Your SlideShare is downloading. ×
0
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Sejarah perkembangan keperawatan di dunia
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Sejarah perkembangan keperawatan di dunia

15,574

Published on

Published in: Health & Medicine, Travel
0 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
15,574
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
235
Comments
0
Likes
5
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Sejarah Perkembangan Keperawatan Oleh Muhammad Riduansyah
  • 2.  
  • 3. <ul><li>Sejarah keperawatan di dunia diawali pada zaman purbakala (Primitive Culture) sampai pada munculnya florence Nightingale sebagai pelopor keperawatan yang berasal dari Inggris </li></ul><ul><li>Perkembangan keperawatan sangat dipengaruhi oleh perkembangan struktur dan kemajuan peradapan manusia. </li></ul><ul><li>Perkembangan keperawatan diawali pada: </li></ul><ul><li>Zaman purbakala </li></ul><ul><li>Zaman keagamaan </li></ul><ul><li>Zaman masehi </li></ul><ul><li>Pertengan abad VI masehi </li></ul><ul><li>Permulaan abad XVI </li></ul>
  • 4. <ul><li>Perawatan dan pengobatan secara praktis telah dilakukan oleh orang-orang primitif, misalnya: </li></ul><ul><li>1. Merawat dan mengobati luka-luka </li></ul><ul><li>2. Menurunkan panas dengan air minum yang banyak atau perawatan dengan menggunakan air (kompres) </li></ul><ul><li>3. Membuka abses dengan menggunakan batu-batu tajam </li></ul><ul><li>4. Menghentikan perdarahan dengan menggunakan batu-batu panas </li></ul><ul><li>5. Pemakaian tumbuh-tumbuhan sebagai pengobatan penyakit </li></ul>
  • 5. <ul><li>Zaman purbakala </li></ul><ul><li>Manusia diciptakan memiliki naluri untuk merawat diri sendiri(tercermin pada seorang ibu). Harapan pada awal perkembangan keperawatan adalah perawat harus memiliki naluri keibuan (Mother Instinc). Dari masa Mother Instinc kemudian bergeser ke zaman dimana orang masih percaya pada sesuatu tentang adanya kekuatan mistic yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia Animisme sakit karena kekuatan gaib </li></ul>
  • 6. <ul><li>Pengobatan dukun antara lain memperhatikan aturan2 sebagai berikut </li></ul><ul><li>a. Ajaran alam </li></ul><ul><li>alam sendiri memberikan petunjuk2 tentang obat yang akan dipakai </li></ul><ul><li>Misalnya luka yang berdarah diberikan atau kain yang berwarna merah/daun merah </li></ul><ul><li>b. Ajaran transmigrasi </li></ul><ul><li>suatu ajaran yang mempercayai adanya kekuatan daya pemindahan </li></ul><ul><li>Misalnya pada waktu seorang wanita akan melahirkan, diberi air rendaman daun </li></ul>
  • 7. <ul><li>2. Zaman keagamaan </li></ul><ul><li>sakit dosa/kutukan tuhan. </li></ul><ul><li>Pusat keperawatan adalah tempat2 ibadah </li></ul><ul><li>Pemimpin agama sebagai tabib dan perawat sebagai budak </li></ul><ul><li>3. Zaman Masehi </li></ul><ul><li>keperawatan dimulai pada saat perkembangan agama Nasrani Diakones (organisasi wanita) mengunjungi orang sakit wanita </li></ul>
  • 8. <ul><li>Lord Constantine Xenodhoecim atau hospes tempat penampungan orang2 yang menbutuhkan pertolongan </li></ul><ul><li>di Roma Monastic Hospital </li></ul><ul><li>4. Pertengan abad VI Masehi </li></ul><ul><li>pada abad ini keperawatan berkembang di Asia Barat daya yaitu di timur tengah seiring dengan perkembangan agama islam nabi Muhammad SAW </li></ul><ul><li>abad VII Masehi di Arab muncul prinsip2 dasar keperawatan seperti kebersihan diri, makanan dan lingkungan Rufaidah </li></ul>
  • 9. <ul><li>5. Permulaan abad XVI </li></ul><ul><li>agama kekuasaan yaitu perang, eksplorasi kekayaan, dan semangat kolonial. </li></ul><ul><li>Gereja dan Tempat2 ibadah ditutup. </li></ul><ul><li>a. Dampak Negatif :bekurangnya tenaga keperawatan untuk memenuhi kekurangan itu maka bekas tuna susila yang berobat di jadikan perawat. </li></ul><ul><li>b. Dampak positif : adanya perang salib untuk menolong korban perang dibutuhkan banyak tenaga sukarela sebagai perawat. </li></ul>
  • 10. <ul><li>Pengaruh terhadap perang salib terhadap keperawatan: </li></ul><ul><li>1. Mulai dikenal konsep P3K </li></ul><ul><li>2. Perawat mulai dibutuhkan dalam ketentaraan sehingga timbul peluang kerja bagi perawat dibidang sosial </li></ul><ul><li>Ada 3 rumah sakit yang berperan besar pada masa itu terhadap perkembangan keperawatan </li></ul><ul><li>Hotel Dieu di Lion </li></ul><ul><li>Hotel Dieu di paris </li></ul><ul><li>ST. Thomas Hospital (1123 M) </li></ul><ul><li>pelopor rumah sakit ini adalah Florence Nightingale (1820). Pada masa ini perawat mulai dipercaya banyak orang. Pada saat perang Crimean War, Florence ditunjuk oleh negara inggris untuk menata asuhan keperawatan di RS militer Turki </li></ul><ul><li>Florence dijuluki dengan nama “ the lady of the lamp”. </li></ul>
  • 11. <ul><li>6. Perkembangan keperawatan di Inggris </li></ul><ul><li>florence kembali ke Inggris setelaha perang Crimean. Pada tahun 1840 di Inggris sekolah perawat mulai bermunculan dan Florence membuka sekolah perawat modern. </li></ul><ul><li>Konstribusi Florence bagi perkembangan keperawatan: </li></ul><ul><li>Nutrisi </li></ul><ul><li>Rekreasi </li></ul><ul><li>Manajemen keperawatan </li></ul><ul><li>Mengembangkan pendidikan keperawatan </li></ul><ul><li>Perawat berdiri sendiri berbeda dengan profesi kedokteran </li></ul><ul><li>Pendidikan berlanjut bagi perawat </li></ul>

×