Your SlideShare is downloading. ×
15011 10-915861063479
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

15011 10-915861063479

778
views

Published on

modulsekarang

modulsekarang

Published in: Technology

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
778
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
25
Actions
Shares
0
Downloads
3
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. MODUL 10 SISTEM PENGALAMATAN Untuk mendapatkan sebuah pengalamatan atau yang biasa disebut IPaddressing, biasanya kita mendapatkannya dari ISP (Internet Service Provider)atau provider internet kita. Alokasi IP Address yang ada pada sebuah ISPdidapatkan dari NAP (Network Address Provider) atau bisa langsung ISPtersebut request melalui administrative. Badan khusus Dunia yang untukmengurusi request IP Addressing ini adalah IANA (Internet Assigned NumberAuthority). Local Internet Registry (LIR) atau National Internet Registry (NIR)atau dari Regional Internet Registry (RIR), agar mudah dalam administrasinyamaka pengurusan RIR dipecah dalam beberapa region. Lihat Gambar 10.1. Gambar 10.1. Beberapa region dalam RIR. Agar mudah dalam administrative penggunaan dan alokasi IP Address,IANA membagi dalam beberapa region yaitu: Raka Yusuf: Jaringan Komputer 1 (Modul 10) #1/8
  • 2. 1. AfriNIC (African Network Information Centre) - Africa Region2. APNIC (Asia Pacific Network Information Centre) - Asia/Pacific Region3. ARIN (American Registry for Internet Numbers) - North America Region4. LACNIC (Regional Latin-American and Caribbean IP Address Registry)Amerika Latin dan beberapa negara di pulau Caribbean / Caribia5. RIPE NCC (Réseaux IP Européens) - Europe, the Middle East, dan AsiaTengahAda beberapa aturan yang diterapkan dalam menentukan pengalamatan host,yakni:1. Setiap host di dalam suatu network punya alamat (ID) yang unique2. Ada banyak jaringan. Setiap jaringan harus diberi ID (alamat) untuk membedakan antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lain, jika jaringan-jaringan tersebut saling berhubungan.3. Suatu host ada dua alamat: a. Alamat Jaringan (Network Address/Network Number)) b. Alamat Host (Host Address/Host Number)4. ID suatu host secara global ditulis dengan cara : alamat network terlebih dahulu, diikuti dengan alamat host.10.1 Kelas-kelas Jaringan IP Address direpresentasikan dalam 32 bit data, dan biasanya dituliskandalam 4 buah angka yang masing-masing merepresentasikan 8 bit bilangan, dandipisahkan oleh . (titik). Jadi apabila misalnya IP Address memiliki bilangan bitseluruhnya 1, maka akan dituliskan sebagai 255.255.255.255. Berdasarkan jumlah host yang dapat dimilik sebuah jaringan, jaringanterbagi atas 5 kelas IP, yaitu klas A, B, C, D dan E. Namun karena yang palingsering dan umum digunakan adalah kelas A, B, dan C, maka kali ini hanya akandibahas ketiga kelas IP tersebut.1. Network kelas A Jaringan kelas A memiliki ciri bit pertama adalah 0, sedangkan 7 bitberikutnya mengidentifikasi jaringan, dan 24 bit berikutnya adalah host. Jadi padakelas ini hanya akan terdapat 27 jaringan, atau 128 buah jaringan, namun setiap Raka Yusuf: Jaringan Komputer 1 (Modul 10) #2/8
  • 3. jaringan dapat memiliki jutaan host (224 buah host). Jadi network kelas A akanmemiliki angka pertama dari IP Address antara 0-127.2. Network kelas BApabila dua bit pertama dari IP Address adalah 1 0 , maka jaringan tersebuttermasuk dalam jaringan kelas B. Dua bit pertama akan mengidentifikasikankelas dari jaringan, 14 bit berikutnya akan mengidentifikasikan jaringannya,sedangkan 16 berikutnya mengidentifikasi host. Ada ribuan jaringan kelas B, dantiap jaringan memiliki ribuan host. Angka pertama dari IP Address untuk jaringankelas B berkisar antara 128-191.3. Network kelas CJaringan kelas C bercirikan tiga bit pertama dari IP Address adalah 1 1 0. Tiga bitpertama ini mencirikan jenis jaringannya, 21 bit berikutnya mengidentifikasijaringannya sendiri, dan 8 bit sisanya mengidentifikasi host. Ada jutaan networkkelas C, namun tiap jaringan hanya memiliki maksimal 254 host. Angka pertamadari IP Address untuk jaringan kelas C berkisar antara 192-223. Selain ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untukpemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E. Jika 4 bit pertama adalah 1110, IPAddress merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yaknisejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan denganpengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yangmemakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saatini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkanlebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone).Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruhkelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimental. Jenis kelasaddress yang diberikan oleh kooordinator IP Address bergantung kepadakebutuhan instansi yang meminta, yakni jumlah host yang akan diintegrasikandalam network dan rencana pengembangan untuk beberapa tahun mendatang. Raka Yusuf: Jaringan Komputer 1 (Modul 10) #3/8
  • 4. Untuk perusahaan, kantor pemerintah atau universitas besar yang memilikipuluhan ribu komputer dan sangat berpotensi untuk tumbuh menjadi jutaankomputer, koordinator IP Address akan mempertimbangkan untuk memberikankelas A. Contoh IP Address kelas A yang dipakai di Internet adalah untuk amatirpaket radio seluruh dunia, mendapat IP nomor 44.xxx.xxx.xxx. Untuk kelas B,contohnya adalah nomor 172.16.xxx.xxx . Selain address yang dipergunakanuntuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untukkeperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Addresstersebut adalah :1. Network Address Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringanInternet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.4.60. Tanpamemakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Address inididapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet.Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemanapaket tersebut harus dikirimkan. Contoh untuk kelas C, network address untuk IPaddress 202.152.1.250 adalah 202.152.1.0. Analogi yang baik untukmenjelaskan fungsi network address ini adalah dalam pengolahan surat padakantor pos. Petugas penyortir surat pada kantor pos cukup melihat kota tujuan padaalamat surat (tidak perlu membaca seluruh alamat) untuk menentukan jalur manayang harus ditempuh surat tersebut. Pekerjaan “routing” surat-surat menjadi lebihcepat. Demikian juga halnya dengan router di Internet pada saat melakukanrouting atas paket-paket data.2. Broadcast Address Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harusdiketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui,setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yangakan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya hosttujuan saja yang Memproses paket tersebut, sedangkan host lain akanmengabaikannya. Raka Yusuf: Jaringan Komputer 1 (Modul 10) #4/8
  • 5. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yangada pada networknya? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paketsebanyak jumlah host tujuan.Pemakaian bandwidth akan meningkat dan bebankerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Olehkarena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang adapada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh hostpada network yang sama harus memiliki address broadcast yang sama danaddress tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima paket :pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcastaddress pada network tempat host tersebut berada. Address broadcast diperolehdengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk hostdengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnyaadalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuatberharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenisinformasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.3. Loopback AddressYaitu IP address dengan harga 127.0.0.1. Beberapa aplikasi menggunakanalamat ini untuk keperluan loopbacking process. Secara teori loopback addressakan menunjuk dirinya sendiri didalam jaringan yang menggunakan protokolCTP/IP, sehingga paket yang dikirim kealamat ini akan kembali ke dirinya sendiri. Jika host milik kita ingin bergabung dengan jaringan internet, tentu kitaharus memiliki IP address untuk host kita. IP address bersifat unik, yang artinyadalam satu jaringan internet tidak boleh ada dua host yang memiliki IP addressyang sama. Dengan demikian kita tidak boleh sembarangan memakai IP addresssesuka kita. Biasanya kita mendapatkan IP address dengan jalan membeli daripihak yang berwenang, misalnya dari sebuah ISP. Arsitektur TCP/IP memungkinkan kita menggunakan beberapa range IPaddress untuk kepentingan LAN atau intranet secara cuma-cuma dengan suatukondisi dan persyaratan tertentu. IP address ini disebut dengan Privat IP addressyang daftarnya dapat dilihat pada tabel dibawah: Raka Yusuf: Jaringan Komputer 1 (Modul 10) #5/8
  • 6. Tabel 10.1 IP Private10.2 Dasar Teori Subnetting Subnetting berfungsi untuk menyembunyikan detail dari internal networksuatu organisasi ke router eksternal. Selain itu, subnetting juga mempermudahmanajemen jaringan dan menambah efisiensi dari jaringan tersebut. Dengansubnetting kita dapat membatasi jumlah maksimal host yang dapat dialokasikanpada suatu subnet. Dengan subnetting kita dapat memeriksa kesalahan jaringandengan cepat karena kesalahan tersebut sudah terlokalisasi. Bayangkan jika organisasi yang memiliki 1000 komputer tidak melakukansubnetting, jika terjadi satu kesalahan, maka semua network akan down.Demikian pula administrator yang harus memperbaiki kesalahan tersebut harusmencari kesalahan satu per satu dalam 1000 komputer tersebut. Network tanpa subnetting juga akan memperberat tugas router karenarouting table-nya yang sangat banyak dan harus membroadcast host sekianbanyak tersebut. IP Address v4 memiliki struktur alamat yang tersusun atasbilangan 32 bit. Subnet mask adalah suatu bilangan biner 32 bit yang akan di-AND-kan dengan IP Address untuk mendapatkan subnet host. Misalnya alamat IP Address 10.126.11.16 dan 10.126.11.17 dengannetmask 255.255.255.0. Untuk mendapatkan lokasi subnet host ini, IP Address10.126.11.16 akan di-AND dengan netmask-nya. Jika IP Address 10.126.11.17di-AND dengan netmask-nya menghasilkan hasil yang sama dengan hasil ANDdari 10.126.11.16 dengan netmask-nya, maka 2 IP Address tersebut beradadalam satu subnet IP Address dengan alamat 10.126.11.x dengan netmask 255.255.255.0 (24bit) akan memiliki Net Address 10.126.11.0 dan Broadcast Address10.126.11.255. Alamat IP diantara 10.126.11.0 dan 10.126.11.255 adalah alamatIP yang dapat dialokasikan dalam subnet tersebut. Raka Yusuf: Jaringan Komputer 1 (Modul 10) #6/8
  • 7. Contoh :Sebuah Perusahaan PT.XYZ mempunyai 5 departement , dimana setiapdepartment mempunyai 30 komputer , dengan menggunakan subnetting , berapasubnet yang dapat tercipta , dan berapa subnet mask yang digunakan !Jawab1 department = 30 komputer , alamat kelas yang mendekati adalah kelas C ,dankita akan menggunakan IP Private yaitu 192.168.0.0 -192.168.255.255 . Yang dipilih misalkan adalah 192.168.1.1 IP Address : 192.168.1.1 Subnet Mask : 255.255.255.0 ( Default Subnet Mask )Dengan default subnet mask 255.255.255.0 berarti jumlah computer yang dapatterhubung adalah 254 , di dapat dari jumlah 0 pada 255.255.255.0 adalah 8 bit ,Maka 28 = 256 -2 =254 , 2 berasal dari network ID dan Broadcast ID255.255.255.0000000 = jumlah 0 = 28 artinya jumlah host ada 254Jika hanya 30 komputer , yang mendekati adalah 25 = 32 , atau artinya jumlah bit0 yang diperlukan adalah 5 bit.Maka menjadi 255.255.255.11100000 = 255.255.255.224 Subnet mask yang terbaru adalah : IP Address : 192.168.1.1 Subent Mask : 255.255.255.224Setelah didapatkan subnet mask , maka selanjutnya adalah IP Address IP Address :192.168 .1 .1 Subnet Mask : 255.255.255.224Telah terjadi penambahan 3 bit pada octet ke empat .Jika dirubah ke decimal, maka: IP Address :192.168 .1 .00000000 Subnet Mask : 255.255.255.11100000Yang perlu diingat, kita menggunakan 2 5 artinya jumlah bit 0 terdapat 5 buahmaka range yang didapat adalah 25 =32 , maka : Raka Yusuf: Jaringan Komputer 1 (Modul 10) #7/8
  • 8. Tabel 10.2 Daftar IP Range Dalam table diatas terdapat 8 subnet yang dapat digunakan, artinya untukperusahaan PT.XTZ , dapat memilih dari 8 subnet yang tersedia, karena hanya 5divisi maka 3 untuk dicadangkan, dan maksimum host dari subnet diatas adalah30 host, lebih baik dari pada menggunakan 255.255.255.0 yang sampai 254komputer. Raka Yusuf: Jaringan Komputer 1 (Modul 10) #8/8