Konsep survey kepuasan karyawan

10,389 views
9,921 views

Published on

Kepuasan karyawan ditentukan dengan menggunakan instrumen pengukuran, yaitu kuesioner / angket.
Angket memuat pertanyaan-pertanyaan yang merujuk pada dimensi-dimensi atau pun indikator-indikator yang secara teori (umumnya Marslow) maupun berdasarkan kebijakan perusahaan yang disepakati sebagai penentu ukuran kepuasan karyawan.

Published in: Business
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
10,389
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Konsep survey kepuasan karyawan

  1. 1. Oleh Mohamad Rojana Hamdan, ST., MM. GSM: 085881153889 / CDMA: 02127992214 BINA SOLUSI
  2. 2. <ul><li>Kepuasan karyawan ditentukan dengan menggunakan instrumen pengukuran, yaitu kuesioner / angket. </li></ul><ul><li>Angket memuat pertanyaan-pertanyaan yang merujuk pada dimensi-dimensi atau pun indikator-indikator yang secara teori (umumnya Marslow) maupun berdasarkan kebijakan perusahaan yang disepakati sebagai penentu ukuran kepuasan karyawan. </li></ul><ul><li>Pertanyaan-pertanyaan tersebut diberi opsi jawaban yang mengikuti skala likert. </li></ul><ul><li>Pertanyaan-pertanyaan tersebut selanjutnya diisi oleh para responden atau karyawan terpilih (teknik sampling). </li></ul><ul><li>Jawaban dari para responden dianalisis hingga akhirnya diperoleh angka indeks kepuasan dalam persen (%) atau pun score. </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Pandangan terhadap perusahaan . </li></ul><ul><li>Pandangan terhadap Fungsi-fungsi Pendukung di perusahaan. </li></ul><ul><li>Pandangan mengenai Pekerjaan Sekarang </li></ul><ul><li>Pandangan terhadap kebijakan penggajian dan bonus. </li></ul><ul><li>Pandangan terhadap Proses Komunikasi </li></ul><ul><li>Pernyataan mengenai Atasan Langsung </li></ul><ul><li>Pandangan terhadap Pelatihan dan Pengembangan </li></ul><ul><li>Pandangan terhadap Tim Manajemen </li></ul><ul><li>Pandangan terhadap manajemen penugasan. </li></ul><ul><li>Penilaian kenyamanan dan keamanan terhadap perusahaan sebagai tempat kerja. </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Menentukan dimensi dan indikator. </li></ul><ul><li>Menyusun kuesioner. </li></ul><ul><li>Uji Validitas / Reliabilitas (30 orang). </li></ul><ul><li>Menentukan responden (Sampling). </li></ul><ul><li>Distribusi dan pengisian kuesioner kepada responden. </li></ul><ul><li>Input hasil dan analisis. </li></ul><ul><li>Indeks Kepuasan Karyawan </li></ul>
  5. 5. <ul><li>Analisis dilakukan dengan metode deskriptif </li></ul><ul><li>menggunakan pendekatan kuantitatif/statistika. </li></ul><ul><li>Input hasil isian kuesioner berupa data demografi dan jawaban. </li></ul><ul><li>Analisis data dan perhitungan indeks kepuasan karyawan. </li></ul><ul><li>Penentuan indeks kepuasan berdasarkan pembagian demografi. </li></ul><ul><li>Penentuan indeks kepuasan berdasarkan dimensi pertanyaan. </li></ul><ul><li>Penentuan indeks secara keseluruhan. </li></ul><ul><li>Menentukan kaitan antara indeks kepuasan dengan pembagian dimensi. </li></ul><ul><li>Menentukan kaitan antara indeks kepuasan dengan pembagian demografi. </li></ul>
  6. 7. <ul><li>Mengetahui kepuasan dan peta kepuasan baik berdasarkan demografi, penilaian dimensi, dan keseluruhan sebagai pedoman merumuskan kebijakan manajemen teradap karyawan. </li></ul><ul><li>Menjadi pedoman untuk membenahi poin-poin yang dinilai kurang berdasarkan demografi. </li></ul><ul><li>Menjadi pedoman untuk membenahi poin-poin yang dinilai kurang berdasarkan dimensi pertanyaan. </li></ul>

×