ST. MAWADDATANWWARAHMAH          PERT 15           Dhawarahmah    1
Dhawarahmah   2
Perancangan sistem komputer menggabungkan satuspektrum kegiatan, mulai dari perancangan perangkat kerassampai dengan peran...
Perancangan interface user yang baik bersifat kritisbagi keberhasilan suatu sistem. Interface yang sulitdigunakan akan men...
Interface user harus bersifat tekstual atauberbasis form, hampir semua user komputer sekarangmemiliki personal komputer. K...
 GUI relatif mudah dipelajari dan digunakan, user tanpa pengalaman komputasipun dapat             mempelajari   cara pema...
Suatu kegiatan interface user yang kritis adalahanalisis kegiatan user yang akan didukung oleh sistemkomputer tersebut. Ta...
Gambar:proses perancangan     interface user             Dhawarahmah    8
Perancangan interface user harus memperhitungkankemampuan fisik dan mental orang yang memakaiperangkat lunak. Kemampuan ma...
PRINSIP                          KETERANGANKebiasaan user              nterface harus menggunakan istilah dan konsep      ...
 Prinsip kebiasaan user menyarankan bahwa user tidak harus dipaksa beradaptasi dengan suatu interface karena implementasi...
 Konsistensi interface melintasi subsistem juga penting, sedapat mungkin command dengan arti yang sama pada subsistem yan...
 Prinsip dapat dipulihkan adalah prinsip yang sangat  penting karena user pada akhirnya akan melakukan  kesalahan dalam m...
 Prinsip panduan user atau merupakan fasilitas bantuan. Prinsip keragaman user mengakomodasi bahwa untuk  banyak sistem ...
Interface user yang koheren haruslahmengintegrasikan interaksi user dan presentasi informasi.Interaksi user berarti dimasu...
Shneiderman (1998) mengklasifikasikan bentuk-bentuk  interaksi yang berbeda ini menjadi lima gaya primer: Manipulasi lang...
 Pengisian form. User mengisi field-field pada sebuah form. Bahasa command. User menggeluarkan command khusus  dan param...
Interface user pada WWW didasarkan atasdukungan yang diberikan oleh HTML bersama denganbahasa seperti java yang dapat meng...
Pada prinsipnya, pemisahan gaya interaksi darientitas yang mendasari yang dimanipulasi melalui interfaceuser seharusnya da...
Gambar: interface user multipel                 Dhawarahmah      20
Semua sistem interaktif harus menyediakan suatucara untuk menyatakan informasi kepada user. Presentasiinformasi mungkin ha...
Untuk menemukan presentasi informasi yang terbaik  diperlukan pengetahuan latar belakang user informasi  tersebut dan cara...
 Haruskah user mengambil tindakan sebagai tanggapan  terhadap perubahan informasi? Apakah user perluh berinteraksi denga...
Informasi yang tidak berubah pada suatu sesidapat dinyatakan secara grafis atau teks tergantungaplikasinya. Informasi haru...
Gambar: presentasi informasi        alternatif              Dhawarahmah      25
Perancangan interface user harus menyadari setiap  kemungkinan visualisasi, terutama ketika interface user  sistem harus m...
 Status pabrik kimia divisualisasi dengan menunjukkan  tekanan dan temperatur dalam bentuk tangki dan pipa  yang terhubun...
Semua sistem interaktif,selain sistem khususdengan layar kecil, mendukung tampilan berwarna daninterfaace user menggunakan...
Shneiderman (1998) memberikan 14 panduan kunci  untuk pengguna warna yang efektif pada interface user.  Yang paling pentin...
Sistem help (bantuan) merupakan satu segi dari  bagian umum desain interface user, yaitu penyediaan  panduan user yang men...
 Kesan pertama yang mungkin didapat user dari sistem perangkat lunak adalah pesan error sistem. User yang tidak berpengal...
 Sistem help harus menyediakan sejumlah point entri user yang berbeda. Sistem-sistem ini harus memungkinkan user memasuki...
Gambar: titik-titik entri untuk         sistem help              Dhawarahmah         33
Sistem help dapat diimplementasikansebagai satu setpage Word Wide Web atau dengan menggunakan sistemhiprteks generik yang ...
 Dokumentasi user tidak harus merupakan bagian dari perancangan interface user, tetapi adalah praktek yang baik untuk mer...
Gambar: jenis dokumen yangdihasilkan untuk mendukung user              Dhawarahmah         36
 Deskripsi fungsional, mendeskripsikan dengan singkat    layanan yang diberikan sistem.   Dokumen instalasi, menyediakan...
 Evaluasi  interface adalah proses menilai kegunaan  interface dan memeriksa apakah persyaratan user  terpenuhi. Dengan d...
Ada sejumlah teknik evaluasi interface user yang lebih sederhana dan lebih murah, yang dapat mengidentifikasikan kekuranga...
Mensurvei     user     dengan     menggunakankuesioner merupakan cara yang relatif murah untukmengevaluasi intrface. Perta...
Dhawarahmah   41
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Rekayasa perangkat lunak (dha15)

575 views
473 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
575
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
15
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rekayasa perangkat lunak (dha15)

  1. 1. ST. MAWADDATANWWARAHMAH PERT 15 Dhawarahmah 1
  2. 2. Dhawarahmah 2
  3. 3. Perancangan sistem komputer menggabungkan satuspektrum kegiatan, mulai dari perancangan perangkat kerassampai dengan perancangan interface user. Spesialisperancangan perangkat keras banyak di pakai, tetapi sangatsedikit organisasi yang memakai spesialis perancanganinterface. Dhawarahmah 3
  4. 4. Perancangan interface user yang baik bersifat kritisbagi keberhasilan suatu sistem. Interface yang sulitdigunakan akan menghasilkan error user tingkat tinggi. Padakasus terburuknya, terlepas dari fungsionalitasnya user akanmenolak sistem perangkat lunak tersebut. Dhawarahmah 4
  5. 5. Interface user harus bersifat tekstual atauberbasis form, hampir semua user komputer sekarangmemiliki personal komputer. Komputer-komputer inimenyediakan graphical user interface (GUI) yangmendukung tampilan berwarna dengan resolusi tinggi daninteraksi dengan memakai mouse & keyboard. Dhawarahmah 5
  6. 6.  GUI relatif mudah dipelajari dan digunakan, user tanpa pengalaman komputasipun dapat mempelajari cara pemakaian interface tersebut. User memiliki banyak layar (window) untuk interaksi sistem. Interaksi yang cepat dengan layar yang penuh yang dapat dilakukan dengan akses langsung ke bagian manapun pada layar. Dhawarahmah 6
  7. 7. Suatu kegiatan interface user yang kritis adalahanalisis kegiatan user yang akan didukung oleh sistemkomputer tersebut. Tanpa memahami apa yang ingindilakukan user dengan sistem komputer itu, tidak adaprospek yang realistis dalam perancangan interface user yangefektif. Dhawarahmah 7
  8. 8. Gambar:proses perancangan interface user Dhawarahmah 8
  9. 9. Perancangan interface user harus memperhitungkankemampuan fisik dan mental orang yang memakaiperangkat lunak. Kemampuan manusia merupakan dasarprinsip-prinsip perancangan. Dhawarahmah 9
  10. 10. PRINSIP KETERANGANKebiasaan user nterface harus menggunakan istilah dan konsep yang diambl dari penggalaman orang-orang yang akan paling sering menggunakann sistem tersebut.Konsistensi Interface harus konsistensi dalam hal, jika dimungkinkan,operasi-operasi yang hampir sama harus diaktifkan dengan cara yang sama.Kejutan Minimal User harus dikejutkan oleh perilaku sistem.Kemampuan pemulihan Interface harus mencakup mekanisme untuk memungkinkan user pulih dari error.Panduan User Interface harus menyediakan umpan balik yang berarti ketika terjadi kesalahan dan menyediakan fasilitas bantuan yang context-sensitivePanduan User nterface harus menyediakan fasilitas interaksi yang sesuai untuk berbagai tipe user sistem. Prinsip-prinsip perancangan Dhawarahmah 10 interface user
  11. 11.  Prinsip kebiasaan user menyarankan bahwa user tidak harus dipaksa beradaptasi dengan suatu interface karena implementasinya tidak tepat. Prinsip konsistensi interface user memiliki arti bahwa command & menu sistem harus memiliki format yang sama, parameter harus diberikan ke semua command dengan cara yang sama. Dhawarahmah 11
  12. 12.  Konsistensi interface melintasi subsistem juga penting, sedapat mungkin command dengan arti yang sama pada subsistem yang berbeda harus dinyatakan dengancara yang sama. Prinsip kejutan minimal adalah prinsip yang sangat tepat guna karena user sudah pasti sangat kesal jika sistem berlaku dalam cara yang tidak diharapkan. Dhawarahmah 12
  13. 13.  Prinsip dapat dipulihkan adalah prinsip yang sangat penting karena user pada akhirnya akan melakukan kesalahan dalam menggunakan suatu sistem. Interface user harus menyertakan fasilitas yang memungkinkan user pulih dari kesalahan mereka, fasilitas ini terdapat dua jenis: Konfirmasi terhadap aksi yang destruktif. Penyediaan fasilitas undo Dhawarahmah 13
  14. 14.  Prinsip panduan user atau merupakan fasilitas bantuan. Prinsip keragaman user mengakomodasi bahwa untuk banyak sistem interaktif, mungkin terdapat berbagai tipe user. Dhawarahmah 14
  15. 15. Interface user yang koheren haruslahmengintegrasikan interaksi user dan presentasi informasi.Interaksi user berarti dimasukkannya command & data yangberhubungan ke sistem komputer. Dhawarahmah 15
  16. 16. Shneiderman (1998) mengklasifikasikan bentuk-bentuk interaksi yang berbeda ini menjadi lima gaya primer: Manipulasi langsung. User berinteraksi langsung dengan objek dilayar . sebagai contoh , untuk menghapus file , user dapat menarik objek tersebut ketrash can. Pemilihan menu. User memilih command dari satu daftar kemungkinan(menu). Seringkali terjadi bahwa objek layar yang lain dipilihn pada saat yang sama dan command beroperasi pada objek tersebut. Dhawarahmah 16
  17. 17.  Pengisian form. User mengisi field-field pada sebuah form. Bahasa command. User menggeluarkan command khusus dan parameter –prameter yang berhubungan untuk menginstrusikan sitem melakukan sesuatu. Untuk menghapus file, user mengeluarkan command delete dengan nam a file sebagai parameter. Bahasa natural. User memberikan command dalam bahasa natural. Untuk menghapus file, user dapat mengetikan ‘delete yhe file named xxx’. Dhawarahmah 17
  18. 18. Interface user pada WWW didasarkan atasdukungan yang diberikan oleh HTML bersama denganbahasa seperti java yang dapat menghubungkan programdengan komponen pada page. Karena interface berbasis webini seringkali dirancang untuk user biasa. Dhawarahmah 18
  19. 19. Pada prinsipnya, pemisahan gaya interaksi darientitas yang mendasari yang dimanipulasi melalui interfaceuser seharusnya dapat dilakukan. Hal ini merupakan dasarmodel Seeheim untuk manajemen interface user. Pada modelini, representasi informasi, manajemen dialog, & aplikasiberdiri terpisah. Dhawarahmah 19
  20. 20. Gambar: interface user multipel Dhawarahmah 20
  21. 21. Semua sistem interaktif harus menyediakan suatucara untuk menyatakan informasi kepada user. Presentasiinformasi mungkin hanya berupa representasi langsungdari informasi input (contohnya, teks pada pengolah kata)tapi bisa juga informasi grafis. Dhawarahmah 21
  22. 22. Untuk menemukan presentasi informasi yang terbaik diperlukan pengetahuan latar belakang user informasi tersebut dan cara mereka menggunakan sistem. Dalam memutuskan bagaiman cara pernagkat lunak menyatakan informasi, perancang harus memperhitungkan sejumlah faktor: Apakah user tertarik pada informasi yang tepat? Atau pada hubungan antara nilai-nilai data yang berbeda. Seberapa cepat nilai-nilai informasi berubah? Apakh peubahan pada suatu nilai ditunjukkan langsung kepada user? Dhawarahmah 22
  23. 23.  Haruskah user mengambil tindakan sebagai tanggapan terhadap perubahan informasi? Apakah user perluh berinteraksi dengan informasi yang ditampilkan melalui interface manipulasi langsung? Apakah informasi yang akan ditampilkan berbentuk tekstual? Atau numerik? Apakah nilai relatif item informasi penting? Dhawarahmah 23
  24. 24. Informasi yang tidak berubah pada suatu sesidapat dinyatakan secara grafis atau teks tergantungaplikasinya. Informasi harus direpresentasikan sebagai teksketika dibutuhkan informasi numerik yang tepat & relatiflambat perubahannya. Dilain pihak jika data berubah dengancepat presentasi grafis yang harus digunakan. Dhawarahmah 24
  25. 25. Gambar: presentasi informasi alternatif Dhawarahmah 25
  26. 26. Perancangan interface user harus menyadari setiap kemungkinan visualisasi, terutama ketika interface user sistem harus mempresentasikan entitas fisik. Contoh visualisasi data adalah: Informasi cuaca, yang dikumpulkan sumber, ditunjukkan sebagai peta cuaca denga isobar, muka cuaca, dll. Status jaringan telepon ditampilkan secara grafis sebagai suatu set node yang terhubung pada pusat manajemen jaringan. Dhawarahmah 26
  27. 27.  Status pabrik kimia divisualisasi dengan menunjukkan tekanan dan temperatur dalam bentuk tangki dan pipa yang terhubung. Model molekul ditampilkan dan dimanipulasi dalam tiga dimensi dengan menggunakan sistem virtual reality. Satu set web ditampilkan sebagai pohon hiperbolik. Dhawarahmah 27
  28. 28. Semua sistem interaktif,selain sistem khususdengan layar kecil, mendukung tampilan berwarna daninterfaace user menggunakan warna deng an cara yangberbeda-beda. Pada beberapa sistem( pengolah kata) warnahanya digunakan untuk highlight, pada sistem lain warnadipakai untuk menunjukkan layer yang berbeda pada desain. Dhawarahmah 28
  29. 29. Shneiderman (1998) memberikan 14 panduan kunci untuk pengguna warna yang efektif pada interface user. Yang paling penting adalah: Batasi jumlah warna yang digunakan dan gunakan secara konservatif. Gunakan perubahan warna untuk menunjukkan perubahan sutu sitem. Gunakan pengkodean warna untuk mendukung pekerjaan yang sedang dilakukan user. Gunakan kode warna dengan hati-hati dan konsisten. Berhati-hatilah dalam membuat pasangan warna. Dhawarahmah 29
  30. 30. Sistem help (bantuan) merupakan satu segi dari bagian umum desain interface user, yaitu penyediaan panduan user yang mencakup tiga area: Message (pesan) yang dihasilkan sebagai respons terhadap aksi user Sistem help online Dokumentasi yang disediakan oleh sistem Dhawarahmah 30
  31. 31.  Kesan pertama yang mungkin didapat user dari sistem perangkat lunak adalah pesan error sistem. User yang tidak berpengalaman mungkin memulai pekerjaanya, membuat kesalahan awal , dan langsung harus memahami pesan error yang didapatnya. Latar belakang dan pengalaman user harus diantisipasi ketika merancang pesan error. Dhawarahmah 31
  32. 32.  Sistem help harus menyediakan sejumlah point entri user yang berbeda. Sistem-sistem ini harus memungkinkan user memasuki sistem help di puncak herarki pesan dan mencari-cari informasi. Masalah dalam sistem help dapat timbul ketika user memasuki jaringan setelah melakukan kesalahan dan kemudian menelusuri jaringan. Dalam waktu singkat, mereka dapat tersesat. Mereka harus meninggalkan sesi ini dan mulai lagi pada suatu titik yang mereka ketahui pada jaringan. Dhawarahmah 32
  33. 33. Gambar: titik-titik entri untuk sistem help Dhawarahmah 33
  34. 34. Sistem help dapat diimplementasikansebagai satu setpage Word Wide Web atau dengan menggunakan sistemhiprteks generik yang dapat diintegrasi dengan aplikasi.Hirarki dapat dengan mudah ditelusuri dengan memilihbagian pesan yang di-highlight sebagai link (penghubung). Dhawarahmah 34
  35. 35.  Dokumentasi user tidak harus merupakan bagian dari perancangan interface user, tetapi adalah praktek yang baik untuk merancang dukungan help online dalam hubungannya dengan dokumentasi kertas. Untuk menampung kelas user yang berbeda-beda dan tingkat keahlian user yang berbeda-beda pula, paling tidak ada lima dokumen yang harus diserahkan bersama dengan sistem parangkat lunak. Dhawarahmah 35
  36. 36. Gambar: jenis dokumen yangdihasilkan untuk mendukung user Dhawarahmah 36
  37. 37.  Deskripsi fungsional, mendeskripsikan dengan singkat layanan yang diberikan sistem. Dokumen instalasi, menyediakan perincian mengenai cara menginstall sistem. Manual pendahuluan, memberikan pengenalan informal terhadap sistem. Manual referensi, mendeskripsikan fasilitas sistem & penggunaanya. Manual administrator, mendeskripsikan pesan yang dibangkitkan saat sistem berinteraksi. Dhawarahmah 37
  38. 38.  Evaluasi interface adalah proses menilai kegunaan interface dan memeriksa apakah persyaratan user terpenuhi. Dengan demikian, evaluasi ini harus merupakan bagian dari proses verifikasi dan validasi normal untuk sistem perangkat lunak. Evaluasi yang sistematis dari desain interface user bisa jadi merupakan proses mahal yang melibatkan ilmuwan kognitif dan perancang grafis. Dhawarahmah 38
  39. 39. Ada sejumlah teknik evaluasi interface user yang lebih sederhana dan lebih murah, yang dapat mengidentifikasikan kekurangan desai interface user tertentu. Kuesioner yang mengumpulkan informasi mengenai apa pendapat user menganai interface tersebut. Observasi user pada saat mereka bekerja dengan sistem dan ‘menjelaskan’ bagaimana mereka menggunakan sistem untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan. ‘snapshot’ video dari penggunaan sistem yang tipikal Memasukkan dalam kode perangkat lunak, pengumpulan informasi mengenai Dhawarahmah 39
  40. 40. Mensurvei user dengan menggunakankuesioner merupakan cara yang relatif murah untukmengevaluasi intrface. Pertanyaan-pertanyaan yang kitaajukan harus spesifik dan bukan pertanyaan umum. Tidakada gunanya menanyakan ‘Tolong berikan komentarmengenai kegunaan interface aini’ karena respons yangdidapat akan sangat bervariasi sehingga tidak ada tren umumyang muncul. Dhawarahmah 40
  41. 41. Dhawarahmah 41

×