ST. MAWADDATANWWARAHMAH          PERT 14           Dhawarahmah    1
Dhawarahmah   2
 Pemakaian ulang perangkat lunak harus diperhitungkan pada saat perancangan perangkat lunak. Pemakaian ulang yang oportu...
Rekayasa perangkat lunak yang berbasis pemakaianulang merupakan pendekatan terhadap pengembangan yangmencoba memaksimasi p...
Contoh unit perangkat lunak yang dipakai ulang yang bisa berukuran berbeda:1. Pemakaian ulang sistem aplikasi. Seluruh sis...
Keuntungan yang jelas dari pemakaian ulangperangkat lunak adalah diperkecilnya biaya pengembangansecara keseluruhan. Kompo...
KEUNTUNGAN                 KETERANGANKeandalan bertambah    Komponen yang dipakai ulang, yang                       telah ...
KEUNTUNGAN                    KETERANGANResiko Proses diperkecil   Jika suatu koponen telah ada, ketidak                  ...
KEUNTUNGAN                             KETERANGANPemakaian Spesialis yang efektif   Spesialis aplikasi tidak melakukan    ...
KEUNTUNGAN                         KETERANGANPengembangan yang dipercepat   Membawa suatu sistem ke pasar secepat         ...
 Komponen yang dapat dipakai ulang dan sesuai. Pemakaian     ulang komponen harus pasti bahwa komponen- komponen tersebu...
MASALAH                               KETERANGANBiaya pemeliharaan yang membengkak   Jika source kode komponen tidak      ...
MASALAH                           KETERANGANSindrom tidak dibuat di sini        Beberapa perekayasa perangkat lunak       ...
Keberhasilan pemakaian Visual Basic dan Visual C++dengan komponen-komponen dan Java dengan Javabeanstelah menunjukkan nila...
Namun tidak sedikit biaya dan masalah yangberhubungan dengan pemakain ulang, hal ini dapatmenghambat dilakukannya pemakaia...
GAMBAR: PEMAKAIAN ULANG BERBASIS           GENERATOR             Dhawarahmah           16
 Alternatif  bagi pandangan berorientasi komponen  pemakaian ulang adalah pandangan generator. Pada     pendekatan     t...
 Pemakaian ulang berbasis generator efektif dalam hal biaya  tetapi bergantung pada identifikasi abstraksi domain  stereo...
 Pengembangan berbasis komponen muncul pada akhir tahun 1990-an sebagai pendekatan berbasis pemakaian ulang terhadap peng...
Penggambaran suatu komponen sebagai penyedia     layanan menekankan dua karakteristik kritis dari     komponen yang dapat ...
Komponen didefinisikan oleh interfacenya dan dalamkasus yang paling umum dapat dianggap memiliki interfacedua interface ya...
 Interface provides, yaitu interface yang mendefinisikan layanan yang disediakan oleh komponen tersebut. Interface requi...
Komponen-komponen bisa eksis pada tingkat abstraksi yang berbeda-beda, dari subrutin library yang sederhana sampai seluruh...
4.    Abstraksi Cluster, komponen merupakan sekumpulan     kelas yang berhubungan yang bekerja sama. Kelas ini     kadang-...
Pada pengembangan yang didorong oleh pemakaianulang, persyaratan sistem dimodifikasi menurut komponenpemakaian ulang yang ...
 Salah satu pendekatan efektif bagi pemakaian ulang didasarkan sekitar kerabat aplikasi. Sebuah kerabat aplikasi atau ja...
 Spesialisasi platform, di mana berbagai versi aplikasi  dikembangkan untuk berbagai platform. Spesialisasi konfigurasi,...
 Pola rancangan diturunkan dari ide yang dikemukakan  oleh cristopher Alexander, yang mengusulkan bahwa ada  pola tertent...
Gamma et al, mendefinisikan empat elemen yang penting pada pola rancangan: Nama yang merupakan referensi yang bermakna te...
Dhawarahmah   30
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Rekayasa perangkat lunak (dha14)

1,210
-1

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,210
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
40
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rekayasa perangkat lunak (dha14)

  1. 1. ST. MAWADDATANWWARAHMAH PERT 14 Dhawarahmah 1
  2. 2. Dhawarahmah 2
  3. 3.  Pemakaian ulang perangkat lunak harus diperhitungkan pada saat perancangan perangkat lunak. Pemakaian ulang yang oportunistik mungkin dilakukan pada saat pemrograman, ketika ditemukan komponen yang memenuhi persyaratan. Pemakaian ulang yang sistematik menuntut proses perancangan yang memepertimbangkan bagaimana desain yang sudah ada dapat dipakai ulang. Dhawarahmah 3
  4. 4. Rekayasa perangkat lunak yang berbasis pemakaianulang merupakan pendekatan terhadap pengembangan yangmencoba memaksimasi pemakaian ulang perangkat lunakyang ada. Dhawarahmah 4
  5. 5. Contoh unit perangkat lunak yang dipakai ulang yang bisa berukuran berbeda:1. Pemakaian ulang sistem aplikasi. Seluruh sistem aplikasi dapat dipakai ulang dengan menggabungkannya tanpa perubahan dengan sistem lain.2. Pemakaian ulang komponen. Komponen dari suatu aplikasi yang ukurannya berkisar dari subsistem sampai satu objek tunggal dapat dipakai ulang.3. Pemakaian ulang fungsi. Komponen perangkat lunak yang mengimplementasi satu fungsi. Dhawarahmah 5
  6. 6. Keuntungan yang jelas dari pemakaian ulangperangkat lunak adalah diperkecilnya biaya pengembangansecara keseluruhan. Komponen- komponen perangkat lunakyang harus dispesifikasi, dirancang, diimkplementasi, dandivalidasi menjadi berkurang. Namun demikian reduksibiaya merupakan salah satu keuntungan potensial daripemakaian ulang. Berikut keuntungan lainnya: Dhawarahmah 6
  7. 7. KEUNTUNGAN KETERANGANKeandalan bertambah Komponen yang dipakai ulang, yang telah digunakan pada sistem yang telah berjalan, seharusnya lebih dapat diandalkan dari pada komponen baru. Komponen ini telah dicoba & diuji pada berbagai lingkungan. Kesalahan perancangan & implementasi ditemukan & dihilangkan pada pemakaian awal komponen tersebut, sehingga memperkecil jumlah kegagalan pada pemakaian ulang. Dhawarahmah 7
  8. 8. KEUNTUNGAN KETERANGANResiko Proses diperkecil Jika suatu koponen telah ada, ketidak pastian biaya pemakaian ulang Menjadi lebih kecil daripada biaya pengembangan . Ini merupakan faktor penting untuk manajemen proyek karena memperkecil ketidak pastian dalam estimasi biaya proyek. Hal ini terutama berlaku ketika komponen- komponen yang relatif besar seperti subsistem dipakai ulang Dhawarahmah 8
  9. 9. KEUNTUNGAN KETERANGANPemakaian Spesialis yang efektif Spesialis aplikasi tidak melakukan pekerjaan yang sama pada berbagai proyek , tapi mereka dapat mengembangkan komponen- komponen yang dapat dipakai ulang, yang mengengkapsulasi pengetahuan mereka.Pemenuhan Standar Beberapa standar, seperti standar interface, dapat diimplementasi sebagai satu set komponen standar. Sebagai contoh, komponen yang dapat dipakai ulang dapat dikembangkan untuk implementasi menu sebagai interface user. Dhawarahmah 9
  10. 10. KEUNTUNGAN KETERANGANPengembangan yang dipercepat Membawa suatu sistem ke pasar secepat mungkin seringkali lebih penting dari biaya pengembangan secara keseluruhan. Pemakaian ulang komponen mempercepat produksi karena waktu pengembangan & waktu validasi akan dipersingkat. Dhawarahmah 10
  11. 11.  Komponen yang dapat dipakai ulang dan sesuai. Pemakaian ulang komponen harus pasti bahwa komponen- komponen tersebut akan bekerja sebagaimana dispesifikasi & akan andal. Komponen tersebut harus memiliki dokumentasi yang berhubungan untuk membantu pemakai ulang memahaminya & mengadaptasi ke aplikasi yang baru. Dhawarahmah 11
  12. 12. MASALAH KETERANGANBiaya pemeliharaan yang membengkak Jika source kode komponen tidak tersedia maka biaya pemeliharaan dapat bertambah besar, karena elemen sistem yang dipakai ulang bisa makin tidak kompatibel dengan perubahan sistem.Tidak adanya dukungan alat bantu Toolset CASE tidak mendukung pengembangan dengan pemakaian ulang. Integrasi alat bantu ini dengan sistem librari komponen mungkin sulit atau bahkan tidak mungkin. Dhawarahmah 12
  13. 13. MASALAH KETERANGANSindrom tidak dibuat di sini Beberapa perekayasa perangkat lunak kadang lebih suka menulis kembali komponen karena mereka percaya bahwa mereka dapat membuat suatu komponen yang dipakai ulang.Mempertahankan library komponen Memenuhi library komponen dan menjamin bahwa pengembang perangkat lunak dapat memakai library ini mungkin akan mahal.Menemukan dan mengadaptasi Komponen perangkat lunak haruskomponen yang dapat dipakai ulang ditemukan pada suatu library, dipahami dan kadangkala diadaptasi untuk bekerja pada lingkungan yang baru. Perekayasa harus cukup yakin dapat menemukan komponen di library sebelum secara rutin memasukkan pencarian komponen sebagai bagian dari proses pengembangan normal mereka. Dhawarahmah 13
  14. 14. Keberhasilan pemakaian Visual Basic dan Visual C++dengan komponen-komponen dan Java dengan Javabeanstelah menunjukkan nilai pemakaian ulang. Rekayasaperangkat lunakberbasis komponen telah diterima luassebagai pendekatan dengan efektif terhadap biaya terhadappengembangan perangkat lunak. Dhawarahmah 14
  15. 15. Namun tidak sedikit biaya dan masalah yangberhubungan dengan pemakain ulang, hal ini dapatmenghambat dilakukannya pemakaian ulang & bisa berartibahwa pengurangan biaya pengembangan pemakaian ulangmungkin lebih kecil, kesulitan ini berarti bahwa pemakaianulang yang sistematis tidak dapat terjadi begitu saja tetapiharus direncanakan & diperkenalkan melalui programpemakaian ulang diseluruh organisasi.contoh kasus: Dhawarahmah 15
  16. 16. GAMBAR: PEMAKAIAN ULANG BERBASIS GENERATOR Dhawarahmah 16
  17. 17.  Alternatif bagi pandangan berorientasi komponen pemakaian ulang adalah pandangan generator. Pada pendekatan terhadap pemakaian ulang ini, pengetahuan yang dapat dipakai ulang ditangkap pada sistem generator program yang dapat diprogram dalam bahasa berorientasi domain. Deskripsi aplikasi menspesifikasi dengan cara yang abstrak, komponen yang dapat dipakai ulang yang mana yang akan digunakan, bagaimana penggabungannya, & parameterisasinya. Dengan menggunakan informasi ini, suatu sistem perangkat lunak operasional dapat dibangkitkan( Gambar diatas). Dhawarahmah 17
  18. 18.  Pemakaian ulang berbasis generator efektif dalam hal biaya tetapi bergantung pada identifikasi abstraksi domain stereotipis. Keuntungan utamanya adalah bahwa lebih muda bagi end-user untuk mengembangkan program dengan menggunakan generator dibandingkan dengan pendekatan berbasis komponen lainnya terhadap pemakaian ulang. Akan tetapi kebutuhan akan pemahaman yang dalam dari konsep aplikasi domain & model domain cukup membatasi kemampuan penerapan teknik ini. Dhawarahmah 18
  19. 19.  Pengembangan berbasis komponen muncul pada akhir tahun 1990-an sebagai pendekatan berbasis pemakaian ulang terhadap pengembangan sistem perangkat lunak. Motovasinya adalah kefrustrasian pengembangan berorientasi objek tidak berkembang menjadi pemakaian ulang yang ekstensif sebagaimana yang diperkirakan pada awalnya. Komponen lebih abstrak dari kelas objek & dapat dianggap sebagai penyedia layanan yang berdiri sendiri. Dhawarahmah 19
  20. 20. Penggambaran suatu komponen sebagai penyedia layanan menekankan dua karakteristik kritis dari komponen yang dapat dipakai ulang:1. Komponen merupakan entitas yang dapat dieksekusi dan independen.2. Komponen mengeluarkan interface mereka dan semua interaksi melalui interface tersebut. Dhawarahmah 20
  21. 21. Komponen didefinisikan oleh interfacenya dan dalamkasus yang paling umum dapat dianggap memiliki interfacedua interface yang berhubungan, ditunjukkan pada gambar: GAMBAR: INTERFACE KOMPONEN Dhawarahmah 21
  22. 22.  Interface provides, yaitu interface yang mendefinisikan layanan yang disediakan oleh komponen tersebut. Interface requires, yaitu interface yang menspesifikasi layanan apa yang harus tersedia dari sistem yang memakai komponen. Jika tidak tersedia maka komponen tidak akan bekerja. Dhawarahmah 22
  23. 23. Komponen-komponen bisa eksis pada tingkat abstraksi yang berbeda-beda, dari subrutin library yang sederhana sampai seluruh aplikasi seperti Microsoft Excel (Meyer 1999) mengidentifikasi lima tingkat abstraksi:1. Abstraksi fungsional, komponen mengimplementasi satu fungsi.2. Pengelompokan kasual, komponen merupakan sekumpulan entitas yang berhubungan longgar yang mungkin berupa deklarasi data, fungsi, dsb.3. Abstraksi Data. Komponen merepresentasikan abstraksi data atau kelas perangkat lunak bahasa berorientasi objek. Dhawarahmah 23
  24. 24. 4. Abstraksi Cluster, komponen merupakan sekumpulan kelas yang berhubungan yang bekerja sama. Kelas ini kadang- kadang dinamakan kerangka kerja.5. Abstraksi Sistem, komponen merupakan sistem yang sepenuhnya berdiri sendiri. Pemakaian ulang abstraksi tingkat sistem kadang kala disebut pemakaian ulang COTS. Dhawarahmah 24
  25. 25. Pada pengembangan yang didorong oleh pemakaianulang, persyaratan sistem dimodifikasi menurut komponenpemakaian ulang yang tersedia. Desain juga didasarkan ataskomponen-komponen yang tersedia itu. Namun demikian,biaya pengembangan yang lebih kecil, pengiriman sistemyang lebih cepat, dan keandalan sistem yang bertambahseharusnya dapat mengkompensasi hal ini. Dhawarahmah 25
  26. 26.  Salah satu pendekatan efektif bagi pemakaian ulang didasarkan sekitar kerabat aplikasi. Sebuah kerabat aplikasi atau jalur produk merupakan satu set aplikasi yang memiliki arsitektur spesifik domain. Inti umum dari kerabat aplikasi adalah dapat dipakai ulang setiap kali dibutuhkan aplikasi baru. Dhawarahmah 26
  27. 27.  Spesialisasi platform, di mana berbagai versi aplikasi dikembangkan untuk berbagai platform. Spesialisasi konfigurasi, di mana berbagai versi aplikasi dibuat untuk menangani berbagai peranti periferal. Spesialisasi profesional, di mana berbagai versi aplikasi dibuat untuk pelanggan dengan persyaratan yang berbeda. Dhawarahmah 27
  28. 28.  Pola rancangan diturunkan dari ide yang dikemukakan oleh cristopher Alexander, yang mengusulkan bahwa ada pola tertentu pada rancangan pembangunan yang umum sekaligus memuaskan & efektif. Pola merupakan deskripsi & inti solusinya sehingga solusi tersebut dapat dipakai ulang pada setting yang berbeda. Pola dapat dipakai pada saat analisis mengembangkan model sistem sebagaimana pada saat proses perancangan. Pada perancangan perangkat lunak, pola rancangan telah dihubungkan dengan desain berorientasi objek. Pola ini seringkali bergantung pada karakteristik objek untuk memberikan generilitas. Prinsip umumnya dapat diterapkan pada semua pendekatan perangkat lunak. Dhawarahmah 28
  29. 29. Gamma et al, mendefinisikan empat elemen yang penting pada pola rancangan: Nama yang merupakan referensi yang bermakna terhadap pola. Deskripsi area masalah yang menjelaskan kapan pola tersebut dapat diterapkan. Deskripsi solusi yang mendeskripsikan bagian-bagian solusi perancangan,hubungannya & tanggung jawabnya. Pernyataan konsekuensi-hasil & pertukaran-penerapan pola tersebut. Dhawarahmah 29
  30. 30. Dhawarahmah 30
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×