• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Gerak pada Tumbuhan
 

Gerak pada Tumbuhan

on

  • 8,351 views

Lebih banyak bahan belajar BIOLOGI di http://belajar-di-rumah.blogspot.com

Lebih banyak bahan belajar BIOLOGI di http://belajar-di-rumah.blogspot.com

Statistics

Views

Total Views
8,351
Views on SlideShare
8,351
Embed Views
0

Actions

Likes
8
Downloads
0
Comments
7

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

17 of 7 previous next Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Gerak pada Tumbuhan Gerak pada Tumbuhan Presentation Transcript

    • Gerak Pada Tumbuhan
    •  Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut IRITABILITAS, dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut. Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak. Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh.
    • Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan, yaitu :  Gerak HIGROSKOPIS  Gerak ETIONOM  Gerak ENDONOM
    • Gerak HIGROSKOPIS Yaitugerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air. Misalnya:  gerak membukanya kotak spora.  pecahnya buah tanaman polong.
    • Gerak ETIONOM Yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar, antara alain :  TROPISME  NASTI  TAKSIS
    • ETIONOM: TROPISME yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang. Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi. Bentuk tropisme antara lain :  Fototropisme atau Heliotropisme, gerak bagian tubuh tumbuhan mendekati atau menjauhi arah cahaya matahari. Contoh: arah gerak batang  Geotropisme, gerak bagian tubuh tumbuhan mendekat atau menjauhi arah gaya gravitasi. Contoh: arah gerak akar.  Tigmotropisme adalah haptotropisme, gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsang berupa sentuhan atau persinggungan. Contoh: gerak sulur yang melilit.
    •  Hidrotropisme, gerak bagian tumbuhan karena rangsang berupa air. Contoh: gerak akar menuju ke daerah yang banyak mengandung air. Kemotropisme, gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsang yang berupa zat atau bahan kimia.Contoh : gerak tumbuh akar menuju daerah yang banyak mengandung unsur hara. Thermotropisme, gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsang berupa panas, Contoh : gerak bagian tubuh tumbuhan mendekati atau menjauhi panas. Reotropisme, gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsang berupa arus air. Contoh: gerak tumbuhan air yang tumbuh searah dengan arus air.
    • Gambar: Fototropisme
    • Catatan: Fototropisme Pimen kriptokrom (sejumlah pigmen?  karoten dan riboflavin)
    •  Fototropisme: Transduksi Hormon IAA
    • Gambar: Gravitropisme http://www.botanical-online.com/animacion4.htm
    • Catatan: Gravitropisme Adanya endapan Amiloplas pada ujung akar, ada mutan tanpa amiloplas ternyata akar juga ke bawah? Peran ABA: Apabila akar datar terjadi transduksi ABA oleh tudung akar disisi bawah  menghambat pertumbuhan, akhirnya tudung akar berbelok arah ke bawah. Mutan tanpa ABA akar tetap Geotropisme positif?
    •  Peran IAA sebagai penghambat:  Akar tanpa tudung akar, agar+IAA di satu sisi  pertumbuhan akar akan membelok ke sisi balok agar+IAA  akar arah mendatar diberi IAA radioaktif secara merata  IAA bergeser ke sisi bawah.  Penghambatan terhadap auxin menyebabkan hilangnya kemampuan tanggap akar terhadap gravitasi.
    •  Ion Kalsium:  Adanya Ca2+ di dalam akar akan berpindah ke sisi bawah akar karena adanya gravitasi  Percobaan dengan penempelan balok agar+ Ca2+ menyebabkan akar berbelok ke arah balok, beberapa kasus belok 3600  Ligan kuat Ca2+ yaitu EDTA (Etilen DiaminTetraasetat Acid) apabila diberika dapat menghambat pembengkokan akar.
    • Gambar: Hygrotropisme
    • Gambar: Tigmotropisme
    • ETIONOM: NASTI Yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang. Beberapa Bentuk nasti :  Tigmonosti /seismonasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsang mekanisme berupa sentuhan atau tekanan. Contohnya : menutupnya daun putri malu.  Termonasti, gerak nasti karena pengaruh rangsang suhu. Contoh : gerak membukanya bunga tulip.
    •  Fotonasti, gerak nasti karena pengaruh rangsang cahaya.Contoh : gerak mekarnya bunga pukul empat, bunga waru, dan bunga kupu – kupu. Niktinasti, gerak menutup atau rebahnya tumbuhan karena pengaruh gelap atau menjelang malam. Contoh : gerak tidur daun lamtoro pada malam hari. Nasti Kompleks, gerak nasti yang disebabkan oleh beberapa faktor sekaligus yang saling terikat. Contoh : Membuka dan menutupnya sel pada stomata.
    • Catatan:Tigmonasti sang Putri Malu Kegunaan respon diduga untuk mengagetkan dan mengusir hama yang akan memakan daun- daunnya. Mekanisme ada 2 ?:  Sebagai mekanisme elektris: aliran ion melalui membran sel dengan kec. 2 ms-1  Sebagai mekanisme kimiawi, adanya bahan aktif yang disebar ke seluruh tubuh. Bahan tersebut turgorin (semula disebut faktor Ricca). Turgorin melalui xylem bersama aliran transpirasi menuju pulvinus, membran pulvinus kemudian memberikan respon dengan menyebabkan anak-anak terlipat.
    • Gambar: Tigmonastihttp://www.botanical-online.com/animation7.htm
    • Gambar: Fotonasti Mirabilis
    • ETIONOM: TAKSIS Taksis merupakan gerak perpindahan tempat sebagian atau seluruh bagian tumbuhan akibat dari adanya rangsangan. Macam – macam taksis:  Kemotaksis, gerak taksis yang disebabkan oleh zat kimia.  Contohnya pergerakan sel gamet jantan pada tumbuhan lumut bergerak menuju sel gamet betina.  Fototaksis, gerak taksis yang disebabkan oleh cahaya matahari.  Contohnya pergerakan ganggang hijau Chlamydomonas yang langsung bergerak menuju cahaya yang intensitasnya sedang.
    • Gerak ENDONOM yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya  gerak OTONOM, misalnya aliran plasma sel.