Belajar Untuk Masa Depanku   PANDUAN PELAKSANAANPENYELENGGARAAN SMP TERBUKA                Buku 8 : Panduan Pemberian Dana...
Belajar Untuk Masa Depanku                                KATA PENGANTARPelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tent...
Belajar Untuk Masa Depanku                                                               DAFTAR ISIKATA PENGANTAR............
Belajar Untuk Masa Depanku                                                            BAB I                               ...
Belajar Untuk Masa DepankuB. Tujuan    Panduan pemberian dana bantuan ”block-grant” untuk melaksanakan Program    Pendidik...
Belajar Untuk Masa Depanku                                        BAB II                        PEMBERIAN DANA BANTUAN”BLO...
Belajar Untuk Masa Depanku     berikut ini perlu difahami dan diperhatikan dengan sungguh-sungguh baik oleh pihak     Seko...
Belajar Untuk Masa Depanku      Kuitansi dari Direktorat Pembinaan SMP senilai jumlah dana bantuan “Block-grant” yang     ...
Belajar Untuk Masa Depanku    1. Laporan keuangan       Laporan pemanfaatan dana bantuan “Block-grant” disampaikan kepada ...
Belajar Untuk Masa Depanku                                             BAB III                              PENYUSUNAN DAN...
Belajar Untuk Masa DepankuC. Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan.Untuk memperoleh dana bantuan ”Block-grant” di...
Belajar Untuk Masa DepankuUsaha, sarana dan prasarana umum siswa, dukungan Sekolah Induk terhadap pelaksanaanpembela-jaran...
Belajar Untuk Masa DepankuE. Prosedur penyampaian proposal.Dalam menyusun proposal, hal yang perlu diingat ialah, bahwa da...
Belajar Untuk Masa DepankuG. Proposal yang disetujui.SMP Terbuka yang proposalnya disetujui oleh Tim Penilai Proposal, dih...
Belajar Untuk Masa Depanku       ALUR PERMOHONAN DAN PEMBERIAN DANA BANTUAN     “BLOCK-GRANT” PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPI...
I.   Rambu-rambu penyusunan proposal yang lebih rinci.        Dalam menyusun isi proposal yang lebih rinci, format untuk m...
Belajar Untuk Masa Depanku          C. Tenaga Kependidikan                                         Ijazah terakhir yang di...
Belajar Untuk Masa Depanku           Guru Bina               Mata Frekuensi tatap muka                              Persen...
Belajar Untuk Masa Depanku     C. Kondisi TKB (termasuk TKB Mandiri)                          Bangunan                  Tr...
Belajar Untuk Masa Depanku                 F. Persentase siswa putus sekolah dari kelas I ke kelas II pada masing-masing T...
Belajar Untuk Masa Depanku         C. Prospek kesinambungan dan perkembangan program tahun kedua                1. Rancang...
Belajar Untuk Masa Depanku                 B. Alat / sarana keterampilan yang diperlukan:                 No.        Jenis...
Belajar Untuk Masa Depanku           F. Inovasi dalam penyelenggaraan bila dibandingkan dengan kondisi yang selama        ...
Belajar Untuk Masa Depanku                               ikan (Bandeng, Lele, Gurame, Patin, dsb.), Pertanian (Jagung mani...
Belajar Untuk Masa Depanku     C. Monitoring dan Evaluasi.           Kegiatan monitoring dan evaluasi dalam pertanggungjaw...
Belajar Untuk Masa Depanku                                                         BAB IV                                 ...
Belajar Untuk Masa Depanku                                                  LAMPIRAN – LAMPIRAN1.          Pendahuluan.   ...
Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 1     Contoh format halaman sampul depan proposal                           Manajemen P...
Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 2           Contoh format halaman identitas sekolah                                    ...
Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 3Contoh format halaman pengesahan proposalManajemen Peningkatan Mutu Berbasis SekolahPr...
Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 4Contoh format Kuitansi                         DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL         ...
Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 5Contoh format Surat Perjanjian                       DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL   ...
Belajar Untuk Masa DepankuKedua belah pihak berdasarkan :1. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan ...
Belajar Untuk Masa Depankub. Kompetensi siswa yang akan dicapai setelah mengikuti pembelajaran Pendidikan   Keterampilan ....
Belajar Untuk Masa DepankuPasal 6PELAPORAN(1) PIHAK PERTAMA berhak melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap persiapan da...
Belajar Untuk Masa Depanku(1)      Kedaan kahar adalah keadaan memaksa di luar kehendak dari kedua belah pihak karena     ...
Belajar Untuk Masa DepankuCatatan: (hanya untuk diketahui, tidak perlu diketik dalam perjanjian)1. Surat perjanjian dibuat...
Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 6Contoh format Rekening Bank     1. Contoh Rekening Giro        Cabang : …………          ...
Buku 8  panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,
Buku 8  panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,
Buku 8  panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,
Buku 8  panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,
Buku 8  panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,
Buku 8  panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,
Buku 8  panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,
Buku 8  panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,
Buku 8  panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Buku 8 panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,

7,825 views
7,714 views

Published on

Buku 8 : Panduan Pemberian Dana Bantuan Pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan Bagi Siswa SMP Terbuka,
Siswa SMPdi SD–SMP Satu Atap, dan Siswa di Pendidikan Alternatif

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,825
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
157
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Buku 8 panduan pemberian dana bantuan pelaksanaan program pendidikan keterampilan bagi siswa smp terbuka,

  1. 1. Belajar Untuk Masa Depanku PANDUAN PELAKSANAANPENYELENGGARAAN SMP TERBUKA Buku 8 : Panduan Pemberian Dana Bantuan Pelaksanaan Program PendidikanKeterampilan Bagi Siswa SMP Terbuka, Siswa SMPdi SD–SMP Satu Atap, dan Siswa di Pendidikan Alternatif KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Tahun 2010
  2. 2. Belajar Untuk Masa Depanku KATA PENGANTARPelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar,Instruksi Presiden nomor 5 tahun 2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan PenuntasanWajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara merupakanindikasi yang sangat nyata upaya Pemerintah Indonesia dalam peningkatan mutu sumberdayamanusia agar mampu bersaing dalam era keterbukaan dan globalisasi.Di lingkungan Direktorat Pembinaan SMP Ditjen Mandikdasmen, Kementerian PendidikanNasional, diantara dampak realisasi dari peraturan-peraturan perundangan tersebut dapatdiukur dari Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Sederajat pada akhir tahun 2009mencapai 98,11%. Angka ini melebihi target yang diharapkan dapat dicapai akhir tahun2008, yaitu 95.0%. Dengan telah tercapainya target APK di atas, maka orientasi pembinaanpendidikan pada jenjang SMP lebih ditekankan pada peningkatan mutu pendidikan.Dalam rangka peningkatan mutu tersebut, Direktorat Pembinaan SMP telah menyusunberbagai kebijakan dan strategi yang kemudian dijabarkan dalam bentuk program dankegiatan yang dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi. Dengan kebijakan dan programtersebut, diharapkan misi 5 K Kementerian Pendidikan Nasional terkait dengan Ketersediaan,Keterjangkauan, Kualitas, Kesetaraan dan Kepastian juga diharapkan dapat terpenuhi.Agar program dan/atau kegiatan tersebut dapat mencapai target yang telah ditetapkan, sesuaidengan prosedur dan ketentuan yang ada, Direktorat Pembinaan SMP menerbitkan berbagaiBuku Panduan Pelaksanaan untuk masing-masing program dan/atau kegiatan, baik yangpengelolaannya di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, maupun yang dilaksanakanlangsung oleh sekolah.Dengan buku panduan ini diharapkan pihak-pihak terkait dengan penyelenggaraan program disemua tingkatan dapat memahami dan melaksanakan dengan amanah, efektif dan efisienseluruh proses kegiatan mulai dari penyiapan rencana, pelaksanaan, sampai denganmonitoring, evaluasi dan pelaporannya.Akhirnya, kami mengharapkan agar semua pihak terkait mempelajari dengan seksama danmenjadikannya sebagai pedoman serta acuan dalam pelaksanaan seluruh program ataukegiatan pembangunan pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama tahun anggaran2010. Jakarta, Januari 2010 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Didik Suhardi, SH., M.Si NIP. 196312031983031004 i
  3. 3. Belajar Untuk Masa Depanku DAFTAR ISIKATA PENGANTAR.................................................................................................................iDAFTAR ISI ...............................................................................................................................iBAB I PENDAHULUAN........................................................................................................... 1 A. Latar belakang.............................................................................................................................1 B. Tujuan .........................................................................................................................................2 C. Sasaran. .......................................................................................................................................2 D. Hasil yang diharapkan.................................................................................................................2BAB II PEMBERIAN DANA BANTUAN”BLOCK-GRANT”............................................... 3 A. Pemberian dana bantuan sebagai ”Seed Money”. .......................................................................3 B. Cara memperoleh dana bantuan. .................................................................................................3 C. Alur kegiatan penyaluran dana bantuan. .....................................................................................3 D. Cara memanfaatkan dana bantuan...............................................................................................5 E. Cara mempertanggungjawabkan penggunaan dana ....................................................................5BAB III PENYUSUNAN DAN PENYAMPAIAN PROPOSAL.............................................. 7 A. SMP Terbuka yang diminta untuk mengirimkan proposal .........................................................7 B. Pentingnya proposal. ...................................................................................................................7 C. Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan. ...............................................................8 D. Komponen proposal. ...................................................................................................................8 E. Prosedur penyampaian proposal................................................................................................10 F. Penilaian Proposal.....................................................................................................................10 G. Proposal yang disetujui.........................................................................................................11 H. Alur permohonan dan pemberian dana bantuan ”Block-grant”............................................11 I. Rambu-rambu penyusunan proposal yang lebih rinci...............................................................13LAMPIRAN – LAMPIRAN ............................................................................................................. 25 iii
  4. 4. Belajar Untuk Masa Depanku BAB I PENDAHULUANA. Latar belakang Memperhatikan banyaknya tamatan SMP Terbuka yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ada sekitar 92,08%, maka bagi para siswa SMP Terbuka perlu diberikan bekal pendidikan keterampilan pra-vokasional, yang diharapkan akan sangat bermanfaat untuk menopang kehidupannya di kelak kemudian hari ketika mereka terjun ke masyarakat. Berdasarkan pemikiran yang demikian sejak tahun 2001, Direktorat Pembinaan SMP telah menyelenggarakan Perintisan Program Pendidikan Keterampilan bagi siswa SMP Terbuka dalam rangka pelaksanaan “Broad Based Education“ yang berorientasi pada kecakapan hidup di 182 SMP Terbuka yang jumlah siswanya di atas 300 orang dengan berbasis pada TKB yang jumlah siswanya di atas 30 orang. Hasil Monitoring dan Evaluasi / Supervisi Pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan bagi siswa SMP Terbuka yang diselenggarakan setiap tahun oleh Direktorat Pembinaan SMP menunjukkan, bahwa sebagian besar SMP Terbuka dalam melaksanakan program perintisan tersebut memiliki komitmen dan motivasi yang tinggi dan menunjukkan hasil yang baik. Hasil tersebut tentu saja sangat menggembirakan, meskipun ada beberapa SMP Terbuka yang kurang berhasil karena pengelola program kurang amanah dalam melaksanakannya. Oleh karena itu, Direktorat Pembinaan SMP merasa perlu untuk tetap melanjutkan Program Pendidikan Keterampilan ini pada SMP Terbuka yang lain, khususnya yang belum pernah memperolehnya dan memiliki motivasi tinggi, baik terhadap para siswa maupun sekolahnya. Berdasarkan jumlah sekolah, dari 2.270 SMP Terbuka yang masih beroperasi pada saat ini, sudah 2.260 sekolah yang telah memperoleh dana bantuan Block-grant untuk melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan (88%). Tetapi bila didasarkan pada jumlah TKB, dari 8.588 TKB yang ada, baru 4.722 TKB yang telah memperoleh dana bantuan Block-grant Keterampilan (47%). Agar pada gilirannya kelak semua SMP Terbuka / TKB dapat menerima dana bantuan Block-grant Program Pendidikan Keterampilan, maka secara bertahap Direktorat Pembinaan SMP akan berusaha untuk memenuhinya, disesuaikan dengan alokasi dana pendukung yang tersedia. Pada tahun 2010 ini direncanakan untuk menyalurkan dana bantuan Block-grant Program Pendidikan Keterampilan bagi SMP Terbuka senilai @ Rp.30.000.000,- per paket. Pemberian dana bantuan ini diutamakan pada SMP Terbuka yang belum pernah memperolehnya. Sekolah-sekolah tersebut Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan (Tim PPPK) harus mengajukan proposal ke Dit. Pembinaan SMP usulan jenis keterampilan yang akan dilaksanakan, berikut besarnya biaya yang diperlukan, agar SMP Terbuka yang bersangkutan dapat memperoleh dana bantuan dimaksud. Agar masing-masing Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan bagi siswa SMP Terbuka memahami prosedur pemberian dana bantuan block-grant program pendidikan keterampilan (PPK) bagi siswa SMP Terbuka dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya serta mampu menyusun proposal yang memenuhi standar, maka Direktorat Pembinaan SMP perlu menyiapkan suatu panduan sebagai upaya untuk memberikan bimbingan kepada mereka.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 1
  5. 5. Belajar Untuk Masa DepankuB. Tujuan Panduan pemberian dana bantuan ”block-grant” untuk melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan bagi siswa SMP Terbuka mempunyai 2 tujuan, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. 1. Tujuan umum. Secara umum, panduan ini bertujuan agar masing-masing Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan bagi siswa SMP Terbuka memahami prosedur pemberian dana bantuan ”block-grant” untuk melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan bagi siswa SMP Terbuka. 2. Tujuan khusus. Adapun tujuan khusus panduan ini adalah agar masing-masing Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan bagi siswa SMP Terbuka: a. Memahami dan menghayati betapa pentingnya Program Pendidikan Keterampilan (PPK) bagi siswa SMP Terbuka untuk diwujudkan di sekolah masing-masing. b. Mampu menyusun proposal PPK sesuai dengan minat siswa dan kebutuhan setempat (local needs) masing-masing SMP Terbuka; c. Mampu menyusun struktur organisasi PPK dan personilnya sesuai dengan jenis keterampilan yang dipilih; d. Mampu melaksanakan PPK sesuai dengan proposal yang disusun; e. Mampu mempertanggungjawabkan PPK baik dalam hal pengelolaan uangnya maupun dalam pengelolaan programnya (responsibility and accountability); f. Mampu menyusun kompetensi siswa terhadap jenis keterampilan yang akan dikembangkan; dan g. Mampu mengembangkan kewirausahaan secara sederhana dan bertahap.C. Sasaran. Sasaran utama panduan ini adalah semua SMP Terbuka, baik yang telah maupun yang belum melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan. Di samping itu semua unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka, baik di tingkat Kabupaten / Kota, Provinsi, maupun Pusat, juga perlu memahami isi panduan ini.D. Hasil yang diharapkan. Dengan pemberian dana bantuan ini diharapkan SMP Terbuka yang melaksanakan program pendidikan keterampilan bagi para siswanya, dapat memberikan kompetensi dan kemampuan keterampilan pra-vokasional untuk membekali mereka dalam menghadapi kehidupan di kelak kemudian hari setelah tamat dari sekolahnya.2 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  6. 6. Belajar Untuk Masa Depanku BAB II PEMBERIAN DANA BANTUAN”BLOCK-GRANT”A. Pemberian dana bantuan sebagai ”Seed Money”. SMP Terbuka yang terpilih untuk melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka, akan memperoleh dana bantuan “Block-grant” sebagai “Seed money” atau semacam “uang benih”. Besarnya dana bantuan “Block-grant” ini disesuaikan dengan ketersediaan keterbatasan dana yang dialokasikan kepada Direktorat Pembinaan SMP pada setiap tahun anggaran. Untuk tahun 2010 ini Direktorat Pembinaan mengalokasikan 900 paket untuk senilai @ Rp. 30.000.000,- per paket, sesuai dengan proposal yang diajukan yang berminat untuk mengikuti program pendidikan keterampilan. Dana bantuan “Block-grant” ini harus dipertanggung-jawabkan oleh sekolah penerima. Dana yang diberikan sebagai “Seed money” tersebut, juga diharapkan sebagai modal awal kegiatan yang tidak habis pakai dan dapat berkembang. Dana yang merupakan modal awal ini, diharapkan akan dapat dipertahankan sebagai “benih” yang dapat tumbuh menjadi pohon yang berbuah dan buahnya dapat dinikmati bersama. Hasil buahnya dapat dimanfaatkan untuk kesinambungan, keberlangsungan, dan keberlanjutan pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan di SMP Terbuka itu sendiri sehingga keberlanjutan (sustainable), dan pada saat yang tepat dapat digunakan oleh siswa-siswa angkatan berikutnya.B. Cara memperoleh dana bantuan. Direktorat Pembinaan SMP mengirim surat edaran ke Sekolah Induk Sekolah Menengah Pertama Terbuka dengan tembusan Dinas Pendidikan Kab/Kot, perihal adanya bantuan dan cara mendapakan “Block-grant” Program Pendidikan Keterampilan bagi SMP Terbuka dan pendidikan alternatif. Agar sekolah dapat memperoleh dana bantuan “Block-grant” dimaksud, SMP Terbuka dan pendidikan alternatif yang bersangkutan diwajibkan untuk menyusun proposal Program Pendidikan Keterampilan di sekolahnya. Proposal tersebut disusun bersama oleh Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka yang diketuai oleh Kepala Sekolah dan anggota-anggotanya terdiri atas Wakil Guru (Guru Bina Keterampilan dan Guru Pamong), Wakil Siswa, Wakil Orang tua siswa, Wakil masyarakat setempat, Wakil Kepala Sekolah dan Kepala Sekolah. Keberadaan Tim Pengembang ini adalah dalam rangka mewujudkan kebijakan “Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang telah dirintis pelaksanaannya oleh Direktorat Pembinaan SMP sejak tahun pelajaran 1999/2000 untuk semakin memberdayakan sekolah menuju kemandirian. Upaya ini sejalan pula dengan rencana pelaksanaan otonomi sekolah sebagai salah satu wujud dari otonomi daerah dan otonomi dalam bidang pendidikan. Cara menyusun proposal sampai dengan cara menyampaikannya kepada Direktorat Pembinaan SMP akan dibahas lebih lanjut pada Bab III.C. Alur kegiatan penyaluran dana bantuan. Untuk memperlancar jalannya penyaluran dana bantuan “Block-grant” Pelaksanakan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka dari Direktorat Pembinaan SMP kepada SMP Terbuka/TKB yang bersangkutan melalui Sekolah Induk, alur kegiatanQEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 3
  7. 7. Belajar Untuk Masa Depanku berikut ini perlu difahami dan diperhatikan dengan sungguh-sungguh baik oleh pihak Sekolah Induk, oleh SMP Terbuka, maupun TKB yang terkait, khususnya oleh Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan. 1. Menggunakan Nomor Rekening Bank Sekolah Induk. Setiap calon penerima dana bantuan “Block-grant” untuk melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka harus menggunakan nomor rekening bank yang telah dimiliki oleh Sekolah Induk (Rekening Rutin Sekolah), tidak perlu membuka nomor rekening baru. Perlu diketahui, bahwa pengiriman dan penerimaan dana untuk program ini disampaikan melalui nomor rekening yang sama dan memang harus melalui Sekolah Induk (Rekening Rutin Sekolah). Dana bantuan “Block-grant” yang diterima harus disatukan di dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) dan pembukuannya juga harus dilakukan menyatu pada Buku Kas Umum (BKU) Sekolah Induk. Sedangkan transaksi harian untuk melaksanakan kegiatan Pendidikan Keterampilan dapat dibukukan pada Buku Bantu tersendiri. Oleh karena itu perlu ditegaskan di sini, bahwa Nomor Rekening harus atas nama Sekolah Induk sebagai lembaga pendidikan (Rekening Rutin Sekolah), bukan atas nama pribadi Kepala Sekolah atau Bendaharawan Sekolah atau Komite Sekolah atau pemegang rekening lainnya. Yakinkan sekali lagi, bahwa rekening yang tersebut benar-benar atas nama sekolah. 2. Foto copy nomor rekening. Nomor rekening Sekolah Induk (Rekening Rutin Sekolah) tersebut perlu difoto-copy cukup satu lembar saja untuk dilampirkan pada proposal yang akan diajukan, diletakkan pada halaman terakhir. Foto-copy Rekening Bank tersebut dimaksudkan untuk menghindari salah tulis mengenai Nomor Rekening dan Nama Bank pada saat Direktorat Pembinaan SMP akan mengirimkan dana kepada SMP Terbuka/TKB yang bersangkutan. 3. Menyerahkan proposal. Proposal yang dikirimkan kepada Direktorat Pembinaan SMP diseleksi oleh Tim Penilai Proposal. Hasil seleksi dituangkan ke dalam daftar peringkat urutan prioritas yang akan dipanggil untuk mengikuti Lokakarya Pemantapan Pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka. Undangan untuk mengikuti Lokakarya dikirimkan kepada SMP Terbuka yang proposalnya lulus dalam seleksi dengan tembusan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat. 4. Menandatangani Surat Perjanjian dan Kuitansi. Pada akhir lokakarya diharapkan masing-masing Kepala SMP Terbuka sudah dapat menandatangani Surat Perjanjian dan Kuitansi. Surat Perjanjian dibuat dan ditandatangani bersama oleh Penanggung jawab Kegiatan yang ditunjuk oleh Direktur Pembinaan SMP (sebagai PIHAK PERTAMA yang memberikan dana bantuan Block-grant) dan Kepala SMP Terbuka yang bersangkutan (sebagai PIHAK KEDUA yang menerima dana bantuan Block-grant). Surat Perjanjian ini mencerminkan wujud komitmen dari kedua belah pihak, yang isinya antara lain adalah mengatur hak dan kewajiban dari masing-masing pihak untuk menjamin keterlaksanaan dan kesinambungan jalannya Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka. Pada akhir kegiatan Lokakarya masing-masing Kepala SMP Terbuka menandatangani Surat Perjanjian tersebut sebagai Ketua Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan di sekolahnya.4 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  8. 8. Belajar Untuk Masa Depanku Kuitansi dari Direktorat Pembinaan SMP senilai jumlah dana bantuan “Block-grant” yang akan diberikan kepada SMP Terbuka/TKB untuk melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan juga perlu ditandatangani oleh Kepala Sekolah. Tanda tangan Kepala Sekolah dicantumkan melintas di atas meterai senilai Rp. 6.000,- di bagian sebelah kanan, dan dibubuhi cap sekolah di bagian sebelah kirinya. Nama dan Nomor Induk Pegawai (NIP) Kepala Sekolah cukup ditulis dengan pensil di halaman belakang kuitansi. Kedua dokumen berupa Surat Perjanjian dan Kuitansi yang telah ditandatangani tersebut akan menjadi lampiran dalam SPP yang akan diajukan oleh Direktorat Pembinaan SMP kepada Kantor Pelayanan Perbendara-an Negara (KPPN) III Jakarta dalam rangka pencairan dana bantuan “Block-grant” dimaksud melalui Bagian Keuangan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah dan Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Departemen Pendidikan Nasional. 5. Direktorat Pembinaan SMP mengirimkan dana bantuan Direktorat Pembinaan SMP segera mengirimkan dana bantuan “Block-grant” kepada SMP Terbuka/TKB yang bersangkutan melalui Rekening Bank Sekolah Induk (Rekening Rutin Sekolah) masing-masing SMP Terbuka yang bersangkutan. Direktorat Pembinaan SMP juga mengirimkan surat pemberitahuan kepada sekolah yang bersangkutan mengenai tanggal pengiriman disertai permintaan agar dana tersebut segera dimanfaatkan untuk melaksanakan program pendidikan keterampilan sesuai dengan proposal yang diajukan. 6. Sekolah menerima dana bantuan Bank tempat sekolah membuka rekening akan segera memberitahukan, bahwa dana dari Direktorat Pembinaan SMP telah diterima dan sekolah sudah dapat mencairkan untuk memulai kegiatannya. Apabila belum ada berita dari Bank, sebaiknya secara proaktif sekolah segera menanyakannya ke Bank yang bersangkutan dan minta “print-out” posisi saldo pada saat itu.D. Cara memanfaatkan dana bantuan. Setelah menerima dana bantuan “Block-grant” hendaknya Bendaharawan SMP Induk segera membukukannya pada Buku Kas Umum (BKU) SMP Induk. Kemudian SMP Terbuka/TKB yang bersangkutan segera melaksanakan kegiatan sesuai dengan proposal yang diajukan. Dalam melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan ini, masing- masing SMP Terbuka harus mengutamakan keterbukaan dalam semua hal mulai dari kegiatan penyusunan proposal, melaksanakan pengadaan alat, melakukan pembayaran- pembayaran mempersiapkan kegiatan, memilih pelatih, membukukan semua pengeluaran dan pemasukan dana, menyusun laporan pelaksanaan sampai dengan menyampaikan pertang-gungjawaban. Keterlibatan siswa dalam setiap kegiatan yang telah direncanakan harus menjadi perhatian utama, karena upaya ini adalah memang hanya ditujukan untuk mereka.E. Cara mempertanggungjawabkan penggunaan dana Setelah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah dijadwalkan, setiap SMP Terbuka/ TKB mempunyai kewajiban untuk mempertanggungjawabkan pemanfaat-an dana bantuan “Block-grant” yang diterima, sesuai dengan proposal yang telah disetujui oleh Direktorat Pembinaan SMP. Pertanggungjawaban disampaikan melalui laporan tertulis. Laporan terdiri atas laporan keuangan dan laporan penyelenggaraan dalam bentuk, Laporan Semester (Tengah Tahunan), dan Laporan Akhir Tahun (Tahunan).QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 5
  9. 9. Belajar Untuk Masa Depanku 1. Laporan keuangan Laporan pemanfaatan dana bantuan “Block-grant” disampaikan kepada Direktorat Pembinaan SMP dengan dilengkapi dan didukung data-data serta bukti-bukti pengeluaran (kuitansi) yang sah, antara lain: 1) Membuat pencatatan data/pembukuan 2) Melampirkan bukti-bukti pengeluaran (kuitansi) 3) Membuat laporan perkembangan kegiatan secara periodik Data yang disampaikan untuk laporan cukup foto copynya saja. Aslinya disimpan sebagai arsip di sekolah untuk kepentingan pemeriksaan oleh Pengawas, Inspektorat Jenderal, BPKP, BPK, Bawasda atau Tim Pemeriksa Independen lainnya. 2. Laporan penyelenggaraan. Laporan penyelenggaraan disampaikan kepada Direktorat Pembinaan SMP dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten /Kota setempat. Isi laporan mencakup antara lain proses kegiatan Pendidikan Keterampilan mulai dari saat persiapan sampai dengan hasil yang dicapai, keungggulan yang diperoleh, masalah dan hambatan yang dihadapi serta upaya untuk mengatasinya, kesimpulan dan saran- saran tindak lanjut untuk pengembangan program selanjutnya.6 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  10. 10. Belajar Untuk Masa Depanku BAB III PENYUSUNAN DAN PENYAMPAIAN PROPOSALA. SMP Terbuka yang diminta untuk mengirimkan proposalBerdasarkan hasil monitoring yang dilaksanakan setiap tahun terhadap SMP Terbuka, baikSMP Terbuka yang telah melaksanakan program pendidikan keterampilan untuk melihatperkembangannya, maupun SMP Terbuka yang belum melaksanakan program pendidikanketerampilan untuk melihat kemungkinan keterlaksanaannya, Direktorat Pembinaan SMPmenetapkan 2 kategori SMP Terbuka yang diperkirakan dapat menerima dana bantuan”Block-grant” program pendidikan keterampilan, yaitu:1. SMP Terbuka yang telah melaksanakan program pendidikan keterampilan yang dapat menerima lagi program pendidikan keterampilan.2. SMP Terbuka yang belum pernah melaksanakan program pendidikan keterampilan yang layak menerima program pendidikan keterampilan baru.Kepada masing-masing SMP Terbuka yang termasuk di dalam kedua kategori tersebut,Direktorat Pembinaan SMP mengirimkan surat pemberitahuan tentang peluang mendapatkandana bantuan ”block-grant” program pendidikan keterampilan, dan bagi yang berminat agarsegera mengirimkan proposal program pendidikan keterampilan bagi para siswanya dengandilampiri panduan penyusunan proposal yang baik. Proposal tersebut dikirimkan langsung keDirektorat Pembinaan SMP. Bagi SMP Terbuka yang proposalnya lulus dalam penilaian ,diundang untuk mengikuti Lokakarya / Workshop Pemantapan Pelaksanaan ProgramPendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka. .B. Pentingnya proposal.Proposal adalah suatu rencana tertulis yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja.Proposal yang baik dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai apa yangdirencanakan, mengapa hal itu direncanakan, kekuatan apa yang dapat mempermudah dankelemahan apa yang kemungkinan dapat menghambat pelaksanaan rencana, dan apa yangakan dicapai serta keuntungan apa yang dapat diperoleh apabila rencana itu dijalanakan.Rencana yang akan dituangkan ke dalam proposal merupakan wujud aspirasi warga SMPTerbuka dalam menetapkan visi dan misi sekolah untuk merancang hari depannya sebagailembaga pendidikan alternatif yang berkewajiban melayani semua siswa yang diserahkan olehpara orang tua mereka untuk memperoleh pendidikan yang mampu membekali siswa untukmenjalani kehidupan di kelak kemudian hari.Dengan mangacu pada cita-cita nasional sebagai bangsa yang tertuang di dalam kurikulumnasional, masing-masing SMP Terbuka menentukan sendiri visi dan misinya yang telahdisesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan setempat, baik yang berkenaan dengankeadaan geografis, kehidupan sosial ekonomis dan budaya masyarakat, transportasi, lapangankerja yang tersedia, maupun lapangan kerja yang prospektif. Proposal yang disusun olehmasing-masing SMP Terbuka menjadi salah satu kriteria untuk mendapatkan dana bantuan“Block-grant” untuk melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMPTerbuka. Oleh karena itu proposal yang akan diajukan menjadi sangat penting artinya baikbagi Direktorat Pembinaan SMP sebagai pemberi dan penyalur dana, maupun bagi wargasekolah sebagai penerima dana bantuan tersebut. Penjelasan berikut diharapkan dapatmenambah wawasan dan memandu warga SMP Terbuka dalam menyusun proposaldimaksud.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 7
  11. 11. Belajar Untuk Masa DepankuC. Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan.Untuk memperoleh dana bantuan ”Block-grant” dimaksud di atas, setiap SMP Terbuka yangterpilih sebagai calon penyelenggara program Pendidikan Keterampilan pada seleksi awaldiwajibkan menyusun proposal. Oleh karena penyusunan proposal dilakukan oleh sebuah timyang mewakili warga sekolah, maka SMP Terbuka tersebut wajib membentuk TimPengembang Program Pendidikan Keterampilan di sekolahnya.Tim tersebut diketuai oleh Kepala Sekolah dan anggota-anggotanya terdiri atas: 1. Wakil Guru (Guru Bina Keterampilan dan Guru Pamong); 2. Wakil Siswa; 3. Wakil Orang tua siswa; 4. Wakil Masyarakat setempat; dan 5. Wakil Kepala Sekolah;Tim Pengembang mengadakan pertemuan-pertemuan untuk menyusun proposal dimaksud.Keberadaan Tim Pengembang ini adalah dalam rangka mewujudkan kebijakan ManajemenBerbasis Sekolah (MBS) yang telah dirintis pelaksanaannya oleh Direktorat PendidikanMenengah Umum sejak tahun pelajaran 1999/2000 untuk semakin memberdayakan sekolahmenuju kemandirian. Upaya ini sejalan pula dengan rencana pelaksanaan otonomi sekolahsebagai salah satu wujud dari otonomi dalam bidang pendidikan dan otonomi daerah. Mulaitahun 2002 Direktorat Pendidikan Menengah Umum dibagi menjadi dua Direktorat, yaituDirektorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan Direktorat Pendidikan MenengahUmum. SMP Terbuka berada dalam lingkup pembinaan di lingkungan Direktorat PembinaanSekolah Menengah Pertama.D. Komponen proposal.Proposal yang diajukan oleh SMP Terbuka hendaknya disusun secara sistematik dansekurang-kurangnya mencakup komponen-komponen sebagai berikut:a. Pendahuluan.b. Gambaran umum keadaan SMP Induk.c. Gambaran umum keadaan SMP Terbuka.d. Prospek mengenai Pendidikan Keterampilan yang dipilih.e. Rencana pelaksanaan Pendidikan Keterampilan yang dipilih.f. Rencana anggaran dan pertanggungjawabannya.Komponen-komponen tersebut dituangkan ke dalam bab-bab yang secara garis besar isinarasinya menggambarkan beberapa hal penting, sekurang-kurangnya berikut:BAB I PENDAHULUANMemuat antara lain tentang kondisi sosial ekonomi serta budaya siswa dan orang tua siswaserta masyarakat setempat pada umumnya, persentase tamatan yang melanjutkan, kegiatantamatan yang tidak melanjutkan, latar belakang dan alasan yang kuat mengapa SMP Terbukaini memilih jenis Pendidikan Keterampilan tertentu, apa tujuannya, apa yang diharapkan darihasil Pendidikan Keterampilan baik bagi sekolah maupun bagi siswa, siapa yang menjadisasaran, dan bagaimana perkiraan prospeknya.BAB II GAMBARAN UMUM KEADAAN SEKOLAH INDUKMemuat gambaran keadaan Sekolah Induk, antara lain tentang lokasi (Nama dan alamatlengkap, Nomor telepon atau nomor telepon terdekat), jumlah Siswa, Guru, dan Pegawai Tata8 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  12. 12. Belajar Untuk Masa DepankuUsaha, sarana dan prasarana umum siswa, dukungan Sekolah Induk terhadap pelaksanaanpembela-jaran bagi siswa SMP Terbuka, sarana khusus bagi siswa SMP Terbuka yang ada diSekolah Induk, persentase kehadiran siswa di Sekolah Induk, persentase kehadiran Guru Binapada kegiatan pembelajaran tatap muka, upaya Sekolah Induk dalam mempersatukan siswaSMP Reguler dengan siswa SMP Terbuka, masalah-masalah yang dihadapi dalam kegiatanpembelajaran tatap muka dan upaya untuk mengatasinya.BAB III GAMBARAN UMUM KEADAAN SMP TERBUKAMemuat gambaran keadaan SMP Terbuka, antara lain tentang lokasi-lokasi dan kondisi fisikTKB yang tersebar di beberapa tempat, jarak terdekat dan terjauh dari Sekolah Induk,transportasi dan biaya yang dikeluarkan oleh siswa ke TKB dan Sekolah Induk, persentasekehadiran siswa di TKB, persentase kehadiran Guru Pamong di TKB, persentase siswa putussekolah dari kelas VII ke kelas VIII (drop-out rate), persentase siswa kelas VII yang bertahansampai dengan kelas IX (retention rate) dan persentase kelulusan, kecukupan modul danmedia penunjang pembelajaran lainnya, frekuensi kehadiran Guru Kunjung, frekuensisupervisi oleh Kepala atau Wakil Kepala Sekolah ke TKB-TKB, masalah-masalah yangdihadapi dalam kegiatan pembelajaran mandiri di TKB dan upaya untuk mengatasinya.BAB IV PROSPEK MENGENAI PENDIDIKAN KETERAMPILAN YANG DIPILIHMemuat gambaran mengenai adanya peluang, faktor-faktor pendukung, dan faktor-faktorpenghambat bagi pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan, ketersediaan tenaga pelatihyang berpengalaman, prospek kerja sama yang dapat menjalin kemitraan (partnership) dalammelaksanakan Program Pendidikan Keterampilan termasuk pemasaran hasilnya, prospekkesinambungan dan perkembangan program selanjutnya di waktu-waktu mendatang.BAB V RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILANMemuat gambaran mengenai cara melaksanakan, penyediaan alat-alat dan bahan-bahan yangdiperlukan, tempat untuk melaksanakan pendidikan ketrampilan dan latihan-latihan praktik diTKB atau di Sekolah Induk, pengelompokan siswa, kompetensi-kompetensi yang akandicapai dan tingkat-tingkat kemahiran yang akan dimiliki oleh siswa, periodisasi latihan baikuntuk produksi maupun untuk pemasaran, pengujian kemampuan, survei yang telah dan akandilakukan ke pasar untuk memperoleh alat dan bahan, dan tempat-tempat lainnya untukpemasaran hasil kegiatan siswa.BAB VI RENCANA ANGGARAN DAN PERTANGGUNGJAWABANNYAMemuat gambaran mengenai rencana penerimaan dan pengeluaran dana dari berbagai sumberyang dituangkan di dalam RAPBS. RAPBS disusun untuk kurun waktu 3 tahun ke depantermasuk penerimaan dana bantuan ”Block-grant” Program Pendidikan Keterampilan ini.Dana yang bersumber dari bantuan “Block-grant” hanya dicantumkan pada tahun yangbersangkutan. Dalam rencana pengeluaran dana bantuan ”Block-grant” agar dicantumkansecara rinci semua pengeluaran untuk masing-masing komponen kegiatan PendidikanKeterampilan (antara lain mencakup pengadaan Alat, Bahan, Jasa dan Transportasi) sesuaidengan Program Pendidikan Keterampilan yang telah dipilih, sampai dengan akhir satu tahunpelajaran. Penyusunan rencana pengeluaran tersebut harus didasarkan pada rencana yangrealistik, bukan didasarkan pada jumlah “Block-grant” yang akan diterima, dan juga bukanbagaimana menghabiskan dana bantuan tersebut.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 9
  13. 13. Belajar Untuk Masa DepankuE. Prosedur penyampaian proposal.Dalam menyusun proposal, hal yang perlu diingat ialah, bahwa data dan informasi yangtercantum di dalamnya harus benar-benar yang riil dan terkini. Angka-angka yangtercantum dalam rencana anggaran pun tidak boleh keliru. Untuk memudahkan pengirimandana bantuan “Block-grant” ke sekolah, pada bagian akhir proposal perlu dicantumkan namaBank dan Nomor Rekening Rutin Sekolah Induk, bukan nomor rekening atas nama pribadiKepala Sekolah, Bendaharawan Sekolah atau pemegang rekening yang lainnya. Sedangkanpada bagian depan ada lembar pengesahan perlu ditandatangani oleh semua anggota TimPengembang dan diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota setempat.Proposal tersebut, dengan surat pengantar Kepala Sekolah dikirimkan langsung ke DirektoratPembinaan SMP dengan alamat sebagai berikut:Direktur Pembinaan Sekolah Menengah PertamaGedung E Lantai 16 Kompleks DepdiknasJalan Jenderal Sudirman, Senayan – Jakarta 10270Telepon: (021) 57900089; Faksimile: (021) 5725649F. Penilaian ProposalSetibanya di Direktorat Pembinaan SMP proposal tersebut dicatat dalam agenda surat masukdan diberi kode tertentu lebih dulu sesuai dengan jenis program pendidikan keterampilan yangdipilih, agar memudahkan dalam mencarinya ketika diperlukan. Sebagai seleksi langkahkedua, Direktorat Pembinaan SMP mengadakan penilaian terhadap semua proposal yang telahditerima. Bagi SMP Terbuka yang proposalnya lulus seleksi akan diundang untuk mengikutiLokakarya Penyusunan Proposal Program Pendidikan Keterampilan bagi siswa SMP Terbukayang akan diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMP. Di dalam lokakarya tersebutSetelah lengkap semuanya, baik cakupan isi mapun lampiran-lampirannya, keempat naskahproposal tersebut disiapkan sebagai berikut:1. Asli (rangkap 1) diserahkan kepada Panitia Penyelenggara Lokakarya untuk dinilai kembali dan disusun urutan peringkatnya oleh Direktorat Pembinaan SMP.2. Tembusan (rangkap 1) dikirimkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota setempat sebagai laporan untuk diketahui.3. Sisanya (rangkap 1) disimpan di sekolah sebagai arsip.Setiap proposal akan dinilai kembali oleh Tim Penilai Proposal mencakup aspek-aspeksebagai berikut:1. Kelengkapan komponen yang harus dituangkan ke dalam proposal.2. Kelengkapan isi pada setiap komponen.3. Kelayakan dan perimbangan pemanfaatan dana bantuan.4. Proses pembelajaran pendidikan keterampilan (keterlibatan siswa di sini sangat diperhatikan)5. Jadwal kegiatan persiapan, pelaksanaan (proses pembelajarn teori dan praktik), pemasaran hasil praktik, tindak lanjut dan pelaporan.6. Kebenaran nama pemegang Nomor Rekening Bank atas nama Sekolah Induk7. Kelengkapan tanda tangan pengesahan sebagai bukti peran serta dari semua anggota Tim Pengembang Pendidikan Keterampilan dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat.8. Kesesuaian dengan saran perbaikan oleh Nara Sumber/Fasilitator maupun rekan-rekan peserta dalam kerja kelompok dan sidang pleno.10 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  14. 14. Belajar Untuk Masa DepankuG. Proposal yang disetujui.SMP Terbuka yang proposalnya disetujui oleh Tim Penilai Proposal, dihimpun dalam DaftarSekolah Calon Penerima Dana Bantuan “Block-grant” Program Pendidikan Keterampilanbagi Siswa SMP Terbuka. Berdasarkan daftar ini Direktorat Pembinaan SMP menerbitkansurat keputusan yang berisi nama-nama SMP Terbuka yang akan menerima dana bantuantersebut. Selanjutnya Direktorat Pembinaan SMP segera menyalurkan dana bantuan “Block-grant” tersebut kepada masing-masing SMP Terbuka yang bersangkutan.H. Alur permohonan dan pemberian dana bantuan ”Block-grant”Alur secara umum permohonan dan pemberian dana bantuan ”Block-grant” untukmelaksanakan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka sebagai tindaklanjut dari kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Direktorat PembinaanSMP terhadap SMP Terbuka, dapat dilihat pada bagan di halaman berikut.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 11
  15. 15. Belajar Untuk Masa Depanku ALUR PERMOHONAN DAN PEMBERIAN DANA BANTUAN “BLOCK-GRANT” PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN BAGI SISWA SMP TERBUKA Dit. PSMP Kirim SE Block Grand PPK Dinas Kab/Kota Sekolah Induk Proposal Mengumumkan ke sekolah Jika Lulus Induk Hasil Seleksi Proposal ikut yang Lulus Workshop12 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  16. 16. I. Rambu-rambu penyusunan proposal yang lebih rinci. Dalam menyusun isi proposal yang lebih rinci, format untuk masing-masing bab yang disusun oleh Tim Teknis SMP Terbuka berikut ini dapat digunakan sebagai acuan untuk melengkapi uraian terdahulu: BAB I – PENDAHULUAN Dipaparkan dalam bentuk narasi bersambung, mengungkapkan kapan diresmikannya SMP Terbuka dan sudah berapa kali menamatkan siswa. Selanjutnya dikemukakan.: A. Kondisi sosial ekonomi siswa/orang tua siswa, meliputi: pekerjaan sehari-hari siswa, orang tua siswa dan perkiraan penghasilan rata-rata per bulan. Dijelaskan juga keadaan kehidupan masyarakat pada umumnya, misalnya: bertani, berdagang, atau jenis yang lain (berikan 3 jenis keadaan kehidupan masyarakat secara berurutan mulai dari yang terbesar) B. Jumlah tamatan, persentase yang melanjutkan dan angka kelangsungan studi siswa dalam 3 (tiga) tahun terakhir. Tak melanjutkan Melanjutkan Tahun Jumlah Bekerja Menganggur Jumlah Tamatan Jumlah % Jumlah % Jumlah % C. Jenis Keterampilan yang dipilih Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan membekali keterampilan / kecakapan hidup, dipilihkan jenis keterampilan ……….. a. Alasan : ………….………………………………………………(dikaitkan dengan minat siswa yang diperoleh melalui angket, kesesuaian dengan kondisi lingkungan, prospek ke depan, dsb). b. Tujuan : ……………………………………………………... c. Harapan : ……………………………………………………... d. Sasaran siswa yang direncanakan untuk mengikuti Program Pendidikan Keterampilan berjumlah .……. orang terdiri atas…... orang siswa laki-laki, dan…….. orang siswa perempuan. BAB II – GAMBARAN KEADAAN SEKOLAH INDUK A. Nama dan alamat lengkap Sekolah Induk 1. Nama Sekolah Induk : 2. Alamat lengkap : B. Jumlah siswa SMP Reguler (Sekolah Induk) No Kelas Jumlah Rombel Jumlah Siswa 1 I …………………………………. ………………. ……………………………………………………. 2 II …………………………………………………… ……………………………………………………. 3 III …………………………………………………… ……………………………………………………. Jumlah : ……………………………………………………. …………………………………………………….
  17. 17. Belajar Untuk Masa Depanku C. Tenaga Kependidikan Ijazah terakhir yang dimiliki SM/D3 P/ D.1 PGSL Jumla SLTA No Jabatan SLTP SARJ ANA D.2/ /A3 SD A2 h Kepala Sekolah Wakasek Guru Tetap GTT/Guru Kontrak/ Guru Bantu Pegawai Tetap Peg. Honorer Jumlah D. Sarana / prasarana Sekolah Induk meliputi: 1. Gambaran keadaan fisik sekolah (gedung, luas tanah, jumlah ruang kelas, ruang kantor, laboratorium, perpustakaan, ruang keterampi-lan, ruang olah raga, dsb.) 2. Sarana SMP Terbuka (modul, media belajar/kaset/slide/video, ruang media, dsb.) E. Dukungan Sekolah Induk terhadap pembelajaran SMP Terbuka Dukungan fasilitas, dana, kegiatan ekstra kurikuler dan lain-lain. F. Persentase kehadiran siswa SMP Terbuka di Sekolah Induk: Kehadiran siswa pada saat belajar tatap muka (Semester I dan Semester II pada tahun pelajaran terakhir): Persen kehadiran siswa di sekolah induk Kelas Jumlah siswa Semester 1 Semester 2 I II III G. Persentase kehadiran Guru Bina pada saat belajar tatap muka (Semester I dan Semester II pada tahun pelajaran terakhir): Guru Bina Mata Frekuensi tatap muka Persentase rata-rata Pelajaran kehadiran Guru Bina Semester 1 Semester 2 Semester 1 Semester 2 1. Pendidikan Agama 2. PKn 3. Bahasa Indonesia 4. Matematika 5. IPA 6. IPS 7. Bahasa Inggris14 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  18. 18. Belajar Untuk Masa Depanku Guru Bina Mata Frekuensi tatap muka Persentase rata-rata Pelajaran kehadiran Guru Bina Semester 1 Semester 2 Semester 1 Semester 2 8. Pendidikan Jasmani 9. Kertangkes 10. Mulok H. Jenis Pendidikan Keterampilan yang dipilih disesuaikan dengan Mata Pelajaran Muatan Lokal (Mulok): (sebutkan minimal 3 jenis) I. Upaya sekolah induk dalam mempersatukan siswa SMP Reguler dengan siswa SMP Terbuka, dengan tujuan agar siswa SMP Terbuka memiliki rasa bangga dan percaya diri. J. Masalah-masalah yang dihadapi dalam pembelajaran tatap muka dan belajar di TKB serta usaha mengatasinya. BAB III – GAMBARAN UMUM KEADAAN SMP TERBUKA A. Jumlah siswa SMP Terbuka pada tahun pelajaran terakhir: Siswa Kelas Siswa Kelas Siswa Kelas Nama Jumlah No VII VIII IX TKB L P Jml L P Jml L P Jml L P Jml Jumlah : B. Ketenagaan pada SMP Terbuka pada tahun pelajaran terakhir Ijazah terakhir yang dimiliki PGSLP/D.1 SARJANA SM/D3/A3 No Jabatan D.2/ A2 Jumlah SLTA SLTP SD 1 Kepala Sekolah 2 Wakasek 3 Guru Bina 4 Guru Pamong 5 Pegawai TU 6 Pesuruh Jumlah . . . . . . .QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 15
  19. 19. Belajar Untuk Masa Depanku C. Kondisi TKB (termasuk TKB Mandiri) Bangunan Transportasi ke yang Jarak ke SMP Induk No. Nama TKB digunakan SMP Induk Alat Biaya TKB transportasi (PP) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Dst. D. Persentase kehadiran siswa di masing-masing TKB per kelas pada tahun pelajaran terakhir Persentase Kehadiran siswa No Nama TKB Semester 1 Semester 2 VII VIII IX VII VIII IX 1. 2. 3. 4. 5. 6. Dst. E. Persentase kehadiran Guru Pamong di masing-masing TKB pada tahun pelajaran terakhir. Persen Kehadiran Guru Pamong No Nama TKB Semester 1 Semester 2 1. 2. 3. 4. 5. 6. Dst.16 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  20. 20. Belajar Untuk Masa Depanku F. Persentase siswa putus sekolah dari kelas I ke kelas II pada masing-masing TKB setiap akhir tahun pelajaran, minimal 2 tahun terakhir: Tahun Tahun Nama No pelajaran pelajaran TKB yang lalu terakhir 1. 2. 3. 4. 5. 6. Dst. G. Supervisi Frekuensi supervisi Guru Bina, Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah ke dalam masing-masing TKB pada Semeseter 1 dan 2 tahun pelajaran terakhir. H. Masalah yang dihadapi dalam kegiatan belajar mandiri/kelompok di masing- masing TKB dan upaya untuk mengatasinya. I. Penetapan TKB Penyelenggara Program Pendidikan Keterampilan Nama TKB, nama Guru Bina Akademik dan Guru Pamong Keterampilan yang mengelola program keterampilan serta latar belakang pendidikannya J. Alasan pemilihan TKB tersebut (minat, kondisi setempat, kehidupan masyarakat) BAB IV – PROSPEK MENGENAI PENDIDIKAN KETERAMPILAN A. Faktor-faktor yang mendukung Program Pendidikan Keterampilan 1. Faktor-faktor kekuatan, seperti: o Karakteristik siswanya o Motivasi Guru Bina/Guru Pamong, kemampuan dalam kete-rampilan yang dipilih o Dukungan Kepala Sekolah o Keadaan tempat kegiatan keterampilan (keamanan, lingkungan, kemudahan dijangkau oleh siswa, dan lain-lain) o Sarana keterampilan yang sudah ada o Dukungan masyarakat dan orang tua 2. Faktor-faktor peluang, seperti: o Keterampilan yang berkembang di masyarakat o Tenaga ahli dari luar sekolah o Bantuan dari pemerintah daerah setempat o Ketersediaan bahan baku o Kemudahan proses produksi o Kebutuhan masyarakat sekitar o Pemasaran produksinya B. Hambatan yang diperkirakan akan dihadapi dan cara yang direncanakan untuk mengatasinya (dilihat dari minat siswa, tenaga, sarana, fasilitas, partispasi, kelangsungan kegiatan)QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 17
  21. 21. Belajar Untuk Masa Depanku C. Prospek kesinambungan dan perkembangan program tahun kedua 1. Rancangan tahap produksi pada tahun-tahun berikutnya, gambaran jumlah produksi, jenis produksi. 2. Rancangan penunjukan penampungan hasil produksi (kemitraan dengan dunia usaha) 3. Rancangan tabungan siswa berupa tabanas 4. Rancangan tabungan usaha penambahan modal untuk mencapai kembalinya modal sarana BAB V- RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN A. Pelaksanaan 1. Kegiatan pelatihan Keterampilan Format berikut sebagai contoh untuk menjelaskan kegiatan pelatihan: Materi / Tujuan/ Metode / Pengajar / Proporsi (%)No. Aspek Kompe Tempat Waktu Alat Bahan Pendekatan Instruktur Teori Praktik Pendidikan tensi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.Dst . 2. Pola pengelolaan yang menunjukkan keterlibatan siswa: Tugas yang No. Nama Siswa Kelas Penanggungjawab diberikan Catatan / penjelasan:18 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  22. 22. Belajar Untuk Masa Depanku B. Alat / sarana keterampilan yang diperlukan: No. Jenis Alat Banyaknya Kegunaan Kapan dan di mana dibeli C. Bahan keterampilan yang diperlukan : Cukup untuk Kapan dan di mana No Jenis Bahan Banyaknya berapa siswa dapat dibeli D. Rencana Pemasaran mencakup : 1. Siapa yang memasarkan ? 2. Kapan dipasarkan ? 3. Ke mana dipasarkan ? 4. Bagaimana cara memasarkannya ? E. Jadwal kegiatan Pro- Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3 Kegiatan Dst. gram 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1. Penunjukan tempat keterampilam 2. Pembelian alat 3. Pembelian bahan 4. Pelaksanaan pelatihan: a. b. c. d. dst 5 Pelaksanaan produksi tahap I 6 Pemasaran produksi tahap I 7 Evaluasi manajemen produksi dan manajemen keuangan. 8 Dst.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 19
  23. 23. Belajar Untuk Masa Depanku F. Inovasi dalam penyelenggaraan bila dibandingkan dengan kondisi yang selama ini dilakukan secara tradisional di masyarakat Jenis Keterampilan yang dipilih: …………………….. Pelaksanaan yang selama ini Nilai tambah yang No. Inovasi yang akan diharapkan dari inovasi dilakukan secara tradisional dilakukan di sekolah tersebut BAB VI – RENCANA ANGGARAN DAN PERTANGGUNGJAWABANNYA A. Rencana Anggaran 1. RAPBS Sekolah Induk pada tahun pelajaran yang lalu dan tahun pelajaran yang sedang berjalan memuat kegiatan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka yang dilaksanakan dengan dana bantuan“Block- grant”. Untuk tahun pelajaran yang sedang berjalan tetap mencantumkan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka dengan dana bantuan “Block-grant “ yang diterima pada tahun pelajaran sebelumnya: Jumlah dana pada No Sumber Dana Tahun pelajaran yang Tahun pelajaran yang lalu berjalan 1 Komite Sekolah Rp. Rp. 2 BOP Rp. Rp. 3 BOS Rp. Rp. 4 “Block-grant” Pendidikan Rp. *) Rp. *) Keterampilan Bagi Siswa SMP Terbuka *) Diisi dengan: Nilai uang dan barang dan Tabungan Abadi dan Tambahan Modal. 2. Rincian Anggaran Pengeluaran a. Untuk program pendidikan keterampilan yang memerlukan alat sebagai modal awal seperti untuk Tata Busana, Tata Boga, Pertukangan Kayu, Kerajinan Keramik, Pengolahan Batu Akik dan sejenisnya maka persentasenya adalah: 1) Alat-alat maksimal 50 % (jenis, jumlah, harga satuan, total harga) 2) Bahan-bahan + 20 %. - Bahan-bahan (jenis, jumlah, harga satuan, total harga) - Biaya produksi (jasa siswa) 3) Tenaga ahli dan biaya pelatihan maksimal 10 % 4) Cadangan minimal 20 %. b. Untuk Program Pendidikan Keterampilan yang memerlukan bahan sebagai modal awal seperti untuk Peternakan (Ayam, Itik, Puyuh, dsb.), Budi daya20 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  24. 24. Belajar Untuk Masa Depanku ikan (Bandeng, Lele, Gurame, Patin, dsb.), Pertanian (Jagung manis, Cabai Hibrida, Kentang, dsb.) maka persentasenya adalah : 1) Alat-alat maksimal 20 % (jenis, jumlah, harga satuan, total harga) 2) Bahan-bahan + 50 % (jenis, jumlah, harga satuan, total harga) termasuk biaya produksi (jasa siswa) 3) Sewa lahan maksimal 10 % 4) Tenaga ahli dan biaya pelatihan maksimal 10 % 5) Cadangan minimal 10 % 3. Pelaksanaan Produksi a. Perkiraan modal produksi 1) Modal Dasar a) Jenis barang yang diproduksi b) Jumlah c) Total modal dasar : (1) Harga bahan (2) Makanan, obat-obatan (3) Tenaga ahli /instruktur (4) Biaya pelatihan 2) Biaya Produksi Upah Jasa siswa yang akan ditambahkan ke dalam tabungan siswa 3) Harga satuan = Jumlah Modal Dasar : Jumlah Produksi b. Perkiraan Keuntungan Perkiraan Modal Produksi Perkiraan Penjualan Jenis Tahap Harga Total Jumlah Harga Total Keuntungan Barang Jumlah Satuan *) Harga Barang Satu an Harga *) harga satuan = total modal dasar + biaya produksi di bagi jumlah barang B. Pertanggungjawaban Penggunaan keuntungan, antara lain untuk : o Supervisor maksimal 30 % (direalisasikan untuk manajemen umum oleh Kepala Sekolah, ahli administrasi, ahli manajemen keuangan, ahli manajemen produksi yang ditangani oleh Guru Bina, Guru Pamong atau tenaga ahli dari luar sekolah) o Tambahan modal maksimal 30 %, (untuk tambahan modal bergulir sebagai upaya pengembalian modal sarana / prasarana) o Tabungan abadi minimal 10 %, (untuk keperluan-keperluan tidak terduga o Tabungan siswa, minimal 20 % (ditambah dengan biaya produksi, akan dibagikan kepada siswa setelah tamat, berbentuk tabanas untuk masing- masing siswa). o Perawatan alat-alat, minimal 10 %. Untuk mengantisipasi keperluan jangka panjang, perlu dipikirkan kemungkinan ada asuransi kecelakaan kerja.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 21
  25. 25. Belajar Untuk Masa Depanku C. Monitoring dan Evaluasi. Kegiatan monitoring dan evaluasi dalam pertanggungjawaban proses dan hasil meliputi : 1. Monitoring Monitoring merupakan kegiatan pemantauan dengan mengamati, menanyakan serta mencatat apa yang diperolehnya tanpa memberikan penilaian atau saran (seperti memotret apa adanya). Kegiatan/ Petugas/ Waktu dan No Frekuensi Alat Hasil*) Materi Penjab Pelaksanaan *) Diisi Baik / Kurang baik 2. Evaluasi. Kegiatan pengumpulan data dan informasi yang tujuannya ingin menilai apakah program sesuai dengan pelaksanaan, apakah tujuan yang diinginkan sesuai dengan hasilnya, apakah konsep kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik. Bila ada perbedaan antara program, tujuan, dan konsep yang dirancang dengan pelaksanaan, berarti ada masalah yang perlu diselesaikan. Komponen yang dievaluasi antara lain: o Perencanaan kegiatan o Pelatihan o Proses program pendidikan keterampilan o Manajemen Produksi o Manajemen Pemasaran o Manajemen Keuangan o Keseuaian antara program dengan pelaksanaan o Kesesuaian antara tujuan/kompetensi yang ingin dicapai dan kenyataan yang dicapai Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi kegiatan di masing-masing SMP Terbuka yang melaksanakan Program Pendidikan keterampilan, Tim Pengembang perlu menyusun rancangan yang menjelaskan tujuan yang ingin dicapai, hasil yang diharapkan, masalah yang dihadapi dan upaya penyelesaiannya, siapa yang akan melakukan, kapan dilakukan, instrumen yang digunakan, dengan apa dilakukan, bagaimana penyusunan laporan hasilnya, dan disampaikan kepada siapa saja.22 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  26. 26. Belajar Untuk Masa Depanku BAB IV PENUTUPPemberian dana bantuan “Block-grant” Program Pendidikan Keterampilan Bagi Siswa SMPTerbuka ini adalah wujud dari kepedulian Direktorat Pembinaan SMP dalam mengantisipasitamatan SMP Terbuka sebesar 92,08 % yang tidak dapt melanjutkan ke jenjang pendidikanyang lebih tinggi.Diharapkan kiranya para pengelola SMP Terbuka yang menerima dana bantuan tersebut dapatmemanfaatkan dengan sebaik-baiknya secara amanah dan mempertanggung-jawabkansebagaimana mestinya.Hal yang perlu diingat mengenai pentingnya kebenaran pertanggungjawaban pemanfaatandana bantuan “Block-grant” adalah:1. Apabila berdasarkan hasil pemantauan dari berbagai pihak terhadap penerima dana bantuan “Block-grant” program pendidikan keterampilan bagi siswa SMP Terbuka ternyata, bahwa penggunaannya tidak sesuai dengan isi Proposal yang telah disetujui dan ketentuan- ketentuan dalam Panduan ini, maka pihak SMP Terbuka yang bersangkutan wajib menyetor kembali ke KPPN dana bantuan tersebut sebesar jumlah yang diterima selambat- lambatnya 30 hari setelah hasil pemantauan dan evaluasi disepakati.2. Proses penyelesaian ini sesuai dengan prosedur audit yang berlaku dan penerima dana bantuan “Block-grant” tersebut pada tingkat di mana terjadi penyimpangan harus bertanggung jawab sesuai dengan proporsinya.3. Pribadi atau kelompok yang melakukan penyalahgunaan / penyimpangan akan mempertanggungjawabkan perbuat-annya sesuai dengan peraturan hukum dan perundang- undangan yang berlaku.Semoga panduan ini bermanfaat bagi semua pihak yang terkait dengan penyeleng-garaanProgram Pendidikan Keterampilan pada SMP Terbuka.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 23
  27. 27. Belajar Untuk Masa Depanku LAMPIRAN – LAMPIRAN1. Pendahuluan. Contoh-contoh format dalam lampiran ini terdiri atas format yang baku yang harus diikuti sebagaimana adanya dan format fleksibel yang isinya masih perlu disesuaikan baik dengan karakteristik jenis keterampilan yang dipilih maupun dengan kebutuhan riil SMP Terbuka setempat. a. Format-format baku Format-format baku misalnya: Contoh format halaman sampul depan, Contoh format halaman identitas sekolah, Contoh format halaman pengesahan proposal, Contoh format kuitansi dan Contoh format Surat Perjanjian. b. Format-format fleksibel Format- format fleksibel masih dapat dan perlu disesuaikan isinya oleh masing- masing Tim Pengembang Pendidikan Keterampilan, misalnya: Contoh format persentase penggunaan dana bantuan “block-grant”, Contoh format Jadwal Kegiatan, Contoh format perkiraan keuntungan, dan Contoh format persentase pemanfaatan keuntungan. Contoh format Rekening Bank disesuaikan dengan nama Bank (BNI 1946, BRI, BPD) dan jenis rekening yang digunakan, misalnya Rekening Giro, Rekening Tabungan, dsb. Contoh format persentase penggunaan dana bantuan “block-grant” misalnya dalam pembelian alat untuk Pendidikan Keterampilan Tata Busana, Pertukangan Kayu, Keramik dan sejenisnya tentu berbeda dengan pembelian alat untuk keperluan pendidikan keterampilan Peternakan Ayam, Peternakan Burung Puyuh, Budi Daya Ikan Bandeng, Ikan Patin, Ikan Lele, Ikan Raya , Budi Daya Jagung Manis, Cabai Hibrida, dsb. Demikian pula dalam menetapkan besarnya persentase untuk pembelian bahan. Contoh format persentase pemanfaatan keuntungan juga sangat bervariasi. Ada yang lebih besar pada penambahan modal tetap / bergerak, ada yang pada tabungan abadi, ada yang untuk supervisor dsb. Tingkat kepantasan dan kewajaran besarnya persentase untuk masing-masing komponen tentu saja yang berlaku secara umum, namun demikian bagi masing-masing sekolah diserahkan sepenuhnya kepada Tim Pengembang Program Pendidikan Keterampilan bagi siswa SMP Terbuka untuk menetapkannya.2. Isi lampiran. Contoh-contoh format dalam lampiran ini terdiri atas: a. Lampiran 1: Contoh format halaman sampul depan proposal b. Lampiran 2: Contoh format halaman identitas sekolah c. Lampiran 3: Contoh format halaman pengesahan proposal d. Lampiran 4: Contoh format Kuitansi e. Lampiran 5: Contoh format Surat Perjanjian f. Lampiran 6: Contoh format Rekening Bank g. Lampiran 7: Contoh format persentase penggunaan dana h. Lampiran 8: Contoh format Jadwal Kegiatan i. Lampiran 9: Contoh format perkiraan keuntungan j. Lampiran 10: Contoh format persentase pemanfaatan keuntunganQEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 25
  28. 28. Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 1 Contoh format halaman sampul depan proposal Manajemen Peningkatan Mutu Berbasasis Sekolah PROPOSAL PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN BAGI SISWA SMP TERBUKA ……………………………………………………………………… Tahun ………….…… Pemerintah Kabupaten /Kota …………………………………………………..…...................…......... Dinas Pendidikan ………………………………............................................................................................ SMP Terbuka………………………………….................................................................................................... Jalan …………...................…….(nama kota) …....................………(kode pos)……......…........... Telepon: ………...........................…… Faksimile: ……………….....................................26 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  29. 29. Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 2 Contoh format halaman identitas sekolah Manajemen Peningakatan Mutu Berbasasis Sekolah PROPOSAL PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN BAGI SISWA SMP TERBUKAJenis Keterampilan : ……………....................................……………………………….Nama TKB : …………………....................................………………………….Alamat lengkap TKB : ……………………....................................……………………….Jumlah siswa di TKB ini : ………………………....................................…………………….Tempat Kegiatan Keterampilan : …………………………………......................................………….Nama SMP Terbuka : ………………………..........................................………………Jumlah siswa di SMP Terbuka ini : …………………….....................................………………………Nama Sekolah Induk : ………………………….....................................…………………Alamat Sekolah Induk : ……………………….....................................……………………Kabupaten / Kota : ………………………….......................................………………Provinsi : ………………………………....................................……………Nama Bank : ……………………….......................................…………………Nomor Rekening : …………………………….....................................………………Instansi Pemegang Rekening : SMP Negeri …..………….…………..............…….Nama dan alamat penanggung-jawab Rekening : ……………………………………...................................………QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 27
  30. 30. Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 3Contoh format halaman pengesahan proposalManajemen Peningkatan Mutu Berbasis SekolahProposal Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbukadi TKB …………....................................……………… SMP Terbuka …………….………….....................................…….. ….......................……….,…............…………… 20 ....... Tim Pengembang Ketua / Kepala SMP Terbuka, ………................……………………………............. NIP .......................................................... Anggota :Wakil Kepala SMP Terbuka, Guru Bina,…………………….............................................………... ……...........................…………………….………….NIP ................................................................... NIP ..........................................................Guru Pamong, Wakil Siswa,……………………….....................................……........ …..........................………………………………….NIP .................................................................Wakil Orang Tua Siswa, Wakil Masyarakat,…………………..................................………….. …..………………...............…………………Mengetahui:Kepala Dinas PendidikanKabupaten / Kota ……………………..............…..................................………………………….NIP28 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  31. 31. Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 4Contoh format Kuitansi DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Jalan. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270 Gedung E Lantai 16 Telepon (021) 57900089 Fax : (021) 5725649KUITANSINomor : …………………………………………………………….Sudah terima dari : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama – JakartaBanyaknya Uang : ............................................................................................................................ . ............................................................................................................................ .Untuk pembayaran : Dana bantuan “Block-grant” untuk melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka. Jumlah Rp…………………,- Jakarta,Setuju dibayar Lunas dibayar tgl. Yang menerima,(Pejabat yang ditunjuk) Dibukukan tgl.………………………………………..NIP. NIP.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 29
  32. 32. Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 5Contoh format Surat Perjanjian DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270, Gedung E Lt. 16 Telepon : (021) 57900089 Fax: (021) 5725649SURAT PERJANJIAN PEMBERIAN DAN PENDAYAGUNAANDANA BANTUAN “BLOCK-GRANT”antaraDIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMATAHUN ANGGARAN ……........…danSEKOLAH MENENGAH PERTAMA TERBUKA/SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI SD – SMP SATU ATAP/LEMBAGA PENDIDIKAN ALTERNATIFNomor : …………….................................................…………Tanggal : ………………….................................................……Pada hari ini …...........……… tanggal ……...........………..…… bulan ……......……...……… tahun dua ribu ………........................, kamiyang bertanda tangan di bawah ini :1. N a m a : ……………………………………………………..........………………… Jabatan : Penanggung jawab Kegiatan Pengembangan SMP Terbuka dan Pendidikan Alternatif, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional. Alamat Kantor : Kompleks DEPDIKNAS, Gedung E Lantai 16 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta – 10270 Berdasarkan Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Nomor : …………………...........…..….… tanggal …................……………, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.2. N a m a : …………………….............................………. Jabatan : Kepala SMP Terbuka ………………………………………….....………. Alamat Kantor : ……………………………………………………...........................................……………………. Telepon : …………………………………………………………..........................................………………. yang sekolah induknya didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Nomor ……….....................…… tanggal ………..…………, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama SMP Terbuka ……....………......................……………, selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.30 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  33. 33. Belajar Untuk Masa DepankuKedua belah pihak berdasarkan :1. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama – Jakarta Tahun Anggaran ..…..…… Nomor : ………..........………...…… tanggal, …..…………....................;2. Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA–KL) Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Tahun Anggaran …................... Nomor : ……...................................................……… tanggal……..……....................;3. Surat Pengajuan Proposal Kegiatan PIHAK KEDUA beserta lampirannya Nomor ………….......................…… tanggal ………......................…………, yang telah mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota ……................................………………4. Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Nomor …………..........................……., tanggal ……………….........………… tentang Penetapan SMP Penyelenggara Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka Tahun 2006;dengan ini menyatakan setuju dan sepakat untuk mengikatkan diri dalam satu PerjanjianPemberian dan Pendayagunaan Dana Bantuan “Block-grant” untuk biaya penyelenggaraanprogram Pendidikan Keterampilan dalam rangka pelaksanaan “Broad Based Education” yangberorientasi pada kecakapan hidup, dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagaimanatercantum dalam pasal-pasal tersebut di bawah ini :Pasal 1JUMLAH PEMBERIAN DAN PENDAYAGUNAANDANA BANTUAN “BLOCK GRANT”(1) Jumlah pemberian dan pendayagunaan dana bantuan “Block-grant” dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA yang dibebankan pada DIPA Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama – Jakarta Tahun Anggaran ……. adalah sebesar Rp. …........................., = (...……………….......................…………rupiah).(2) Pemberian dan pendayagunaan dana bantuan “Block-grant” kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp. ………………,= (……..............…………rupiah) tersebut adalah untuk melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan ……...........................…………………………. dalam rangka “Broad Based Education” yang berorientasi pada kecakapan hidup bagi Siswa SMP Terbuka …………….. .…………………………….(3) Apabila dana yang diperlukan untuk melaksanakan Progam Pendidikan Keterampilan dalam rangka “Broad Based Education” yang berorientasi pada kecakapan hidup tersebut pada ayat 2 melebihi besarnya jumlah dana bantuan “Block-grant” yang diberikan oleh Pemerintah, maka kekurangannya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah, Sekolah dan Komite Sekolah serta masyarakat setempat.(4) Pendayagunaan dana bantuan“Block-grant” dilakukan secara transparan, akuntabel, dan dilakukan oleh Tim Pengembang Program Pendidikan keterampilan dengan melibatkan siswa pada setiap kegiatan.Pasal 2LINGKUP PEKERJAANPIHAK KEDUA wajib melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan antara lain menyusun:a. Program kerja, dan jadwal kegiatan Pendidikan Keterampilan …………................………………... dalam rangka “Broad Based Education” yang berorientasi pada kecakapan hidup.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 31
  34. 34. Belajar Untuk Masa Depankub. Kompetensi siswa yang akan dicapai setelah mengikuti pembelajaran Pendidikan Keterampilan ..............................................................................dalam rangka “Broad Based Education” yang berorientasi pada kecakapan hidup.c. Materi pembelajaran Pendidikan Keterampilan ……………..…………. dalam rangka “Broad Based Education” yang berorientasi pada kecakapan hidup sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai sebagai-mana tersebut pada butir b.Pasal 3PELAKSANAAN PEKERJAAN(1) Kegiatan yang harus dilakukan meliputi: a. Mempelajari Proposal Program Pendidikan Keterampilan yang harus dilaksanakan; b. Mengindentifikasi siswa yang mengikuti Program Pendidikan Keterampilan; c. Melaksanakan Program Pendidikan Keterampilan dengan melibatkan siswa pada setiap langkah kegiatan; d. Membuat laporan pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan : 1) Laporan perkembangan penyelenggaraan program 2) Laporan Pertanggungjawaban keuangan;(2) PIHAK KEDUA dalam mengembangkan Program Pendidikan Keterampilan wajib mengembangkan kemampuan secara inovatif, sehingga pelaksanaan program pendidikan keterampilan memiliki nilai jual;(3) Pembukuan keuangan dilakukan secara terpadu dengan pembukuan keuangan pada Buku Kas Umum (BKU) di Sekolah Induk, sedangkan pendayagunaannya berpedoman pada proposal yang telah disetujui.Pasal 4JANGKA WAKTU PELAKSANAAN(1) Pelaksanaan Program Pendidikan keterampilan sampai menghasilkan, memakan waktu selambat-lambatnya 12 (dua belas) bulan;(2) Pada tahun-tahun selanjutnya, kegiatan Program Pendidikan Keterampilan tersebut tetap dilaksanakan dan diikuti oleh siswa SMP Terbuka berikutnya atau secara bergulir.Pasal 5PEMBAYARANPemberian dana bantuan “Block-grant” yang ditanggung oleh pemerintah melalui PIHAKPERTAMA yaitu sebesar Rp. ……………………...……,= (……….………………………….. rupiah) dilakukandengan cara pembayaran sekaligus melalui rekening Bank PIHAK KEDUA setelah SuratPerjanjian Pemberian dan Pendayagunaan Dana Bantuan “Block-grant” ini ditandatanganioleh kedua belah pihak.32 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  35. 35. Belajar Untuk Masa DepankuPasal 6PELAPORAN(1) PIHAK PERTAMA berhak melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap persiapan dan pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan yang diselenggarakan oleh PIHAK KEDUA;(2) PIHAK KEDUA, berkewajiban untuk membuat dan menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Program Pendidikan Keterampilan ……….................…........…………………... kepada PIHAK PERTAMA yang memuat antara lain: a. Persiapan penyelenggaraan kegiatan b. Pelaksanaan program kegiatan c. Perkembangan pelaksanaan program kegiatan termasuk produk dan pemasarannya d. Kondisi dan permasalahan yang terjadi di lapangan e. Tindak lanjut dan upaya pemecahan yang dilakukan f. Penggunaan dana untuk setiap kegiatan sesuai dengan proposal yang diajukan(3) Laporan terdiri atas laporan penyelenggaraan kegiatan dan laporan keuangan, dalam bentuk: a. Laporan Triwulan b. Laporan Tengah Tahunan c. Laporan Akhir Tahun(4) Laporan disampaikan selambat-lambatnya pada tanggal 10 bulan berikutnya, kepada PIHAK PERTAMA dengan alamat : DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA GEDUNG E LANTAI – 16 KOMPLEKS DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL, JALAN JENDERAL SUDIRMAN, SENAYAN – JAKARTA 10270(5) Tembusan laporan disampaikan kepada : a. Dinas Pendidikan Provinsi yang bersangkutan b. Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota setempatPasal 7SANKSI(1) Segala sesuatu yang terjadi setelah penerimaan dana bantuan “Block-grant” oleh PIHAK KEDUA menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.(2) Apabila PIHAK KEDUA tidak memenuhi kewajiban sesuai dengan Surat Perjanjian ini dan kesanggupan dalam proposal yang diajukan oleh PIHAK KEDUA, maka PIHAK KEDUA wajib mengembalikan semua dana bantuan ”Block-grant” yang telah diterimanya sebesar Rp. ………………….……..,= (…………………………………rupiah) ke Kas Negara dan bersedia dituntut sesuai dengan peraturan hokum yang berlaku.Pasal 8KEADAAN KAHAR (FORCE MAJEUR)QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 33
  36. 36. Belajar Untuk Masa Depanku(1) Kedaan kahar adalah keadaan memaksa di luar kehendak dari kedua belah pihak karena terjadi bencana alam, seperti: banjir, gempa bumi, badai, petir dan situasi keamanan, seperti: perang, huru hara, kekacauan, kerusuhan, pemogokan, serta musibah angkutan baik di darat, laut maupun udara.(2) Apabila PIHAK KEDUA tidak mampu melaksanakan kewajiban-kewajibannya karena keadaan kahar dan memberitahukan secara tertulis kepada PIHAK PERTAMA dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar, maka kewajiban- kewajiban yang tidak dapat dilaksanakan oleh Pihak Kedua dapat ditangguhkan selama keadaan kahar tersebut berlangsung.(3) PIHAK KEDUA bertanggung jawab untuk mengamankan asset yang masih dapat didayagunakan sebagai akibat dari keadaan kahar.Pasal 9LAIN-LAIN(1) Berkenaan dengan masa peralihan diberlakukannya Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, maka nama satuan pendidikan 3 (tiga) tahun setelah SD / MI dapat digunakan SMP atau SLTP sesuai dengan yang digunakan oleh sekolah yang bersangkutan pada saat ini;(2) Biaya yang diperlukan sehubungan dengan pembuatan Surat Perjanjian ini, termasuk biaya meterai, dibebankan pada PIHAK KEDUA;(3) Perubahan atas surat perjanjian ini dapat dilakukan atas persetujuan kedua belah pihak.(4) Surat perjanjian ini dibuat rangkap 5 (lima) dan masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.(5) Dokumen yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini adalah: a. Proposal Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka beserta lampirannya; b. Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama tentang Penetapan SMP Penyelenggara Program Pendidikan Keterampilan bagi Siswa SMP Terbuka Tahun …………................;(5) Bila terjadi penggantian Kepala SMP Terbuka yang bersangkutan, maka semua tugas dan tanggung jawab serta barang-barang inventaris yang dimiliki berkaitan dengan Program Pendidikan Keterampilan ini harus diserahterimakan kepada penggantinya melalui suatu Berita Acara Serah Terima yang diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota setempat.Demikian surat perjanjian ini ditandatangani oleh kedua belah pihak pada hari dan tanggaltersebut di atas. PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA Kepala SMP Terbuka, Pejabat yang mewakili Direktorat Pembinaan SMP …………………………............................….. ............…………………………. NIP. ….....................……………………. NIP..……………………............34 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711
  37. 37. Belajar Untuk Masa DepankuCatatan: (hanya untuk diketahui, tidak perlu diketik dalam perjanjian)1. Surat perjanjian dibuat rangkap 5 (lima)2. Cara menempelkan meterai Rp. 6.000,= (enam ribu rupiah) sebanyak 3 (tiga) lembar adalah sebagai berikut: a. Rangkap pertama pada PIHAK PERTAMA untuk ditandatangani oleh Penanggung jawab Kegiatan. b. Rangkap kedua pada PIHAK KEDUA untuk ditandatangani oleh Kepala Sekolah c. Rangkap ketiga di antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA. Kepala (bagian awal) tanda tangan pihak pertama mengenai meterai. Ekor (bagian akhir) tanda tangan pihak kedua mengenai meterai.3. Lembar keempat dan kelima tanpa meterai, cukup ditandatangani saja.QEC24711 - Panduan Pelaksanaan Penyelenggaraan SMPT 35
  38. 38. Belajar Untuk Masa DepankuLampiran 6Contoh format Rekening Bank 1. Contoh Rekening Giro Cabang : ………… Rekening : G i r o Hal. : 1 Periode Tgl : ……………… Kepada Yth : No.Rekening :……........ SMPNegeri ………… NPWP : ……………… Jl. Kelurahan/Desa Kec/Kab. Provinsi TGL TGL TRANS VAL URAIAN MUTASI SALDO PT. BANK ……………. 2. Contoh Rekening Tabungan BANK ……………….. KANCAB SUB AREA MIKRO UNIT No. Rekening : Nama : SMP NEGERI Alamat : Tanda Pengenal : KTP/SIM/PASPORT : Mutasi Pengesahan Tgl Sandi Saldo Debet Kredit Teller36 Direktorat Pembinaan SMP - QEC24711

×