Ekonomi - Memahami Uang dan Bank serta seluk-beluknya

3,783 views

Published on

Let's enjoy it if so simple..
that other project/ creation and payforthat..
thanks for visit mine.,. :)

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,783
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
125
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ekonomi - Memahami Uang dan Bank serta seluk-beluknya

  1. 1. DISUSUN OLEH : Kelompok 4 1. Cut Naila Maghfirah.(9974871076) 2. Mardhatillah (9970660336) 3. Miftahul Jannah. (9962447782) 4. M. Najmi Syahputra (9970567359) 5. Mulia Fathan (9975710050) 6. Raudhatul Jannah. (9970825215) 7. Risanti (9970660399) 8. Rizka Azkia (9978299899) 9. Shadrina Azara (9970124990) 10.Zahratul Hayati (9971269694)
  2. 2. A. Uang Adalah sesuatu yang dapat diterima oleh masyarakat umum sebagai alat pembayaran dan alat penukaran yang sah.
  3. 3. Jenis uang yang beredar dimasyarakat dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu : 1. Uang Kartal 2. Uang Giral CONTOH UANG KERTAL CONTOH UANG GIRAL
  4. 4. b. Permintaan dan Penawaran Uang : # Permintaan Uang dibagi 2 : 1. Teori Keynes. - Keynes merumuskan 3 motif, yaitu motif transaksi, motif berjaga-jaga, dan motif spekulasi.7 - Keynes menganggap bahwa volume transaksi erat hubungannya dengan jumlah barang dan jasa yang diproduksi, yaitu GDP riil atau pendapatan nasional. Hubungan ini dirumuskan dalam persamaan sebagai berikut : Keterangan : k = Konstanta P = Tingkat harga umum Q = Volume transaksi yang dilakukan
  5. 5. 2. Teori Kuantitas Teori kuantitas dipelopori oleh Irving Fisher, Alvred Marshall dan Milton Friedman. a. Teori Irving Fisher Merumuskan persamaan sebagai berikut : M .V = P.T » Keterangan : M = jumlah uang beredar V = tingkat perputaran uang (Velocity) P = harga barang T = volume barang dalam transaksi
  6. 6. b. Teori Marshall Equation Teori marshall merumuskan masalah sebagai berikut : M = k . Y * Keterangan : M = K = Uang kas Y = Pendapatan c. Teori Milton Friedman Menurut milton, uang merupakan bentuk kekayaan. Misalnya surat berharga, tanah, keahlian. Milton friedman juga membagi bentuk kekayaan dalam 5 kategori, yaitu uang, kas, obligasi, saham, kekayaan yang berbentuk fisik, dan kekayaan yang berbentuk manusia atau keahlian (skill).
  7. 7. B. Bank Secara umum Bank adalah suatu badan usaha yang memiliki wewenang dan fungsi untuk untuk menghimpun dana masyarakat umum untuk disalurkan kepada yang memerlukan dana tersebut. Berikut di bawah ini adalah macam-macam dan jenis-jenis bank yang ada di Indonesia beserta arti definisi / pengertian masing-masing bank.
  8. 8. Jenis-Jenis Bank : 1. Bank Sentral Bank sentral adalah bank yang didirikan berdasarkan Undang- undang nomor 13 tahun 1968 yang memiliki tugas untuk mengatur peredaran uang, mengatur pengerahan dana-dana, mengatur perbankan, mengatur perkreditan, menjaga stabilitas mata uang, mengajukan pencetakan / penambahan mata uang rupiah dan lain sebagainya. Bank sentral hanya ada satu sebagai pusat dari seluruh bank yang ada di Indonesia. 2. Bank Umum Bank umum adalah lembaga keuangan uang menawarkan berbagai layanan produk dan jasa kepada masyarakat dengan fungsi seperti menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam berbagai bentuk, memberi kredit pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan, jual beli valuta asing / valas, menjual jasa asuransi, jasa giro, jasa cek, menerima penitipan barang berharga, dan lain sebagainya.
  9. 9. 3. Bank Perkreditan Rakyat / BPR Bank perkreditan rakyat adalah bank penunjang yang memiliki keterbatasan wilayah operasional dan dana yang dimiliki dengan layanan yang terbatas pula seperti memberikan kridit pinjaman dengan jumlah yang terbatas, menerima simpanan masyarakat umum, menyediakan pembiayaan dengan prinsip bagi hasil, penempatan dana dalam sbi / sertifikat bank indonesia, deposito berjangka, sertifikat / surat berharga, tabungan, dan lain sebagainya.
  10. 10. Inilah beberapa manfaat perbankan dalam kehidupan : 1. Sebagai model investasi, yang berarti, transaksi derivatif dapat dijadikan sebagai salah satu model berinvestasi. Walaupun pada umumnya merupakan jenis investasi jangka pendek (yield enhancement). 2. Sebagai cara lindung nilai, yang berarti, transaksi derivatif dapat berfungsi sebagai salah satu cara untuk menghilangkan risiko dengan jalan lindung nilai (hedging), atau disebut juga sebagai risk management. 3. Informasi harga, yang berarti, transaksi derivatif dapat berfungsi sebagai sarana mencari atau memberikan informasi tentang harga barang komoditi tertentu dikemudian hari (price discovery). 4. Fungsi spekulatif, yang berarti, transaksi derivatif dapat memberikan kesempatan spekulasi (untung-untungan) terhadap perubahan nilai pasar dari transaksi derivatif itu sendiri. 5. Fungsi manajemen produksi berjalan dengan baik dan efisien, yang berarti, transaksi derivatif dapat memberikan gambaran kepada manajemen produksi sebuah produsen dalam menilai suatu permintaan dan kebutuhan pasar di masa mendatang.
  11. 11. Bank Menurut Fungsinya terbagi 4 yaitu: 1. Bank Sentral, yaitu bank yang tugasnya dalam menerbitkan uang kertas dan logam sebagai alat pembayaran yang sah dalam suatu negara dan mempertahankan konversi uang dimaksud terhadap emas atau perak atau keduanya. 2. Bank Umum, yaitu bank yang bukan saja dapat meminjamkan atau menginvestasikan berbagai jenis tabungan yang diperolehnya, tetapi juga dapat memberikan pinjaman dari menciptakan sendiri uang giral.
  12. 12. 3. Bank Perkreditan Rakyat (BPR), yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. 4. Bank Syariah, yaitu bank yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil (sesuai kaidah ajaran islam tentang hukum riba).
  13. 13. b. Jenis bank menurut kepemilikannya   1. Bank Milik Negara Bank milik negara adalah bank yang modalnya  sebagian besar atau keseluruhan berasal dari  negara. Misalnya, BRI, BNI 1946, dan Bank Mandiri. 2. Bank Milik Swasta Bank milik swasta adalah bank yang modalnya  berasal dari perorangan atau swasta. Misalnya, BCA,  Bank Lippo, Bank Danamon, Bank Mega, dan lain- lain. 3. Bank Koperasi Bank milik koperasi adalah bank yang modalnya  berasal dari perkumpulan koperasi. Misalnya,  Bukopin (Bank Umum Koperasi Indonesia)
  14. 14. c. Jenis bank menurut bentuk hukumnya 1. bank berbentuk perseroan terbatas  (PT); 2. bank berbentuk firma (Fa); 3. bank berbentuk badan usaha  perseorangan; 4. bank berbentuk koperasi
  15. 15. d. Jenis bank menurut organisasinya Menurut organisasinya bank  dikelompokkan menjadi: 1.   Unit Banking adalah bank yang hanya  mempunyai satu organisasi dan tidak  memiliki cabang di daerah lain; 2.   Branco banking adalah bank yang  memiliki cabang-cabang di daerah lain; 3.   correspondenc  banking adalah bank  yang dapat melakukan pemeriksaan  dokumen ekspor-impor dan kegiatan  utamanya di luar negeri.
  16. 16. C. Kebijakan Moneter Kebijakan moneter adalah kebijakan yang  diambil pemerintah untuk memengaruhi jumlah  uang yang beredar. Dari penjelasan tersebut  dapat kita simpulkan dalam sebuah tabel berikut. Kebijakan moneter adalah proses  mengatur persediaan uang sebuah negara untuk  mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi,  mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera.  Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset  standar bunga pinjaman, "margin  requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan  bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau  melalui persetujuan melalui negosiasi dengan  pemerintah lain.
  17. 17. Kesimpulan Dan Saran Uang memegang peranan yang sangat penting  dalam kegiatan perekonomian. Uang merupakan  alat pembayaran yang sah. Dengan fungsi  sebagai alat tukar, alat satuan hitung, alat  penimbun dan pemindah kekayaan serta  pembayaran yang ditangguhkan. Uang juga  memiliki jenis yaitu uang kartal dan uang giral.  Dan telah tersedia lembaga keuangan yang  menyediakan jasa untuk menyimpan uang.  Penciptaan uang merupakan proses memproduksi  / menghasilkan uang baru. Uang tercipta saat  bank memberikan kredit. Pencetakkan uang  dilakukan oleh PERUM PERURI. yang beredar.
  18. 18. Bank merupakan lembaga yang menyediakan jasa  menyangkut penyimpanan nilai dan perluasan  kredit. Jenis Bank yaitu Bank Sentral dan Bank  Umum. Bank Sentral bertugas mengatur  peredaran uang dan sebagainya. Sedangkan  Bank Umum bertugas melaksanakan kegiatan  usaha berdasarkan prinsip syariah yang dalam  kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas  pembayaran. Kebijakan moneter yaitu upaya mengendalikan  atau mengarahkan perekonomian makro ke  kondisi yang lebih baik dengan mengatur jumlah  uang 
  19. 19. Terima Kasih kepada:

×