MAKALAH                  QARDHUL HASANDiajukan sebagai salah satu tugas kelompok dari Mata Kuliah                   AKUNTA...
PENDAHULUAN     Krisis ekonomi yang melanda Indonesia telah berdampak pada terpuruknyafondasi perekonomian bangsa. Hampir ...
PEMBAHASANA. Pengertian      Qardhul hasan adalah pinjaman tanpa dikenakan biaya (hanya wajib membayarsebesar    pokok    ...
Pinjaman qardh bertujuan untuk diberikan pada orang yang membutuhkan atautidak memiliki kemampuan finansial, untuk tujuan ...
f         f“Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, Maka berilah tangguhsampai Dia berkelapangan. dan menyede...
C. Rukun Dan Ketentuan Syariah    Rukun qardhul hasan ada 3, yaitu :    1. Pelaku yang terdiri dari pemberi dan penerima p...
Faktor–faktor penyebab kredit bermasalah disebabkan dari sisi debitur, sisibank maupun ekstern debitur dan bank.4         ...
NPL Merupakan perbandingan antara kredit/pembiayaan bermasalah dengankredit / pembiayaan yang disalurkan bank kepada nasab...
Bank sebelum menyetujui memberikan pinjaman atau pembiayaan maka selalumelakukan analisis pembiayaan dengan menggunakan pr...
H. Faktor-Faktor Penyebab NPL Qardhul Hasan Pada Sisi Eksternal.     Persepsi masyarakat yang masih menilai bahwa qardhul ...
membutuhkan atau tidak memiliki kemampuan finansial, untuk tujuan sosial atauuntuk kemanusiaan.           Sumber dana qard...
1. Pelaku, harus cakap hukum dan baligh     2. Objek Akad        a. Jelas nilai pinjamannya dan waktu pelunasannya.       ...
Perwataatmadja dan M. Syafi’i Antonio. 1999. Apa dan Bagaimana Bank Islam.Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa.Muhammad Masl...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Kel.11 qardhul hasan

9,268

Published on

Published in: Education
1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
9,268
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
191
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kel.11 qardhul hasan

  1. 1. MAKALAH QARDHUL HASANDiajukan sebagai salah satu tugas kelompok dari Mata Kuliah AKUNTANSI LKS Di Susun Oleh: Badrul Wasyi 081400147 Siti Kholypah 081400135 Tati 081400136 EKIS-A/VI JURUSAN EKONOMI ISLAM FAKULTAS SYARI’AH DAN EKONOMI ISLAM INSTITUTE AGAMA ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN 2011
  2. 2. PENDAHULUAN Krisis ekonomi yang melanda Indonesia telah berdampak pada terpuruknyafondasi perekonomian bangsa. Hampir semua sendi kehidupan ekonomi terkenaimbas dari krisis tersebut. Salah satunya adalah sektor perbankan yang banyakdisoroti di era krisis pada waktu itu.Menghadapi gejolak moneter yang diwarnaidengan tingkat suku bunga tinggi, eksistensi perbankan syari’ah tidak tergoyahkan,karena perbankan Islam tidak berbasiskan pada bunga. Konsep Islam adalah menjagakeseimbangan antara sektor riil dengan sektor moneter, sehingga pertumbuhanpembiayaan tidak akan lepas dari pertumbuhan sektor riil yang dibiayainya. Qardhul Hasan merupakan salah satu ciri pembeda bank syariah dengan bankkonvensional yang didalamnya terkandung misi sosial, disamping misi komersial.Misi sosial kemasyarakatan ini akan meningkatkan citra bank dan meningkatkanloyalitas masyarakat terhadap bank syariah. Akan tetapi risiko pembiayaan QardhulHasan terhitung tinggi karena ia dianggap pembiayaan yang tidak ditutup denganjaminan. Pada kenyataannya pengelolaan pinjaman qardul hasan mengalami masalahdengan banyaknya penerima pinjaman Qardhul Hasan yang menunggak angsuran. Penulisan makalah ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktoryang menyebabkan NPL qardul-hasan dan kita akan sedikit melihat faktor-faktoryang menyebabkan NPL qardul-hasan di BNI Syariah. Melalui penggunaan SevenC’s of Credit dan Seven P’s of Credit akan di analisis faktor-faktor penyebab NPLqardhul hasan.
  3. 3. PEMBAHASANA. Pengertian Qardhul hasan adalah pinjaman tanpa dikenakan biaya (hanya wajib membayarsebesar pokok utangnya).1 Bila suatu saat si peminjam tidak dapatmengembalikannya, maka berikan kelonggaran waktu pembayaran baginya. Namun,jika si peminjam benar-benar tidak bisa mengembalikannya, maka si pemberipinjaman harus menganggapnya sebagai sedekah. Secara epistimologi kata qardhul berasal dari q-r-d berarti memotong.Dikatakan demikian karena harta tersebut benar-benar dipotong apabila diberikankepada peminjam. Berdasarkan hadis Nabi SAW, pemberian pendahuluan pinjamandengan cara al-qard lebih berkenan bagi Allah dari pada memberi sodaqoh. Inimerupakan keterangan yang sah dan tidak perlu diragukan lagi, serta merupakansunah Nabi Saw dan ijma’ ulama.2 Secara terminologi, al-qardu alhasan (benevolent loan) ialah suatu pinjamanyang diberikan atas dasar kewajiban sosial semata, dalam hal ini si peminjam tidakdituntut untuk mengembalikan apa pun kecuali pinjaman.3 Adapun pengertian al-qard al-hasan menurut BNI Syari’ah adalah perjanjianpembiayaan antara bank dan nasabah yang dianggap layak menerima, denganprioritas bagi pengusaha kecil yang potensial, akan tetapi tidak mempunyai modalapapun selain kemampuan berusaha, serta perorangan lainnya yang berada dalamkeadaan terdesak.1 Siti Nurhayati, 20112 Maslehuddin, 19943 Perwataatmadja dan Antonio, 1999
  4. 4. Pinjaman qardh bertujuan untuk diberikan pada orang yang membutuhkan atautidak memiliki kemampuan finansial, untuk tujuan sosial atau untuk kemanusiaan. Sumber dana qardhul hasan dapat berasal dari eksternal atau internal. Sumberdana eksternal meliputi dana qardh yang diterima entitas bisnis dari pihak pihak lainmisalnya dari sumbangan, infaq, shadaqah, dan sebagainya. Sedangkan sumber danaqardh yang disediakan para pemilik entitas bisnis, hasil pendapatan non-halal dandenda dan lain sebagainya.B. Sumber Hukum 1. Al-Quran Apalagi dalam Al Quran Surat Al- Baqarah ayat 283 mewajiban setiap yangberhutang menunaikan amanahnya:b e e e e e e e er hu"Jika kamu dalam perjalanan (dan bermumalah tidak secara tunai) sedang kamutidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yangdipegang (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayaisebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya(hutangnya) dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah Tuhannya; dan janganlahkamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barang siapa yangmenyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya;dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan". (Al-Baqarah: 283)
  5. 5. f f“Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, Maka berilah tangguhsampai Dia berkelapangan. dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu,lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” (QS: Al-Baqarah: 280)((( Q Q QS:“ Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik(menafkahkan hartanya di jalan Allah), Maka Allah akan melipat gandakanpembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. dan Allah menyempitkandan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS: Al-Baqarah: 245) 2. As-Sunah“Orang yang melepaskan seorang muslim dari kesulitannya didunia, Allah akanmelepaskan kesulitannya di hari kiamat, dan Allah senantiasa menolong hamba-Nyaselama ia (suka) menolong saudaranya.” (HR. Muslim)Dari Abu Qatadah: “ Wahai Rasulullah, bagaimanakah jika aku berjihad dengan jiwa dan hartaku, aku bertempur penuh sabar dengan mengharap pahala Allah dan maju terus pantang mundur, apakah aku masuk surga?” Rasulullah menjawab: “Ya” Beliau mengatakan sebanyak tiga kali, kemudian ia bersabda: “Kecuali jika kamu mati dan kamu punya utang serta kamu tidak membayarnya…”. (HR. Muslim)
  6. 6. C. Rukun Dan Ketentuan Syariah Rukun qardhul hasan ada 3, yaitu : 1. Pelaku yang terdiri dari pemberi dan penerima pinjaman 2. Objek Akad, berupa uang yang dipinjamkan 3. Ijab Kabul/Serah Terima Ketentuan syariah, yaitu: 1. Pelaku, harus cakap hukum dan baligh 2. Objek Akad a. Jelas nilai pinjamannya dan waktu pelunasannya. b. Peminjam wajib membayar pokok pinjaman pada waktu yang telah disepakati, tidak boleh diperjanjikan akan ada penambahan atas pokok pinjamannya. Namun peminjam dibolehkan memberikan sumbangan secara sukarela. c. Apabila memang peminjam mengalami kesulitan keuangan maka waktu peminjaman dapat diperpanjang atau menghapuskan sebagian atau seluruh kewajibannya. Namun jika peminjam lalai maka dapat dikenakan denda. 3. Ijab Kabul adalah pernyataan dan ekspresi salin ridha/rela diantara pihak- pihak pelaku akad yang dilakukan secara verbal, tertulis, melalui korespondensi atau mengunakn cara-cara komunikasi modern.D. Faktor-Faktor Penyebab Pembiayaan Bermasalah
  7. 7. Faktor–faktor penyebab kredit bermasalah disebabkan dari sisi debitur, sisibank maupun ekstern debitur dan bank.4 Sisi debitur memiliki kelemahan pada faktor keuangan, faktor manajemen,faktor operasional. Sisi Bank disebab kelemahan sejak awal dalam proses pemberiankredit, itikad tidak baik dan atau kekurang mampuan dari pegawai/pejabat bank, sertakelemahan dalam pembinaan dan pengawasan kredit. Dari sisi ekstern debitur dan bank adalah kelemahan disebabkan oleh forcemajeure, perubahan-perubahan lingkungan eksternal, perubahan peraturanpemerintah. Faktor-faktor keuangan sebagai penyebab kredit bermasalah antara lain; a. Hutang meningkat sangat tajam, b. Hutang meningkat tidak seimbang dengan peningkatan asset, c. Pendapatan bersih menurun, d. Penurunan penjualan dan laba kotor, e. Biaya penjualan biaya umum dan biaya administrasi meningkat, f. Piutang tak tertagih meningkat, g. Perputaran persediaan semakin lambat, h. Keterlambatan memperoleh neraca nasabah secara teratur, i. Tagihan yang terkonsentrasi pada pihak tertentu.E. Faktor Penyebab Non Performing Loan (NPL) Qardhul Hasan.4 Suhardjono, 2001
  8. 8. NPL Merupakan perbandingan antara kredit/pembiayaan bermasalah dengankredit / pembiayaan yang disalurkan bank kepada nasabah. Dalam analisis regresivariabel ini digunakan sebagai variable dependen. Non Performing Loan atau pinjaman macet pada produk qardhul hasan tidakhanya disebabkan pada faktor-faktor disisi nasabah, tetapi juga pada sisi bank dan sisieksternal. Untuk mendapatkan gambaran yang komperhensip atau menyeluruh makasisi bank dan sisi internal harus diteliti juga.F. Faktor-Faktor Penyebab NPL Qardhul Hasan Pada Sisi Nasabah. Uji statistik telah membuktikan bahwa faktor-faktor penyebab NPL QardhulHasan di BNI Syariah Yogyakarta yakni Karakter, Referensi dan Payment. Ujikorelasi membuktikan bahwa faktor karakter lebih besar dari faktor yang lainkorelasinya, hal ini menunjukan karakter faktor yang sangat penting dan utama dalammenentukan pemberian Qardhul hasan. Selanjutnya Referensi atau denganpandampingan juga mempunyai korelasi terhadap terjadi NPL qardhul hasan,semakin banyak nasabah yang dipilih berdasarkan referensi atau pendampingansemakin kecil terjadinya NPL, demikian juga sebaliknya. Penilaian keuangan terhadap jumlah nominal pinjaman yang berikan sangatlahpenting untuk melihat kemampuan keuangan calon nasabah qardhul hasan secarawajar, sehingga faktor payment sangat menentukan terhadap kelancaran angsuranpinjaman, semakin tinggi payment nasabah qardhul maka semakin rendah terjadipinjaman macet.G. Faktor-Faktor Penyebab NPL Qardhul Hasan Pada Sisi Bank.
  9. 9. Bank sebelum menyetujui memberikan pinjaman atau pembiayaan maka selalumelakukan analisis pembiayaan dengan menggunakan prinsip 5C atau lebih dikenalFive C’s of Credit yaitu Character, Capacity, Capital, Collateral dan Condition. Prinsip 5 C terkadang ditambah dengan 2 C, yakni Coverage of insurance danContraint. Serta penilaian dengan prinsip lima P dalam kredit atau five P’s of Credityakni Person atau People, Purpose, Prospect, Payment dan Protection. Pada qardhul hasan di BNI syariah yang dilakukan oleh petugas Bank hanyapenilaian Karakter dan Capacity saja, hal tersebut terlihat pada evaluasi danrekomendasi dalam menilai permohonan qardhul hasan. Evaluasi yang diberikan petugas bank hanya verifikasi data yang diisipemohonan qardhul hasan apakah sudah sesuai keadaanya serta verifikasi lokasi dankegiatan usaha pemohon untuk memastikan kegiatan usaha pemohon masih berjalanatau kegiatan usaha baru akan dimulai apabila memperoleh pinjaman. Disamping faktor keakuratan penilaian karakter dan kapasitas yang dilakukanpetugas bank yang menentukan macet atau tidaknya pinjaman yang diberikan, jugafaktor pengawasan terhadap nasabah qardhul hasan yang menentukan lancer atautidaknya pinjaman qardhul hasan. Hasil observasi dilakukan terhadap pengawasan produk qardhul hasan sangatminim sekali dilakukan hanya pembuatan laporan Qardhul Hasan untuk unit usahasyariah yang dilakukan 3 (tiga) bulan sekali, sedangkan kartu pengawasan pinjamanQardhul Hasan tidak pernah dibuat ataupun diisi oleh petugas. Pengawasan pinjaman qardhul hasan di BNI Syariah Yogyakarta sangat minimsekali dilakukan, hal tersebut terjadi dikarena petugas khusus yang menanganipinjaman qardhul hasan tidak ada, selama ini dilakukan oleh petugas pemasaransebagai tugas tambahan saja.
  10. 10. H. Faktor-Faktor Penyebab NPL Qardhul Hasan Pada Sisi Eksternal. Persepsi masyarakat yang masih menilai bahwa qardhul hasan merupakanproduk sosial yang bersifat bantuan, sehingga qardhul hasan tidak wajibdikembalikan seperti disamakan dengan bantuan yang berikan pemerintah kepadamasyarakat. Walaupun pada akad pinjaman qardhul hasan telah dijelaskan bahwa qardhulhasan merupakan pinjaman yang telah diterima wajib dikembalikan sebesar pokokpinjaman dan akan digulirkan lagi kepada pemohon yang lain. Tetapi persepsiqardhul hasan sebagai bantuan yang disamakan dengan bantuan pemerintah masihterdapat di masyarakat. Pemahaman kepada masyarakat bahwa pinjaman qardhul hasan merupakanhutang yang wajib dikembalikan menjadi tugas pokok bank Syariah agar penyalurkanpinjaman qardhul hasan sesuai maksud dan tujuan. PENUTUPKesimpulan Qardhul hasan adalah pinjaman tanpa dikenakan biaya (hanya wajib membayarsebesar pokok utangnya). Pinjaman qardh bertujuan untuk diberikan pada orang yang
  11. 11. membutuhkan atau tidak memiliki kemampuan finansial, untuk tujuan sosial atauuntuk kemanusiaan. Sumber dana qardhul hasan dapat berasal dari eksternal atau internal. Sumberdana eksternal meliputi dana qardh yang diterima entitas bisnis dari pihak pihak lainmisalnya dari sumbangan, infaq, shadaqah, dan sebagainya. Sedangkan sumber danaqardh yang disediakan para pemilik entitas bisnis, hasil pendapatan non-halal dandenda dan lain sebagainya. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat245 yang berbunyi:2 22 4 4 45 y“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik(menafkahkan hartanya di jalan Allah), Maka Allah akan meperlipat gandakanpembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. dan Allah menyempitkandan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”. (QS. Al-Baqarah: 245) Rukun qardhul hasan ada 3, yaitu: 1. Pelaku yang terdiri dari pemberi dan penerima pinjaman 2. Objek Akad, berupa uang yang dipinjamkan 3. Ijab Kabul/Serah Terima Ketentuan syariah, yaitu:
  12. 12. 1. Pelaku, harus cakap hukum dan baligh 2. Objek Akad a. Jelas nilai pinjamannya dan waktu pelunasannya. b. Peminjam wajib membayar pokok pinjaman pada waktu yang telah disepakati, tidak boleh diperjanjikan akan ada penambahan atas pokok pinjamannya. Namun peminjam dibolehkan memberikan sumbangan secara sukarela. c. Apabila memang peminjam mengalami kesulitan keuangan maka waktu peminjaman dapat diperpanjang atau menghapuskan sebagian atau seluruh kewajibannya. Namun jika peminjam lalai maka dapat dikenakan denda. 3. Ijab Kabul adalah pernyataan dan ekspresi salin ridha/rela diantara pihak- pihak pelaku akad yang dilakukan secara verbal, tertulis, melalui korespondensi atau mengunakn cara-cara komunikasi modern. DAFTAR PUSTAKASiti Nurhayati dan Wasilah. 2011. Akuntansi Syariah di Indonesia Edisi 2 Revisi.Jakarta: Salemba Empat.
  13. 13. Perwataatmadja dan M. Syafi’i Antonio. 1999. Apa dan Bagaimana Bank Islam.Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa.Muhammad Maslehuddin. (1994). Sistem Perbankan Dalam Islam. Jakarta: RinekaCipta.Suhardjono. (2001). Manajemen Perkreditan Usaha kecil dan Menengah.Yogyakarta, UPP AMP YKPN.

×