0
E. Mengelola Dan Mengatasi Konflik
Kelompok 3 :
Dicky Wira R. (03)
Eka Naviana N.W. (09)
Miftakhur R. (16)
Neli Narulita (...
1. Pengalaman masa kecil
2. Pengalaman saat belajar di sekolah
3. Pengetahuan tentang tekhnik pemecahan
masalah
4. Tingkat...
Contoh :
Ketika orangtua membantu memecahkan
permasalahan (konflik) yang terjadi antara anda
dan saudara anda.
Contoh :
Ketika guru memecahkan permasalahan yang
terjadi antar teman
Contoh :
Setiap masalah memiliki teknik pemecahan yang
berbeda-beda, semakin banyak pengetahuan kita
tentang teknik terseb...
Contoh :
Tingkat kecerdasan emosi seseorang mempengaruhi
tingkat kemudahan dalam penyelesaian masalah.
Saat seseorang mamp...
Contoh :
Tingkat kedewasaan seseorang juga sangat
mempengaruhi penyelesaian konflik. Semakin dewasa
seseorang, maka orang ...
Contoh :
Televisi merupakan salahsatu media komunikasi
yang sering dilihat. Televisi yang biasanya
menyiarkan acara talksh...
Contoh :
Saran dan kritik dari orang terdekat sangat
membantu dalam memecahkan konflik. Saran dari
orang terdekat seperti ...
1. Tidak perlu menyelesaikan konflik
2. Menaklukkan pihak lawan dengan cara dan waktu
yang tepat
3. Berkomunikasi intensif...
Jika dalam menyelesaikan masalah atau konflik
tersebut akan membuat konflik semakin rumit, maka
lebih baik tidak perlu dis...
Sebelum menghadapi pihak lawan, sebaiknya
kita menyusun strategi yang bagus dan efisien dan
memperhitungkan waktu yang tep...
Komunikasi mampu menjaga hubungan baik
dengan orang lain bahkan lawan, karena dengan
adanya komunikasi, secara tidak langs...
Sebuah tim atau organisasi harus memiliki
komitmen yang kuat, sehingga tidak mudah
terpengaaruh oleh pihak luar.
Misal : a...
Penyelesain konflik secepatnya sangat diperlukan
agar tidak terjadi kesenggangan sosial yang
berkelanjutan secara terus-me...
 Manfaat Positif :
1. Membuat situasi lebih jelas dan terbuka
2. Memperbaharui tim dan memanfaatkan semangat,
energi, dan...
 Manfaat Negatif :
1. Tidak ada yang mau mendamaikan
2. Tidak ada wasit, penengah, atau pemimpin dalam
kelompok
3. Tidak ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Kewirausahaan Bab 9 Mengelola Dan Mengatasi Konflik

11,568

Published on

Materi Kewirausahaan kelas XI SMA

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
11,568
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
120
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Kewirausahaan Bab 9 Mengelola Dan Mengatasi Konflik"

  1. 1. E. Mengelola Dan Mengatasi Konflik Kelompok 3 : Dicky Wira R. (03) Eka Naviana N.W. (09) Miftakhur R. (16) Neli Narulita (22) Selvy M.S (28) Brihan Hugeng W. (34)
  2. 2. 1. Pengalaman masa kecil 2. Pengalaman saat belajar di sekolah 3. Pengetahuan tentang tekhnik pemecahan masalah 4. Tingkat kecerdasan Emosi (EQ) 5. Tingkat Kedewasaan Seseorang 6. Media yang sering dilihat 7. Saran dari orang terdekat
  3. 3. Contoh : Ketika orangtua membantu memecahkan permasalahan (konflik) yang terjadi antara anda dan saudara anda.
  4. 4. Contoh : Ketika guru memecahkan permasalahan yang terjadi antar teman
  5. 5. Contoh : Setiap masalah memiliki teknik pemecahan yang berbeda-beda, semakin banyak pengetahuan kita tentang teknik tersebut, penyelesainnya akan semakin mudah. Misalnya adanya mata pelajaran kewirausahaan akan membantu kita dalam menyelesaikan masalah kewirausahaan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
  6. 6. Contoh : Tingkat kecerdasan emosi seseorang mempengaruhi tingkat kemudahan dalam penyelesaian masalah. Saat seseorang mampu mengendalikan emosinya dengan baik dan mampu mengembangkan ataupun mengolah emosinya dan menyalurkannya kedalam hal yang positif maka hal tersebut dapat membantu dalam menyelesaikan masalah. Misal seorang motivator yang dengan mudah mampu memberikan bermacamsolusi dalam memecahkan masalah.
  7. 7. Contoh : Tingkat kedewasaan seseorang juga sangat mempengaruhi penyelesaian konflik. Semakin dewasa seseorang, maka orang tersebut akan lebih mudah menyelesaikan permasalahannya. Karena orang tersebut tidak hanya memandang sisi negatif, namun juga memandang sisi positifnya yang bermanfaat bagi kehidupannya dan orang di sekitarnya. Misalnya, seorang kakak yang mengalah pada adiknya dan memberikan barang kesukaannya pada adiknya agar mereka tidak bertengkar.
  8. 8. Contoh : Televisi merupakan salahsatu media komunikasi yang sering dilihat. Televisi yang biasanya menyiarkan acara talkshow yang membahas tentang masalah sehari-hari dapat membantu kita dalam menyelesaikan masalah pribadi kita baik secara langsung maupun tidak langsung (telepon).
  9. 9. Contoh : Saran dan kritik dari orang terdekat sangat membantu dalam memecahkan konflik. Saran dari orang terdekat seperti kritik yang membangun dapat memotivasi seseorang agar lebih bersemangat dalam menghadapi ataupun menyelesaikan masalahnya. Misalnya, dukungan yang diberikan orangtua dan saudara saat akan menghadapi Ujian Nasional.
  10. 10. 1. Tidak perlu menyelesaikan konflik 2. Menaklukkan pihak lawan dengan cara dan waktu yang tepat 3. Berkomunikasi intensif dan selalu menjaga hubungan baik dengan pihak lawan 4. Menciptakan komitmen dan kesepakatan demi kebaikan tim atau organisasi 5. Menyelesaikan konflik secepatnya agar tugas dan kehormatan kelompok atau usaha tidak terganggu
  11. 11. Jika dalam menyelesaikan masalah atau konflik tersebut akan membuat konflik semakin rumit, maka lebih baik tidak perlu diselesaikan saja.
  12. 12. Sebelum menghadapi pihak lawan, sebaiknya kita menyusun strategi yang bagus dan efisien dan memperhitungkan waktu yang tepat.
  13. 13. Komunikasi mampu menjaga hubungan baik dengan orang lain bahkan lawan, karena dengan adanya komunikasi, secara tidak langsung maka telah terjadi hubungan sosial yang mampu menjadi jembatan dalam hubungan persaingan.
  14. 14. Sebuah tim atau organisasi harus memiliki komitmen yang kuat, sehingga tidak mudah terpengaaruh oleh pihak luar. Misal : adanya tata tertib dan konsekuensi dalam sebuah organisasi yang telah disepakati.
  15. 15. Penyelesain konflik secepatnya sangat diperlukan agar tidak terjadi kesenggangan sosial yang berkelanjutan secara terus-menerus. Karena, hal tersebut akan merugikan kedua belah pihak yang bersangkutan. Misalnya : perebutan hak kepemilikan tanah.
  16. 16.  Manfaat Positif : 1. Membuat situasi lebih jelas dan terbuka 2. Memperbaharui tim dan memanfaatkan semangat, energi, dan gairah mereka 3. Mendorong kreativitas tim dan anggotanya melalui adu argumen yang positif 4. Mengungkapkan apa yang ada dalam fikiran 5. Memberi kesempatan pada orang yang ingin memberikan kontribusi positif bagi tim
  17. 17.  Manfaat Negatif : 1. Tidak ada yang mau mendamaikan 2. Tidak ada wasit, penengah, atau pemimpin dalam kelompok 3. Tidak ada inisiatif untuk bersama-sama memecahkan masalah 4. Masing-masing pihak bersikap egois, kaku, gengsi dan angkuh 5. Masing-masing tetap bersikukuh pada persepsi dan tujuannya sendiri tanpa melihat dari sisi orang lain.
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×