• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Perbedaan alif dan hamzah
 

Perbedaan alif dan hamzah

on

  • 7,112 views

 

Statistics

Views

Total Views
7,112
Views on SlideShare
7,112
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
21
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Perbedaan alif dan hamzah Perbedaan alif dan hamzah Presentation Transcript

      • Alif itu ada 2 macam, yaitu :
      • Alif Yabisah ( الأَ لِفُ الْيَابِسَةُ )
      • Ini yang kemudian disebut “ Hamzah “ dan dapat menerima harakat/ syakl/ tanda saksi. Karena itu dapat berbunyi : a - i dan u .
      • Contoh Hamzah :
      • أَكَلَ ـ اَلْحَمْدُ ـ بَدَأَ ـ سُؤَالٌ ـ إِحْسَانٌ
      • 2. Alif Layyinah ( الأَ لِفُ اللَّـيِّنَةُ )
      • Ini disebut dengan “ Alif “ saja. Ia selalu mati / sukun, dan tidak menerima harakat.
      • Contoh Alif :
      • كِتَابٌ ـ عَالِمٌ ـ سَوَاءٌ ـ سَمَاءٌ
      • KESIMPULAN : HAMZAH ITU BAGIAN DARI ALIF !
    • DIMANA SAYA BISA MELIHAT PENJELASANNYA ? 1. TERJEMAHAN JAZARIYYAH, OLEH MUNJAH BIN HANNAH, HALAMAN 20, DALAM BAHASA JAWA : “ Alif iku selawase mati tur tumiba sak wise fathah “ ( Alif itu selamanya mati dan jatuh sesudah fathah ). 2. MUQHNIL LABIB, OLEH IBNU HISYAM AL - ANSHORY, 2 : 39 ) حرف الألف ) والمراد هناالحرف الهاوى الممتنع الابتداء . به لكونه لايقبل الحركة،فأماالذىيراد به الهمزة فقد مرفى صدر الكتاب . Artinya : ( Huruf Alif ). Dan yang dimaksud dengan huruf Alif disini ialah, huruf kosong yang tercengah memulai dengan huruf Alif, karena ia tidak menerima harakat. Adapun yang dimaksud huruf tadi adalah hamzah, maka berlaku ( terjadi ) dipermulaan tulisan ( kalimat ).
    • 3. SYI’IR IBNU ZAIDUN وَلاَ يُزَادُ فِى أَوَائِلِ أَلِفْ  إِذْهِىَ لِلسُّكُوْنِ حَتْمًا قَدْ أُلِفْ Artinya : Dan tiada dibubuhkan alif itu dipermulaan ; jadi ia untuk sukun, harus dihukumi alif. 4. ORANG ARAB PUNYA KAIDAH UMUM Kaidah tersebut adalah “ harus diawali hidup dan diakhiri mati , maksudnya jika huruf akhir hidup maka diwakafkan agar mati. Jadi tidak mungkin memulai kalimat dengan alif. Jadi jelas bahwa alif itu hanya untuk sukun, yang hanya sebagai huruf mad .