BIOLOGI KEANEKARAGAMAN

17,100 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
8 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
17,100
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
8
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

BIOLOGI KEANEKARAGAMAN

  1. 1. Matakuliah : Biologi Dasar IIPengampu : Arief Abdillah Nurusman
  2. 2. TINGKAT KEANEKARAGAMAN:2. Keanekaragaman Tingkat Gen • Gen adalah faktor pembawa sifat yang terletak dalam kromosom • Komponen dasar kimia gen semua mahluk hidup sama • Keanekaragaman gen adalah variasi susunan gen dalam suatu species • Species: kelompok mahluk hidup dengan persamaan ciri umum dan dapat melakukan perkawinan dengan hasil keturunan fertil • Adanya varietas, ekotipe
  3. 3. 1. Keanekaragaman Tingkat Species • Adanya perbedaan-perbedaan berbagai species mahluk hidup yang ada di suatu tempat, di biosfer • Misalnya di sebuah kolam ikan akan dijumpai ikan, lumut, kodok, ular pemangsa dsb.
  4. 4. 1. Keanekaragaman Tingkat Ekosistem • Interaksi antara berbagai mahluk hidup dengan sesamanya (lingkungan biotik) dan lingkungan abiotik tertentu memunculkan keanekaragaman tingkat Ekosistem. • Misal: ekosistem sungai, ekosistem danau, terumbu karang dsb.
  5. 5. Tingkatan Keanekaragaman Hayati Perbedaan gen dapat menyebabkan terjadinya variasi. KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM (ANTAR EKOSISTEM) KEANEKARAGAMAN SPESIES (ANTAR SPESIES YANG BERBEDA) KEANEKARAGAMAN GENETIK (PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA)
  6. 6. Tingkatan Keanekaragaman Hayati Pada spesies yang berbeda menunjukkan adanya keanekaragaman KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM (ANTAR EKOSISTEM) KEANEKARAGAMAN SPESIES (ANTAR SPESIES YANG BERBEDA) KEANEKARAGAMAN GENETIK (PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA)
  7. 7. Tingkatan Keanekaragaman Hayati Ekosistem yang berbeda menunjukkan adanya keanekaragaman KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM (ANTAR EKOSISTEM) KEANEKARAGAMAN SPESIES (ANTAR SPESIES YANG BERBEDA) KEANEKARAGAMAN GENETIK (PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA)
  8. 8. Keanekaragaman Hayati IndonesiaFakta : 1. Keanekaragaman hayati adalah anugerah Tuhan yang sangat besar. 2. Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati nomor 2 di dunia, setelah negara Brazil. 3. Keanekaragaman hayati indonesia menurut Sastra Pradja meliputi : Mamalia (300 jenis), Burung (7500 jenis), Reptil (2000 jenis), Tumbuhan berbiji (25 ribu jenis), Paku-pakuan (1250 jenis), Lumut (7500 jenis), Algae (7800 jenis), Jamur (72 ribu jenis), serta Monera (300 jenis).
  9. 9. Penyebaran Keanekaragaman Hayati Indonesia Meliputi penyebaran flora dan fauna di Indonesia
  10. 10. Tipe – Tipe Ekosistem• Ekosistem Air Tawar, yaitu ekosistem yang terbentuk di permukaan daratan. Memiliki kondisi air tawar (konsentrasi garam-garam mineral sedikit). Meliputi danau, sungai, rawa, dll. Ada 2 macam ekosistem air tawar, yaitu : Ekosistem Air Tawar Lentik dan Ekosistem Air Tawar Lotik a. Ekosistem air tawar lentik Ciri : Airnya tidak berarus
  11. 11. b. Ekosistem air tawar lontik Ciri : Memiliki air yang berarus
  12. 12. Zona litoral Zona laut dangkal Zona fotik Zona Pelagik Lantai Samudra Zona afotik Figure 34.7A
  13. 13. Zona Litoral– Berada di tepi laut (pantai)– Menyediakan tempat bagi kebanyakan ikan dan udang, kepiting untuk membesarkan anak-anaknya.– Biasanya dikelilingi oleh daratan yang membentuk hutan bakau
  14. 14. b. Ekosistem Terumbu Karang-Terbentuk oleh koloni rangka hewan coelenterata-Berperan sebagai daerah perkembangbiakan ikan-Ekosistem yang mudah rusak oleh polusi, pencemaran, dll
  15. 15. -Merupakan wilayah laut terbuka.-Terdiri dari 2 wilayah kedalaman yang berbeda, yaitu zona fotikdan zona afotik Zona fotik Zona Lantai Samudra Zona Pelagik afotik
  16. 16. EKOSISTEM DARATHutan Tropis Kutub Hutan musimSavana Chaparral Hutan KoniferGurun Padang rumput Tundra
  17. 17.  Merupakan sebuah kelompok ekosystem- ekosistem yang memiliki iklim dan komunitas dominan yang sama.
  18. 18.  Umumnya terletak di daerah katulistiwa Merupakan ekosistem dengan keanekaragaman yang tinggi Curah hujan tinggi (200-450 cm pertahun) Mendapat sinar matahari sepanjang tahun Figure 34.10
  19. 19.  Kering, terletak di daerah tropis dan sub tropis. Didominasi oleh padang rumput yang luas dan diselingi oleh tumbuhan semak dan pohon yang berpencar Hewan yang mendominasi adalah serangga, herbivora dan karnivora Figure 34.12
  20. 20.  Gurun adalah bioma yang sangat kering Curah hujan sangat rendah (kurang dari 25 cm pertahun) Tumbuhan yang mendominasi berupa semak, tumbuhan sukulen, dan rumput-rumputan Terletak di belahan bumi dengan garis lintang 20 -30 derajat LU dan LS Figure 34.13
  21. 21. Padang Rumput / Stepa - Didominasi oleh vegetasi rumput-rumputan dalam skala luas - Curah hujan dibawah savana, yakni 25 – 75 cm pertahun - Di dominasi oleh hewan-hewan herbivora
  22. 22. - Didominasi oleh tumbuhankonifer- Terletak di daerah sub tropisatau pegunungan- Memiliki musim dingin yangpanjang, musim panas pendek-Hewan yang hidup antara lainrusa, srigala, dll Figure 34.15
  23. 23.  Memiliki musim dingin yang sangat panjang (ekstrem) Meliputi daerah- daerah yang terletak dekat dengan kutub utara Tidak ditemukan pohon, didominasi oleh lumut-lumutan, rumput-rumputan, dan perdu. Figure 34.18
  24. 24.  Dengan mengetahui adanya keanekaragamaan gen merupakan modal dasar untuk melakukan rekayasa genetika dan hibridisasi (kawin silang) untuk mendapatkan bibit unggul yang diharapkan. Dengan mengetahui adanya kenaekaragaman jenis dapat menuntun kita untuk mencari alternatif dari bahan makanan, bahan sandang, dan papan, juga dapat menuntun kita memilih hewan-hewan unggul yang dapat dibudidayakan. Dengan mengetahui adanya keanekaragaman ekosistem kita dapat mengembangkan sumber daya hayati yang cocok dengan ekosistem tertentu sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian dan peternakan, aktifitas ramah lingkungan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  25. 25. Apakah klasifikasi itu ? Klasifikasi adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan-persamaan ciri, cara hidup, tempat hidup, daerah penyebaran.
  26. 26.  Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya
  27. 27.  Untuk mempermudah dalam mempelajari organisme yang beraneka ragam Untuk melihat hubungan kekerabatan antar makhluk hidup yang satu dengan yang lain
  28. 28.  Berdasarkan Persamaan Berdasarkan Perbedaan Berdasarkan Manfaat Berdasarkan Ciri Morfologi dan Anatomi Berdasarkan Ciri Biokimia  
  29. 29.  Klasifikasi Sistem Alami Klasifikasi Sistem Buatan Klasifikasi Filogenetik
  30. 30. Kelompok-kelompok Makhluk Hidup  Hewan: ◦ air laut, tawar, ◦ Darat terbang, melata Tumbuhan   ◦ Semak  ◦ Herba  ◦ Pohon 
  31. 31.  Dikenalkan oleh orang Swedia bernama Carl Von Linne (Carolus Linnaeus) Sistem klasifikasinya disebut Binomial Nomenklatur Menetapkan nama makhluk hidup dengan dua kata saja  
  32. 32.  Bertolak dari teori evolusi Darwin Muncul sistem klasifikasi modern berdasarkan filogeni Yaitu klasifikasi yang disusun dgn melihat keturunan dan hubungan kekerabatan
  33. 33. .Klasifilasi dan evolusi, kerajaan, divisi, anak divisi, dan beberapa kelas,untuk menunjukkan kemungkinan urutan evolusi tumbuhan.
  34. 34. F.1. Sistem Dua Kingdom Dikemukakan oleh Aristoteles, dibagi menjadi 2 kingdom Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan) Ciri– ciri : memiliki dinding sel, berklorofil, mampu berfotosintesis Kingdom Animalia (Dunia Hewan) Ciri–ciri : tidak memiliki dinding sel, tidak berklorofil, mampu bergerak bebas 
  35. 35. Dikemukakan oleh Ernst Haeckel dibagi menjadi 3kingdom :   1. Kingdom Protista     Ciri : uniseluler atau multiseluler 2. Kingdom Plantae     Ciri : autotrof, eukariot multiseluler, reproduksi dgn spora3. Kingdom Animalia    Ciri : heterotrof, eukariot multiseluler.
  36. 36. Dikemukakan oleh Herbert CopelandDibagi menjadi 4 kingdom :1. Kingdom Monera, ciri-ciri memiliki inti tanpa membran inti (prokariotik)2, Kingdom Protista, terdiri dari organisme bersel satu dan bersel banyak3. Kingdom Plantae, terdiri dari jamur, tumbuhan lumut, tumb. paku, tumbuhan biji  4. Kingdom Animalia, terdiri dari semua hewan dari protozoa sampai chordata   
  37. 37.  Dikemukakan oleh Robert H. Whittaker Dibagi menjadi 5 kingdom : 1. Kingdom Monera, ciri: prokariotikEubacteria dan Archaebacteria Termasuk dalam Monera: Bakteri (Schizophyta/Schizomycetes) dan Golongan Ganggang Biru (Cyanophyta) 2. Kingdom Protista, Ciri : uniseluler/multiseluler, eukariotik  Protozoa, Ganggang bersel satu 3. Kingdom Fungi,    Ciri : eukariotik, heterotrof, tidak berklorofil,     dinding sel dari zat kitin.  Divisi: Oomycotina, Zygomycotina, Ascomycotina, Basidiomycotina, dan Deuteromycotina 4. Kingdom Plantae,     Ciri : uniseluler/multiseluler, eukariotik, autotrof 5. Kingdom Animalia,     Ciri : multiseluler, eukariotik, heterotrof   
  38. 38.  Dikemukakan oleh Carl Woese Dibagi menjadi 6 kingdom :   1. K. Plantae (Tumb.),       ciri : autotrof, eukariot multiseluler, bereproduksi dgn spora.    2. K. Animalia (Hwn),        ciri : heterotrof, eukariot multiseluler    3. K. Eubacteria (Bakteri),        ciri : prokariotik bersel satu    4. K. Archaebacteria (Prokariot)        (berbeda dengan bakteri dalam hal transkripsi dan translasi genetik)    5. K. Protista (Eukariot bersel satu)    6. K. Fungi : eukariotik osmotrofik bersel satu /banyak  
  39. 39.  a. Pencandraan Ciri-ciri Makhluk Hidup b. Pengelompokkan Berdasarkan Ciri-ciri c. Pemberian Nama Takson  
  40. 40.  Kingdom Filum atau Divisio  untuk tumbuhan Classis (Kelas) Ordo (Bangsa) Familia (Suku) Genus (Marga) Species (Jenis)
  41. 41. a. Klasifikasi hewan: kucing  Kerajaan (Kingdom): Animalia Filum (Phylum) Chordata Kelas (Classis): Mammalia Bangsa (Ordo): Carnivora Suku (Familia): Felidae Marga: Felis Jenis (Spesies): Felis catus
  42. 42.  Kerajaan (Kingdom): Plantae Divisi (Divisio): Spermatophyta Anak Divisi (Sub Divisio): Angiospermae Kelas (Classis): Monocotyledoncae Bangsa (Ordo): Poales Suku (Familia): Poaceae Marga (Genus): Oryza Jenis (Spesies): Oryza sativa (padi)
  43. 43.  Dalam kehidupan, sering ditemukan satu jenis dengan banyak nama. Contoh: mangga memiliki nama daerah yang berbeda-beda. ◦ Masyarakat Jawa Tengah menyebutnya pelem, ◦ Jawa Timur  Paoh ◦ Sumatera Barat  pauh. Contoh lain: pisang ◦ Jawa Barat  cau, ◦ Jawa Tengah  gedang Nama daerah hanya dimengerti oleh penduduk setempat.
  44. 44.  Agar nama satu jenis dimengerti oleh semua orang, maka setiap jenis perlu diberi nama ilmiah Nama ilmiah menggunakan bahasa latin, sesuai dengan kode Internasional Tata Nama Tumbuhan dan Hewan. Nama ilmiah digunakan sebagai alat komunikasi ilmiah di seluruh dunia Walaupun kadang sulit dieja atau diingat, tetapi diharapkan suatu organisme hanya memiliki satu nama yang benar. Upaya memberi nama ilmiah makhluk hidup yang dirintis oleh para ilmuwan, melahirkan sistem tata nama binomial nomenklatur (tata nama biner) yang meliputi ketentuan pemberian nama takson jenis.
  45. 45.  Nama jenis untuk hewan maupun tumbuhan harus terdiri atas dua kata tunggal yang sudah dilatinkan. ◦ Kata pertama merupakan nama marga (genus), ◦ Kata kedua, merupakan petunjuk spesies atau epitheton specificum ◦ Dalam penulisan nama marga, huruf pertama dimulai dengan huruf besar, ◦ sedangkan nama petunjuk jenis, seluruhnya menggunakan huruf kecil. ◦ Selanjutnya setiap nama jenis (spesies) makhluk hidup ditulis dengan huruf cetak miring atau digaris-bawahi (terpisah antara kata1 dan kata2) agar dapat dibedakan dengan istilah lain.
  46. 46.  Nama marga tumbuhan maupun hewan terdiri atas suku kata yang merupakan kata benda berbentuk tunggal (mufrad). Huruf pertamanya ditulis dengan huruf besar. Contoh: marga tumbuhan Solanum (terong- terongan), marga hewan Felis (kucing), dan sebagainya.
  47. 47.  Nama-nama suku pada umumnya merupakan suku kata sifat yang dijadikan sebagai kata benda berbentuk jamak. Biasanya berasal dari nama marga makhluk hidup yang bersangkutan. Bila tumbuhan, maka ditambahkan akhiran aceae. Contoh, nama suku Solanaceae, berasal dari kata Solanum + aceae. Hewan ditambahkan dengan idea. Contoh, nama suku Felidae, berasal dari kata Felis + idea.
  48. 48. ANGGOTA +/- 500.000 - 600.000 SPESIES1.ALGA/GANGGANG DIBAGI DALAM BEBERAPA KELAS: A.CHLOROPHYTA: GANGGANG HIJAU B.CHRYSOPHYTA: GANGGANG KEEMASAN C.PHAEOPHYTA: GANGGANG PIRANG/COKLAT D.RHODOPHYTA: GANGGANG MERAH. 2.BRYOPHYTA: LUMUT 
  49. 49. 3. PTERIDOPHYTA: PAKU-PAKUAN DIBAGI MENJADI BEBERAPA KELAS: A. KELAS PSILOPHYTINAE B. KELAS EQUISETINAE C. KELAS LYCOPODINAE D. KELAS FILICINAE 4. SPERMATOPHYTA ATAU TUMBUHAN BERBIJI Menghasilkan biji sebagai alat berkembang biak, nama lainnya Embriophyta Siphonogamae (tumbuhan berembrio yang perkawinannya melalui suatu saluran) atau Antophyta (tumbuhan berbunga) atau Phanerogamae (alat kelaminnya tampak jelas yaitu berupa benang sari dan putik).
  50. 50. Kerajaan/Kingdom Animalia - PembagianJenis/Macam atau Kategori Binatang Terbagi Menjadi 10 Filum/Phylum
  51. 51.  Hewan atau animal yang kita kenal selama ini dapat dibagi manjadi sepuluh macam filum / phylum yaitu protozoa, porifera, coelenterata, platyhelminthes, nemathelminthes, annelida, mollusca, echinodermata, arthropoda dan chordata.
  52. 52.  Protozoa adalah hewan bersel satu karena hanya memiliki satu sel saja alias bersel tunggal dengan ukuran yang mikroskopis hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Protozoa dapat hidup di air atau di dalam tubuh makhluk hidup atau organisme lain sebagai parasit. Hidupnya dapat sendiri/soliter atau bersama-sama/ koloni. Contohnya : amuba / amoeba.
  53. 53.  Porifera adalah binatang atau hewan berpori karena tubuhnya berpori-pori mirip spon dengan bintang karakter terkenal spongebob squarepants hidup di air dengan memakan makanan dari air yang disaring oleh organ tubuhnya. Contohnya : bunga karang, spons, grantia.
  54. 54.  Coelenterata adalah hewan berongga bersel banyak yang memiliki tentakel contohnya seperti ubur-ubur dan polip. Simetris tubuh coelenterata adalah simetris bilateral hidup di laut. Contohnya yaitu hydra, koral, polip dan jellyfish atau ubur-ubur.
  55. 55.  Platyhelminthes adalah binatang sejenis cacing pipih dengan simetri tubuh simetris bilateral tanpa peredaran darah dengan pusat syarah yang berpasangan. Cacing pipih kebanyakan sebagai biang timbulnya penyakit karena hidup sebagai parasit pada binatang / hewan atau manusia. Contohnya antara lain seperti planaria, cacing pita, cacing hati, polikladida.
  56. 56.  Nemathelminthes atau cacing gilik /gilig adalah hewan yang memiliki tubuh simetris bilateral dengan saluran pencernaan yang baik namun tiak ada sistem peredaran darah. Contoh cacing gilik : cacing askaris, cacing akarm cacing tambang, cacing filaria.
  57. 57.  Annelida adalah cacing gelang dengan tubuh yang terdiri atas segmen-segmen dengan berbagai sistem organ tubuh yang baik dengan sistem peredaran darah tertutup. Annelida sebagian besar memiliki dua kelamin sekaligus dalam satu tubuh atau hermafrodit. Contohnya yakni cacing tanah, cacing pasir, cacing kipas, lintah / leeches.
  58. 58.  Mollusca adalah hewan bertubuh lunak tanpa segmen dengan tubuh yang lunak dan biasanya memiliki pelindung tubuh yang berbentuk cangkang atau cangkok yang terbuat dari zat kapur untuk perlindungan diri dari serangan predator dan gangguan lainnya. Contoh molluska : kerang, nautilus, gurita, cumi-cumi, sotong, siput darat, siput laut, chiton.
  59. 59.  Echinonermata adalah binatang berkulit duri yang hidup di wilayah laut dengan jumlah lengan lima buah bersimetris tubuh simetris radial. Beberapa organ tubuh echinodermata sudah berkembang dengan baik. Misalnya teripang / tripang / ketimun laut, bulu babi, bintang ular, dolar pasir, bintang laut, lilia laut.
  60. 60.  Arthropoda adalah hewan dengan kaki beruas-ruas dengan sistem saraf tali dan organ tubuh telah berkembang dengan baik. Tubuh artropoda terbagi atas segmen- segmen yang berbeda dengan sistem peredaran darah terbuka. Contoh : laba-laba, lipan, kalajengking, jangkrik, belalang, caplak, kaki seribu, udang, lalat/laler, kecoa.
  61. 61.  Chordata adalah hewan yang memiliki notokorda atau chorde yaitu tali sumbu tubuh syaraf belakang dengan rangka. Ukuran chordata beragam ada yang besar dan ada yang kecil dengan otak yang terlindung tengkorak untuk berfikir. Contoh chordata adalah manusia, cacing acorn, ikan lancet, ikan paus pembunuh, katak, burung puyuh, kalkun, lemur, beruk, macan, kucing, dsb.
  62. 62.  CIRI UTAMA ADALAH (1) MEMILIKI CHORDA DORSALIS/NOTOKORD DAN (2) TUBUHNYA SIMETRIS BILATERAL. DIBAGI MENJADI 4 SUBFILUM : 1.SUBFILUM HEMICHORDATA 2.SUBFILUM TUNICATA/UROCHORDATA 3.SUBFILUM CEPHALOCHORDATA 4.SUBFILUM VERTEBRATA
  63. 63.  SUBFILUM VERTEBRATA DIBAGI MENJADI BEBERAPA KELAS: 1.KELAS AGNATHA: IKAN TIDAK BERAHANG 2.CHONDRICHTYES: IKAN BERTULANG RAWAN 3.OSTEICHTYES: IKAN BERTULANG SEJATI 4.AMPHIBI: KATAK DAN SALAMANDER 5.KELAS REPTIL: HEWAN MELATA 6.KELAS AVES: UNGGAS 7. KELAS MAMALIA: HEWAN MENYUSUI
  64. 64.  DARI ASAL KATA BAKTERION (YUNANI = BATANG KECIL). DI DALAM KLASIFIKASI BAKTERI DIGOLONGKAN DALAM DIVISIO SCHIZOMYCETES. CIRI-CIRI UMUM -TUBUH UNISELULER (BERSEL SATU) -TIDAK BERKLOROFIL (MESKIPUN BEGITU ADA BEBERAPA JENIS BAKTERI YANG MEMILIKI PIGMEN SEPERTI KLOROFIL SEHINGGA MAMPU BERFOTOSINTESIS DAN HIDUPNYA AUTOTROF- REPRODUKSI DENGAN CARA MEMBELAH DIRI (DENGAN PEMBELAHAN AMITOSIS) -HABITAT: BAKTERI HIDUP DIMANA-MANA (TANAH, AIR, UDARA, MAHLUK HIDUP) -SATUAN UKURAN BAKTERI ADALAH MIKRON (10-3)
  65. 65.  1. SEBAGAI MAHLUK PENGURAI /SAPROVOR. BERSAMA-SAMA DENGAN JAMUR, BAKTERI BERPERAN SEBAGAI PENGURAI MAHLUK-MAHLUK YANG SUDAH MATI 2. PENGHASIL ANTIBIOTIK . DARI BAKTERI GOLONGAN ACTINOMYCETES (BENTUK PERALIHAN ANTARA BAKTERI DAN JAMUR) DIHASILKAN BERMACAM- MACAM ANTIBIOTIK. MISALNYA: STREPTOMISIN >> DARI STREPTOMYCES GRISEUS, KLORAMFEMIKOL >> DARI STREPTOMYCES VENEZUELAE.
  66. 66.  3. PENGHASIL BAHAN PANGAN . - ASAM CUKA >> DARI ACETOBACTER ACETIL - YOGHURT >> DARI LACTOBACILLURS BULGARICUS - SARI KELAPA/NATA DE COCO >> DARI ACETOBACTER XYLINUM 4. PENGIKAT N2 BEBAS DI UDARA: BERSIMBIOSIS DENGAN TANAMAN LEGUMINOSAE (TANAMAN BUAH POLONG) - RHIZOBIUM LEGUMINOSARUM DAN R. RADICICOLA. HIDUP BEBAS : - AZOTOBACTER, RHODOSPIRILLUM RUBRUM, CLOSTRIDIUM PASTEURIANUM.
  67. 67.  MERUGIKAN MAHLUK LAIN BAKTERI PATOGEN ADALAH BAKTERI PARASIT YANG DAPAT MENIMBULKAN PENYAKIT PADA ORGANISME LAIN. PADA TUMBUHAN MISALNYA: XANTHOMONAS CITRI >> PENYEBAB KANKER BATANG JERUK. ERWINIA TRACHELPHILIA >> PENYEBAB PENYAKIT BUSUK DAUN LABU. PADA HEWAN MISALNYA: BACILLUS ANTRAXIS >> PENYEBAB PENYAKIT ANTHRAX PADA HEWAN TERNAK. ACTYNOMYCES BOVIS >> PENYEBAB PENYAKIT BENGKAK PADA RAHANG SAPI. PADA MANUSIA MISALNYA: SALMONELLA THYPHOSA >> PENYEBAB PENYAKIT TIFUS MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS >> PENYEBAB PENYAKIT TBC MYCOBACTERIUM LEPRAE >> PENYEBAB PENYAKIT LEPRA TREPONEMA PALLIDUM >> PENYEBAB PENYAKIT SIFILIS SHIGELLA DYSENTRIAE >> PENYEBAB PENYAKIT DISENTRI BASILER DIPLOCOCCUS PNEUMONIAE >> PENYEBAB PENYAKIT RADANG PARU-PARU VIBRIO CHOLERA >> PENYEBAB PENYAKIT KOLERA
  68. 68.  ILMU TENTANG VIRUS DISEBUT VIROLOGI. VIRUS (BAHASA LATIN) = RACUN. HAMPIR SEMUA VIRUS DAPAT MENIMBULKAN PENYAKIT PADA ORGANISME LAIN. SAAT INI VIRUS ADALAH MAHLUK YANG BERUKURAN PALING KECIL. VIRUS HANYA DAPAT DILIHAT DENGAN MIKROSKOP ELEKTRON DAN LOLOS DARI SARINGAN BAKTERI (BAKTERI FILTER). SEJARAH PENEMUAN D. IWANOWSKY (1892) DAN M. BEYERINCK (1899) ADALAH ILMUWAN YANG MENEMUKAN VIRUS, SEWAKTU KEDUANYA MENELITI PENYAKIT MOZAIK DAUN TEMBAKAU. KEMUDIAN W.M. STANLEY (1935) SEORANG ILMUWAN AMERIKA BERHASIL MENGKRISTALKAN VIRUS PENYEBAB PENYAKIT MOZAIK DAUN TEMBAKAU (VIRUS TVM).
  69. 69.  TUBUHNYA MASIH BELUM DAPAT DISEBUT SEBAGAI SEL, HANYA TERSUSUN DARI SELUBUNG PROTEIN DI BAGIAN LUAR DAN ASAM NUKLEAT (ARN & ADN) DI BAGIAN DALAMNYA. BERDASARKAN ASAM NUKLEAT YANG TERDAPAT PADA VIRUS, KITA MENGENAL VIRUS ADN DAN VIRUS ARN. VIRUS HANYA DAPAT BERKEMBANG BIAK (BEREPLIKASI) PADA MEDIUM YANG HIDUP (EMBRIO, JARINGAN HEWAN, JARINGAN TUMBUHAN). BAHAN-BAHAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MEMBENTUK BAGIAN TUBUH VIRUS BARU, BERASAL DARI SITOPLASMA SEL YANG DIINFEKSI.
  70. 70.  1. PADA BAKTERI : 1.1. BAKTERIOFAGE. 2. PADA TUMBUHAN : 2.1. VIRUS TMV (TABACCO MOZAIK VIRUS) PENYEBAB MOZAIK PADA DAUN TEMBAKAU. 2.2. VIRUS TUNGRO: PENYEBAB PENYAKIT KERDIL PADA PADI. PENULARAN VIRUS INI DENGAN PERANTARA WERENG COKLAT DAN WERENG HIJAU. 2.3. VIRUS CVPD (CITRUS VEIN PHLOEM DEGENERATION) MENYERANG TANAMAN JERUK
  71. 71.  3. PADA HEWAN : 3.1. VIRUS NCD (NEW CASTLE DISEASE) PENYEBAB PENYAKIT TETELO PADA AYAM DAN ITIK. 4. PADA MANUSIA : 4.1. VIRUS HEPATITIS, PENYEBAB HEPATITIS (RADANG HATI), YANG PALING BERBAHAYA ADALAH VIRUS HEPATITIS B. 4.2. VIRUS RABIES >> PENYEBAB RABIES 4.3. VIRUS POLIO >> PENYEBAB POLIO 4.4. VIRUS VARIOLA DAN VARICELLA >> PENYEBAB CACAR API DAN CACAR AIR 4.5. VIRUS INFLUENZA >> PENYEBAB INFLUENSA 4.6. VIRUS DENGUE >> PENYEBAB DEMAM BERDARAH 4.7. VIRUS HIV >> PENYEBAB AIDS

×