Your SlideShare is downloading. ×
0
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Internet Marketing Di Indonesia
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Internet Marketing Di Indonesia

1,612

Published on

Internet Marketing di Indonesia

Internet Marketing di Indonesia

Published in: Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,612
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
91
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. INTERNET MARKETING DI INDONESIA Antara Mimpi dan Realitas Yohan Wismantoro [email_address] Seminar Ilmiah, 6 Maret 2006 Fakultas Ekonomi Universitas Dian Nuswantoro
  • 2. NEW ECONOMY
    • Don Tapscott (1997) : “ Digital Economy : Promise And Peril In The Age Of Networked Intellegency “, memaparkan bagaimana perekonomian bergeser menuju pada perekonomian baru yang disebut sebagai digital economy
    • Perekonomian baru ( digital economy ) adalah perekonomian yang didasarkan pada ilmu pengetahuan, sehingga disebut juga dengan knowledge economy
  • 3. Digital Convergence
    • Hal penting dalam perubahan teknologi terhadap tata kehidupan manusia adalah dapat disatukannya tiga kegiatan pokok yaitu computing, communication dan content dalam satu sistem yaitu multimedia.
    Computing Content Communications Interactive Multimedia Experience
  • 4. An Internet Framework (Hanson, 2000) The Web is fundamentally about individuals using a network to access digital products Marketing Technology Economics Internet Marketing Digital Networked Individuals
  • 5. Internet Marketing
    • Difinisi
    • Internet Marketing hanya berkisar pada perusahaan yang benar-benar memanfaatkan internet sebagai satu-satunya marketing channel (Valens Riyadi)
    • Setiap perusahaan yang sudah sudah memanfaatkan internet untuk tujuan promosi pun telah melakukan internet marketing ( Bob Julius Onggo)
  • 6. Internet Marketing (Lanj.)
    • Perusahaan melakukan Internet Marketing dalam dua perspektif . (Rudianto Prabowo)
    • Internet Marketing sebagai proses dalam membangun dan mempertahankan customer relationship melalui aktivitas online yang merupakan pertukaran ide, produk, jasa yang dapat memenuhi kepuasan pelanggan (Rafi A Mohammed dalam Internet Marketing)
    Next
  • 7. Dua Perspektif
    • Pertama adalah perusahaan brick and click , yaitu perusahaan yg melakukan transaksi di dua channel ( offline dan online ).
    • Kedua adalah perusahaan pure play , perusahaan yg benar-bebar melakukan transaksi hanya di dunia maya. Di luar itu adalah perusahaan brick and mortar (di dunia nyata)
    Back
  • 8. Internet Marketing di Indonesia
    • Sejak runtuhnya perusahaan dotcom , dunia usaha tampak sepi-sepi saja.
    • Dunia usaha sepertinya pesimis untuk menjadikan situs sebagai marketing channel .
    • Kebanyakan perusahaan membuat domain dan memasukkan company profile di website  tidak ketinggalan jaman. (Itupun tidak pernah di update )
    • Awareness  situs Indonesia terbatas ( Top of mind : Detik.com atau Kompas.com.
  • 9.
    • Masih sedikit perusahaan di Indonesia yg mempergunakan situsnya sebagai sarana transaksi yg memberi revenue .
    • Kebanyakan digunakan sebagai sarana promosi.
    • Yang serius menjalankan strategi pemasaran untuk menjadikan situsnya sebagai brand yg kuat, masih sedikit.
    • Di dunia pendidikan sepertinya juga pesimis terhadap perkembangan internet marketing.
  • 10.
    • Bagaimana dengan Yahoo, Google, Friendster, eBay, Amazon, dan lain-lainnya?
    • Tidak bisakah mereka menjadi panutan, atau kesuksesan mereka hanya mitos yang tidak bisa dijalankan di Indonesia?
    • Mari kita lihat kondisi pengguna internet di Indonesia. Jangan-jangan pasarnya tidak (belum menarik).
  • 11. Keuntungan Internet Marketing
    • Kemampuan dari internet itu sendiri yang mampu melampaui batas-batas negara
    • Tidak terbatas waktu. ( display toko 24 jam sehari)
    • Waktu bagi konsumen untuk melihat-lihat dan mengevaluasi produk jadi semakin lama dan jumlahnya banyak. (Amazon.com, Gramedia.com)
    • Sifat personal yg dibangun melalui internet  terkait dengan emphaty .
    • Membangun internet marketing relatif lebih murah.
  • 12. Kelemahan Internet Marketing
    • Kelemahan paling utama  sulit bagi pembeli untuk mencoba atau merasakan barang yang dijual.
    • Kepercayaan ( trust ) yang lemah (pembayaran, pengiriman barang dan lain-lain)
    • Switching pelanggan yang relatif mudah.
  • 13. Peluang
    • Pasar Indonesia yang besar
    • Jenis layanan khas Indonesia yang hanya dimengerti oleh orang Indonesia
    Next
  • 14. Pasar Indonesia yang besar
    • Potensi
      • Jumlah penduduk Indonesia yang besar
      • Masih banyak yang belum terjangkau oleh Internet
        • Jumlah pengguna Internet masih sekitar 16 juta orang ( perkiraan APJII )
      • Market belum saturasi / jenuh
      • Rentang fisik / geografis yang lebar merupakan potensi Internet Marketing
    Back
  • 15. Layanan Khas Indonesia
    • Orang Indonesia gemar berbicara (tapi kurang suka menulis / dokumentasi)
    • Contoh layanan khas Indonesia
      • Wartel & Warnet
      • SMS
      • Berganti-ganti handphone (lifestyle?)
      • Games, kuis
  • 16. Layanan Khas Indonesia [2]
    • Peluang bisnis baru yang khas Indonesia
      • SMS-based applications
      • Nonton TV dengan chatting
      • Games, kuis
    Back
  • 17. Hambatan
    • Internet bust ! Hancurnya bisnis Internet
    • Infrastruktur telekomunikasi yang masih terbatas dan mahal
    • Delivery channel
    • Kultur dan Kepercayaan ( trust )
    • Munculnya jenis kejahatan baru
    Next
  • 18. Internet Bust!
    • Tahun 1999 – 2000 bisnis “DOTCOM” menggelembung ( bubble )
    • Banyak model bisnis yang belum terbukti namun ramai-ramai diluncurkan. Akhirnya hancur dengan matinya banyak perusahaan dotcom
    • Pengalaman buruk sehingga membuat orang lebih berhati-hati
    • Peluang: membuat model bisnis baru?
    Back
  • 19. Infrastruktur Telekomunikasi
    • Infrastruktur telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih mahal
    • Padahal internet marketing bergantung kepada infrastruktur telekomunikasi
    • Peluang: deregulasi, muncul bisnis baru
    • (contoh : Internet Banking , e-education , e-government , dll)
    Back
  • 20. Delivery Channel
    • Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan. Masih banyak “tikus”
    • Ketepatan waktu dalam pengiriman barang
    • Jangkauan daerah pengiriman barang
    • Peluang: pengiriman barang yang terpercaya
    Back
  • 21. Kultur & Kepercayaan
    • Orang Indonesia belum (tidak?) terbiasa berbelanja dengan menggunakan catalog
    • Masih harus secara fisik melihat / memegang barang yang dijual
      • Perlu mencari barang-barang yang tidak perlu dilihat secara fisik. Misal: buku, kaset, mobil, dll)
  • 22. Kultur & Kepercayaan [2]
    • Kepercayaan antara penjual & pembeli masih tipis
    • Kepercayaan kepada pembayaran elektronik masih kurang. Penggunaan kartu kredit masih terhambat
    • Peluang: model bisnis yang sesuai dengan kultur orang Indonesia, membuat sistem pembayaran baru, pembayaran melalui pulsa handphone, pembayaran melalui Internet
    Back
  • 23. Munculnya Jenis Kejahatan Baru
    • Penggunaan kartu kredit curian / palsu
    • Penipuan melalui SMS, kuis
    • Kurangnya perlindungan kepada konsumen
      • Hukum? Awareness?
    • Kurangnya kesadaran ( awareness ) akan masalah keamanan
    Back
  • 24. Penutup
    • Meski banyak hambatan, Internet Marketing tidak dapat dihindari karena merupakan tuntutan dari masyarakat
    • Masih banyak peluang dalam internet marketing
    • Walau masih banyak kelemahan  tetap optimis (Prabowo dan Onggo). Perkembangan handphone yang semakin mengarah menjadi komputer/PC yg bisa menjadi internet browser  mendorong internet marketing
    • Selanjutnya, terserah anda…. (sekarang atau nanti-nanti)
  • 25.
    • Sekian
    • dan
    • Terima Kasih
  • 26. Back Perkembangan Jumlah Domain Baru Jumlah Pelanggan dan Pengguna Internet di Indonesia (dalam 000) Sumber : AC Nielsen, dikutip dari Marketing, Agustus 2005
  • 27. Internet Users by Cities Internet is an upper class domain Sumber : AC Nielsen, dikutip dari Marketing, Agustus 2005
  • 28. E-mail is the most common feature used Sumber : AC Nielsen, dikutip dari Marketing, Agustus 2005
  • 29. GENDER AGE EDUCATION 6,5 16,2 16,3 27,7 23,3 10 40 + yr 30-39 yr 25-29 yr 20-24 yr 15-19 yr 10-14 yr Sumber : AC Nielsen, dikutip dari Marketing, Agustus 2005 Back
  • 30. 19,9 17,2 15,3 12,3 10,9 10 7,1 6,3 1,1 Optimist Western Minded Material Comfort Skeptical Young Loyalist Settled Apathetic Restless Traditionalist Internet Users by 9 Consumer’s Segments Sumber : AC Nielsen, dikutip dari Marketing, Agustus 2005 Back
  • 31.  
  • 32. Back
  • 33. Back
  • 34. Definitions
    • There are many different formal definitions of e-commerce and e-business . For the purposes of this guide, e-commerce refers specifically to buying and selling products or services over the internet. E-business refers to all aspects of doing business electronically. The e-commerce directive sited many times in this guide refers to information society service. For the purpose of this guide, information society services can be considered e-business (Schulze and Baumgartner, 2001)

×