i
Management Self Healing: Tinjauan Psikofisiologis terhadap Mikrobiota
Usus
Andri Frediansyah Yonico Alfaro1)
dan Ingga Y...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Nick ingga yonico martatino self management healing a review of psychophysiology withing the intestinal microbiota (yonico and frediansyah)

202 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
202
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Nick ingga yonico martatino self management healing a review of psychophysiology withing the intestinal microbiota (yonico and frediansyah)

  1. 1. i Management Self Healing: Tinjauan Psikofisiologis terhadap Mikrobiota Usus Andri Frediansyah Yonico Alfaro1) dan Ingga Yonico Martatino2) 3) 1) UPT BPPTK LIPI, Yogyakarta 2) Psikologi – Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta 3) Fakultas Kedokteran – Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Email: inggayonico@ymail.com; nick.martin2011@yahoo.com Abstrak Usus merupakan suatu mikrobiota kompleks yang dihuni oleh berbagai macam spesies bakteri. Bakteri-bakteri tersebut dapat bersifat promotif maupun patogenik bagi kesehatan manusia. Secara alami mikrobiota usus manusia berada dalam posisi kesetimbangan yang didominasi bakteri promotif seperti genus Lactobacillus dan Bifidobacteria. Genus tersebut berperan aktif dalam proses pencernaan dan proteksi usus terhadap bakteri patogen. Penelitian terbaru dari berbagai sumber menunjukkan bahwa jumlah dan macam mikrobia pada usus dapat dipengaruhi oleh kondisi psikofisiologis pada manusia seperti stres. Stres dapat meningkatkan sekresi hormon kortisol secara berlebihan sehingga menghasilkan peningkatan kadar sitokin yang dapat menyebabkan inflamasi dan demam karena menghambat organ kekebalan dalam menghasilkan antibodi. Melalui mekanisme neural menjelaskan bahwa respon stres pada aktivasi sistem cortex-adrenal pituitaria-anterior mengatribusikan yakni stresor yang mempengaruhi sirkuit-sirkuit neural menstimulasi pelepasan adrenocortico-tropic hormone (ACTH) dari pituitaria anterior, sehingga ACTH akan menstimulasi pelepasan glukokortikoid dari korteks adrenal. Stresor juga mengaktifkan syaraf simpatik sehingga meningkatkan jumlah epinefrin dan norepinefrin yang dilepaskan dari medulla adrenal akhirnya glukokortikoid dan jumlah epinefrin serta norepinefrin menghasilkan banyak dampak di antara efek-efek respons stres. Keadaan tersebut akan menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan bakteri patogen yang akan mendesak jumlah bakteri promotif. Management self healing (MSH) merupakan salah satu alternatif dalam memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus yang disebabkan oleh kondisi stres disamping intervensi farmakologi. Melalui mekanisme psikologis management self healing (MSH) akan mengaktivasi tubuh dan membuat individu sadar akan kekuatannya sendiri sehingga dapat menyembuhkan berbagai penyakit, meningkatkan kondisi psikologis dan fungsi fisiologis seperti menurunkan hormon stres (kortisol) yang dapat mengancam fungsi fisiologis seseorang. Metode tersebut juga dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang. Kata Kunci: Mikrobiota, bakteri usus, psikofisiologis, stres, management self healing (MSH)

×