Alarm banjir

8,477 views
8,164 views

Published on

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,477
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
147
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Alarm banjir

  1. 1. : ALARM BANJIR
  2. 2. PENDAHULUAN • Latar Belakang Di Kota Tebing Tinggi sering terjadi bencana banjir ketika musim penghujan tiba. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi banyaknya korban banjir yaitu dengan memanfaatkan alarm banjir yang digunakan sebagai peringatan dini untuk masyarakat terutama yang tinggal di daerah rawan banjir.
  3. 3. Pembuatan alat ini cukup mudah dan sederhana karena komponen-komponen yang digunakan dalam pembuatannya mudah didapatkan dan alat ini menerapkan sistem rangkaian listrik tertutup digabung dengan hukum Archimedes .
  4. 4. Ide ini timbul karena adanya ketidak praktisan masyarakat untuk memberi tanda bahwa telah terjadinya banjir, yaitu hanya menggunakan kentongan dan jeritan suara. Sebab itu, kami membuat Alarm Banjir ini sebagai peringatan menyeluruh bagi masyarakat sehingga tidak perlu bersusah payah dalam memperingatkan masyarakat bahwa telah terjadi banjir. Ide dan Gagasan
  5. 5. Dan jika bencana tersebut terjadi pada malam hari, masyarakat akan terbangun lebih cepat. Alarn banjir ini Memanfaatkan Barang elektronika, berupa bel dan barang- barang bekas.
  6. 6. C. Deskripsi singkat Alarm secara umum dapat didefinisikan sebagai bunyi peringatan atau pemberitahuan. Alarm banjir adalah alat untuk memperingatkan apabila akan terjadi banjir. Cara kerjanya menggunakan prinsip rangkaian listrik tertutup digabung dengan hukum Archimides.
  7. 7. ALARM BANJIR • FUNGSI 1. Membuat Alarm Banjir sebagai produk yang dapat digunakan setiap masyarakat. 2. Sebagai peringatan dini untuk masyarakat terutama yang tinggal di daerah rawan banjir.
  8. 8. • PRINSIP KERJAALAT Alarm banjir ini dirancang berdasarkan prinsip archimedes atau benda apung terapung, yaitu meletakkan pelampung sedemikian rupa sehingga posisi dari ujung pelampung yang mengarahkan ke atas diupayakan untuk menutup dan membuka penghubung arus listrik
  9. 9. Alat ini menggunakan 2 (dua) saklar, yaitu saklar pertama digunakan sebagai peringatan awal dan saklar kedua digunakan sebagai peringatan terakhir. Saklar 2 Saklar 1
  10. 10. •Komponen dan Rincian Biaya: No Nama Komponen Jumlah Harga 1 Papan ukuran 35 cm x 18 cm 2 buah Rp.10.000,- 2 Rangkaian Sirene 3 suara 1 buah Rp. 20.000,- 3 Botol minuman air mineral bekas 1 buah - 4 Bolpoint bekas 1 buah -
  11. 11. 5 Plat seng bekas (5 cm x 3 cm) 4 buah - 6 Toples plastik bekas 1 buah - 7 Kabel secukupnya - 8 Paku secukupnya - 9 Batery 9 volt 1 buah Rp. 5000,- 10 Tuas pendorong 1 buah - Total Rp. 35.000,-
  12. 12. • BENTUK DAN BAGIAN-BAGIAN ALAT Bentuk alarm banjir ini seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah. Bagian-bagiannya terdiri dari: dudukan alat, pelampung bejana, pendorong saklar, bel dan kabel.
  13. 13. dudukan alat pelampung pendorong saklar saklar Sirene
  14. 14. • LANGKAH-LANGKAH PERANCANGAN ALARM BANJIR 1. Siapkan semua bahan sesuai daftar bahan. Persiapkan juga alat perkakasnya. Mulailah dengan membuat dudukan alarm. Ukuran bidang tegak 35 cm x 18 cm dan alasnya 25 cm x 18 cm.
  15. 15. 2. Siapkan botol air mineral bekas. Lubangi tutup botol tersebut sesuai diameter jari- jari kereta. Dan masukkan ujung salah satu jari-jari kereta tersebut ke lubang tadi.
  16. 16. 3. Buat saklar dengan menggunakan plat seng. Dan buatlah menjadi dua saklar. 4. Buat pendorong saklar dengan bentuk dan ukurannya yang sesuai hingga mencapai saklar.
  17. 17. 5. Rangkailah Sirene 2 suara/lampu dan bungkus dengan gabus. Lalu buat gantungan untuk sirene dibelakang dudukan dan gantungkan sirene pada gantungan tersebut.
  18. 18. 7. Susun semua bagian- bagian yang telah dibuat tadi ke tempat dudukan, kuatkan dengan paku. 6. Buat penyangga pendorong saklar denganmenggunakan pulpen bekas.
  19. 19. • PENGUJIAN ALAT Setelah bagian-bagian dirangkai semua pada dudukannya, mulai pengujian alat tersebut dengan menyambungkan kabel penghubung ke tegangan batery 9 volt. Isi bejana dengan air sampai pelampung terangkat (6 cm) , dan menekan saklar pertama. Amati bel apakah berbunyi? Jika berbunyi, tambahkan air lagi sampai pelampung terangkat (10 cm) dan menekan saklar kedua.
  20. 20. Setelah sirene berbunyi, coba tekan pelampung kebawah. Apakah bunyi sirene berhenti, jika berhenti berarti alat sudah dapat digunakan.
  21. 21. Keselamatan dan Keamanan Kerja  Alat ini menggunakan arus DC, sehingga aman digunakan oleh masyarakat.  Mempersiapkan komponen-komponen yang diperlukan beserta perkakasnnya.  Menggunakan semua komponen semaksimal mungkin.  Gantungkan rangkaian sirene di atas pohon atau menara dan dapat juga di letakkan di dalam ruangan.
  22. 22. PENUTUP 1.Kesimpulan : alarm banjir digunakan sebagai peringatan dini untuk masyarakat terutama yang tinggal di dekat daerah aliran sungai. Dan pembuatannya cukup mudah dan sederhana dan dapat diaplikasikan untuk skala kecil (rumah tangga). 2. Saran :  Merupakan sistem peringatan dini yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.  Alarm ini masih dapat dikembangkan lagi dalam skala besar.
  23. 23. D. Tinjauan Pustaka Nama pengarang : Sudirman Tahun terbit : 2010 Judul buku : FISIKA Kelompok Teknologi dan Kesehatan untuk SMK dan MAK-1 Penerbit : ERLANGGA Jl. H. Baping Raya No. 100 Ciracas, Jakarta 13740
  24. 24. Demikianlah Inovasi TTG mengenai : Alarm Banjir. Sekian & Terima Kasih

×