Perjanjian schengen
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Perjanjian schengen

on

  • 420 views

 

Statistics

Views

Total Views
420
Views on SlideShare
420
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
5
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment
  • Latar belakang?Untuk menjamin pergerakan bebas manusia (free movement of person)? Buat apaan?Bagaimana eropa menjadi besar/ satu (belum terpikir kehancuran uni sovyethttp://www.euro-know.org/europages/dictionary/s.htmlMenghilangkan batasan eropa untuk menjamin perekonomian dan sosialMenciptakan kebebasan bergerak bagi orang, barang, jasa, dan modalMenghapus hambatan perdagangan internasionalMenjamin kemakmuran sesuai dengan PBB
  • Jadi seluruh perjanjian di eropa merupakan langkah untuk mewujudkan eropa terintegrasi.Pertanyaannya ialah perjanjian roma memiliki gagasan tersebut tahun 1957, jadi mengapa schengen baru dilaksanakan tahun 1985? ProsesMengapa perjanjiannya dilakukan di kota-kota kecil? Untuk pemerataan (egalitaire)/ tidak ada yang lebih penting daripada yag lainInggris merupakan UE: menerapkan demokrasiEFTA 1960-
  • Visa typesThe countries in the Schengen Agreement have a uniform visa regime that distinguishes three main types of visa. In addition, specific types exist for special groups (notably, refugees and diplomats), but these are not relevant to regular travellers.Transit visa (A and B visa)Transit visa are required for non-exempt third-country nationals passing through the Schengen area.Both visa have a maximum validity of 120 hours.The holder of an A-type transit visa is not allowed to leave the airport transit area.The holder of a B-type transit visa is allowed to use overland transport for transiting purposes.The visa may be subject to routing restrictions.Visitor visa (C visa)Visitor visa are required for non-exempt third-country nationals. The same rules apply to those who are exempt from visa application; they just do not need to apply in advance, but are granted the visa (in the form of an entry stamp) upon arrival.The holder of a C-type visa is allowed to stay in the Schengen area for maximally 90 days in a 180-day period. This means you can stay in the Schengen area for at most 90 days, then leave for 91 days, then come back, etc. YOU CAN NOT RENEW YOUR VISA / VISA WAIVOR BY EXITING AND RE-ENTERING IN LESS THAN 91 DAYSA visitor visa can be single-entry or multiple-entry.Validity is printed on the visa. Validity may start either at the date of issuance, or at the date of first entry. This seems to depend on the issuing authority; make inquiries prior to booking flights etc.Visitor visa are not extendable beyond the 90-days-within-180-days limit.Additional restrictions may be set by individual countries party to the agreement, especially concerning purpose of visit, financial means, antecedents, ailments, etc. The holder of a visitor visa has to comply with the additional requirements of each country s/he wants to enter.National visa (D visa)National visa are subject to regulations of the issuing state. They are not uniform Schengen visa, and come by many different names.A national visa is required for every stay longer than 90 days.[1]National visa are not issued for purposes of tourism.Usually, national visa only allow the holder to reside in the issuing country. Permission to work or study has to be obtained separately, and is often a prerequisite to enter the visa application process.Typically, a national visa can only be applied for in the future holder's country of current residence.D-type visa only give access to the issuing country. However, the holder of a national visa is allowed to travel around the Schengen area during the validity of his visa, under the same conditions as if they held a visitor visa as well.A national visa can not be followed by a visitor visa. Once it expires, you have to leave Schengen territory. Likewise, a national visa cannot be immediately preceded by a visitor visa.Combination visa (C+D; defunct)Combination visa have become defunct.[2] From April 5, 2010 onwards, holders of a national visa for a country within the Schengen area can travel to other Schengen countries as if they had a visitor visa. The same rules apply.http://www.travellerspoint.com/guide/Schengen_Visa/
  • Negara yg tidak masuk schengen bukan merupakan euro.Amerika, australia, dan new zealand dapat memasuki wilayah schengen dengan passport saja?!
  • Selain itu, SIS harus membedakan dirinya dari sistem informasi Europol yang fokus pada pencegahn dan deteksi ancaman terhadap ketertiban umum dan keamanan bukan pada penyelidikan kejahatan terorganisir.ujuan dari SIS adalah untuk meningkatkan kerja sama polisi dan peradilan dalam masalah pidana (tercakup Judul VI dari Traktat Uni Eropa) dan kebijakan sebagai salam visa, imigrasi dan pergerakan bebas orang (tercakup Judul IV dari Perjanjian EC).http://www.ejpd.admin.ch/ejpd/en/home/themen/sicherheit/ref_polizeizusammenarbeit/ref_schengen/ref_sis.htmlhttp://europa.eu/legislation_summaries/other/l33183_en.htm
  • The Single European Act (SEA) revises the Treaties of Rome in order to add new momentum to European integration and to complete the internal market. It amends the rules governing the operation of the European institutions and expands Community powers, notably in the field of research and development, the environment and common foreign policy.
  • Introducing a procedure for cooperation with the Council (*1.4.1.) which gave Parliamentreal, if limited, legislative powers.
  • QMV tidak diterjemahkan karena itu merupakan istilah. Disamping itu, kami kesulitan menemukan bahasa indonesia yang cocok untuk istilah ini

Perjanjian schengen Perjanjian schengen Presentation Transcript

  • Adinda Ayu Puspita R. 1106022351 Hana Maulida 1106063023 Nurul Handayani 1106077483
  • Perjanjian Schengen Suatu perjanjian yang dipelopori oleh 5 negara di Eropa yaitu Prancis, Jerman, Belanda, Belgia, dan Luksemburg. Ditandatangani tahun 1985 Perjanjian ini dibuat untuk menghapus kontrol imigrasi di perbatasan antar negara anggota dengan meniadakan pemeriksaan paspor untuk masuk dan keluar negara tersebut.
  • Latar Belakang PerjanjianSchengenPerjanjian ini merupakan realisasi dariperjanjian Roma untuk mewujudkan UniEropa dalam hal menjamin pergerakanbebas manusia (free movement of person).
  • Visa Schengen Semua negara anggota schengen memiliki hak untuk mengeluarkan visa jangka pendek yang berlaku untuk semua negara anggota schengen. Pada dasarnya ada beberapa jenis visa schengen. Yang paling dikenal adalah visa jangka pendek jenis “C” atau disebut juga visa schengen yang berlaku untuk izin tinggal total selama 3 bulan dalam kurun waktu 6 bulan.
  • Keuntungan PerjanjianSchengen Tidak ada batas yang merepotkan untuk melakukan perjalanan lintas negara anggota schengen. Memudahkan masyarakat Eropa untuk bekerja di luar negara asalnya sekaligus migrasi hingga berwisata.
  • Kerugian Perjanjian Schengen Bagi kriminal, teroris, dan pengedar narkoba, perjanjian Schengen justru memudahkan mereka untuk bersembunyi ke negara lain bahkan melakukan operasi lintas negara.
  • Schengen Information System(SIS) SIS adalah sistem informasi yang memungkinkan pihak yang berwenang di negara-negara anggota untuk memperoleh informasi tertentu mengenai kategori orang dan properti. Tujuan dari SIS adalah untuk menyediakan semua negara anggota dengan pencarian data nasional melalui sistem informasi pusat.
  •  Akta ini ditandatangani di Luxemburg pada 17 Februari 1986 SEA membuka kesempatan baru bagi proses integrasi Eropa. SEA mengamandemen traktat-traktat yang telah dibuat sebelumnya dalam bidang penelitian, lingkungan, dan kebijakan luar negeri untuk memperkuat kekuatan Masyarakat Eropa.
  • Latar Belakang SEA “Keinginan untuk menjadikan hubungan Masyarakat Eropa menjadi sebuah persatuan ekonomi dan moneter yang utuh” –Pendahulun SEA Meneruskan keinginan untuk menjadi Eropa yang terintegrasi seperti yang telah digagas pada Traktat Roma.
  • Menuju Single European Act The Solemn Declaration of Stuttgart (19 Juni 1983). Mentri luar negri Jerman dan Italia, Genscher dan Colombo, mengajukan sebuah proposal untuk sebuah „European Act‟ tentang politik, budaya, HAM, harmonisasi hukum, dll The Spinelli Project. Anggota parlemen Italia Altiero Spinelli membuat sebuah rancangan traktat berisi penggantian komunitas yang ada menjadi Uni Eropa Pertemuan Dewan Eropa (25-26 Juni 1984) membahas tentang Traktat menuju Uni Eropa The White Paper 1985. Jacques Delors, ketua komisi parlemen Eropa, menerbitkan The White Paper yang berisi hal-hal yang diperlukan untuk melengkapi internal market serta menentukan batas waktu sampai dengan 31 Desember 1992 The Milan European Council (28-29 Juni 1985) akhirnya menyarankan untuk sebuah konferensi antarpemerintahan untuk membangun internal market yang sesungguhnya
  • Tujuan SEA Mencapai pasar internal yang ditargetkan sebelum 31 Desember 1992 Integrasi politik serta penyatuan ekonomi dan moneter
  • Hasil SEAEkonomi: Pembentukan sebuah pasar internal yang akan selesai sebelum 1 Januari 1993 Membangun kekuatan baru  Kekuatan Moneter ,  Kebijakan sosial,  Keterikatan ekonomi dan sosial,  pengembangan teknologi dan penelitian ,  lingkungan,  Kerjasama dalam penentuan kebijakan luar negeri
  • Politik Kekuasaan Parlemen Eropa diperkuat dengan: - Membuat perjanjian Masyarakat tentangperluasan dan asosiasi yang tunduk padapersetujuan parlemen;- Memperkenalkan prosedur kerjasamadengan Dewan yang memberikankekuatan legislatif yang sebenarnya,jikaterbatas, kepada Parlemen.
  •  Peningkatan kapasitas pengambilan keputusan oleh Dewan MenteriQualified Majority Voting1. diganti kebulatan suara dalam empat tanggung jawab yang ada di Masyarakat, yaitu:- Amandemen tarif cukai bersama,- Kebebasan untuk memberikan layanan,- Pergerakan modal yang bebas,- Kebijakan bersama dalam transportasi air dan udara.2. diperkenalkan untuk beberapa tanggung jawab baru:- Pasar internal,- Kebijakan sosial,- Keterikatan ekonomi dan sosial,- pengembangan teknologi dan penelitian- Lingkungan.
  • KesimpulanDari sini kita dapat melihat bahwa prosesterintegrasinya Eropa merupakan prosespanjang yang berkelanjutan dan denganPerjanjian Schengen dan Single European Actmerupakan momentum bagi Eropa untukmewujudkan apa yang telah dicita-citakanselama ini yaitu Eropa yang bersatu (UniEropa).
  • Daftar pustaka• http://www.talktalk.co.uk/reference/encyclopaedia/hu tchinson/m0039113.html• http://europa.eu/legislation_summaries/institutional_ affairs/treaties/treaties_singleact_en.htm• http://www.europarl.europa.eu/ftu/pdf/en/FTU_1.1.2. pdf• http://www.travellerspoint.com/guide/Schengen_Visa/• http://www.euro- know.org/europages/dictionary/s.html• http://europa.eu/legislation_summaries/other/l33183 _en.htm