Your SlideShare is downloading. ×
Gani Digest
June 2014
Babygani
(づ。◕‿‿◕。)づ
Edisi Bahasa Indonesia
By
Angkutan Umum
Budaya bertransportasi umum di Indonesia sudah sejak dulu ada. Namun anehnya budaya itu
seakan-akan tidak ad...
menunjukkan dalam 6 kali naik bemo 2 kali mengalami trouble. Sampai kapan Bemo masih
beroperasi di Indonesia? Mungkin samp...
adalah dua orang penumpang dan seorang pengemudi. Tidak jelas kapan becak mulai dikenal
di Indonesia, namun diperkirakan l...
dan kiri. Satu penumpang boleh duduk di samping sopir. Oplet berdaya angkut sekitar 10
penumpang, dengan jumlah itu duduk ...
1. Naiklah angkutan umum yang sudah ada isinya dan ada rekan sejenis kita.
Penting bagi kita, mesti naek angkot dll (buat ...
6. inget nomor orang-orang terdekat atau polisi
Kalau memang terlanjur jadi korban perampokan di angkutan umum, segera pin...
Beda Cowok Tulen & Cowok KW
Di kamar mandi:
Cowok tulen: Masuk buat pipis
Cowok kw: Masuk buat liat yang pipis
Cowok tulen...
Cowok Tulen: Nonton Bola, siapin kacang
Cowok KW: Nonton Drama Korea, siapin tisu.
Naik ojek:
Cowok tulen: Duduk di belaka...
Di hair style
Cowok Tulen: Gondrong Berantakan
Cowok KW: Gondrong Rebondingan
lain-lain :
Cowok Tulen: Nonton Langsung “ R...
Cowok Tulen: "aqu sedih"
Cowok KW: "akooh cewdwih beud"
Cowok Tulen: Renang biar sehat
Cowok KW: Lagi nglihatin Cowok Tule...
Setan di Indonesia
Komisi III Bidang Hukum DPR melakukan kunjungan ke empat negara untuk membahas RUU
KUHP dan KUHAP. Empa...
RENUNGAN MALAM
Seorang Ibu terduduk di kursi rodanya suatu sore di tepi danau ditemani Anaknya yang sudah
mapan dan berkel...
Calo
Angkutan Kota (Angkot) yang menaikan tarif angkot sangat merugikan pengguna angkot,
namun menurut Gatot salah satu so...
menjelaskan bahwa ada sebuah tatanan yang terputus. A dan B yang kemudian dihubungkan
dengan C.
Dalam sebuah pelayanan pub...
Sebuah kesaksian
Saat itu sekitar tahun 1998 (saat Situbondo bergolak) saya pindah ke Jakarta dan saya
berangkat dengan sa...
yang di dalamnya kita beroleh keselamatan, kecuali hanya di dalam nama Yesus, jadi jika
kamu Suhardi tidak percaya sama Tu...
Lalu saya menjawab, ”Suhardi, kamu harus tahu bahwa di dalam Alkitabnya orang Krsiten
dituliskan di bawah kolong langit in...
tiba di Pelabuhan Tanjung Priok. Kami mulai berkemas-kemas dengan barang-barang bawaan
kami.
Saya tidak melihat lagi Suhar...
dermaga, kami bertemu dengan kakak saya dan Gabby. Rupanya kakak saya tidak bisa naik
karena pemeriksaan ketat, maklum sej...
Diaspora Indonesia
Diaspora Indonesia meliputi WNI yang bekerja di luar negeri, orang Indonesia keturunan atau
yang bukan ...
Diaspora Indonesia, orang-orang Indonesia yang di luar negeri tanpa tulisan Go International
jumlahnya 8 juta, dan mereka ...
Cinta di balik tragedi Sukhoi
“Pada akhirnya kepergian seseorang mungkin menyakitkan, tetapi akan selalu menjadi
pelajaran...
terburu-buru kakiku tersandung kursi dan menimpa tubuh pramugari itu yang ikut terjatuh.
Melihat kejadian itu pramugari-pr...
Suatu ketika, kita lagi jalan dan duduk di pantai Ancol sambil menikmati matahari sore. Ilma
yang terlihat bahagia dengan ...
“kalau gitu jantungnya di rem saja pake lakban supaya tidak hilang..”katanya yang membuat
kami tertawa.
Akhirnya lelucon t...
lain. Apa yang aku rasakan adalah rasa perih dan aku baru menyadari betapa bodohnya aku
melewatkan dia dalam hidupku, tapi...
“keadaan kita beda.. kamu sudah ada yang punya.. aku tidak bisa.. seperti saat ini ssaja aku
sudah bahagia kok.. “
“aku en...
berjanji setelah aku tidak sibuk, aku pasti membawakan kado itu untuknya. Jadwal kami yang
sama-sama sibuk membuat kami ti...
Sebagai tulang punggung keluarga yang bekerja mati-matian tentu keluarga akan kesulitan
ketika ia pergi. Berkat adanya hib...
Pernikahan Mewah atau Sederhana
Kita yang hidup dalam budaya Indonesia tentu tahu kalau meyelenggarakan resepsi
pernikahan...
bisa menampung cukup banyak jumlah undangan yang menyediakan lahan parkir dan bisa
dilalui kendaraan.
3. Lebih hemat memas...
Pakai Baju Apa Ya
Berbicara soal wanita, rasanya tidak pernah ada habisnya. Makhluk yang sering disebut
berasal dari plane...
wanita, kalaupun ada, najis! anda gagal sebagai pria bahkan mungkin juga gagal sebagai
manusia. Salah satu contohnya, sepa...
Ruang Publik
Sebuah screenshot yang menunjukkan sikap tidak simpati terhadap ibu hamil pernah beredar
di media sosial. Scr...
gerbong perempuan, mereka tidak mau memberi tempat duduk. Mereka merasa paling
berhak untuk duduk," katanya.
Sementara itu...
apakah kita tidak juga seperti Dinda?, kita mungkin juga melakukan hal tersebut, pura-pura
tidur, pura-pura membaca, ketik...
Mandikan Aku Mama
Aku punya sahabat sebut saja namanya Pita. Ketika masih kuliah aku mengenalnya sebagai
seorang yang bero...
Sampai suatu sore, aku dikejutkan oleh telepon Ida, sang baby sitter. Ada kepanikan di dalam
suaranya, “Bu dokter, Eka sak...
Perempuan, di dalam atau di luar?
Anda para wanita karier, pasti pernah ada perasaan iri, ketika mengintip status twitter ...
R.A. Kartini pernah menuangkan cita-citanya dalam surat kepada Prof. Anton dan Nyonya
pada tanggal 4 Oktober 1902
"Kami di...
Pertama, mudah merasa jenuh di rumah, variasinya sedikit, rutin, dan monoton, belum lagi
lingkup pergaulan jadi lebih terb...
Di balik semua kerepotan itu, sebetulnya kita beruntung tinggal di Indonesia, bisa punya
pembantu dan babysitter. Bandingk...
Bai Fang Li: Memberi dalam Kekurangan
Namanya BAI FANG LI. Pekerjaannya adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya
diha...
ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah, lampu yang biasa dinyalakan untuk
menerangi kegelapan di gubuk tua i...
Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan
situasi dan keadaan ketiga anak ...
Foto terakhir yang orang punya mengenai dirinya adalah sebuah foto dirinya yang bertuliskan
“Sebuah Cinta yang istimewa un...
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Gani digest june 2014
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Gani digest june 2014

2,465

Published on

Gani digest june 2014

Published in: Lifestyle
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,465
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
1
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Gani digest june 2014"

  1. 1. Gani Digest June 2014 Babygani (づ。◕‿‿◕。)づ Edisi Bahasa Indonesia By
  2. 2. Angkutan Umum Budaya bertransportasi umum di Indonesia sudah sejak dulu ada. Namun anehnya budaya itu seakan-akan tidak ada bekasnya, melihat tidak adanya komitmen untuk angkutan umum, penghormatan dari pengguna kendaraan pribadi, dan tren penggunanya yang terus menurun. Tepatnya, marjinalisasi untuk angkutan umum berjalan dengan mantap sehingga angkutan umum seakan dipaksa menjadi berandal jalanan, sebagai klandestin yang berjuang melawan peminggiran tersebut. 1. Bemo Bemo punya singkatan yaitu “becak motor”, dan merupakan kendaraan bermotor roda tiga yang biasanya digunakan sebagai angkutan umum di Indonesia. Meskipun nama Bemo dikaitkan dengan becak, namun bemo sebenarnya adalah model bis ukuran supermini, karena mempunyai trayek dan tarif tetap, beda dengan becak yang lebih mirip taksi bertenaga nasi. Memang Bemo mulanya beroperasi seperti taksi, namun kemudian dibentuk trayek tertentu dan akhirnya dikhususkan ke trayek pinggiran yang tak disentuh oleh bus kota. Bemo mulai dipergunakan di Indonesia pada awal tahun 1962, pertama-tama di Jakarta, kemudian Bogor, Bandung, Surabaya, Surakarta, Malang, Padang, dan Denpasar, dimaksudkan untuk menggantikan becak. Namun rencana ini tidak berhasil karena kehadiran bemo tidak didukung oleh rencana yang matang. Bemo cepat populer karena kendaraan ini lebih murah, berdaya angkut besar (bisa menampung 7 orang), mampu menjangkau jalan-jalan yang sempit, bisa menempuh jarak jauh dan lebih cepat daripada becak yang lebih mahal karena daya angkutnya cuma 2 orang, pelan, dan tidak bisa jauh. Di Jakarta, bemo mulai dipinggirkan pada 1971, disusul oleh Surabaya dan Malang pada tahun yang sama. Pada1979, Pemerintah Daerah Surakarta mengambil langkah yang sama. Bemo diproduksi oleh Daihatsu, sebagai Daihatsu Midget, kendaraan beroda tiga (satu di depan, dua di belakang). Kendaraan ini saking kecilnya sehingga diberi nama “midget” (kerdil). Daihatsu Midget ini sebenarnya didesain sebagai angkutan barang. Ini menjelaskan kenapa Bemo sangat sempit, sampai penumpangnya harus beradu lutut. Karena lama sudah tidak diproduksi lagi, sparepartnya pun sudah tidak didukung, namun masih bisa survive karena sparepartnya masih diproduksi lokal secara imitasi. kita masih bisa menaiki Bemo di jaman modern ini yaitu di Malang (sopirnya curhat bahwa Bemo ini operasionalnya sehari jalan, dua hari masuk bengkel, maklum sudah sepuh) dan di kawasan Grogol, dimana secara statistik
  3. 3. menunjukkan dalam 6 kali naik bemo 2 kali mengalami trouble. Sampai kapan Bemo masih beroperasi di Indonesia? Mungkin sampai tidak mempunyai keekonomisan operasional lagi atau ada penggantinya yang efektif. 2. Helicak Helicak juga punya singkatan dan lagi-lagi berhubungan dengan Becak, yaitu “Helikopter Becak” karena bentuknya mirip dengan helikopter dan becak. Helicak adalah kendaraan angkutan masyarakat seperti Taksi yang banyak ditemukan di Jakarta, Surabaya, Salatiga, dan Yogyakarta pada tahun 1970-an. Helicak pertama muncul tahun 1971. Diadopsi dari skuter Lambretta yang didatangkan dari Italia oleh Gubernur Jakarta waktu itu, Ali Sadikin, mencanangkannya sebagai pengganti becak yang dianggap tidak manusiawi. Seperti halnya becak, pengemudi helicak duduk di belakang sementara penumpangnya duduk di depan dalam sebuah kabin dengan kerangka besi dan dinding dari serat kaca sehingga terlindung dari panas, hujan, ataupun debu sementara pengemudinya tidak (masih tetap gak manusiawi ya). Karena (seperti biasa) Kebijakan pemerintah dalam menyediakan angkutan rakyat yang tidak konsisten, berdampak pada kelangsungan hidup Helicak yang kalah populer dengan Bajaj, lambat laun Helicak punah. 3. Bajaj Bajaj awalnya sama dengan Helicak, untuk menggantikan Becak. Jika Helicak produk Italia, Bajaj adalah produk India dibawah lisensi Vespa Italia. Desain Bajaj masih lebih manusiawi daripada Helicak, dengan nilai ekonomis yang lebih baik, menjadikan Bajaj cepat populer. Bajaj masih eksis sampai kini dan upaya membuat punah angkutan ini susah, sehingga kemudian lebih mudah mengalihkannya ke generasi Bajaj baru, Bajaj type RE 4 Stroke yang menggunakan mesin 4 tak, dengan sistem 2 bahan bakar, premium dan Bahan Bakar Gas, berwarna biru, berbeda dengan Bajaj legendaris dua tak yang berwarna oranye. Saat ini Bajaj masih eksis di Jakarta, Banjarmasin, Pekanbaru, serta beberapa ibukota kabupaten di Indonesia. Bajaj beroda tiga, satu di depan dan dua di belakang, dengan bentuk kemudi mirip seperti kemudi sepeda motor daripada kemudi mobil. Di Jakarta, operasional Bajaj dibatasi. Di pintu depan bajaj, biasanya tertulis daerah operasi bajaj, yang biasanya terbatas pada satu kotamadya saja dan tidak bisa masuk semua jalan (biasanya tidak boleh ke jalan protokol). Bajaj masih bisa diandalkan mengingat kemampuannya bermanuver dan dapat masuk ke gang kecil, serta berdaya angkut lebih besar (dan tertutup) dibandingkan dengan ojek. 4. Becak Becak (dari bahasa Hokkien: be chia “kereta kuda”) adalah suatu moda transportasi beroda tiga yang umum ditemukan di Indonesia dan juga di sebagian Asia. Kapasitas normal becak
  4. 4. adalah dua orang penumpang dan seorang pengemudi. Tidak jelas kapan becak mulai dikenal di Indonesia, namun diperkirakan legenda becak di Indonesia dimulai sekitar tahun 1930-an. Di Indonesia ada dua jenis becak yang lazim digunakan: A. Becak dengan pengemudi di belakang. Jenis ini biasanya ada di Jawa. B. Becak dengan pengemudi di samping. Jenis ini biasanya ditemukan di Sumatra. Untuk becak jenis ini dapat dibagi lagi ke dalam dua sub-jenis, yaitu: 1. Becak kayuh – Becak yang menggunakan sepeda sebagai kemudi. Becak kayuh merupakan alat angkutan yang ramah lingkungan, karena tak menimbulkan polusi udara dan suara, selain suara pengayuhnya. 2. Becak bermotor/Becak mesin – Becak yang menggunakan sepeda motor sebagai penggerak. Namun, keberadaan becak di kota-kota besar yang sangat agresif dan dinamis, bisa sangat mengganggu lalu lintas karena lamban dan bodinya yang lebar. Becak ada di hampir semua kota di Indonesia, kecuali Jakarta. Becak dilarang di Jakarta sekitar akhir dasawarsa 1980-an, dengan alasan becak adalah “eksploitasi manusia atas manusia”. Penggantinya adalah, ojek, bajaj dan Kancil. Di Kota-kota besar seperti Surabaya, meskipun Becak tidak dilarang, namun keberadaannya dibatasi dengan adanya kawasan bebas Becak. 5. Delman Delman adalah kendaraan transportasi tradisional yang beroda dua atau empat yang menggunakan kuda sebagai penggantinya. Nama kendaraan ini berasal dari nama penemunya, yaitu Charles Theodore Deeleman, seorang litografer dan insinyur di masa Hindia Belanda. Orang Belanda sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama dos-à-dos (punggung pada punggung, arti harfiah bahasa Perancis), yaitu sejenis kereta yang posisi duduk penumpangnya saling memunggungi. Istilah dos-à-dos ini kemudian oleh penduduk pribumi Batavia disingkat lagi menjadi ‘sado’ (bukan sado-masochis lho!). Sedangkan Dokar atau bendi merupakan jenis delman, yang lebih populer sebagai angkutan di pedesaan dan kota-kota kecil di Jawa. Berbeda dengan andong, dokar hanya mempunyai dua roda dan ditarik oleh satu kuda saja, sedangkan andong mempunyai roda empat yang bisa ditarik satu atau dua kuda. 6. Oplet Nama oplet berasal dari nama Chevrolet atau Opel, meskipun sebenarnya kebanyakan oplet bermerk Morris dan Austin. Namun beberapa menafsirkan oplet dari kata auto let. Pada 1960- an dan 1970-an oplet menjadi kendaraan umum paling populer di Jakarta. Oplet adalah kendaraan umum yang memiliki satu pintu di bagian belakang. Pintu itu menjadi tempat masuk dan keluar penumpang. Desain pintu ini menjadi inspirasi Bemo dan angkutan kota sebelum era mikrolet pintu samping. Di bagian depan juga ada pintu, yakni di bagian kanan
  5. 5. dan kiri. Satu penumpang boleh duduk di samping sopir. Oplet berdaya angkut sekitar 10 penumpang, dengan jumlah itu duduk penumpang masih relatif longgar karena dimensi oplet lumayan besar. Hampir seluruh badan oplet terbuat dari kayu. Begitu pun jendela. Untuk menutup dan membuka jendela, penumpang tinggal mengangkat atau menurunkannya. Jendela juga terbuat dari kayu dan semacam kulit sehingga tidak transparan. Tangki bensin ada di bagian dalam, persis di antara kaki-kaki penumpang. Oplet memiliki lampu sen yang berada di luar sisi kanan dan kiri. Kalau akan berbelok ke kanan, maka tongkat kecil berwarna kuning akan naik seperti portal. Begitu juga yang sebelah kiri. Klakson oplet juga unik karena merupakan klakson karet yang tidak berhubungan dengan mekanisme mobil. Tapi di samping sisi praktis di atas, tentu saja naek angkutan umum, apalagi yang roda empat itu banyak juga kurangnya, seperti misalnya kita bisa saja telat dateng ke TKP gara-gara macet, gara-gara tuh angkot ato apapun ngetem, trus suka didedet lagi bikin ngga nyaman, juga faktor keselamatan kadang ada supir ugal-ugalan. Bahaya yang lagi ngetrend di zaman globalisasi ini adalah kejahatan yang marak terjadi di atas angkutan umum, umumnya angkot dan damri yang sering aku temui. mulai dari kasus pencurian, kasus pelecehan seksual, sampai pencurian disertai kekerasan dan pembunuhan. Modusnya beragam, diantaranya: 1. hipnotis. Berita-berita di tipi banyak kasus hipnotis yang bikin korbannya hilang ingatan, barang hilang, ,dan dibuang di berbagai tempat. 2. dikasi obat tidur dan obat-obatan berbahaya lainnya. Korban biasanya dikasih makanan/minuman, begitu obatnya bereaksi, aksi pencurian berlangsung. Begitu sadar, tidak sedikit korban yang lupa. 3. dipeped-peped alias disedekin alias dirempet sama yang mau maling. Modusnya bisa pura-pura kram atau ngajak ngobrol atau bahkan pura-pura rokok jatuh terus goyang-goyangin jeans korban lalu ada teman pelaku yang mengambil dompet. Bahkan mungkin setelah dipeped-peped ditodong senjata tajam. 4. yang terbaru…kebanyakan korbannya cewek. Kalau naik angkutan umum sendirian dibawa kabur sama supirnya dan rekan-rekannya yang emang sudah kongkalingkong. Kalau ini lebih bahaya, karena selain dirampok, korban juga biasanya dicabuli dan bahkan dibunuh seperti kasus mahasiswi BINUS. Bebarapa tips untuk mengatasinya:
  6. 6. 1. Naiklah angkutan umum yang sudah ada isinya dan ada rekan sejenis kita. Penting bagi kita, mesti naek angkot dll (buat angkutan umum masal) yang sudah ada penumpangnya, terutama penumpang cewek. Why? buat jaga-jaga dan ngeyakinin kita kalo angkot dll tersebut aman buat kita naiki. Kalau angkot dll sudah ada isinya, terus ada penumpang ceweknya, pasti tuh trayek angkot bener nganterin penumpag dan setidaknya kalaupun ada kemungkinan terburuk bisa teriak rame-rame. Sebelumnya kalau masih waswas, ajak ngobrol salah satu penumpang, tanyain tujuannya, agar sama-sama merasa aman. 2. Jangan menerima makanan/minuman dari orang asing tidak cuma anak kecil yang dinasehati dan diingetin agar tidak menerima pemberian dari orang yang tidak mereka kenal, kita juga mesti jaga jarak dan jaga imej buat nerima makanan ato minuman dari sesama penumpang yang tidak kita kenal. Kenapa? khawatirnya dikasih racun, terus kita pingsan, raib deh barang-barang kita. Meski niat orang itu tidak selamanya jahat, tapi jaga-jaga itu perlu. Sarannya, kita bawa bekal minum dan permen buat di jalan dan jadi alasan pas ditawarin orang tidak dikenal. Tolak secara halus untuk menjaga tindakan yang tidak diinginkan. Kalaupun mau diterima, lihat juga orang yang ngasihnya. Kalau misalnya baru beli, kita lihat belinya dan pas dia nawarin kita pengen ya itu lumayan aman, dan dia makan tidak, kalo dimakan juga, lebih aman. 3. jangan nonjolin barang berharga kita Tidak ada asap kalo tidak ada api. Perampok pasti nyiriin orang-orang yang bakal dia rampok lewat pandangan mereka pada gadget si korban. Meski pemilihan korban itu acak, tapi sangat penting untuk menjaga barang berharga kamu, jangan sering-sering dikeluarkan (selama dijalan usahakan jangan ditenteng), sembunyikan di tempat-tempat rahasia kita, misal tas yang paling dalam. Cek dengan cara diraba sekali-sekali, takut jatuh atau keburu dirampok, biar kita lega. 4. cek-cek angkutan umum non masal kalo naik semacam taksi, harus yang terpercaya dan ada papan nama pengenal sopirnya. khawatir di bagasi dll, bawa rekanan rampok yang memang dari awal bermaksud tidak baik. kalau bisa, sebelum naik cek bagasi, nametag sopir, nomor plat taksi agar kita aman. 5. bawa alat pertahanan diri. lagi marak tuh, seperti alat penyetrum berbentuk handphone, korek, senter, dll. Apalagi buat cewek minimal siapin apa kek, muka sangar seenggaknya.
  7. 7. 6. inget nomor orang-orang terdekat atau polisi Kalau memang terlanjur jadi korban perampokan di angkutan umum, segera pinjem hp orang untuk menghubungi polisi, teman-teman, dan keluarga. agar cepat proses informasi menyebar dan ditangkap perampoknya. Kita juga bisa memasang alat pendeteksi di smartphone kalau hp kita hilang, kalau BB mungkin bisa dilacak dari PIN, dll. 7. Apapun agama anda sempatkanlah bahwa alkitab dalam tas, karena 5 wilayah Jakarta tukang copetnya mayoritas orang batak. Ketika orang batak nyopet dan melihat ada alkitab, dia akan ketakutan, karena orang batak tidak pernah takut dengan preman, orang batak cuma takut sama Bible. Titik berat angkutan umum adalah pada keselamatan. Sopir sebenarnya hanya boleh menyetir selama 4 jam wajib istirahat setengah jam, kalau 8 jam wajib ganti sopir, tapi tidak pernah dipatuhi. Sementara pengemudi kita sering melakukan pelanggaran, naik motor saja selfie, main twitter, main BBM, dan di pesawatpun tetap main gadget padahal sudah dilarang. Intinya hidup sebenarnya merupakan perjalanan panjang menuju pulang, dari debu kembali ke debu, tapi harus dengan cara yang bahagia, menikmati hidup tanpa menyesalinya, karenanya sarana dan prasarana transportasi dibuat untuk memudahkan pergerakan instan bukan untuk mencelakakan apalagi untuk membuat kematian. Pengemudi yang jelek mengendarai dengan ugal-ugalan, pengemudi yang hebat mengendarai kuda supaya baik jalannya.
  8. 8. Beda Cowok Tulen & Cowok KW Di kamar mandi: Cowok tulen: Masuk buat pipis Cowok kw: Masuk buat liat yang pipis Cowok tulen: Nyari tempat pipis yang sepi Cowok kw: Nyari tempat pipis yang rame Cowok tulen: Waktu pipis mata ke depan Cowok kw: Waktu pipis mata nengok kiri kanan Sepakbola: Cowok tulen: Bikin gol biar timnya menang Cowok kw: Bikin gol biar bisa pelukan dan cipika-cipiki sama anggota tim yang lain Cowok tulen: Wih seru banget Cowok kw: Wih gede banget Cowok tulen: Kalo ditarik celananya marah Cowok kw: “Bang, celana saya tarik dong”
  9. 9. Cowok Tulen: Nonton Bola, siapin kacang Cowok KW: Nonton Drama Korea, siapin tisu. Naik ojek: Cowok tulen: Duduk di belakang Cowok kw: Duduk depan, tp menghadap blakang Cowok tulen: Depan kiri bang Cowok kw: Ayo mampir bang Cowok tulen: Kalo rem jangan tiba-tiba dong Cowok kw: Ayo bang direm, udah siap nih Di deket cewek: Cowok tulen: Itu cewek cantik banget Cowok kw: Jangan sok cantik ya di depan gue Cowok tulen: Bibir kamu bagus Cowok kw: Bibir loe kurang silikon tuh Cowok tulen: Aku ingin wanita berdiri di sampingku Cowok kw: Aku ingin pria berdiri di belakangku Di facebook* Cowok Tulen: "apih apoy" Cowok KW: "apihApoyscreamocoredeath Selaludihati Cowok Tulen: Update Status Fesbuk "aku lagi sedih" Cowok KW: Update Status Fesbuk "aq cewdwih beud"
  10. 10. Di hair style Cowok Tulen: Gondrong Berantakan Cowok KW: Gondrong Rebondingan lain-lain : Cowok Tulen: Nonton Langsung “ Radio Show “ TV O*e Cowok KW: Nonton Langsung “ DAHSYAT “ R*TI Cowok Tulen: Angkat barbel Cowok KW: Kibas poni Cowok Tulen: Bertatto Cowok KW: Berbehel Cowok Tulen: Rambut di Mohawk Cowok KW: Rambut di Bonding Cowok Tulen: Begadang Cowok KW: Begalau Cowok Tulen: Nonton TINJU Cowok KW: Nonton SUJU Cowok Tulen: Nongkrong ngomongin cewek-cewek Cowok KW: Nongkrong bareng cewek-cewek Cowok Tulen: Push Up & Sit Up biar body Six Pack Terjaga Cowok KW: Lagi nglihatin Cowok Tulen yang sedang Push Up ama Sit Up.
  11. 11. Cowok Tulen: "aqu sedih" Cowok KW: "akooh cewdwih beud" Cowok Tulen: Renang biar sehat Cowok KW: Lagi nglihatin Cowok Tulen yang sedang berenang itu Cowo Tulen: Lari-lari pagi (di kejar anjing) Cowo KW: Lari-lari malam (di kejar satpol PP)
  12. 12. Setan di Indonesia Komisi III Bidang Hukum DPR melakukan kunjungan ke empat negara untuk membahas RUU KUHP dan KUHAP. Empat negara yang dituju adalah Belanda, Inggris, Perancis, dan Rusia. Adapun RUU yang dimaksud adalah untuk mendalami Pasal Santet. Padahal untuk apa jauh- jauh, di indonesia, mulai dari kecil kita sudah ada tuyul, anak kecil usia 7 tahun sudah rajin cari duit, tuyul tidak pernah pakai baju tapi tidak pernah sakit flu, tuyul juga tidak pernah kerokan, tuyul dari kecil sudah diajarin mandiri, diajarin "nak jangan mencuri, nyopet boleh", tuyul tidak bisa melihat dompet karena tuyul tahu mencuri itu dosa, nyopet enggak. Setan sarjana, Indonesia punya juga, suster ngesot, kuliah di akademi perawatan entah kampus mana kagak tau. Yang hidupnya selalu dengan senyum ada wewe gombel, dia gak pernah nyalon tapi tetap tersenyum, karena dia tahu hidup ini indah. Setan yang tua juga ada, nenek gayung, konon kabarnya usia 71 tahun, kemana-mana dia selalu bawa gayung dan tiker, karena dia mau mandi kagak ada yang ngasi sabun. Akar Mimang-Jawa, Wujudnya tidak banyak yang tahu, kalau ada orang jalan di hutan terus kerasa muter-muter katanya ngelewatin akar mimang. Banyu-Samarinda, Hantu sungai, wujudnya bisa apa aja, biasanya mengganggu atau menakuti orang yg mandi di sungai. Dan masih banyak hantu-hantu yang lain. Ini Batu apa Tai ada seorang pemuda setelah minum minuman keras, di tengah jalan ia melihat gundukan batu / gundukan kotoran, ia akhirnya penasaran. itu batu apa tai, itu batu apa tai, terus seperti itu, lalu dia jalan terus, dan melewati kotoran itu, tiba-tiba penasarannyapun muncul kembali. ia menghampiri lagi, lalu dia duduk di dekat kotoran tersebut dan berbicara "ini batu, apa tai, batu, apa tai" tai tu.. masih penasaran ia akhirnya mencoleknya ketika di colek ternyata KOTORAN... "sudah ku bilang ini tai....."
  13. 13. RENUNGAN MALAM Seorang Ibu terduduk di kursi rodanya suatu sore di tepi danau ditemani Anaknya yang sudah mapan dan berkeluarga. Si ibu bertanya” itu burung apa yg berdiri disana??” “Bangau mama” anaknya menjawab dengan sopan. Tak lama kemudian si mama bertanya lagi..“Itu yang warna putih burung apa?” sedikit kesal anaknya menjawab ” ya bangau mama?…” Kemudian ibunya kembali bertanya ”Lantas itu burung apa ?” Ibunya menunjuk burung bangau tadi yg sedang terbang… Dengan nada kesal si anak menjawab “ya bangau mama. kan sama saja!..emanknya mama gak liat dia terbang!” Air menetes dari sudut mata si mama sambil berkata pelan..”Dulu 26 tahun yang lalu aku memangkumu dan menjawab pertanyaan yang sama untukmu sebanyak 10 kali, sedang saat ini aku hanya bertanya 3 kali, tapi kau membentakku 2 kali.” Si anak terdiam dan memeluk mamanya. Pernahkah kita memikirkan apa yang telah diajarkan oleh seorang mama kepada kita? Sayangilah Mama/Ibu-mu dengan sungguh-sungguh karena sorga berada di telapak kaki Ibu. Mohon ampunan jika kamu pernah menyakiti hati Ibumu. *Pernah kita ngomelin dia ? ‘Pernah!’:s *pernah kita cuekin dia ? ‘Pernah!’>:/ *pernah kita berpikir apa yang dia pikirkan? tidak!’:/ * sebenernya apa yang dia pikirkan ? ‘Takut’:( - takut tidak bisa lihat kita senyum, nangis atau ketawa lagi. - takut tidak bisa mengajar kita lagi Semua itu karena waktu dia singkat. Saat mama/papa menutup mata. Tidak akan lagi yang cerewet. :( Saat kita nangis memanggil dia , apa yang dia balas? ‘Dia cuma diam’:( Tapi bayangannya tetap ada di samping kita dan berkata : “anakku jangan menangis, mama/papa masih di sini. Mama/papa masih sayang kamu.”:(
  14. 14. Calo Angkutan Kota (Angkot) yang menaikan tarif angkot sangat merugikan pengguna angkot, namun menurut Gatot salah satu sopir angkot jurusan Soreang-Leuwi panjang tarif angkot dinaikan akibat sopir angkot selalu diminta uang oleh calo. Kasus penipuan pelanggan lokalisasi Dolly, Surabaya. Dalam berita itu si pelanggan bertutur ‘…tadi calonya bilang, servis selama satu jam, plus karaoke’. Namun, setelah dia membayar Rp. 125 ribu, pelanggan itu tak mendapat apa yang diinginkan. Meskipun kecewa dan berusaha mencari, namun si calo entah kemana. Kejadian seperti ini bukanlah cerita milik kaum jelata, dalam tataran kaum elit pun wajar adanya. Di layar kaca misalnya, calo politik yang digiring ke KPK pun telah menjadi pemberitaan yang biasa. Ahmad Fathanah salah satunya, terdakwa kasus korupsi impor daging sapi itu menurut berbagai pemberitaan media diklaim Presiden PKS, Anis Matta, sebagai calo politik antara Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dalam Pemilukada Sulawesi Selatan 2012 dengan mantan presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Kasus lain, aktor-aktor Mahkamah Konstitusi diklaim memelihara para calo-calo mereka untuk menggaet kandidat pimpinan daerah yang bersengketa. Ambil satu contoh misalnya, Walikota Bogor terpilih, Bima Arya Sugiarto mengaku pernah dimintai uang Rp 3-5 Milliar oleh orang yang mengaku dekat dengan para hakim MK, guna menjaga kemenanganya tak tergugat. Dan masih banyak calo-calo lainya. Jika ditarik kedalam tataran fungsi, calo itu tidak lain sebagai pihak penguhubung. Calo tiket kereta api merupakan sebuah jalan pintas untuk mendapat tiket. Meskipun harga yang dipatok lebih mahal, itu soal lain. Di sini tergantung kesepakatan saling menguntungkan. Calo tiket untung selisih harga, sedangkan pembeli tiket dari calo untung waktu dan ketersediaan tiket yang ada. Begitu juga dengan beberapa kasus yang terjadi di atas, secara prinsip tak jauh berbeda. Sifat dari fungsi ‘penghubung’ yang ada pada calo seringkali berdampak buruk. Mengingat bahwa calo dalam kasus ini seringkali mementingkan keuntungan sendiri, sedangkan ranah yang dihubungkan bersifat pelayanan publik. Hal yang paling rentan untuk dilanggar dalam hal ini adalah ‘penyelewengan kekuasaan’, di mana umumnya calo memiliki informasi yang lebih. Informasi ini kemudian dimonopli oleh si calo. Yang paling mengkawatrikan adalah calo ini dimunculkan oleh pemegang kewenangan. Dengan kata lain, para calo ini senga dibiarkan, dengan catatan mereka harus berbagi keuntungan dengan pemegang kewenangan tadi. Dampaknya, calo akan selalu mengurangi jatah dari mereka yang berhak. Gejala munculnya calo itu menunjukan adanya sebuah sistem yang belum sempurna. Fungsi penghubung tadi
  15. 15. menjelaskan bahwa ada sebuah tatanan yang terputus. A dan B yang kemudian dihubungkan dengan C. Dalam sebuah pelayanan publik, penguhubung seharusnya diatur dengan tata aturan yang jelas. Karena hal ini menyangkut kewenangan. Calo, sebagai penghubung informal, tidak bisa dibiarkan melengkapi sebuah pelayanan publik karena sifatnya yang jahat. Putut Ea menggambarkan dalam buku Makelar Politik (kumpulan Bola-bola Liar), bahwa calo itu seperti ular, ada yang berbisa dan mematikan demokrasi, ada yang tidak berbisa karena sekedar meraih uang recehan, calo memiliki gradasi sifat dari yang barbar tanpa tebeng mengaku makelar politik, ada yang tenang dan tengil, sikap dan kelakuannya menyebalkan, ada yang disegani, ada yang menjijikkan, bahkan ada yang mencari pembenaran, mereka mengatakan sejarah bangsa ini adalah sejarah para makelar , makelar ada di mana-mana jadi jangan pernah takut untuk menjadi makelar. makelar ada di mana-mana, mengeruk keuntungan di atas keresahan, kebutuhan, dan derita orang lain di berbagai ranah, dari calo KTP, calo SIM, calo tanah yang penuh ancaman, kalau orang tidak mau jual tanah, calo tenaga kerja yang memotong upah di luar kemanusiaan, calo peradilan yang mengubah KUHP dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menjadi Kasih Uang Habis Perkara sampai yang berkeliaran di rumah megah wakil rakyat yang menciptakan demokrasi prabayar, bukan bertransaksi ide dan gagasan, tapi menebar uang dan kelak mengharap kembali dengan tindak koruptif. Karena itu, selama tidak ada kepastian dan standar yang jelas dalam pelayanan di sektor publik, selama rimba birokrasi masih berprinsip kalau bisa dibuat sulit kenapa dipermudah, selama semua bisa dibeli dengan uang, selama masyarakat masih bermental suka terabas lebih suka memilih jalan pintas daripada jalan pintar, selama itu calo akan masih merajarela, dan jika kita tidak bertindak say no to calo, NKRI bisa berubah menjadi negara republik kumpulan calo yang kita bisa singkat neraka. Seorang filsuf bernama Plato berkata, orang baik tidak memerlukan hukum untuk memerintahkan mereka bertindak bertanggung jawab, sementara orang jahat akan selalu menemukan celah di sekitar hukum.
  16. 16. Sebuah kesaksian Saat itu sekitar tahun 1998 (saat Situbondo bergolak) saya pindah ke Jakarta dan saya berangkat dengan satu teman perempuan namanya Gaby Kaweingian. Kami berdua naik KM Umsini dan ambil tiket kelas ekonomi saja, karena kelas I dan II sudah penuh. Waktu pindah, koper saya cukup banyak ada 6 item, maklum pindah kota. Kemudian kapal bergerak meninggalkan pelabuhan Bitung dan suasana di atas kapal sangatlah ramai. Waktu agak sore terdengar pengumuman dari kapten kapal bahwa di ruangan makan ada kebaktian untuk umat nasrani. Kebetulan saya dan Gabby tidak ikut, kami memilih tetap beristirahat di tempat kami. Saat saya lagi asik mengatur barang-barang bawaan saya, tiba-tiba ada satu pemuda mendekati saya dan bertanya “non, kok ngga ikut kebaktian? emangnya non bukan nasrani ya..?” Saya menoleh dan melihat pemuda itu. Saya bilang,”saya orang kristen, tapi saya nda ikut kebaktian. mau istirahat aja di sini” Lalu kami berkenalan dan dia bilang namanya Suhardi dan dia beragama Islam (dia belum bilang ke saya kalau dia salah satu ketua laskar jihad). Dia mengajak saya bercakap-cakap hampir tiga jam lamanya. Teman saya Gabby tetap disamping saya sambil berbaring. Suhardi bersama teman-temannya ikut mendengar percakapan kita berdua. Dia bilang, dia sering lihat di dinding-dinding rumah orang Kristen banyak gambar-gambar nabi Isa. Lalu Suhardi bertanya sama saya “non Vero, kenapa ada istilah Tritunggal? Kenapa Tuhan orang Kristen ada 3 (Allah, Bapa dan Yesus). Dan saya jelaskan bahwa Allah itu siapa, Bapa itu siapa, dan Yesus itu siapa. Dia mulai bertanya agak banyak dan saya mulai merasakan bahwa dia mau menguji saya. Dalam hati saya berdoa, “Tuhan berikan hikmat kepada saya untuk menjawab pertanyaan- pertanyaannya”. Suhardi bertanya lagi,” kenapa orang Kristen yakin mereka selamat?”. Saya bilang “orang kristenpun belum pasti selamat, karena tidak ada agama yang menyelamatkan. Semua agama baik, tapi yang menyelamatkan kita adalah Yesus Tuhan” Suhardi penasaran, ”jadi saya tidak selamat?”. Saya jawab, jika kamu tidak percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamatmu, kamupun tidak selamat”. Dia tanya, ”kenapa non vero yakin aku tidak selamat?”. Saya jawab, ”karena di bawah kolong langit tidak ada nama lain
  17. 17. yang di dalamnya kita beroleh keselamatan, kecuali hanya di dalam nama Yesus, jadi jika kamu Suhardi tidak percaya sama Tuhan Yesus, kamu tidak masuk surga.” Dan banyak lagi dia kasih pertanyaan sama saya, dan puji Tuhan hikmatNya mengalir terus tiap dia selesai bertanya. Kemudian sejam kemudian, saya bertanya sama dia dengan hati- hati “Suhardi, kamu dengan siapa di kapal ini?”. Dia menunjukkan beberapa temannya yang semua laki-laki bahkan ada satu bapak yang agak serem kumisnya lebat kayak pak Raden menatap tajam sama saya tanpa senyum. Saya hanya melihat sekilas saja, tidak berani melihat lama-lama. Saya tanya lagi sama Suhardi, ”kamu dan kawan-kawan islammu dari golongan mana? NU atau Muhamadiyah?” Dan Suhardi menjawab “kami laskar jihad”. Saya tercekat dan tertegun lama sekali.. “kamu laskar jihaad??” Suhardi bilang “iya, kami sedang menuju satu tempat untuk berjihad”. Saya terdiam lama, dan mulai agak tegang. Saya genggam tangan Gabby dan berbisik sama Gabby,”Gab, jangan tinggalin saya disini. Pokoknya jangan kemana2 yah”. Kita berdua saling genggam tangan dan dalam hati mulai terus berdoa. Tuhan Yesus, apakah malam nanti saya akan jadi almarhumah? Tuhan lindungilah saya dan Gabby.” Saya bilang ama Gabby, ”Gab, kita terlanjur cerita tentang Yesus , kita harus terus cerita semua tentang Tuhan Yesus. Yang penting orang tahu hanya Yesus satu-satunya Juruselamat!”, Dan Gabby mengiayakan. Lalu saya bilang sama Suhardi, ”oya, tapi kita berteman kaan? Kita bersahabat kan?”. Dan Suhardi bilang, ”iya, kamu dan temanmu baik, dan saya suka berteman dengan kamu”. Saya menghela nafas lega, walaupun dalam hati masih cekat cekot, sport jantung.. Lalu Suhardi bertanya, ”non Vero, kenapa yah orang Kristen itu kok yah tetap sabar, diam saja walaupun sudah dibakar gerejanya, sudah dianiaya, ditekan, dll?”. Saya bilang, ”karena Tuhan Yesus mengajarkan kita tentang Kasih, kita harus mengampuni org yang menyakiti kita, dan jangan membalas yang jahat dengan yang jahat. Kalau pipi kiri ditampar, ngasih pipi kanan”. Dan saya bertanya, ”kenapa kalian berjihad? bukankah membunuh itu dosa?”. Suhardi menjawab, ”mereka diajarkan berjihad karena bakal dapat pahala masuk surga. Apalagi kalau mereka jihad ama orang Kristen. Jika mereka dapat kepala pendeta mereka dibayar seharga 50 juta, dan kepala orang kristen biasa 25 juta.” Saya terkejut setengah mati, dan saya tanya, ”jadi kepala saya ini harganya 25 juta?”. Suhardi bilang, ”iya, dan mereka berjihad juga kepada sesama mereka sekalipun sesama muslim. Pokoknya jika ada yang menentang mereka, mereka siap berjihad sampai mati”. Saya sangat ngeri mendengar penjelasannya yang begitu santai. Lalu Suhardi bertanya, ”menurut non Vero, apakah kami selamat?”. Saya bilang, ”tidak, jka kamu dkk tidak percaya sama Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat, kalian tidak selamat.” Suhardi penasaran lagi,” kenapa non Vero blg begitu?”. (Dalam hati saya berdoa sama Tuhan Yesus, ”BAPA, aku harus sampaikan semuanya tentang kebenaranMu, inilah waktunya. Lindungilah saya ya BAPA.”)
  18. 18. Lalu saya menjawab, ”Suhardi, kamu harus tahu bahwa di dalam Alkitabnya orang Krsiten dituliskan di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang menyelamatkan selain di dalam nama Yesus”. Suhardi manggut-manggut, suasana di sekitar tempat kami duduk sudah hening, semua teman-teman laskar jihadnya ikut mendengar dan muka mereka seram sekali. Aku sudah nekat, sudah kepalang tanggung untuk berhenti cerita tentang Yesus. Aku sudah pasrahkan hidupku sama Tuhan Yesus saat itu. Dan Suhardi bertanya tentang siapa Roh Kudus, dan siapa Anak? dan siapa nabi Isa itu?. Saya bilang Nabi Isa itu adalah Tuhan Yesus yang kalian aniaya itu, Dialah Juruselamat dunia,” Dan Tuhan kasih saya hikmat untuk menjelaskan semua, tapi badan saya sudah berkeringat dingin, membayangkan mau istirahat malam nanti apakah kepala saya masih utuh atau tidak nantinya, Oh my Lord. Usai bercakap-cakap selama 3 jam, saya berbaring dengan Gabby di kasur busa kami, dan koper-koper saya bikin jadi pembatas dan pagar dengan penumpang yang ada di sebelah kami. Saya melamun memikirkan nasib kami berdua, karena saya sadar di sekeliling tempat kami rupanya kelompok jihad yang diketuai Suhardi. Saya sudah bilang kebenaran tentang Tuhan Yesus dan saya lega bisa cerita semuanya pada dia. Selanjutnya mujizat terjadi, Tuhan melindungi saya dan Gabby dengan kasihNya. Saat pengumuman makan malam tiba, tiba-tiba Suhardi menghampiri tempat saya dan memanggil nama saya, ”non Vero, sudah lapar belom?” Saya terkejut dengan suaranya, seperti mendengar suara petir. Saya duduk di atas kasur dan saya bilang, ”sebentar lagi, soalnya masih antri banyak penumpang”. Dan Suhardi bilang, ”mari non ticketnya, biar saya saja yang ambilin makanannya non Vero ama non Gabby”. Saya kaget dan natap dia lama-lama, beneran nih pendengaran saya? Tumben dia baik sama kami berdua? Dan dia tersenyum, ”kan kita bersahabat.” Saya ikutan tersenyum, “o iya yaaa, ini tiket kami. Makasih yah Suhardi mau bantuin ambil makanan kami”. Dan setengah jam kemudian, Suhardi datang membawa dua piring makanan kami dan tiket kami dikembalikannya. Saya ucapkan terima kasih dan saya dengan Gabby makan dengan lahap. Lalu mujizat berikut Tuhan nyatakan lagi saat mau istirahat malam. Lampu di atas kepala kami cukup silau walaupun kami sudah memejamkan mata. Tiba-tiba Suhardi datang mendekati tempat kami membawa sobekan kertas kardus dan dia bilang, ”permisi non Vero, saya mau nutupin lampunya supaya non Vero dan non Gabby tidak silau kalau mau istirahat.” Saya terkaget-kaget dengan kebaikan si Suhardi. Saya hanya mampu bilang makasih yah Suhardi. Lalu saya dan Gabby berdoa pelan-pelan sebelum tidur, ”Tuhan Yesus, Engkau tahu kalau Suhardi dkk sudah mendengar tentang Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat. Sekarang kami mau bobo, lindungilah kami, bungkus kami dengan Kuasa DarahMu Yesus sepanjang istirahat kami, dan selama kami diatas kapal laut ini. AMIN.” Dan selama 4 hari di atas kapal Suhardi yang selalu mengambilkan makanan buat kami makan. Saya percaya hatinya sudah mulai dijamah oleh Tuhan Yesus.. Haleluyah. Sebentar lagi akan
  19. 19. tiba di Pelabuhan Tanjung Priok. Kami mulai berkemas-kemas dengan barang-barang bawaan kami. Saya tidak melihat lagi Suhardi dkk laskar jihad, karena mereka duluan turun. Lalu si Gabby bilang bahwa dia mau duluan turun untuk mencari kakak saya di dermaga dan nanti mereka naik lagi untuk menjemput saya dan barang-barang bawaan saya yang cukup banyak. Makanya tiket saya dibawa Gabby agar supaya kakak saya punya tiket untuk naik ke kapal. Saya duduk sendirian di pinggiran kasur, sambil meliat penumpang lain mulai berkurang dan berkurang, dan akhirnya sepi, semua sudah pada turun. Pluit pertama berbunyi ttooooooottttt…, tanda dua jam lagi kapal akan siap-siap ke Surabaya. Saya mulai gelisah, kenapa Gabby belum muncul-muncul juga? kenapa kakak saya belum muncul juga? Pluit kedua berbunyi………. ttoooootttttt..ttoooootttttt…. tanda sejam lagi kapal akan berangkat lanjut ke Surabaya. Saya mulai berkeringat dingin, wah apa saya harus berangkat ke Surabaya tanpa tiket? aduh kenapa tidak ada kabar? Saat saya lagi gelisah dan mulai berkeringat dingin, tiba-tiba terdengar suara yang keras berteriak, ”Non Verooo”. Saya terperanjat kaget, saya menoleh ke pintu dan saya melihat Suhardi muncul dengan pakai topi. Saya terngangaa kaget, saya cepat-cepat berdoa, ”Oh Tuhan Yesus lindungi saya, jauhkan dari niat jahatnya kepada saya”. Saya panik melihat dia, ada apa dia balik menyusul saya? Apakah dia akan bunuh saya setelah semua penumpang turun?” Suhardi mendekat kepada saya, ”Non Vero kenapa masih disini? kenapa belum turun? Kapal sudah mau berangkat ke Surabaya sejam lagi.” Saya jawab, ”saya lagi tunggu kakak saya mau naik ambil barang-barang saya”. Suhardi langsung menjawab, ”saya tadi di dermaga sudah mau ke Merak dengan teman- teman saya yang lain, tapi tidak tahu kenapa saya cari-cari kamu, kenapa temanku yang orang Kristen itu belum turun-turun juga dari kapal yah? Lalu tiba-tiba saya tinggalin rombongan saya dan saya langsung naik ke sini, ternyata betul non Vero masih disini.” Saya spontan menjawab, ”Puji Tuhan, alhamdulilah, itu Roh Kudus yang bawa kamu naik kesini Suhardi“.Suhardi bilang, ”siapa itu Roh Kudus?”. Saya jawab,” Roh Kudus itukan yang menolong dan menghibur kita selalu”. Lalu Suhardi langsung mengambil 4 koper saya, tangan kanannya memegang dua, tangan kirinya memegang dua, dan dia bilang, ”sini kamu ikut di belakang saya, jangan jauh-jauh. Kita harus segera turun karena kapal sudah akan berangkat ke Surabaya”. Saya cepat angkat dua koper saya yang lain dan menguntit dia dari belakang. Suhardi menerobos kerumunan penumpang-penumpang yang mau naik. Suaranya menggelegar keras sekali menghardik orang-orang yang menghalangi jalannya, “minggirrrrr.. minggiiirrr… ayo jangan halangi jalanku”. Dan aku ngeri dengar suaranya yang begitu kasar dan keras sekali, tapi disitu saya tahu hatinya baik sebenarnya, karena kasih Tuhan sudah ada dalam hatinya. Begitu sampai di
  20. 20. dermaga, kami bertemu dengan kakak saya dan Gabby. Rupanya kakak saya tidak bisa naik karena pemeriksaan ketat, maklum sejak peristiwa Situbondo semua tiket penumpang yang sudah turun tidak bisa dipakai naik oleh penjemput. Saya tanya sama Suhardi, ”mana teman-temanmu? kamu tidak ikut mereka?”. Dia menggelengkan kepala, ”saya tidak mau ikut dengan mereka. Saya mau ke Senen aja.” Maka Suhardipun saya ajak menumpang di mobil kami dan kami drop dia di Terminal Senen. Setelah dia turun, barulah saya cerita sama kakak saya Faby, bahwa yang menumpang tadi itu salah satu ketua Laskar Jihad. Kakakku sangat kaget dan agak pucat, ”aduuh kamu ini Laaa, kamu tidak bilang alamat rumah kita yang di bintaro kan?” Saya bilang enggak dong. Dan saya bilang sama kakak bahwa Suhardi yang bantuin saya turun dari atas kapal laut. Dia bilang dia gelisah kok temannya yang orang Kristen belum turun-turun dari kapal. setibanya di rumah Bintaro, saya ceritakan sama papi saya tentang pengalaman saya diatas kapal laut saat ketemu Suhardi si ketua laskar jihad. Saya bilang sama papi, kalau Suhardi bertanya-tanya tentang Tuhan Yesus, dan saya cerita semuanya. Papi saya menangis terharu karena Tuhan melindungi saya, anaknya papi dari kelompok Laskar Jihad. Dan seminggu kemudian Suhardi telepon saya, dia bilang bahwa sesudah ngobrol dengan saya dia sulit tidur nyenyak. Dia sudah bilang sama teman-temannya yang laskar jihad bahwa di kapal laut dia bertemu dengan perempuan pendeta (maksudnya saya) yang bilang bahwa mereka sekalipun berjihad tetap tidak akan selamat karena tidak percaya sama Tuhan Yesus sebagai Juru selamat. Dan Suhardi tanya, ”apa yang harus dia lakukan?“. Saya bilang, ”berhenti berjihad dan cari pendeta agar kamu bisa dibimbing mengenal nama Yesus”. Suhardi bilang ok dan sejak saat itu saya tidak pernah lagi berjumpa dengan Suhardi dan hilang komunikasi, karena saya sudah bekerja di Jakarta dan pelayanan di Gereja Bethel selama 6 tahun saat itu. Kesaksian hidup saya ini sungguh tidak akan saya lupakan, karena saya tahu bahwa Laskar Jihadpun butuh kasih, yakni Kasih BAPA. Saya percaya selama percakapan kami, Roh Kudus sedang menjamah dia, dan saya dengan Gabby dalam perlindungan Kuasa Darah Yesus. Di manapun kita berada teman-temanku, jangan malu menceritakan tentang siapa Yesus Tuhan itu. Karena perlindungan Tuhan yang luar biasa pasti menjadi bagian hidup kita. TERPUJILAH NAMA TUHAN YESUS NAMA YANG HEBAT DAN BERKUASA SEGALA KEMULIAAN HANYA BAGI DIA SAJA.. AMIN
  21. 21. Diaspora Indonesia Diaspora Indonesia meliputi WNI yang bekerja di luar negeri, orang Indonesia keturunan atau yang bukan lagi warga negara Indonesia dan orang-orang yang mencintai Indonesia walaupun bukan WNI dan tidak punya keturunan Indonesia. Mereka berasal dari berbagai macam profesi mulai dari pengusaha, peneliti, mahasiswa, pekerja profesional hingga Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Sejumlah orang terkenal yang termasuk kaum diaspora Indonesia antara lain BJ Habibie, Sri Mulyani, Rudy Hartono, Daniel Sahuleka, Prakash Lohia, dan Ananda Sukarlan. Bahkan Ranomi Kromowidjojo, perenang Belanda perebut emas olimpiade juga digolongkan sebagai kaum diaspora Indonesia. Menurut Menlu, Pemerintah Indonesia berkomitmen menerapkan sejumlah kebijakakan dalam rangka mendayagunakan kekuatan Diaspora Indonesia di seluruh dunia. Menlu mengharapkan kepada seluruh diaspora untuk tidak melupakan Indonesia, dan untuk siap pulang kapanpun diperlukan. Mereka siap menjawab tantangan Presiden SBY untuk memajukan Indonesia dari seluruh penjuru dunia. Kita mesti apresiasi artis-artis kita yang Go Internasional seperti Agnes Monica dan JFlow yang dikenal di luar negeri. Tapi tidak cuma penyanyi, orang Minang sudah merantau sejak abad ke 15, dan sekarang 1 juta orang Minang dan keturunannya ada di Malaysia dan Singapura. 40 ribu dari 460 ribu penduduk Brunnei berdarah Indonesia dan mereka tidak menulis di kepalanya Go Internasional. Kita kenal Rudi Hartono, orang Indonesia pertama yang tecatat di Guiness Book of World Record 7 kali berturut-turut juara All England, di kepalanya tidak tertulis Go Internasional tapi belum ada yang memecahkan rekornya. Kita mungkin kenal Habbibie, Sri Mulyani, Ananda Sukarlan, Giovanni van Bronckhorst, Roy Makaay, kemudian Ranomi Kromowidjojo orang Belanda yang meraih emas kemarin. Namun bagaimana dengan Sehat Sutardja- CEO Marvel Group di AS, Paul Slamet Somohardjo- jubir majelis nasional Suriname, Firdaus Bastaman- Pioneer warung pojok di kota London, Mahmudi Fukumoto- pengusaha Indonesia di Jepang yang mempromosikan Indonesia, Ibu Onny Barber- penjual makanan Indonesia di Chicago.
  22. 22. Diaspora Indonesia, orang-orang Indonesia yang di luar negeri tanpa tulisan Go International jumlahnya 8 juta, dan mereka mengirim uang setiap tahun ke Indonesia hampir 100 trilyun rupiah. Makanan terkenal di timur tengah adalah mie instant asal Indonesia karena TKW kita, mereka pintu gerbang Indonesia di luar negeri. Kalau kita sekarang mengenal little India dan China town, suatu saat Indonesia juga punya Indonesia town dan Little Indonesia di berbagai negeri. Sekarang dapat dilihat lobby Yahudi, suatu saat juga ada lobby Indonesia di berbagai negeri. Baik di dalam maupun di luar negeri apa yang utama adalah apa yang telah engkau beri untuk negeri, bukan cuma untuk diri sendiri, dan jangan pernah lupa kearifan lokal Indonesia.
  23. 23. Cinta di balik tragedi Sukhoi “Pada akhirnya kepergian seseorang mungkin menyakitkan, tetapi akan selalu menjadi pelajaran bahwa kehilangan adalah jalan terakhir untuk membuat kita mengerti betapa berartinya seseorang dalam hidup kita.” Namaku Arnhenzky Arzhanka, panggil saja Anes. Nama itu dikasih bokapku karena nyokapku mengandung pada saat dia sedang jalan-jalan di Rusia sehingga namaku ala-ala Rusia gitu. Umurku sekarang 25 tahun, pekerjaanku saat ini kuli seni atau kerennya disebut telent. Aku menjalani kehidupan sebagai kuli seni ini untuk menabung modal di masa depan menjadi wiraswasta, seperti bokapku yang cukup sukses sebagai penjahit baju (tailor). So, demi masa depan, aku kerja tanpa kenal batas waktu sampai tidur pun terkadang suka lupa. Gara-gara lupa waktu ini, aku jadi mengenal seseorang, seseorang yang memiliki senyum terindah yang pernah aku lihat seumur hidupku. Kisahnya dimulai saat ketika suatu hari aku tidak sadar ketiduran dan tiba-tiba teleponku berbunyi, dengan setengah mengantuk aku angkat. “anes, loe dimana? “ teriak managerku kencang dibalik telepon. “dikamar.. kenapa? Teriak-teriak seperti kebakaran aja” Tanyaku. “buruan loe ke Bali. Itu ada jadwal syuting iklan. Itu tim produksi uda di Bandara nunggui loe..” “lah.. emang jam berapa?” Tanyaku memperhatikan jam di kamar. “jam 10 pesawat.. ini uda jam 8.30. Loe belum juga boarding..” Sumpah mampus!! aku kaget setengah mati, karena keasyikan tidur sampai lupa kalau hari ini aku harus pergi ke Bali buat syuting. Akhirnya, dengan langkah 1000 menembus kemacetan Jakarta dengan penuh perjuangan menuju bandara. Setiba di sana, aku sudah telat, dengan terburu-buruku menuju pesawat. Untungnya namaku masih dipanggil-panggil walau tersisa 10 menit lagi. Pesawat yang aku gunakan saat itu adam air. Dengan kebingungan aku menuju kabin pesawat. Seorang perempuan cantik menyapaku di depan pintu kabin, “ini mas Ar..nhen.. zky Arz..hanka?” kata dia dengan kesulitan menyebut namaku. “iya iya.. aku duduk mana ya?” Tanyaku. “aduh hampir saja di tinggal pesawat.. buruan mas ikuti aku, penumpang uda ngamuk-gamuk neh nunggu mas.. ”kata perempuan itu. Akhirnya dia mengantarku ke kursi dan sialnya karena
  24. 24. terburu-buru kakiku tersandung kursi dan menimpa tubuh pramugari itu yang ikut terjatuh. Melihat kejadian itu pramugari-pramugari dan penumpang di dekat kita membantu dengan cepat. Tentu saja kejadian itu membuatku malu setengah mati. Lebih tidak enak hati karena membuat sang pramugari jadi pusat perhatian. Aku mengucapkan kata maaf, dia hanya tersenyum dan pergi. Padahal aku tahu dia pasti marah banget karena dibuat malu sama aku. Akhirnya dia ke belakang kabin dan ketua pramugari yang bertugas mengantarku ke kursi. “aduh mbak sorry jadi tidak enak.. mata masih 5 watt neh..” kataku. “makanya lain kali kalau tidur pakai pakai alarm supaya tidak telat..” kata pramugari itu dengan sabar. Akhirnya dia mengantarku ke kursi, Teman-teman tim produksi bernafas lega menemukanku di pesawat. Setelah menghela nafas aku tetap merasa tidak enak hati karena kejadian tadi, sepanjang perjalanan menuju balik aku terus memperhatikan pramugari tadi dan memperhatikan nama di name tag miliknya dengan sembunyi-sembunyi. Namanya Nur Ilmawati. Setiap dia berjalan aku melempar senyum dan merasa tidak enak hati karena membuatnya malu, tapi dia hanya diam tak merespon. Sampai akhirnya, pesawat mendarat dan saat itulah terakhir aku harus pergi. Rasanya ingin mengucapkan maaf untuk terakhir kali, tetapi percuma juga karena dia pasti sibuk pikirku. Ketika aku turun dari kabin pesawat dan bertemu dengan ketua pramugari yang menyambut kepergian tamu. Aku mengucapkan salam dan tiba-tiba dia memberikanku sehelai tissue. “apaan ini?” “kalau mau minta maaf, itu nomornya..” “oh.. makasih mbak.. “ kataku. Sepertinya semua petugas di dalam pesawat sudah tahu rasa bersalahku dan mereka memberikan kesempatanku untuk meminta maaf dengan cara yang lucu. Setelah tiba di hotel di Bali. Aku kemudian mengirim sms kepada pramugari yang di kertas itu ditulis namanya ”Ilma“. “Ilma ya.. maaf ya tadi dipesawat bikin kejadian memalukan.. merepotkan. Anes..” Dengan kebingungan dia membalas. “kok bisa tau nomor aku?” “dari senior kamu gapapa kan, dimaafin gak?” “dimaafkan kok. Kan dalam ajaran agama, memaafkan itu amal ibadah..” Mendengar kalimat itu akupun merasa lega. Kami jadi sering smsan selama beberapa hari , namun kesibukan dia sebagai pramugari dan aku sebagai kuli seni membuat takdir kami berjalan. Sampai suatu ketika, tanpa sengaja aku menerima sms dari Ilma yang salah sms bahwa dia sedang di semanggi. Karena kebetulan aku juga sedang menuju semanggi, SMS nyasar itu akhirnya menjadi takdir kedua yang menjadi pertemuan kita. Ilma yang aku lihat saat menjadi pramugari terkesan dewasa dan serius, ternyata saat bertemu bisa juga terlihat lucu. Pada saat itu dia bercerita kalau dia sudah tidak lagi bekerja karena maskapai tempat dia lagi kerja bangkrut dan sedang melamar pekerjaan. Akhirnya dari pertemuan itu kita menjadi saling dekat dan berjanji untuk sering bertemu dalam beberapa kesempatan.
  25. 25. Suatu ketika, kita lagi jalan dan duduk di pantai Ancol sambil menikmati matahari sore. Ilma yang terlihat bahagia dengan senyum indahnya ternyata tidak sebahagia senyumnya. Semakin kita mengenal, semakin aku tahu betapa rapuh dia. Saat itu dia bertanya, kenapa aku mau jadi kuli seni? Lalu aku menjawab, “abis aku tidak suka kerja kantoran.. kalau mau cari duit gampang ya coba disini dulu. Kebetulan muka aku katanya lumayan buat iklan.. lagian aku males kuliah, jadi bokap Cuma kasih dua pilihan fokus kerja atau kuliah.. ya aku fokus kerja dong..” “kamu enak ya, tidak usah pusingi harus bagaimana dalam hidup kamu.. dibandingin aku.. mau kuliah saja tidak bisa. Syukur-syukur bisa lulus SMA tapi sekarang nasib cari kerja saja susah..” “memangnya kenapa?” “aku tidak seperti kamu, punya keluarga yang bisa bantu selalu untuk bertahan hidup. Sebaliknya, aku harus bekerja untuk bertahan hidup untuk aku dan keluargaku..” Gua jadi bingung mengapa dia berkata demikian dan ia pun bercerita tentang masa lalunya. Ilma kecil lahir dari empat bersaudara, ia paling kecil diantara ketiga kakaknya. Ibu dan ayahnya bercerai, keduanya sudah menikah, Ilma kemudian diasuh oleh kakak perempuan tertuanya dibantu oleh neneknya. Jadi masa kecilnya dihabiskan dengan didikan nenek dan kakaknya. Kakaknya sendiri bukan orang yang mampu tapi dengan sekuat tenaga ia membantu Ilma sampai lulus sekolah. Karena ilma merasa sudah dewasa, akhirnya ia memutuskan mencari pekerjaan. Apapun pernah ia lakukan dari menjadi SPG sampai menjadi penjual tiket di XXI. Impiannya hanya satu, yaitu mengubah kehidupannya lebih baik dan membalas kebaikan mereka yang merawatnya. Dia bercerita dengan tangis bagaimana kehidupan keluarganya. Aku merasa tidak enak hati membuat dia menangis, tapi akhirnya aku membuat satu pertanyaan terakhir. “kok kamu mau jadi pramugari?” “sejak kecil, aku tuh tidak pernah naik pesawat. Mimpi naik pun tidak berani.. Itu kan hanya untuk orang mampu.. sedangkan aku orang miskin. Jadi impian kecilku ya pengen naik pesawat. Kebetulan suatu ketika aku denger dari teman kalau ada buka lowongan jadi pramugari.. akhirnya aku coba ngelamar.. dan yang paling membuatku optimis, perusahaan itu membuka lowongan untuk lulusan SMA. Akhirnya aku ngelamar dan diterima..”” “kamu emang tidak takut diatas ketinggian..?”Tanyaku. “Takut sih, tapi mau gimana lagi.. kalau aku kerja jadi kasir penjual tiket seumur hidup juga tidak akan bisa mengubah kehidupan aku. Yauda aku hilangin rasa takut aku jadi pramugari, gajinya kan lumayan besar..” “begitu ya?” “kenapa kamu takut naik pasawat?” “hehehe. Abis serem banget kalau naik pasawat apalagi pas goyang-goyang, jantung seperti mau copot”
  26. 26. “kalau gitu jantungnya di rem saja pake lakban supaya tidak hilang..”katanya yang membuat kami tertawa. Akhirnya lelucon tadi bisa membuat dia yang tadi menangis bercerita tentang kehidupan masa lalunya tersenyum kembali. Tapi aku jadi paham satu hal tentang dia. Kalau dia bekerja bukan hanya untuk dia sendiri, makanya selama masa pengangguran gini dia sedikit sedih karena banyak orang yang harus dia bantu dalam kehidupan. Dia harus bantu orang tuanya, dia harus bantu keponakannya agar tetap bisa sekolah, dia harus membalas jasa kakaknya dan hal yang paling menyedihkan dia melakukan segalanya tanpa pernah berpikir tentang dirinya sendiri. Bukannya itu semua tugas orang tua Ilma? Keduanya telah memiliki keluarga dan anak-anak yang harus dibiayain. Hal yang paling dia sesali adalah tidak pernah melihat yang namanya keluarga utuh seperti di sinetron-sinetron, walaupun dia sendiri bermimpi kelak semua keluarganya berkumpul bersama dalam sebuah kebahagiaan dan menghapus semua jarak serta hal yang memisahkan mereka. Kemandirian dan dedikasinya dalam keluarga membuatku jatuh cinta dan akhirnya menyatakan cinta sama dia. Dia menerimaku dan akhirnya kami jadian setelah hari itu sebagai pasangan kekasih, dan aku menyebutnya sebagai takdir ketiga. Ilma mendapat kabar gembira kalau dia diterima kerja di maskapai Riau Airlines dengan gaji yang memuaskan walau harus diluar kota. Aku mengucapkan selamat untuk pekerjaan barunya walau aku tahu pekerjaan itu akan membuat dia semakin jarang bertemu denganku, karena dia selalu pergi dari satu kota ke kota lain. Tapi aku menjalani semua ini dengan suka cita, sebagai kekasih. Kami sama-sama menjalani kehidupan cinta yang indah, walau hanya bisa bertemu sebulan sekali atau dua kali. Ilma dengan pekerjaan barunya benar-benar memanfaatkan apa yang ia dapat untuk masa depannya. Dia bekerja mati-matian untuk mengambil setiap kesempatan terbang agar bisa mengubah hidupnya. Dia menabung untuk satu hal yang selalu dia katakana, karena sejak kecil dia selalu hidup menumpang dari kakaknya yang mengontrak rumah dengan berpindah- pindah, dia ingin sekali punya satu tempat untuk selamanya yaitu sebuah rumah untuk dirinya. Seperti sebuah kisah cinta, tidak selalu indah dan baik-baik saja. Kita juga terkadang mengalami keributan kecil dan semua baik-baik saja sampai akhirnya suatu ketika kami terlalu jauh dalam keributan dan putus nyambung akhirnya putus untuk waktu yang lama. Tapi kita sama-sama sadar bahwa kita saling mencintai dan akhirnya berpisah untuk mencoba intropeksi agar mengerti arti kita di hati masing-masing. Aku fokus pada karirku yang sedang naik, begitu pula dengan Ilma, dan tanpa sadar kami berpisah oleh waktu. Dalam kesendirian itu, aku jatuh cinta sama seseorang dan menjalin hubungan. Ilma mendengar hubungan baruku dan mengucapkan selamat. Aku tahu hatinya pedih dan aku merasa tidak enak hati karena membuat dia terluka. Akhirnya aku memutuskan untuk tidak menghubungi dia sementara waktu agar dia tidak lebih menderita karena hubungan baruku. Di hari-hari berikutnya, akupun mendapat kabar kalau Ilma sudah memiliki kekasih
  27. 27. lain. Apa yang aku rasakan adalah rasa perih dan aku baru menyadari betapa bodohnya aku melewatkan dia dalam hidupku, tapi aku tidak bisa egois dan akhinya menerima takdir kami masing-masing. Ilma sepertinya sedang dicoba oleh takdir. Riau Airlines kembali mengalami kebangkrutan dan akhirnya dia tidak bekerja. Tapi tidak begitu lama dari kejadian itu, ia pindah bekerja ke Mandala Airlines. Artinya dia akan pindah kembali ke Jakarta. Diam-diam pada saat itu, kami berjanji untuk bertemu sebagai sahabat karena masing-masing dari kami punya kekasih. Kami bertemu di sebuah tempat yang pernah jadi tempat terindah kami dulu, di sebuah pantai. Saat itulah kami mencoba untuk mengerti mengapa kami menjadi seperti ini dan satu hal yang akan aku ingat selalu tentang kata-kata terakhirnya. “kalau kita berjodoh kita tidak akan pernah dipisahkan takdir. Dengan siapa pun kamu pacaran kalau jodohnya kamu adalah aku, maka aku akan jadi takdir kamu.” “jadi aku harus gimana?” “kita tidak harus gimana-gimana. Kita percaya ssaja takdir. Untuk sementara, kita tidak usah berhubungan.. kamu hapus aku dari bb kamu. Aku juga hapus. Kita berdoa saja.. kalau memang takdir semoga kita kembali bersatu..”” Aku hanya tersenyum, walau hati ini berharap demikian tapi aku tidak akan pernah menolak bilamana itu terjadi. Akhirnya kami memutuskan hal terakhir yang bisa membuat kami saling kontak, selanjutnya aku serahkan kepada Tuhan. Karena sebenarnya aku dan dia masih saling sayang akan tetapi keadaan membuat kita tidak bisa bersama lagi, kami sama-sama punya kekasih dan tidak ingin menyakiti siapapun. Setelah itu Ilma fokus pada pekerjaan dan impiannya untuk waktu yang tak pernah terjawab. Setahun kemudian aku menjalani hidupku seperti biasanya. Suatu ketika aku kembali bertemu dengan ilma tidak sengaja di bandara. Pada saat itu dia sudah tidak lagi bekerja di Mandala Airlines karena hal yang sama terjadi kembali, maskapai perusahaan dia bangkrut. Sayangnya dia masih bersama kekasihnya, tapi kita menjalin hubungan kembali dan melupakan janji kita untuk tidak saling kontak karena ia sudah bekerja di Jakarta kembali di Sky Aviation. Ilma dan aku sering kontak walau hanya sekedar bertanya kabar. Tapi aku tahu tidak baik untuk menganggu hubungan dia sama kekasihnya saat itu, jadi dari hari ke hari ia selalu bercerita banyak hal tentang apa yang terjadi dalam hidupnya dan aku menjadi pendengar yang baik bagaikan seorang saudara. Dia menganggapku sebagai orang yang paling layak tau apa-apa saja yang telah ia miliki dengan apa yang ia kerjakan dengan penuh keringat. Aku senang dia bisa mulai mencicil rumah kontrakan yang dia beli dengan susah payah, bahkan dia sudah bisa lebih baik dalam hidup karena pengalamannya sebagai pramugari senior membuat hidup dia lebih baik, artinya kehidupan keluarganya pun jadi lebih baik. Sampai suatu malam entah mengapa dia bertanya, “bisa tidak sih kita kembali seperti dulu, sebagai kekasih, bukan seperti saat ini. Seperti ada jarak diantara kita yang bikin kita tidak bisa seperti dulu.”
  28. 28. “keadaan kita beda.. kamu sudah ada yang punya.. aku tidak bisa.. seperti saat ini ssaja aku sudah bahagia kok.. “ “aku enggak.. aku tidak bahagia.. “ “kamu harus coba bahagia.. kamu pasti bisa..” Karena tidak ingin merusak hubungan dia sama kekasihnya, akhirnya aku menghilang sesaat dari hidup Ilma. Walau dalam hati aku merasa sedih untuk pergi dari hidupnya, tapi aku harus lakukan semua yang menyakiti hati, aku selalu menghindar dan tidak membalas semua pesan yang dia kirimkan, walau aku selalu memperhatikan status yang dia buat di Blackberry. Aku juga bilang kalau aku sudah balikan sama mantan supaya dia bisa mengerti walau itu bohong semata. Suatu malam aku mengucapkan selamat ulang tahun lewat telepon ke Ilma untuk hari ulang tahunya. Aku senang menjadi orang pertama yang mengucapkan hal itu ke dia. Tapi di telepon terdengar suara tangis darinya. “kamu nangis ya?” “tidak kok.. Cuma senang saja dikasih Tuhan umur yang panjang sampai bisa ngerayain ulang tahun ke 25..” “ kalau gitu make a wish dong..?” kataku. Entah mengapa dia berkata sesuatu yang membuatku terdiam. “Aku mau make a wish sama kamu boleh?” “kok sama aku, sama Tuhan dong? Tapi ya uda gapapa.. ngomong aja..” “kalau ini uda jadi saat terakhir aku merayakan ulang tahun aku, aku mau kamu tau. Kalau aku bahagia mengenal kamu dan aku titip semua yang aku miliki sama kamu ya.. ” katanya yang membuat aku tersentuh. “kok kamu ngomong gitu?” “karena Cuma kamu yang benar-benar tau bagaimana kehidupan aku, keluarga aku dan semua impian aku.. makanya aku bahagia.. soalnya teman-teman aku bahkan tidak ada yang pernah tau semua tentang hidup aku.. karena aku harus jujur, aku malu kalau mereka tau keadaan keluarga aku, Cuma sama kamu aja.. aku jadi berani dan sadar.. bagaimanapun keadaan keluarga aku, mereka itu tetap bagian hidup aku.. ” ceritanya padaku “aku juga bahagia kok..kamu jangan bikin aku bingung ah.. make a wish kok jadi sedih gini.. ayo dong senyum.. kan senyum kamu itu hadiah terindah dari Tuhan.. nah sekarang kamu mau kado apa dari aku?” Tanya gua.. “aku tidak mau apa-apa aku Cuma mau kamu jangan pernah lupain aku dalam hidup kamu.. bisa?” “pasti..”kataku pendek. Dan setelah hari itu, kata-kata itulah kata-kata yang terakhir aku dengar darinya, suara terakhir yang aku dengar darinya. Aku belum sempat memberinya kado ulang tahun dan
  29. 29. berjanji setelah aku tidak sibuk, aku pasti membawakan kado itu untuknya. Jadwal kami yang sama-sama sibuk membuat kami tidak sempat bertemu. Akhirnya aku memutuskan untuk mengantarkan kado itu ke rumahnya. Sebuah parfum yang aku miliki satu dan dia satu, jadi parfum itu edisi khusus yang aku beli pada saat pergi ke Singapura. Ilma menerima kado itu dan mengucapkan terima kasih, dan dia memberitahu kalau dia sudah sendiri. Sebenarnya pada saat itu aku bisa juga memutuskan untuk menjalin hubungan kembali, tapi aku sibuk dengan pekerjaan. Sampai akhirnya dua hari sebelum hari terakhir takdir memisahkan kami, ilma mengatakan, “jadi setelah kita sama-sama sendiri.. menurut kamu kalau kita balikan gimana ?” “kasih aku waktu untuk berpikir.. aku pengen banget kita seperti dulu.. tapi saat ini aku sibuk, aku takut tidak bisa membuat kamu bahagia.. kamu mau nunggu aku kan?” “aku tau kok.. aku akan selalu nunggu kamu.. kapan pun itu.. aku akan selalu nunggu kamu.. kamu kalau kerja ingat kesehatan kamu ya….” Kata kata itulah hal yang terakhir aku dapatkan darinya sebelum dua hari kemudian disaat aku terbangun dari tidur dan mendapatkan kabar kalau Ilma telah menghilang bersama pesawat sukhoi dimana ia sedang bekerja. Sebelumnya aku sudah punya firasat yang aneh sekali, entah mengapa tiba-tiba blackberryku mati dan kehilangan semua data. Saat aku coba back up, hampir semua foto-foto Ilma dan kontaknya hilang. Aku pun berpikir untuk hubungin dia untuk minta no pin dia akan tetapi nomor dia tidak aktif. Sampai akhirnya aku baru sadar kenapa dia tidak bisa dihubungi, yaitu ketika tahu dari teman-teman kalau Ilma adalah salah satu penumpang di pesawat sukhoi naas itu. Hatiku hancur, perih, dan sedih. Segera aku mencari tau keberadaan Ilma di bandara halim dimana sudah ratusan orang keluarga yang hilang bersamaan dengan pesawat sukhoi berkumpul. Pertama dalam hidupku, akhirnya aku benar-benar melihat keluarga Ilma berkumpul disana, Ayah, ibu, nenek kakak dan keponakan-keponakannya menunggu dengan cemas. Kita berharap Ilma masih hidup dan berdoa kepada Tuhan, karena seumur hidup hanya saat inilah dia bisa melihat semuanya berkumpul dan tentu dia akan bahagia ketika ia selamat nanti melihat senyum kebahagiaan mereka menyambut Ilma. Akan tetapi harapan dan cahaya bahwa tidak terjadi apa-apa dengan pesawat sirna seketika, Tuhan berkehendak lain, pesawat sukhoi ditemukan dan semua penumpang dinyatakan meninggal. Saat itulah aku menangis, menangis karena kehilangan orang yang pernah ada dan mencintaiku dengan tulus. Penyesalan terberat yang tak bias aku bayangkan adalah mengapa pada saat terakhir dia memberikan sinyal untuk bersatu tetapi aku malah menunda itu terjadi. Ilma sepanjang hidupnya ingin sekali keluarganya yang tercerai berai bersatu. Akhirnya pada hari dimana dia telah tiada seluruh keluarganya berkumpul, tetapi sayangnya mereka berkumpul untuk hal yang tidak diharapkan, yaitu saat mereka harus menangis untuk kepergiaannya. Aku harus mengucapkan rasa bangga atas apa yang dia harapkan dalam hidup benar-benar terjadi. Dia selalu berkata, impiannya pada suatu ketika hanya ingin membuat keluarganya bahagia, memberikan tempat yang layak untuk kakaknya, membuat orang tuanya bahagia, untuk itulah dia mengambil pekerjaan yang paling beresiko sekalipun.
  30. 30. Sebagai tulang punggung keluarga yang bekerja mati-matian tentu keluarga akan kesulitan ketika ia pergi. Berkat adanya hibah dari Pemerintah Rusia atas bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan, Ilma masih bisa melakukan sesuatu yang besar di akhir hidupnya, itulah hal terakhir yang bisa ia lakukan untuk membahagian kelurganya walau harus dengan sebuah hal yang tidak diharapkan oleh siapapun. Ilma kini telah pergi dengan senyum terakhirnya, mungkin sejak kecil ia emang tidak pernah mengerti mengapa dia harus terlahir ke dunia ini bilamana ia harus berjuang dari kehidupan yang ia jalanin dengan susah payah hanya untuk membahagiakan orang lain sampai akhir hidupnya. Keluarganya mungkin tidak seindah yang ia harapkan seperti dalam sinetron- sinetron tapi janjinya untuk membuat keluarga bahagianya sampai titik darah penghabisan masih bisa ia lakukan walau kini ia telah pergi untuk selamanya. Seperti yang ia minta, jangan pernah ngelupain dia.. hal yang tidak akan aku lupakan dengan cara menulis kisah ini agar semua orang tahu bahwa ada senyum terakhir yang begitu indah dibalik kepergiannya kepada mereka yang ia tinggalkan. Suatu malam, seminggu setelah dia meninggal, aku bermimpi bertemu dengan Ilma, dia membicarakan satu hal yangaku tidak pahami lewat pesan yang aneh, “ semua kontrakan aku tolong kasih ke kakak aku, tapi rumah aku yang diatas langit jangan dijual ya.. karena itu tempat impian aku.. tepat di tempat pertama kita bertemu.. disana kamu jaga ya.. terima kasih Anes.. “ Ilma emang punya rumah kontrakan yang dia beli dengan susah payah tanpa diketahui oleh saudaranya, akhirnya aku memberi tahu keluarga tentang kontrakan itu untuk diserahkan. Tapi rumah diatas langit, itulah yang membuatku bingung sampai akhirnya aku memandang langit di sekitar semanggi tempat pertama kali bertemu. Dari situlahaku paham, rumah diatas langit yang dia maksud adalah sebuah apartement. Beberapa bulan sebelum dia meninggal, dia sempat mencicil apartement itu. Aku pun menghubungi pihak pengembang apartement, memang benar Ilma memiliki unit disana. Aku memutuskan untuk melanjutkan cicilan apartemen itu. Sisa daripada cicilan sebelumnya aku berikan kepada kakaknya, aku berharap tempat itu menjadi tempat dimana kelak aku bisa mengenang dia sebagai bagian hidup, melihat senyum dia seperti pertama kaliku mengenalnya di atas langit-langit bumi. Selamat Tinggal Ilma. Beristirahatlah dengan Tenang. Terima kasih atas senyum terindahmu karena dengan itulah aku mengerti bahwa tak ada yang lebih baik dari hidup selain saat-saat aku mengenal dan mencintaimu.
  31. 31. Pernikahan Mewah atau Sederhana Kita yang hidup dalam budaya Indonesia tentu tahu kalau meyelenggarakan resepsi pernikahan itu mahal. Pernikahan adalah dambaan setiap insan, namun sudah menjadi tradisi bahwa pernikahan bisanya diakhiri dengan pesta. Yang diinginkan setiap pasangan tentunya pesta yang meriah untuk menyenangkan bagi para tamu dengan biaya yang tidak sedikit. Mengingat di jaman sekarang ini, biaya untuk menggelar pesta perkawinan sangatlah besar, mungkin pernikahan sederhana banyak yang dipilih oleh sebagian besar masyarakat. Selain menghemat biaya kita juga harus merencanakan untuk kedepannya setelah menikah. Pernikahan termewah terjadi pada tahun 1979, Sheikh Mohammed Bin Rashid al Maktoum dan Sheikha Hind Bint Maktoum ($137 million). 5 hari dideklarasikan sebagai hari libur nasional di Dubai untuk merayakannya dan untuk mentidakomodasi 20 ribu tamu undangan dibangun sebuah gedung baru sebesar stadium. Pernikahan termahal kedua adalah pernikahan Seemanto Roy dan Chnadano Toor serta Sushanto Roy & Richa Roy ($123 million), pernikahan dari anak-anak pemilik Sahara, Subrata Roy. Pernikahan terjadi di Lucknow pada 10 Februari 2004. Lebih dari 110 hidangan disiapkan untuk 11 ribu tamu undangan. Pernikahan termurah terjadi bukan di Indonesia, tetapi di Skotlandia. Pernikahannya cuma 1 Poundsterling, 17 ribu rupiah. Tamu bawa makan sendiri, pernikahan di halaman, yang main piano adalah bapak pengantin perempuan. Dia bilang untuk apa harus mahal, essensi pernikahan adalah untuk mengucap janji bersama. Berikut beberapa tips menghemat biaya pernikahan : 1. Perhitungkan dengan baik berapa orang yang akan diundang, karena jumlah undangan menentukan budged terbesar seperti menentukan menu makanan dan souvenir. Bikin aturan hanya undang teman yang benar-benar teman BUKAN tipe teman sekedar basa basi ‘ hi apa kabar’. 2. Rumah adalah pilihan pertama dimana rumah lebih terkesan bersahabat dalam menerima tamu. Jika rumah tidak memungkinkan pilihan berikutnya adalah gedung, carilah gedung yang tidak mewah, terkadang gedung memakan hampir setengah biaya, yang terpenting gedung
  32. 32. bisa menampung cukup banyak jumlah undangan yang menyediakan lahan parkir dan bisa dilalui kendaraan. 3. Lebih hemat memasak sendiri dengan menyewa jasa tukang masak. 4. Pilihlah dekorasi minimalis dengan mengurangi pemakaian bunga hidup. Tidak perlu kuatir hal-hal kecil yang orang tidak peduli dan perhatikan. Cakupannya luas dari pilihan musik, foto- foto pesta pranikah yang ditampilkan/video, dekorasi dan lain-lain. Bukannya saya menyuruh anda untuk cuek ssaja, hal-hal kecil diatas tetap perlu memenuhi standar. 5. Memang kita sadari bahwa pernikahan adalah seumur hidup, namun untuk menghemat biaya baju pengantin tidak harus membuat baru, cukup dengan menyewa di salon. 6. Pemilihan musik cukup orang tunggal yang disertai musik player karena biaya lebih hemat dan bisa mengsajak tamu bernyanyi atau sekedar menemani tamu yang sedang menyantap hidangan. 7. Percaya bahwa esensi pernikahan terletak dari janji sumpah setia berdua kepada satu sama lain dihadapan Tuhan. Yang lain-lain hanya buatan manusia yang sensitif terhadap ‘budaya’ dan tekanan sosial (Baca: gengsi). 8. Kalau anda sampai perlu pinjam uang lebih baik pestanya ditunda sampai tabungan anda cukup atau babat habis pengeluaran nikah yang tidak perlu. Pernikahan harusnya menjadi sumber kebahagiaan bukan stress. Mewah atau tidak mewah bukan jaminan untuk mendapatkan rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah, tentram penuh cinta dan kasih sayang. Dalam bahasa latin yang sangat indah, Ubi caritas et amor, Deus ibi est, dimana ada cinta dan kasih, di sana Tuhan berada, bukan dimana harta berada baru Tuhan datang. Pernikahan itu bukan akhir justru awal, sehingga perbanyaklah bekalmu sebab perjalanan teramat panjang, dan jangan pernah menceritakan kebaikanmu, biar Tuhan dan sang pencatat yang mencatatnya. Kata kuncinya adalah cinta menciptakan "kita", tetapi tidak memusnahkan "saya".
  33. 33. Pakai Baju Apa Ya Berbicara soal wanita, rasanya tidak pernah ada habisnya. Makhluk yang sering disebut berasal dari planet Venus ini mempunyai sikap dan perilaku yang unik serta mengejutkan. Pada kesempatan kali ini saya mengambil topik kenapa wanita punya banyak sekali baju. Jika dibandingkan dengan lemari pria, wanita memiliki lebih banyak pakaian. Anehnya, mereka masih selalu bingung dan merasa hampir tidak memiliki pakaian untuk dipakai! Setelah membuka isi lemari dengan setumpuk pakaian, biasanya wanita berpikir selama 10 menit akan mengenakan baju apa hari ini. Di antara jutaan wanita di dunia, ketika memilih baju di lemari, pasti banyak yang mengatakan "Aku tidak punya baju yang cocok untuk hari ini". Wanita dalam bersikap feminim tidak dapat menggunakan satu aturan saja, tetapi mereka hidup dalam suatu "zona". Wanita harus secara konstan menentukan di zona mana mereka saat ini. Terlalu menggoda di tempat kerja membuat tidak ditanggapi secara serius; terlalu rapi dalam tempat sosial, tidak ada yang tertarik. Pada kondisi khusus seperti Natal atau pada waktu berduka cita, salah baju dapat berakibat dianggap congkak atau mungkin juga kuno. Faux pas yang berarti kesalahan yang sangat memalukan dalam dunia sosial adalah harga yang harus dibayar oleh wanita yang salah memakai baju. Wanita tersebut dapat menjadi target dan dapat menjadi bulan-bulanan. Tapi tentu saja, semua wanita pasti pernah megalami hal tersebut, hal ini dikarenakan zona yang saya sebutkan di atas adalah hal yang terus bergerak dan sangat bergantung pada mata yang menyaksikan. Apa yang oleh orang dianggap biasa, bisa saja dianggap orang yang satu menggoda, begitu pula orang yang lain akan memikirkan hal yang berbeda pula. Jadi wanita memang selalu memiliki resiko salah kostum, sehingga mereka akan khawatir, akhirnya pergilah mereka ke mall. Itulah alasan kenapa wanita memiliki banyak sekali baju, mereka butuh skirt hitam yang berbeda model untuk acara resmi, untuk bisnis, dan kasual. Belum sepatunya, ada stilettos yang berarti provokatif, high heels yang sangat menggoda, low heels yang dapat dipakai untuk acara resmi dan bisnis, selain itu juga perlu yang flat untuk piknik dan acara pantai. Selanjutnya masalah celana yang sangat berkaitan dengan sepatu, panjang celana harus sesuai dengan sepatu apa yang dipakai. Bukan pendek ama panjang doank kayak pria ya, kalau wanita dari paha ke lutut aja bisa dibagi 3 panjangnya, dekat selangkangan, pertengahan paha, dan mendekati lutut. Pria tidak ada yang pendeknya seekstrim celana pendeknya
  34. 34. wanita, kalaupun ada, najis! anda gagal sebagai pria bahkan mungkin juga gagal sebagai manusia. Salah satu contohnya, sepatu hitam tidak dapat dipakai bersamaan dengan celana Navy, sehingga wanita menyiapkan berbagai variasi celana dan sepatu untuk mengatasi hal ini. Belum lagi bicara mengenai warna, yang dari pengalaman saya biasanya disesuaikan warna kulit serta kombinasi atasan dan bawahan. Tapi hal ini saya rasa agak longgar aturannya, karena ada wanita yang maunya ungu saja, sehingga koleksi lemarinya banyak ungunya. Akibat penuhnya lemari wanita, mereka sering diledek tidak disiplin, Shopaholik, Narsis. Tapi sebenarnya hal ini tidak adil, bahkan jika wanita itu memang memiliki kelas, mereka akan merefleksi diri dan sadar akan pentingnya dan rumitnya aturan ini. Jika mereka tidak mengikuti aturan tersebut, tentu saja mereka akan seenaknya dan pada akhirnya akan dicap Trashy atau tidak profesional. Pekerjaan yang sulit bagi wanita karena seringnya mengalami begini salah begitu salah haha.
  35. 35. Ruang Publik Sebuah screenshot yang menunjukkan sikap tidak simpati terhadap ibu hamil pernah beredar di media sosial. Screenshot, yang tertulis dengan nama akun Dinda, itu dikecam di media sosial. Dalam akun itu, ia mengaku benci dengan ibu hamil di kereta api yang tiba-tiba meminta tempat duduk. "Benci sama ibu-ibu hamil yang tiba-tiba minta duduk. Ya gue tahu lw hamil tapi plis dong berangkat pagi. Ke stasiun yang jauh sekalian biar dapat duduk, gue aja enggak hamil bela-belain berangkat pagi demi dapat tempat duduk. Dasar emang enggak mau susah.. ckckck.. nyusahin orang. kalau enggak mau susah enggak usah kerja bu di rumah saja. mentang-mentang hamil maunya dingertiin terus. Tapi sendirinya enggak mau usaha.. cape dehh," tulis wanita itu yang bertagar #notetomyselfjgnnyusahinorg!! Tak cukup sampai di situ, perempuan muda ini pun masih terus melampiaskan kekesalannya. Ia menilai ibu hamil yang meminta kursi di angkutan umum sebagai seseorang yang seenaknya dan menyusahkan. "Mbok ya naik bis atau berangkat subuh ya. dasar pemalas. resign aja dari kantor biar bisa leha-leha di rumah," celotehnya. Pembicaraan ini pun akhirnya menjadi lintas media sosial. Di Facebook dan Twitter, beberapa orang pun menyesalkan pernyataan perempuan muda itu. "Astaghfirullah tuh perempuan!!!! dia ga ada empati2nya banget yak.. dia ga pernah diceritain kali ya sama ibunya waktu ibunya hamil dia gimana beratnya tuh perut bawa dia, gimana pegelnya tuh kaki nahan berat badannya, gimana pegelnya tuh pinggang ngegendong dia dalam perut, gimana mudahnya haus dan lapar karena cairan dan asupan makanan diserap dia dalam perut jadi perlu simpan tenaga, gimana mudahnya kleyengan dan pusing karena kekurangan darah, dll!!! emosi gw," ujar Aprilia melalui akun Facebook-nya. "Mungkin dia bkn perempuan. Tega bgt sama ibu hamil kayak gitu," ujar Gloria Anastasia melalui akun Twitter-nya, @glosiegers. "Menurut saya, kehamilan itu satu hal yang mulia. Jadi kalo para ibu hamil minta perlakuan khusus-selama masih masuk akal, ya kasih aja sih," kata Ryu Deka melalui akun Twitter-nya, @RyuDeka. Miko, seorang pengguna KRL Jakarta-Depok, mengatakan, fenomena seperti ini kerap terjadi. Ia bahkan mengatakan, penumpang yang berada di gerbong perempuan terkadang cenderung lebih tidak toleran. "Sering ketika ada ibu hamil atau membawa anak, ketika masuk
  36. 36. gerbong perempuan, mereka tidak mau memberi tempat duduk. Mereka merasa paling berhak untuk duduk," katanya. Sementara itu, Dhika, yang juga seorang pengguna KRL Jakarta-Depok, mengaku pernah mendapat perlakuan serupa. "Masalah memberi kursi adalah masalah hati nurani. Kalau memang tidak sakit, mengapa tidak langsung berdiri dan memberi tempat duduk?" kata Dhika. Dhika juga menyayangkan adanya penumpang yang kerap menempati kursi yang diperuntukkan untuk wanita hamil, orang lanjut usia, dan kaum difabel. Dinda menyampaikan pembelaan terhadap sikapnya yang dinilai tidak simpatik terhadap ibu hamil di kereta api. "Path gw nyebar gara2 statemen ibu hamil yaa.. ayo monggo yang judge gw ngerasain dulu tiap hari naik kereta trs tiap hari berangkat abis subuh cuma biar dapet tempat duduk.. emg lw smuaa pada ngertiii kaki gw pincang2 gara2 geser tulangnya.. gak kan.. makanyaa gw bela2in berangkat jam 5 pagi buat dapet tmpat duduk..eh tiba2 ada ibu2 hamil baru masuk kereta jam 7 pagi.. gw udh lari2an jam 5 pagi jgn pada maunya cuma dingertiin doag para ibu.. emg gw belum hamil tapi kaki gw sakit aja gw ngerti ga mau nyusain org ko.. pliss sama2 dong kita saling ngerti jgn cuma maunyua enaknyaa doang yaa ibu2.. ayoo sinii yg ngejudge ikut sayaa yaa berangkat dari rumah saya jam 5 naik kereta tiap hari dari rumah saya 1 kali naik ojek trs 2 kali naik angkot lho ke stasiun.. ikutin aja rutinitas saya tiap hari kalo ga ada komen apa2 berarti saya yang berlebihan.. hehe..," tulis Dinda. Pernyataan ini mengundang keprihatinan. Dwi, seorang ibu beranak satu, yang merupakan pengguna KRL Jakarta-Depok, menyebutnya sebagai anak muda yang miskin empati. "Andai dia juga paham dan sadar bahwa bersama ibu hamil ada kelangsungan satu nyawa yang harus dijaga. Sebagai yang pernah diberi anugerah mengandung, kondisi fisik ibu hamil ga bisa dilihat sebagai kondisi normal. Gampang lelah, dan itu berbahaya buat janin," tulis Dwi. "Tapi mbok ya dijaga komennya, ga sarkas banget gitu. Dr komennya, dia cuma melihat ibu hamil sebagai sosok yang minta diistimewakan tanpa memahami kondisi fisik dan satu nyawa yang dikandung. Semoga dicerahkan, atau minimal menyadari mungkin suatu saat dia akan menjalani fase yang sama. Saat itu, dia akan sadar bahwa semua ga semudah yang diucapkan: disuruh naik bis atau brkt subuh2 seperti dia. Kasihan banget kamu mbak," tambah Dwi. Ranny yang mengkritik posting-an sebelumnya dari Dinda mendapat komentar dari Dinda.Dinda mengaku khilaf dan meminta maaf kepada Ranny dan pria lain bernama Yoga yang juga berkomentar di posting-an tersebut. Tidak hanya itu, Dinda juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat. "maaf mas yogi dan mbak rani saya ingin minta maaf sekali lagi atas perkataan yang tidak berkenan.. memang saya khilaf sekali.. dan ini semua menjadi pelajaran dari hidup saya.. saya berharap mbak dan mas bias memafkan saya begitu juga dengan org diluar sanaa.. sekali lg saya minta maaff yaa mbak dan mas." Melihat komentar Dinda, si pembuat posting-an, Ranny, kembali menasihati Dinda untuk lebih berhati-hati dalam berbuat. Kepada Dinda yang telah mencurahkan kebenciannya kepada wanita hamil yang meminta duduknya saat naik kereta api kepada media sosial, kita patut mengucapkan terima kasih. Karena tanpa sadar, Dinda telah menyodorkan cermin retak tentang dirinya yang menohok kepedulian kita semua, kita jadi marah dan peduli terhadap kondisi itu. Pertanyaannya,
  37. 37. apakah kita tidak juga seperti Dinda?, kita mungkin juga melakukan hal tersebut, pura-pura tidur, pura-pura membaca, ketika di depan kita ada ibu hamil, ada manula, ada penyandang disabilitas, atau kita punya mobil kita tidak mau antri kita pake strobo, dengan nguing- nguingnya kita pakai untuk menerabas semua jalan padahal itu melanggar undang-undang. Dinda sendiri secara terbuka di media sosial sudah menyatakan permintaan maafnya, kita secara terbuka belum tentu mau mengakui dan meminta maaf. Apa ada yang tahu mengapa Jepang maju? karena masyarakatnya mempunyai filosofi memposisikan dirinya berada di posisi orang lain, sehingga di Jepang kalau dompet jatuh di keretapun kemungkinan akan balik ke pemiliknya, karena orang yang menemukan selalu berpikir jangan-jangan yang punya tidak punya uang lagi, gajian berikutnya sebulan lagi, dan dia pasti bingung bayar utang, bingung bayar listrik, bingung beli makan, nanti akan dimarahi anak dan keluarganya, dan dia akan mati karena perbuatan itu. Yang menarik, sikap itu membuat orang-orang yang ketahuan korupsi di Jepang berani mengambil sikap bunuh diri, bandingkan dengan di Indonesia, yang korupsi tertawa-tawa di layar kaca. Di Jepang pejabat yang merasa gagal akan mundur, karena dia memakai kacamata rakyatnya, bukan kacamata dirinya, dan wanita yang pulang kerja malam hari terjamin keamanannya, karena para prianya berpikir gimana kalau itu adik, istri, atau ibunya. Jadi sangat penting memposisikan diri di posisi orang lain, dalam bahasa kita disebut empati. Di dalam kata empati ada penggalan kata "hati", seorang pecundang akan mengambil filosofi lakukan terhadap orang lain sebelum orang lain melakukannya kepada anda, tetapi seorang pemenang akan mengambil filosofi jangan lakukan kepada orang lain apa yang tidak ingin mereka lakukan kepada kita. Ruang publik adalah tempat dimana kita melihat miniatur sebuah negeri, apabila ruang publiknya resik berarti negaranya pasti asik.
  38. 38. Mandikan Aku Mama Aku punya sahabat sebut saja namanya Pita. Ketika masih kuliah aku mengenalnya sebagai seorang yang berotak cemerlang. Universitas mengirimnya ke negeri bunga Tulip untuk mempelajari hukum internasional di Universitas Utrecht, sedangkan aku memilih menyelesaikan pendidikanku di bidang kedokteran. Pita terus mengejar impiannya hingga suatu saat ia mendapatkan seorang suami yang sama-sama berprestasi. Bertepatan dengan diangkatnya Pita menjadi staf diplomat dan selesainya suaminya meraih gelar doktor, lahirlah seorang anak laki-laki buah cinta mereka, Eka namanya. Pita semakin sibuk dengan pekerjaannya sedangkan Eka baru berumur 6 bulan. Pita sangat sering meninggalkan Eka pergi dari satu kota ke kota lain, bahkan dari satu negara ke negara lain. Aku pernah bertanya kepadanya, “Bukankah Eka masih terlalu kecil untuk ditinggalkan?” “Tidak, aku sudah mempersiapkan segalanya dan semua pasti berjalan baik”, jawab Pita. Di bawah perawatan baby-sitter dan pengawasan kakek-neneknya, Eka tumbuh menjadi anak yang cerdas dan lincah. Kakek neneknya tidak pernah lupa menceritakan kepada Eka akan kehebatan kedua orang tuanya yang telah menjadi kebanggaan mereka semua. Meskipun kedua orang tuanya begitu sibuk, namun Eka bisa memahami kesibukan mereka. Suatu hari, Eka pernah meminta seorang adik kepada kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya menjelaskan tentang kesibukan mereka yang belum memungkinkan untuk memberikan Eka seorang adik. Kali ini, Eka lagi-lagi mengerti kondisi orang tuanya. Karena sikap Eka yang begitu pengertian dan dewasa, Pita menyebutnya “malaikat kecil”. Meskipun kedua orang tuanya sering pulang larut malam, namun Eka tetap bersikap manis dan tidak ngambek. Karena kemanisan sikap Eka, aku pernah mengimpikan seorang anak sepertinya. Pagi yang cerah di hari itu, entah kenapa Eka tidak mau dimandikan oleh baby sitternya. “Eka ingin mama yang memandikan”, katanya. Pita yang setiap hari berpacu dengan waktu tentu saja menjadi gusar. Eka mengajukan permohonan yang sama selama kurang lebih seminggu, tetapi Pita dan suaminya tidak begitu peduli. “Mungkin ia sedang dalam masa peralihan sehingga ia minta perhatian yang lebih”, pikir mereka.
  39. 39. Sampai suatu sore, aku dikejutkan oleh telepon Ida, sang baby sitter. Ada kepanikan di dalam suaranya, “Bu dokter, Eka sakit demam dan kejang-kejang. Sekarang ia di UGD”. Tanpa pikir panjang aku langsung menuju UGD, tetapi semua sudah terlambat. Tuhan telah memanggil Eka, malaikat kecil yang lincah, pintar dan pengertian. Saat kejadian, mamanya sedang meresmikan kantor barunya. Dalam keadaan terpukul, Pita pulang ke rumah dan satu-satunya yang ingin ia lakukan adalah memandikan malaikat kecilnya Eka. Keinginan untuk memandikan Eka memang tercapai, walau dalam keadaan tubuh yang terbujur kaku. Ia memandikan Eka diiringi deraian air mata dan rintihan pedih, “Ini mama sayang … mama yang memandikan Eka”. Tubuh kecil Eka telah tertimbun tanah, tetapi kami masih berdiri membisu disana. Aku membiarkan Pita mengucapkan kata-kata yang bisa menghibur dirinya sendiri atas kepergian Eka-nya. Hening sejenak, sebelum Pita akhirnya tertunduk, “Bangun Eka, mama mau mandikan Eka, berikan mama kesempatan sekali lagi, Ka …” Rintihan itu begitu menyayat kalbu, tapi semua sudah terlanjur. Penyesalan selalu datang terlambat dan kesempatan yang sama tidak akan pernah terulang. Nyatakanlah perhatian dan kasih kepada orang-orang yang kita kasihi, selama masih ada kesempatan. Kita bisa mencari waktu lain untuk berkarier dan berusaha, tetapi orang-orang yang kita kasihi tidak selamanya bisa bersama kita. Siapa yang tahu berapa lama seseorang hidup di dunia ini? Itu adalah misteri ilahi. Berbuat baik dan nyatakanlah kasih selama masih ada kesempatan, itulah perintah Tuhan.
  40. 40. Perempuan, di dalam atau di luar? Anda para wanita karier, pasti pernah ada perasaan iri, ketika mengintip status twitter atau facebook teman yang seorang ibu rumah tangga. Pukul 10 pagi, sedang nonton teve. Pukul 13.00, ada yang statusnya sedang pillow fighting dengan anak balitanya. Sore hari, ngopi- ngopi di kafe, atau hangout dengan grup arisan. Setelah itu, hari ditutup dengan meninabobokan anak di tempat tidur. Ah, indahnya hidup. Jangan iri dulu, ada memang ibu rumah tangga yang uangnya sangat banyak dan semua serba ada, seperti di reality show ibu- ibu muda kaya raya di Amerika Serikat, Real Housewife. Ada pula ibu rumah tangga yang mengerjakan segalanya, dari mengepel sampai mengurus anak. Tak sedikit pula, ibu rumah tangga yang mendedikasikan sebagian waktunya untuk aktif di komunitas dan bersosialisasi. Kesamaan mereka hanya satu, sama-sama supersibuk. Ada seorang perempuan yang meninggal pada tanggal 6 November 1908 dan dimakamkan di Sumedang, perempuan itu bernama Cut Nyak Dhien. Ketika suaminya, Teuku Umar meninggal, anak perempuannya Cut Gambang mau menangis, sebagai ibu dia cuma mengatakan satu, "perempuan Aceh pantang meneteskan air mata untuk seseorang yang mati sahid". Sebagai perempuan, di medan pertempuran dia mengatakan, "kami memang hancur, tapi tidak pernah ada kata menyerah". Perjuangannya digambarkan oleh penulis laki- laki dari Belanda yang menggambarkan, "kekuatan perempuan Indonesia sebagai wanita Aceh gagah dan berani, serta merupakan perwujudan lahiriah yang tak kenal menyerah, dan apabila mereka ikut bertempur, maka akan dilakukannya dengan energi serta semangat berani mati yang kebanyakan lebih dari kaum lelaki. Bahwa tidak ada bangsa yang lebih pemberani dan fanatik seperti bangsa Aceh, dan kaum wanita Aceh melebihi kaum wanita bangsa manapun, tidak ada sebuah romanpun yang bisa menggambarkan kekuatan dan keberanian kaum perempuan Indonesia". Para ibu rumah tangga masa kini tentu berbeda dengan ibu rumah tangga dua atau tiga generasi sebelumnya. Ketika itu, wanita belum memiliki kesempatan yang setara dengan pria seperti sekarang. Lantas, apakah ketika wanita memilih di rumah, ia mengkhianati semangat emansipasi? Prinsip dasar dari emansipasi adalah mendudukkan wanita sebagai manusia dengan lawan gendernya. Karena konsep patriarkat, wanita jadi subordinat. Seolah-olah, wanita kodratnya adalah di rumah. Ada ketidakadilan pada wanita menyangkut pilihan hidupnya. Begitu seorang wanita menikah, identitasnya ditempelkan ke suami. Begitu punya anak, hidupnya adalah mengurus anak. Urusan pendidikan, pengembangan dan aktualisasi diri lantas dianggap tidak penting.
  41. 41. R.A. Kartini pernah menuangkan cita-citanya dalam surat kepada Prof. Anton dan Nyonya pada tanggal 4 Oktober 1902 "Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak-anak perempuan, BUKAN SEKALI-SEKALI KARENA KAMI MENGINGINKAN ANAK-ANAK PEREMPUAN ITU MENJADI SAINGAN LAKI-LAKI DALAM PERJUANGAN HIDUPNYA. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam (sunatullah) sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama." Kini, zaman sudah berubah. Akses wanita untuk meraih pendidikan tinggi terbuka lebar. Begitu juga untuk aktualisasi dan karier, tak ada lagi pembedaan gender. Menjadi ibu rumah tangga adalah pilihan. Lantas, masalahnya, apakah wanita hebat tidak boleh memilih menjadi ibu rumah tangga? Fenomena banyaknya wanita hebat yang menjadi ibu rumah tangga, tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di dunia. Ada value yang mereka yakini, sebuah tanggung jawab untuk stay di rumah, hidupnya didedikasikan untuk merawat rumah, anak, dan suami. Semua kembali pada pilihan pribadi, sebab tidak ada kondisi atau suami mana pun yang bisa memaksakan wanita. Menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah kemewahan tersendiri, banyak wanita harus bekerja supaya ada dua sumber penghasilan. Jika memilih di rumah, tentunya hanya ada satu sumber pemasukan keluarga. Konsekuensi lain, ia harus siap kehilangan penghasilan sendiri. Bukan hanya itu, ia juga harus rela melepaskan peluang karir dan aktualisasi diri. Kompleksitas peran ibu rumah tangga itu tidak berbeda dengan peran CEO, makin rendah posisi dalam sebuah struktur organisasi, makin mudah dibuat daftar tugasnya. Sebaliknya, makin tinggi posisinya dalam struktur, maka makin abstrak job description-nya. Ukuran kinerjanya jelas, tapi deskripsi tugasnya tidak simpel. Jika ditanya kenapa memilih jadi ibu rumah tangga, jangan jadikan ‘karir’ ibu rumah tangga sebagai pengorbanan, karena itu tidak membuat Anda Happy. Kalau Anda tidak happy, seluruh hidup Anda akan menjadi pusaran negatif. Anda membiarkan hidup Anda jatuh dalam kegetiran, siapa suruh jadi martir? Kalau Anda beralasan ada kondisi khusus, karena kena PHK misalnya, itu kan pilihan Anda. Atau karena anak ternyata punya kebutuhan khusus yang menuntut orang tua harus di rumah, itu juga Anda yang memilih. Kadang-kadang di balik kesuksesan orang-orang ada cerita sedihnya juga. Dari luar keluarga mereka terlihat sempurna, tapi setelah melihat ke dalam, ada banyak hal yang tidak sempurna. Pada akhirnya, semua impas saja, semua pilihan hidup ada konsekuensinya. Bukan tidak mungkin setelah jadi ibu rumah tangga muncul banyak peluang lain yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, seperti memutuskan membuka kantor sendiri setelah tiga tahun menjadi ibu rumah tangga. Tak hanya dalam pekerjaan, anda menghayati peran ibu rumah tangga itu sebagai apa? Kalau atas pilihan sendiri, yang bersangkutan tentu akan menjalaninya dengan senang-senang saja. Ketika seseorang yang tadinya sibuk berkarier lantas memutuskan menjadi ibu rumah tangga, ia harus siap dengan masalah-masalah yang akan muncul. Bayangkan, dari yang sebelumnya dia the woman of the world, lalu masuk ‘kotak’.
  42. 42. Pertama, mudah merasa jenuh di rumah, variasinya sedikit, rutin, dan monoton, belum lagi lingkup pergaulan jadi lebih terbatas. Kedua, berkurangnya rasa percaya diri, jika sebelumnya seseorang punya posisi, punya penghasilan sendiri, lalu sekarang tidak, wajar saja jika kepercayaan dirinya bisa berkurang. Pada saat masuk ke sebuah lingkungan sosial ia tidak lagi menjadi ‘seseorang’, tapi menjadi nyonya A, mama A. Jika tidak diatasi, rasa jenuh dan kurangnya rasa percaya diri bisa saja menimbulkan obsesi kepada suami, dengan mencemburui semua wanita di sekeliling suami. Obsesi pada rumah seperti karakter Bree Van de Kamp, di serial Desperate Housewives. Bisa juga berefek pada rasa cemas seperti anak- anak sudah besar, mulai pergi, rumah jadi kosong, terus, saya ngapain? Atau obsesi ke anak, jadi marah-marah pada anak. Di dalam rumah tangga, siapa bilang perempuan tidak punya nilai? Ada satu puisi yang sangat menarik dari Widji Tukul. SAJAK IBU ibu pernah mengusirku minggat dari rumah tetapi menangis ketika aku susah ibu tak bisa memejamkan mata bila adikku tak bisa tidur karena lapar ibu akan marah besar bila kami merebut jatah makan yang bukan hak kami ibuku memberi pelajaran keadilan dengan kasih sayang ketabahan ibuku mengubah rasa sayur murah jadi sedap ibu menangis ketika aku mendapat susah ibu menangis ketika aku bahagia ibu menangis ketika adikku mencuri sepeda ibu menangis ketika adikku keluar penjara ibu adalah hati yang rela menerima selalu disakiti oleh anak-anaknya penuh maaf dan ampun kasih sayang ibu adalah kilau sinar kegaiban tuhan membangkitkan haru insan dengan kebajikan ibu mengenalkan aku kepada tuhan (Solo, 1986)
  43. 43. Di balik semua kerepotan itu, sebetulnya kita beruntung tinggal di Indonesia, bisa punya pembantu dan babysitter. Bandingkan dengan di negara yang support system-nya mahal. Makanya, jika memang mampu memiliki support system seperti pembantu dan babysitter lebih baik, sehingga Anda bisa mengatur mood agar tetap bagus. Perempuan di dalam maupun di luar rumah, bukan objek limpahan keputusan laki-laki, tapi perempuan juga subjek pembuat keputusan.
  44. 44. Bai Fang Li: Memberi dalam Kekurangan Namanya BAI FANG LI. Pekerjaannya adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya. Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya untuk bersekutu dengan Tuhan. Dia melalang dijalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya, dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam. Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya. Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek- robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak. Gubuk itu hanya merupakan satu ruang kecil dimana ia biasa merebahkan tubuhnya beristirahat, diruang itu juga ia menerima tamu yang butuh bantuannya, diruang itu juga ada sebuah kotak dari kardus yang berisi beberapa baju tua miliknya dan sebuah selimut tipis tua yang telah bertambal-tambal. Ada sebuah piring seng comel yang mungkin diambilnya dari tempat sampah dimana biasa ia makan, ada sebuah tempat minum dari kaleng. Dipojok
  45. 45. ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah, lampu yang biasa dinyalakan untuk menerangi kegelapan di gubuk tua itu bila malam telah menjelang. Bai Fang Li tinggal sendirian digubuknya. Dan orang hanya tahu bahwa ia seorang pendatang. Tak ada yang tahu apakah ia mempunyai sanak saudara sedarah. Tapi nampaknya ia tak pernah merasa sendirian, banyak orang yang suka padanya, karena sifatnya yang murah hati dan suka menolong. Tangannya sangat ringan menolong orang yang membutuhkan bantuannya, dan itu dilakukannya dengan sukacita tanpa mengharapkan pujian atau balasan. Dari penghasilan yang diperolehnya selama seharian mengayuh becaknya, sebenarnya ia mampu untuk mendapatkan makanan dan minuman yang layak untuk dirinya dan membeli pakaian yang cukup bagus untuk menggantikan baju tuanya yang hanya sepasang dan sepatu bututnya yang sudah tak layak dipakai karena telah robek. Namun dia tidak melakukannya, karena semua uang hasil penghasilannya disumbangkannya kepada sebuah Yayasan sederhana yang biasa mengurusi dan menyantuni sekitar 300 anak-anak yatim piatu miskin di Tianjin. Yayasan yang juga mendidik anak-anak yatim piatu melalui sekolah yang ada. Hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan mengendong beban berat di pundaknya, namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar dimukanya, ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu, dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman, mungkin ia mengucapkan syukur pada Tuhan untuk rezeki yang diperolehnya hari itu. Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja, dan menerima upah uang recehan. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ketempat sampah, mengais-ngais sampah, dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor, ia bersihkan kotoran itu, dan memasukkan roti itu kemulutnya, menikmatinya dengan nikmat seolah itu makanan dari surga. Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu, ia hampiri anak lelaki itu, dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. Ia heran, mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya, padahal uang yang diperolehnya cukup banyak, dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana. “Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya” jawab anak itu. “Orang tuamu dimana?” tanya Bai Fang Li. “Saya tidak tahu, ayah ibu saya pemulung. Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung, mereka tidak pernah pulang lagi. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil” sahut anak itu. Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Fing, dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali, kurus, kotor dengan pakaian yang compang camping.
  46. 46. Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu, karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah, jangankan untuk mengurus orang lain, mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan. Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak. Sejak saat itulah Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam delapan malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang. Seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan pembeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya, seluruhnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan. Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu, ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Mhmmm… tapi masih cukup bagus… gumannya senang. Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun, tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti, ditengah badai salju turun yang membekukan tubuhnya atau dalam panas matahari yang sangat menyengat membakar tubuh kurusnya.“Tidak apa-apa saya menderita, yang penting biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Dan saya bahagia melakukan semua ini,” katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya sendiri. Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun, sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu. Saat berusia 90 tahun, dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu Rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua. Bai Fang Li berkata “Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan” katanya dengan sendu. Semua guru di sekolah itu menangis. Bai Fang Li wafat pada usia 93 tahun, ia meninggal dalam kemiskinan. Sekalipun begitu, dia telah menyumbangkan disepanjang hidupnya uang sebesarRMB 350.000 (kurs 1300, setara 455 juta Rupiah jika tidak salah) yang dia berikan kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin.
  47. 47. Foto terakhir yang orang punya mengenai dirinya adalah sebuah foto dirinya yang bertuliskan “Sebuah Cinta yang istimewa untuk seseorang yang luar biasa.”

×