• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Menyusun data dalam pelayanan bimbingan dan konseling
 

Menyusun data dalam pelayanan bimbingan dan konseling

on

  • 4,544 views

Menyusun data dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Menyusun data dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Statistics

Views

Total Views
4,544
Views on SlideShare
4,544
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
40
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • saya ingin tahu secara detail tentang cumulave recard
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Menyusun data dalam pelayanan bimbingan dan konseling Menyusun data dalam pelayanan bimbingan dan konseling Presentation Transcript

    • Menyusun data dalam pelayanan bimbingan dan konseling Tugas ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah bimbingan konseling yang di ampu oleh Bpk. Wahidin. M.Pd Oleh M. Munawar Said 11209020 Abdul munir 11209024 Gunawan 11209025 SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN )SALATGA 2013
    •  PENGERTIAN pengumpulan data (appraisal) sebagai salah satu komponen dalam program bimbingan, yang sekaligus menjadi salah satu layanan bimbingan. Komponen ini mencakup semua usaha untuk memperoleh data tentang siswa dan mahasiswa, menganalisis dan menafsirkan data, serta menyimpan data itu. Tujuan dari pengumpulan data ialah mendaparkan pengertian yang lebih luas, lebih lengkap dan lebih mendalam tentang masing-masing peserta didik, serta membantu siswa dan mahasiswa memperoleh pemahaman akan diri sendiri.
    • aspek-aspek pengumpulan dataa. Latar belakang keluargab. Riwayat sekolahc.Taraf prestasi dalam bidang-bidang studi yang mempunyai relevansi bagiperencanaan pendidikan lanjutan dan penentuan jabatan kelakd. Taraf kemampuan intelektual atau kemampuan akademike. Bakat khususf. Minat terhadap bidang studi dan bidang pekerjaan tertentug. pengalaman diluar sekolahh. ciri-ciri kepribadian yang tidak termasuk dalam nomor (4), (5), dan (6) di atasi. kesehatan jasmani
    • Tahap pengumpulan data 1. Perencanaan : - Tentukan data - Data apa yang akan dikumpulkan - Sumber data - Dengan cara apa kita mengumpulkan data - Bagaimana menganalisis data dengan teknik supaya bisa menjadi data yang matang 2. Pelaksanaan evaluasi 3. Analisis 4. Laporan
    •  1. Aspek-Aspek Testing yang Relevan Alat yang digunakan adalahtes yang distandarisasikan yang memuat koleksi persoalan, pertanyaan atau tugas yang dianggap representatif bagi aspek bersangkutan. Standarisasi berarti bahwa cara penyelenggaraan tes, cara memeriksanya dan penentuan norma penafsiran adalah seragam 2. Pemberian Alat-Alat Tes Menurut Isi a. Tes hasil belajar b. Tes kemampuan intelektual c. Tes kemampuan khusus atau tes bakat khusus d. Tes minat e. Tes perkembangan vokasional f. Tes kepribadian
    •  Dalam hal testing hasil belajar, tenaga pengajarlah yang harus meninjau relevansi isi tes terhadap materi suatu bidang studi dalam hal testing kemampuan intelektual petugas bimbinganlah yang dapat memberikan pandangan mengenai relevansi tes terhadap tujuan pendidikan institusional. Dalam rangka program testing khusus petugas bimbinganlah yang paling berwenang melalui kegunaan tes kemampuan khusus, tes minat, tes perkembangan vokasional dan tes kepribadian
    • B.Alat – Alat Nontes 1. Angket Tertulis Alat ini memuat sejumlah item atau pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa secara tertulis juga. Dengan mengisi angket ini siswa memberikan keterangan tentang sejumlah hal yang relevan bagi keperluan bimbingan, seperti keterangan tentang keluarga, kesehatan jasmani, riwayat pendidikan sekolah, pengalaman belajar disekolah dan dirumah, pergaulan sosial, rencana pendidikan lanjutan, kegiatan diluar sekolah, hobi dan kesukaran yang mungkin dihadapi
    • 2.Wawancara Informasi Wawancara informasi adalah alat pengumpulan data untuk memperoleh data dan informasi dari siswa secara lisan. Selama pertemuan itu petugas bimbingan mengajukan pertanyaa, minta penjelasan atau sebagai jawaban yang diberikan, dan membuat catatan mengenai hal-hal yang diungkapkan kepadanya3. Otobiografi Merupakan karangan yang ditulis oleh siswa mengenairiwayat hidupnya sampai pada saat sekarang. Riwayat hidupdapat mencakup keseluruhan hidupnya yang lampau atauhanya satu dua aspek kehidupannya saja. Manfaat dari menulissuatu otobiografi tergantung dari kerelaan siswa untukmembuka diri. Dari segi bentuk, otobiografi dibedakan atasbentuk yang terstruktur atau yang terbatas pada topik-topiktertentu, dan yang tidak terstruktur atau yang komprehensif.
    •  5. Skala Penilaian Skala penilaian merupakan sebuah daftar yang menyajikan sejumlah sifat sebagai butir atau item. Penilaian diberikan berdasarkan observasi spontan terhadap perilaku orang lain, yang berlangsung dalam bergaul dan berkomunikasi sosial dengan orang itu selama periode waktu tertentu 6. Sosiometri Sosiometri merupakan suatu metode untuk memperoleh data tentang jaringan hubungan sosial dalam suatu kelompok, yang berukuran kecil sampai sedang (10-50 orang), berdasarkan preferensi antara anggota kelompok satu sama lain.
    •  7. Kunjungan Rumah Kunjungan rumah bertujuan lebih mengenal lingkungan hidup siswa sehari-hari, bila informasi yang dibutuhkan tidak dapat diperoleh melalui angket atau wawancara informasi. 8. Kartu Pribadi Kartu pribadi merupakan aplikasi dari penyusunan suatu arsip yang memuat data penting tentang seseorang. Dalam bahasa inggris arsip itu dikenal dengan nama cumulative record, yaitu seri catatan yang disusun secara kronologis dan semakin bertambah luas karena penambahan data secara kontinu. 9. Studi Kasus Studi kasus dalam rangka pelayanan bimbingan merupakan metode untuk mempelajari keadaan dan perkembangan seseorang siswa secara lengkap dan mendalam, dengan tujuan memahami individualitas siswa dengan lebih baik dan membantunya dalam perkembangan selanjutnya.