• Like
Sistem Berkas 3
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Sistem Berkas 3

  • 2,536 views
Uploaded on

SISTEM BERKAS_3

SISTEM BERKAS_3

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
2,536
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
104
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Sistem Berkas STRUKTUR DISK
  • 2. Disk Akan Terbagi Menjadi Tracks, Cylinder Dan Sector
  • 3.  
  • 4. TRACK
    • Satu dari berbagai daerah penyimpanan data yang berbentuk melingkar secara konsentris pada floppy disk atau hard disk, seperti bentuk spiral pada CD dan berbentuk garis parallel pada magnetic tape
    •  
    • Track terdiri dari sector-sektor yang direkam pada disk oleh system operasi
    •  
    • Jumlah Sektor tiap track berbeda, track yang terluar akan mempunyai jumlah sector paling banyak dibandingkan dengan track yang terdalam
  • 5. SECTOR
    • Sektor adalah unit penyimpanan fisik terkecil pada disk dan besarnya tetap (biasanya masing-masing dapat menyimpan informasi 512 byte)
    •  
    • Sektor 0 berada pada track yang terluar dari cylinder yang paling luar, kemudian sektor berikutnya pada track yang sama, kemudian sektor pada track berikutnya(pada cylinder yang sama), jika semua sector pada semua track telah dibaca maka berpindah ke silinder berikutnya.
    •  
    • Dalam sector ini bit per bit data disimpan
  • 6.
    • Sektor pertama disebut juga dengan Master Boot Record (MBR), pada sector ini berisikan table partisi yaitu suatu table yang berisi informasi mengenai partisi yang ada pada hard disk.
    • Berisi maksimum 4 entry, dibagi dalam 4 partisi yang disebut partisi primer. Setiap entry pada table partisi berisi bermaca-macam informasi diantaranya nomer sector saat dimulainya partisi, nomer akhir sector dan juga type partisi.
    • Tipe Partisi berisikan spesifikasi dari system file. Dimana setiap system operasi akan mengenalinya.
  • 7. Figure : MBR (first sector) layout
  • 8. Gambar Partisi Primer
  • 9. Gambar : Hard Disk dengan 2 partisi primer
  • 10. Gambar : Hard Disk dengan 1 partisi primer dan partisi sekunder dengan 2 partisi logika
  • 11. CLUSTER
    • adalah sebuah unit penyimpanan disk yang berisi sejumlah sector yang digunakan Sistem Operasi untuk membaca atau menulis intruksi.
  • 12. R – W HEAD
    • Mekanisme proses READ dan WRITE dijalankan oleh HEAD R/W yang merupakan bagian dari disk drive.
    •   Sebelum data diakses, maka bagian permukaan disk dari data yang akan dibaca/ ditulis akan berputar sampai berada dibawah R-W HEAD.  
    • Waktu yang dibutuhkan data untuk berputar dari suatu posisi ke posisi yang berdekatan dengan R-W HEAD disebut Latency Time.  
    • Untuk Hard disk yang terdiri dari beberapa platter, maka akan terdapat beberapa head (tiap sisi satu head) dan dihubungkan oleh lengan-lengan mekanik. Semua lengan mekanik dihubungkan oleh actuator yang digerakkan oleh sebuah motor.  
    • Disk Drive memutar disket atau hard disk dengan kecepatan tetap.Khusus pada disket, disk drive berputar jika ada perintah READ atau WRITE dan segera berhenti jika data telah tertransfer.
    • Kalau pada Hard disk semakin cepat piringan hard disk berputar, semakin cepat data diantarkan ke sistem memori.Kecepatan putar hard disk ada yang 5400 rpm(putaran per menit), 7200 rpm.
  • 13.
    • Cara Kerja R-W Head :
      • Ketika R-W HEAD sudah tepat terarah pada suatu track tertentu dan blok dengan address yang dikehendaki berputar tepat dibawah R-W Head, maka komponen elektronik dari head diaktifkan untuk mentransfer data
    •  
      • Untuk READ :
      • R-W Head mengartikan sifat kemagnitan dari bit-bit yang tersimpan dalam permukaan disk dan mentransfernya ke buffer dalam memori utama
    •  
      • Untuk WRITE :
      • Data dari buffer ditransfer ke piranti I/O dan signal elektrik dialirkan ke R-W HEAD untuk membentuk sifat kemagnitan dari bit-bit yang ditransfer pada permukaan disk
  • 14.
    • Waktu yang diperlukan untuk membaca dan menulis disk dipengaruhi oleh beberapa hal :
      • Seek Time
      • Latency Time (Rotational Latency Time)
      • Random Acces Time
  • 15.
    • SEEK TIME
      • Seek adalah proses untuk memindahkan R-W Head pada disk drive ke tempat yang tepat
      •   Seek Time adalah waktu yang diperlukan untuk memindahkan R-W Head ke posisi track yang dituju dengan rumus :
    S = Sc + di
  • 16.
    • Dimana :
      • Sc : waktu penyalaan awal (initial startup time)
      • d : waktu yang bergerak antar track
      • I : jarak yang ditempuh (dalam ukuran ruang antar track)
    •  
    • Seek Time diukur dalam milidetik (ms)
    •  
    • Seek Time tidak mencerminkan seluruh kinerja drive, tetapi meru­pa­kan bagian dari operasi drive yang acak, yang tidak melibatkan sequential read time
  • 17.