Perang Dunia II Serta Pengaruhnya di Indonesia

  • 42,338 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
42,338
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
492
Comments
0
Likes
7

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Oleh :1. Listya Arinawati (18)2. Marissia Aisy Asenie (19)3. Muhammad Naufal (23)4. Muhammad Zacky F. H. (24)
  • 2. Latar Belakang Terjadinya PD II• Perang Dunia II sangat berkaitan dengan Perang Dunia I (1914- 1918) dimana sebelumnya telah di buat suatu perjanjian yaitu Perjanjian Versailles.• Perjanjian Versailles adalah perjanjian damai antara pasukan sekutu dan kekaisaran Jerman. Namun perjanjian ini dilanggar oleh Jerman dan merupakan awal meletusnya Perang Dunia II. Treaty of Peace (Treaty of Versailles) merupakan perjanjian perdamaian antara pasukan sekutu dan kekaisaran Jerman yang ditandatangani di Perancis pada tahun 1919.
  • 3. • Perang Dunia II terjadi pada 1 September 1939-2 September 1945.• Perang ini merupakan perang terbesar sepanjang sejarah dengan lebih dari 100 juta personel. Dalam keadaan "perang total," pihak yang terlibat mengerahkan seluruh bidang ekonomi, industri, dan kemampuan ilmiah untuk melayani usaha perang, menghapus perbedaan antara sipil dan sumber-sumber militer. Lebih dari tujuh puluh juta orang, mayoritas warga sipil, tewas. Hal ini menjadikan Perang Dunia II sebagai konflik paling mematikan dalam sejarah manusia.
  • 4. • Perang Dunia II diawali dengan terjadinya Fasisme yang dimulai oleh pasukan Kekaisaran Jerman.• Apakah yang dimaksud dengan Fasisme?• Fasisme adalah prinsip atau paham golongan nasionalis ekstrem yg menganjurkan pemerintahan otoriter. Paham fasisme ini menimbulkan ketakutan, karena mengadu domba antar kelompok yang saling menyerang.
  • 5. 1. Fasisme Jerman (1921) Perang Dunia II meletus ketika Jerman menginvasi polandia pada 1 September 1939. Serangan ini dipimpin oleh Adolf Hitler, pemimpin Partai Nazi dengan menggunakan taktik Blitzkrieg; yaitu taktik dimana menghindari suatu eskalasi konflik yang mengarah pada suatu peperangan total dengan meraih keberhasilan-keberhasilan operatif yang segera. Adolf Hitler memulai kepempimpinannya ketiga Presiden Hindenburg meninggal dunia pada tahun 1933. Kepempininan Hitler berbasis fasisme otoriter dengan semboyan satu bangsa, satu pemimpin, dan satu tekad di bawah kekuasaan Hitler.
  • 6. Salah satu karakter idiologiNazi adalah nasionalismeyang kuat. Hitler mendirikanNazi atas nama kesukuan danrasial yang menjunjung tinggiras bangsa Jerman.Karakter lainnya adalahmiliterisme. Nazi menganggapbahwa keperkasaan militeradalah lambang kebesarannegara dan penting untukmenciptakan keteraturan.
  • 7. • Karier Hitler telah melesat cepat menjadi seorang diktator ulung dengan mengambil tindakan sbb: 1. Membentuk SA (Strum Abteihing) dan Pasukan Pengawal SS (Schutz-Staffe)
  • 8. 2. Membentuk Polisi Rahasia (GESTAPO) Gestapo dibentuk Nazi pada 26 April 1933. Organisasi ini berada di bawah kendali SS. Tetapi lebih teknis lagi berada dibawahReich Central Security Office(RSHA – Reichssicherheitshauptamt).
  • 9. 3. Mengobarkan semangat chauvanitis dan chauvanisme. Chauvanitis / Chauvanisme adalah rasa patrionalisme yang tinggi dan percaya kekuatan bangsanya.4. Keinginan menguasai seluruh Eropa dengan melanggar perjanjian Versailles dengan menduduki negara Austria dan Cekoslovakia serta keluar dari keanggotaan PBB.Serangan pasukan Jerman inilah yang memicu meletusnyaPerang Dunia II.
  • 10. • Meskipun pasukan Jerman (Nazi) merupakan pemicu kemarahan Sekutu dan meletusnya Perang Dunia II, Nazi sendiri melakukan usaha untuk mencegah salah satu anggota sekutu yaitu Amerika Serikat untuk masuk ke dalam Perang Dunia II.• Nazi berusaha untuk menghancurkan ekonomi US dengan memasukkan 100 ton koin emas Nazi ke pasaran US. Namun apadaya Agen Intelegensi US telah mengetahui rencana Nazi ini.• Pasukan Nazi berusaha untuk menarik kembali koin-koin emas ini keluar dari US sebelum langkahnya terhenti oleh Intelegensi US. Namun anak buah Nazi secara misterius tewas dan hanya meninggalkan The Lue Map sebagai clue dimana Ia meletakkan 100 ton koin emas tersebut.
  • 11. 2. Fasisme Italia (1930) Selain Adolf Hitler, salah satu tokoh paham Fasisme adalah Benitto Mussolini. Benitto Mussolini mengembangkan paham fasisme di Italia setelah pada PD I Italia kalah dan hancur lebur. Benitto Amilcare Andrea Mussolini adalah seorang politikus Italia yang berpaham fasisme. Mussolini memenangkan pemilu tahun 1923 dan kemudian menjabat sebagai perdana manteri pada 1924 dan kebijakannya adalah kebijakan diktator otoriter dengan prinsip kesetiaan kepada negara adalah yang tertinggi.
  • 12. Upaya-upaya yang dilakukan BenittoMussolini antara lain:1. Menyingkirkan lawan-lawan politik yang menentangnya2. Membentuk Italia Irredenta3. Membentuk politik poros Roma- Berlin4. Membentuk hubungan politik poros dengan Jerman dan Jepang (AXIS)5. Menguasai seluruh Laut Tengah sebagai Mare Nostrum atau Laut Kita.6. Menduduki Ethiopia dan Albania.
  • 13. 3. Fasisme Jepang (1930) Fasisme di Jepang di pelopori oleh Kaisar Hirohito. Jepang merupakan salah satu negara di kawasan Asia Timur yang menjadi bagian dari PD II. Jepang yang sudah menjadi negara industri yang maju membutuhkan suatu kekuatan militer. Karena itu terbentuklah paham fasisme di Jepang.
  • 14. • Untuk memperkuat kedudukannya sebagai negara fasis, Kaisar Hirohito melakukan beberapa hal berikut. 1) Mengagungkan semangat bushido. 2) Menyingkirkan tokoh-tokoh politik yang anti militer. 3) Melakukan perluasan wilayah ke negara-negara terdekat seperti Korea, Manchuria, dan Cina. 4) Memodernisasi angkatan perang. 5) Mengenalkan ajaran shinto Hakko I Chiu yaitu dunia sebagai satu keluarga yang dipimpin oleh Jepang. Bushido: kode etik prajurit Jepang pad masa feodal yang menekankan kesatriaan dan ketaatan para prajurit (samurai) tanpa syarat kepada tuannya.
  • 15. • Penyebab Umum: 1). Adanya unjuk kekuatan senjata yang diciptakan oleh beberapa negara dan perlombaan senjata antar negara-negara Eropa, seperti Inggris menciptakan Royal Air Force (Armada Udara) dan Jerman membuat kapal tempur Bismarck dengan peluru kendali Vergeltung (pembalasan). 2). Adanya politik balas dendam (Revanche Idea) yang dilakukan oleh negara Jerman. 3). Adanya politik mencari sekutu dengan munculnya blok Sekutu dan blok Fasis. 4). Gagalnya Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dalam upaya menciptakan perdamaian dunia. 5). Adanya politik ekspansi beberapa negara fasis (militer) seperti: (a). Jerman, dengan semboyan Jerman Raya (Lebensraum). (b). Italia, dengan semboyan Italia Raya (Italia Iradenta) atau (Italia la Prima). (c). Jepang dengan semangat Hakko Ichi-u.
  • 16. • Penyebab Khusus: 1). Penyerbuan Jerman terhadap Polandia pada tanggal 11 September 1939. 2). Terjadi penyerbuan yang dilakukan Jepang terhadap Pangkalan Armada Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii pada hari Minggu tanggal 7 Desember 1941.
  • 17. SEKUTU DEMOKRASI JERMAN (US, INGGRIS, PERANCIS, ITALIA BELANDA, BELGIA) JEPANG SEKUTU KOMUNIS(Pasukan Paham (RUSIA, POLANDIA, LATV Fasisme) IA, LITHUANIA)
  • 18. ASIA PASIFIK1. Perang Sino-Jepang (1937) Konflik perang mulai di Asia beberapa tahun sesudah pertikaian di Eropa. Jepang telah menginvasi Cina pada tahun 1931, jauh sebelum Perang Dunia II dimulai di Eropa. Pada 1 Maret, Jepang menunjuk Henry Pu Yi menjadi kaisar di Manchukuo, negara boneka bentukan Jepang di Manchuria. Pada 1937, perang dimulai ketika Jepang mengambil alih Manchuria.
  • 19. 2. Jajahan Perancis Vichy (1940) Pada 1940, Jepang menduduki Indocina Perancis (kini Vietnam) sesuai persetujuan dengan Pemerintahan Vichy meskipun secara lokal terdapat kekuatan Pembebasan Perancis (Forces Françaises Libres/FFL), dan bergabung dengan kekuatan Poros Jerman serta Italia. Aksi ini menguatkan konflik Jepang dengan Amerika Serikat dan Britania Raya yang bereaksi dengan memboikot kiriman minyak terhadap Jepang.
  • 20. 3. Pearl Harbor, A.S. turut serta dalam perang, invasi Jepang di Asia Tenggara (1941) Pada 7 Desember 1941, pesawat Jepang dikomandoi oleh Laksamana Madya Chuichi Nagumo melaksanakan serangan udara kejutan terhadapPearl Harbor, pangkalan angkatan laut AS terbesar di Pasifik. Pasukan Jepang menghadapi perlawanan kecil dan menghancurkan pelabuhan tersebut. AS dengan segera mengumumkan perang terhadap Jepang. Bersamaan dengan serangan terhadap Pearl Harbor, Jepang juga menyerang pangkalan udara AS di Filipina. Setelah serangan ini, Jepang menginvasi Filipina dan koloni-koloni Inggris di Hong Kong, Malaya, Borneo dan Birma dengan maksud selanjutnya menguasai ladang minyakHindia Belanda. Seluruh wilayah ini dan daerah yang lebih luas lagi, jatuh ke tangan Jepang dalam waktu beberapa bulan saja. Markas Britania Raya di Singapura juga dikuasai, yang dianggap oleh Churchill sebagai salah satu kekalahan dan sejarah yang paling memalukan bagi Britania.
  • 21. 4. Invasi Hindia-Belanda (1942) Penyerbuan ke Hindia Belanda diawali dengan serangan Jepang ke Labuan, Brunei, Singapura, SemenanjungMalaya, Palembang, Tarakan danBalikpa pan yang merupakan daerah-daerah sumber minyak. Jepang sengaja mengambil taktik tersebut sebagai taktik gurita yang bertujuan mengisolasi kekuatan Hindia Belanda dan Sekutunya yang tergabung dalam front ABDA (America (Amerika Serikat), British (Inggris), Dutch (Belanda), Australia) yang berkedudukan di Bandung. Serangan-serangan itu mengakibatkan kehancuran pada armada laut ABDA khususnya Australia dan Belanda. Jepang mengadakan serangan laut besar-besaran ke Pulau Jawa pada bulan Februari-Maret 1942 dimana terjadi Pertempuran Laut Jawa antara armada laut Jepang melawan armada gabungan yang dipimpin oleh Laksamana Karel Doorman. Armada Gabungan sekutu kalah dan Karel Doorman gugur. Jepang menyerbu Batavia (Jakarta) yang akhirnya dinyatakan sebagai kota terbuka, kemudian terus menembus Subang dan berhasil menembus garis pertahanan Lembang-Ciater, kota Bandungyang menjadi pusat pertahanan Sekutu-Hindia Belanda terancam. Sementara di front Jawa Timur, tentara Jepang berhasil menyerang Surabaya sehingga kekuatan Belanda ditarik sampai garis pertahanan Porong.
  • 22. 5. Laut Coral, Port Moresby, Midway, Guadalcanal (1942). Pada Mei 1942, serangan laut terhadap Port Moresby, Papua Nugini digagalkan oleh pasukan Sekutu dalam Perang Laut Coral. Kalau saja penguasaan Port Moresby berhasil, Angkatan LautJepang dapat juga menyerang Australia. Ini merupakan perlawanan pertama yang berhasil terhadap rencana Jepang dan pertarungan laut pertama yang hanya menggunakan kapal induk. Sebulan kemudian invasi Atol Midway dapat dicegah dengan terpecahnya pesan rahasia Jepang, menyebabkan pemimpin Angkatan Laut AS mengetahui target berikut Jepang yaitu Atol Midway. Pertempuran ini menyebabkan Jepang kehilangan empat kapal induk yang industri Jepang tidak dapat menggantikannya, sementara Angkatan Laut AS kehilangan satu kapal induk. Kemenangan besar buat AS ini menyebabkan Angkatan Laut Jepang kini dalam posisi bertahan. Para pemimpin Sekutu telah setuju mengalahkan Nazi Jerman adalah prioritas utama masuknya Amerika ke dalam perang. Namun pasukan AS dan Australia mulai menyerang wilayah yang telah jatuh, mulai dari Pulau Guadalcanal, melawan tentara Jepang yang getir dan bertahan kukuh. Pada 7 Agustus 1942 pulau tersebut diserang oleh Amerika Serikat. Pada akhir Agustus dan awal September, selagi perang berkecamuk di Guadalcanal, sebuah serangan amfibi Jepang di timur New Guinea dihadapi oleh pasukan Australia dalam Teluk Milne, dan pasukan darat Jepang menderita kekalahan meyakinkan yang pertama. Di Guadalcanal, pertahanan Jepang runtuh pada Februari 1943.
  • 23. 6. Serangan Sekutu di Asia dan Pasifik (1943-1945). Pasukan Australia and AS melancarkan kampanye yang panjang untuk merebut kembali bagian yang diduduki oleh Pasukan Jepang di Kepulauan Solomon, New Guinea dan Hindia Belanda, dan mengalami beberapa perlawanan paling sengit selama perang. Kapal selam dan pesawat-pesawat Sekutu juga menyerang kapal dagang Jepang, yang menyebabkan industri di Jepang kekurangan bahan baku. Bahan baku industri sendiri merupakan salah satu alasan Jepang memulai perang di Asia. Keadaan ini semakin efektif setelah Marinir AS merebut pulau-pulau yang lebih dekat ke kepulauan Jepang.
  • 24. 7. Iwo Jima, Okinawa, Bom Atom, Penyerahan Jepang (1945). Perebutan pulau-pulau seperti Iwo Jima dan Okinawa oleh pasukan AS menyebabkan Kepulauan Jepang berada dalam jangkauan serangan laut dan udara Sekutu. Diantara kota-kota lain, Tokyo dibom bakar oleh Sekutu, dimana dalam penyerangan awal sendiri ada 90.000 orang tewas akibat kebakaran hebat di seluruh kota. Tanggal 6 Agustus 1945, bomber B-29 "Enola Gay" yang dipiloti oleh Kolonel Paul Tibbets, Jr. melepaskan satu bom atom Little Boy di Hiroshima, yang secara efektif menghancurkan kota tersebut. Tanggal 9 Agustus 1945,pesawat bomber jenis Boeing B-29 Superfortress "Bocks Car" yang dipiloti oleh Mayor Charles Sweeney melepaskan satu bom atom Fat Man di Nagasaki. Kombinasi antara penggunaan bom atom dan keterlibatan baru Uni Soviet dalam perang merupakan faktor besar penyebab menyerahnya Jepang, walaupun sebenarnya Uni Soviet belum mengeluarkan deklarasi perang sampai tanggal 8 Agustus 1945, setelah bom atom pertama dilepaskan. Jepang menyerah tanpa syarat pada tanggal 14 Agustus 1945, menandatangani surat penyerahan pada tanggal 2 September 1945 di atas kapal USS Missouri.
  • 25. Afrika dan Timur Tengah1. Mesir dan Somaliland (1940) Pertempuran di Afrika Utara bermula pada 1940, ketika sejumlah kecil pasukan Inggris di Mesir memukul balik serangan pasukan Italia dari Libya yang bertujuan untuk merebut Mesir terutama Terusan Suez yang vital. Tentara Inggris, India, dan Australia melancarkan serangan balik dengan sandiOperasi Kompas (Operation Compass), yang terhenti pada 1941 ketika sebagian besar pasukan Persemakmuran (Commonwealth) dipindahkan ke Yunani untuk mempertahankannya dari serangan Jerman. Tetapi pasukan Jerman yang belakangan dikenal sebagai Korps Afrika di bawah pimpinanErwin Rommel mendarat di Libya, melanjutkan serangan terhadap Mesir.
  • 26. 2. Suriah, Lebanon, Korps Afrika merebut Tobruk (1941). Pada Juni 1941 Angkatan Darat Australia dan pasukan Sekutu menginvasi Suriah dan Lebanon, merebut Damaskus pada 17 Juni. Di Irak, terjadi penggulingan kekuasaan atas pemerintah yang pro-Inggris oleh kelompok Rashid Ali yang pro-Nazi. Pemberontakan didukung oleh Mufti Besar Yerusalem, Haji Amin al-Husseini. Oleh karena merasa garis belakangnya terancam, Inggris mendatangkan bala bantuan dari India dan menduduki Irak. Pemerintahan pro- Inggris kembali berkuasa, sementara Rashid Ali dan Mufti Besar Yerusalem melarikan diri ke Iran. Namun kemudian Inggris dan Uni Soviet menduduki Iran serta menggulingkan shah Iran yang pro-Jerman. Kedua tokoh Arab yang pro-Nazi di atas kemudian melarikan diri ke Eropa melalui Turki, di mana mereka kemudian bekerja sama dengan Hitler untuk menyingkirkan orang Inggris dan orang Yahudi. Korps Afrika dibawah Rommel melangkah maju dengan cepat ke arah timur, merebut kota pelabuhan Tobruk. Pasukan Australia dan Inggris di kota tersebut berhasil bertahan hingga serangan Axis berhasil merebut kota tersebut dan memaksa Divisi Ke-8 (Eighth Army) mundur ke garis di El Alamein.
  • 27. 3. Pertempuran El Alamein Pertama dan Kedua (1942). Pertempuran El Alamein Pertama terjadi di antara 1 Juli dan 27 Juli 1942. Pasukan Jerman sudah maju ke yang titik pertahanan terakhir sebelumAlexandria dan Terusan Suez. Namun mereka telah kehabisan suplai, dan pertahanan Inggris dan Persemakmuran menghentikan arah mereka. Pertempuran El Alamein Kedua terjadi di antara 23 Oktober dan 3 November 1942 sesudah Bernard Montgomery menggantikan Claude Auchinlecksebagai komandan Eighth Army. Rommel, panglima cemerlang Korps Afrika Tentara Jerman, yang dikenal sebagai "Rubah Gurun", absen pada pertempuran luar biasa ini, karena sedang berada dalam tahap penyembuhan dari sakit kuning di Eropa. Montgomery tahu Rommel absen. Pasukan Persemakmuran melancarkan serangan, dan meskipun mereka kehilangan lebih banyak tank daripada Jerman ketika memulai pertempuran, Montgomery memenangkan pertempuran ini.
  • 28. 4. Operasi Obor (Torch Operation), Afrika Utara Perancis (1942). Untuk melengkapi kemenangan ini, pada 8 November 1942 dilancarkanlah Operasi Obor (Operation Torch) dibawah pimpinan Jendral Dwight Eisenhower. Tujuan utama operasi ini adalah merebut kontrol terhadap Maroko dan Aljazair melalui pendaratan simultan di Casablanca, Oran, danAljazair, yang dilanjutkan beberapa hari kemudian dengan pendaratan di Bône, gerbang menuju Tunisia. Pasukan lokal di bawah Perancis Vichy sempat melakukan perlawanan terbatas, sebelum akhirnya bersedia bernegosiasi dan mengakhiri perlawanan mereka.
  • 29. 5. Kalahnya Korps Afrika (1943). Korps Afrika tidak mendapat suplai secara memadai akibat dari hilangnya pengapalan suplai oleh Angkatan Laut dan Angkatan Udara Sekutu, terutama Inggris, di Laut Tengah. Kekurangan persediaan ini dan tak adanya dukungan udara, memusnahkan kesempatan untuk melancarkan serangan besar bagi Jerman di Afrika. Pasukan Jerman dan Italia terjepit di antara pergerakan maju pasukan Sekutu di Aljazair dan Libya. Pasukan Jerman yang sedang mundur terus melakukan perlawanan sengit, dan Rommel mengalahkan pasukan AS pada Pertempuran Kasserine Pass sebelum menyelesaikan pergerakan mundur strategisnya menuju garis suplai Jerman. Dengan pasti, bergerak maju baik dari arah timur dan barat, pasukan Sekutu akhirnya mengalahkan Korps Afrika Jerman pada 13 Mei 1943 dan menawan 250.000 tentara Axis. Setelah jatuh ke tangan Sekutu, Afrika Utara dijadikan batu loncatan untuk menyerang Sisilia pada 10 Juli 1943. Setelah merebut Sisilia, pasukan Sekutu melancarkan serangan ke Italia pada 3 September 1943. Italia menyerah pada 8 September 1943, tetapi pasukan Jerman terus bertahan melakukan perlawanan. Roma akhirnya dapat direbut pada 5 Juni 1944.
  • 30. Eropa dan Uni Soviet1. Invasi Polandia, Invasi Finlandia (1939) Perang Dunia II mulai berkecamuk di Eropa dengan dimulainya serangan ke Polandia pada 1 September 1939 yang dilakukan oleh Hitler dengan gerak cepat yang dikenal dengan taktik Blitzkrieg, dengan memanfaatkan musim panas yang menyebabkan perbatasan sungai dan rawa-rawa di wilayah Polandia kering yang memudahkan gerak laju pasukan lapis baja Jerman serta mengerahkan ratusan pembom tukik yang terkenal Ju-87 Stuka. Perang Musim Dingin dimulai dengan invasi Finlandia oleh Uni Soviet, 30 November 1939. Finlandia memberikan perlawanan yang gigih yang dipimpin oleh Baron Carl Gustav von Mannerheim serta rakyat Finlandia yang tidak ingin dijajah. Bantuan senjata mengalir dari negara Barat terutama dari tetangganya Swedia yang memilih netral dalam peperangan itu. Pasukan Finlandia memanfaatkan musim dingin yang beku namun dapat bergerak lincah meskipun kekuatannya sedikit (kurang lebih 300.000 pasukan). Akhirnya Soviet mengerahkan serangan besar besaran dengan 3.000.000 tentara menyerbu Finlandia dan berhasil merebut kota-kota dan beberapa wilayah Finlandia.
  • 31. 2. Invasi Eropa Barat, Republik-republik Baltik, Yunani, Balkan (1940). Perang Dunia II di Eropa. Merah adalah Sekutu atau penguasaannya, Biru adalah Axis atau penguasaannya, dan Hijau adalah Uni Soviet sebelum bergabung dengan Sekutu tahun 1941.
  • 32. 3. Invasi Uni Soviet (1941) ▫ Operasi Barbarossa, invasi Uni Soviet dilakukan oleh Jerman ▫ Pertempuran Stalingrad4. Serangan Balik (1944) Invasi Normandia (D-Day), invasi di Perancis oleh pasukan Amerika Serikat dan Inggris, 1944.5. Runtuhnya Kekuasaan Nazi Jerman (1945) Pada akhir bulan april 1945, ibukota Jerman yaitu Berlin sudah dikepung oleh Uni Soviet dan pada tanggal 1 Mei 1945, Adolf Hitler bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri bersama dengan istrinya Eva Braun di dalam bunkernya, sehari sebelumnya Adolf Hitler menikahi Eva Braun, dan setelah mati memerintah pengawalnya untuk membakar mayatnya. Setelah menyalami setiap anggotanya yang masih setia. Pada tanggal 2 Mei, Karl Dönitz diangkat menjadi pemimpin menggantikan Adolf Hitler dan menyatakan Berlin menyerah pada tanggal itu juga. Disusul Pasukan Jerman di Italia yang menyerah pada tanggal 2 juga. Pasukan Jerman di wilayah Jerman Utara, Denmark dan Belanda menyerah tanggal 4. Sisa pasukan Jerman dibawah pimpinan Alfred Jodl menyerah tanggal 7 mei di Rheims, Perancis. Tanggal 8 Mei, penduduk di negara-negara sekutu merayakan hari kemenangan, tetapi Uni Soviet merayakan hari kemenangan pada tanggal 9 Mei dengan tujuan politik.
  • 33. • Sektor Politik •Kedudukan Amerika Serikat memuncak setinggi-tingginya •Rusia menjadi kekuatan baru dan kemudian menjadi saingan berat bagi Amerika Serikat •Terjadinya perebutan Hegemoni antara Rusia dengan Amerika Serikat di dunia •Muncul Nasionalisme di Asia dan menentang imperialisme negara- negara barat (Eropa) •Politik mencari kawan (politik Aliansi) •Balance of Power Policy mengakibatkan politik aliansi yang berdasarkan atas kemauan bersama (Collective Security) sehingga timbul North Atlantic Treaty Organization NATO), Middle Eastern Treaty Organization (METO), South East Asian Treaty Organization (SEATO) •Munculnya politik pemecah belah terhadap negara-negara seperti Jerman, Austria, Wina, Trieste, Korea, Indo-China.
  • 34. • Sektor Ekonomi •Amerika Serikat muncul sebagai negara kreditor bagi seluruh dunia di antaranya melalui Truman Doctrine (1947), Marshall Plan (1947), Four Point Truman, Colombo Plan. Sektor Sosial •Membentuk United Nation Relief and Rehabilitation Administration (UNRRA) yang membantu masyarakat dalam bentuk : •Memberikan makan orang-orang yang terlantar •Mengurus pengungsi-pengungsidan mempersatukan para nggota keluarga yang terpisah akibat perang •Mendirikan rumah sakit dan balai pengobatan •Mengerjakan kembali tanah-tanah yang telah rusak
  • 35. I. AWAL PENDUDUKAN  Imperialisme Jepang tahu 1937 menduduki Cina.  Tahun 1940 menduduki Vietnam.  Tanggal 8 Desember 1942 Jepang menyerang pangkalan AL Amerika serikat di Pearl Harbour.  Sekutu membalas Agresi Jepang dengan membentuk pasukan gabungan ABDACOM (American British Dutch Australian Command) yang bertugas melawan agresi Jepang di Asia pasifik di pimpin Jendral Terporthen. PERJANJIAN KALIJATI Belanda menyerahkan wilayah jajahan atas Indonesia kepada Jepang tanpa syarat di Kalijati Jawa Barat tanggal 8 Maret 1942 yang disebut perjanjian Kalijati. PEMERINTAHAN JEPANG DI INDONESIAJepang membentuk pemerintahan militer yang terdiri dari :1. Pemerintah Tentara ke enam belas AD dengan wilayah Jawa dan Madura pusat Jakarta.2. Pemerintah Tentara ke dua puluh lima AD dengan wilayah Sumatra pusat Bukittinggi.3. Pemerintah armada AL dengan wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa tenggara, Papua, Maluku pusat Makasar.
  • 36.  LATAR BELAKANG PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA Restoraisi Meiji yaitu program pembaharuan pemerintah Jepang. Keinginan Jepang menguasai Asia. Jepang ingin menjadi negara Industri. Jepang anti terhadap imperialisme barat. TUJUAN JEPANG MENJAJAH INDONESIA 1. Indonesia dijadikan sumber memperoleh bahan baku. 2.Rakyat Indonesia untuk dijadikan kekuatan menghadapi Sekutu.
  • 37. • Pendudukan Jepang di Indonesia telah merobek-robek sendi-sendi nilai ekonomi, sosial dan budaya dalam kehidupan masyarakat Indonesia karena menguras harta dan tenaga rakyat Indonesia.• Kebijakan Jepang terhadap rakyat Indonesia mempunyai dua prioritas yaitu: • menghapuskan pengaruh Barat dikalangan rakyat Indonesia • memobilisasi rakyat Indonesia demi kemenangan Jepang dalam perang Asia Timur Raya• Jepang melakukan propaganda yang intensif untuk menyakinkan rakyat Indonesia bahwa bangsa Jepang adalah saudara tua seperjuangan melawan Barat. Namun kenyataannya semua tindakan dan perlakukan menimbulkan penderitaan rakyat Indonesia.
  • 38. Pada awal pendudukan Jepangmengambil dua langkahpenting, yaitu:1. Menstabilkan kondisi ekonomi yang terlihat dari upayanya untuk menguasai inflasi ekonomi dengan menetapkan patokan harga bagi sebagian besar barang dan menangani dengan keras penimbun barang.2. Jepang mengeluarkan aturan produk hukum baru sesuai dengan kepentingan pendudukan Jepang di Indonesia.
  • 39. Pengaruh Pendudukan Jepang di Bidang Pendidikan• Pendidikan mengalami penurunan, jumlah sekolahpun semakin berkurang. Beberapa Sekolah yang ada saat itu : 1. Sekolah umum : a. SD lama belajar 6 Tahun b. SMP lama belajar 3 Tahun c. SMA lama belajar 3 Tahun 2. Sekolah Guru : a. Sekolah guru 2 Tahun. b. Sekolah guru 4 Tahun c. Sekolah guru 6 Tahun
  • 40. Pengaruh Pendudukan Jepang di Bidang Militer Bidang militer bangsa Indonesia banyak memperoleh keuntungan dengan ditekankan pendidikan : Seishin ( Semangat berjuang ) Bhusido ( Kesatria berani mati ) Didirikan organisasi militer PETA ( Pembela Tanah air ) dalam kesatuan ini dikenal Pangkat : Daidanco = Komandan batalyon. Cudanco = Komandan Kompi. Shodanco = Komandan Pleton. Budanco = Komandan regu. Giguyun = Prajurit Sukarela Seinendan = Barisan pemuda Seinentai = Barisan murid-murid SD. Gakukotai = Barisan murid SMP. Fujin-Seinentai = Barisan gadis-gadis. Fujinkai = Barisan wanita. Keibodan = Barisan Cadangan Polisi. Heiho = Barisan cadangan prajurit. Romusha = Barisan pekerja paksa.
  • 41. Bentuk-Bentuk Perlawanan Rakyat Indonesia Terhadap Jepang• Menghadapi keadaan yang serba sulit maka para pemimpin bangsa Indonesia berjuang dengan menyesuaikan situasi dan kondisi. Adapun bentuk perlawanan terhadap Jepang adalah sebagai berikut : 1. Perjuangan Melalui Organisasi Bikinan Jepang. a. Memanfaatkan Gerakan PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat) b. Memanfaatkan Barisan Pelopor (Syuisyintai) c. Memanfatkan Chuo Sangi In (Badan Penasihat Pusat). 2. Perjuangan Melalui Organisasi Islam Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) 3. Perjuangan Melalui Gerakan Bawah Tanah Beberapa contoh perjuangan bawah tanah antara lain sebagai berikut : a. Gerakan kelompok Sutan Syahrir b. Gerakan kelompok Amir Syarifuddin c. Golongan Persatuan Mahasiswa d. Kelompok Sukarmi e. Kelompok Pemuda Menteng 31 f. Golongan Kaigun
  • 42. 4. Perjuangan Melalui Perlawanan Bersenjata Perlawanan senjata yang dilakukan oleh rayat diberbagai daerah, yaitu : a. Perlawanan rakyat di Cot Pleing (10 November 1942) b. Perlawanan rakyat di Pontianak (16 November 1943) c. Perlawanan rakyat di Sukamaneh, Singaparna, Jawa Barat d. Perlawanan rakyat di Cidempet, kecamatan Lohbener, Indramayu (30 Juni 1944) e. Perlawanan rakyat di Irian Jaya. Perlawanan terjadi dibeberapa daerah di Irian Jaya, yaitu : · Perlawanan rakyat di Biak (1944) · Perlawanan rakyat di Pulau Yapen Selatan · Perlawanan rakyat di Tanah Besar, daratan Irian (Papua)5. Perlawanan Bersenjata yang dilakukan PETA Perlawanan bersenjata dilakukan oleh pasukan PETA di berbagai daerah, yaitu : a. Perlawanan PETA di Blitar (29 Februari 1945) b. Perlawanan PETA di Meureudu, Aceh (November 1944) c. Perlawanan PETA di Gumilir, Cilacap ( April 1945)