Your SlideShare is downloading. ×
0
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Konsep dasar pembelajaran individual
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Konsep dasar pembelajaran individual

5,003

Published on

Published in: Education
0 Comments
7 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
5,003
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
69
Comments
0
Likes
7
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KONSEP DASARPEMBELAJARAN INDIVIDUAL Deni Mustika Sari Novia Anjar wati Zakky Imawan Stefani Mahesa J
  • 2. Pengertian Pembelajaran IndividualMerupakan suatu siasat (strategi) untukmengatur kegiatan belajar mengajar sehinggasetiap siswa memperoleh perhatian lebihbanyak daripada yang dapat diberikan gurudalam rangka pengelolaan kegiatan belajarmengajar dalam kelompok siswa yang besar.
  • 3. Cara-cara Pengaturan Pengajaran Individual• Rencana studi mandiri• Studi yang dikelola sendiri• Program belajar yang berpusat pada siswa• Belajar menurut kecepatan sendiri• Pembelajaran yang ditentukan oleh siswa sendiri• Pembelajaran Sesuai Diri• Pembelajaran perseorangan tertuntun
  • 4. Latar Belakang Pengajaran Individual• Diilhami oleh teori Skinner yang dikenal dengan Reinforcement Theory pada tahun 1954.• Penganut teori ini berpendapat bahwa tiap-tiap anak memiliki kepribadian yang unik• Jika melihat beragam potensi diri siswa yang ada, maka dapat dipastikan bahwa pembelajaran konvensional tidak dapat menjadi pembelajaran yang efektif bagi siswa• Oleh sebab itu lahirlah pengajaran individual
  • 5. Tujuan Pengajaran Individual• Membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar• Menyesuaikan materi pelajaran dengan perbedaan dan kepentingan individual siswa• Meningkatkan mutu dan efektivitas proses pengajaran• Pelaksanaan pengajaran yang disesuaikan dengan kemampuan dan minat individual siswa
  • 6. Karakteristik Pengajaran Individual• Lebih mengutamakan proses daripada mengajar• Menyesuaikan pengajaran dengan kemampuan dan kebutuhan siswa sebagai individual• Mengusahakan partisipasi aktif dari siswa untuk belajar secara individual• Merumuskan tujuan yang jelas dan spesifik• Memberikan kesempatan untuk maju sesuai dengan kecepatannya masing-masing• Menggunakan banyak feedback dari hasil evaluasi
  • 7. Prinsip-prinsip Pengajaran Individual• Memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar sesuai dengan kecepatannya masing- masing• Membuka kemungkinan bagi siswa untuk mencapai belajar tuntas• Mendorong siswa untuk memecahkan masalah dan menggunakan pemikiran dalam memecahkan suatu masalah• Mengembangkan kesanggupan berinisiatif dan mengatur diri sendiri dalam belajar
  • 8. Prinsip-prinsip Pengajaran Individual• Memupuk kebiasaan untuk menilai diri sendiri dan mempertinggi motivasi siswa untuk belajar• Menentukan dengan teliti taraf pengetahuan siswa sebelum diberikan tugas• Mengadakan evaluasi yang sering secara individual• Dilakukannya diagnosis dan diberikannya remediasi yang tepat dan segera
  • 9. Prinsip-prinsip Pengajaran Individual• Evaluasi dengan berbagai bentuk dan jadwal yang luwes• Pilihan berbagai bentuk pembelajaran• Pengorganisasian materi pelajaran yang memungkinkan tiap siswa maju sesuai dengan kemampuan dan minatnya masing-masing• Diberikannya bimbingan dan petunjuk instruksional kepada masing-masing siswa sesuai dengan kebutuhannya
  • 10. Peran Siswa Dalam Pengajaran Individual• Belajar berdasarkan kemampuan sendiri,• kebebasan menggunakan waktu belajar,• keleluasaan dalam mengontrol kegiatan, kecepatan, dan intensitas belajar,• siswa melakukan penilaian sendiri atas hasil belajar,• siswa dapat mengetahui kemampuan dan hasil belajar sendiri,• siswa memiliki kesempatan untuk menyusun program belajarnya sendiri.
  • 11. Peran Guru Dalam Pembelajaran Individual• Peranan guru dalam merencanakan kegiatan belajar• Peranan guru dalam pengorganisasian kegiatan belajar
  • 12. Peranan Guru Dalam Merencanakan Kegiatan Belajar• membantu merencanakan kegiatan belajar siswa;• membicarakan pelaksanaan belajar, mengemukakan criteria keberhasilan belajar, menentukan waktu dan kondisi belajar,• berperan sebagai penasihat atau pembimbing,• membantu siswa dalam penilaian hasil belajar dan kemajuan sendiri.
  • 13. Peranan Guru Dalam Pengorganisasian Kegiatan Belajar• memberikan orientasi umum sehubungan dengan belajar topic tertentu,• membuat variasi kegiatan belajar• mengkoordinasikan kegiatan dengan memperhatikan kemajuan, materi, media, dan sumber,• membagi perhatian pada sejumlah siswa• memberikan balikan terhadap setiap siswa• mengakhiri kegiatan belajar dengan unjuk hasil belajar berupa laporan atau pameran hasil kerja
  • 14. Keunggulan Pengajaran Individual• Bagi siswa• Bagi guru
  • 15. Keunggulan Pengajaran Individual Bagi Siswa• peningkatan baik dari segi jenjang belajar maupun kadar ingatan• memberikan kesempatan kepada siswa yang lamban maupun yang cepat untuk menyelesaikan pelajaran dengan tingkat kemampuan masing-masing• Rasa percaya diri dan tanggung jawab pribadi dapat berlanjut sebagai kebiasaan dalam kegiatan pendidikan lain• menyebabkan lebih banyak perhatian tercurah kepada siswa perseorangan dan memberikan kesempatan yang lebih luas untuk berlangsungnya interaksi antar siswa• Memungkinkan bagi siswa untuk maju menurut kecepatannya sendiri
  • 16. Keunggulan Pengajaran Individual Bagi Siswa• Siswa berhubungan langsung dengan materi pelajaran yang sedang dipelajari• Kesempatan memperoleh respon dengan segera untuk menjawab pertanyaan dan segera pula memperoleh balikan• Memungkinkan siswa untuk memahami materi pelajaran dengan lebih baik• lebih mendalami aspek-aspek mata pelajaran yang dipelajari, melaksanakan tes diagnostik dan mendorong siswa mempelajari materi dengan lebih luas• Bentuk pengajaran non grade
  • 17. Keunggulan Pengajaran Individual Bagi Guru• Membebaskan guru dari kegiatan mengajar rutin• Guru akan lebih akurat mengenal kebutuhan pengajaran bagi setiap siswa• Memberikan kesempatan kepada guru untuk menyediakan tes diagnostik• Guru menyediakan waktu lebih banyak bagi siswa yang membutuhkan bantuan
  • 18. Keunggulan Pengajaran Individual Bagi Guru• Memberikan kesempatan kepada guru agar menghasilkan sesuatu secara sistematis dan teliti• Guru berperan sebagai pembimbing siswa• Kegiatan dan tanggung jawab pengajar yang terlibat dalam program belajar mandiri berubah• Timbul rasa kepuasan kerja yang lebih tinggi
  • 19. Keterbatasan Pengajaran Individual• Mungkin kurang terjadi interaksi antara pengajar dengan siswa atau antara siswa dengan siswa• Program belajar mandiri tidak cocok untuk semua siswa atau semua pengajar• Kurang disiplin diri dan kemalasan yang menyebabkan kelambatan penyelesaian program oleh beberapa siswa.• Menuntut kerjasama dan perencanaan tim yang rinci diantara staf pengajar yang terlibat dan koordinasi dengan layanan penunjang

×