Koloid

3,219 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,219
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
352
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Koloid

  1. 1. Assalamu’alaikum Wr. WbAgnisErinaNilamM. Rifki KOLOIDRianRifaShintaWindra
  2. 2. SISTEM KOLOID Fase Medium Sifat Khas Terdispersi Pendispersi Efek Gerak BermuatanSol Emulsi Buih Tyndall Brown Listrik Cara Cara Cara Dispersi Kondensasi Busur Bredig
  3. 3. SISTEM DISPERSIBila suatu zat dicampurkandengan zat lain, maka akanterjadi penyebaran secaramerata dari suatu zat kedalam zat lain
  4. 4. Berdasarkan Ukuran Partikelnya Suspensi merupakan sistem dispersi dimana partikelyang berukuran relatif besar tersebar merata di dalammedium pendispersinya. Larutan merupakan sistem dispersi yang ukuranpartikel-partikelnya sangat kecil, sehingga tidak dapatdibedakan (diamati) antara partikel pendispersi denganpartikel terdispersi walaupun menggunakan mikroskopdengan tingkat pembesaran yang tinggi. Koloid merupakan sistem dispersi dengan ukuranpartikel yang lebih besar daripada larutan, tetapi lebihkecil daripada suspensi.
  5. 5. Perbedaan Umum Sistem Dispersi Suspensi, Koloid, dan LarutanPerbedaan Suspensi Koloid LarutanUkuran Partikel > 100 nm 1-100 nm < 100 nmPenampilan Fisis Keruh Keruh-Jernih Jernih Partikel Partikel Partikel terdispersi terdispersi terdispersi dapat diamati hanya dapat tidak dapat langsung diamati dengan diamati dengan dengan mata mikroskop mikroskop telanjang ultra ultraKestabilan mudah terpisah sukar terpisah tidak terpisah(bila didiamkan) (mengendap) (relatif stabil) (sangat stabil) tidak dapat tidak dapatCara Pemisahan filtrasi (disaring) disaring disaring
  6. 6. Beberapa Jenis Koloid Fase Medium Jenis (nama) ContohTerdispersi Pendispersi koloid Padat sol padat mutiara, kaca warna, keju, Cair Padat emulsi padat mentega, batu apung, gas busa padat kerupuk Padat pati dalam air, cat, jeli, sol, gel, Cair Cair susu, mayones, santan, emulsi, busa gas krim, pasta Padat aerosol padat, debu, asap, Gas cair aerosol cair awan, kabut
  7. 7. SIFAT-SIFAT KOLOID1. Efek Tyndall adalah terhamburnya berkas cahaya oleh partikel koloid
  8. 8. 2. Gerak Brown adalah gerak partikel koloid dengan lintasan lurus dan arah yang acak yang terjadi akibat adanya tumbukan partikel-partikel pendispersi terhadap partikel terdispersi, sehingga partikel terdispersi akan terlontar
  9. 9. 3. Adsorpsi adalah peristiwa penyerapan muatan oleh permukaan-permukaan partikel koloid. Beberapa partikel koloid mempunyai sifat adsorbsi (penyerapan) terhadap partikel atau ion atau senyawa yang lain. Penyerapan pada permukaan ini disebut adsorbsi (harus dibedakan dari absorbsi yang artinya penyerapan sampai ke bawah permukaan).
  10. 10. 4. Koagulasi Jika partikel-partikel koloid tersebut bersifatnetral, maka akan terjadi penggumpalan dan pengendapankarena pengaruh gravitasi. Proses penggumpalan danpengendapan ini disebut koagulasi.
  11. 11. Penetralan partikel koloid dapat dilakukan dengan 4cara, yaitu:1. Menggunakan prinsip elektroforesis2. Penambahan koloid lain dengan muatan berlawanan3. Penambahan elektrolit4. Pendidihan
  12. 12. 5. Koloid pelindunga. Koloid liofil : Sistem koloid di mana partikel terdispersinya mempunyai daya adsorpsi relatif besar disebut koloid liofil yang bersifat lebih stabil. Koloid liofil (suka cairan) adalah koloid di mana terdapat gaya tarik-menarik yang cukup besar antara fase terdispersi dan medium pendispersi. Contoh, disperse kanji, sabun, deterjen.b. Koloid liofob : jika partikel terdispersinya mempunyai gaya absorpsi yang cukup kecil, maka disebut koloid liofob yang bersifat kurang stabil. Koloid liofob (tidak suka cairan) adalah koloid di mana terdapat gaya tarik-menarik yang lemah atau bahkan tidak ada sama sekali antar fase terdispersi dan medium pendispersinya. Contoh, disperse emas, belerang dalam air.Yang berfungsi sebagai koloid pelindung ialah koloid liofil.
  13. 13. Sifat-Sifat Sol Liofil Sol LiofobPembuatan Dapat dibuat langsung dengan Tidak dapat dibuat hanya mencampurkan fase terdispersi dengan mencampur fase dengan medium terdispersinya terdispersi dan medium pendisperinyaMuatan partikel Mempunyai muatan yang kecil Memiliki muatan positif atau tidak bermuatan atau negativeAdsorpsi medium Partikel-partikel sol liofil Partikel-partikel sol liofobpendispersi mengadsorpsi medium tidak mengadsorpsi pendispersinya. Terdapat proses medium pendispersinya. solvasi/ hidrasi, yaitu terbentuknya Muatan partikel diperoleh lapisan medium pendispersi yang dari adsorpsi partikel- teradsorpsi di sekeliling partikel partikel ion yang sehingga menyebabkan partikel sol bermuatan listrik liofil tidak saling bergabung
  14. 14. Viskositas Viskositas sol liofil > viskositas Viskositas sol hidrofob(kekentalan) medium pendispersi hampir sama dengan viskositas medium pendispersiPenggumpalan Tidak mudah menggumpal dengan Mudah menggumpal penambahan elektrolit dengan penambahan elektrolit karena mempunyai muatan.Sifat reversibel Reversibel, artinya fase terdispersi Irreversibel artinya sol sol liofil dapat dipisahkan dengan liofob yang telah koagulasi, kemudian dapat diubah menggumpal tidak dapat kembali menjadi sol dengan diubah menjadi sol penambahan medium pendispersinya.Efek Tyndall Memberikan efek Tyndall yang Memberikan efek Tyndall lemah yang jelasMigrasi dalam Dapat bermigrasi ke anode, katode, Akan bergerak ke anodemedan listrik atau tidak bermigrasi sama sekali atau katode, tergantung jenis muatan partikel
  15. 15. Pembuatan Koloid Sol Ada dua dasar metode pembuatan koloid sol, yaitu metodekondensasi dan metode dispersi.1. Metode KondensasiMetode di mana partikel-partikel kecil larutan sejatibergabung membentuk partikel-partikel berukuran koloid.Proses ini melibatkan penggabungan partikel-partikel larutan(atom, ion). Hal ini dilakukan melalui beberapa reaksi kimia,yaitu dekomposisi rangkap, hidrolisis, redoks, danpenggantian pelarut.2. Metode Dispersi Metode di mana partikel-partikel besar dipecah menjadipartikel-partikel berukuran koloid yang kemudiandidispersikan dalam medium pendispersinya. Caranya dapatberupa cara mekanik maupun peptisasi
  16. 16. Pemurnian Koloid Sol Partikel dari zat pelarut bisa mengganggu kestabilankoloid sehingga harus dimurnikan. Ada 3 metode yangdapat digunakan, yaitu dialisis, elektrodialisis, danpenyaring ultra.1. Dialisis Pergerakan ion-ion dan molekul kecil melalui selaputsemipermeabel (yang tidak dapat dilalui partikel koloid)disebut diasis. Percobaannya dengan menaruh sistemkoloid pada selaput semipermeabel, lalu menaruhnya diair. Zat yang terlarut di dalam air kemudian akan keluardari selaput itu, sedangkan system koloid tidak. Lalu airdialirkan sehingga mengambil zat-zat yang terlarut.
  17. 17. Dialisis
  18. 18. 2. Elektrodialisis Elektrodialisis merupakan proses dialisis di bawah pengaruh medanlistrik. Listrik tegangan tinggi dialirkan melalui 2 layar logam yangmenyokong selaput semipermeabel. Kemudian, partikel-partikel zatterlarut dalam system koloid berupa ion-ion akan bergerak menujuelectrode dengan muatan berlawanan. Adanya pengaruh medanlistrik pempercepat proses pemurnian.
  19. 19. 3. Penyaring UltraApabila kertas saring tersebut diresapi dengan selulosa sepertiselofan, maka ukuran pori-pori akan berkurang. Kertas saring initelah dimodifikasi menjadi penyaring ultra.
  20. 20. Terima kasihWassalamu’alaikum Wr. Wb

×