Your SlideShare is downloading. ×
0
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Aliran energi dan daur biogeokimia
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Aliran energi dan daur biogeokimia

13,683

Published on

Biologi

Biologi

Published in: Education
0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
13,683
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
412
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. ALIRAN ENERGI DAN DAUR BIOGEOKIMIA
  • 2. ALIRAN ENERGI <ul><li>Berdasarkan Hukum Termodinamika, energi tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain </li></ul><ul><li>MH tidak dapat menciptakan dan memusnahkan energi, tetapi hanya dapat memanfaatkan energi itu dan mengubahnya dalam bentuk lain </li></ul>
  • 3. BENTUK ALIRAN MATAHARI PRODUSER GULA ENERGI MATAHARI ENERGI KIMIA KONSUMEN I KONSUMEN II KONSUMEN III PENGURAI
  • 4. FUNGSI ENERGI <ul><li>Disimpan dalam bentuk glikogen atau persenyawaan </li></ul><ul><li>Metabolisme tubuh </li></ul><ul><li>Menanggapi rangsang </li></ul><ul><li>Bergerak </li></ul><ul><li>Berkembang biak </li></ul><ul><li>Berubah dalam bentuk panas tubuh </li></ul><ul><li>Disimpan dalam bentuk jaringan tubuh </li></ul>
  • 5. <ul><li>Pada setiap tingkat trofik, energi yang dilepaskan ke lingkungan dalam bentuk panas dapat mencapai 90%. </li></ul><ul><li>Hanya 10% dari energi yang dapat digunakan untuk kegiatan hidup organisme </li></ul>
  • 6. <ul><li>Bentuk perubahan energi disebut TRANSFORMASI ENERGI </li></ul><ul><li>Misalnya : </li></ul><ul><li>Gula Lemak atau Protein Energi Gerak </li></ul>
  • 7. SEBUTAN MH DALAM EKOSISTEM PERAN SIFAT TK TRANSFER ENERGI PRODUSER ORGANISME FOTOSINTETIK TK. TROFIK I KONSUMEN I KONSUMEN II KONSUMEN III HERBIVOR KARNIVOR I KARNIVOR II TK. TROFIK II TK. TROFIK III TK. TROFIK IV PENGURAI MENGURAI ZAT ORGANIK
  • 8. RANTAI MAKANAN <ul><li>Merupakan peristiwa makan dimakan yang digambarkan dan diurutkan dalam bentuk liner </li></ul>
  • 9. JENIS RANTAI MAKANAN <ul><li>1. RANTAI MAKANAN PERUMPUT </li></ul><ul><li>CONTOH : </li></ul><ul><li>Kolam : </li></ul><ul><li>Plankton Ikan Kecil Ular Burung Elang </li></ul><ul><li>Produsen Konsu I Kons II Kons III </li></ul><ul><li>Darat : </li></ul><ul><li>Daun Pisang Ulat Burung Pemakan Serangga </li></ul><ul><li>Produsen K. I K. 2 </li></ul>
  • 10. RANTAI MAKANAN DETRITUS <ul><li>Detritus : Hasil penguraian zat-zat organik (berupa : hancuran, remukan, fragmen dll) </li></ul><ul><li>Detrivor : Hewan pemakan detritus (seperti : kutu kayu, rayap, cacing tanah ) </li></ul><ul><li>Contoh : </li></ul><ul><li>Sisa Daun Cacing Tanah Burung Jalak </li></ul><ul><li>Detritus Detrivor karnivora </li></ul>
  • 11. JARING-JARING MAKANAN <ul><li>Merupakan proses makan dan dimakan yang terjadi dialam secara komplek </li></ul><ul><li>Jaring makanan memperlihatkan hubungan populasi dengan populasi yang lain </li></ul>
  • 12.  
  • 13. <ul><li>Semakin komplek jaring-jaring makanan menunjukkan semakin kompleknya aliran energi dan aliran makanan. </li></ul><ul><li>Kompleksitas dalam jaring makanan mengakibatkan kestabilan komunitas dan ekosistem (interaksi keanekaragaman hayati) </li></ul>
  • 14. PIRAMIDA EKOLOGI <ul><li>Piramid ekologi berhubungan dengan struktur tropi </li></ul><ul><li>Struktur tropi diukur dengan energi yang ditangkap per satuan luas per satuan waktu atau hasil bawaan </li></ul>
  • 15. JENIS PIRAMIDA EKOLOGI <ul><li>1. PIRAMIDA JUMLAH </li></ul><ul><li>Menggambarkan hubungan kepadatan populasi (jumlah individu) di antara tingkat tropi </li></ul>K. Sekunder Produsen K. Primer K.Tersier
  • 16. PIRAMIDA BIOMASSA <ul><li>Menggambarkan jumlah berat kering dari seluruh organisme dalam suatu ekosistem (satuannya berat kering per satuan luas) </li></ul><ul><li>Bentuknya semakin kecil untuk setiap tarap tropi dan berubah-ubah tergantung perubahan iklim </li></ul>
  • 17. contoh 21 gr/m 2 132 4 703 gr/m 2 11 K. 2 K. 1 produsen
  • 18. PIRAMIDA ENERGI <ul><li>Menggambarkan jumlah energi pada setiap tingkat tropi (satuannya kalori atau kilokalori per satuan luas per tahun) </li></ul><ul><li>Terjadi penurunan energi, dimana pada tingkat produsen lebih besar pada taraf tropi herbivora dan seterusnya </li></ul>
  • 19. 87110 KJ m 2 th 67110 KJ m2 th 7110 KJ m2 th
  • 20. DAUR NITROGEN
  • 21. SUKSESI DAN KLIMAKS
  • 22. DAUR KARBON
  • 23. DAUR BELERANG
  • 24.  
  • 25. DAUR FOSPOR

×