguna atau pesertaJamkesmas antara lain pelayanan Rawat Jalan TingkatLanjutan (RJTL) dan pelayanan Rawat Inap TingkatLanjutan (RITL) yang mencakup tindakan pelayananobat. Sehubungan dengan itu, aparatur pemerintahsebagai perencana dan pelaksana suatu model kebijakanpelayanan publik, di harapkan mampu memberikan suatubentuk peningkatan pelayanan, khususnya peningkatanpelayanan kesehatan masyarakat desa.Menyangkut dengan penjelasan dari paragraf diatas, terdapat beberapa hal yang tidak dilakukan oleh
  4. 4. 4STPM SANUR ENDEpemerintah desa dalam pemberi pelayanan kesehatanbagi masyarakat yaitu kurangnya peningkatanmanajemen pelayanan kepada masyarakat yang berbasiskemasyarakatan, kurangnya memberikan jaminankesehatan terpadu bagi masyarakat, dan penyediaanSumber Daya Manusia (SDM) yang kurang. 3Dalam hal inipara tenaga medis yang dinilai mampu memberikansegala bentuk tindakkan yang sesuai kemampuanmereka, serta menyediakan sarana dan prasarana yangmampu mendukung terciptanya suatu pelayanankesehatan yang memadai bagi masyarakat desa.Dalam permasalahan diatas dikategorikan sebagaisalah satu permasalahan yang rentan terjadi dalamproses pelayanan kesehatan pada Polindes DesaDetupera Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende.Oleh karena itu, dari penjelasan diatas maka penulismenganggap bahwa hal tersebut merupakan bahan yangcukup menarik untuk diangkat menjadi bahan penelitian3Pohan, Imbalo S. 2006. Jaminan Mutu Layanan Kesehatan : Dasar-dasar, Pengertian, dan Terapan. Jakarta: EGC
  5. 5. 5STPM SANUR ENDEdengan judul “Hambatan-Hambatan Dalam ProsesPelayanan Jamkesmas Pada Polindes Desa DetuperaKecamatan Lio Timur Kabupaten Ende”1.2. Rumusan MasalahBerdasarkan dari latar belakang diatas maka penulismengambil rumusan permasalahan yaitu: Apa sajahambatan dalam proses pelayanan Jamkesmas padaDesa Detupera Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende?1.3. Tujuan PenelitianAdapun tujuan penelitian adalah sebagai berikut:1. Mengetahui profil Desa Detupera2. Mengetahui hambatan-hambatan dalam prosespelayanan Jamkesmas di Desa DetuperaKecamata Lio Timur Kabupaten Ende.1.4. Manfaat PenelitianAdapun manfaat dari penelitian adalah sebagaiberikut:1. Sebagai sumber informasi bagi masyarakat danpemerintah mengenai Hambatan-hambatan dalam
  6. 6. 6STPM SANUR ENDEproses pelayanan Jamkesmas di Desa DetuperaKecamata Lio Timur Kabupaten Ende.2. Untuk membuka dan menambah wawasan kitatentang pentingnya proses pelayanan Jamkesmas diDesa Detupera Kecamata Lio Timur KabupatenEnde.3. Untuk memenuhi tugas akhir sebagai salah satusyarat guna menyelesaikan studi pada programstudi pada program Sosial ilmu Sosiatri dilingkupsekolah tinggi Pembangunan Masyarakat St. UrsulaEnde.1.5. Ruang Lingkup PenelitianAgar tidak terjadi pembiasan dalam melakukanpenelitian, maka penelitian membatasi ruangpermasalahan ini pada Hambatan-hambatan dalampelayanan jamkesmas di desa Detupera Kecamatan LioTimur Kabupaten Ende.
  7. 7. 7STPM SANUR ENDEBAB IIKERANGAKA TEORI2.1. Landasan TeoriKerangka teori yang diperluhkan untukmenganalisis suatu permasalahan sesuai denganrumusan Masalah yang diangkat oleh peneliti padapendahuluan diatas, maka dalam menganalisishambatan-hambatan dalam pelayanan Jamkesmas diDesa Detupera Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende ,dalam bab ini penulis menggunakan teori FungsionalStruktural.2.2. Teori Fungsional Struktural4Teori fungsionalisme struktural mengutarakanbahwa masyarakat adalah suatu sistem sosial yang terdiridari bagian dan struktur-struktur yang saling berkaitandan saling membutuhkan keseimbangan, fungsionalisme4Heri Setyawan (2011). Artikel Ilmiah : Sosiologi Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  8. 8. 8STPM SANUR ENDEStruktural lebih mengacu pada keseimbangan. Teori inimenilai bahwa semua sistem yang ada di dalammasyarakat pada hakikatnya mempunyai fungsitersendiri. Suatu struktur akan berfungsi danberpengaruh terhadap struktur yang lain. Maka dalam halini, semua peristiwa pada tingkat tertentu sepertihambatan-hambatan dalam pelayanan Jamkesmas diDesa Detupera Kecamatan Lio Timur Kabupeten Ende.Pelopor teori ini adalah Robert K. Merton, beliauberpendapat bahwa obyek analisa sosiologi adalah faktasosial, seperti proses sosial, organisasi kelompok,pengendali sosial, dan sebagainya.Oleh karena itu penulis mengambil Teori Fungsionalstruktural dapat digunakan sebagai kerangka teoritisdalam membedah masalah yang diteliti, mengingatdengan judul Hambatan-Hambatan Dalam PelayananJamkesmas di Desa Detupera Kecamatan loi TimurKabupeten Ende.
  9. 9. 9STPM SANUR ENDE2.3. Tinjauan Pustaka2.3.1. Pengertian Jaminan Kesehatan Masyarakat(Jamkesmas)5Jamkesmas merupakan singkatan dari JaminanKesehatan Masyarakat dan merupakan bagian daripengentasan kemiskinan yang bertujuan agar akses danmutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dapatditingkatkan sehingga tidak ada lagi masyarakat miskinyang kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan karenaalasan biaya. 6Dan Jamkesmas adalah program bantuansosial untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakatmiskin dan tidak mampu. Program ini diselenggarakansecara nasional agar terjadi subsidi silang dalam rangkamewujudkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh bagimasyarakat miskin.5Gerson, Richard F. 2002. Mengukur Kepuasan Pelanggan. Johor Bahru: Penerbitan Pelangi.6Departemen Kesehatan. 2007. Bupati/ Walikota Diminta Segera Tetapkan Data PesertaAskeskin.(http://www.indonesia.go.id/en/ministries/ministers/ministry-of-health/773-kesehatan/2302-
  10. 10. 10STPM SANUR ENDE2.3.2. Tujuan JamkesmasTujuan dari Jamkesmas dibagi menjadi dua, yaitu:a. Tujuan umum yaitu terselenggaranya akses danmutu pelayanan kesehatan terhadap seluruhmasyarakat miskin dan tidak mampu agar tercapaiderajat kesehatan masyarakat yang optimal secaraefektif dan efisien.b. Tujuan khususnya yaitu meningkatkan cakupanmasyarakat dan tidak mampu yang mendapatpelayanan kesehatan di puskesmas sertajaringannya dan di Rumah Sakit, sertameningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagimasyarakat miskin.
  11. 11. 11STPM SANUR ENDE2.3.3. Manfaat Jamkesmas1. Manfaat bagi Masyarakata. 7Masyarakat terlindung / terjamin dalammemperoleh pelayanan kesehatan yangdibutuhkannya.b. Masyarakat memperoleh pelayanan kesehatanparipurna (preventif, promotif, kuratif, danrehabilitatif).c. Masyarakat memperoleh biaya yang ringan untukkesehatan karena asas usaha bersama dankekeluargaan dalam JPKM memungkinkan subsidisilang yang mana yang sehat membantu yang sakitdan yang muda membantu yang tuad. Terjaminnya pemerataan pelayanan kesehatan bagimasyarakat.e. Meningkatnya derajat kesehatan masyarakatutamanya melalui upaya preventif, promotif agarseseorang tidak jatuh sakit.7http://www.jamsosindonesia.com/prasjsn/jamkesmas/manfaat 21 mey 2013
  12. 12. 12STPM SANUR ENDE2. Manfaat bagi Dunia Usaha1. Pemeliharaan kesehatan karyawan dapat terlaksanasecara lebih efisien / efektif2. Biaya pelayanan kesehatan dapat direncanakansecara tepat.3. Pembiayaan untuk pelayanan kesehatan lebih efisiendibandingkan dengan sistem klaim, ganti rugi, ataufee for services.4. Terjaminnya kesehatan karyawan yang mendorongpeningkatan produktifitas.5. Merupakan komoditi baru yang menjajikan bagidunia usaha bila menjadi Bapel, karena akanmemperoleh laba finansial maupun laba sosial.3. Manfaat bagi PPK1. PPK dapat merencakan pelayanan kesehatan yanglebih efisien dan efektif bagi peserta karenaditunjang sistem pembayaran kapitasi.
  13. 13. 13STPM SANUR ENDE2. PPK akan memperoleh balas jasa yang makin besardengan makin terpeliharanya kesehatan konsumen.3. PPK dapat lebih meningkatkan profesionalisme,kepuasan kerja, dan mengembangkan mutupelayanan.4. Sarana pelayanan tingkat pertama, kedua, danketiga yang selama ini menerapkan tarif subsidi /murah akan dapat menerapkan tarif riil yang wajaruntuk menjamin kesinambungan dan mutupelayanannnya.4. Manfaat Bagi Pemerintah / Pemda1. Pemda memperoleh masyarakat yang sehat danproduktif dengan biaya yang berasal darimasyarakat sendiri.2. Pengeluaran pemda untuk membiayai bidangkesehatan dapat lebih efisien.
  14. 14. 14STPM SANUR ENDE3. Subsidi pemerintah dapat dialokasikan kepada yanglebih memerlukan utamanya bagi masyarakatmiskin.4. Kapitasi dalam JPKM memakai perhitung nonsubsidi, maka pemda dapat menyesuaikan tarif bagimasyarakat mampu.2.3.4. Sasaran JamkesmasSasaran program Jamkesmas ini adalahmasyarakat miskin tidak mampu diseluruh indonesia danyang tidak termasuk sudah mempunyai jaminankesehatan lainnya.2.4. Pengertian Kesehatan8Kesehatan adalah kondisi umum dari seseorangdalam semua aspek. Ini juga merupakan tingkat efisiensifungsional dan/atau metabolisme organisme, seringimplisit manusia.Itulah sebabnya, maka kesehatan bersifatmenyeluruh mengandung keempat aspek. Perwujudan8Murti, Bhisma, 2003. Mengembangkan Indikator Kualitas Pelayanan Kesehatan. JurnalPelayanan Kesehatan Vol. 06 (02)
  15. 15. 15STPM SANUR ENDEdari masing-masing aspek tersebut dalam kesehatanseseorang antara lain sebagai berikut:1. Kesehatan fisik terwujud apabila sesorang tidakmerasa dan mengeluh sakit atau tidak adanyakeluhan dan memang secara objektif tidak tampaksakit. Semua organ tubuh berfungsi normal atautidak mengalami gangguan.2. Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen,yakni pikiran, emosional, dan spiritual. Pikiran sehattercermin dari cara berpikir atau jalanpikiran.Emosional sehat tercermin dari kemampuanseseorang untuk mengekspresikan emosinya,misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dansebagainya.3. Kesehatan sosial terwujud apabila seseorangmampu berhubungan dengan orang lain ataukelompok lain secara baik, tanpa membedakan ras,suku, agama atau kepercayan, status sosial,ekonomi, politik, dan sebagainya, serta saling
  16. 16. 16STPM SANUR ENDEtoleran dan menghargai. Kesehatan dari aspekekonomi terlihat bila seseorang (dewasa) produktif,dalam arti mempunyai kegiatan yang menghasilkansesuatu yang dapat menyokong terhadap hidupnyasendiri atau keluarganya secara finansial.2.5. Pelayanan Publik2.5.1. PengertianPelayanan publik atau pelayanan umum dapatdidefinisikan sebagai segala bentuk jasa pelayanan, baikdalam bentuk barang publik maupun jasa publik yangpada prinsipnya menjadi tanggung jawab dandilaksanakan oleh Instansi Pemerintah di Pusat, diDaerah, dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negaraatau Badan Usaha Milik Daerah, dalam rangka upayapemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalamrangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  17. 17. 17STPM SANUR ENDEBerdasarkan organisasi yangmenyelenggarakannya, pelayanan publik atau pelayananumum dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:1. Pelayanan publik atau pelayanan umum yangdiselenggarakan oleh organisasi privat, adalahsemua penyediaan barang atau jasa publik yangdiselenggarakan oleh swasta, seperti misalnyarumah sakit swasta, perusahaan pengangkutanmilik swasta.2. Pelayanan publik atau pelayanan umum yangdiselenggarakan oleh organisasi publik. Yangdapat dibedakan lagi menjadi :a. Yang bersifat primer dan,adalah semuapenyediaan barang/jasa publik yangdiselenggarakan oleh pemerintah yang didalamnya pemerintah merupakan satu-satunyapenyelenggara dan pengguna/klien mau tidakmau harus memanfaatkannya. Misalnya adalahpelayanan di kantor imigrasi, pelayanan
  18. 18. 18STPM SANUR ENDEpenjara dan pelayanan perizinan serta di dinaskesehatan.b. Yang bersifat sekunder, adalah segala bentukpenyediaan barang/jasa publik yangdiselenggarakan oleh pemerintah, tetapi yangdi dalamnya pengguna/klien tidak harusmempergunakannya karena adanya beberapapenyelenggara pelayanan.Adapun yang dimaksud dengan pelayanan dalamtulisan ini adalah pelayanan yang diberikan negaramelalui aparaturnya dengan cara memberikan pelayanankesehatan berupa Jamkesmas. 9Pelayanan tidak lagiberparadigma melayani dirinya sendiri tetapi pelayanansudah berubah dalam rangka memenuhi tuntutan yangoptimal. Pelayanan untuk memenuhi tututan optimal ituberpatokan pada tiga paradigma yaitu :1) Pelayanan sosial yang dahulunya diberikan sekadaruntuk merespon masalah atau kebutuhan7Daldiyono. 2007. Pasien Pintar dan Dokter Bijak. Jakarta: BIP
  19. 19. 19STPM SANUR ENDEmasyarakat, kini diselenggarakan guna memenuhihak-hak sosial masyarakat sebagaimanadiamanatkan oleh konstitusi nasional NegaraRepublik Indonesia.2) Pendekatan pelayanan publik cenderung bergeserdari yang semata didasari peraturan normatifmenjadi pendekatan yang berorientasi kepadahasil. Akuntabilitas, efektifitas dan efisiensi menjadikata kunci yang semakin penting.2.5.2. Cirri-ciri pelanyanana) 10KesederhanaanProseduran pelayanan publik tidak berbelit-belit,mudah dipahami dan mudah dilaksanakan.b) Kejelasan2. Persyaratan teknis dan administratif pelayananpublik.3. Unit kerja/pejabat yang berwenang bertanggungjawab dalam memberikan pelayanan danpenyelesaian keluhan/persoalan/sengketa dalampelaksanaan pelayanan publik.10Muzaham, Fauzi. 1995. Memperkenalkan Sosiologi Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia
  20. 20. 20STPM SANUR ENDE4. Rincian biaya pelayanan publik tata carapembayaran.5. Kepastian Waktu Pelaksanaan pelayanan publikdapat diselesaikan dalam kurun waktu yang telahditentukan.c) AkurasiProduk pelayanan publik diterima dengan benar,tepat, dan sah.d) KeamananProses dan produk pelayanan publik rasa amandengan kepastian hukum.e) Tanggung JawabPimpinan penyelenggara pelayanan publik ataupejabat yang ditunjuk bertanggung jawab ataspenyelenggaraan pelayanan dan penyelenggaraanpelayanan dan penyelesaian keluhan/persoalandalam pelaksanaan pelayanan publik.f) Kelengkapan Sarana dan PrasaranaTersedianya sarana dan prasarana kerja, peralatankerja dan pendukung lainnya yang termasukpenyediaan sarana teknologi telekomunikasi daninformatika.g) Kemudahan Akses
  21. 21. 21STPM SANUR ENDETempat dan lokasi serta sarana pelayanan yangmemadai, mudah dijangkau oleh masyarakat, dandapat memanfaatkan teknologi dan informatika.h) Kedislipinan, Kesopanan, Dan KeramahanTempat dan lokasi serta sarana pelayanandisiplin,sopan dan santun, ramah, serta memberikanpelayanan ikhlas.i) KenyamananLingkungan pelayanan harus tertib, teratur,disediakan ruang tunggu yang bersih, rapi,lingkungan yang indah dan sehat serta dilengkapidengan fasilitas pendukung pelayanan, sepertiparkir, toilet, tempat ibadah, dan lain-lain.2.5.3. Prinsip Pelayanan Publik11Terdapat beberapa prinsip-prinsip pelayanan publik.Menurut Skelcher (1992) mengungkapkan tujuh prinsip pelayananpublik kepada masyarakat , yaitu:1. Standar, yaitu adanya kejelasan secara eksplisit mengenaitingkat pelayanan di dalamnya termasuk pegawai dalammelayani masyarakat11Adrian Sutedi, Sinar Grafika, Hukum Perizinan Dalam Sektor Pelayanan Publik,hal 200-205
  22. 22. 22STPM SANUR ENDE2. Openness, yaitu menjelaskan bagaiman pelayananmasyarakat dilaksanakan, berapa biayanya, dan apakahsuatu pelayanan sudah sesuai dengan standar yangditentukan.3. Information, yaitu informasi yang menyeluruh dan mudahdimengerti tentang suatu pelayanan4. Choice, yaitu memberikan konsultasi dan pilihan kepadamasyarakat sepanjang diperlukan5. Non Discrimination, yaitu pelayanan diberikan tanpamembedakan ras dan jenis kelamin6. Accessbility, pemberian pelayanan harus mampumenyenangkan pelanggan atau memberikan kepuasankepada pelanggan7. Redress, adanya sistem publikasi yang baik dan prosedurpenyampaian komplain yang mudah.Dengan demikian pelayanan publik yang dapatkami simpulkan dalam sesuai dengan topik penelitianyaitu “Hambatan-Hambatan Dalam Pelayanan Jamkesmaspada Polindes Desa Dteupera Kecamatan Lio Timur
  23. 23. 23STPM SANUR ENDEkabupaten Ende”. Ini adalah suatu usaha Negara ataupemerintah mengembalikan hak warga melalui pelayananJaminan Kesehatan. Dari berbagai defenisi tersebutdiatas tentu belum lengkap bila sebuah kebijakan hanyabicara defenisi atau arti-artinya belaka.
  24. 24. 24STPM SANUR ENDEBAB IIIMETODE PENELITIAN3.1. Jenis Penelitian3.1.2. Kualitatif EksplanatorisPenelitian kualitatif adalah penelitian tentang risetyang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakananalisis dengan pendekatan induktif. Proses dan makna(perspektif subyek) lebih ditonjolkan dalam penelitiankualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemanduagar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan.Selain itu landasan teori juga bermanfaat untukmemberikan gambaran umum tentang latar penelitiandan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Terdapatperbedaan mendasar antara peran landasan teori dalampenelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif.12Sedangkan Jenis penelitian Eksplanatoris adalahbertujuan untuk menjelaskan hubungan antara dua atau12Paul.D. Leedy and Jeanne.E. Ormrod. Practical Research: Planning and Design Research Edisi 8 [2005]. Ohio : Pearson MerrillPrentice Hall. Page 145-187
  25. 25. 25STPM SANUR ENDElebih gejala atau variabel. Penelitian ini bertitik padapertanyaan dasar “mengapa/apa”. Orang sering tidakpuas hanya sekadar mengetahui apa yang terjadi,mengapa terjadinya, tetapi juga ingin mengetahui apayang terjadi. Kita ingin menjelaskan sebab terjadinyasuatu peristiwa. Untuk itu, perlu diidentifikasi berbagaivariabel di luar masalah untuk mengkonfirmasi sebabterjadinya suatu masalah.3.2. Unit AnalisisYang menjadi unit analisis dalam penelitian iniadalah, masyarakat dan kelompok yang menanganiproses pelayanan Jamkesmas yang terlibat di dalamnya.3.3. Nara SumberNarasumber dalam penelitian ini sebanyak 11 orangyang terdiri dari:2 orang staf desa penyelenggara sekaliguspenyelenggara program pelayanan Jamkesmas.2 orang toko adat
  26. 26. 26STPM SANUR ENDE1 orang toko agama1 orang narasumber yaitu, Fransiskus Tunggo2 orang toko masyarakat dan 2 orang tokopendidikan desa1 orang dari kelompok karang taruna Desa.3.4. Teknik Pengumpulan DataDalam melakukan penelitian kami menggumpulkandata dengan tiga metode, diantaranya, metode observasi,metode Wawancara dan Metode Dokumentasi.3.4.1. Metode WawancaraMetode wancara adalah proses interaksi langsungantara peneliti dengan narasumber yang berpedomanpada pertanyaan-pertanyaan yang ajukan oleh penliti.3.4.2. Metode Dokumentasi.Metode Dokumentasi adalah cara penelitimengumpulkan data. Pengumpulan data ini bersifatsekunder dalam penelitian. Data-data yang kita pilihdilapangan sebagai pelengkap atau konfirmatif.Memperoleh data-data yang diinginkan peneliti bisa dari
  27. 27. 27STPM SANUR ENDEsurat kabar, Internet, buku-buku, arsip danperpustakaan. Dengan arti kata si peneliti menggunakandokumen-dokumen yang sudah tersedia dan tentangProfil pelayanan Jamkesmas pada Polindes di DesaDetupera Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende.3.5. Skema DataNo Topik Data set Sumber Teknikpengumpulandata1. ProfilDesaDetupera1. SejarahDesa2. KeadaanDemografi,jumlahpenduduk3. menurutjeniskelaminKantorDesaNarasumberDoumentasiWawancara
  28. 28. 28STPM SANUR ENDE4. Menuruttingkatpendidikan5. Menurutmatapencaharian6. KeadaansosialBudaya2. ProfilpolindesdesaDetupera1.Prosespembentukan2. Struktur3. Lokasi4. sumberDanaNarasumberWawancaraDokementasi3. Alasanhambatan dalampelayanan1.SDM2.PerlengkapanMedisInforman Wawancara
  29. 29. 29STPM SANUR ENDEjamkesmas4. kurangnyapara medis3.6. Teknik Analisis DataTeknik yang digunakan untuk menganalisadata–data yaitu melalui langkah–langkah sebagaiberikut : mengumpulkan data melalui wawancara,dan dokumentasi yang kemudian dikelompokanpada tema yang sama untuk dianalisis denganmenggunakan teori–teori yang relevan gunamendapatkan kesimpulan.3.7. Tempat Dan Alokasi Waktu penelitianLokasi obyek penelitiannya di Desa Detupera,Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende.
  30. 30. 30STPM SANUR ENDEDAFTARA PUSTAKAAdrian Sutedi, Hukum Perizinan Dalam Sektor PelayananPublik, Sinar Grafika hal 516Daldiyono. 2007. Pasien Pintar dan Dokter Bijak. Jakarta:BIPDepartemen Kesehatan. 2007. Bupati/ Walikota DimintaSegera Tetapkan Data PesertaAskeskin.(http://www.indonesia.go.id/en/ministries/minist rs/ministry-of-health/773-kesehatan/2302-Gerson, Richard F. 2002. Mengukur Kepuasan Pelanggan.Johor Bahru: Penerbitan Pelangi.Heri Setyawan (2011). Artikel Ilmiah : SosiologiPendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.Keputusan Menteri Kesehatan No.125/Menkes/SK/II/208Tanggal 6 Februari 2008 Tentang PedomanPelaksanaan Jaminan Kesehatan MasyarakatLumenta, Benyamin. 1989. Pelayanan Medis Citra, Konflikdan Harapan Tinjauan Fenomena Sosial. Yogyakarta:KanisiusMuzaham, Fauzi. 1995. Memperkenalkan SosiologiKesehatan. Jakarta: Universitas IndonesiaMurti, Bhisma, 2003. Mengembangkan Indikator KualitasPelayanan Kesehatan. JurnalPelayanan KesehatanVol. 06 (02)
  31. 31. 31STPM SANUR ENDEPohan, Imbalo S. 2006. Jaminan Mutu LayananKesehatan : Dasar-dasar, Pengertian, dan Terapan.Jakarta: EGCPaul.D. Leedy and Jeanne.E. Ormrod. Practical Research:Planning and Design Research Edisi 8 [2005]. Ohio :Pearson Merrill Prentice Hall. Page 145-187http://www.jamsosindonesia.com/prasjsn/jamkesmas/manfaat

×