SOSIOLOGI
SEBAGAI
ILMU TENTANG MASYARAKAT
A. PENGERTIAN SOSIOLOGI
1. Auguste Comte
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari manusia sebagai
makhluk yang mempunyai nal...
4. P.J. Bouman
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari
hubungan-hubungan sosial antara individu dengan individu...
6. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
Sosiologi atau ilmu masyarakat adalah ilmu yang mempelajari
struktur sosial dan ...
B. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI
1. Auguste Comte (1798–1857)
2. Karl Marx (1818–1833)
3. Herbert Spencer (1820–1903)
4. ...
C. OBJEK KAJIAN SOSIOLOGI
1. Hubungan timbal balik antara manusia dengan manusia lainnya.
2. Hubungan antara individu deng...
Ruang Lingkup Sosiologi
1. Kedudukan dan peran sosial individu dalam keluarga, kelompok
sosial, dan masyarakat.
2. Nilai-n...
D. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU
Harry M. Johnson (Sociology A Systematic Introduction)
1. Sosiologi bersifat empiris
2. Sosiolog...
E. METODE-METODE DALAM SOSIOLOGI
1. Ada permasalahan yang akan dikaji atau diteliti.
2. Ada hipotesis, yaitu kesimpulan ya...
Metode Kualitatif
Metode ini digunakan apabila data hasil penelitian tidak dapat
diukur angka atau dengan ukuran lain yang...
Metode Kuantitatif
Metode penelitian yang dalam analisis datanya mengutamakan
keterangan berdasarkan angka-angka.
1) Metod...
Kuantitatif

Kualitatif

1. Data bersifat numerik
2. Menggunakan variabel.
3. Instrumen penelitian adalah
angket.
4. Sumbe...
F. CABANG-CABANG SOSIOLOGI
1. Sosiologi Pendidikan
2. Sosiologi Agama
3. Sosiologi Hukum
4. Sosiologi Keluarga
5. Sosiolog...
G. MANFAAT SOSIOLOGI
1. Dapat melihat dengan lebih jelas siapa diri kita, baik sebagai
pribadi maupun sebagai anggota kelo...
5. Memahami norma, tradisi, keyakinan, dan nilai-nilai yang dianut
oleh masyarakat lain dengan segala perbedaan-perbedaan ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sosiologi.smt1

2,273 views
2,163 views

Published on

sosiologi
from mr. nico

Published in: Education
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,273
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
90
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sosiologi.smt1

  1. 1. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU TENTANG MASYARAKAT
  2. 2. A. PENGERTIAN SOSIOLOGI 1. Auguste Comte Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama dengan sesamanya. 2. Emile Durkheim Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta sosial. Fakta sosial merupakan cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang berada di luar individu, serta mempunyai kekuatan memaksa dan mengendalikan. 3. Max Weber Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tindakan sosial. Tindakan sosial adalah tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan dan berorientasi pada perilaku orang lain.
  3. 3. 4. P.J. Bouman Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan-hubungan sosial antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta sifat dan perubahanperubahan dalam lembaga-lembaga dan ide-ide sosial. 5. Pitirim A. Sorokin Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai: a. Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial, misalnya antara gejala ekonomi dan agama, keluarga dan moral, hukum dan ekonomi, gerak masyarakat dan politik, dan sebagainya. b. Hubungan dan saling pengaruh antara gejala-gejala sosial dan gejala-gejala nonsosial, misalnya gejala geografis, biologis, dan sebagainya. c. Ciri-ciri umum semua jenis gejala sosial.
  4. 4. 6. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi Sosiologi atau ilmu masyarakat adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahanperubahan sosial. 7. Kingsley Davis Sosiologi adalah suatu studi yang mengkaji bagaimana masyarakat mencapai kesatuannya, kelangsungannya, dan cara cara masyarakat itu berubah. Simpulkan pendapat2 para pakar sosiologi klp. 1
  5. 5. B. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI 1. Auguste Comte (1798–1857) 2. Karl Marx (1818–1833) 3. Herbert Spencer (1820–1903) 4. Emile Durkheim (1858–1927) 5. Max Weber (1864–1920)
  6. 6. C. OBJEK KAJIAN SOSIOLOGI 1. Hubungan timbal balik antara manusia dengan manusia lainnya. 2. Hubungan antara individu dengan kelompok. 3. Hubungan antara kelompok satu dengan kelompok lain. 4. Sifat-sifat dari kelompok-kelompok sosial yang bermacammacam coraknya. Klp.2
  7. 7. Ruang Lingkup Sosiologi 1. Kedudukan dan peran sosial individu dalam keluarga, kelompok sosial, dan masyarakat. 2. Nilai-nilai dan norma-norma sosial yang mendasari atau memengaruhi sikap dan perilaku anggota masyarakat dalam melakukan hubungan sosial. 3. Masyarakat dan kebudayaan daerah sebagai submasyarakat serta kebudayaan nasional Indonesia. 4. Perubahan sosial budaya yang terus-menerus berlangsung yang disebabkan oleh faktor-faktor internal maupun eksternal. 5. Masalah-masalah sosial budaya yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Klp. 2
  8. 8. D. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU Harry M. Johnson (Sociology A Systematic Introduction) 1. Sosiologi bersifat empiris 2. Sosiologi bersifat teoretis 3. Sosiologi bersifat kumulatif 4. Sosiologi bersifat nonetis Klp. 3
  9. 9. E. METODE-METODE DALAM SOSIOLOGI 1. Ada permasalahan yang akan dikaji atau diteliti. 2. Ada hipotesis, yaitu kesimpulan yang bersifat sementara 3. Ada cara penyelesaian permasalahan dari hipotesis yang ada.
  10. 10. Metode Kualitatif Metode ini digunakan apabila data hasil penelitian tidak dapat diukur angka atau dengan ukuran lain yang bersifat eksak. 1) Metode histories, penelitian yang analisis datanya didasarkan pada peristiwa masa lampau untuk mengetahui kejadian saat itu. 2) Metode komperatif adalah penelitian dengan membandingkan antara kondisi masyarakat satu dengan yang lain. 3) Metode studi kasus, penelitian tentang suatu kasus secara mendalam. Klp. 3
  11. 11. Metode Kuantitatif Metode penelitian yang dalam analisis datanya mengutamakan keterangan berdasarkan angka-angka. 1) Metode deduktif, yaitu metode yang dimulai dari hal-hal yang berlaku umum untuk menarik kesimpulan yang khusus. 2) Metode induktif, yaitu metode yang mempelajari suatu gejala khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum. 3) Metode empiris, yaitu suatu metode yang mengutamakan keadaan-keadaan nyata di dalam masyarakat. 4) Metode rasionalistis adalah metode yang mengutamakan penilaian dengan logika tentang kemasyarakatan. 5) Metode fungsionalisme adalah metode yang bertujuan untuk meneliti fungsi lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. Klp. 4
  12. 12. Kuantitatif Kualitatif 1. Data bersifat numerik 2. Menggunakan variabel. 3. Instrumen penelitian adalah angket. 4. Sumber data disebut dengan responden. 5. Pertanyaan bersifat tertutup. 1. Data bersifat verbal. 2. Tidak menggunakan variabel. 3. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. 4. Sumber data disebut dengan informan. 5. Pertanyaan bersifat terbuka. 6. Analisis data menggunakan metode statistik. 6. Analisis data melalui identifikasi, klasifikasi, interpretasi data. 7. Menggunakan metode penelitian survei. 7. Menggunakan metode partici pant observation, indepth interview. 8. Tidak memerlukan informan yang banyak dalam membuktikan hipotesis awal. 9. Memerlukan waktu yang relatif lama. 8. Memerlukan responden yang banyak untuk memperkuat hipotesis. 9. Tidak memerlukan waktu yang lama.
  13. 13. F. CABANG-CABANG SOSIOLOGI 1. Sosiologi Pendidikan 2. Sosiologi Agama 3. Sosiologi Hukum 4. Sosiologi Keluarga 5. Sosiologi Industri 6. Sosiologi Pembangunan 7. Sosiologi Politik 8. Sosiologi Pedesaan 9. Sosiologi Perkotaan 10. Sosiologi Kesehatan
  14. 14. G. MANFAAT SOSIOLOGI 1. Dapat melihat dengan lebih jelas siapa diri kita, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota kelompok atau masyarakat. 2. Mengetahui tempat kita dalam masyarakat, serta dapat melihat ‘dunia’ atau ‘budaya’ lain yang belum kita ketahui sebelumnya. 3. Mengetahui tentang berbagai bentuk interaksi sosial yang terjadi dalam masyarakat, baik antarindividu, antarkelompok, maupun antarindividu dan kelompok. 4. Membantu mengontrol dan mengendalikan tindakan dan perilaku sosial tiap anggota masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  15. 15. 5. Memahami norma, tradisi, keyakinan, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat lain dengan segala perbedaan-perbedaan yang ada. 6. kita lebih tanggap, kritis, dan rasional menghadapi gejala-gejala sosial dalam masyarakat yang semakin kompleks, serta mampu mengambil sikap dan tindakan yang tepat setiap situasi sosial yang kita hadapi sehari-hari. Klp. 5

×