Alat peraga ergon

494 views
447 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
494
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
5
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Alat peraga ergon

  1. 1. PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK UNTUK PENGUKURAN WAKTU KERJA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SPEECH RECOGNITION Arief Rahman, Galih Febrianto, Adithya Sudiarno Laboratorium Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111 Telp: 031-5939361 rahmanarief@gmail.com Abstrak Pengukuran waktu kerja merupakan bagian penting dalam proses standarisasi kerja. Secaraumum pengukuran kerja dapat dibagi menjadi dua yaitu pengukuran secara langsung dan tidak langsung.Pada pengukuran kerja secara tidak langsung, terdapat beberapa metode pengukuran salah satunya adalahMethods Time Measurements (MTM)-1. Untuk pengukuran secara manual, perhitungan dengan MTM-1dilakukan dengan memilih daftar operasi yang sesuai dengan operasi kerja amatan. Penggunaan tableMTM dapat dilakukan oleh pengguna yang telah memahami gerakan kerja dan MTM serta memerlukandurasi waktu tertentu dalam proses penetapan waktu standar yang harus tepat dan akurat menggunakantable MTM.Pengembangan perangkat lunak untuk mempermudah dan meningkatkan keakuratan penggunaan metodeMTM merupakan kontribusi utama dalam penelitian ini. Aplikasi perangkat lunak (SperofiM-1) inidirancang untuk seorang observer dalam pengukuran kerja secara tidak langsung. Teknologi speechrecognition dikembangkan dalam aplikasi ini untuk meningkatkan kecepatan dan keakuratan pemilihanoperasi kerja yang bersesuaian pada table MTM. Suara observer dibaca sebagai sebuah informasi dandikonversi dalam spektrum suara yang dianalisa dan dibandingkan dengan template suara dan data waktusesuai tabel MTM-1 pada database sistem. Dari hasil pengujian antara metode manual, metode click, danSperofiM-1 diperoleh bahwa SperofiM-1 mampu memberikan performansi waktu terbaik dalam prosespengukuran kerja dengan tabel MTM-1 sebesar 74,14%.Kata Kunci: Pengukuran Waktu Kerja, Methods Time Measurement, Speech Recognition Abstract Measurement of working time is an important part in the process of standardization work. Ingeneral, the measurement of work can be divided into two, namely measurement directly and indirectly.In measuring the indirect employment, there are several methods of measuring one of them is MethodsTime Measurements (MTM) -1. For manual measurements, calculations with the MTM-1 is done byselecting a list of operations in accordance with the observation of work operations. Use of MTM tablecan be performed by users who have understood the work and the MTM movement and require a certainduration of time in the process of setting standards that must be precise and accurate use MTM table.Development of software to simplify and improve the accuracy of the MTM method is the use of the maincontributions in this research. Application software (SperofiM-1) is designed for an observer in themeasurement of indirect employment. Speech recognition technology developed in this application toincrease the speed and accuracy of the selection operation corresponding work on MTM table. Soundobserver read as an information and convert the sound spectrum was analyzed and compared with voiceand data templates appropriate time MTM-1 tables in the database system. From the test results betweenthe manual method, click the method, and SperofiM-1 obtained that SperofiM-1 is able to give the besttime in the performance measurement process of working with MTM-1 tables for 74.14%.Keywords: Measuring Time Work, Methods Time Measurement, speech recognitionJ@TI Undip, Vol V, No 1, Januari 2010 7
  2. 2. PENDAHULUAN (2008), teknologi merupakan proses atau Dalam dunia industri, waktu kerja produk yang dihasilkan dari penerapan danmerupakan salah satu faktor yang penting pemanfaatan berbagai disiplin ilmudan perlu mendapat perhatian dalam sistem pengetahuan yang menghasilkan nilai bagiproduksinya. Waktu kerja berperan dalam pemenuhan kebutuhan, kelangsungan, danpenentuan produktivitas kerja serta dapat peningkatan mutu kehidupan manusia. Olehmenjadi tolak ukur untuk menentukan karena itu, dalam penelitian ini akanmetode kerja yang terbaik dalam dikembangkan salah satu aplikasi dalampenyelesaian suatu pekerjaan. Untuk dapat teknologi yaitu speech recognition. Speechmembandingkan waktu kerja yang paling recognition merupakan salah satu jenisbaik dari metode kerja yang ada dibutuhkan biometric recognition, yaitu prosessuatu waktu baku atau waktu standar komputer untuk mengenali apa yangsebagai acuan untuk penentuan metode diucapkan seseorang berdasarkan perintahkerja yang terbaik. Waktu baku didapatkan suara yang dikonversi kedalam bentukdari pengukuran waktu kerja. Pengukuran digital print (Mellisa, 2008). Teknologi iniwaktu kerja dapat dilakukan secara sebenarnya bukan teknologi baru dibidanglangsung dan tidak langsung. Yang keilmuan Informasi dan Teknologi (IT).dimaksud pengukuran secara langsung ialah Namun, dalam penelitian ini aplikasipengamat mengukur atau mencatat penggunaan teknologi ini akanlangsung waktu yang diperlukan oleh dikembangkan sebagai suatu tool yangseorang operator dalam melakukan dipakai dalam pengukuran waktu kerjapekerjaannya ditempat operator tersebut dengan metode MTM. Penggunaan speechbekerja. Sedangkan yang dimaksud dengan recognition dimaksudkan untukcara tidak langsung ialah pengamat tidak mempermudah observer dalam melakukanharus selalu mengamati suatu pekerjaan perhitungan dan agar diperoleh hasillangsung ditempat operator bekerja karena perhitungan yang lebih akurat. Daripekerjaan tersebut telah didokumentasikan penelitian ini nantinya diharapkan menjadisebelumnya. sebuah pioneer untuk penelitian selanjutnya Methods Time Measurement agar dapat mengembangkan aplikasi(MTM) merupakan salah satu metode teknologi ini untuk pengukuran waktu kerjapengukuran kerja secara tidak langsung dengan metode yang lain.yang dapat digunakan dalam penentuan Permasalahan yang menjadi topikwaktu kerja. Keistimewaan MTM dalam penelitian ini ialah merancangdibandingkan pengukuran waktu kerja yang sebuah sistem pengukuran waktu kerja yanglain ialah dapat menentukan waktu terkomputerisasi dalam prosespenyelesaian suatu pekerjaan sebelum identifikasinya dan dapat menentukan totalpekerjaan tersebut dilakukan, karena dalam waktu dalam pengukuran kerjaperhitungan MTM digunakan tabel-tabelwaktu kerja berdasarkan elemen-elemen FRAMEWORK PENELITIANkerja yang telah distandarkan. Akan tetapi, Berdasarkan uraian latar belakang,dalam proses pengidentifikasian gerakan tinjauan pustaka, serta teori-teori lainkerja dalam MTM perlu dilakukan mengenai MTM-1 (Methods Timesimplifikasi karena proses identifikasi Measurement-1), dirancang sebuahtersebut kurang efektif dan efisien untuk kerangka pikir dalam penelitian ini.dilakukan secara manual dan sulit Kerangka pikir atau framework dalamdilakukan oleh orang yang masih awam penelitian ini menggambarkan proses kerjadengan metode MTM. dalam identifikasi gerakan kerja pada Penggunaan teknologi dapat MTM-1. Framework penelitian inidikembangkan sebagai aplikasi identifikasi merupakan hasil pemikiran dan rangkumangerakan kerja dalam MTM yang lebih dari segala informasi mengenai prosesefektif dan efisien. Teknologi merupakan identifikasi dalam MTM-1. Hasil pemikiranpengembangan hasil olah pikir manusia ini dipakai dalam menyusun instrumenterhadap lingkungannya. Menurut Riski penyelesaian dari perumusan masalah yangJ@TI Undip, Vol V, No 1, Januari 2010 8
  3. 3. telah dirancang. Penggambaran framework secara konvensional. Kerangka pikir dalamini dibagi tiga yaitu untuk identifikasi identifikasi secara manual seperti terlihatMTM-1 secara manual dan sistem yang pada Gambar 1.terkomputerisasi (dengan metode click danmetode berbasis teknologi speech Identifikasi Dengan Metode Clickrecognition). Pada proses identifikasi dengan metode click ini merupakan pengembanganIdentifikasi Secara Manual dari proses identifikasi manual dengan Pada kerangka pikir proses Tabel MTM-1 yang terintegrasi dalamidentifikasi secara manual ini akan sistem pengoperasian video. Kerangka pikirdigambarkan mengenai proses identifikasi metode click seperti terlihat pada Gambar 2.yang perlu dilakukan seorang observer(operator yang melakukan pengamatanpengukuran kerja) pada metode MTM-1 Observer mengamati Kegiatan Kerja Merekam Kegiatan Kerja Video Kegiatan Kerja dan identifikasi pekerjaan Observer mencari tabel MTM-1 Observer mengoperasikan sesuai dengan elemen gerakan video secara manual pada video Observer membaca dan memilih kriteria pada tabel MTM-1 secara manual Observer membandingkan Observer mencatat identifikasi waktu antara tangan kiri dan tiap elemen gerakan kanan untuk dipilih waktu terbesar Total Waktu Gambar 1. Framework Penelitian Secara Manual Observer mengamati Kegiatan Kerja Merekam Kegiatan Kerja Video Kegiatan Kerja dan identifikasi pekerjaan Observer mengoperasikan video dan memilih tabel MTM-1 (terintegrasi) dengan button pada form Observer membaca dan memilih kriteria pada tabel secara manual Total Waktu Gambar 2. Framework Penelitian Dengan Metode ClickJ@TI Undip, Vol V, No 1, Januari 2010 9
  4. 4. Identifikasi Dengan Metode Speech PERANCANGAN SISTEM BERBASISRecognition PERINTAH SUARA Kerangka pikir pada identifikasi Gambaran sistem secara umumdengan teknologi berbasis Speech yang akan dirancang seperti diilustrasikanRecognition (perintah suara) ini dirancang pada Gambar 4. Sistem menggunakandengan maksud untuk mengeliminasi sebuah microphone sebagai media untukkelima gerakan kerja yang telah dijelaskan mengkonversikan gelombang suara menjadipada penelitian secara manual dan spektrum suara yang dapat dikenali denganmenyempurnakan metode click. Dalam bahasa komputer. Sistem melakukan prosespenelitian ini nantinya observer cukup pengenalan suara dengan mencocokanmemberikan perintah suara untuk gelombang suara yang diterima denganmengganti kelima proses kerja tersebut. database yang telah di-inputkan dalamDan nantinya disini akan dirancang sistem sistem. Setelah itu nantinya sistem akanpengenalan suara untuk proses identifikasi menjalankan program sesuai dengantersebut. Gambar kerangka pikir dengan perintah suara yang diterima.teknologi berbasis perintah suara ini akandijelaskan melalui Gambar 3 berikut. Observer mengamati Kegiatan Kerja Merekam Kegiatan Kerja Video Kegiatan Kerja dan identifikasi pekerjaan Observer melakukan identifikasi elemen gerakan kerja dengan perintah suara untuk tiap elemen kerja Total Waktu Gambar 3. Framework Penelitian Dengan Speech Recognition Program menjalankan perintah Suara Sistem Sinyal Suara Microphone Pengolahan Sinyal Suara Gambar 4. Blok Sistem Berbasis Perintah SuaraJ@TI Undip, Vol V, No 1, Januari 2010 10
  5. 5. Perancangan Perangkat Lunak berikut akan dijelaskan mengenai prosesSperofiM-1. pembacaan form untuk tabel reach dan Pada perancangan perangkat lunak tabel grasp yang telah terintegrasi. Padaini meliputi pembuatan program speech tabel reach, yang akan ditampilkan ialahrecognition untuk mengoperasikan video listbox mengenai keterangan jarak dalamamatan, mengenali dan membaca tabel gerakan menjangkau dan keterangan waktuMTM-1 dengan menggunakan perintah dalam TMU sesuai dengan kondisi dansuara. Pengembangan algoritma dalam keterangan pada obyek amatan. Observerperancangan sistem speech recognition cukup menyebutkan jarak pada gerakandengan menggunakan bahasa pemrograman menjangkau video amatan (listbox distanceVisual Basic 6.0. ini dapat dilihat dari moved inches) kemudian keterangan waktuGambar 5 yang menggambarkan diagram sesuai dengan kondisi dan keterangannyaalir perancangan sistem. (disimbolkan dengan huruf). Contoh untuk obyek amatan yang melakukan gerakanImplementasi Perangkat Lunak menjangkau sejauh 10 inchi dengan kondisi Pada tahapan ini akan dijelaskan barang diposisi yang mudah untuksecara umum mengenai proses rancangan dijangkau, observer cukup menyebutkan:perangkat lunak yang diberi nama Ndo- 10(ten)-A. Tampilan form tabel reach dapatSpeech recognition for identifying MTM-1 terlihat pada Gambar 6 berikut.(SperofiM-1) ini. Sebelum dilakukan prosesinisialisasi untuk tiap kata perlu dilakukanpendesainan form dengan fungsi kontrolyang terdapat di-toolbox. Kontrolmerupakan suatu komponen atau obyekyang diletakan dalam form. Setiap kontrolmenjadi bagian yang berdiri sendiri tetapisaling berhubungan satu sama lain sehinggadapat membentuk sebuah program aplikasi.Secara umum, sistem dirancang dengan tigafungsi kontrol (form utama, form words,danform hasil deteksi software).Perancangan Antar Muka Perangkat Gambar 5. Tampilan Form Video SistemLunak Dengan Suara Form utama disini merupakantampilan interface sistem ketika mulaidioperasikan. Dalam form ini dilakukanfungsi mengendalikan video, memanggiltiap kata pada form words, dan fungsiexport hasil identifikasi kedalam Ms.Excell. Pada tahapan ini dilakukanperancangan untuk tiap forms tiap tabelstandar MTM-1 yang terintegrasi yaitutabel reach, move, turn, apply, grasp,position, release, eye, disengage, dan tabelbody motion juga dilakukan perancanganuntuk form command choosing untuk fungsi Gambar 6. Tampilan Form Untuk Prosespemilihan antara tangan kiri atau tangan Pemilihan Tampilan Form Reach Sistemkanan dan output tabel pada Ms.Excell Dengan Suara Berikut akan dijelaskan mengenaicara kerja sistem ketikamengimplementasikan fungsi kontrol yangtelah didefinisikan sebelumnya. ContohJ@TI Undip, Vol V, No 1, Januari 2010 11
  6. 6. Pada tabel grasp, tampilan tabel dengan perintah suara tetapi dengan caraapply hanya terdapat satu listbox yaitu memilih dan menekan button yang sesuai.mengenai beberapa tipe gerakan Pada form utama dengan metode click inimemegang. Untuk tipe gerakan pick up terdapat dua listbox untuk melakukandimana benda yang mudah untuk dipegang proses pemilihan antara tangan kiri dan(case 1A) disimbolkan dengan angka 1 tangan kanan dalam identifikasi elemen(one), untuk tipe gerakan pick up dimana kegiatan kerja. Selain itu juga terdapatbenda sangat kecil atau terletak dalam command button untuk menampilkan tabelpermukaan yang datar (case 1B) MTM-1 sesuai dengan elemen kegitan kerjadisimbolkan dengan angka 2 (two), dan yang diamati. Observer cukup memilih danuntuk tipe gerakan yang lain seperti tampak menekan (search and select) button yangpada tabel grasp. Observer cukup sesuai. Dari dari sini akan diukurmengucapkan angka sesuai dengan tipe perbandingan lama waktu pengerjaangerakan kerja. Contoh ketika obyek amatan dengan metode ini maupun dengan suara.melakukan gerakan memegang bendadengan tipe case 1C2, observer cukup Pengujian Software yang dirancang.menyebutkan 4 (four). Tampilan form tabel Pada pengujian sistem ini dilakukangrasp dapat terlihat pada Gambar 7 berikut. dengan membandingkan antara proses identifikasi manual, dengan metode MTM- 1 click dan dengan SperofiM-1. Pengambilan data tiga metode tersebut menggunakan responden 30 orang dengan teknik judgment sampling. Parameter yang diuji dalam penelitian ini adalah lama waktu untuk breakdown elemen kerja suatu video dengan tiga metode yang berbeda. Dari serangkaian uji Anova yang dilakukan, diketahui bahwa diantara ketiga metode berbeda secara signifikan. Metode 1 Gambar 7. Tampilan Form Untuk Proses Pemilihan Tampilan Form Grasp Sistem (manual) berbeda secara signifikan terhadap Dengan Suara metode 2 (click), juga terhadap metode 3 (perintah suara) dan metode 2 juga berbedaPerancangan Dengan Metode MTM-1 secara seignifikan terhadap metode 3. Click Dalam penelitian ini faktor waktu yang MTM-1 Click Method ini dirancang menjadi fokus pada pengujian sistem ini.dari pengembangan proses kerja metode Waktu tercepat atau terkecil untuk tiapMTM-1 secara konvensional, hanya saja metode merupakan indikator yang mampurancangan metode ini dibuat lebih menyatakan metode mana yang terbaikterkomputerisasi (dengan tabel MTM-1 (smaller the better). Dari tabel 1 berikutyang terintegrasi dengan pengoperasian akan ditunjukan prosentase perbandinganvideo amatan). Perancangan sistem ini rata-rata pengerjaan total waktu untuknantinya bertujuan sebagai sistem ketiga metode.pembanding dengan sistem teknologispeech recognition (SperofiM-1). Selain itu, Tabel 1. Tabel Prosentase Performansikedua sistem yang telah dirancang ini Pengujiannantinya akan dibandingkan performansi Rata-rata Metode Prosentase (detik)kecepatan pengamatannya dengan metodemanual. Metode Manual 322,3 58,10% Secara umum rancangan form pada Metode Click 248 67,76%metode click ini hampir sama denganmetode speech recognition, hanya saja SperofiM-1 198,97 74,14%proses pengoperasian tidak dilakukanJ@TI Undip, Vol V, No 1, Januari 2010 12
  7. 7. PEMBAHASAN Pengujian ini dilakukan untuk menguji data Dalam framework penelitian yang berkaitan agar memenuhi asumsi umumtelah dirancang sebelumnya dijelaskan yang dipakai dalam pengujian Anovamengenai kerangka pikir pada proses (seperti yang telah dijelaskan pada babidentifikasi MTM-1 secara konvensional. sebelumnya yaitu normality test,Pada metode secara konvensional observer independency, dan homogenitas variansi).perlu melakukan kegiatan kerja seperti Pengujian asumsi ini dilakukan agarmengoperasikan video amatan secara simpulan dari analisis variansi dapatmanual, mencari tabel MTM-1 sesuai dinyatakan valid. Pada umumnya, akibatdengan elemen gerakan pada video amatan, yang ditimbulkan karena tidak dipenuhinyamembaca dan memilih kriteria pada tiap semua asumsi-asumsi yang ada tidak terlalutabel MTM-1 sesuai dengan kondisi jelek. Akan tetapi, untuk dapat melakukanamatan, mencatat identifikasi gerakan, analisis yang valid dari uji Anova maka ujimembandingkan waktu terbesar antara ini dilakukan. Setelah itu dilakukan ujielemen gerakan tangan kiri atau tangan Anova dengan Ms Excell. Dilihat dari nilaikanan dan juga perhitungan total waktu dari F hitung lebih besar dari F tabel, dapatproses identifikasi in. Kelima gerakan kerja dinyatakan untuk tolak Ho dan perluini menjadi fokus utama dalam penelitian dilakukan uji after Anova untukini karena sebenarnya kelima gerakan kerja mengetahui metode mana yang palingdalam proses identifikasi ini dapat berbeda secara signifikan. Dan dari tabulasidieliminasi dengan tabel MTM-1 yang perhitungan dengan Minitab didapatkanterintegrasi dengan proses pengendalian bahwa diantara ketiga metode tersebut tidakvideo amatan. ada yang berbeda paling dominan. Setelah Dalam penelitian ini dilakukan itu dilihat juga dari rata-rata yangperancangan sistem identifikasi MTM-1 didapatkan, apabila dinyatakan sebelumnyadengan metode click. Dalam hal ini metode bahwa “smaller the better” (dalam hal iniclick yang telah dirancang dari untuk waktu pengerjaan yang lebih cepatpengembangan kerangka pikir dengan merupakan metode yang lebih baik) makametode manual. Metode ini dirancang rata-rata pengerjaan dengan SperofiM-1dengan tabel MTM-1 yang terintegrasi memiliki rata-rata waktu tercepat dariketika observer mengendalikan video kedua metode yang lain dengan prosentaseamatan. Dasar dari perancangan metode ini sebesar 74,14%.pada intinya ingin mengetahui apakah Dari sistem utama yang telahdengan perancangan perangkat lunak dirancang (SperofiM-1) dapat dilakukanmenggunakan teknologi berbasis speech analisis mengenai kelebihan danrecognition ini lebih baik daripada metode kekurangan yang masih terdapat padaclick. Pengembangan yang dilakukan sistem ini. Tabel 2 berikut merupakandengan metode click ini mengeliminasi beberapa kelebihan dan kekurangan yangketiga kegiatan yang telah dijelaskan pada masih dimiliki sistem (SperofiM-1)framework penelitian identifikasi denganmetode manual menjadi dua kegiatan kerjasaja. Observer cukup memilih button tabelelemen-elemen kerja sesuai dengan videoamatan ketika menggunakan metode ini,baru proses pencarian (searching)dilakukan ketika dilakukan prosespemilihan kategori sesuai dengan tabelelemen kerja yang ada. Selanjutnyadilakukan pengujian dengan Anova untukmengetahui apakah dari ketiga metodetersebut terdapat perbedaan secarasignifikan atau tidak. Sebelum dilakukan ujiAnova perlu dilakukan uji before Anova.J@TI Undip, Vol V, No 1, Januari 2010 13
  8. 8. Tabel 2. Tabel Kelebihan dan Kekurangan Sistem No Kelebihan Kekurangan Dibutuhkan proses training suara sebelum proses 1 Lebih cepat dalam proses identifikasi gerakan kerja identifikasi dilakukan Dibutuhkan lingkungan yang tenang dalam proses 2 Kemudahan dalam proses membaca tabel identifikasi Kemudahan dalam proses perhitungan untuk total Untuk elemen gerakan eye travel masih 3 waktu TMU membutuhkan perhitungan secara manual Sangat efisien untuk pengukuran waktu kerja dengan 4 breakdown kerja lebih kompleksKESIMPULAN DAN SARAN 3. Lawrence R. dan Biing, H. J., (1993), Berdasarkan kerangka pikir yang Fundamentals of Speech Recognition.dirancang, penelitian ini berhasil USA : Prentice Hall International Inc..merancang perangkat lunak untuk 4. Mitchell, R. L., (1971), Introduction topengukuran waktu kerja yang Work Study. revised edition.terkomputerisasi berupa SperofiM-1, Switzerland : Impression Couleursmetode MTM-1 click, dan prototype untuk Weber.pengukuran kerja secara langsung. 5. Mellisa, G., (2008), Pencocokan Pola Metode MTM-1 click dirancang Suara (Speech Recognition) Denganuntuk mengetahui pengaruh penggunaan Algoritma FFT dan Divide andperintah suara dibandingkan dengan Conquer.Tugas Akhir Teknikpenggunaan click dalam melakukan Informatika, Bandung : ITB.identifikasi dengan MTM-1. 6. Mundel, M. E dan Danner, D. L., Dari pengukuran performansi kerja (1994), Motion and Time Study :yang telah dilakukan terhadap ketiga Improving Productivity. 7 th edition.metode (metode manual, MTM-1 click, dan USA : Prentice-Hall International, Inc.SperofiM-1) dengan serangkaian uji Anova, 7. Niebel, B. W., (1999), Motion anddidapatkan bahwa metode SperofiM-1 Time Study. 10th edition. Singapore :mempunyai performansi waktu yang lebih Mc Graw-Hill International, Inc..baik dibandingkan kedua metode yang lain 8. Noertjahyana, A. dan Adipranata, R.,sebesar 74,14%. (2003), Implementasi Sistem Berdasarkan analisis yang telah Pengenalan Suara menggunakan SAPIdilakukan, performansi waktu metode 5.1 dan Delphi 5. Jurnal InformatikaSperofiM-1 lebih baik karena tabel MTM-1 Vol. 4, No.2 : 107-114.yang telah terintegrasi, proses pembacaan 9. Riski, M., (2008), Perancangan Sistemdan intrepetasi tabel MTM-1 itu sendiri Pengukuran Digital untuklebih cepat dan praktis dan juga proses Antropometri Tangan Menggunakanperhitungan total waktu secara digital. Teknologi Image Processing. Tugas Akhir Teknik Industri, Surabaya : ITS.DAFTAR PUSTAKA 10. Wignjosoebroto, S., (2003), Ergonomi1. Barnes, R. M., (1980) Motion and Studi Gerak dan Waktu. Jakarta : Guna Time Study : Design and Measurement Widya. of Work. New York : John Wiley & 11. Yudiantyo, W., (2006), Cara Praktis Sons.. Penggunaan MTM 1-2-3. Jakarta : PT2. Campbell, J. P., (1997), Speaker Elex Media Komputindo. Recognition : Proceedings of IEEE, Vol. 85, No. 9, pp.1437-1562.J@TI Undip, Vol V, No 1, Januari 2010 14

×