Kelompok 1.Kerajaan Samudra Pasai (Sejarah kelas II SMA/MA ~ Kerajaan Islam di Indonesia)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Kelompok 1.Kerajaan Samudra Pasai (Sejarah kelas II SMA/MA ~ Kerajaan Islam di Indonesia)

on

  • 17,269 views

II IPA 3 of MAN Model B. Aceh Group Project Documentary,.,

II IPA 3 of MAN Model B. Aceh Group Project Documentary,.,
hope u enjoy it guys,.,. :)
thanks

Statistics

Views

Total Views
17,269
Views on SlideShare
17,269
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
261
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • Thanks for the ppt:) izin download ya
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Kelompok 1.Kerajaan Samudra Pasai (Sejarah kelas II SMA/MA ~ Kerajaan Islam di Indonesia) Presentation Transcript

  • 1. KERAJAAN SAMUERA PASAI Oleh Abdul Malik Karim Cut Nurul Fajri Harlita Dara Maulina XI IPA 3 MAN MODEL BANDA ACEH
  • 2. Samudera Pasai adalah kerajaan Islam yang terletak di pesisir pantai utara Sumatra. Beberapa sejarahwan memulai menelusuri keberadaan kerajaan ini yang bersumberkan dari Hikayat Raja-raja Pasai, makam raja, serta penemuan koin berbahan emas dan perak dengan tertera nama rajanya.
  • 3. Berdasarkan Hikayat Raja-raja Pasai, diceritakan tentang pendirian Pasai oleh Marah Silu, setelah sebelumnya ia menggantikan seorang raja yang bernama Sultan Malik al-Nasser. Marah Silu ini sebelumnya berada pada satu kawasan yang disebut dengan Semerlanga kemudian setelah naik tahta bergelar Sultan Malik as-Saleh, ia wafat pada tahun 696 H atau 1297 M. Dalam Hikayat Raja-raja Pasai maupun Sulalatus Salatin nama Pasai dan Samudera telah dipisahkan merujuk pada dua kawasan yang berbeda, namun dalam catatan Tiongkok nama-nama tersebut tidak dibedakan sama sekali.
  • 4. Kemudian kepemerintahan kerajaan Pasai dilanjutkan oleh Sultan Muhammad Malik azZahir dari perkawinannya dengan putri Raja Perlak. Pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Malik az-Zahir, koin emas sebagai mata uang telah diperkenalkan di Pasai, seiring dengan berkembangnya Pasai menjadi salah satu kawasan perdagangan sekaligus tempat pengembangan dakwah agama Islam.
  • 5. Sumber Sejarah Batu nisan dan prasasti peninggalan zaman Kerajaan Samudera Pasai di kompleks pemakaman Tengku Batee Balee, Desa Meucat, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Aceh, sebagian kondisinya masih bagus, Sabtu (9/4). Sayangnya, sebagian besar peninggalan serupa yang banyak tersebar di hampir seluruh wilayah Aceh kini tak terurus.
  • 6. Pemerintahan Pusat pemerintahan Kesultanan Pasai terletak antara Krueng Jambo Aye (Sungai Jambu Air) dengan Krueng Pase (Sungai Pasai), Aceh Utara. Menurut ibn Batuthah yang menghabiskan waktunya sekitar dua minggu di Pasai, menyebutkan bahwa kerajaan ini tidak memiliki benteng pertahanan dari batu, namun telah memagari kotanya dengan kayu, yang berjarak beberapa kilometer dari pelabuhannya. Pada kawasan inti kerajaan ini terdapat masjid, dan pasar serta dilalui oleh sungai tawar yang bermuara ke laut.
  • 7. Pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Malik azZahir, Kerajaan Perlak telah menjadi bagian dari kedaulatan Pasai, kemudian ia juga menempatkan salah seorang anaknya yaitu Sultan Mansur di Samudera. Namun pada masa Sultan Ahmad Malik az-Zahir, kawasan Samudera sudah menjadi satu kesatuan dengan nama Samudera Pasai yang tetap berpusat di Pasai. Pada masa pemerintahan Sultan Zain al-Abidin Malik azZahir, Lide (Kerajaan Pedir) disebutkan menjadi kerajaan bawahan dari Pasai. Sementara itu Pasai juga disebutkan memiliki hubungan yang buruk dengan Nakur, puncaknya kerajaan ini menyerang Pasai dan mengakibatkan Sultan Pasai terbunuh.
  • 8. Agama dan budaya Islam merupakan agama yang dianut oleh masyarakat Pasai, walau pengaruh Hindu dan Buddha juga turut mewarnai masyarakat ini. Dari catatan Ma Huan dan Tomé Pires, telah membandingkan dan menyebutkan bahwa sosial budaya masyarakat Pasai mirip dengan Malaka, seperti bahasa, maupun tradisi pada upacara kelahiran, perkawinan dan kematian. Kemungkinan kesamaan ini memudahkan penerimaan Islam di Malaka dan hubungan yang akrab ini dipererat oleh adanya pernikahan antara putri Pasai dengan raja Malaka sebagaimana diceritakan dalam Sulalatus Salatin.
  • 9. Perekonomian • Pasai merupakan kota dagang, mengandalkan lada sebagai komoditian dalannya. • Dalam catatan Ma Huan disebutkan 100 kati lada dijual dengan harga perak 1 tahil. • Dalam per-dagangan Kesultanan Pasai mengeluarkan koin emas sebagai alat transaksi padamasyarakatnya, mata uang ini disebut Deureuham (dirham) yang dibuat 70% emas murni dengan berat 0.60 gram, diameter 10 mm, mutu 17 karat.
  • 10. Akhir pemerintahan Menjelang masa-masa akhir pemerintahan Kesultanan Pasai, terjadi beberapa pertikaian di Pasai yang mengakibatkan perang saudara. Sulalatus Salatin menceritakan Sultan Pasai meminta bantuan kepada Sultan Melaka untuk meredam pemberontakan tersebut. Namun Kesultanan Pasai sendiri akhirnya runtuh setelah ditaklukkan oleh Portugal tahun 1521 yang sebelumnya telah menaklukan Melaka tahun 1511, dan kemudian tahun 1524 wilayah Pasai sudah menjadi bagian dari kedaulatan Kesultanan Aceh.
  • 11. Daftar Penguasa Kerajaan Samudera Pasai • • • • • • • • • • • • • 1267 – 1297 1297 – 1326 1326 – 1345 1345 – 1383 1383 – 1405 1405 – 1412 1405 – 1412 1412 – 1455 1455 – 1477 : : : : : : : : : Sultan Malik as-Saleh (Marah Silu) Sultan Muhammad Malik az-Zahir Sultan Mahmud Malik az-Zahir Sultan Ahmad Malik az-Zahir Sultan Zainal 'Abidin Ra-Ubabdar Sultanah Nahrasiyah Sultan Sallah ad-Din Sultan Abu Zaid Malik az-Zahir Sultan Mahmud Malik az-Zahir II Sultan Zain al-Abidin ibn Mahmud 1477–1500 : Malik az-Zahir II Sultan Zain al-Abidin II 1501 – 1513 : Sultan Abd-Allah Malik az-Zahir 1513 – 1521 : Sultan Zain al-Abidin III
  • 12. Jangan Lupa Jaga dan Lestarikan PeninggalanpeninggalanSejarah Aceh yang kita miliki ^_^ Sekian & Terima Kasih Thanks For Learning With Us ^.^