Your SlideShare is downloading. ×
Pengembangan Kurikulum Paud
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Pengembangan Kurikulum Paud

7,838
views

Published on


2 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • saya rasa kurikulum hanya sebagai acuan..implementasi di lapangan, bisa disesuaikan menurut kebutuhan dan perkembangan anak..jika tidak ada standar kurikulum,maka terkadang guru (apalagi yang tidak/belum berpengalaman ) akan mengalami kesulitan...with my humble opinion..of course,thank u
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • sebenarnya pembelajaran pada tingkatan paud tidak diperlukan adanya kurikulum.yang ada adalah penguasaan dan pengetahuan guru ttg perkembangan anak.apabila pembelajaran di paud dikaitkan dengan kurikulum maka anak tak merakan enjoy,termasuk gurunya.guru disibukkan oleh target dan pencapaian materi kiurikulum,guru tidak lagi berbicara ttg perkembangan anak, tapi berbicara target materi kurikulum.bukti adalah secara kebetulan saya punya cucu yang memang di perhatikan sejak masa prenatal dan pasca kelahiran. dia kita sentuh dengan memberikan nutrisi yang cukup dan stimulasi yang maksimal.kondisi anak itu sekarang telah berkembang dengan baik kognif,sosil maupun motoriknya.apa pendapat anda.aku tunggu
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
7,838
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
415
Comments
2
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KONSEP PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FORMAL PUSAT KURIKULUM BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Jakarta, Tahun 2007 Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 i
  • 2. DAFTAR ISI Daftar Isi I I Pendahuuluan A Latar Belakang 1 B Pengertian 2 1 Kurikulum 3 2 Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini 3 C Tujuan 3 D Ruang Lingkup 3 II Landasan Pendidikan Anak Usia di Indonesia A Landasan Yuridis 4 B Landasan Operasional 7 III Konsep Teori Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini A Pengertian Pendidikan Anak Usia Dini 8 B Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini 8 C Hakikat Program Pembelajaran Bagi Anak Usia Dini 9 IV Pendekatan dan Asas Pembelajaran Usia Dini A Pendekatan Pembelajaran B Asas-asas Pembelajaran V Struktur Kurikulum 13 VI Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator Anak Usia Dini 14 (Lahir – 6 Tahun) VII Pengembangan Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini A Arah dan Sasaran 64 B Prinsip Pengembangan 64 IX Penilaian 64 X Penutup 64 Lampiran Model Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini 75 Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 i
  • 3. KERANGKA PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pengembangan kurikulum merupakan salah satu bagian penting dalam proses pendidikan. Kurikulum merupakan alat untuk membantu pendidik dalam melakukan tugasnya, sebab kurikulum secara umum dapat didefinisikan sebagai rencana yang dikembangkan untuk memperlancar proses pembelajaran. Kurikulum disusun agar memungkinkan pengembangan keragaman multi potensi, minat, kecerdasan bahasa, kognitif, sosial, emosional, spiritual, dan kinestetik/fisik- motorik, serta seni pada anak secara optimal sesuai dengan perkembangandan keunikan setiap anak.. Pendidikan anak usia dini adalah masa yang penting, karena awal kehidupan anak merupakan masa yang paling tepat dalam memberikan dorongan atau upaya pengembangkan agar anak dapat berkembang secara optimal. Pengalaman yang dialami anak pada masa awal pertumbuhan dan perkembangannya akan berdampak pada kehidupannya di masa yang akan datang. Oleh karena itu pada masa usia dini perlu dilakukan upaya pendidikan yang meliputi program stimulasi, bimbingan, pengasuhan dan kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak yang diimplementasikan melalui pengembangan kurikulum. Penyempurnaan kurikulum termasuk kurikulum pendidikan anak usia dini dilaksanakan secara terus menerus melalui tahapan pengkajian, sosialisasi, advokasi dan implementasinya oleh tim pengembang kurikulum, pakar, praktisi dan pembina serta penyelenggara pendidikan. Pengembangan kurikulum anak usia dini sekarang ini dilakukan karena adanya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Pengembangan kurikulum ini diharapkan dapat menjadi standar acuan pendidik dan penyelenggara pendidikan dalam membuat perencanaan, pelaksanaan pembelajaran serta penilaian (evaluasi) pembelajaran. B. Pengertian 1. Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. 2. Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini adalah kurikulum yang disusun, dilaksanakan dan dikembangkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing lembaga penyelenggara pendidikan anak usia dini. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 1
  • 4. C. Tujuan Kerangka pengembangan kurikulum anak usia dini ini bertujuan untuk memberikan panduan kepada pendidik dan tenaga kependidikan agar dapat mengembangkan seluruh potensi anak secara optimal dalam lingkungan pendidikan yang kondusif, demokratis, kooperatif dan kompetitif. D. Ruang Lingkup Ruang lingkup kerangka pengembangan kurikulum pendidikan anak usia dini Jalur Formal, yaitu : a. Taman Kanak-kanak TK adalah salah satu bentuk PAUD jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak usia 4-6 tahun. b. Raudatul Athfal Raudatul Athfal adalah salah satu bentuk satuan PAUD pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan umum dan pendidikan keagamaan Islam bagi anak usia 4 – 6 tahun. II. LANDASAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI INDONESIA A. Landasan Yuridis Landasan Yuridis berkaitan dengan pentingnya penyelenggaraan Kelompok Bermain dan Taman Penitipan Anak yaitu: 1. Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alinea ke-4 : Salah satu tujuan kemerdekaan adalah ’’......mencerdaskan kehidupan bangsa’’. 2. Undang Undang Dasar 1945 pasal 4, pasal 9 ayat 1, pasal 28B ayat 2, pasal 28C ayat 2 pasal 31 ayat 1 dan ayat 3. Pasal 4 menjelaskan setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Pasal 9 ayat 1 yaitu setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai minat dan bakatnya. Pasal 28B ayat 2 Amandemen UUD 1945 berisi setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Pasal 28C ayat 2 Amandemen UUD 1945 yaitu setiap anak berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. Pasal 31 ayat 1 menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Pasal 31 ayat 3 mengamanatkan agar pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan Undang-undang. Untuk itu, seluruh komponen bangsa wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara Indonesia. 3. UU No. 4 tahun 1974 tentang Kesejahteraan Anak. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 2
  • 5. 4. UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pasal 4, pasal 8, dan pasal 9. Pasal 4 berbunyi: Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Pasal 8 berbunyi: Setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan jaminan sosial sesuai dengan kebutuhan fisik, mental, spiritual, dan sosial. Pasal 9 menyatakan bahwa: Setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya. 5. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 14, pasal 28 ayat 1, 2, 3, 4, 5. Pasal 1 ayat 14 menjelaskan bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pasal 28 ayat 1 berisi pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar. Pasal 28 ayat 2 menguraikan bahwa pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan atau informal. Pasal 28 ayat 3 yaitu pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak, Raudhatul Atfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat. Pasal 28 ayat 4 yaitu pendidikan anak usia dini pada jalur nonformal berbentuk Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat. Pasal 28 ayat 5 menjelaskan bahwa pendidikan anak usia pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan. 6. Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pasal 29 ayat 1 menyatakan bahwa pendidik pada pendidikan anak usia dini memiliki: (a) kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1). (b) latar belakang pendidikan tinggi di bidang pendidikan anak usia dini, kependidikan lain atau psikologi dan (c) sertifikat profesi guru untuk pendidikan anak usia dini. 7. Peraturan Presiden RI No. 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM Nasional) tahun 2004-2009. 8. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 13 tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah Departemen Pendidikan Nasional yaitu pendidikan anak usia dini nonformal berada di bawah pembinaan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olahraga. 9. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional tahun 2005-2009 tentang Kebijakan Departemen Pendidikan Nasional di Bidang Pendidikan Anak Usia Dini termasuk pendidikan anak usia dini jalur nonformal, adalah: (1) meningkatkan pemerataan dan akses layanan pendidikan anak usia dini, meningkatkan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan anak usia dini, serta meningkatkan good governance, akuntabilitas dan pencitraan yang positif di bidang pendidikan anak usia dini. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 3
  • 6. Landasan yuridis tersebut sejalan dengan Komitmen Internasioanl tentang pendidikan anak usia dini yaitu: 1. The Salamanca Statement di Spanyol tahun 1994 menegaskan bahwa anak yang lahir dengan kebutuhan khusus atau anak dengan berkebutuhan khusus berhak mendapatkan pendidikan yang layak. 2. Komitmen Education for All (EFA) di Jomtien Thailand tahun 1999. Komitmen ini menyepakati pentingnya Pendidikan Untuk Semua (PUS) bagi semua orang sejak lahir sampai dengan ajal (Buletin PAUD, 2006). 3. Deklarasi Dakkar di Senegal tahun 2000 menekankan: (1) memperluas dan memperbaiki keseluruhan perawatan dan pendidikan anak usia dini secara komprehensif terutama yang sangat rawan dan terlantar atau kurang beruntung, (2) kesetaraan jender di bidang pendidikan. 4. Deklarasi World Fit for Children tahun 2002 mencanangkan kehidupan yang sehat, penyediaan pendidikan yang berkualitas, perlindungan terhadap penganiayaan, eksploitasi, dan kekerasan, serta penaggulangan HIV/AIDS. 5. Convention on The Right of The Child di New York tahun 2002 menegaskan perlindungan dan perkembangan anak dalam layanan pendidikan dasar melalui pendidikan dasar 9 tahun. 6. Millenium Development Goals berdasarkan kondisi kesenjangan antara negara maju, negara berkembang, dan negara miskin tersebut maka pada pertemuan Millenium yang diselenggarakan pada bulan September 2000. Pertemuan Millenium tersebut merupakan pertemuan terbesar para pemimpin dunia sepanjang sejarah yang mengadopsi Milleinium Declaration PBB. Para pemimpin dunia tersebut membuat kesepakatan di mana masing-masing negara yang maju akan menjadi sahabat bagi negara berkembang dan negara miskin untuk mengatasi berbagai masalah secara berkesinambungan dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2015. Kesepakatan tersebut dikenal dengan Millenium Development Goals. 8 Tujuan Pembangunan Millenium (8 Millenium Development Goal’s) terdiri dari: Tujuan 1 : Menghapus Kemiskinan dan Kelaparan. Tujuan 2 : Pencapaian Pendidikan Dasar untuk Semua Orang. Tujuan 3 : Peningkatan Persamaan Gender dan Hak-hak Kaum Wanita Tujuan 4 : Mengurangi Angka Kematian Bayi Tujuan 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil Tujuan 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria, dan penyakit lainnya. Tujuan 7 : Menjamin Pemeliharaan Lingkungan Tujuan 8 : Mengembangkan Sebuah Hubungan Dunia untuk Pembangunan. Apabila delapan tujuan millenium tersebut dapat dilaksanakan di Indonesia dengan tepat maka diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Landasan filosofis dan religius didasarkan pada keyakinan agama yang dianut oleh para orangtua anak usia dini. Orangtua, pendidik, dan orang dewasa di sekitar anak berhak memberikan pelatihan dan pengembangan perilaku beragama dan penanaman budi pekerti yang luhur melalui pembiasan dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman nilai-nilai kehidupan beragama tersebut disesuaikan dengan tahapan perkembangan serta keunikan yang dimiliki oleh setiap anak. Berdasarkan UU NO. 20 TAHUN 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1, Pasal 1, Butir 14 dinyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 4
  • 7. melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Sedangkan pada pasal 28 tentang Pendidikan Anak Usia Dini dinyatakan bahwa (1) Pendidikan Anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar, (2) Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, non formal, dan/atau informal, (3) Pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal: TK, RA, atau bentuk lain yang sederajat, (4) Pendidikan anak usia dini jalur pendidikan non formal: KB, TPA, atau bentuk lain yang sederajat, (5) Pendidikan usia dini jalur pendidikan informal: pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan, dan (6) Ketentuan mengenai pendidikan anak usia dini sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. Undang-Undang NO. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 9 Ayat 1 dinyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya. Didalam ayat 2 disebutkan selain hak anak sebagaimana dimaksud ayat 1, khusus bagi anak yang menyandang cacat juga berhak memperoleh pendidikan luar biasa, sedangkan bagi anak yang memiliki keunggulan juga berhak mendapatkan pendidikan khusus. B. Landasan Operasional Pada prinsipnya berbagai upaya yang dilakukan oleh Departemen Pendidikan Nasional merupakan pengejawantahan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003, pasal 3, yang telah menetapkan bahwa pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, dan bertujuan untuk berkembangnya potensi anak agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selanjutnya, dalam penjelasannya ditetapkan bahwa pendidikan nasional mempunyai visi terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Upaya pengembangan potensi anak sebagaimana dijelaskan di atas akan sangat berarti jika dilakukan sejak usia dini. Masa usia dini merupakan usia emas pertumbuhan dan perkembangan (golden age) sebab perkembangan berbagai aspek psiko-fisik yang terjadi pada masa ini akan menjadi peletak dasar sangat fundamental. Artinya, perkembangan aspek psiko-fisik pada masa usia dini akan menjadi dasar peletak bagi perkembangan selanjutnya. Pada masa ini perkembangan jaringan otak anak mengalami peningkatan yang sangat pesat, oleh sebab itu pendidikan anak usia dini merupakan dasar bagi perkembangan masa berikutnya. Bahkan menurut Bloom, seorang ahli psikologi, perkembangan jaringan otak manusia sekitar 80% terjadi pada masa usia dini. Oleh sebab itu pendidikan anak usia dini merupakan tahap pembinaan awal menuju terbinanya kualitas sumber daya manusia Indonesia yang memiliki daya saing tinggi di era gobal ini. Proses perkembangan otak manusia sepanjang rentang kehidupan yaitu usia 0-4 tahun perkembangan otak anak mencapai 50%. Usia 5-8 tahun proses perkembangan otak manusia mencapai 80%. Usia 8-12 tahun proses perkembangan otak manusia mencapai Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 5
  • 8. 90%. Usia 12-18 tahun proses perkembangan otak manusia mencapai 100%. Berdasarkan fakta tersebut maka pemerintah telah berupaya merancang berbagai program yang relevan dengan kebijakan pendidikan nasional, terutama untuk jenjang pendidikan usia dini yaitu melalui pemerataan pendidikan, peningkatan kualitas pendidikan, dan peningkatan manajemen pendidikan . Upaya tersebut perlu dilakukan mengingat belum meratanya pendidikan bagi anak usia dini di Indonesia. Menurut data Balitbang Depdiknas 2004, masih 71,69 % anak usia dini yang belum terlayani pendidikan. Baru 28,31 % anak usia dini (lahir sampai usia 6 tahun) yang terlayani pendidikan, yang tersebar dalam Taman Kanak-kanak/Raudathul Atfal 7,88 %, Kelompok Bermain 0,54 %, Taman Penitipan Anak 0,05 %, PAUD terintegrasi posyandu 1,46%, Bina Keluarga Balita 8,98 % dan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah kelas awal 9,39 %. Berdasarkan data tersebut yang cukup memprihatinkan bahwa rasio layanan lembaga pendidikan anak usia dini terhadap anak yang dilayani baru mencapai perbandingan 1 : 86. Melalui gerakan Pengembangan Anak Usia Dini pada jalur pendidikan nonformal telah terjadi peningkatan terutama pada program Kelompok Bermain pada awal tahun 2004 jumlah anak yang terlayani mencapai 36.649 sebelumnya hanya sekitar 4800 anak dan di Taman Penitipan Anak ada 15.308 sebelumnya hanya sekitar 9200 anak. Pemerintah sendiri mentargetkan pada tahun 2015 diharapkan 75% anak usia dini sudah terlayani pendidikannya. Untuk mensukseskan target nasional tersebut, perlu upaya untuk menyediakan berbagai perangkat pendukungnya, termasuk perancangan kerangka pengembangan kurikulum ini. III. KONSEP TEORI PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI A. Pengertian Pendidikan Anak Usia Dini Berdasarkan Undang-Undang RI NO. 20 tahun 2003 bab I pasal 1 butir/ayat 14 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang dimaksud dengan Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. B. Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini Secara umum tujuan pendidikan anak usia dini adalah membangun landasan bagi berkembangnya potensi anak agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kritis, kreatif, inovatif, mandiri, percaya diri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Sedangkan Pendidikan Nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, dan cakap. Secara khusus tujuan pendidikan anak usia dini adalah mengembangkan potensi kecerdasan fisik, kognitif, sosioemosional dan spiritual melalui proses Pembelajaran Aktif, inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM). Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 6
  • 9. C. Hakikat Program Pembelajaran bagi Anak Usia Dini Bermain bagi anak usia dini adalah belajar. Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dan menimbulkan kesenangan/ kepuasan bagi diri anak; Bermain sebagai sarana sosialisasi, diharapkan melalui bermain dapat memberi kesempatan anak bereksplorasi, menemukan, mengekspresikan perasaaan, berkreasi, dan belajar secara menyenangkan. Selain itu, kegiatan bermain dapat membantu anak mengenal tentang diri sendiri, dengan siapa anak hidup serta lingkungan tempat di mana anak hidup. Bermain umumnya dilandasi oleh motivasi instrinsik dari dalam diri anak, bermain melibatkan keaktifan anak memunculkan efek positif. Bermain merupakan pilihan yang bebas, ketika bermain, anak fokus pada proses. Adapun manfaat bermain, antara lain: • Memberikan kesempatan untuk mencoba hal baru melalui eksplorasi dan penemuan dalam belajar melalui bermain. • Mengaplikasikan kenyataan dalam representasi simbolis • Memberikan kesempatan untuk memecahkan masalah • Mengembangkan rasa egosentris ke rasa sosial • Belajar bekerjasama dengan teman sebaya atau anak lain melalui bermain kooperatif. • Mengembangkan kreativitas Program kegiatan bermain adalah membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan kreativitas / daya cipta yang diperlukan oleh anak untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan pada tahapan berikutnya Untuk mencapai tujuan program tersebut, maka diperlukan strategi pembelajaran bagi anak usia dini yang lebih berorientasi pada: • tujuan yang mengarah pada tugas-tugas perkembangan di setiap rentangan usia anak, • materi yang diberikan harus mengacu dan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan yang sesuai dengan pertumbuhan dan tahap perkembangan setiap anak. • metode yang dipilih seharusnya bervariasi sesuai dengan tujuan kegiatan belajar dan mampu melibatkan anak secara aktif dan kreatif serta menyenangkan, dan inovatif. • media dan lingkungan bermain yang digunakan haruslah aman, nyaman dan menimbulkan ketertarikan bagi anak dan perlu adanya waktu yang cukup untuk bereksplorasi, • evaluasi yang terbaik dan dianjurkan untuk dilakukan adalah rangkaian sebuah assesment melalui observasi partisipatif secara berkesinambungan terhadap apa yang dilihat, didengar dan diperbuat oleh anak IV. PENDEKATAN DAN ASAS PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI A. Pendekatan Pembelajaran 1. Pengembangan Moral dan Nilai-nilai Agama Dilaksanakan dalam pembiasaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dalam kehidupan sehari-hari anak, sehingga timbul perkembangan moral Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 7
  • 10. dan nilai-nilai agama serta perkembangan sosial agar dapat mengembangkan emosional dan kemandirian. 2. Bermain Sambil Belajar dan Belajar Melalui Bermain. Bermain merupakan pendekatan dalam melaksanakan pembelajaran di PAUD. Kegiatan pembelajaran yang disiapkan oleh pendidik hendaknya dilakukan dalam suasana yang menyenangkan dengan menggunakan strategi, untuk materi/bahan dan media yang menarik serta mudah dimengerti oleh anak. Melalui bermain anak diajak untuk bereksplorasi, menemukan dan memanfaatkan objek-objek yang dekat dengan lingkungan anak sehingga pembelajaran menjadi bermakna ( bermanfaat ) bagi anak, ketika bermain anak membangun pengertian dengan pengalamannya. 3. Pembelajaran Berorientasi Pada Tumbuh Kembang Anak Dalam melakukan kegiatan, pendidik perlu memberikan kegiatan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Anak merupakan individu yang unik, maka perlu memperhatikan perbedaan secara individu. Dengan demikian dalam kegiatan yang disiapkan perlu memperhatikan cara belajar anak yang dimulai dari cara yang sederhana ke rumit, kongkrit ke abstrak, gerakan ke verbal dan dari keakuan (ego) ke rasa sosial. 4. Pembelajaran Berorientasi Pada Kebutuhan Anak Kegiatan pembelajaran pada anak harus senantiasa berorientasi pada kebutuhan anak. Anak pada usia dini sedang membutuhkan proses belajar untuk mengoptimalkan perkembangan kebutuhan anak. Dengan demikian berbagai jenis kegiatan pembelajaran hendaknya dilakukan berdasarkan pada perkembangan anak tersebut secara psikologis, nilai-nilai agama, penerapan disiplin, sosial emosional, bahasa, kognitif, seni serta lingkungan sosial budaya di mana anak tinggal. 5. Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Tematik Kegiatan pembelajaran dirancang dengan menggunakan pendekatan tematik. Tema sebagai wadah pengenalan berbagai konsep untuk mengenal dirinya dan lingkungan sekitarnya. Tema dipilih dan dikembangkan dari hal-hal yang paling dekat dengan anak, sederhana, media yang mudah dan murah untuk didapat, aman, serta menarik. 6. Kegiatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) Proses pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan dapat dilakukan pada Anak Usia Dini yang disiapkan oleh pendidikan melalui kegiatan yang menarik dan menyenangkan untuk membangkitkan rasa ingin tahu anak dan memotivasi anak berpikir kritis dan menemukan hal-hal yang baru. Pengenalan pembelajaran dilakukan secara demokrasi, mengingat PAUD merupakan subjek dalam proses pembelajaran, anak dapat berinteraksi dengan mudah dengan pendidikan maupun temannya yang dilaksanakan dengan cara : • Learning by doing, pembelajaran dilakukan secara langsung oleh anak (hands on experience), di mana kelima indera anak terlibat secara langsung, sehingga anak memperoleh pengetahuan dari interaksi anak dengan lingkungan secara langsung Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 8
  • 11. • Learning by stimulating, pembelajaran ini menitikberatkan pada stimulasi perkembangan anak secara bertahap, jadi pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan tahap perkembangan anak. • Learning by modelling, pembelajaran dimana anak meniru orang dewasa atau teman di lingkungannya. Anak belum dapat memfilter atau membedakan atau menyaring model peniruan yang dilakukan tersebut merupakan perilaku baik atau buruk. 7. Pembelajaran Mengembangkan Kecakapan Hidup Proses pembelajaran harus diarahkan untuk mengembangkan kecakapan hidup melalui penyiapan lingkungan belajar yang menunjang berkembangnya kemampuan anak untuk dapat menolong diri sendiri, disiplin dan sosialisasi serta memperoleh keterampilan dasar yang berguna untuk kelangsungan hidupnya. 8. Pembelajaran yang bermakna Dalam kegiatan untuk menstimulasi perkembangan potensi anak, sehingga perlu memanfaatkan berbagai media bahan alam, bahan sisa, bahan sintetik, dan sumber belajar dari lingkungan dan alam sekitar yang disediakan dan diupayakan oleh pendidik B. Asas-Asas Pembelajaran 1. Asas Apersepsi Kegiatan mental anak dalam mengolah proses hasil belajar dipengaruhi oleh pengetahuan dan pengalaman serta keterampilan yang telah dimiliki sebelumnya. Oleh sebab itu, pembelajaran yang dilakukan pendidik hendaknya memperhatikan pengetahuan dan pengalaman, latihan, keterampilan awal yang telah dimiliki oleh anak sehingga anak dapat mencapai proses hasil belajar yang lebih optimal. 2. Asas Kekongkritan Melalui interaksi dengan objek-objek nyata dan pengalaman kongkrit, pembelajaran perlu menggunakan berbagai media dan sumber belajar agar suatu tema yang telah atau akan dipelajari oleh anak menjadi lebih bermakna, misalnya menggunakan gambar binatang untuk mempelajari binatang, membawa binatang hidup (apabila memungkinkan dan tidak membahayakan bagi anak serta atau dapat juga melalukan eksperimen gejala alam ) di dalam kelas, menggunakan audio visual tentang banjir untuk mempelajari tentang air, dan lain-lain. 3. Asas Motivasi Belajar akan optimal jika anak memiliki dorongan untuk belajar. Oleh sebab itu, pembelajaran hendaknya dirancang sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kemauan anak. Misalnya, memberi penghargaan kepada anak yang berprestasi dengan pujian atau hadiah; berupa pemberian stempel, gambar tempel, memajang setiap hasil karya anak di kelas; lomba antar kelompok; melibatkan setiap anak pada berbagai kegiatan lomba dan kegiatan anak usia dini; melakukan pekan unjuk kemampuan anak. 4. Asas Kemandirian Kemandirian merupakan upaya yang dimaksudkan untuk melatih anak dalam memecahkan masalahnya. Oleh sebab itu, pembelajaran hendaknya dirancang untuk Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 9
  • 12. mengembangkan kemandirian anak, misalnya tata cara makan, menggosok gigi, memakai baju, melepas dan memakai sepatu, buang air kecil dan buang air besar, merapikan mainan setelah digunakan, dan lain-lain. 5. Asas Kerjasama (Kooperatif) Kerjasama menjadi asas karena dengan bekerja sama keterampilan sosial anak akan berkembang secara optimal. Oleh sebab itu, pembelajaran hendaknya dirancang untuk mengembangkan keterampilan sosial anak, misalnya bertanggung jawab terhadap kelompok, menghargai pendapat anak lain, bergantian, bergiliran, aktif dalam kerja kelompok, membantu anak lain, dan lain-lain. 6. Asas Perbedaan Individu Perbedaan individu menjadi asas karena setiap anak itu bersifat unik, berbeda dengan anak yang lain. Oleh sebab itu, pembelajaran hendaknya memperhatikan perbedaan individu, misalnya perbedaan latar belakang keluarga, perbedaan kemampuan, perbedaan minat, perbedaan gaya belajar, dan lain-lain agar anak mencapai hasil belajar secara optimal. 7. Asas Keterpaduan Korelasi menjadi asas karena aspek pengembangan diri anak yang satu dengan aspek pengembangan diri yang lain saling berkaitan. Oleh sebab itu pembelajaran di anak usia dini dirancang dan dilaksanakan secara terpadu. Misalnya perkembangan bahasa anak berkaitan erat dengan perkembangan kognitif, perkembangan kognitif anak berkaitan erat dengan perkembangan diri, dan lain- lain. 8. Asas Belajar Sepanjang Hayat Belajar sepanjang hayat menjadi asas karena proses belajar anak tidak hanya berlangsung di PAUD tetapi sepanjang hayat anak. Oleh sebab itu, pembelajaran di PAUD hendaknya diupayakan untuk membekali anak agar dapat menjadi pembelajar sepanjang hayat dan mendorong anak selalu ingin dan berusaha belajar kapan pun dan di mana pun. V. STRUKTUR KURIKULUM Bidang Pengembangan A. Pembiasaan 1. Moral dan nilai-nilai agama 2. Sosial, emosional dan kemandirian B. Kemampuan dasar 1. Berbahasa 2. Kognitif 3. Fisik/Motorik 4. Seni Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP Formal 2007 10
  • 13. VI. STANDAR KOMPETENSI, KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR ANAK USIA DINI ( LAHIR s.d. 6 TAHUN ) A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN B. LAHIR-1 Anak mampu Dapat merespon perilaku • Bereaksi ketika memperhatikan keagamaan melalui mendengarkan TAHUN perilaku inderanya senandung lagu MORALDAN keagamaan yang bernuansa keagamaan NILAI-NILAI diterima melalui (mengangguk-angguk, AGAMA inderanya tersenyum, tenang, mencari sumber suara). • Bereaksi ketika mendengar doa yang dibacakan. • Bereaksi ketika mendengarkan cerita yang bernuansa keagamaan. Dapat merespon rasa • Merespon rasa sayang sayang dan cinta kasih melalui belaian, sentuhan dan senyuman. SOSIAL, Anak mampu Dapat berinteraksi dengan • Menatap wajah orang EMOSIONAL, membangun keluarga dan orang lain yang mengajak DAN KEMAN- interaksi dengan yang dekat dengan anak berkomunikasi DIRIAN lingkungan • Merespon dengan C. terdekat senyum terhadap orang yang mengajak berkomunikasi • Mulai melakukan komunikasi dengan menggerakan tangan terhadap orang di dekatnya • Menunjukkan reaksi yang berbeda terhadap orang yang dikenal dan orang yang tidak dikenal (Misal: Melalui tangisan) • Mengulurkan tangan untuk diangkat 24
  • 14. 2 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Menutup muka/ bermain cilukba Dapat menyatakan suatu • Menangis saat kebutuhan membutuhkan sesuatu • Menolak jika diberikan sesuatu yang tidak disukai. Misal dengan cara menggerakkan tangan, menangis, dll. Dapat mengenal diri • Mulai melihat sendiri bayangan di cermin dan tersenyum Mulai menunjukkan kemandirian • Mulai minum dengan gelas BAHASA Anak mampu Dapat memahami isyarat • Bereaksi terhadap mengerti isyarat dan perkataan orang lain isyarat orang lain dan perkataan secara sederhana secara sederhana orang lain serta (Contoh: kedipan mengungkapkan mata, geleng kepala, keinginannya anggukan, gerakan secara sederhana tubuh, dan tangan ) • Bereaksi terhadap sumber suara • Merespon bila dipanggil namanya • Mengoceh atau Dapat mengungkapkan mengeluarkan suara- keinginannya secara suara sedehana • Mengucapkan kata (Contoh: papa, mama) • Mulai meniru suara- suara Mulai menunjukkan • Mulai ketertarikan dengan mengeksplorasi buku buku/media cetak lainnya dengan memasukkan (pramembaca) buku.media cetak Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 15. 3 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN lainnya ke dalam mulut atau memukul- mukul buku/media cetak • Mulai memperhatikan buku-buku/media cetak lainnya yang memiliki gambar dan warna yang menarik KOGNITIF Anak mampu Dapat memahami • Melihat wajah orang menyadari keberadaan benda yang dan benda-benda keberadaan terlihat dan terdekat benda disembunyikan • Mengamati anggota tubuhnya sendiri (tangan, kaki, jari kaki, jari tangan) • Mengamati benda di sekitarnya • Mengamati gerakan benda • Mencari benda yang disembunyikan • Mengikuti suara dan gerakan yang dikenalnya • Menyentuh dan Dapat bereksplorasi memasukkan benda (mencari tahu) tentang ke mulutnya benda di sekitarnya • Membanting atau mengetuk-ngetuk benda ke meja atau lantai Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 16. 4 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN FISIK/ Anak mampu Dapat menunjukkan • Meraih sebuah MOTORIK menggerakkan gerakan tangan melalui benda. tangan, lengan, reflek sederhana • Melempar benda kaki, kepala, dan yang dipegang. badan. • Memainkan jari-jari tangan dan kaki • Menarik benda- benda di sekitarnya • Meremas-remas kertas • Memegang benda atau mainan • Mulai memainkan botol saat minum susu • Merobek kertas dengan tangan • Memasukkan sesuatu ke dalam mulut Dapat menunjukkan • Menggerakkan jari- gerakan tubuh secara jari kaki berulang-ulang • Berguling ke kanan dan ke kiri. • Merayap ke berbagai arah. • Merangkak ke berbagai arah. • Duduk tanpa bantuan. • Memutar badan ke kiri dan ke kanan Dapat menunjukkan • Berdiri dengan gerakan tubuh yang berpegangan atau terkoordinasi dibantu • Berjalan beberapa langkah • Berjalan sambil Kesehatan Fisik berpegangan ke dinding • Memainkan bola dengan tangan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 17. 5 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN Menunjukkan kesesuaian • Menunjukkan antara kesehatan dan pertumbuhan tinggi perkembangan dan berat badan ideal sesuai usia • Mulai suka menggigit • Mulai berlajar minum dengan menggunakan gelas SENI Anak mampu Dapat bereaksi ketika • Bertepuk tangan bereaksi mendengar irama • Menggerakkan tangan, terhadap irama kepala, atau kaki yang ketika mendengar didengarnya irama Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 18. 6 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN USIA 1-2 Anak mulai Dapat meniru perilaku • Mendengarkan TAHUN mampu meniru keagamaan secara senandung lagu perilaku sederhana bernuansa keagamaan MORAL DAN keagamaan • Menirukan senandung NILAI-NILAI secara sederhana lagu bernuansa AGAMA serta keagamaan. mengekspresikan • Mengikuti/menirukan rasa sayang dan bacaan doa sebelum dan cinta kasih sesudah melakukan kegiatan. • Menirukan sebagian gerakan ibadah. • Mendengarkan cerita bernuansa keagamaan • Merespon cerita bernuansa keagamaan. • Mendengarkan sebutan nama Tuhan • Menirukan sebutan nama Tuhan • Menunjukkan rasa Dapat mengekspresikan sayang dan cinta kasih rasa sayang dan cinta melalui kasih belaian/rangkulan/ciuma n SOSIAL, Anak mampu Dapat berinteraksi dengan • Mengenal wajah orang EMOSIONAL, berinteraksi keluarga dan orang lain yang di dekatnya DAN KEMAN dengan yang dekat dengan anak • Bereaksi apabila DIRIAN lingkungan melihat wajah orang sekitar, yang dikenalnya mengekpresikan • Menunjukkan reaksi emosi secara yang berbeda terhadap wajar, serta orang yang dikenal menyatajan dan yang tidak kebutuhannya dikenal. Misal: Bersembunyi di belakang orang terdekat (Ibu, guru, pengasuh) • Mulai berminat bermain bersama anak lain Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 19. 7 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN dengan mainan yang sama • Mulai senang humor (tertawa ketika merespon sesuatu yang lucu) Dapat menyatakan suatu • Menyatakan keinginan Kebutuhan dengan ekpresi emosi, misal merajuk, merengek, atau menangis • Mengatakan jika ingin buang air • Meminta bantuan kepada orang yang dikenalnya ketika miliknya diambil orang (temannya) • Dapat menyatakan Dapat mengenal diri kepemilikannya (Misal: sendiri Bonekaku, mainanku, dll.) Mulai dapat menunjukkan • Berlatih untuk kemandirian menggunakan toilet. • Mulai dapat makan sendiri Mulai dapat • Mengekspresikan rasa mengekpresikan emosi senang, takut, marah, dan secara wajar kaget. • Bermain pura-pura (bermain peran) BAHASA Anak mampu Dapat memahami • Melaksanakan mengerti perkataan orang lain beberapa perintah perkataan orang secara sederhana sederhana lain dan • Bereaksi terhadap mengungkapkan larangan keinginannya • Meniru kata dan suara secara sederhana Dapat mengungkapkan • Mengucapkan keinginan dan pikirannya kalimat yang terdiri secara sederhana dari dua kata Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 20. 8 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN (seperti: mama makan) • Menggunakan kalimat tanya. (Contoh: Apa, dimana) • Menjawab pertanyaan yang menggunakan kata tanya: Apa, siapa, dimana • Menyebutkan nama dirinya • Menyatakan miliknya • Membawa Menunjukkan buku/media cetak ketertarikan terhadap lainnya kepada orang buku/media cetak lainnya dewasa untuk (pramembaca) dibacakan • Mulai membuka dan membalik-balikan buku/media cetak lainnya • Mulai tertarik dengan isi buku/media cetak lainnya (Contoh: Menanyakan gambar yang terdapat di dalam buku) • Mencocokkan gambar yang terdapat pada satu buku/media cetak lainnya dengan buku/media cetak lainnya • Berpura-pura membaca (Bicara dengan gambar yang terdapat pada Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 21. 9 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN buku/media cetak lainnya) Mulai menggunakan alat • Berpura-pura tulis untuk membuat menulis dengan gambar atau tulisan mencoret-coret tidak (pramenulis) beraturan • Mulai menunjukkan hasil karyanya (coretan) kepada orang lain KOGNITIF Anak mampu Dapat mengamati dan • Menunjuk bentuk bereksplorasi menggunakan benda- benda-benda melalui indera benda di sekitarnya sederhana dan motorik • Menyebut nama terhadap benda benda-benda yang ada di sederhana sekitarnya • Menyebutkan posisi benda (jauh-dekat, atas-bawah) • Membedakan ukuran benda (besar-kecil) • Menunjuk minimal 4 anggota tubuh • Menyebutkan minimal 4 anggota tubuh Dapat bereksplorasi • Mengamati apa yang dengan benda di terjadi jika benda sekitarnya dijatuhkan • Mulai banyak Dapat merespon benda bertanya dan orang yang berada di • Mulai dapat sekitarnya menemukan benda yang disembunyikan • Menanggapi ketika dibacakan buku yang dikenalnya • Menolak terhadap sesuatu yang tidak Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 22. 10 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN diinginkan FISIK/ Anak mampu Dapat menggerakkan • Memegang benda- MOTORIK menggerakkan anggota tubuh untuk benda ukuran kecil anggota tubuh melatih otot tangan dengan jari-jari untuk melatih tangan telunjuk dan otot tangan, jempol punggung, dan • Membuat coretan kaki tidak beraturan dengan menggunakan pinsil/spidol/ krayon • Merobek kertas dengan jari-jari tangan • Menggerakkan jari- jari tangan • Melempar bola ke arah tertentu • Menyusun benda tanpa beraturan. • Mulai belajar makan sendiri • Meraup biji-bijian • Memasukkan biji- bijian ke kotak/wadah • Mulai belajar menangkap bola Kesehatan Fisik Dapat mengerakkan • Mulai belajar anggota tubuh untuk membungkukkan melatih otot punggung badan • Menggerakkan/memir ingkan tubuh ke kanan dan ke kiri. • Menarik dan mendorong benda Dapat mengerakkan • Berlari ke berbagai anggota tubuh untuk arah. melatih otot kaki • Menaiki tangga dengan bantuan. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 23. 11 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Melompat ke berbagai arah. • Mulai belajar menendang bola Menunjukkan kesesuaian • Kebiasaan tidur antara kesehatan dan mulai berkurang perkembangan secara bertahap • Menunjukkan pertumbuhan gigi yang normal • Mulai mengkonsumsi berbagai jenis makanan • Memegang makanan dengan menggunakan jari-jari tangan • Mulai belajar mengikuti kebiasaan sehat (gosok gigi, cuci tangan) SENI Mampu meniru Dapat menirukan suara • Mulai belajar suara dan gerak menirukan suara secara sederhana • Bermain dengan bimbingan Dapat menirukan gerak • Menggerakkan kepala, tangan atau kaki ketika mendengar suara musik/ritmik • Bergerak bebas sesuai dengan irama musik ANAK USIA Anak mampu Dapat meniru perilaku • Menyebut nama 2 – 3 TAHUN meniru secara keagamaan secara Tuhan MORAL DAN sederhana sederhana • Mengikuti bacaan NILAI-NILAI perilaku doa/berdoa sebelum AGAMA keagamaan yang dan sesudah dilihat dan melakukan kegiatan didengar , • Menyanyikan lagu mengekpresikan keagamaan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 24. 12 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN rasa sayanga • Mengucapkan salam atau cinta kasih keagamaan sesamanya, serta mulai meniru Dapat mengekpresikan • Menunjukkan rasa perilaku baik dan rasa sayang atau cinta sayang dan cinta kasih sopan kasih sesamanya melalui belaian/ rangkulan • Menyayangi binatang • Memelihara tanaman • Suka menolong teman Dapat mengenal sopan • Mengucapkan salam, santun terima kasih, minta tolong secara sederhana • Mau menyapa dan menjawab sapaan dengan ramah SOSIAL, Anak mampu Dapat berinteraksi dengan • Mulai menunjukkan EMOSIONAL, beriteraksi dan lingkungan terdekat senang bermain DAN KEMAN menunjukan dengan teman DIRIAN reaksi emosi • Merespon terhadap yang wajar, beberapa nama teman mengenal rasa bermain tanggungjawab, • Senang meniru apa mulai yang dilakukan orang menunjukkan lain kemandirian, • Mau menyapa teman disiplin, dan percaya diri Dapat menunjukkan • Mau memilih sesuatu keinginannya yang disukai • Mempertahankan hak milik Dapat mengenal diri dan • Menunjuk benda lingkungan Terdekat miliknya • Menunjuk orang- orang yang terdekat Dapat menunjukkan • Dapat ditinggalkan kemandirian oleh orangtuanya Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 25. 13 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Memilih kegiatan sendiri • Mulai dapat menggunakan toilet (wc) namun masih dibantu/diingatkan • Makan dan minum sendiri Dapat mengekpresikan emosi secara wajar • Menunjukkan ekspresi emosi yang wajar ketika mengalami ketidaknyamanan (Misal: Diganggu temannya) • Menunjukkan ekspresi emosi yang wajar ketika mengalami kegembiraan (Misal: Melihat hal yang lucu) Mulai menunjukkan sikap kedisiplinan • Menyimpan mainannya sendiri • Sabar menunggu giliran BAHASA Anak mampu Dapat mendengarkan • Mendengarkan cerita mendengarkan informasi lisan • Mendengarkan lagu- dan lagu berkomunikasi • Melaksanakan secara lisan perintah sederhana dengan kalimat • Merespon ketika sederhana namanya dipanggil Dapat mengungkapkan • Mengucapkan kalimat keinginannya melalui dengan 2-3 kata ungkapan sederhana (Contoh: Saya mau makan, dll.) • Menjawab pertanyaan sederhana “apa, siapa, dimana” • Menggunakan kata sangkal (ya, tidak) Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 26. 14 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Menggunakan kata ganti "aku" • Menyebutkan nama diri • Meniru dan mengulangi bunyi dan atau kata • Menceritakan pengalaman sehari- hari secara sederhana Dapat mengenal lambang • Menunjukkan lambang (pramembaca) suatu benda (Contoh: mengenal lambang/logo dari produk makanan, minuman yang dikenal anak, dll.) • Mengemukakan kembali cerita yang digemari • Memilih-milih buku/media cetak lainnya menurut kesukaannya • Meminta tolong kepada orang dewasa untuk menuliskan cerita gambar yang dibuatnya Dapat menghasilkan • Menghasilkan coretan coretan-coretan dengan menggunakan (pramenulis) berbagai alat tulis KOGNITIF Anak mampu Dapat mengenal benda • Menyebutkan benda- mengenal benda benda di sekitar dan orang di • Menyebutkan berbagai sekitarnya bentuk benda • Membedakan warna dasar (merah, kuning, biru) • Membedakan ukuran Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 27. 15 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN benda (besar-kecil) • Membedakan rasa dan bau • Membedakan konsep buka-tutup. Depan- belakang, keluar- masuk Dapat menggunakan • Menyusun benda ke benda atas dan ke samping • Memasang puzzel 3 keping • Membilang 1-5 (tanpa mengenal konsep) • Mengenal konsep 1-2 • Membedakan banyak- sedikit, sama- tidak sama • Membedakan bunyi – bunyian • Mulai dapat menggunakan alat untuk memperoleh sesuatu yang berada di luar jangkauannya (Contoh: meraih benda dengan menggunakan alat bantu) • Mengeksplorasi isi lemari dan laci • Membangun balok dan menghancurkannya • Menyodok, menjatuhkan, mendorong, menarik, dan meremas benda untuk melihat apa yang akan terjadi • Mulai dapat menempatkan benda pada tempat tempat yang sesuai (Contoh: Membuang sampah di Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 28. 16 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN tempat sampah, menyimpan piring kotor di dapur/tempat cuci piring) Dapat merespon orang • Mulai menanyakan yang berada di sekitarnya orang yang dikenalnya ketika tidak ada di sekitarnya • Mulai mengenal jenis kelamin FISIK/ Anak mampu Dapat melakukan gerakan • Meniru gerakan MOTORIK melakukan di tempat senam sederhana keterampilan • Mengekspresikan gerak dasar diri lewat seni secara sederhana musik, dengan berbagai gerakan Dapat melakukan gerak • Berjalan dengan berpindah tempat control yang baik • Berlari lurus ke depan • Melompat turun dari ketinggian 10-20 cm dengan dua kaki • Merayap dan merangkak lurus ke depan • Menghindari rintangan ketika berjalan • Melompat ke depan dengan dua kaki bersama-sama • Menirukan gerakan binatang dan tanaman • Naik turun tangga dengan berpegangan • Masuk ke dalam lorong meja, kursi,dll. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 29. 17 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN Dapat memainkan benda • Menggulirkan bola menggunakan tangan atau dengan satu/dua kaki (motorik kasar) tangan • Melempar bola dengan satu atau dua tangan • Memasukkan bola ke dalam keranjang • Menangkap bola besar yang dilambungkan dengan dua tangan Anak mampu • Menendang bola menunjukan • Memegang benda kontrol dan dengan benar koordinasi antara • Mengaduk cairan tangan dan mata dengan berbagai alat • Menuang (air, beras, biji-bijian) • Meraup pasir, biji- bijian, beras Dapat melakukan • Merobek dengan jari koordinasi antara jari-jari • Menggunakan lima dan tangan untuk jari untuk meremas- kelenturan otot remas sesuatu • Menggunakan dua jari untuk memegang sesuatu • Melipat kertas sembarangan Kesehatan Fisik • Menggunting kertas tak beraturan • Menggunakan kuas,spidol dan krayon untuk mencoret-coret bebas • Membuat garis (mencoret-coret) • Meronce dengan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 30. 18 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN manik-manik yang besar • Membedakan permukaan benda melalui perabaan Menunjukkan kesesuaian antara kesehatan dan • Mencapai tingggi dan perkembangan berat badan yang ideal • Menggosok gigi sendiri (Dengan pengawasan) • Mandi sendiri secara rutin (Dengan pengawasan) • Makan sendiri dengan dibantu SENI Mampu Dapat bergerak bebas • Bertepuk tangan melakukan mengikuti irama musik mengikuti irama berbagai gerakan musik anggota • Menari mengikuti tubuhnya sesuai irama musik dengan irama • Memukul-mukul dan dapat benda menurut irama mengekspresikan musik diri dalam bentuk goresan Dapat mengekspresikan • Membuat coretan tak sederhana diri dalam bentuk coretan berbentuk sederhana • Mengekspresikan pikiran dan perasaan melalui menggambar bebas ANAK USIA Anak mampu Dapat mengucapkan • Mengikuti bacaan 3-4 TAHUN mengucapkan bacaan doa dan lagu doa/berdoa sebelum bacaan doa/lagu- keagamaan secara dan sesudah MORAL DAN lagu keagamaan sederhana melakukan kegiatan NILAI-NILAI dan meniru • Menirukan lagu-lagu AGAMA gerakan keagamaan beribadah secara sederhana, serta Dapat meniru gerakan • Menirukan sikap mulai ibadah secara sederhana berdoa berperilaku baik • Meniru gerakan atau sopan ibadah yang sederhana Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 31. 19 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN Dapat mengenal dan • Menyebut contoh menyayangi ciptaan ciptaan Tuhan secara Tuhan sederhana (Contoh: Kucing, anjing) • Menyayangi ciptaan Tuhan (Contoh: Memberi makan binatang peliharaan) • Mau menolong teman • Menunjukkan empati dan perhatian terhadap orang lain (teman sebaya) Dapat mengenal sopan • Mengucapkan salam, santun dan mulai terima kasih, minta berperilaku saling tolong, minta maaf menghormati sesama secara sederhana • Mau menyapa dan menjawab sapaan dengan ramah • Tidak mengganggu teman • Mau mengalah SOSIAL, Anak mampu Dapat berinteraksi dengan • Senang bermain EMOSIONAL beriteraksi dan teman sebaya dan orang dengan teman DAN KEMAN menunjukan dewasa yang dikenal • Meminta izin bila DIRIAN reaksi emosi menggunakan benda yang wajar, milik orang lain mengenal rasa • Mau bekerja dalam tanggungjawab, kelompok menunjukkan • Berkomunikasi kemandirian, dengan orang-orang disiplin, dan yang ditemuinya percaya diri • Meminta perhatian dengan mengangkat tangan, membuat permintaan verbal, atau cara lainnya • Mendengar dan berbicara dengan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 32. 20 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN orang dewasa yang dikenalnya • Mengadukan masalah kepada orang dewasa ketika mengalami ketidaknyamanan dengan teman • Mau menyapa teman Dapat menjaga keamanan • Menghindari dari diri sendiri bahaya • Menolak sesuatu yang tidak nyaman bagi dirinya Mulai menunjukkan rasa • Menunjukkan percaya diri kebanggaan atas hasil kerja buatannya • Berani mengungkapkan pertanyaan atau pendapat Dapat menunjukkan • Menolong dirinya kemandirian sendiri (makan, minum, kegiatan toilet, dll) • Mampu berpisah dengan orangtua tanpa menangis • Memilih kegiatan sendiri • Melakukan kegiatan kebersihan diri dan lingkungan sekitarnya (gosok gigi, cuci tangan) Dapat menunjukkan • Dapat dibujuk jika reaksi emosi yang wajar menangis • Menunjukkan ekspresi emosi ketika mengalami Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 33. 21 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN ketidaknyamanan (Misal: Diganggu temannya) • Menunjukkan ekspresi emosi ketika mengalami kegembiraan (Misal: Mendapat hadiah) Mulai menunjukkan sikap • Memiliki kebiasaan kedisiplinan yang teratur (makan, minum, mandi, tidur) • Sabar menunggu giliran Dapat mengenal rasa • Menjaga barang milik tanggungjawab sendiri dan orang lain • Meletakkan sesuatu pada tempatnya • Merapikan alat-alat setelah melakukan kegiatan BAHASA Anak mampu Dapat mendengarkan • Mengikuti dua atau mendengarkan, informasi lisan lebih petunjuk/perintah berkomunikasi • Bertanya dan secara lisan, berkomentar tentang serta memiliki cerita yang didengarnya perbendaharaan • Mendengarkan cerita kosakata dan dan menunjukkan mengenal simbol pemahaman melalui bahasa tubuh, menunjukkan gambar, atau menceritakan kembali • Mengikuti petunjuk dari tape/CD/lagu untuk melakukan gerakan Dapat berkomunikasi/ • Menyebutkan nama berbicara secara lisan diri dan orangtua dengan jelas • Berbicara dengan kalimat sederhana dan jelas Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 34. 22 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Menyampaikan pesan dari orangtua ke guru • Mengambil keputusan ketika dihadapkan pada pilihan • Mulai bertanya dengan suatu tujuan • Menyanyikan lagu sederhana • Menggunakan kata tanya "apa, siapa, dimana" • Menggunakan kata keterangan (Contoh: Lambat, lucu, dll.) • Menjawab pertanyaan tentang hubungan sebab akibat secara sederhana • Menggunakan 3-4 kata dalam 1 kalimat • Menyebutkan benda sesuai fungsinya • Menggunakan kata kepunyaan • Meniru bunyi huruf- huruf • Menyebutkan suku kata pertama dari kata yang sudah dikenal saat guru mengucapkan suku kata pertma (Contoh: Mengucapkan suku kata “sil” ketika guru mengucapkan suku kata “pen”) • Mengenali tulisan nama diri sendiri • Menceritakan pengalaman sederhana • Menceritakan kembali cerita yang Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 35. 23 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN didengarnya/peristiwa yang dialami secara sederhana • Berkomentar atas cerita yang dibacakan • Berpartisipasi dalam percakapan dengan teman Mulai menunjukkan • Tertarik pada buku dorongan untuk membaca cerita dan berusaha (pramembaca) membaca • Memegang buku dengan benar dan membalik halaman satu persatu • Menanyakan arti gambar/tulisan pada buku • Meminta untuk dibacakan suatu cerita Dapat mengenal lambang- • Menunjuk huruf-huruf lambang sederhana yang diucapkan guru (pramenulis) • Mengidentifikasi huruf-huruf yang terdapat dalam namanya sendiri • Menunjukkan benda yang diawali dengan huruf tertentu. • Menjelaskan apa yang terjadi di dalam gambar Dapat menghasilkan • Mengenali tulisan coretan-coretan nama diri sendiri (pramenulis) • Mencoret-coret atau menulis seperti cakar ayam • Memegang alat tulis dengan benar • Menghasilkan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 36. 24 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN coretan/tulisan dengan menggunakan berbagai alat tulis KOGNITIF Anak mampu Dapat mengenal • Mengelompokkan mengenal klasifikasi sederhana benda berdasarkan konsep ciri tertentu (Contoh: matematika menurut bentuk, sederhana dalam warna, ukuran, jenis, kehidupan dll.) sehari-hari • Menunjukkan benda- benda yang memiliki ciri tertentu Mulai menunjukkan • Membilang 1-10 pemahaman tentang (tanpa benda yang konsep bilangan dibilang/membilang hapalan) • Membilang dengan benda(dengan menunjukkan benda yang dibilang) • Mengenal konsep 1- 3 • Menyebutkan empat benda tanpa membilang • Menyebutkan banyak anggota keluarga • Membedakan banyak benda (Contoh: sedikit-banyak) • Menyebutkan konsep bilangan yang menunjukkan urutan (Contoh: Saya yang kedua) Mulai menunjukkan pemahaman tentang • Mengidentifikasi dan geometri melabel 3 bentuk geometri (lingkaran, segiempat, segitiga) • Mengidentifikasi bangun-bangun yang Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 37. 25 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN bentuknya sama • Membedakan posisi Dapat mengenal konsep suatu benda (atas- ruang dan posisi bawah,luar-dalam, jauh-dekat, depan- belakang) • Mengikuti perintah tentang posisi (Contoh: Duduk di belakang- didepan) • Menempatkan benda sesuai posisi dalam kehidupan sehari- hari (Contoh: Menempatkan tempat tidur ketika bermain rumah-rumahan sama seperti yang ada di rumah) • Membedakan ukuran Dapat mengenal konsep sederhana (besar- ukuran kecil, panjang- pendek, tinggi- rendah) • Membedakan benda yang berat dan ringan • Membedakan permukaan benda halus dan kasar • Membedakan rasa, bau, suara • Mengenal fungsi uang (Contoh: Anak meminta uang jika mau membeli sesuatu) • Mengenal waktu Dapat mengenal konsep pagi, siang, dan waktu malam Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 38. 26 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Mengenal konsep sebentar-lama • Mencoba mencari Mulai dapat cara untuk menggunakan strategi membangun rumah sederhana untuk dengan balok-balok memecahkan masalah • Menebak banyak benda yang dibutuhkan (Contoh: Ada berapa cangkir untuk semua orang) • Menyusun puzzel 5 keping • Mengurutkan pola Dapat mengenal pola sederhana sederhana berdasarkan warna, irama, meronce,dll. • Menempel bentuk- bentuk di atas kertas dengan pola sesuai warna (Misal: Hijau- biru-hijau-biru) • Meronce manik- manik dalam pola berdasarkan ukuran, warna, dan bentuk FISIK/ Anak mampu Dapat melakukan gerak di • Meniru gerakan senam MOTORIK melakukan tempat dengan koordinasi • Melakukan senam, keterampilan yang lebih baik meniru gerakan gerak dasar binatang dan pohon secara sederhana • Berayun/bergelantung dengan an dengan dua tangan koordinasi yang lebih baik Dapat melakukan gerak • Berdiri dengan berpindah tempat dengan mengangkat satu kaki koordinasi yang lebih • Berjalan dengan baik koordinasi gerak yang baik. • Naik turun tangga tanpa berpegangan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 39. 27 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Mendorong, menarik, dan mengendarai mainan beroda atau sepeda roda tiga • Melompat ke depan dengan dua kaki • Melompat turun dari ketinggian 10-20 cm • Memanjat dengan berpegangan • Berjingkat (berjalan bertumpu pada ujung kaki) • Berjalan dengan berbagai variasi seperti berjalan lurus, zigzag,dll. Dapat melakukan • Memotong garis lurus koordinasi mata-tangan dengan gunting • Membuka dan menutup risleting • Memasang dan membuka kancing baju yang dilakukan sendiri Dapat melakukan gerakan tangan dalam rangka • Menangkap bola kelenturan, kelincahan, dengan dua tangan dan kekuatan • Memasukkan bola ke Dapat dalam keranjang dari memainkan/menggunakan jarak tertentu benda dengan koordinasi • Membuka/menutup yang lebih baik. botol • Memegang benda dengan benar • Memegang benda dengan telunjuk dan ibu jari • Mengaduk cairan dengan berbagai alat • Menuang (air, biji- bijian) tanpa tumpah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 40. 28 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Menggunakan jepitan untuk menjepit sesuatu • Melukis dengan jari • Menggunakan kuas, spidol, dan krayon untuk mencoret • Mengambil dan mengembalikan benda dengan benar • Membuat berbagai bentuk dengan playdough/plastisin/ta nah liat • Meremas kertas untuk dijadikan bola • Melipat kertas menjadi dua lipatan secara sederhana • Menjahit pola sederhana dengan lubang yang besar • Meronce dengan manik-manik yang besar • Memakai pakaian dan mengancingkannya sendiri dengan bantuan • Memakai sepatu dengan bantuan • Menjiplak garis horizontal dan vertikal • Membedakan permukaan benda melalui perabaan Kesehatan Fisik Melakukan rutinitas • Melakukan langkah- kesehatan mulut langkah penyikatan gigi • Mengukur berat badan dan tinggi badan dengan bantuan. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 41. 29 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Menutup mulut ketika batuk atau menguap • Menggunakan tissue atau sapu tangan untuk membersihkan hidung SENI Anak mampu Dapat bergerak sesuai • Bergerak mengikuti melakukan dengan irama musik irama musik berbagai gerakan • Mengerakan kepala, sesuai irama, tangan, kaki menyanyi, dan mengikuti irama berkarya seni musik • Senam irama dengan berbagai variasi Dapat bergerak mengikuti • Meniru gerakan benda-benda di binatang, dan benda- lingkungannya benda lainnya, seperti: kapal terbang • Bersenandung/menyan yikan kata-kata pada lirik lagu yang diulang, Dapat bernyanyi beberapa • Menyanyikan lagu beberapa lagu Dapat membuat irama • Bertepuk tangan secara sederhana membentuk irama • Membuat bunyi- bunyian dengan berbagai alat Dapat mengekspresikan • Melukis dengan jari suatu karya dengan jari • Melipat kertas secara sederhana • Mencoba berbagai bahan seni dan cara menggunakannya • Bereksperimen dengan plastisin dengan cara digulung, dipotong dengan cetakan kue, Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 42. 30 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN dan membuatnya menjadi sebuah objek USIA Anak mampu Dapat mengucapkan • Berdoa sebelum dan 4 – 5 TAHUN mengucapkan bacaan doa sesudah bacaan doa/lagu- melaksanakan MORAL DAN lagu keagamaan kegiatan NILAI-NILAI dan melakukan AGAMA gerakan Dapat menyanyikan lagu- • Menyanyikan lagu- beribadah secara lagu keagamaan lagu keagamaan yang sederhana, serta sederhana berperilaku baik atau sopan Dapat melaksanakan • Melaksanakan gerakan ibadah secara gerakan ibadah secara sederhana sederhana namun masih perlu bimbingan Dapat mengenal dan • Menyebutkan menyayangi ciptaan ciptaan-ciptaan Tuhan Tuhan, misal: Manusia, bumi, langit, tanaman, dan hewan. • Menyiram tanaman, memberi makan binatang • Mau menolong teman • Menghargai teman • Mau membagi miliknya, misal: makanan, mainan, dll. • Meminjamkan miliknya dengan senang hati Memiliki rasa sopan • Bersikap ramah santun dan saling • Meminta tolong menghormati sesama dengan baik • Mengucapkan salam • Berterima kasih jika memperoleh sesuatu. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 43. 31 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Berbahasa sopan dalam berbicara • Mau menyapa dan menjawab sapaan dengan ramah • Mau mengalah • Mendengarkan orang tua/teman berbicara • Tidak mengganggu teman SOSIAL, Anak mampu Dapat berinteraksi dengan • Mulai mengajak teman EMOSIONAL beriteraksi dan teman sebaya dan orang untuk bermain DAN menunjukkan dewasa • Meminta izin bila KEMANDIRI reaksi emosi menggunakan benda AN yang wajar, milik orang lain menunjukkan • Mau bekerjasama rasa dengan teman dalam tanggungjawab, kelompok ketika menunjukkan melakukan kegiatan kemandirian, • Berbicara dengan disiplin, dan teman sebaya tentang percaya diri rencana dalam bermain (Misal: Membuat aturan bermain) • Membuat keputusan ketika bermain dengan teman sebaya (Misal: Memutuskan siapa yang memulai bermain) • Berkomunikasi dengan orang-orang yang ditemuinya • Mendengar dan berbicara dengan orang dewasa • Mengadukan masalah kepada orang dewasa ketika mengalami ketidaknyamanan dengan teman • Mau menyapa teman dan orang dewasa Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 44. 32 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN Dapat menjaga keamanan • Menghindari benda – diri sendiri benda berbahaya. Menunjukkan rasa • Menunjukkan percaya diri kebanggaan terhadap hasil kerjanya Dapat menunjukkan • Memasang kancing kemandirian atau resleting sendiri • Memasang dan membuka tali sepatu sendiri • Mampu makan sendiri • Berani pergi dan pulang sekolah sendiri (Bagi yang dekat dengan sekolah) • Mampu mandi, BAK dan BAB (toilet training) masih dengan bantuan • Mampu mengerjakan tugas sendiri • Bermain sesuai dengan jenis permainan yang dipilihnya • Mengurus dirinya sendiri dengan bantuan, misalnya: berpakaian Mulai dapat menunjukkan • Mau berpisah dengan emosi yang wajar ibu tanpa menangis • Dapat dibujuk agar tidak cengeng lagi dan berhenti menangis pada waktunya Mulai menunjukkan sikap Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 45. 33 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN kedisiplinan • Melaksanakan tata tertib yang ada • Mengikuti aturan permainan • Mengembalikan alat permainan pada tempatnya • Membuang sampah pada tempatnya • Sabar menunggu giliran • Berhenti bermain pada waktunya Mulai dapat bertanggung • Melaksanakan tugas jawab yang diberikan • Menjaga barang milik sendiri dan orang lain • Menggunakan barang orang lain dengan hati-hati BAHASA Anak mampu Dapat mendengarkan, • Menyebutkan berkomunikasi membedakan, dan berbagai bunyi/ suara secara lisan, mengucapkan bunyi / tertentu memiliki suara tertentu • Menirukan kembali 3 perbendaharaan - 4 urutan kata kata-kata dan • Menyebutkan kata- mengenal simbol kata dengan suku kata awal yang sama, misal kaki-kali atau suku kata akhir yang sama, misal nama- sama, dll. • Melakukan 2-3 perintah secara sederhana • Mendengarkan cerita dan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana Dapat berkomunikasi/ • Menyebutkan nama Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 46. 34 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN berbicara secara lisan diri, nama orang tua, jenis kelamin, alamat rumah secara sederhana • Menirukan kembali 3 - 4 urutan kata • Menyebutkan kata- kata dengan suku kata awal yang sama. Misal kaki-kali atau suku kata akhir yang sama. Misal: nama- sama, dll • Melakukan 2-3 perintah secara sederhana Dapat memperkaya kosa • Menyebutkan nama kata yang diperlukan diri, nama orang tua, untuk berkomunikasi jenis kelamin, alamat sehari-hari rumah secara sederhana • Menjawab pertanyaan tentang keterangan/informasi secara sederhana • Menjawab pertanyaan tentang keterangan/informasi secara sederhana • Bercerita tentang gambar yang disediakan atau yang dibuat sendiri • Mengurutkan dan menceritakan isi gambar seri sederhana (3-4 gambar) • Menghubungkan gambar / benda dengan kata Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 47. 35 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN Dapat menceritakan • Membaca gambar gambar (pramembaca) yang memiliki kata/kalimat sederhana Dapat mengenal • Menceritakan isi hubungan antara bahasa buku walaupun tidak lisan dan tulisan sama antara tulisan (pramembaca) dan yang diungkapkan Dapat mengenal bentuk- • Menghubungkan bentuk simbol sederhana tulisan sederhana (pramenulis) dengan simbol yang melambangkannya KOGNITIF Anak mampu Dapat mengenal • Mengelompokkan mengenal klasifikasi sederhana benda dengan berbagai konsep berbagai cara yang matematika diketahui anak. dalam kehidupan Misalnya: Menurut sehari-hari. warna, bentuk, ukuran, jenis, dll • Menunjuk sebanyak- banyaknya benda, hewan, tanaman yang mempunyai warna, bentuk atau ukuran atau menurut ciri-ciri tertentu Dapat mengenal konsep- • Mencoba dan konsep Sains sederhana menceritakan apa yang terjadi jika: warna dicampur, proses pertumbuhan tanaman ( biji-bijian, umbi-umbian, batang-batangan) balon ditiup lalu dilepaskan, benda- benda dimasukkan ke dalam air(terapung, melayang, Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 48. 36 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN tenggelam, benda- benda yang dijatuhkan (gravitasi), percobaan dengan magnit, mengamati dengan kaca pembesar mencoba dan membedakan bermacam-macam rasa, bau dan suara Dapat mengenal bilangan • Membilang/menyebu t urutan bilangan minimal dari 1 sampai 10 • Membilang dengan menunjuk benda (mengenal konsep bilangan dengan benda-benda sampai 5 • Menunjukkan urutan benda untuk bilangan 1 sampai 5 • Mengenal konsep banyak - sedikit, lebih – kurang, sama – tidak sama • Menghubungkan / memasangkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 5 ( anak tidak disuruh menulis) • Menunjuk 2 kumpulan benda yang sama jumlahnya, yang tidak sama, lebih banyak dan lebih sedikit • Menyebutkan hasil Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 49. 37 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN penambahan (menggabungkan 2 kumpulan benda) • Menyebutkan hasil pengurangan (memisahkan kumpulan benda) dengan benda sampai 5 Dapat mengenal bentuk • Mengelompokkan geometri bentuk-bentuk geometri (lingkaran, segitiga, segiempat) • Menyebutkan kembali benda-benda yang menunjukkan bentuk-bentuk geometri Dapat memecahkan • Mengerjakan maze masalah sederhana (mencari jejak) yang sederhana • Menyusun kepingan puzzel menjadi bentuk utuh (4 – 6 keping) • Mencari lokasi tempat asal suara • Memasang benda sesuai dengan pasangannya • Menyebutkan sedikitnya 12 benda berikut fungsinya • Menceritakan informasi tentang sesuatu yang diperoleh dari buku • Menceritakan kembali suatu informasi berdasarkan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 50. 38 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN ingatannya • Membedakan konsep kasar – halus melalui panca indera • Memecahkan masalah sederhana Dapat mengenal konsep • Menyebutkan konsep ruang dan posisi depan – belakang – tengah, atas – bawah, luar – dalam, pertama – terakhir – diantara, keluar – masuk, naik – turun, maju – mundur Dapat mengenal ukuran • Membedakan konsep panjang-pendek, jauh-dekat melalui mengukur dengan satuan tak baku (langkah, jengkal, benang atau tali) • Membedakan konsep berat – ringan, gemuk-kurus melalui menimbang benda dengan timbangan buatan dan panca indera • Membedakan konsep penuh-kosong melalui mengisi wadah dengan air, pasir, biji-bijian, beras, dll • Membedakan konsep tebal – tipis • Membedakan konsep tinggi – rendah • Membedakan konsep besar – kecil • Membedakan konsep Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 51. 39 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN cepat – lambat Dapat mengenal konsep waktu • Membedakan waktu (pagi, siang, malam) • Menyebutkan nama- nama hari dalam satu minggu, bulan dan tahun Dapat mengenal berbagai • Memperkirakan pola urutan berikutnya setelah melihat bentuk 2 pola yang berurutan. Misalnya merah, putih, merah, putih, merah,…. Dapat konsep • Menceritakan letak pengetahuan sosial lokasi dari rumah ke sederhana sekolah • Mengenal berbagai macam profesi (Contoh: Dokter, polisi, dll.) • Mengenal berbagai macam alat angkutan sederhana (Contoh: Mobil; motor, dll.) FISIK/ Anak mampu Dapat melakukan gerakan • Memutar dan MOTORIK melakukan di tempat (gerak dasar mengayunkan lengan gerakan tubuh non lokomotor) • Meliukkan tubuh secara • Membungkukkan terkoordinasi badan dalam rangka kelenturan, Dapat melakukan gerak • Berjalan ke berbagai kelincahan, dan berpindah tempat arah dengan berbagai keseimbangan sederhana (gerak dasar cara, misalnya; lokomotor) berjalan maju di atas garis lurus, berjalan di atas papan titian, berjalan ke depan dengan tumit, Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 52. 40 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN berjalan ke depan jinjit (angkat tumit), berjalan mundur • Melompat ke berbagai arah dengan satu atau dua kaki • Meloncat dari ketinggian 20-30 cm • Memanjat, bergelantung, dan berayun • Berdiri dengan tumit • Berlari kemudian melompat dengan seimbang tanpa jatuh • Berlari dengan berbagai variasi (menyamping, ke depan dan ke belakang) • Merayap dengan berbagai variasi • Merangkak dengan berbagai variasi • Menaiki benda beroda (Contoh: menaiki sepeda roda dua dengan bantuan roda kecil dua) Dapat melakukan gerakan • Membuat berbagai jari tangan untuk bentuk dengan kelenturan otot (Motorik menggunakan halus) plastisin, playdough/tanah liat • Menjiplak dan meniru membuat garis tegak, datar, miring, lengkung, dan lingkaran • Meniru melipat kertas sedehana (1-4 lipatan) • Merekat/menempel Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 53. 41 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Menyusun berbagai bentuk dengan balok • Memegang pensil (belum sempurna) • Meronce dengan manik-manik Dapat melakukan • Mengurus dirinya koordinasi mata-tangan sendiri dengan sedikit bantuan. Misal makan, mandi, menyisir rambut, mencuci, menggosok/membersih kan sepatu, mengikat tali sepatu, mengkancingkan baju, membuka risleting jaket, dll. • Menggunting sesuai Kesehatan Fisik bentuk melingkar, zigzag, dll. • Menjahit jelujur 10 lobang dengan tali sepatu • Melambungkan dan menangkap objek (bola besar) • Memantulkan bola besar pada posisi diam di tempat • Memantulkan objek (bola besar) sambil berjalan/bergerak Menunjukkan karaktersitik sehat fisik • Mengikuti kegiatan harian secara aktif • Melakukan berbagai gerakan koordinasi mata-tangan • Mendemonstrasikan kemampuan motorik kasar seperti melompat dan berlari dalam Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 54. 42 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN berbagai variasi. • Memiliki kemampuan mendengar • Membantu dirinya sendiri (makan, menyisir rambut, memasang tali sepatu tanpa bantuan). • Melakukan BAB sendiri secara benar SENI Anak mampu Dapat menggambar • Menggambar bebas mengekpresikan sederhana dengan berbagai diri dengan media (pensil warna, menggunakan krayon, arang dll) berbagai • Menggambar bebas media/bahan dari bentuk lingkaran dalam berkarya dan segiempat seni melalui • Menggambar orang kegiatan dengan lengkap dan eksplorasi sederhana. • Stempel/mencetak dengan berbagai media (pelepah pisang, batang pepaya, karet busa, dll.) Dapat menciptakan • Menyusun bentuk- sesuatu dengan berbagai bentuk bangunan media sederhana dari balok • Menyusun bentuk dari kepingan geometri yang sederhana • Merangkai bentuk dengan lidi • Membatik dan jumputan sederhana • Mencocok dengan pola buatan guru • Bermain warna dengan berbagai media. Misalnya : Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 55. 43 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN krayon, cat air, dll. • Melukis dengan jari (finger painting) • Membuat bunyi- bunyian dengan berbagai alat • Membuat alat perkusi sederhana (misalnya membuat krincingan dari tutup botol) • Bertepuk tangan dengan 2 pola untuk membuat irama Dapat mengekspresikan • Menggerakkan diri dalam bentuk gerak kepala, tangan atau sederhana kaki mengikuti irama musik/ritmik • Mengekspresikan diri secara bebas sesuai irama musik Dapat menyanyi dan • Menyanyikan lagu memainkan alat musik secara lengkap sederhana • Menyanyikan beberapa lagu anak- anak • Mencipta, mengarang syair lagu • Bermain dengan berbagai alat musik perkusi sederhana • Mengucapkan syair dari berbagai lagu USIA Anak mampu Dapat melaksanakan • Mengenal tempat- 5-6 TAHUN mengucapkan ibadah tempat ibadah bacaan doa/lagu- • Mengenal hari-hari MORAL DAN lagu keagamaan besar agama NILAI-NILAI dan melakukan • Berdoa sebelum dan AGAMA gerakan sesudah beribadah secara melaksanakan berurutan, serta kegiatan secara membedakan berurutan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 56. 44 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN perilaku baik dan • Menyanyi lagu-lagu buruk keagamaan • Mulai terlibat dalam acara keagamaan • Menyimak beberapa cerita bernuansa keagamaan • Melaksanakan gerakan beribadah secara berurutan namun belum secara rutin Dapat menyayangi • Berbuat baik ciptaan Tuhan terhadap sesama teman. Misal: Tidak menggangu orang yang sedang melakukan kegiatan • Menyiram/merawat tanaman • Memberi makan binatang • Suka menolong teman dan orang dewasa • Menyayangi sahabat • Menyayangi yang lebih muda • Mau berbagi dengan orang lain Terbiasa berperilaku • Bersikap ramah sopan santun dan saling • Meminta tolong menghormati sesama dengan baik • Mengucapkan salam • Berterima kasih jika memperoleh sesuatu. • Berbahasa sopan dalam berbicara (tidak berteriak) • Mau mengalah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 57. 45 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Mendengarkan orang tua/teman berbicara • Tidak mengganggu teman • Memberi dan membalas salam • Menutup mulut dan hidung bila bersin/batuk • Menghormati yang lebih tua • Menghargai teman • Mendengarkan dan memperhatikan teman bicara Dapat membedakan perbuatan yang benar dan • Membedakan salah perbuatan yang benar dan salah SOSIAL, Anak mampu Dapat berinteraksi dengan • Bersedia bermain EMOSIONAL beriteraksi dan teman sebaya dan orang dengan teman sebaya DAN menunjukan dewasa tanpa membedakan KEMANDIRI reaksi emosi (warna kulit, AN yang wajar, keturunan, rambut, mengenal rasa agama, dll.) tanggungjawab, • Mau memuji menunjukkan teman/orang lain kemandirian, • Mengajak teman disiplin, dan untuk percaya diri bermain/belajar • Bermain bersama (permainan halma, ular tangga, dll.) • Berkomunikasi dengan orang dewasa ketika melakukan sesuatu (membuat kue, memasak, dll.) • Berkomunikasi dengan temannya ketika mengalami musibah (Misal: Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 58. 46 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN Sakit, sedih, dll.) Dapat menunjukan rasa • Berani bertanya dan percaya diri menjawab • Mau mengemukakan pendapat secara sederhana • Mengambil keputusan secara sederhana • Bermain pura-pura tentang profesi • Bekerja secara mandiri Dapat menunjukkan • Memasang kancing sikap kemandirian atau resleting sendiri. • Memasang dan membuka tali sepatu sendiri • Makan sendiri • Berani pergi dan pulang sekolah sendiri (Bagi yang dekat dengan sekolah) • Mampu mandi sendiri, BAK dan BAB (toilet training) • Mengerjakan tugas sendiri • Bermain sesuai dengan jenis permainan yang dipilihnya • Mengurus dirinya sendiri misalnya: berpakaian Dapat menunjukkan • Mau berpisah dengan emosi yang wajar ibu • Menerima kritikan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 59. 47 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Mau memberi dan meminta maaf • Membantu memecahkan perselisihan • Mengekpresikan perasaannya (Misal: Marah, sedih, gembira, kaget, dll.) Terbiasa menunjukkan • Membuang sampah sikap kedisplinan dan pada tempatnya mentaati peraturan • Merapikan mainan setelah digunakan • Mentaati peraturan yang berlaku Dapat bertanggung jawab • Melaksanakan tugas yang diberikan guru. • Menjaga barang milik sendiri dan orang lain • Melaksanakan kegiatan sendiri sampai selesai • Memelihara milik sendiri • berkerjasama dalam menyelesaikan tugas • Memelihara lingkungan. Misalnya: tidak mencorat coret tembok, membuang sampah pada tempatnya, dll. • Menghemat pemakaian air dan listrik • Membersihkan peralatan makanan setelah digunakan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 60. 48 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN BAHASA Anak mampu Dapat mendengar dan • Membedakan kembali berkomunikasi membedakan bunyi suara, bunyi/suara tertentu secara lisan, kata dan kalimat • Membedakan kata-kata memiliki sederhana yang mempunyai suku perbendaharaan kata awal/akhir yang kata, serta sama. mengenal • Mendengarkan dan simbol-simbol menceritakan kembali untuk persiapan cerita secara runtut. membaca, • Melakukan 3 - 5 menulis, dan perintah secara berhitung berurutan dengan benar • Menunjukkan beberapa gambar yang diminta • Menirukan kembali bunyi/suara tertentu • Menirukan kembali 4- 5 urutan kata Dapat berkomunikasi/ • Menyebutkan nama berbicara lancar dengan diri, nama orang tua, lafal yang benar jenis kelamin, tanggal dan bulan kelahirannya, alamat rumah dengan lengkap • Menceritakan pengalaman/ kejadian secara sederhana dengan runtut • Menerima pesan sederhana dan menyampaikan pesan tersebut • Menjawab pertanyaan sederhana • Berbicara lancar dengan menggunakan kalimat yang kompleks terdiri atas 5 – 6 kata • Bercerita menggunakan kata ganti aku, saya, kamu, Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 61. 49 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN dia, mereka. • Menyebutkan nama benda yang diperlihatkan • Melakukan percakapan dengan teman sebaya atau orang dewasa • Menyebutkan gerakan- gerakan. Misanya : jongkok, duduk, berlari, makan dll. • Memberikan keterangan yang berhubungan dengan posisi/ keterangan tempat. Misalnya : di luar, di dalam, di atas, di bawah, di muka, di depan, di belakang, di kiri, di kanan dsb. Dapat memahami bahwa • Menggunakan kata- ada hubungan antara lisan kata yang dengan tulisan (pra menunjukkan urutan membaca) • Membuat gambar dan menceritakan isi gambar dengan beberapa coretan/ tulisan yang sudah berbentuk huruf/kata • Bercerita tentang gambar yang disediakan atau dibuat sendiri dengan urut dan bahasa yang jelas • Mengurutkan dan menceritakan isi gambar seri (4 - 6 gambar) • Membaca buku cerita bergambar dan menceritakannya • Menghubungkan dan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 62. 50 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN menyebutkan tulisan sederhana dengan simbol yang melambangkannya • Membaca beberapa kata berdasarkan gambar, tulisan dan benda yang dikenal atau dilihatnya Dapat memahami bahwa • Membuat ada hubungan antara coretan/tulisan yang gambar dengan tulisan berbentuk huruf/kata (pramenulis) berdasarkan gambar yang dibuatnya KOGNITIF Anak mampu Dapat mengenal • Mengelompokkan mengenal klasifikasi sederhana benda dengan berbagai berbagai konsep cara yang diketahui matematika anak. Misalnya; dalam kehidupan Menurut warna, sehari-hari. bentuk, ukuran, jenis, (Anak mampu dll. berpikir logis, • Menunjuk sebanyak- kritis, memberi banyaknya benda, alasan, hewan, tanaman yang memecahkan mempunyai warna, masalah, bentuk atau ukuran menemukan atau menurut ciri-ciri hubungan sebab tertentu – akibat) Dapat mengenal konsep- • Menceritakan hasil konsep sains sederhana percobaan sederhana tentang: warna dicampur, proses pertumbuhan tanaman ( biji-bijian, umbi- umbian, batang- batangan) • Apa yang terjadi jika balon ditiup lalu dilepaskan • Benda-benda dimasukkan ke dalam Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 63. 51 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN air (terapung, melayang, tenggelam, benda-benda yang dijatuhkan (gravitasi), percobaan dengan magnit, mengamati dengan kaca pembesar • Membedakan bermacam-macam rasa, bau dan suara berdasarkan percobaan Dapat mengenal bilangan • Membilang/menyebut urutan bilangan dari 1 sampai 20 • Membilang dengan menunjuk benda (mengenal konsep bilangan dengan benda-benda sampai 10 • Menunjukkan urutan benda untuk bilangan sampai 10 • Membedakan konsep banyak - sedikit, lebih – kurang, sama – tidak sama • Menghubungkan / memasangkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 10 ( anak tidak disuruh menulis) • Menunjukkan jumlah yang sama - tidak sama, lebih banyak dan lebih sedikit dari 2 kumpulan benda • Menyebutkan hasil penambahan (menggabungkan 2 kumpulan benda) dan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 64. 52 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN pengurangan (memisahkan kumpulan benda) dengan benda sampai 5 Dapat mengenal bentuk • Mengelompokkan geometri bentuk-bentuk geometri (lingkaran, segitiga, segiempat, dll) • Membedakan benda- benda yang berbentuk geometri • Membedakan ciri-ciri bentuk geometri Dapat memecahkan • Mengerjakan maze masalah sederhana (mencari jejak) yang sederhana • Menyusun kepingan puzzle menjadi bentuk utuh (7 – 10 keping) • Mencari lokasi tempat asal suara • Memasang benda sesuai dengan pasangannya • Menunjukkan sedikitnya 12 benda berikut fungsinya • Menceritakan informasi tentang sesuatu yang diperoleh dari buku • Menceritakan kembali suatu informasi berdasarkan ingatannya • Membedakan konsep kasar – halus melalui panca indera • Memecahkan masalah sederhana Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 65. 53 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN Dapat mengenal konsep • Menyebutkan konsep ruang dan posisi depan – belakang – tengah, atas – bawah, kiri -kanan, luar – dalam, pertama – terakhir – diantara, keluar – masuk, naik – turun, maju – mundur Dapat mengenal ukuran • Membedakan konsep panjang-pendek, jauh- dekat, lebar/luas - sempit melalui mengukur dengan satuan tak baku (langkah, jengkal, benang atau tali) • Membedakan konsep berat – ringan, gemuk- kurus melalui menimbang benda dengan timbangan buatan dan panca indera • Membedakan konsep penuh-kosong melalui mengisi wadah dengan air, pasir, biji-bijian, beras, dll • Membedakan konsep tebal – tipis • Membedakan konsep tinggi – rendah • Membedakan konsep besar – kecil • Membedakan konsep cepat – lambat Dapat mengenal konsep • Membedakan waktu waktu (pagi, siang, malam) • Menyebutkan nama- nama hari dalam satu Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 66. 54 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN minggu, bulan dan tahun • Menceritakan kegiatan sehari-hari sesuai dengan waktunya misal: waktu tidur, waktu makan, waktu sekolah dll • Menggunakan konsep waktu (hari ini, nanti, sekarang, besok, kemarin) • Memperkirakan urutan berikutnya setelah melihat bentuk 3-4 pola yang berurutan. Misalnya merah – putih - biru, merah – putih - biru, merah,…. Dapat mengenal berbagai • Menceritakan letak pola lokasi dari rumah ke sekolah atau ke tempat-tempat yang dikenalnya • Mengenal berbagai macam profesi (Contoh: Dokter, polisi, dll.) Dapat mengenal konsep • Mengenal berbagai pengetahuan sosial macam alat angkutan sederhana sederhana di darat, laut, dan udara (Contoh: Mobil; motor, sepeda, dll.) • Memerankan berbagai macam profesi (Contoh: sebagai dokter, polisi, dll.) I. FISIK Anak mampu Dapat melakukan gerakan • Memutar dan melakukan di tempat (motorik kasar) mengayunkan lengan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 67. 55 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN /MOTO koordinasi gerak, • Meliukkan tubuh RIK keterampilan • Membungkukkan gerak dasar badan sederhana untuk • Senam fantasi bentuk meningkatkan meniru. Misal: keleturan, Menirukan berbagai keseimbangan gerakan hewan, dan kelincahan menirukan gerakan tanaman, yang terkena angin (sepoi- sepoi dan angin kencang dan kencang sekali) dengan lincah Dapat melakukan gerak • Berjalan ke berbagai berpindah tempat arah dengan berbagai sederhana (motorik kasar) cara, misalnya: berjalan maju di atas garis lurus, berjalan di atas papan titian, berjalan ke depan dengan tumit, berjalan ke depan jinjit, berjalan mundur. • Melompat ke berbagai arah dengan satu atau dua kaki • Meloncat dari ketinggian 30 - 40 cm • Memanjat, bergelantung, dan berayun • Berdiri dengan tumit, berjalan di atas satu kaki dengan seimbang • Berlari sambil melompat dengan seimbang tanpa jatuh • Merayap dan merangkak dengan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 68. 56 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN berbagai variasi • Menaiki benda beroda (Contoh: menaiki sepeda roda dua dengan bantuan) Dapat melakukan • Naik otopet koordinasi mata-tangan • Mengurus dirinya (Motorik halus) sendiri tanpa bantuan, misalnya; makan, mandi, menyisir rambut, memasang kancing, mencuci tangan dan melap tangan, mengikat tali sepatu • Memegang pensil dengan benar (antara ibu jari dan 2 jari) • Membuat berbagai bentuk dengan menggunakan plastisin, playdough/tanah liat, dan pasir. • Meniru membuat garis tegak, datar, miring, lengkung dan lingkaran • Meniru melipat kertas sederhana (5-6 lipatan) • Menjahit bervariasi (jelujur dan silang) dengan tali rafia atau benang wol • Menggunting dengan berbagai media berdasarkan bentuk/pola (lurus, lengkung, segitiga) • Mencocok bentuk • Menyusun berbagai bentuk dari balok- Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 69. 57 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN balok • Membuat lingkaran dan persegi dengan rapi • Meronce dengan manik-manik sesuai pola • Meronce dengan berbagai media. Kesehatan Fisik Misal: (bagian tanaman, bahan bekas, karton, kain perca, dll) Dapat melakukan gerakan • Melambungkan tangan untuk kelenturan berbagai objek otot (motorik kasar) berbagai bentuk dan ukuran dengan satu atau dua tangan • Menangkap objek sesuai bentuk dan ukuran dengan satu atau dua tangan • Melemparkan objek ke berbagai arah dengan tangan kiri atau kanan • Menggulirkan bola menyusuri tanah dengan satu atau dua tangan • Melemparkan objek ke sasaran dengan satu atau dua tangan • Bermain dengan simpai (di gelindingkan sambil berjalan dan berlari) Menunjukkan • Mengikuti kegiatan karakteristik sehat fisik harian secara aktif • Melakukan banyak gerakan koordinasi Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 70. 58 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN mata-tangan • Mendemonstrasikan kemampuan motorik kasar seperti melompat dan berlari • Memiliki kemampuan mendengar yang baik • Membantu dirinya sendiri (makan sendiri, menyisir rambut, memasang tali sepatu, dll.) • Melakukan BAB sendiri secara benar SENI Anank mampu Dapat menggambar • Menggambar bebas mengekspresikan sederhana dengan berbagai diri dan media (kapur tulis, berkreasi dengan pensil warna, krayon, berbagai gagasan arang, dan bahan imajinasi serta alam) dengan rapi menggunakan • Menggambar bebas berbagai dari bentuk dasar media/bahan titik, lingkaran, menjadi suatu segitiga dan karya seni segiempat, dll • Menggambar orang dengan lengkap dan proposional • Mencetak dengan berbagai media (jari/finger painting, kuas, pelepah pisang, daun, bulu ayam) dengan lebih rapi Dapat menciptakan • Menciptakan bentuk sesuatu dengan berbagai bangunan dari balok media yang lebih kompleks • Menciptakan bentuk dari kepingan gometri yang` lebih kompleks Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 71. 59 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN • Menciptakan bentuk dengan lidi • Menganyam dengan berbagai media. Misal: kain perca, daun, sedotan, kertas dll. • Membatik dan jumputan • Membuat gambar dengan teknik kolase dengan memakai berbagai media, (kertas, ampas kelapa, biji-bijian, kain perca, batu-batuan, dll.) • Membuat gambar dengan teknik mozaik dengan memakai berbagai bentuk/ bahan( segi empat, segitiga, lingkaran dll) • Mencocok dengan pola buatan guru atau ciptaan anak sendiri • Bermain warna dengan berbagai media. Misal : Krayon, cat air dll • Melukis dengan jari (finger painting) • Melukis dengan berbagai media (kuas, bulu ayam, daun- daunan dll) • Membuat berbagai bunyi dengan berbagai alat • Membuat berbagai bentuk dari kertas, daun-daunan dll • Mencipta alat perkusi Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 72. 60 A. ASPEK PERKEM STANDAR KOMPETENSI INDIKATOR KOMPETENSI DASAR BANGAN sederhana dan mengekspresikan dalam bunyi yang berirama • Bertepuk tangan dengan 3 pola • Bertepuk tangan membentuk irama Dapat mengekspresikan • Mengekspresikan diri dalam bentuk gerak berbagai gerakan sederhana kepala, tangan atau kakisesuai dengan irama musik/ritmik dengan lentur • Bergerak bebas dengan irama musik • Menari menurut irama musik yang didengar • Menyanyi lebih dari Dapat menyayi dan 20 lagu anak-anak memainkan alat musik • Menyanyi lagu anak sederhana sambil bermain musik • Mengucapkan sajak Dapat menampilkan sajak dengan ekspresi yang sederhana dengan gaya bervariasi. Misal : perubahan intonasi, perubahan gerak dan penghayatan • Mengekspresikan gerakan sesuai dengan syair lagu dan cerita • Mengucapkan syair lagu sambil diiringi senandung lagunya • Menceritakan gerak pantomin ke dalam bahasa lisan VIII. PENGEMBANGAN KERANGKA PENGEMBANGAN KURIKULUM PAUD Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 73. 61 A. Arah dan Sasaran Kerangka pengembangan kurikulum diarahkan pada pencapaian kompetensi sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak berdasarkan standar kompetensi anak usia dini yang dikategorikan dalam kelompok usia sebagai acuan normatif. B. Prinsip Pengembangan Kerangkan pengembangan kurikulum hendaknya memperhatikan beberapa prinsip berikut ini : 1. Relevansi Hubungan antara kurikulum dengan kebutuhan dan perkembangan anak secara individual. 2. Adaptasi Kurikulum memperhatikan dan menyesuaikan perubahan psikologis, IPTEK dan seni 3. Kontinuitas Kurikulum disusun secara berkelanjutan antara satu tahapan perkembangan ke tahapan perkembangan berikutnya dalam rangka mempersiapkan anak memasuki pendidikan selanjutnya. 4. Fleksibilitas Kurikulum dipahami, dipergunakan dan dikembangkan secar fleksibel sesuai keunikan dan kebutuhan anak serta kondisi lembaga penyelenggara setempat. 5. Kepraktisan dan Akseptabilitas Kurikulum memberikan kemudahan bagi para pendidik, praktisi, dan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan pendidikan anak usia dini. 6. Kelayakan Kurikulum menunjukkan kelayakan dan keberpihakan pada anak usia dini. 7. Akuntabilitas Kurikulum dapat dipertanggungjawabkan pada masyarakat sebagai pengguna jasa pendidikan anak usia dini. IX. PENILAIAN Penilaian adalah suatu usaha mengumpulkan dan menafsirkan berbagai informasi secara sistematis, berkala, berkelanjutan, menyeluruh tentang proses dan hasil dari pertumbuhan serta perkembangan yang telah dicapai oleh anak didik melalui kegiatan pembelajaran. Proses penilaian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran dan bersifat menyeluruh (holistik) yang mencakup semua aspek perkembangan anak didik baik aspek kognitif, afektif , maupun sensorimotorik. X. PENUTUP Kerangka pengembangan kurikulum pendidikan anak usia dini diharapkan dapat menjadi acuan pendidik dan penyelenggara pendidikan anak usia dini formal dalam membuat perencanaan, pelaksanaan pembelajaran serta penilaian, untuk selanjutnya dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 74. 62 MODEL KERANGKA PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FORMAL DAFTAR ISI Lembar Pengesahan i Kata Pengantar ii Daftar Isi iii I Pendahuluan A Rasional 1 B Visi, misi dan tujuan 7 C Definisi Istilah 7 II Profil Lembaga A Latar Belakang Lingkungan Sekolah 8 B Tujuan TK/RA 8 C Fungsi dan Tugas TK/RA 8 D Persyaratan dan Kriteria TK/RA 8 E Data Kepegawaian TK/RA 8 F Data Keadaan Peserta Didik TK/RA 8 G Hubungan Kemitraan Sekolah TK/RA 8 H Latar Belakang Lingkungan Sekolah 9 I Tujuan TK/RA 9 III Standar Kompetensi Perkembangan Per Usia 10 IV Struktur Kurikulum A Struktur Kurikulum 12 B Alokasi Waktu Belajar 13 C Pengembangan Program Pembelajaran 13 V Kalender Pendidikan 15 A Semester 1 B Semester 2 Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 75. 63 Lampiran : Kelompok A • Contoh SKM Model Pembelajaran berdasarkan Kelompok untuk Kelompok A • Contoh SKH Model Pembelajaran berdasarkan Kelompok untuk Kelompok A • Contoh Pemetaan Ruang Model Pembelajaran berdasarkan Kelompok untuk Kelompok A • Contoh SKM Model Pembelajaran berdasarkan Minat untuk Kelompok A • Contoh SKH Model Pembelajaran berdasarkan Minat untuk Kelompok A • Contoh Pemetaan Ruang Model Pembelajaran berdasarkan Minat untuk Kelompok A Kelompok B • Contoh SKM Model Pembelajaran berdasarkan Kelompok untuk Kelompok B • Contoh SKH Model Pembelajaran berdasarkan Kelompok untuk Kelompok B • Contoh Pemetaan Ruang Model Pembelajaran berdasarkan Kelompok untuk Kelompok B • Contoh SKM Model Pembelajaran berdasarkan Minat untuk Kelompok B • Contoh SKH Model Pembelajaran berdasarkan Minat untuk Kelompok B • Contoh Pemetaan Ruang Model Pembelajaran berdasarkan Minat untuk Kelompok B Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 76. 64 KERANGKA PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FORMAL (KPK PAUD FORMAL) TK/RA............................. JL. ……………………… TELP. (...........)................... DESA/KELUARAHAN................. KODE POS........................ KEC…………………….. KAB/KOTA…………………….. PROPINSI……………………… TAHUN…………… Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 77. 65 Lembar Pengesahan KERANGKA PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FORMAL (KPK PAUD FORMAL) TK/RA ............................................ ................., ........................ Ketua Komite TK/RA Kepala TK/RA ...................................... ........................................... NIP. Mengetahui Kepala Dinas Pendidikan Kecamatan ................................................. ...................................... NIP. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 78. 66 DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PENGESAHAN ……………………………………… i KATA PENGANTAR …………………………………………….. ii DAFTAR ISI ………………………………………………………. iii Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 79. 67 KATA PENGANTAR ..................., ...................... Kepala TK/RA ....................................... ................................................................ Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 80. 68 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Desentralisasi pengelolaan pendidikan yaitu pemerintah memberikan wewenang kepada Taman Kanak-Kanak untuk menyusun kurikulum sendiri dengan mengacu pada Undang- undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan pasal 35 tentang standar nasional pendidikan. Standar Nasinal Pendidikan secara eksplisit diperjelas pada Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 pasal 1 ayat 1 yaitu standar nasional pendidikan kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan pendidikan yang semula bersifat sentralistik berubah menjadi desentralistik. Juga adanya tuntutan globalisasi dalam bidang pendidikan yang memacu agar hasil pendidikan nasional dapat bersaiang dengan hasil pendidikan negara-negara maju. Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah perlu segera dilaksanakan. Bentuk nyata dari desentralisasi pengelolaan pendidikan ini adalah diberikannya kewenangan kepada sekolah untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan pendidikan, seperti dalam pengelolaan kurikulum, baik dalam penyusunan, pelaksanaan, dan monitoring serta evaluasinya di TK/RA. Kewenangan lembaga dalam menyusun kurikulum memungkinkan TK/RA menyesuaikan dengan tuntutan kebutuhan anak didik, keadaan TK/RA, dan kondisi daerah. Dengan demikian, daerah dan atau TK/RA memiliki cukup kewenangan untuk merancang dan menentukan hal-hal yang akan diajarkan, pengelolaan pengalaman belajar, metode mengajar, media, alat dan sumber belajar, dan mengevaluasi proses keberhasilan belajar mengajar. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum merupakan alat untuk membantu dan memberikan acuan bagi pendidik dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini karena kurikulum secara umum didefinisikan sebagai rencana yang dikembangkan untuk memperlancar proses pembelajaran. Kurikulum disusun agar memungkinkan pengembangan keragaman multipotensi, minat, multi kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan kinestetik atau fisik-motorik anak didik secara optimal sesuai dengan keunikan dan tahap perkembangan setiap anak. Pengembangan kurikulum merupakan salah satu bagian penting dalam proses pendidikan. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan yaitu untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 81. 69 Sejalan dengan Undang-undang No. 20 tahun 2003 pasal 14 bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Berdasarkan kajian yudiris tersebut maka pendidikan anak usia dini merupakan masa penting, karena awal kehidupan anak merupakan masa yang paling tepat dalam memberikan dorongan atau upaya pengembangan agar anak dapat berkembang secara optimal. Apa yang dialami anak pada masa awal pertumbuhan dan perkembangannya akan berdampak pada kehidupannya di masa yang akan datang. Oleh karena itu pada masa-masa usia dini perlu dilakukan upaya pendidikan yang meliputi upaya stimulasi, bimbingan, pengasuhan, pendampingan, dan pemberian kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan berbagai potensi yang dilakukan anak melalui pengembangan kurikulum. Penyempurnaan pengembangan kurikulum termasuk Kurikulum Pandidikan Anak Dini Usia Formal yaitu TK/RA dilaksanakan secara terus-menerus melalui tahapan pengkajian, sosialisasi, advokasi, perintisan oleh tim pengembang kurikulum yang terdiri dari unsur kepala sekolah, guru/praktisi, komite sekolah, penyelenggara pendidikan, dinas pendidikan tingkat kecamatan dan nara sumber secara terus menerus. Pada saat ini akan dikembangkan kurikulum pendidikan anak usia dini untuk menjawab tantangan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Dengan diterbitkannya dokumen kerangka pengembangan kurikulum TK/RA diharapkan dapat menjadi standar acuan bagi pendidik dan penyelenggara pendidikan dalam membuat perencanaan, pelaksanaan pembelajaran serta penilaian/evaluasi pada tingkat satuan pendidikan TK/RA. B. Visi, Misi, dan Tujuan TK/RA 1. Visi TK/RA Berupa pernyataan singkat dan mudah diingat. Visi adalah energi atau “power” yang mempengaruhi langkah dan pikiran ke depan dalam membangun TK/RA sebagai kemampuan pada suatu lembaga tingkat satuan pendidikan. 2. Misi TK/RA Untuk mewujudkan Visi TK/RA perlu menetapkan beberapa misi sehingga misi itu merupakan langkah-langkah strategis jangka pendek untuk mencapai visi tersebut. 3. Tujuan TK/RA Tujuan TK/RA dirumuskan dengan mengacu kepada tujuan umum pendidikan TK yaitu membantu anak didik mengembangkan berbagai potensi baik psikis maupun fisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik-motorik, kemandirian, dan seni untuk siap memasuki pendidikan dasar C. Definisi Istilah Taman Kanak-kanak adalah salah satu bentuk pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal, yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak usia 4 sampai dengan usia 6 tahun. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 82. 70 Raudhatul Athfal adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan umum dan pendidikan keagamaan Islam bagi anak usia 4 sampai dengan usia 6 tahun. Pendidikan TK/RA dibagi menjadi 2 kelompok, yiatu: 1. Kelompok A usia 4-5 tahun. 2. Kelompok B usia 5-6 tahun. C.STANDAR KOMPETENSI, KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR TAMAN KANAK-KANAK/RA ( 4 sampai dengan 6 TAHUN ) ASPEK KOMPETEN HASIL BELAJAR INDIKATOR PERKEMBANG SI DASAR AN USIA Anak 4 – 5 TAHUN mampu mengucapka MORAL DAN n bacaan NILAI-NILAI doa/lagu-lagu AGAMA keagamaan dan melakukan gerakan beribadah secara sederhana, serta berperilaku baik atau sopan SOSIAL, Anak mampu Dapat berinteraksi • Mulai mengajak teman untuk EMOSIONAL beriteraksi dengan teman bermain DAN dan sebaya dan orang • Meminta izin bila KEMANDIRIA menunjukkan dewasa menggunakan benda milik N reaksi emosi orang lain yang wajar, • Mau bekerjasama dengan menunjukkan teman dalam kelompok ketika rasa melakukan kegiatan tanggungjawa • Berbicara dengan teman b, sebaya tentang rencana dalam menunjukkan bermain (Misal: Membuat kemandirian, aturan bermain) disiplin, dan • Membuat keputusan ketika percaya diri bermain dengan teman sebaya (Misal: Memutuskan siapa yang memulai bermain) • Berkomunikasi dengan orang- orang yang ditemuinya • Mendengar dan berbicara Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 83. 71 dengan orang dewasa • Mengadukan masalah kepada orang dewasa ketika mengalami ketidaknyamanan dengan teman • Mau menyapa teman dan orang dewasa • Menghindari benda – benda Dapat menjaga berbahaya. keamanan diri sendiri • Menunjukkan kebanggaan terhadap hasil kerjanya Menunjukkan rasa percaya diri • Memasang kancing atau resleting sendiri Dapat menunjukkan • Memasang dan membuka kemandirian tali sepatu sendiri • Mampu makan sendiri • Berani pergi dan pulang sekolah sendiri (Bagi yang dekat dengan sekolah) • Mampu mandi, BAK dan BAB (toilet training) masih dengan bantuan • Mampu mengerjakan tugas sendiri • Bermain sesuai dengan jenis permainan yang dipilihnya • Mengurus dirinya sendiri dengan bantuan, misalnya: berpakaian • Mau berpisah dengan ibu Mulai dapat tanpa menangis menunjukkan • Dapat dibujuk agar tidak emosi yang wajar cengeng lagi dan berhenti menangis pada waktunya • Melaksanakan tata tertib Mulai yang ada menunjukkan sikap • Mengikuti aturan permainan kedisiplinan • Mengembalikan alat permainan pada tempatnya • Membuang sampah pada tempatnya • Sabar menunggu giliran Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 84. 72 • Berhenti bermain pada waktunya • Melaksanakan tugas yang Mulai dapat diberikan bertanggung jawab • Menjaga barang milik sendiri dan orang lain • Menggunakan barang orang lain dengan hati-hati BAHASA Anak mampu Dapat • Menyebutkan berbagai berkomunikas mendengarkan, bunyi/ suara tertentu i secara lisan, membedakan, dan • Menirukan kembali 3 - 4 memiliki mengucapkan urutan kata perbendaharaa bunyi / suara • Menyebutkan kata-kata n kata-kata tertentu dengan suku kata awal yang dan mengenal sama, misal kaki-kali atau simbol suku kata akhir yang sama, misal nama-sama, dll. • Melakukan 2-3 perintah secara sederhana • Mendengarkan cerita dan menceritakan kembali isi cerita secara sederhana Dapat • Menyebutkan nama diri, berkomunikasi/ nama orang tua, jenis berbicara secara kelamin, alamat rumah lisan secara sederhana • Menirukan kembali 3 - 4 urutan kata • Menyebutkan kata-kata dengan suku kata awal yang sama. Misal kaki-kali atau suku kata akhir yang sama. Misal: nama-sama, dll • Melakukan 2-3 perintah secara sederhana Dapat • Menyebutkan nama diri, memperkaya kosa nama orang tua, jenis kata yang kelamin, alamat rumah diperlukan untuk secara sederhana berkomunikasi • Menjawab pertanyaan sehari-hari tentang keterangan/informasi secara sederhana Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 85. 73 • Menjawab pertanyaan tentang keterangan/informasi secara sederhana • Bercerita tentang gambar yang disediakan atau yang dibuat sendiri • Mengurutkan dan menceritakan isi gambar seri sederhana (3-4 gambar) • Menghubungkan gambar / benda dengan kata Dapat • Membaca gambar yang menceritakan memiliki kata/kalimat gambar sederhana (pramembaca) Dapat mengenal hubungan antara • Menceritakan isi buku bahasa lisan dan walaupun tidak sama antara tulisan tulisan dan yang (pramembaca) diungkapkan Dapat mengenal bentuk-bentuk • Menghubungkan tulisan simbol sederhana sederhana dengan simbol (pramenulis) yang melambangkannya KOGNITIF Anak mampu Dapat mengenal • Mengelompokkan benda mengenal klasifikasi dengan berbagai cara yang berbagai sederhana diketahui anak. Misalnya: konsep Menurut warna, bentuk, matematika ukuran, jenis, dll dalam • Menunjuk sebanyak- kehidupan banyaknya benda, hewan, sehari-hari. tanaman yang mempunyai warna, bentuk atau ukuran atau menurut ciri-ciri tertentu • Mencoba dan menceritakan Dapat mengenal apa yang terjadi jika: warna konsep-konsep dicampur, proses Sains sederhana pertumbuhan tanaman ( biji- bijian, umbi-umbian, batang-batangan) balon ditiup lalu dilepaskan, benda-benda dimasukkan ke Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 86. 74 dalam air(terapung, melayang, tenggelam, benda-benda yang dijatuhkan (gravitasi), percobaan dengan magnit, mengamati dengan kaca pembesar mencoba dan membedakan bermacam- macam rasa, bau dan suara • Membilang/menyebut Dapat mengenal urutan bilangan minimal bilangan dari 1 sampai 10 • Membilang dengan menunjuk benda (mengenal konsep bilangan dengan benda-benda sampai 5 • Menunjukkan urutan benda untuk bilangan 1 sampai 5 • Mengenal konsep banyak - sedikit, lebih – kurang, sama – tidak sama • Menghubungkan / memasangkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 5 ( anak tidak disuruh menulis) • Menunjuk 2 kumpulan benda yang sama jumlahnya, yang tidak sama, lebih banyak dan lebih sedikit • Menyebutkan hasil penambahan (menggabungkan 2 kumpulan benda) • Menyebutkan hasil pengurangan (memisahkan kumpulan benda) dengan benda sampai 5 • Mengelompokkan bentuk- bentuk geometri (lingkaran, Dapat mengenal segitiga, segiempat) bentuk geometri • Menyebutkan kembali benda-benda yang menunjukkan bentuk-bentuk geometri Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 87. 75 • Mengerjakan maze (mencari jejak) yang sederhana Dapat memecahkan • Menyusun kepingan puzzel masalah sederhana menjadi bentuk utuh (4 – 6 keping) • Mencari lokasi tempat asal suara • Memasang benda sesuai dengan pasangannya • Menyebutkan sedikitnya 12 benda berikut fungsinya • Menceritakan informasi tentang sesuatu yang diperoleh dari buku • Menceritakan kembali suatu informasi berdasarkan ingatannya • Membedakan konsep kasar – halus melalui panca indera • Memecahkan masalah sederhana • Menyebutkan konsep depan – belakang – tengah, atas – Dapat mengenal bawah, luar – dalam, konsep ruang dan pertama – terakhir – posisi diantara, keluar – masuk, naik – turun, maju – mundur • Membedakan konsep panjang-pendek, jauh-dekat Dapat mengenal melalui mengukur dengan ukuran satuan tak baku (langkah, jengkal, benang atau tali) • Membedakan konsep berat – ringan, gemuk-kurus melalui menimbang benda dengan timbangan buatan dan panca indera • Membedakan konsep penuh-kosong melalui mengisi wadah dengan air, pasir, biji-bijian, beras, dll • Membedakan konsep tebal – tipis • Membedakan konsep tinggi – rendah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 88. 76 • Membedakan konsep besar – kecil • Membedakan konsep cepat – lambat • Membedakan waktu (pagi, siang, malam) • Menyebutkan nama-nama Dapat mengenal hari dalam satu minggu, konsep waktu bulan dan tahun • Memperkirakan urutan berikutnya setelah melihat bentuk 2 pola yang Dapat mengenal berurutan. Misalnya merah, berbagai pola putih, merah, putih, merah,…. • Menceritakan letak lokasi dari rumah ke sekolah • Mengenal berbagai macam Dapat konsep profesi (Contoh: Dokter, pengetahuan sosial polisi, dll.) sederhana • Mengenal berbagai macam alat angkutan sederhana (Contoh: Mobil; motor, dll.) FISIK/ Anak mampu Dapat melakukan • Memutar dan mengayunkan MOTORIK melakukan gerakan di tempat lengan gerakan tubuh (gerak dasar non • Meliukkan tubuh secara lokomotor) • Membungkukkan badan terkoordinasi dalam rangka Dapat melakukan • Berjalan ke berbagai arah kelenturan, gerak berpindah dengan berbagai cara, kelincahan, tempat sederhana misalnya; berjalan maju di dan (gerak dasar atas garis lurus, berjalan di keseimbangan lokomotor) atas papan titian, berjalan ke depan dengan tumit, berjalan ke depan jinjit (angkat tumit), berjalan mundur • Melompat ke berbagai arah dengan satu atau dua kaki • Meloncat dari ketinggian 20-30 cm • Memanjat, bergelantung, dan berayun Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 89. 77 • Berdiri dengan tumit • Berlari kemudian melompat dengan seimbang tanpa jatuh • Berlari dengan berbagai variasi (menyamping, ke depan dan ke belakang) • Merayap dengan berbagai variasi • Merangkak dengan berbagai variasi • Menaiki benda beroda (Contoh: menaiki sepeda roda dua dengan bantuan roda kecil dua) Dapat melakukan gerakan jari tangan • Membuat berbagai bentuk untuk kelenturan dengan menggunakan otot (Motorik plastisin, playdough/tanah liat halus) • Menjiplak dan meniru membuat garis tegak, datar, miring, lengkung, dan lingkaran • Meniru melipat kertas sedehana (1-4 lipatan) • Merekat/menempel • Menyusun berbagai bentuk dengan balok • Memegang pensil (belum sempurna) • Meronce dengan manik-manik Dapat melakukan koordinasi mata- • Mengurus dirinya sendiri tangan dengan sedikit bantuan. Misal makan, mandi, menyisir rambut, mencuci, menggosok/membersihkan sepatu, mengikat tali sepatu, mengkancingkan baju, membuka risleting jaket, dll. • Menggunting sesuai bentuk melingkar, zigzag, dll. • Menjahit jelujur 10 lobang dengan tali sepatu • Melambungkan dan menangkap objek (bola besar) • Memantulkan bola besar pada Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 90. 78 posisi diam di tempat • Memantulkan objek (bola besar) sambil Menunjukkan berjalan/bergerak karaktersitik sehat Kesehatan fisik • Mengikuti kegiatan harian Fisik secara aktif • Melakukan berbagai gerakan koordinasi mata-tangan • Mendemonstrasikan kemampuan motorik kasar seperti melompat dan berlari dalam berbagai variasi. • Memiliki kemampuan mendengar • Membantu dirinya sendiri (makan, menyisir rambut, memasang tali sepatu tanpa bantuan). • Melakukan BAB sendiri secara benar SENI Anak mampu Dapat • Menggambar bebas dengan mengekpresik menggambar berbagai media (pensil an diri dengan sederhana warna, krayon, arang dll) menggunakan • Menggambar bebas dari berbagai bentuk lingkaran dan media/bahan segiempat dalam • Menggambar orang dengan berkarya seni lengkap dan sederhana. melalui • Stempel/mencetak dengan kegiatan berbagai media (pelepah eksplorasi pisang, batang pepaya, karet busa, dll.) Dapat menciptakan • Menyusun bentuk-bentuk sesuatu dengan bangunan sederhana dari berbagai media balok • Menyusun bentuk dari kepingan geometri yang sederhana • Merangkai bentuk dengan lidi • Membatik dan jumputan sederhana • Mencocok dengan pola buatan guru Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 91. 79 • Bermain warna dengan berbagai media. Misalnya : krayon, cat air, dll. • Melukis dengan jari (finger painting) • Membuat bunyi-bunyian dengan berbagai alat • Membuat alat perkusi sederhana (misalnya membuat krincingan dari tutup botol) • Bertepuk tangan dengan 2 pola untuk membuat irama Dapat • Menggerakkan kepala, mengekspresikan tangan atau kaki mengikuti diri dalam bentuk irama musik/ritmik gerak sederhana • Mengekspresikan diri secara bebas sesuai irama musik Dapat menyanyi • Menyanyikan lagu secara dan memainkan alat lengkap musik sederhana • Menyanyikan beberapa lagu anak-anak • Mencipta, mengarang syair lagu • Bermain dengan berbagai alat musik perkusi sederhana • Mengucapkan syair dari berbagai lagu USIA Anak mampu Dapat • Mengenal tempat-tempat 5-6 TAHUN mengucapka melaksanakan ibadah n bacaan ibadah • Mengenal hari-hari besar MORAL DAN doa/lagu-lagu agama NILAI-NILAI keagamaan • Berdoa sebelum dan sesudah AGAMA dan melaksanakan kegiatan secara melakukan berurutan gerakan • Menyanyi lagu-lagu beribadah keagamaan secara • Mulai terlibat dalam acara berurutan, keagamaan serta • Menyimak beberapa cerita membedakan bernuansa keagamaan perilaku baik • Melaksanakan gerakan dan buruk beribadah secara berurutan namun belum secara rutin Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 92. 80 Dapat menyayangi • Berbuat baik terhadap sesama ciptaan Tuhan teman. Misal: Tidak menggangu orang yang sedang melakukan kegiatan • Menyiram/merawat tanaman • Memberi makan binatang • Suka menolong teman dan orang dewasa • Menyayangi sahabat • Menyayangi yang lebih muda • Mau berbagi dengan orang lain Terbiasa • Bersikap ramah berperilaku sopan • Meminta tolong dengan baik santun dan saling • Mengucapkan salam menghormati • Berterima kasih jika sesama memperoleh sesuatu. • Berbahasa sopan dalam berbicara (tidak berteriak) • Mau mengalah • Mendengarkan orang tua/teman berbicara • Tidak mengganggu teman • Memberi dan membalas salam • Menutup mulut dan hidung bila bersin/batuk • Menghormati yang lebih tua • Menghargai teman • Mendengarkan dan memperhatikan teman bicara Dapat membedakan • Membedakan perbuatan yang perbuatan yang benar dan salah benar dan salah SOSIAL, Anak mampu Dapat berinteraksi • Bersedia bermain dengan EMOSIONAL beriteraksi dengan teman teman sebaya tanpa DAN dan sebaya dan orang membedakan (warna kulit, KEMANDIRIA menunjukan dewasa keturunan, rambut, agama, N reaksi emosi dll.) yang wajar, • Mau memuji teman/orang lain mengenal • Mengajak teman untuk rasa bermain/belajar tanggungjaw • Bermain bersama (permainan ab, halma, ular tangga, dll.) menunjukkan • Berkomunikasi dengan orang kemandirian, dewasa ketika melakukan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 93. 81 disiplin, dan sesuatu (membuat kue, percaya diri memasak, dll.) • Berkomunikasi dengan temannya ketika mengalami musibah (Misal: Sakit, sedih, dll.) Dapat menunjukan • Berani bertanya dan rasa percaya diri menjawab • Mau mengemukakan pendapat secara sederhana • Mengambil keputusan secara sederhana • Bermain pura-pura tentang profesi • Bekerja secara mandiri Dapat • Memasang kancing atau menunjukkan resleting sendiri. sikap kemandirian • Memasang dan membuka tali sepatu sendiri • Makan sendiri • Berani pergi dan pulang sekolah sendiri (Bagi yang dekat dengan sekolah) • Mampu mandi sendiri, BAK dan BAB (toilet training) • Mengerjakan tugas sendiri • Bermain sesuai dengan jenis permainan yang dipilihnya • Mengurus dirinya sendiri misalnya: berpakaian • Mau berpisah dengan ibu Dapat • Menerima kritikan menunjukkan • Mau memberi dan meminta emosi yang wajar maaf • Membantu memecahkan perselisihan • Mengekpresikan perasaannya (Misal: Marah, sedih, gembira, kaget, dll.) Terbiasa • Membuang sampah pada menunjukkan sikap tempatnya kedisplinan dan • Merapikan mainan setelah mentaati peraturan digunakan • Mentaati peraturan yang Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 94. 82 berlaku Dapat bertanggung • Melaksanakan tugas yang jawab diberikan guru. • Menjaga barang milik sendiri dan orang lain • Melaksanakan kegiatan sendiri sampai selesai • Memelihara milik sendiri • berkerjasama dalam menyelesaikan tugas • Memelihara lingkungan. Misalnya: tidak mencorat coret tembok, membuang sampah pada tempatnya, dll. • Menghemat pemakaian air dan listrik • Membersihkan peralatan makanan setelah digunakan BAHASA Anak mampu Dapat mendengar • Membedakan kembali berkomunika dan membedakan bunyi/suara tertentu si secara bunyi suara, • Membedakan kata-kata yang lisan, kata dan kalimat mempunyai suku kata memiliki sederhana awal/akhir yang sama. perbendahara • Mendengarkan dan an kata, serta menceritakan kembali cerita mengenal secara runtut. simbol- • Melakukan 3 - 5 perintah simbol untuk secara berurutan dengan benar persiapan • Menunjukkan beberapa membaca, gambar yang diminta menulis, dan • Menirukan kembali berhitung bunyi/suara tertentu • Menirukan kembali 4-5 urutan kata Dapat • Menyebutkan nama diri, nama berkomunikasi/ orang tua, jenis kelamin, berbicara lancar tanggal dan bulan dengan lafal yang kelahirannya, alamat rumah benar dengan lengkap • Menceritakan pengalaman/ kejadian secara sederhana dengan runtut • Menerima pesan sederhana dan menyampaikan pesan tersebut Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 95. 83 • Menjawab pertanyaan sederhana • Berbicara lancar dengan menggunakan kalimat yang kompleks terdiri atas 5 – 6 kata • Bercerita menggunakan kata ganti aku, saya, kamu, dia, mereka. • Menyebutkan nama benda yang diperlihatkan • Melakukan percakapan dengan teman sebaya atau orang dewasa • Menyebutkan gerakan- gerakan. Misanya : jongkok, duduk, berlari, makan dll. • Memberikan keterangan yang berhubungan dengan posisi/ keterangan tempat. Misalnya : di luar, di dalam, di atas, di bawah, di muka, di depan, di belakang, di kiri, di kanan dsb. • Menggunakan kata-kata yang Dapat memahami menunjukkan urutan bahwa ada • Membuat gambar dan hubungan antara menceritakan isi gambar lisan dengan tulisan dengan beberapa coretan/ (pra membaca) tulisan yang sudah berbentuk huruf/kata • Bercerita tentang gambar yang disediakan atau dibuat sendiri dengan urut dan bahasa yang jelas • Mengurutkan dan menceritakan isi gambar seri (4 - 6 gambar) • Membaca buku cerita bergambar dan menceritakannya • Menghubungkan dan menyebutkan tulisan sederhana dengan simbol yang melambangkannya • Membaca beberapa kata berdasarkan gambar, tulisan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 96. 84 dan benda yang dikenal atau dilihatnya • Membuat coretan/tulisan yang berbentuk huruf/kata Dapat memahami berdasarkan gambar yang bahwa ada dibuatnya hubungan antara gambar dengan tulisan (pramenulis) KOGNITIF Anak mampu Dapat mengenal • Mengelompokkan benda mengenal klasifikasi dengan berbagai cara yang berbagai sederhana diketahui anak. Misalnya; konsep Menurut warna, bentuk, matematika ukuran, jenis, dll. dalam • Menunjuk sebanyak- kehidupan banyaknya benda, hewan, sehari-hari. tanaman yang mempunyai (Anak warna, bentuk atau ukuran mampu atau menurut ciri-ciri tertentu berpikir logis, kritis, Dapat mengenal • Menceritakan hasil percobaan memberi konsep-konsep sederhana tentang: warna alasan, sains sederhana dicampur, proses memecahkan pertumbuhan tanaman ( biji- masalah, bijian, umbi-umbian, batang- menemukan batangan) hubungan • Apa yang terjadi jika balon sebab – ditiup lalu dilepaskan akibat) • Benda-benda dimasukkan ke dalam air (terapung, melayang, tenggelam, benda- benda yang dijatuhkan (gravitasi), percobaan dengan magnit, mengamati dengan kaca pembesar • Membedakan bermacam- macam rasa, bau dan suara berdasarkan percobaan Dapat mengenal • Membilang/menyebut urutan bilangan bilangan dari 1 sampai 20 • Membilang dengan menunjuk benda (mengenal konsep bilangan dengan benda-benda sampai 10 • Menunjukkan urutan benda Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 97. 85 untuk bilangan sampai 10 • Membedakan konsep banyak - sedikit, lebih – kurang, sama – tidak sama • Menghubungkan / memasangkan lambang bilangan dengan benda- benda sampai 10 ( anak tidak disuruh menulis) • Menunjukkan jumlah yang sama - tidak sama, lebih banyak dan lebih sedikit dari 2 kumpulan benda • Menyebutkan hasil penambahan (menggabungkan 2 kumpulan benda) dan pengurangan (memisahkan kumpulan benda) dengan benda sampai 5 • Mengelompokkan bentuk- Dapat mengenal bentuk geometri (lingkaran, bentuk geometri segitiga, segiempat, dll) • Membedakan benda-benda yang berbentuk geometri • Membedakan ciri-ciri bentuk geometri • Mengerjakan maze (mencari Dapat memecahkan jejak) yang sederhana masalah sederhana • Menyusun kepingan puzzle menjadi bentuk utuh (7 – 10 keping) • Mencari lokasi tempat asal suara • Memasang benda sesuai dengan pasangannya • Menunjukkan sedikitnya 12 benda berikut fungsinya • Menceritakan informasi tentang sesuatu yang diperoleh dari buku • Menceritakan kembali suatu informasi berdasarkan ingatannya • Membedakan konsep kasar – halus melalui panca indera Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 98. 86 • Memecahkan masalah sederhana Dapat mengenal • Menyebutkan konsep depan – konsep ruang dan belakang – tengah, atas – posisi bawah, kiri -kanan, luar – dalam, pertama – terakhir – diantara, keluar – masuk, naik – turun, maju – mundur Dapat mengenal • Membedakan konsep panjang- ukuran pendek, jauh-dekat, lebar/luas - sempit melalui mengukur dengan satuan tak baku (langkah, jengkal, benang atau tali) • Membedakan konsep berat – ringan, gemuk- kurus melalui menimbang benda dengan timbangan buatan dan panca indera • Membedakan konsep penuh- kosong melalui mengisi wadah dengan air, pasir, biji- bijian, beras, dll • Membedakan konsep tebal – tipis • Membedakan konsep tinggi – rendah • Membedakan konsep besar – kecil • Membedakan konsep cepat – lambat Dapat mengenal • Membedakan waktu (pagi, konsep waktu siang, malam) • Menyebutkan nama-nama hari dalam satu minggu, bulan dan tahun • Menceritakan kegiatan sehari- hari sesuai dengan waktunya misal: waktu tidur, waktu makan, waktu sekolah dll • Menggunakan konsep waktu (hari ini, nanti, sekarang, besok, kemarin) • Memperkirakan urutan berikutnya setelah melihat Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 99. 87 bentuk 3-4 pola yang berurutan. Misalnya merah – putih - biru, merah – putih - biru, merah,…. Dapat mengenal • Menceritakan letak lokasi berbagai pola dari rumah ke sekolah atau ke tempat-tempat yang dikenalnya • Mengenal berbagai macam profesi (Contoh: Dokter, polisi, dll.) Dapat mengenal • Mengenal berbagai macam konsep alat angkutan sederhana di pengetahuan sosial darat, laut, dan udara (Contoh: sederhana Mobil; motor, sepeda, dll.) • Memerankan berbagai macam profesi (Contoh: sebagai dokter, polisi, dll.) Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 100. 88 II.FISIK- Anak mampu Dapat melakukan • Memutar dan mengayunkan MOTORIK melakukan gerakan di tempat lengan koordinasi (motorik kasar) • Meliukkan tubuh gerak, • Membungkukkan badan keterampilan • Senam fantasi bentuk meniru. gerak dasar Misal: Menirukan berbagai sederhana gerakan hewan, menirukan untuk gerakan tanaman, yang meningkatka terkena angin (sepoi-sepoi dan n keleturan, angin kencang dan kencang keseimbanga sekali) dengan lincah n dan kelincahan Dapat melakukan • Berjalan ke berbagai arah gerak berpindah dengan berbagai cara, tempat sederhana misalnya: berjalan maju di atas (motorik kasar) garis lurus, berjalan di atas papan titian, berjalan ke depan dengan tumit, berjalan ke depan jinjit, berjalan mundur. • Melompat ke berbagai arah dengan satu atau dua kaki • Meloncat dari ketinggian 30 - 40 cm • Memanjat, bergelantung, dan berayun • Berdiri dengan tumit, berjalan di atas satu kaki dengan seimbang • Berlari sambil melompat dengan seimbang tanpa jatuh • Merayap dan merangkak dengan berbagai variasi • Menaiki benda beroda (Contoh: menaiki sepeda roda dua dengan bantuan) • Naik otopet Dapat melakukan • Mengurus dirinya sendiri koordinasi mata- tanpa bantuan, misalnya; tangan (Motorik makan, mandi, menyisir halus) rambut, memasang kancing, mencuci tangan dan melap tangan, mengikat tali sepatu • Memegang pensil dengan benar (antara ibu jari dan 2 jari) • Membuat berbagai bentuk dengan menggunakan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 101. 89 plastisin, playdough/tanah liat, dan pasir. • Meniru membuat garis tegak, datar, miring, lengkung dan lingkaran • Meniru melipat kertas sederhana (5-6 lipatan) • Menjahit bervariasi (jelujur dan silang) dengan tali rafia atau benang wol • Menggunting dengan berbagai media berdasarkan bentuk/pola (lurus, lengkung, segitiga) • Mencocok bentuk • Menyusun berbagai bentuk dari balok-balok • Membuat lingkaran dan persegi dengan rapi • Meronce dengan manik-manik sesuai pola • Meronce dengan berbagai media. Misal: (bagian tanaman, bahan bekas, karton, kain perca, dll) Dapat melakukan • Melambungkan berbagai gerakan tangan objek berbagai bentuk dan untuk kelenturan ukuran dengan satu atau dua otot (motorik tangan kasar) • Menangkap objek sesuai bentuk dan ukuran dengan satu atau dua tangan • Melemparkan objek ke berbagai arah dengan tangan kiri atau kanan • Menggulirkan bola menyusuri tanah dengan satu atau dua tangan • Melemparkan objek ke sasaran dengan satu atau dua tangan • Bermain dengan simpai (di gelindingkan sambil berjalan dan berlari) Kesehatan Menunjukkan • Mengikuti kegiatan harian Fisik karakteristik sehat secara aktif fisik • Melakukan banyak gerakan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 102. 90 koordinasi mata-tangan • Mendemonstrasikan kemampuan motorik kasar seperti melompat dan berlari • Memiliki kemampuan mendengar yang baik • Membantu dirinya sendiri (makan sendiri, menyisir rambut, memasang tali sepatu, dll.) • Melakukan BAB sendiri secara benar SENI Anank Dapat menggambar • Menggambar bebas dengan mampu sederhana berbagai media (kapur tulis, mengekspresi pensil warna, krayon, arang, kan diri dan dan bahan alam) dengan rapi berkreasi • Menggambar bebas dari dengan bentuk dasar titik, lingkaran, berbagai segitiga dan segiempat, dll gagasan • Menggambar orang dengan imajinasi lengkap dan proposional serta • Mencetak dengan berbagai menggunaka media (jari/finger painting, n berbagai kuas, pelepah pisang, daun, media/bahan bulu ayam) dengan lebih rapi menjadi suatu karya Dapat menciptakan • Menciptakan bentuk seni sesuatu dengan bangunan dari balok yang berbagai media lebih kompleks • Menciptakan bentuk dari kepingan gometri yang` lebih kompleks • Menciptakan bentuk dengan lidi • Menganyam dengan berbagai media. Misal: kain perca, daun, sedotan, kertas dll. • Membatik dan jumputan • Membuat gambar dengan teknik kolase dengan memakai berbagai media, (kertas, ampas kelapa, biji- bijian, kain perca, batu- batuan, dll.) • Membuat gambar dengan teknik mozaik dengan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 103. 91 memakai berbagai bentuk/ bahan( segi empat, segitiga, lingkaran dll) • Mencocok dengan pola buatan guru atau ciptaan anak sendiri • Bermain warna dengan berbagai media. Misal : Krayon, cat air dll • Melukis dengan jari (finger painting) • Melukis dengan berbagai media (kuas, bulu ayam, daun-daunan dll) • Membuat berbagai bunyi dengan berbagai alat • Membuat berbagai bentuk dari kertas, daun-daunan dll • Mencipta alat perkusi sederhana dan mengekspresikan dalam bunyi yang berirama • Bertepuk tangan dengan 3 pola • Bertepuk tangan membentuk irama Dapat • Mengekspresikan berbagai mengekspresikan gerakan kepala, tangan atau diri dalam bentuk kakisesuai dengan irama gerak sederhana musik/ritmik dengan lentur • Bergerak bebas dengan irama musik • Menari menurut irama musik yang didengar Dapat menyayi dan • Menyanyi lebih dari 20 lagu memainkan alat anak-anak musik sederhana • Menyanyi lagu anak sambil bermain musik Dapat • Mengucapkan sajak dengan menampilkan sajak ekspresi yang bervariasi. sederhana dengan Misal : perubahan intonasi, gaya perubahan gerak dan penghayatan • Mengekspresikan gerakan sesuai dengan syair lagu dan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 104. 92 cerita • Mengucapkan syair lagu sambil diiringi senandung lagunya Menceritakan gerak pantomin ke dalam bahasa lisan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 105. 93 BAB II PROFIL LEMBAGA I.PROFIL LEMBAGA TK/RA A. Latar Belakang Lingkungan Sekolah 1. Sejarah TK/RA 2. Letak Geografis TK/RA 3. Lokasi Sekolah (dilengkapi kode pos) B. Tujuan TK/RA Tujuan pendidikan TK/RA adalah membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan daya cipta yang diperlukan oleh anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya. C. Fungsi dan Tugas TK/RA 1. Fungsi TK/RA Fungsi TK/RA adalah memberikan pelayanan pendidikan untuk anak usia 4-6 tahun dalam rangka: a. Mengembangkan seluruh kemampuan yang dimiliki anak sesuai dengan tahap perkembangannya. b. Mengenalkan anak dengan dunia sekitar. c. Mengembangkan sosialisasi anak. d. Mengenalkan peraturan dan menanamkan disiplin pada anak. e. Memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar melalui bermain. 2. Tugas TK/RA a. Menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar pendidikan TK untuk kelompok A dan kelompok B sesuai dengan kurikulum yang berlaku. b. Memberikan bimbingan dan penyuluhan bagi anak-anak yang mengalami kesulitan dan bagi orangtua yang memerlukannya. c. Memberikan kesempatan kepada anak untuk belajat melalui bermain. D. Persyaratan dan Kriteria TK/RA 1. TK/RA Tipe Sederhana a. Sarana dan Prasarana 1). Lokasi : pendirian hendaknya memperhatikan persyaratan lingkungan, yaitu: faktor keamanan, kebersihan, ketenangan, dekat dengan pemukiman penduduk, serta kemuddahan transportasi. 2). Luas Tanah: minimal 300 m2 3). Bangunan Gedung NO JENIS RUANG JLH RUANG UKURAN LUAS RUANG SELURUHNYA 1 Ruang kelas 1 8x8 m2 64 m2 2 Ruang kantor/kepala 1 3x4 m2 12 m2 Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 106. 94 TK 3 Ruang dapur 1 3x3 m2 9 m2 4 Gudang 1 3x3 m2 9 m2 5 Kamar mandi/WC 1 2x2 m2 4m2 Guru 6 Kamar mandi/WC 1 2x2 m2 4 m2 Anak 4). Halaman, Pagar dan Pintu Semi Permanen Halaman TK diharapakan seluas 200 m2 untuk tempat bermain anak dan ditanami rumput. 5). Perabot/Kelengkapan Ruangan a). Ruang Kelas NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Meja anak 10 buah 2 Kursi anak 10 buah 3 Papan tulis besar 1 set 4 Spidol 1 kotak 5 Penghapus papan tulis 1 buah 6 Meja dan kursi guru 1 set 7 Lambang negara RI 1 buah 8 Gbr Presiden dan WK Presiden @ 1 buah Bendera merah putih & tiangnya 9 Papan absen anak 1 buah Rak alat pelejaran beserta 10 kelengkapannya 1 buah 11 Papan planel 1 buah Jam dinding 12 Celemek 1 buah 13 Kaset kaki 1 buah 14 Tempat sampah 1 buah 15 Bulu ayam/kemocing 1 buah 16 kalender 1 buah 17 1 buah 18 1 buah b). Ruang Kantor (Kepala Sekolah) NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Meja tulis 1 buah 2 Kursi 1 buah 3 Gambar presiden & Wk @ 1 buah 4 Meja & kursi tamu 1 set 5 Lambang negara RI 1 buah 6 Lemari arsip 1 buah 7 Jam dinding 1 buah 8 Kalender 1 buah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 107. 95 9 Papan statistik 1 buah 10 Papan tulis kegiatan 1 buah 11 Tempat sampah 1 buah 12 Kaset kaki 1 buah 13 Perlengkapan alat tulis 1 buah 14 Mesin ketik/komputer 1 set 15 Radio kaset/tape/VCD/CD 1 set c). Ruang Dapur NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Kompor 1 buah 2 Peralatan untuk memasak 1 set 3 Rak piring 1 buah 4 Tempat cuci piring 1 buah 5 Serbet 1 buah 6 Peralatan untuk makan & minum Sesuai kbthn Tempat sampah 7 Keset kaki 1 buah 8 Sapu 1 buah 9 1 buah d). Ruang Gudang NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Peralatan kebersihan 1 set 2 Peralatan berkebun dan alat 1 set pertukangan sederhana 3 Rak untuk menyimpan alat 1 buah e). Kamar Mandi/WC Guru NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Gayung 1 set 2 Handuk kecil 1 set 3 Tempat sabun dan sabun 1 buah 4 Ember 1 buah 5 Gantungan handuk 1 buah 6 Keset kaki 1 buah 7 Alat pembersih lantai 1 set f). Kamar Mandi/WC Anak NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Gayung 1 set 2 Handuk kecil 1 set 3 Tempat sabun dan sabun 1 buah 4 Ember 1 buah 5 Gantungan handuk 1 buah 6 Keset kaki 1 buah 7 Alat pembersih lantai 1 set Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 108. 96 b. Alat Peraga dan Alat Permainan a. Di Dalam Kelas 1). Sudut Keluarga NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Meja makan 1 set 2 Peralatan makan 1 set 3 Tempat tidur dan 1 buah kelengkapannya 1 buah 4 Peralatan masak 1 buah 5 Cermin 1 buah 6 Bak cucian dan kelengkapannya 1 set Serbet 7 boneka 2 buah 8 2 buah 2) Sudut Pembangunan NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Balok pembangunan 1 set 2 Mainan konstruksi 1 set 3 Permainan palu 1 set 4 Alat pertukangan 1 set 5 Kotak menara 1 set 6 Menara gelang 1 set 7 Macam-macam kendaraan 1 set 3).Sudut Kebudayaan NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Perpustakaan: Jumlah barang-barang a. buku cerita anak disesuaikan dengan b. buku bergambar sejumlah kemampuan/kebutuhan tema yang ada c. buku pengetahuan 2 permainan manipulatif: Jumalh disesuaikan a.mozaik dengan bermacam b.nuansa warna gambar sesuai dengan c.puzle tema d.permainan lotto e.pohon hitung f.kotak hitung g.kotak merjan 3 Media kreatif: Jumlah disesuaikan a. kertas lipat dengan kebutuhan b.kertas berwarna c.lem d.gunting Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 109. 97 e.kertas gambar f.krayon/pensil warna g.plastisin 4 Alat-alat kesenian: a.seruling 10 buah b.makakas 10 buah c.organ kecil 5 buah d.tamburin 5 buah e.rebana 5 buah f.kerncingan 5 buah g.wood blok 10 buah h.gitar kecil 5 buah i.kaset lagu daerah 5 buah j.kaset lagu wajib 5 buah k.kaset lagu anak Disesuaikan dengan tema l. radio tape recorder 1 set m.boneka/gambar pakaian adat 33 macam pakaian daerah adat 5 Alat untuk sandiwara boneka: Sesuai dengan a.boneka berbentuk orang kebutuhan drama yang b.boneka berbentuk binatang akan ditampilkan 4). Sudut Alam Sekitar dan Pengetahuan NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Aquarium beserta 1 set Jumlah dapat kelengkapannya 1 set disesuaikan 2 Timbangan 1 set dengan kebutuhan 3 Biji-bijian dengan tempatnya 5 macam dan kemampuan 4 Batu-batuan 5 buah 5 Gambar proses pertumbuhan 2 buah binatang 1 buah 6 Gambar proses pertumbuhan 2 buah Tanaman 7 Magnit 8 Benda-benda laut dan darat 2 buah 9 Kaca pembesar 1 buah 5). Sudut Ketuhanan NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Maket masjid, gereja, pura, 1 set Jumlah dapat vihara, kelenteng disesuaikan 2 Alat perlengkapan ibadah 1 set dengan kebutuhan 3 Gambar perilaku yang dapat 1 set dan kemampuan memupuk sikap dan rasa ketuhanan pada anak b. Di Luar Kelas Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 110. 98 NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Bak pasir dengan 1 set Jumlah dapat kelengkapannya 1 set disesuaikan 2 Bak air dengan kelengkapannya 1 set dengan kebutuhan Papan peluncur/perosotan 5 macam dan kemampuan 3 Papan jungkitan 5 buah 4 Ayunan 2 buah 5 Bola besar dan kecil 1 buah 6 Papan titian 2 buah 7 Ban bekas (bila ada) 8 Binatang peliharaan & 9 kandangnya 2 buah Kereta dorong 1 buah 10 Tangga majemuk 11 Catatan: Alat-alat untuk setiap sudut kegiatan diletakkan di dalam kelas secar bergantian dan diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu pelaksanaan KBM dan alat yang belum dipergunakan disimpan di dalam gudang. c. Ketenagaan 1. Kepala Sekolah a). Persyaratan Umum 1). Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 2). Berkedudukan sebagai guru dan aktif mengajar 3). Usia setinggi-tingginya 56 tahun 4). Sehat jasmani dan rohani 5). Mampu melaksanakan wawasan wiyata mandala 6). Menguasai program kegiatan belajar TK yang berlaku 7). Kreatif dan inovatif 8). Mempu menyusun program pendidikan TK 9). Memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi 10).tanggap terhadap rohaniperkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. b). Persyaratan Khusus 1). Berijazah S1 PGAUD-PAUD-Psikologi Pendidikan 2). Berpengalaman mengajar di TK sekurang-kurangnya 5 tahun 2. Pendidik dan Tenaga Kependidikan Mengacu Kepmendikbud RI No. 0296/1996 tentang jumlah tenaga pendidik dan kependidikan, latar belakang pendidikan, jabatan, status kepegawaian a). Persyaratan Umum Tenaga Pendidik dan kependidikan: 1). Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 2). Berkedudukan sebagai guru dan aktif mengajar 3). Usia minimal 22 tahun 4). Sehat jasmani dan rohani Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 111. 99 5). Berkepribadian riang gembira, mempunyai perhatian dan sayang terhadap anak, pandai bergaul dan jujur. 6). Kreatif dan inovatif 7). Memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi 8). tanggap terhadap rohaniperkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi b). Persyaratan Khusus Tenaga Pendidik dan kependidikan: 1). Berijazah S1 PGAUD-PAUD-Psikologi Pendidikan 2). Dapat menyanyi 3). Dapat memainkan alat musik 3. Pesuruh a. berijazah minimal SLTP b. telah berusia 18 tahun c. sehat jasmani, rohani dan jujur. D. Peserta Didik Berisi tentang jumlah seluruh peserta didik kelompok A (usia 4 – 5 tahun), Kelompok B (usia 5 – 6 tahun) berdasarkan jenis kelamin. Pada waktu pembukaan TK tipe sederhana minimal jumlah peserta didik 10 anak dan maksimal 25 anak untuk satu kelompok/kelas. Pengelompokkan peserta didik didasarkan atas usia peserta didik. 1. Identitas Peserta Didik a. Nama Lengkap Peserta Didik b. Nama Panggila Peserta Didik c. Jenis Kelamin Peserta Didik d. Tempat Lahir Peserta Didik e. Tangga, bulan, tahun Kelahiran Peserta Didik f. Agama Peserta Didik g. Kewarganegaraan Peserta Didik h. Suku Bangsa Peserta Didik i. Diterima Di Sekolah Tanggal j. Pindahan dari. k. Anak ke.......Dari,,,,,,,, l. Bahasa Sehari-hari • Indonesia • Daerah....................... • Campuran.......................... • Lain-lain............................ 2. Keterangan Tempat Tinggal Peserta Didik a. Alamat lengkap (telp, kode pos) b. Alamat Liburan Tetap c. Peserta Didik Tinggal dengan • Ayah dan Ibu kandung • Ayah dan ibu tiri • Ibu dan ayah tiri • Nenek/kakek • Lain-lain d. Jarak dari rumah ke sekolah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 112. 100 • < 1 km • 1-5 km • 5-6 km • >10 km e. Berangkat ke Sekolah • Jalan kaki • Kendaraan umum/ojek • Kendaraan pribadi • Antar jemput mobil sekolah • Lain-lain f. Kendaraan Pribadi Yang Dimiliki di Rumah • Sepeda • Sepeda motor • Sepeda, sepeda motor • Mobil • Sepeda, sepada motor, mobil • Tidak mempunyai kendaraan • Lain-lain g. Kondisi Penerangan di Rumah • Kurang • Cukup/sedang • Baik h. Kondisi Tempat Tinggal • Permanen • Semi permanen • Kontrakan • Lain-lain i. Ruang Tidur • Sendiri • Sama-sama • Lain-lain j. Lingkungan Tempat Tinggal • Komplek perumahan • Dekat pabrik/industri • Desa/perkampungan • Dekat perkantoran • Dekat sekolah/perguruan tinggi • Dekat pusat perbelanjaan/mal • Dekat pasar tradisional • Dekat pantai • Dekat pembuangan/penumpukan sampah • Dekat sungai • Lain-lain k. Kondisi Ruang Belajar • Sendiri • Bersama-sama Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 113. 101 • Tidak menentu • Lain-lain l. Perlengkapan Belajar • Lengkap • Kurang lengkap • Tidak lengkap • Lain-lain m. Pendamping Belajar • Ayah • Ibu • Kakek/nenek • Paman/bibi • Kakak • Pengasuh • Lain-lain 3. Keterangan Orangtua/Wali Peserta Didik a. AYAH 1). Nama Ayah 2) Tempat Lahir 3) Tanggal, bulan, tahun Lahir 4). Agama 5). Pekerjaan Ayah • PNS • Pegawai BUMN • TNI/POLRI • Pegawai Swasta • Purn/Pensiunan • Wiraswasta • Buruh • Lain-lain 6). Pangkat/Golongan 7). Jabatan 8). Pendidikan Ayah • Tidak lulus SD • SD • SLTP • SLTA • DIPLOMA 1/2/3 • SARJANA • PASCA SARJANA/MAGISTER • DOKTOR 9). Penghasilan Ayah • Rp. < 500.000 • Rp. 500.000 s/d 1 juta • Rp. 1 juta s/d 2 juta • Rp. > 2 juta 10). Alamat Kantor Ayah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 114. 102 11). Perilaku Ayah b. IBU 1). Nama Ibu 2) Tempat Lahir 3) Tanggal, bulan, tahun Lahir 4). Agama 5). Pekerjaan Ibu • PNS • Pegawai BUMN • TNI/POLRI • Pegawai Swasta • Purn/Pensiunan • Wiraswasta • Buruh • Lain-lain 6). Pangkat/Golongan 7). Jabatan 8). Pendidikan Ibu • Tidak lulus SD • SD • SLTP • SLTA • DIPLOMA 1/2/3 • SARJANA • PASCA SARJANA/MAGISTER • DOKTOR 9). Penghasilan Ibu • Rp. < 500.000 • Rp. 500.000 s/d 1 juta • Rp. 1 juta s/d 2 juta • Rp. > 2 juta 10). Alamat Kantor Ibu 11). Perilaku Ibu 4. Keterangan Kesehatan a. Berat badan b. Tinggi Badan c. Golongan darah •O •A •B • AB d. Keadaan Mata • Normal • Rabun jauh/minus • Rabun dekat/plus Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 115. 103 • Juling • Kelainan lainnya e. Alat Bantu Yang Digunakan • Kacamata • Lensa kontak f. Keadaan Telinga • Normal • Kurang pendengaran • Lain-lain g. Menggunakan Alat Bantu Dengar • Ya • Tidak • Kadang-kadang h. Memiliki Cacat Tubuh • Ya • Tidak i. Jenis Wajah • Oval • Bulat • Lain-lain j. Jenis Rambut • Lurus • Bulat • Keriting • Lain-lain k. Warna Kulit • Putih • Kuning langsat • Sawo matang • Hitam • Lain-lain l. Penyakit Yang Pernah Diderita • Tiphus • Lever • Janung • Epilepsi • Jantung • Paru-paru • Lain-lain m. Pernah Dirawat di RS • Ya.............. berapa hari........sakit................ • Tidak n. Memiliki Penyakit Yang sering Diderita • Ya .............. berapa hari........sakit................ • Tidak o. Memliki Alergi Terhadap Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 116. 104 • Makanan • Minuman • Cuaca • Binatang • Tanaman • Bau • Lain-lain p. Cara Mengatasi Alergi pada Anak • Obat tradisional • Ke dokter pribadi q. ASI selama................ bulan dari usia ................ s/d usia................ r. Susu Formula Yang Diberikan 5. Data Pengasuh Peserta Didik (Domestic Helper) a. Jumlah Pengasuh di Rumah b. Hubungan Anak Dengan Pengasuh c. Pendidikan Akhir Pengasuh d. Gaji Pengasuh e. Perilaku Pengasuh f. Penyakit Yang Pernah Diderita oleh Pengasuh g. Alamat Asal Pengasuh h. Golongan Darah Pengasuh i. Ciri-ciri Tubuh Pengasuh j. Teman Dekat Pengasuh 6. Keterangan Lainnya a. Prestasi Peserta Didik secara Akademik b. Prestasi Peserta Didik secara Non Akademik E. Administrasi TK/RA Dalam menyelenggarakan pendidikan TK/RA tipe sederhana perlu ditunjang administrasi yang baik dan teratur, antara lain: 1. Administrasi Program Pembelajaran: a. program tahunan/semester b. Satuan Kegiatan Mingguan/SKM dan Satuan Kegiatan Harian/SKH c. Format penilaian d. Buku Laboran Perkembangan peserta didik e. Catatan pribadi peserta didik. 2. Administrasi Kemuridan/kesiswaan a. Buku penerimaan peserta didik baru b. Buku induk TK/RA c. Buku klaper d. Buku kehadiran peserta didik e. Buku mutasi peserta didik f. Kartu kesehatan anak g. Daftar kelompok h. Laporan keadaan peserta didik Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 117. 105 3. Administrasi Kepegawaian a. Data kepegawaian b. Daftar Urut Kepangkatan (DUK) khusus TK yang memilki lebih dari 2 orang pendidik. c. Daftar riwayat hidup/daftar riwayat pekerjaan. d. Daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan e. Daftar hadir guru dan pegawai TK f. Struktur organisasi TK g. Daftar mutasi guru dan pegawai TK h. Laporan keadaan ketenagaan. 4. Administrasi Sarana & Prasarana a. Daftar inventaris barang/perabot b. Daftar inventaris gedung/ruang c. Daftar inventaris buku perpustakaan TK d. Daftar inventaris alat peraga/alat permainan e. Daftar pembelian dan pengeluaran barang f. Laporan keadaan perlengkapan/barang 5. Administrasi Keuangan a. RAPBS (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah TK/RA) b. buku kas umum c. buky kas harian d. laporan keuangan TK 6. Buku-buku yang diperlukan selain administrasi di atas: a. buku agenda b. buku penghubung c. buku ekspedisi d. buku tamu dinas e. buku tamu umum f. buku notulen 2. TK/RA Tipe Sedang a. Sarana dan Prasarana Prasarana Agar memenuhi fungsinya sebagai TK tipe sedang perlu adanya prasarana yang memadai. Beberapa persyaratan dan kelengkapannya yang menyangkut prasarana yang perlu diperhatikan adalah: 1). Lokasi Pendirian TK pendirian hendaknya memperhatikan persyaratan lingkungan, yaitu: faktor keamanan, kebersihan, ketenangan, dekat dengan pemukiman penduduk, serta kemuddahan transportasi. a). Keamanan Lokasi pendirian TK hendaknya tidak terlalu dekat dengan jalan raya, di pinggir tebing, pemakaman, jaringan listrik bertegangan tinggi, sungai atau tempat-tempat yang dapat membahayakan bagi peserta didik. b). Kebersihan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 118. 106 Lokasi pendirian TK/RA hendaknya tidak berdekatan dengan tempat pembuangan sampah/penumpukan sampah, dekat pabrik yang mengeluarkan polusi udara, limbah yang dapat berakibat buruk bagi kesehatan. c). Ketenangan Lokasi pendirian TK/RA hendaknya tidak berdekatan dengan pabrik/bengkel dan pusat keramaian yang karena aktivitasnya dapat mengeluarkan suara yang dapat mengganggu kegiatan TK/RA. d). Penduduk Lokasi pendirian TK/RA hendaknya dipilih dekat dengan pemukiman penduduk yang relatif banyak anak usia TK/RA. e). Transportasi Lokasi pendirian TK/RA hendaknya relatif mudah dijangkau dengan transportasi atau air sesuai dengan kondisi daerah. 2). Luas Tanah: minimal 600 m2 Dengan memperhatikan luas bangunan gedung, dana, luas halaman maka luas tanah yang diperlukan minimal 600 m2 dengan perincian sebagai berikut: Luas gedung keseluruhan minimal : 200 m2 Luas halaman : 300 m2 Luas halaman agar memperhitungkan keperluan ruang gerak untuk sekitar 60 anak dengan perkiraan ruang gerak lebih kurang 9 m2 untuk setiap anak. Bila memperhitungkan luas tanah sebaiknya lebih dari 1.000 m2 dengan memperhitungkan kemungkinan penambahan fasilitas bermain, ruang kelas, kolam renang, dan halaman berumput. 3). Bangunan Gedung NO JENIS RUANG JLH RUANG UKURAN LUAS RUANG SELURUHNYA 1 Ruang kela 2 8x8 m2 128 m2 2 Ruang keg bermain 1 8x8m2 64 m2 bebas 3 Ruang kantor/kepala 1 3x4 m2 12 m2 TK 4 Ruang guru 1 4x4 m2 16 m2 5 Ruang dapur 1 3x3 m2 9 m2 6 Gudang 1 3x3 m2 9 m2 7 Kamar mandi/WC 1 2x2 m2 4 m2 Guru 8 Kamar mandi/WC 2 2x2 m2 8 m2 Anak 9 Tempat cuci tangan 2 1x2 m2 4 m2 Sarana Sarana merupakan kelengkapan yang penting dalam penyelenggaraan pendidikan TK/RA. Alat peraga/alat permainan merupakan alat yang digunakan oleh guru maupun anak dalam kegiatan belajar mengajar. 4). Halaman, Pagar dan Pintu Semi Permanen Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 119. 107 Halaman TK diharapakan seluas 200 m2 untuk tempat bermain anak dan ditanami rumput. 5). Perabot/Kelengkapan Ruangan a). Ruang Kelas NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Meja anak 50 buah 2 Kursi anak 25 buah 3 Papan tulis besar 1 set 4 Spidol 2 kotak 5 Penghapus papan tulis 2 buah 6 Meja dan kursi guru 1 set 7 Lambang negara RI 1 buah 8 Gbr Presiden dan WK Presiden @ 1 buah Bendera merah putih & tiangnya 9 Papan absen anak 1 buah Rak alat pelejaran beserta 10 kelengkapannya 1 buah 11 Papan planel 1 buah Jam dinding 12 Celemek 1 buah 13 Kaset kaki 1 buah 14 Tempat sampah 1 buah 15 Bulu ayam/kemocing 1 buah 16 Kalender 1 buah 17 Loker 1 buah 18 Almari 1 buah 19 Keset kaki 2 buah 20 Sapu 1 buah 21 1 buah 22 1 buah b). Ruang Kegiatan Bermain Bebas NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Rak tempat mainan 2 buah 2 Tikar/karpet 1 buah 3 Lemari kaca @ 1 buah 4 Tempat sampah 1 set 5 Sapu 1 buah 6 Meja kursi anak 6 set 7 Meja untuk menempatkan alat di 1 0 buah sudut kegiatan 8 Alat-alat kelengkapan untuk sudut/area/minat kegiatan 9 TV 1 unit 10 OHP 1 unit 11 papan lukis 1 unit 12 Organ/piano 1 unit Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 120. 108 c). Ruang Kantor (Kepala Sekolah) NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Meja tulis 1 buah 2 Kursi 1 buah 3 Gambar presiden & Wk @ 1 buah 4 Meja & kursi tamu 1 set 5 Lambang negara RI 1 buah 6 Lemari arsip 1 buah 7 Jam dinding 1 buah 8 Kalender 1 buah 9 Papan statistik 1 buah 10 Papan tulis kegiatan 1 buah 11 Tempat sampah 1 buah 12 Kaset kaki 1 buah 13 Perlengkapan alat tulis 1 buah 14 Mesin ketik/komputer 1 set 15 Radio kaset/tape/VCD/CD 1 set 16 Telepon 1 unit d). Ruang Guru/TU NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Meja guru 1 buah 2 Kursi guru 1 buah 3 Lemari @ 1 buah 4 Kalender 1 set 5 Kaca rias 1 buah 6 Keset kaki 1 buah 7 Alat tulis menulis/komputer 1 buah 8 Jam dinding 1 buah 9 Sapu 1 buah 10 Bulu ayam/kemocing 1 buah 11 Atk 1 buah 12 Tempat sampah 1 buah 13 Stempel sekolah 1 buah 14 Filling kabinet 1 set 15 Celemek 1 set 16 Papan data kepegawaian 1 buah 17 Tempat tidur ukuran anak 1 buah 18 Kotak P3K dan obat-obatan 1 set e). Ruang Dapur NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Kompor 1 buah 2 Peralatan untuk memasak 1 set 3 Rak piring 1 buah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 121. 109 4 Tempat cuci piring 1 buah 5 Serbet 1 buah 6 Peralatan untuk makan & minum Sesuai kbthn Tempat sampah 7 Keset kaki 1 buah 8 Sapu 1 buah 9 Meja dapur 1 buah 10 Kursi 1 buah 11 Tempat cuci piring 1 buah 12 1 buah f). Ruang Gudang NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Peralatan kebersihan 1 set 2 Peralatan berkebun dan alat 1 set pertukangan sederhana 3 Rak untuk menyimpan alat 1 buah g). Kamar Mandi/WC Guru NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Gayung 1 set 2 Handuk kecil 1 set 3 Tempat sabun dan sabun 1 buah 4 Ember 1 buah 5 Gantungan handuk 1 buah 6 Keset kaki 1 buah 7 Alat pembersih lantai 1 set h). Kamar Mandi/WC Anak NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Gayung 1 set 2 Handuk kecil 1 set 3 Tempat sabun dan sabun 1 buah 4 Ember 1 buah 5 Gantungan handuk 1 buah 6 Keset kaki 1 buah 7 Alat pembersih lantai 1 set 2. Alat Peraga dan Alat Permainan a. Di Dalam Kelas 1). Sudut Keluarga NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Meja makan 1 set 2 Peralatan makan 1 set 3 Tempat tidur dan 1 buah kelengkapannya 1 buah 4 Peralatan masak 1 buah 5 Cermin 1 buah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 122. 110 6 Bak cucian dan kelengkapannya 1 set Serbet 7 Boneka 2 buah 2) Sudut Pembangunan NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Balok pembangunan 1 set 2 Mainan konstruksi 1 set 3 Permainan palu 1 set 4 Alat pertukangan 1 set 5 Kotak menara 1 set 6 Menara gelang 1 set 7 Macam-macam kendaraan 1 set 3).Sudut Kebudayaan NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Perpustakaan: Jumlah barang-barang a. buku cerita anak disesuaikan dengan b. buku bergambar sejumlah kemampuan/kebutuhan tema yang ada c. buku pengetahuan 2 permainan manipulatif: Jumalh disesuaikan a.mozaik dengan bermacam b.nuansa warna gambar sesuai dengan c.puzle tema d.permainan lotto e.pohon hitung f.kotak hitung g.kotak merjan 3 Media kreatif: Jumlah disesuaikan a. kertas lipat dengan kebutuhan b.kertas berwarna c.lem d.gunting e.kertas gambar f.krayon/pensil warna g.plastisin 4 Alat-alat kesenian: a.seruling 10 buah b.makakas 10 buah c.organ kecil 5 buah d.tamburin 5 buah e.rebana 5 buah f.kerncingan 5 buah g.wood blok 10 buah h.gitar kecil 5 buah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 123. 111 i.kaset lagu daerah 5 buah j.kaset lagu wajib 5 buah k.kaset lagu anak Disesuaikan dengan tema l. radio tape recorder 1 set m.boneka/gambar pakaian adat 33 macam pakaian daerah adat 5 Alat untuk sandiwara boneka: Sesuai dengan a.boneka berbentuk orang kebutuhan drama yang b.boneka berbentuk binatang akan ditampilkan 4). Sudut Alam Sekitar dan Pengetahuan NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Aquarium beserta 1 set Jumlah dapat kelengkapannya 1 set disesuaikan 2 Timbangan 1 set dengan kebutuhan 3 Biji-bijian dengan tempatnya 5 macam dan kemampuan 4 Batu-batuan 5 buah 5 Gambar proses pertumbuhan 2 buah binatang 1 buah 6 Gambar proses pertumbuhan 2 buah Tanaman 7 Magnit 8 Benda-benda laut dan darat 2 buah 9 Kaca pembesar 1 buah 5). Sudut Ketuhanan NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Maket masjid, gereja, pura, 1 set Jumlah dapat vihara, kelenteng disesuaikan 2 Alat perlengkapan ibadah 1 set dengan kebutuhan 3 Gambar perilaku yang dapat 1 set dan kemampuan memupuk sikap dan rasa ketuhanan pada anak b. Di Luar Kelas NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Bak pasir dengan 1 set Jumlah dapat kelengkapannya 1 set disesuaikan 2 Bak air dengan kelengkapannya 1 set dengan kebutuhan Papan peluncur/perosotan 5 macam dan kemampuan 3 Papan jungkitan 5 buah 4 Ayunan 2 buah 5 Bola besar dan kecil 1 buah 6 Papan titian 2 buah 7 Ban bekas (bila ada) 8 Binatang peliharaan & 9 kandangnya 2 buah Kereta dorong 1 buah Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 124. 112 10 Tangga majemuk 11 Catatan: Alat-alat untuk setiap sudut kegiatan diletakkan di dalam kelas secar bergantian dan diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu pelaksanaan KBM dan alat yang belum dipergunakan disimpan di dalam gudang. b. Ketenagaan 1. Kepala Sekolah a). Persyaratan Umum 1). Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 2). Berkedudukan sebagai guru dan aktif mengajar 3). Usia setinggi-tingginya 56 tahun 4). Sehat jasmani dan rohani 5). Mampu melaksanakan wawasan wiyata mandala 6). Menguasai program kegiatan belajar TK yang berlaku 7). Kreatif dan inovatif 8). Mempu menyusun program pendidikan TK 9). Memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi 10).tanggap terhadap rohaniperkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. b). Persyaratan Khusus 1). Berijazah S1 PGAUD-PAUD-Psikologi Pendidikan 2). Berpengalaman mengajar di TK sekurang-kurangnya 5 tahun 2. Pendidik dan Tenaga Kependidikan Mengacu Kepmendikbud RI No. 0296/1996 tentang jumlah tenaga pendidik dan kependidikan, latar belakang pendidikan, jabatan, status kepegawaian a). Persyaratan Umum Tenaga Pendidik dan kependidikan: 1). Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 2). Berkedudukan sebagai guru dan aktif mengajar 3). Usia minimal 22 tahun 4). Sehat jasmani dan rohani 5). Berkepribadian riang gembira, mempunyai perhatian dan sayang terhadap anak, pandai bergaul dan jujur. 6). Kreatif dan inovatif 7). Memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi 8). tanggap terhadap rohaniperkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi b). Persyaratan Khusus Tenaga Pendidik dan kependidikan: 1). Berijazah S1 PGAUD-PAUD-Psikologi Pendidikan 2). Dapat menyanyi 3). Dapat memainkan alat musik 3. Pesuruh a. berijazah minimal SLTP Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 125. 113 b. telah berusia 18 tahun c. sehat jasmani, rohani dan jujur. c. Peserta Didik Berisi tentang jumlah seluruh peserta didik kelompok A (usia 4 – 5 tahun), Kelompok B (usia 5 – 6 tahun) berdasarkan jenis kelamin. Pada waktu pembukaan TK tipe sederhana minimal jumlah peserta didik 10 anak dan maksimal 25 anak untuk satu kelompok/kelas. Pengelompokkan peserta didik didasarkan atas usia peserta didik. d. Administrasi TK/RA Dalam menyelenggarakan pendidikan TK/RA tipe sederhana perlu ditunjang administrasi yang baik dan teratur, antara lain: 1. Administrasi Program Pembelajaran: a. program tahunan/semester b. Satuan Kegiatan Mingguan/SKM dan Satuan Kegiatan Harian/SKH c. Format penilaian d. Buku Laboran Perkembangan peserta didik e. Catatan pribadi peserta didik. 2. Administrasi Kemuridan/kesiswaan a. Buku penerimaan peserta didik baru b. Buku induk TK/RA c. Buku klaper d. Buku kehadiran peserta didik e. Buku mutasi peserta didik f. Kartu kesehatan anak g. Daftar kelompok h. Laporan keadaan peserta didik 3. Administrasi Kepegawaian a. Data kepegawaian b. Daftar Urut Kepangkatan (DUK) khusus TK yang memilki lebih dari 2 orang pendidik. c. Daftar riwayat hidup/daftar riwayat pekerjaan. d. Daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan e. Daftar hadir guru dan pegawai TK f. Struktur organisasi TK g. Daftar mutasi guru dan pegawai TK h. Laporan keadaan ketenagaan. 4. Administrasi Sarana & Prasarana a. Daftar inventaris barang/perabot b. Daftar inventaris gedung/ruang c. Daftar inventaris buku perpustakaan TK d. Daftar inventaris alat peraga/alat permainan e. Daftar pembelian dan pengeluaran barang f. Laporan keadaan perlengkapan/barang 5. Administrasi Keuangan a. RAPBS (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah TK/RA) Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 126. 114 b. buku kas umum c. buky kas harian d. laporan keuangan TK 6. Buku-buku yang diperlukan selain administrasi di atas: a. buku agenda b. buku penghubung c. buku ekspedisi d. buku tamu dinas e. buku tamu umum f. buku notulen F. Biaya/RAPBS Berisi tentang sumber dana dan rencana anggaran TK/RA dalam satu tahun G. Kemitraan Berisi tentang isi kegiatan yang dilaksanakan dengan kerjasama /kemitraan dengan masyarakat misalnya dengan orang tua, komite TK/RA, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan lain-lain. H. Rencana Pengembangan TK/RA dan Potensi Berisi tentang pengembangan dan potensi yang dapat dikembangkan di TK/RA. I. Prestasi Berisi tentang prestasi yang pernah diraih oleh lembaga TK/RA, peserta didik, guru/kepala TK/RA dalam tiga tahun terakhir. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 127. 115 BAB III STANDAR KOMPETENSI PER USIA Usia/umur Aspek Usia 5 tahun Usia 6 tahun MORAL DAN Anak mampu mengucapkan Anak mampu melakukan NILAI-NILAI bacaan doa, menyanyikan lagu- perilaku keagamaan AGAMA lagu keagamaan, meniru secara berurutan dan gerakan-gerakan ibadah, mulai belajar mengikuti aturan serta mampu membedakan perilaku belajar berprilaku baik dan baik dan buruk. sopan bila diingatkan. SOSIAL EMOSI Anak mampu berinteraksi dan Anak mampu berinteraksi DAN mulai dapat mengendalikan dan mulai mematuhi KEMANDIRIAN emosinya, mulai menunjukkan aturan, dapat rasa percaya diri, mulai dapat mengendalikan menjaga diri sendiri serta hidup emosinya, menunjukkan sehat. rasa percaya diri dan dapat menjaga diri sendiri serta hidup sehat. BAHASA Anak dapat berkomunikasi Anak dapat secara lisan, memiliki berkomunikasi secara perbendaharaan kata dan lisan, memiliki mengenal simbol. perbendahaaraan kata, sertra mengenal simbol sebagai persiapan membaca, menulis dan berhitung. KOGNITIF Anak mampu mengenal dan Anak mampu memahami memahami berbagai konsep berbagai konsep sederhana dalam kehidupan sederhana dan dapat sehari-hari. memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. FISIK MOTORIK Anak mampu melakukan Anak mampu melakukan gerakan tubuh secara gerakan tubuh secara terkoordinasi dalam rangka terkoordinasi dalam kelenturan , kelincahan dan rangka kelenturan , keseimbangan kelincahan dan keseimbangan serta melatih keberanian. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 128. 116 SENI Anak mampu mengekspresikan Anak mampu diri dengan menggunakan mengekspresikan diri dan berbagai media/bahan dalam berkreasi dengan berkarya seni melalui kegiatan berbagai gagasan, eksplorasi imajinasi dan menggunakan berbagai media/bahan menjadi suatu karya seni. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 129. 117 BAB IV STRUKTUR KURIKULUM A. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan bidang pengembangan yang harus ditempuh oleh anak didik dalam kegiatan pembelajaran. Susunan bidang pengembangan tersebut terbagi menjadi dua kelompok yaitu : 1. bidang pengembangan pembiasaan yang meliputi pengembangan kemampuan moral dan nilai-nilai agama serta pengembangan sosial emosional, dan kemandirian 2. Bidang pengembangan kemampuan dasar yang meliputi pengembangan Bahasa, Kognitif, Fisik – Motorik, dan Seni Struktur Kurikulum TK/RA Bidang Pengembangan Alokasi Waktu A.Pembiasaan 1. Moral dan nilai-nilai agama 2. Sosial, emosional dan kemandirian B. Kemampuan dasar 1. Berbahasa 2. Kognitif 3. Fisik-Motorik 4. Seni Jumlah 15 jam jam per minggu Catatan: 15 jam merupakan pertemuan per minggu (15 x 30 menit) sedangkan jumlah jam untuk pembiasaan (pengembangan diri) dan kemampuan dasar fleksibel ( di TK berbeda dengan jumlah jam pertemuan per mata pelajaran di SD). B. Alokasi Waktu Belajar Program pendidikan dan pembelajaran pada anak usia dini untuk TK/RA menggun akan beban belajar satu tahun dalam bentuk perencanaan semester, perencanaan mingguan dan perencanaan harian. Perencanaan program pembelajaran adalah perencanaan mingguan efektif dalam satu tahun pembelajaran (2 semester) adalah 34 minggu. Dengan Jumlah jam belajar efektif adalah 2,5 jam (150 menit). Perminggu adalah 15 jam (900 menit). Pertahun adalah 510 jam (30.600 menit) Perencanaan program pembelajaran pada TK/RA usia 4-6 tahun kegiatan bermain perminggu minimal 5 kali pertemuan dan maksimal 6 kali, tiap pertemuan minimal selama 3 jam dengan pertemuan ideal selama 6 jam. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 130. 118 C. Program Pembelajaran Program pembelajaran di TK/RA meliputi dua bidang pengembangan yaitu: 1. Bidang Pengembangan Kemampuan Pembiasaan (Pengembangan Diri) Bidang pengembangan kemampuan pembiasaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak, sehingga menjadi kebiasaan baik. Bidang pengembangan pembiasaan meliputi aspek perkembangan moral, dan nilai-nilai agama, serta pengembangan sosial, emosional dan kemandirian. Dari aspek perkembangan moral dan nilai-nilai agama diharapkan akan meningkatkan ketaqwaan anak terhadap Tuhan YME dan membina sikap anak dalam rangka meletakkan dasar agar anak menjadi warga negara yang baik. Aspek perkembangan sosial dan kemandirian dimaksudkan untuk membina anak agar dapat mengendalikan emosinya secara wajar dan dapat berinteraksi dengan sesamanya maupun dengan orang dewasa dengan baik serta dapat mendorong dirinya sendiri dalam rangka kecakapan hidup. Bidang pengembangan pembiasaan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: a. Kegiatan rutin, adalah kegiatan yang dilakukan di TK setiap hari, misalnya berbaris, berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, menyanyi lagu-lagu yang dapat membangkitkan patriotisme, lagu-lagu religius, menggosok gigi, berjabat tangan dan mengucapkan salam baik kepada sesama anak maupun kepada guru, dan mengembalikan mainan pada tempatnya b.Kegiatan Spontan adalah kegiatan yang dilakukan secara spontan misalnya meminta tolong dengan baik, menawarkan bantuan dengan baik, memberi ucapan selamat kepada teman yang mencapai prestasi baik dan menjenguk teman yang sakit. c.Pemberian Teladan, adalah kegiatan yang dilakukan dengan memberi teladan/contoh yang baik kepada anak, misalnya memungut sampah yang dijumpai di lingkungan TK, mengucapkan salam bila bertemu dengan orang lain, rapi dalam berpakaian, hadir di TK tepat waktu, santun dalam bertutur kata, dan tersenyum ketika bertemu dengan siapapun. Secara khusus pengelolaan sampah di TK sebaiknya sekolah TK menyediakan keranjang sampah berdasarkan kategori: sampah plastik, sterofom, sampah organik, dan sampah anorganik sehingga anak sejak dini terbiasa untuk ramah lingkungan. Hal tersebut penting sekali untuk mengajarkan pada anak tentang pentingkanya menjaga kelestarian lingkungan untuk mencegah pemanasan global. d.Kegiatan terprogram, adalah kegiatan yang diprogram dalam kegiatan pembelajaran (perencanaan semester, satuan kegiatan mingguan dan satuan kegiatan harian) di TK, misalnya: makan bersama, menggosok gigi, menjaga kebersihan lingkungan dan lain-lain. 2. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar Bidang pengembangan kemampuan dasar merupakan kegiatan yang dipersiapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas anak sesuai dengan tahap perkembangannya yaitu: berbahasa, kognitif, fisik-motorik dan seni. a. Berbahasa Pengembangan bahasa bertujuan agar anak mampu mengungkapkan pikiran, ide, gagasan melalui bahasa yang sederhana secara tepat, berkomunikasi secara efektif dan membangkitkan minat anak untuk berbahasa Indonesia. Pengembangan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 131. 119 bahasa anak usia dini secara keseluruhan melalui mendengarkan, bercakap-cakap, membaca, menulis, dan apresiasi (the whole language). b. Kognitif Pengembangan kognitif bertujuan agar anak mampu mengolah perolehan belajarnya, menemukan bermacam-macam alternatif pemecahan masalah, mengembangkan kemampuan logika matematika, pengetahuan ruang dan waktu, memilah dan mengelompokkan dan persiapan pengembangan kemampuan berpikir teliti. c. Fisik-motorik Pengembangan fisik-motorik bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih gerakan kasar dan halus, meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan tubuh dan koordinasi serta meningkatkan keterampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga,dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang sehat, kuat dan terampil. d. Seni Pengembangan seni bertujuan agar anak dapat menciptakan suatu karya berdasarkan hasil imajinasinya dan dapat menghargai hasil kreativitas orang lain. Pengembangan kemampuan dasar diprogramkan dalam perencanaan semester, perencanaan mingguan dalam bentuk Satuan Kegiatan Mingguan (SKM) dan perencanaan harian dalam bentuk Satuan Kegiatan Harian (SKH) yang dilaksanakan dalam pembelajaran sehari-hari di TK. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 132. 120 BAB V KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan TK/RA mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Kalender pendidikan tersebut disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. Permulaan tahun pelajaran di TK/RA dimulai pada hari Senin minggu kedua bulan Juli, dan apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pelajaran dimulai hari berikutnya yang bukan hari libur. Hari-hari pertama masuk sekolah merupakan serangkaian kegiatan sekolah pada permulaan tahun pelajaran baru yang dapat diisi dengan kegiatan masa orientasi. Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 3 hari diisi serangkaian kegiatan yang bertujuan agar anak TK mengenal kehidupan lingkungan TK. Kegiatan pada hari-hari pertama masuk TK meliputi : • Perkenalan dan sosialiasi • Penjelasan kepada orang tua dan anak tentang tata tertib TK dan hal-hal lain-lain yang menyangkut kegiatan belajar mengajar. Kalender pendidikan juga mencakup jadwal kegiatan yang akan dilakukan oleh TK/RA bersangkutan, misalnya melukis, menari, kegiatan lomba, kegiatan karyawisata dan lain- lain dalam satu tahun pelajaran disesuaikan dengan kondisi TK/RA. Contoh Kalender Pendidikan TK/RA A. Semester 1 : OKTOBER 2006 NOVEMBER 2006 DESEMBER 2006 Minggu 1 8 15 22 29 Minggu 29 5 12 19 26 Minggu 26 3 10 17 24/31 Senin 2 9 16 23 30 Senin 30 6 13 20 27 Senin 27 4 11 18 25 Selasa 3 10 17 24 31 Selasa 31 7 14 21 28 Selasa 28 5 12 19 26 Rabu 4 11 18 25 1 Rabu 1 8 15 22 29 Rabu 29 6 13 20 27 Kamis 5 12 19 26 2 Kamis 2 9 16 23 30 Kamis 30 7 14 21 28 Jum'at 6 13 20 27 3 Jum'at 3 10 17 24 1 Jum'at 1 8 15 22 29 Sabtu 7 14 21 28 4 Sabtu 4 11 18 25 2 Sabtu 2 9 16 23 30 HE 6 HE 26 HE 8 2-7 KBM 9 - 14 Sanlat 23 Pembagian BLP 16-31 Libur I'dul 25 Libur Hari Natal Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 133. 121 Fitri 25-30 Libur Semester I I'dul Adha 1427 31 H 18-20 Pekan Kreatifitas B. Semester 2 : JANUARI 2007 FEBRUARI 2007 MARET 2007 Minggu 30 7 14 21 28 Minggu 28 4 11 18 25 Minggu 25 4 11 18 25 Senin 1 8 15 22 29 Senin 29 5 12 19 26 Senin 26 5 12 19 26 Selasa 2 9 16 23 30 Selasa 30 6 13 20 27 Selasa 27 6 13 20 27 Rabu 3 10 17 24 31 Rabu 31 7 14 21 28 Rabu 28 7 14 21 28 Kamis 4 11 18 25 1 Kamis 1 8 15 22 1 Kamis 1 8 15 22 29 Jum'at 5 12 19 26 2 Jum'at 2 9 16 23 2 Jum'at 2 9 16 23 30 Sabtu 6 13 20 27 3 Sabtu 3 10 17 24 3 Sabtu 3 10 17 24 31 HE 21 HE 24 HE 21 1 Tahun Baru 2007 M 02-07 Libur Semester I 8 Awal Semester II Tahun Baru Hijriyah APRIL 2007 MEI 2007 JUNI 2007 Minggu 1 8 15 22 29 Minggu 29 6 13 20 27 Minggu 27 3 10 17 24 Senin 2 9 16 23 30 Senin 30 7 14 21 28 Senin 28 4 11 18 25 Selasa 3 10 17 24 1 Selasa 1 8 15 22 29 Selasa 29 5 12 19 26 Rabu 4 11 18 25 2 Rabu 2 9 16 23 30 Rabu 30 6 13 20 27 Kamis 5 12 19 26 3 Kamis 3 10 17 24 31 Kamis 31 7 14 21 28 Jum'at 6 13 20 27 4 Jum'at 4 11 18 25 1 Jum'at 1 8 15 22 29 Sabtu 7 14 21 28 5 Sabtu 5 12 19 26 2 Sabtu 2 9 16 23 30 HE 22 HE 27 HE 2 21 Hari Kartini 30 Pembagian BLP Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 134. 122 Libur Maulid Nabi Libur Wafat Yesus Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 135. 123 LAMPIRAN : Silabus dan Model Pembelajaran Di TK/RA 1. Pengertian Silabus merupakan seperangkat rencana dan pengaturan kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar. Silabus harus disusun secara sistematis dan berisikan komponen-komponen yang saling berkaitan untuk memenuhi target pencapaian Kompetensi Dasar. Silabus pembelajaran di TK dituangkan dalam bentuk perencanaan semester, perencanaan mingguan dan perencanaan harian. 2. Pengembangan Silabus a. Perencanaan Semester Perencanaan semester merupakan program pembelajaran yang dipetakan berisi jaringan tema, bidang pengembangan, kompetensi dasar, hasil belajar, dan indikator yang ditata secara urut dan sistematis, alokasi waktu yang diperlukan untuk setiap jaringan tema, dan sebarannya ke dalam semester 1 dan 2. Langkah-langkah pengembangan program semester, sebagai berikut: • Mempelajari dokumen Kurikulum, yakni dan standar perkembangan dasar. • Menentukan tema yang dapat mempersatukan kompetensi-kompetensi tersebut untuk setiap kelompok dalam satu semester. • Membuat “Matriks Hubungan Kompetensi Dasar dengan Tema”. Dalam langkah ini yang harus dilakukan adalah memasukkan hasil belajar dan/atau indikator ke dalam jaringan tema. • Menetapkan pemetaan jaringan tema dengan memperhatikan keleluasaan cakupan pembahasan tema dan sub-sub tema serta minggu efektif sekolah, sesuai dengan alokasi waktu yang ditetapkan. Berikut ini disajikan contoh tema dan alokasi waktu Tema Semester 1 NO. Tema Perkiraan Waktu* 1 Diri Sendiri 3 minggu 2 Lingkunganku 4 minggu 3 Kebutuhanku 4 minggu 4 Binatang 3 minggu 5 Tanaman 3 minggu JUMLAH 17 minggu Tema Semester 2 No. Tema Alokasi Waktu 1 Rekreasi 4 minggu 2 Pekerjaan 3 minggu Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 136. 124 3 Air, udara, dan api 2 minggu 4 Alat komunikasi 2 minggu 5 Tanah airku 3 minggu 6 Alam semesta 3 minggu JUMLAH 17 minggu Catatan: Antara minggu ke-8 dan ke-9 pada semester I dan II diadakan kegiatan tengah semester selama 4 hari, misalnya kegiatan pekan olah raga dan seni (Porseni), karyawisata/rekreasi, lomba kreatifitas, bazaar, dan kegiatan lainnya. Kegiatan tengah semester ini dimaksudkan untuk mengembangkan bakat, kepribadian, prestasi dan kreatifitas peserta didik dalam rangka pengembangan pendidikan anak seutuhnya. Contoh perencanaan semester dapat dilihat pada lampiran 1a dan 1b. B. Perencanaan Mingguan Perencanaan mingguan disusun dalam bentuk satuan kegiatan mingguan (SKM). SKM merupakan penjabaran dari perencanaan semester yang berisi kegiatan- kegiatan dalam rangka mencapai indikator yang telah direncanakan dalam satu minggu sesuai dengan keluasan pembahasan tema dan subtema. Perencanaan mingguan dapat disusun dalam bentuk, antara lain satuan kegiatan mingguan (SKM) model pembelajaran kelompok dan satuan kegiatan mingguan (SKM) model pembelajaran berdasar minat. 1. SKM model pembelajaran kelompok a. Komponen SKM model pembelajaran kelompok adalah sebagai berikut: • Tema dan sub tema. • Alokasi waktu. • Aspek pengembangan. • Kegiatan per aspek pengembangan. b. Langkah-langkah pengembangan SKM model pembelajaran kelompok adalah sebagai berikut: • Menjabarkan tema dan merinci subtema. • Membuat matrik hubungan antara tema, subtema dengan kegiatan. • Menjabarkan indikator menjadi kegiatan-kegiatan pada bidang pengembangan dalam program semester. Contoh SKM model pembelajaran kelompok dapat dilihat pada lampiran 2a dan 2b. 2. SKM model pembelajaran dengan sudut kegiatan Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 137. 125 a. Komponen SKM model pembelajaran dengan sudut adalah sebagai berikut: • Tema dan sub tema. • Alokasi waktu. • Aspek pengembangan. • Kegiatan per aspek pengembangan. b. Langkah-langkah pengembangan SKM model pembelajaran dengan sudut kegiatan adalah sebagai berikut: • menjabarkan tema dan merinci subtema. • membuat matrik hubungan antara tema, subtema dengan kegiatan. • menjabarkan indikator menjadi kegiatan-kegiatan dan dimasukkan dalam area Contoh SKM model pembelajaran dengan sudut kegiatan dapat dilihat pada lampiran 3a dan 3b. 3. SKM model pembelajaran dengan area a. Komponen SKM model pembelajaran dengan area adalah sebagai berikut: • Tema dan sub tema. • Alokasi waktu. • Aspek pengembangan. • Kegiatan per aspek pengembangan. b. Langkah-langkah pengembangan SKM model pembelajaran dengan area adalah sebagai berikut: • menjabarkan tema dan merinci subtema. • membuat matrik hubungan antara tema, subtema dengan kegiatan. • menjabarkan indikator menjadi kegiatan-kegiatan dan dimasukkan dalam area Contoh SKM model pembelajaran dengan area dapat dilihat pada lampiran 4a dan 4b. B. Perencanaan Harian Perencanaan harian disusun dalam bentuk satuan kegiatan harian (SKH). SKH merupakan penjabaran dari satuan kegiatan mingguan (SKM). SKH memuat kegiatan- kegiatan pembelajaran, baik yang dilaksanakan secara individual, kelompok, maupun klasikal dalam satu hari. SKH terdiri atas kegiatan awal, kegiatan inti, istirahat/makan, dan kegiatan akhir. Kegiatan awal merupakan kegiatan untuk pemanasan dan dilaksanakan secara klasikal. Kegiatan yang dapat dilakukan antara lain, misalnya berdoa/mengucap salam, membicarakan tema atau subtema, dan sebagainya. Kegiatan inti merupakan kegiatan yang dapat mengaktifkan perhatian, kemampuan, sosial dan emosional anak. Kegiatan ini dapat dicapai melalui kegiatan yang memberi Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 138. 126 kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bereksperimen sehingga dapat memunculkan inisiatif, kemandirian dan kreativitas anak, serta kegiatan yang dapat meningkatkan pengertian-pengertian, konsentrasi dan mengembangkan kebiasaan bekerja yang baik. Kegiatan inti merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara individual/ kelompok. Istirahat/Makan merupakan kegiatan yang digunakan untuk mengisi kemampuan anak yang berkaitan dengan makan, misalnya mengenalkan kesehatan, makanan yang bergizi, tata tertib makan yang diawali dengan cuci tangan kemudian makan dan berdoa sebelum dan sesudah makan. Setelah kegiatan makan selesai, anak melakukan kegiatan bermain dengan alat permainan di luar kelas dengan maksud untuk mengembangkan motorik kasar anak dan bersosialisasi. Kegiatan ini disesuaikan dengan kemauan anak, anak makan kemudian bermain atau sebaliknya anak bermain terlebih dahulu kemudian makan. Kegiatan akhir merupakan kegiatan penenangan yang dilaksanakan secara klasikal. Kegiatan yang dapat diberikan pada kegiatan akhir, misalnya membacakan cerita dari buku, mendramatisasikan suatu cerita, mendiskusikan tentang kegiatan satu hari atau menginformasikan kegiatan esok hari, menyanyi, berdoa, dan sebagainya. Satuan kegiatan harian (SKH) dapat disusun dalam bentuk, antara lain SKH model pembelajaran kelompok, SKH pembelajaran berdasarkan minat dengan sudut kegiatan, dan SKH pembelajaran berdasarkan minat dengan area. 1. SKH model pembelajaran kelompok a.Komponen SKH model pembelajaran kelompok sebagai berikut: • Hari, tanggal, waktu. • Indikator. • Kegiatan pembelajaran. • Alat/sumber belajar. • Penilaian perkembangan peserta didik. b. Langkah-langkah penyusunan SKH model pembelajaran kelompok adalah sebagai berikut: • Memilih kegiatan yang sesuai dalam SKM untuk dimasukkan ke dalam SKH. Penulisan indikator dalam SKH diberi keterangan bidang pengembangan. • Merumuskan kegiatan yang sesuai untuk mencapai indikator yang dipilih dalam SKH. • Memilah kegiatan ke dalam kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Pada kegiatan inti, kegiatan pembelajaran dibagi ke dalam kelompok sesuai program yang direncanakan. • Memilih metode yang sesuai dengan kegiatan yang dipilih. • Memilih alat/sumber belajar yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. • Memilih dan menyusun alat penilaian yang dapat mengukur ketercapaian indikator. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 139. 127 Contoh SKH model pembelajaran kelompok dapat dilihat pada lampiran 5a dan 5b. 2. SKH model pembelajaran dengan sudut kegiatan a. Komponen SKH model pembelajaran dengan sudut kegiatan sebagai berikut: • Hari, tanggal, waktu. • Indikator. • Kegiatan pembelajaran. • Alat/sumber belajar. • Alat dan hasil penilaian perkembangan anak didik. b. Langkah-langkah penyusunan SKH dengan sudut sebagai berikut: • Memilih dan menata kegiatan ke dalam SKH. • Memilah kegiatan ke dalam kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. • Pada kegiatan inti, kegiatan pembelajarn disesuaikan dengan minat (area) yang akan dilaksanakan. • Memilih metode yang sesuai dengan kegiatan yang dipilih. • Memilih alat/sumber belajar yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. • Memilih dan menyusun alat penilaian yang dapat mengukur ketercapaian hasil belajar atau indikator. Contoh SKH model pembelajaran dengan sudut dapat dilihat pada lampiran 6a dan 6b. 3. SKH model pembelajaran dengan area a. Komponen SKH model pembelajaran dengan area sebagai berikut: • Hari, tanggal, waktu. • Indikator. • Kegiatan pembelajaran. • Alat/sumber belajar. • Alat dan hasil penilaian perkembangan anak didik. b. Langkah-langkah penyusunan SKH dengan area sebagai berikut: • Memilih kegiatan yang sesuai dengan SKM untuk dimasukkan ke dalam SKH. Penulisan Indikator dalam SKH diberi keterangan bidang pengembangan. • Merumuskan kegiatan yang sesuai untuk mencapai indikator yang dipilih dalam SKH. • Pada kegiatan inti, kegiatan pembelajarn disesuaikan dengan minat (area) yang akan dilaksanakan. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 140. 128 • Memilih kegiatan dalam kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Pada kegiatan inti, kegiatan pembeajaran dibagi ke dalam kelompok sesuai program yang direncanakan. • Memilih metode yang sesuai dengan kegiatan yang dipilih. • Memiih alat/sumber belajar yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. • Memilih dan menyusun alat penilaian yang dapat mengukur ketercapaian hasil belajar atau indikator. Contoh SKH model pembelajaran dengan area dapat dilihat pada lampiran 7a dan 7b. Selain ketiga model pembelajaran di atas, guru dapat mengembangkan model SKM dan SKH lain sesuai dengan kemampuan TK masing-masing. Masukan/Gagasan untuk Model Pengembangan KTSP PAUD Formal 2007
  • 141. Lampiran 1a CONTOH SKM MODEL PEMBELAJARAN KELOMPOK UNTUK KELOMPOK B 1 Pembiasaan Bahasa Mengucapkan doa sebelum dan Bermain tebak suara sesudah makan Menirukan 4 urutan kata Menyanyi lagu “Doa” Melakukan 3 perintah secara berurutan Diri Sendiri Menyanyi lagu “Aku Punya Menyebutkan nama diri 3 Minggu Menyebutkan jenis kelamin Tangan dan Kaki” Mengenal diriku Bercerita tentang pengalaman Menyanyi lagu “Tuhan Maha Esa” Mengenal tubuhku Bermain tebak gerakan duduk, jongkok, dll. Mencuci tangan sebelum dan Kesukaanku Bermain tepuk tangan menurut posisi sesudah kegiatan Makan bersama Fisik/Motorik Kognitif Seni Menyisir rambut Mengelompokkan gambar anak gemuk dan anak kurus Menggambar bebas dengan pensil warna Mencuci dan melap tangan Mengelompokkan gambar anak berambut keriting dan Menggambar bebas dengan krayon Memakai sepatu sendiri gambar anak berambut lurus Menggambar bebas dengan kapur tulis Membentuk mainan yang disenangi dengan plastisin Mengelompokkan buah yang besar dan kecil Menggambar bebas dari bentuk dasar titik (.) Membentuk dengan adonan tepung Berlomba mencari warna yang disenangi anak Menggambar bebas dari bentuk dasar Membentuk dengan pasir Mencari dan menempel gambar buah yang disenangi Membuat garis lengkung Membedakan macam-macam suara perkusi lingkaran (o) Membuat garis tegak Membuat air teh Menggambar bebas dari bentuk dasar Menggunting garis lurus Membuat sirup segitiga (∆) Menggunting garis lengkung Membuat susu Mewarnai gambar orang Mencocok dan menempel gambar orang Membedakan macam-macam bau Mewarnai gambar buah Mencocok dan menempel gambar mainan Menyebut urutan bilangan 1-4 Mewarnai gambar mainan Menyusun 12 kubus menjadi bentuk menara Menyebut urutan bilangan 1-5 Meronce manik-manik dengan 2 pola Berjalan pada garis lurus Membilang dengan benda-benda 1-4 Mencipta satu bentuk bangunan dari balok Berjalan pada garis lurus dengan membawa beban Membilang dengan benda-benda 1-5 Meloncat dari ketinggian 30 cm Membuat urutan bilangan 1-4 dengan benda-benda Mencipta satu bentuk bangunan dari Memanjat, bergantung, berayun Membuat urutan bilangan 1-5 dengan benda-benda kepingan geometri Menendang bola ke depan Menceritakan kegiatan waktu makan pagi Permainan warna dengan krayon Menendang bola ke belakang Menceritakan kegiatan waktu makan siang Bertepuk tangan dengan 2 pola Merayap membentuk lingkaran Menceritakan kegiatan waktu makan malam Ritmik Terpimpin Merangkak menerobos simpai Menyusun kepingan puzle Menyanyi lagu “Panca Indera” Senam fantasi bentuk meniru 1
  • 142. Lampiran 1b 2 CONTOH SKH MODEL PEMBELAJARAN KELOMPOK UNTUK KELOMPOK B SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK :B SEMESTER/MINGGU : I/1 TEMA/SUB TEMA : DIRI SENDIRI/MENGENAL DIRIKU HARI, TANGGAL : SENIN, 26 JULI 2007 WAKTU : 07.30 – 10.15 KEGIATAN ALAT/SUMBER PENILAIAN INDIKATOR PEMBELAJARAN BELAJAR PERKEMBANGAN ANAK Alat Hasil − Mentaati peraturan yang ada (P) Upacara bendera ± 15 menit Tiang bendera dan Observasi bendera I. KEGIATAN AWAL ± 30 MENIT ( KLASIKAL ) Observasi − Menyebutkan nama diri, nama − Bernyanyi, berdoa, salam Percakapan orang tua, jenis kelamin, dan − Memperkenalkan diri sendiri Anak (peraga langsung) alamat rumah dengan lengkap (B) − Berjalan maju pada garis lurus, Unjuk kerja Tali 2
  • 143. 3 berjalan di atas titian, berjalan − Pemberian tugas berjalan dengan berjinjit, berjalan dengan maju pada garis lurus tumit sambil membawa beban (FM) II. KEGIATAN INTI ± 60 Penugasan dan MENIT Air, teh, gula, cangkir, observasi − Mencoba dan mengamati macam- ( INDIVIDUAL/KELOMPOK sendok Hasil karya macam rasa (K) ) Buku gambar, krayon − Menggambar bebas dengan − Eksperimen membuat teh berbagai media (kapur tulis, pensil manis warna, krayon, arang, dan bahan- − Menggambar bebas dengan Hasil Karya bahan alam) (S) krayon Buku tulis, pensil − Meniru membuat garis tengah, datar, miring, lengkung, dan lingkaran (FM) − Pemberian tugas meniru Observasi membuat garis lengkung Air, serbet, bekal anak, alat bermain di luar kelas III. ISTIRAHAT/MAKAN ± 30 MENIT − Mencuci tangan sebelum dan Penugasan 3
  • 144. 4 sesudah makan Lambang bilangan 1-10 − Bermain Unjuk kerja − Membilang/menyebut urutan bilangan dari 1 sampai 20 (K) IV. KEGIATAN AKHIR ± 30 Observasi − Bertepuk tangan dengan 3 pola (S) MENIT ( KLASIKAL ) − Pemberian tugas menyebutkan urutan bilangan 1—10 − Pemberian tugas bertepuk tangan dengan 3 pola − Berdiskusi kegiatan hari ini − Menyanyi, berdoa, pulang Jakarta, ..................................... Mengetahui Kepala TK, Guru Kelas, ------------------------------------- -------------------------------------------- 4
  • 145. 5 Lampiran 1c Contoh penataan ruang kelas model pembelajaran kelompok dengan kegiatan pengaman PAPAN TULIS PINTU MASUK K K E E L L O O M M P P O O K L K I I II O K E KELOMPOK II R KEGIATAN PENGAMAN 5
  • 146. 28 Contoh Model Pembelajaran Kelompok dengan Sudut-sudut Kegiatan untuk Kelompok B Kelompok :B Semester/Minggu : I/1 Tema/Sub Tema : Diri Sendiri/Mengenal Diriku Hari, Tanggal : Senin, 26 Juli 2007 Waktu : 07.30 – 10.15 Indikator: • Berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan (Pembiasaan) • Menyebutkan nama diri, nama orang tua, jenis kelamin, dan alamat rumah dengan lengkap (Bahasa) • Mencoba dan menceritakan apa yang terjadi jika: air teh dicampur dengan gula (Kognitif) • Membilang dan menyebut urutan bilangan dari 1 sampai 20 (Kognitif) • Berjalan maju pada garis lurus, berjalan di atas papan titian, dengan berjinjit, berjalan dengan tumit sambil membawa beban (Fisik/Motorik) • Meniru membuat garis tegak, datar, miring, lengkung, dan lingkaran (Fisik/Motorik) • Menggambar bebas dengan berbagai media (kapur tulis, pensil warna, krayon, arang, dan bahan alam) dengan rapi (Seni) • Bertepuk tangan dengan 3 pola (Seni) Langkah-Langkah Menyusun Kegiatan Model Pembelajaran Kelompok dengan Sudut-sudut Kegiatan 1. KEGIATAN AWAL ± 30 MENIT (KLASIKAL) • Bernyanyi, berdoa, dan mengucap salam • Membicarakan tema/sub tema (Bahasa) • Melakukan kegiatan fisik/motorik, dapat dilakukan di luar atau di dalam kelas (Fisik/Motorik). 2. KEGIATAN INTI ± 60 MENIT (INDIVIDUAL/KELOMPOK) • Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak secara klasikal, misalnya: Kelompok I : Meniru membuat garis lengkung (Fisik/Motorik) Kelompok II : Menggambar bebas dengan krayon (Seni) Kelompok III : Eksperimen membuat teh manis (Kognitif) • Anak dapat memilih kegiatan yang disukai pada hari itu • Anak bebas mengerjakan tugasnya dan duduk di kelompok atau di sudut yang disukai anak (sudut ke-Tuhanan, keluarga, pembangunan, alam sekitar, atau sudut kebudayaan) 28
  • 147. 29 • Apabila anak tidak mau mengerjakan tugas dari guru dan memilih bermain di sudut yang disukainya, diperbolehkan, namun guru harus tetap memotivasi anak yang diprogramkan guru • Anak tidak diharuskan menyelesaikan semua tugas yang diprogramkan guru. • Perpindahan anak sesuai dengan keinginannya • Pada waktu kegiatan berlangsung guru tidak berada di satu kelompok saja, tetapi guru memberi bimbingan kepada anak yang menemukan kesulitan, walaupun anak tersebut berada di kelompok lain. 3. ISTIRAHAT ± 30 MENIT Cuci tangan, makan (berdoa sebelum dan sesudah makan) dan bermain. 4. KEGIATAN AKHIR ± 30 MENIT (KLASIKAL) • Menyebutkan urutan bilangan 1-10 (Kognitif) • Bertepuk tangan dengan 3 pola (Seni) • Diskusi tentang kegiatan satu hari • Menyanyi, berdoa, pulang ALAT/SUMBER BELAJAR Alat/sumber belajar yang digunakan pada hari itu disesuaikan dengan kegiatan yang diprogramkan guru. PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK Penilaian dilaksanakan dengan observasi, percakapan, penugasan, hasil karya, dan unjuk kerja serta percakapan guru dengan anak di sudut –sudut kegiatan secara individu. Guru harus menilai dan mencatat kegiatan yang dilakukan anak didik di sudut–sudut kegiatan sesuai dengan kegiatan yang disukai anak. Catatan: Contoh langkah-langkah menyusun kegiatan, satuan kegiatan mingguan (SKM), satuan kegiatan harian (SKH), dan penataan ruang kelas model pembelajaran kelompok dengan kegiatan pengaman untuk kelompok A sama dengan kelompok B, dan perbedaannya pada indikator yang dikembangkan. 29
  • 148. 35 Model Pembelajaran berdasarkan Minat Model pembelajaran berdasarkan minat adalah model pembelajaran yang memberi kesempatan kepada anak didik untuk memilih/melakukan kegiatan sendiri sesuai dengan minatnya. Pembelajaran berdasarkan minat dirancang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan spesifik anak dan menghormati keberagaman budaya yang menekankan pada prinsip (1) Individualisasi pengalaman pembelajaran bagi setiap anak, (2) membantu anak untuk membuat pilihan-pilihan melalui kegiatan dan pusat-pusat kegiatan, dan (3) peran serta keluarga. Dalam proses pembelajaran, pembelajaran berdasarkan minat dapat melibatkan anggota keluarga dengan cara sebagai berikut: − Anggota keluarga dilibatkan secara sukarela dalam kegiatan pembelajaran. − Anggota keluarga bermitra dengan TK dalam membuat keputusan tentang anak. − Anggota keluarga dapat berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan di TK. Pembelajaran berdasarkan minat menggunakan 10 area, yaitu: area agama, balok, bahasa, drama, berhitung/matematika, IPA, musik, seni/motorik, pasir dan air, membaca dan menulis. Dalam satu hari dapat dibuka minimal 4 area. Di bawah ini diuraikan contoh model pembelajaran berdasarkan minat, SKM, SKH, dan penataan ruang kelas. Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 35
  • 149. 36 Langkah-Langkah Menyusun Kegiatan Model Pembelajaran Berdasarkan Minat KELOMPOK :B SEMESTER/MINGGU : I/1 TEMA/SUB TEMA : DIRI SENDIRI/MENGENAL DIRIKU HARI, TANGGAL : SENIN, 26 JULI 2007 WAKTU : 07.30 – 10.15 Indikator : • Mentaati peraturan yang ada (P) • Menceritakan pengalaman/kejadian secara sederhana dengan urut (B) • Menyebutkan nama diri, nama orang tua, jenis kelamin, alamat rumah dengan lengkap (B) • Berjalan maju pada garis lurus, berjalan di atas titian, berjalan dengan berjinjit, berjalan dengan tumit sambil membawa beban (F) • Membilang/menyebut urutan bilangan 1-20 (K) • Mencoba dan mengamati macam-macam rasa. (K) • Menggambar bebas dengan berbagai media (kapur tulis, pensil warna, krayon, arang, dan bahan alam) dengan rapi (S) • Menciptakan 3 bentuk bangunan dari balok (S) • Bertepuk tangan dengan 3 pola (S) Langkah-Langkah Menyusun Kegiatan Model Pembelajaran Berdasarkan Minat 1. KEGIATAN AWAL ± 30 MENIT (KLASIKAL) • Bernyanyi, berdoa, dan mengucap salam (Pembiasaan) • Bercerita tentang pengalaman (3/4 anak) setiap hari dan setiap satu anak bercerita, 3 atau 4 anak bertanya tentang cerita anak tersebut. • Membicarakan tema/sub tema (Bahasa) • Melakukan kegiatan fisik/motorik, dapat dilakukan di luar atau di dalam kelas (Fisik/Motorik). Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 36
  • 150. 37 2. KEGIATAN INTI ± 60 MENIT (INDIVIDUAL DI AREA) • Sebelum melaksanakan kegiatan inti, guru membicarakan tugas-tugas di area yang diprogramkan pada hari itu • Area yang dibuka setiap hari minimal 4-5 sesuai indikator yang dikembangkan • Guru menjelaskan kegiatan-kegiatan di dalam area yang diprogramkan • Kegiatan pembelajaran sebagai berikut: Area Berhitung/Matematika Pemberian tugas membilang dan menyebut urutan bilangan 1-5 Area Seni/ Motorik Menggambar bebas dengan krayon Area IPA Eksperimen membuat teh manis Area Balok Menciptakan satu bangunan dari balok • Anak dibebaskan memilih area mana yang disukai, walaupun area itu tidak dibuka sesuai program guru • Anak dapat berpindah sesuai dengan minatnya tanpa ditentukan oleh guru • Apabila anak tidak mau melakukan kegiatan di 4-5 area yang diprogramkan, guru diharuskan memotivasi anak tersebut agar mau melakukan kegiatan • Guru dapat melayani anak dengan membawakan tugasnya ke area yang sedang diminatinya • Guru dapat memberikan penilaian dengan memakai alat penilaian yang telah ditentukan. Di samping itu guru juga dapat menilai ke mana saja minat anak pada hari itu dengan mengadakan ceklist (v) di setiap area (nama anak dan nama 10 area) • Guru membagi jumlah anak di kelas ke masing-masing area yang diprogramkan (misalnya 4/5 area) • Bagi kegiatan yang memerlukan pemahaman atau yang membahayakan jumlah anak dibatasi agar guru dapat memperhatikan lebih mendalam proses dan hasil yang dicapai dapat lebih maksimal, tanpa mengabaikan anak-anak yang berada di area yang lain • Orangtua/keluarga dapat dilibatkan untuk berpartisipasi membantu guru pada waktu kegiatan pembelajaran • Orangtua/keluarga dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan anak. 3. ISTIRAHAT/MAKAN ± 30 MENIT Cuci tangan, makan (berdoa sebelum dan sesudah makan) dan bermain. 4. KEGIATAN AKHIR ± 30 MENIT (KLASIKAL) • Bertepuk tangan dengan 2 pola (Seni) • Diskusi tentang kegiatan satu hari dan menginformasikan tentang kegiatan esok hari • Bercerita dari guru • Menyanyi, berdoa, pulang Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 37
  • 151. 38 ALAT/SUMBER BELAJAR Alat/sumber belajar yang ada di masing-masing area dapat digunakan dan ditambah dengan alat yang sesuai program. PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK Penilaian dilaksanakan dengan observasi, penugasan, hasil karya, dan unjuk kerja. Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 38
  • 152. CONTOH SKM MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MINAT UNTUK KELOMPOK B 8 AREA BAHASA Menirukan 4 urutan kata (B) AREA MUSIK Melakukan 3 perintah secara berurutan (B) Menyanyi: Doa (P) Menyebutkan nama diri (B) Menyanyi: Aku punya tangan dan kaki (P) Menyebutkan jenis kelamin (B) Menyanyi: Tuhan Maha Esa (P) Bercerita tentang pengalaman (B) Menyanyi: Panca Indera (P) Bermain tepuk tangan menurut posisi (B) Membedakan macam-macam suara alat perkusi (K) Bermain tebak gerakan (B) Menceritakan kegiatan waktu makan pagi, siang, malam(K) AREA IPA AREA PASIR/AIR Membuat teh manis (K) Membuat susu (K) Membentuk dengan pasir (FM) AREA DRAMA Membuat air sirup (K) Menggosok gigi (P) Membedakan macam-macam bau (K) Makan bersama (P) Menyisir rambut (P) Memakai sepatu (FM) AREA BACA TULIS Diri Sendiri --- 3 Minggu Mengenal diriku AREA BALOK Mengenal tubuhku Menciptakan satu bentuk bangunan dari balok (S) Menyusun menara lebih dari 12 kubus (FM) AREA AGAMA Kesukaanku Menciptakan satu bentuk dari kepingan geometri Doa sebelum belajar (P) (S) Doa sebelum dan sesudah makan (P) Menyusun puzle (K) AREA SENI/MOTORIK KEGIATAN DI LUAR KELAS AREA BERHITUNG/MATEMATIKA Menggambar bebas dengan krayon (S) Mencuci tangan dan melap tangan (P) Mengelompokkan gambar anak yang gemuk dan yang kurus Menggambar bebas dengan pensil berwarna (S) Berjalan pada garis lurus tanpa beban (K) Menggambar bebas dengan kapur tulis (S) (FM) Mengelompokkan gambar anak yang berambut keriting dan Menggambar bebas dari bentuk dasar titik (S) Menggambar bebas dari bentuk dasar lingkaran (S) Berjalan pada garis lurus dengan beban berambut lurus (K) (FM) Mengelompokkan gambar buah yang besar dan yang kecil Menggambar bebas dari bentuk dasar segitiga (S) Meloncat dari ketinggian ± 30 cm (PM) (K) Mewarnai gambar orang (S) Memanjat, bergantung, berayun (FM) Berlomba mencari warna (K) Mewarnai gambar buah (S) Berlomba mencari gambar anak laki-laki dan perempuan (K) Mewarnai gambar mainan (S) Menendang bola ke depan (FM) Mencari dan menempel gambar buah yang disukai anak (K) Bermain warna dengan krayon (S) Menendang bola ke belakang (FM) Menyebut urutan bilangan 1-4 (K) Meronce 2 pola dengan manik-manik (S) Merayap membentuk lingkaran (FM) Menyebut urutan bilangan 1-5 (K) Membentuk mainan yang disenangi dengan plastisin S) Merangkak menerobos simpai (FM) Membilang dengan benda-benda 1-4 (K) Menggunting garis lurus (S) Menggunting garis lengkung (S) Senam fantasi bentuk meniru (FM) Membilang dengan benda-benda 1-5 (K) Ritmik terpimpin (S) Membuat urutan bilangan 1-4 (K) Mencocok dan menempel gambar orang (S) Bermain menebak suara teman (B) Membuat urutan bilangan 1-5 (K) Menarik garis lengkung (S) Membentuk orang dengan adonan tepung (FM) Bertepuk tangan dengan 2 pola (S) Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 8
  • 153. Lampiran 3b CONTOH SKH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MINAT UNTUK KELOMPOK B 9 SATUAN KEGIATAN HARIAN KELOMPOK :B SEMESTER/MINGGU : I/1 TEMA/SUB TEMA : DIRI SENDIRI/MENGENAL DIRIKU HARI, TANGGAL : SENIN, 26 JULI 2007 WAKTU : 07.30 – 10.15 KEGIATAN ALAT/SUMBER PENILAIAN INDIKATOR PEMBELAJARAN BELAJAR PERKEMBANGAN ANAK Alat Hasil − Mentaati peraturan yang ada (P) Upacara bendera ± 15 menit Tiang bendara dan Observasi bendera I. KEGIATAN AWAL ± 30 MENIT (KLASIKAL) − Bernyanyi, berdoa, salam − Menceritakan pengalaman/kejadian − Bercerita tentang pengalaman Unjuk kerja secara sederhana dengan urut (B) Diri sendiri (langsung) − Menyebutkan nama diri, nama − Memperkenalkan diri sendiri Observasi orang tua, jenis kelamin, alamat Langsung anak rumah dengan lengkap (B) − Berjalan maju pada garis lurus, − Pemberian tugas berjalan Unjuk kerja berjalan di atas titian, berjalan maju pada garis lurus Tali rafia Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 9
  • 154. 10 dengan berjinjit, berjalan dengan tumit sambil membawa beban (F) II. KEGIATAN INTI ± 60 MENIT (INDIVIDUAL DI AREA) − Membilang/menyebut urutan Area Berhitung/Matematika Penugasan bilangan 1-20 (K) - Pemberian tugas membilang Lambang bilangan 1-10 dan menyebut urutan bilangan 1-10 − Mencoba dan mengamati macam- Area IPA Penugasan dan macam rasa. (K) - Eksperimen membuat teh Air panas, teh, gula, observasi manis cangkir, sendok. − Menggambar bebas dengan Hasil karya berbagai media (kapur tulis, pensil Area seni, Motorik Buku gambar, krayon warna, krayon, arang, dan bahan − Menggambar bebas dengan alam) dengan rapi (S) krayon − Menciptakan 3 bentuk bangunan Hasil karya dari balok (S) Area Balok − Menciptakan satu bangunan Balok-balok berbagai Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 10
  • 155. 11 dari balok ukuran. Observasi III. ISTIRAHAT/MAKAN ±30 MENIT Air, serbet, bekal anak, − Mencuci tangan sebelum dan alat alat bermain sesudah makan − Bermain − Bertepuk tangan dengan 3 pola (S) IV. KEGIATAN AKHIR ± 30 Unjuk kerja MENIT (KLASIKAL) − Pemberian tugas bertepuk Peraga langsung Penugasan tangan dengan 3 pola − Berdiskusi dengan anak tentang kegiatan sehari dan informasi kegiatan esok hari Observasi − Bercerita dengan buku cerita Buku cerita − Menyanyi, berdoa, pulang Jakarta, ............................ Mengetahui Kepala TK, Guru Kelas, -------------------------------------- -------------------------------- Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 11
  • 156. 12 Lampiran 3c Contoh penataan ruang kelas model pembelajaran berdasarkan minat Pintu Tempat masuk Orang tua Area Area Area Piket Drama Membaca dan Bahasa Area Pasir dan Air Menulis Area IPA Pertemuan Awal dan Akhir Area Seni, Motorik Area Musik Area Area Area Berhitung/Matematika Agama Balok Catatan: Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 12
  • 157. 13 1. Area pasir dan air diletakkan di dekat pintu agar kalau air tumpah atau pasir tercecer mudah dibersihkan dan tidak tercecer ke seluruh ruang. 2. Area balok dan area matematika diletakkan berdekatan agar peralatan di area balok dapat dipinjam dan dimanfaatkan oleh anak didik di area matematika. 3. Tempat pertemuan pagi bisa diletakkan di tengah jika ruang kelas sedang (tidak luas). Jika ruang kelas cukup luas area pagi sebaiknya diletakkan di tepi agar anak tidak terlalu aktif dan merusak konsentrasi anak. 4. Area seni, motorik diberi ruang yang cukup luas agar anak bisa beraktivitas cukup leluasa dalam mengembangkan motorik halusnya. Pengembangan Model KTSP PAUD Formal 2007 13