• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Program latihan
 

Program latihan

on

  • 22,216 views

kaedah program latihan serta hal-hal apa saja yang perlu di perhatikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal

kaedah program latihan serta hal-hal apa saja yang perlu di perhatikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Statistics

Views

Total Views
22,216
Views on SlideShare
22,215
Embed Views
1

Actions

Likes
4
Downloads
300
Comments
0

1 Embed 1

https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Program latihan Program latihan Document Transcript

    • BAB I PROGRAM LATIHAN ATLETIK LOMPAT JAUHLatar belakang Program latihan sangat penting dan vital dalam rangka meningkatkan prestasi atlet, sehinggadengan program latihan yang menyeluruh akan dapat memberikan perkembangan yang lebih mantapuntuk pembentukan prestasi pada waktunya.Pembentukan specialisasi secara terprogram dan berkesinambungan akan memberikan dampak prestasiyang positif. BOMPA seorang pakar pelatihan mengemukakan sejumlah asas pelatihan :1.Kesadaran dan partisipasi aktif atlet dalam latihan2.Asas perkembangan menyeluruh 3.Asas latihan spesialisasi4.Asas individualisasi5.Asas latihan bervariasi6.Asas peningkatan beban latihan suatu proses yang sistematis dengan tujuan meningkatkan kemampuan otot seorang atlet dalamlompat jauh. Ini adalah proses jangka panjang yang semakin meningkat (progresif) danberkesinambungan. Program latihan lompat jauh menggunakan latihan atau praktek untukmengembangkan kualitas yang dituntut oleh suatu event Oleh karena itu perlu dipahami program latihan agar pemberian beban latihan dapat menjadi se-fisiologis mungkin dan selalu sesuai dengan keadaan yang baru yang merupakan hasil pelatihan. Dengandemikian peningkatan beban latihan selalu berdasarkan fakta objektif, jadi tidak berdasarkan kira-kirasaja. 1
    • BAB II Pembahasan masalahA.KOMPONEN-KOMPONEN LATIHANKuantitas latihan (volume latihan) mengacu pada : a. Lama waktu latihan b. Jarak atau beban latihan per unit waktu c. Frekuensi ulangan latihanVOLUME adalah ukuran beban latihan yang menunjukkan besarnya jumlah (kuantitas) suatu rangsangangerak.INTENSITAS adalah ukuran kadar kualitas suatu rangsang gerak atau tingkat kualitas pengeluaran tenagasaat melakukan latihan maupun pertandingan.REPETISI adalah ukuran yang menunjukkan banyaknya ulangan untuk satu macam rangsangan motorik.FREKUENSI adalah ukuran berapa kali latihan dalam satu minggu 4 hari perminggu, perhari 2-4 jam.RECOVERY atau WAKTU PEMULIHAN adalah ukuran yang menunjukkan lama waktu yang digunakanuntuk istirahat pemulihan tenaga kembali antara elemen latihan satu dengan elemen berikutnya atauantara set satu dengan set berikutnya.B.PERIODISASI LATIHANadalah suatu usaha untuk membagi program latihan satu tahun menjadi beberapa periode waktu;masing-masing periode memiliki tujuan khusus untuk prestasi puncak pada klimaks pertandingan utamapada tahun itu.MACRO CYCLE adalah program latih tahunan.MESSO CYCLE adalah program latihan bulanan.MICRO CYCLE adalah program latihan mingguanMYO CYCLE adalah program latihan harian.LOADING adalah beban latihan / bahan latihan.TRAINING SESSION atau LESSON yaitu latihan tunggalManfaat Program Latihan 1. Merupakan pedoman untuk mencapai prestasi puncak 2. Menghindari faktor kebetulan mencapai prestasi prima 2
    • 3. Mengetahui hambatan dengan cepat 4. Memperjelas arah tujuan 5. Alat kontrol 6. Efektif dan EfisienPrinsip – Prinsip Program Latihan 1. Berdasarkan IPTEK 2. Prinsip demokratis 3. Tujuan ditetapkan dengan jelas 4. Perbaikan, koreksi dan penilaian 5. Memperjelas sasaran program latihan 6. Dilaksanakan secara disiplin dan konsekuen 7. Kontinyu, bertahap dan meningkatHAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN 1. Tentukan sasaran yang ingin dicapai 2. Latihan harus terprogram 3. Mengidentifikasi kemampuan atlet 4. Waktu yang tersedia 5. Sarana dan prasarana 6. Penghambat, pendukung dan modal dasar 7. Bahan latihan spesifikasi sesuai cabang olahraga 8. Metode efektif dan efisien 3
    • BANGUNAN OLAHRAGA NASIONAL ATAP ATLET DUNIA PENTHOUSE KONI PUSAT PB/PP ATLET UNGGULAN Lantai-3 PB/PP/KONI ATLET PILIHAN PB/PP PEMDA KLS OLAHRAGA SENTRA2 OLAHRAGA PRESTASI PPLP/PPLM DIKNAS PEMBINAAN OR Lantai-2 KLUB/PB/PP SKO PENGDA TNI/POLRI/KORPRI PENGCAB MASY. PEMASSALAN OLAHRAGA OLAHRAGA REKREASI, PENDIDIKAN JASMANI BUDAYA DIKNAS KLUB USIA DINI PEMDA Lantai Dasar FONDASI BANGUNAN KELUARGA OLAHRAGA 29C.PROGRAM LATIHANIntensitas – Volume – Puncak PrestasiPada grafik program latihanPERSIAPAN UMUM: • Periode persiapan adalah awal periode dimana memerlukan waktu yang paling panjang diantara periode yang lain. • Pada periode persiapan umum program latihan dikembangkan melalui pengembangan volume latihan yang bergerak dengan persentase yang semakin naik, sementara intensitas latihan masih rendah meningkat. • Isi latihan adalah pengembangan fisik dasar untuk seluruh tubuh, teknik dasar dan perbaikan bagian pada periodisasi sebelumnya. Unsur mental dilatih dengan memberikan beban fisik yang semakin padat. 4
    • PERSIAPAN KHUSUS: • Volume meningkat dan mencapai puncaknya pada pertengahan fase persiapan khusus dan kemudian menurun sampai pada periode kompetisi dan transisi. Sedangkan intensitas tetap meningkat samapi pada periode kompetisi • Isi latihan pada periode persiapan khusus meliputi : – Teknik lanjutan untuk pematangan teknik – Fisik – sesuai dengan kebutuhan kecabangan – Taktik – dasar dalam permainan simulasi – Mental – Pengembangan dalam menghadapi simulasi dan try out awal.PRE KOMPETISI: • Pada periode kompetisi volume latihan semakin menurun, namun intensitas latihan meningkat mendekati puncak. Ini berarti bahwa latihan berorientasi pada kompetisi yang akan dihadapi. • Pada fase prekompetisi, atlet banyak melakukan uji-coba sehingga kematangan bertanding meningkat dan dapat meningkatkan kepercayaan diri. • Fase ini menjadi pengantar ke kompetisi utama dimana semua kemampuan fisik, mental, teknik, dan taktik atlet dimunculkan secara optimal pada kompetisi utama.MAIN KOMPETISI: • Fase dimana semua kemampuan atlet yang didapatkan selama periode dan fase latihan dapat diimplementasikan dalam sebuah pertandingan/kompetisi. • Atlet memiliki kematangan teknik, fisik, taktik, dan mental sesuai dengan usia latihan dan perkembangannya untuk mencapai target yang diharapkan.TRANSISI: • Istirahat aktif dengan melakukan kegiatan kebugaran jasmani yang bukan pada cabang olahraga yang ditekuni. • Menjaga kondisi kebugaran/fitness agar selalu dalam kondisi stabil dan siap masuk pada persiapan latihan selanjutnya.Program latihan mingguanSiklus mikro 5
    • D.JENIS LATIHAN (4 Bulan)A. PERTEMUAN PERTAMA (Selasa) a. target speed ditempat b. plyometryB. PERTEMUAN KEDUA (Jumat) a. daya tahan 1,2,3, 4.C. PERTEMUAN KETIGA (Sabtu ) a. target speed (Shuttle Target) b. plyometry (B) YuniorD. PERTEMUAN KEEMPAT (Minggu) a. speed (Target slidding )+ daya tahan + teknik (Dengan target) 6
    • BAB III PENUTUPA.Kesimpulan Istilah PERIODISASI digunakan untuk menjelaskan pembagian program latihan kedalam sejumlahperiode latihan, setiap periode latihan memiliki tujuan-tujuan latihan. Tujuan utama dari setiap rencana adalah untuk membawa si atlet menuju keperlombaan-perlombaan, yang tidak kalah pentingnya adalah persiapan mental dan fisik harus dipersiapkan penuhuntuk siap berlomba menciptakan prestasi (yang lebih tajam) yang belum pernah dicapai sebelumnya.Mencapai prestasi optimal pada tempat dan waktu yang benar-benar disebut Pencapaian Puncak. Pembuatan program periodisasi untuk satu tahun, pelatih dan atlet harus turut ambilbagian/diskusi, untuk mendapatkan hasil maksimal secara bersama-sama, jadi pelatih dan atlet,keduanya harus duduk sejajar dalam menentukan tujuan dari program latihan, dengan demikian dalamproses latihan dapat berjalan secara sinergis dan harmonis tentunya.B.SARAN Kepada para pelatih dan juga guru serta para pecinta olahraga, jika ingin meningkatkankemampuan kerja organ dan otot tubuh manusia (atlet), maka mau tidak mau para pecinta olahragaharus mengetahui dan memahami akan program periodisasi latihan, sehingga rencana yang telah dibuatdapat berjalan sesuai program yang telah dibuat. Jadi dengan mengetahui program periodisasi persiapan umum, persiapan khusus dan periodeperlombaan, maka dapat disusun suatu program latihan lompat jauh yang terpadu dalam berbagaitehnik-tehnik gerakan yang diulang-ulang, meskipun olahraga-olahraga itu menunjukkan bermacam-macam gaya gerakan,tekanan diberikan pada mekanisme kontraksi otot dan pada alat-alat yangdigunakan oleh system saraf untuk mengendalikan otot rangka selama latihan. 7
    • Daftar pustaka1. Peter Garrard MA MRCP, bagaimana kita bergerak,19982. Peter M. Mc. Ginnis, Biomechanics of Sport and Exercise, 20083. Pate Rotella Mc Clenaghan, Dasar-dasar Ilmiah Kepelatihan, 19934. IAAF, PB.PASI, Pengenalan Kepada Teori Pelatihan, Jakarta, 19935. Drs.dr. H.Y.S. Santosa Giriwijoyo, Sports Physiology, 20076. Prof.dr.James Tangkudung, Fisiologi Gerak, 2010 8