Matematika Powerpoint
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Matematika Powerpoint

on

  • 7,832 views

 

Statistics

Views

Total Views
7,832
Views on SlideShare
7,832
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
250
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Matematika Powerpoint Presentation Transcript

  • 1. Kelompok 9 : Nama : ^ Darwin {X.7} ^ Dita Prihardina P. {X.6} ^ Dodik Febriyantoro {X.8} ^ Hafiz Febrandani U. {X.7} ^ Rima Novira Sasmita {X.8} Trigonometri Angles SMAN 1 TANJUNGPINANG
  • 2. Trigonometri Angles Sudut Trigonometri
    • Trigonometri dalam bahasa Yunani berarti pengukuran segitiga yaitu bagian dari segitiga yang mempelajari hubungan antara sisi dan sudut pada suatu segitiga.
    • In Greece trigonometri means triangle measurement, is part of mathematics that discusses relation betweeen side and angle of a triangle.
  • 3. Pengertian Sudut Angles Understanding
    • Di dalam trigonometri, sudut terbagi menjadi 2 yaitu :
    • Sudut Positif
    • yaitu sudut yang di bentuk berlawanan arah dengan jarum jam.
    • Positive Angle
    • is resulted from anti-clockwise.
    • Sudut Negatif
    • yaitu sudut yang dibentuk searah dengan jarun jam.
    • Negative Angle
    • is resulted from a clockwise rotation.
  • 4. Perbandingan Trigonometri Trigonometri Rations
    • Dalam segitiga siku-siku berlaku teorema Phytagoras. Teorema Pythagoras menyatakan bahwa kuadrat hipotenusa merupakan jumlah dari kuadrat dua sisi lainnya. Secara sistematis, teorema Pythagoras dapat dinyatakan sebagai berikut :
    • dengan a dan b adalah sisi siku-siku serta c adalah hipotenusa.
    • a 2 + b 2 = c 2
  • 5. Pengertian Sinus, Kosinus dan Tangen Undersranding of Sin, Cosine and Tangent
    • Gambar dibawah ini menunjukkan segitiga siku-siku ABC dengan salah satu sudutnya ABC = . Didefinisikan perbandingan trigonometri suatu sudut pada segitiga ABC sebagai berikut :
    • In this following pictures shows a right triangle ABC which has an angle ABC = a. The trigonometric ratios are defined as follows.
    Segitiga sikusiku ABC
  • 6.
    • Disamping itu, terdapat perbandingan trigonometri lainnya yang merupakan kebalikan sinus, kosinus, dan tangen, yaitu sekan, kosekan, dan kotangen. Misalnya diketahui segitiga siku-siku ABC maka didefinisikan:
    • Beside that there are also other trigonometric ratios which are the reverse of sine, cosine and tangent. They are respectively called secant, cosecant, and cotangen. Suppose a right triangle ABC then their devinition are :
  • 7. Nilai Perbandingan Trigonometri untuk Sudut – Sudut Istimewa The Value of Trigonometric Ratios for Specific Angles
    • Sudut-sudut istimewa dalam trigonometri adalah 0 0 , 30 0 , 45 0 , 60 0 dan 90 0
    • The specific Angles in trigonometri that is 0 0 , 30 0 , 45 0 , 60 0 and 90 0
  • 8.
    •  
    • Untuk sudut 0 0 .
    • 1. For Angle 0 0
    •  
    • 2. Untuk sudut 90 0 .
    • 2. For Angle 90 0
  • 9.
    • Sudut 30 0 dan 60 0
    • 3. For Angles 30 0 and 60 0
    • Panjang sisi AD = t dapat diperoleh dengan menggunakan teorema Pythagoras, yaitu :
    • Segitiga Sama Sisi ABC
  • 10.
    • Maka nilai perbandingan trigonometri untuk sudut 30 0 dan 60 0 dapat diperoleh, yaitu:
  • 11.
    • 4. Sudut 45 0
    • Misalnya gambar dibawah ini merupakan persegi dengan panjang sisi-sisinya 1 satuan. Diagonal d membagi dua sama besar dan membentuk sudut 45 0 terhadap setiap sisi persegi tersebut. Panjang diagonal d dapat diperoleh dengan menggunakan teorema Pythagoras, yaitu :
    • Suppose this following pictures is a square which sidesare 1 unit length. The diagonal nd divides equally and makes an angle of 45 0 to each sides of the square. The diagonal length of d can be found by using Pythagoras theorem, as follow :
  • 12.
    • Sehingga nilai perbandingan trigonometri untuk sudut 45 0 dapat diperoleh, yaitu :
    • Therefor, the trigonometric ratios for angle 45 0 are :
    • Perbandingan Trigonometri Sudut 45 0
  • 13. Dengan demikian, kita telah memperoleh nilai-nilai dari perbandingan trigonometri untuk sudut-sudut 0 0 , 30 0 , 45 0 , 60 0 , 90 0 . Hasil penghitungan diatas dapat disajikan dalam tabel berikut : Thus the ways to find trigonometric ratios for specific angles such as 0 0 , 30 0 , 45 0, 60 0 and 90 0 are shown above and the results can be summarised as the following table : 0 0 30 0 45 0 60 0 90 0 sin 0 1 cos 1 0 tan 0 1
  • 14. Rumus Perbandingan Trigonometri Sudut Berelasi Trigonometric Ratios Formulas of Releated Angles
    • a. Perbandingan Trigonometri di Kuadran I
    • Nilai Perbandingan Trigonometri untuk
    • sudut 90 0 – α adalah sebagai berikut :
    • The value of trigonometry ratios for angle
    • 90 0 – α is the following :
  • 15.
    • b. Perbandingan Trigonometri di Kuadran II
    • b. The Trigonometric Ratios in Quadran II
    • Nilai perbandingan trigonometri untuk sudut 180 0 – α adalah :
  • 16.
    • d. Perbandingan Trigonometri di Kuadran IV
    • d. Trigonometric Ratios in Quadrant IV
    • Sehingga nilai perbandingan sudut 360 0 _ α dapat ditentukan sebagai berikut :
    • Therefore the value of trigonometric ratios for angle 180 0 + α can be summarised as follows :