• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Gawat janin
 

Gawat janin

on

  • 5,372 views

 

Statistics

Views

Total Views
5,372
Views on SlideShare
5,276
Embed Views
96

Actions

Likes
4
Downloads
0
Comments
0

7 Embeds 96

http://pensieveoflei.blogspot.com 37
http://leimidwifezone.blogspot.com 27
http://pansieveoflei.blogspot.com 20
http://pensieveoflei.blogspot.de 7
http://pensieveoflei.blogspot.co.uk 2
http://pensieveoflei.blogspot.ru 2
http://www.pansieveoflei.blogspot.com 1
More...

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Gawat janin Gawat janin Presentation Transcript

    • GAWAT JANINintra uterineLeila N Ayuanda, S.ST
    • Definisi• Gawat janin adalah keadaan / reaksi ketika janin tidak memperoleh oksigen yang cukup
    • Tanda – Tanda Gawat Janin• · Frekwensi bunyi jantung janin kurang dari 120 x / menit atau lebih dari 160 x / menit.• · Berkurangnya gerakan janin ( janin normal bergerak lebih dari 10 kali per hari ).• · Adanya air ketuban bercampur mekonium, warna kehijauan ( jika bayi lahir dengan letak kepala ).
    • FAKTOR PENYEBAB• partus lama• infuse oksitosin• perdarahan• Infeksi• insufiensi plasenta• ibu diabetes• kehamilan pre dan posterm• prolapsus tali pusat
    • Cara mencegah terjadinya Gawat Janin• Gunakan partograf untuk memantau persalinan.• Anjurkan ibu sering berganti posisi selama persalinan. Ibu hamil yang berbaring terlentang dapat• mengurangi aliran darah ke rahimnya.
    • mengidentifikasi Gawat Janin dalam Persalinan• Periksa frekwensi bunyi jantung janin setiap 30 menit pada Kala I dan setiap 15 menit sesudah pembukaan lengkap.• Periksa ada / tidaknya air ketuban bercampur mekonium ( warna kehijauan ).
    • PEMERIKSAAN TAMBAHAN• Pemantauan denyut jantung janin dapat dilakukan dengan pencatatan denyut jantung janin yang segera dan kontinyu dalam hubungan dengan kontraksi uterus memberikan suatu penilaian kesehatan janin yang sangat membantu selama persalinan.• Akselerasi periodic pada gerakan janin ketenangan dari reaktifitas yang normal.• Pemeriksaan tambahan yang dapat dilakukan berupa kardiografi(pemeriksaan DJJ dan perubahan perubahannya). Dan kardiotokografi (pemeriksaan DJJ dan perubahan – perubahanya yang terjadi akibat aktifitas uterus dan atau gerakan janin selama masa kehamilan dan persalinan).
    • Penanganan Gawat Janin• Tingkatkan oksigen pada janin dengan cara : Mintalah si ibu merubah posisi tidurnya;• Berikan cairan pada ibu secara oral atau IV; Berikan Oksigen.• Periksa kembali denyut jantung janin. Bila frekwensi bunyi jantung janin masih tidak normal, maka dirujuk; Bila merujuk tidak mungkin, siap-siap untuk menolong BBL dengan asfiksia.
    • Oksigenasi Intra Uterine• Anjurkan ibu hamil in-partu berbaring kesisi kiri untuk meningkatkan aliran oksigen ke janinnya. Hal ini biasanya meningkatkan aliran darah maupun oksigen melalui plasenta lalu ke janin.• Bila posisi miring kekiri tidak membantu. Coba posisi yang lain ( miring ke kanan, posisi sujud ). Meningkatkan oksigen ke janin dapat mencegah atau mengobati Gawat Janin.
    • Asuhan Kebidanangawat janin intra uterine
    • biodata• Ny. S umur 29 tahun, berkebangsaan Indonesia, agama islam, pendidikan SMP, pekerjaan pedagang yang beralamat di jl. miami Rt/Rw 04/02 Jakarta Barat.• Ny.S memiliki suami yang bernama Tn. K, umur 29 tahun, kebangsaan Indonesia, agama islam, pendidikan SMP, pekerjaan sebagai supir.
    • Tidak ada tanda-tanda Bahaya NyeriMenerima Ps pukul 12.00 kepala hebat, pandangan kabur, nyeri ulu hati, bengkak pd muka Atau ekstrimitas, pergerakan janin berkurang, perdarahan. Keluhan Mules-mules, Lendir darah Sejak 10.00 QUICK CEK WIB sudah keluar air – air berwarna Hijau kental sejak pukul 10.30 WIB TIDAK ADAADA TANDA HPHT 13 Juni 2010 ANAMNESA TANDA BAHAYA BAHAYA TP 20 Maret 2011
    • OBSTETRI ANOGENITALUMUM • Perineum belum• KU : baik • -TFU 35cm menonjol• Kes : cm • - Palpasi : • Vulva tidak ada• TTV : preskep, kelainan normal Puka, • Anus tidak ada PENUNJANG divergen hemoroid 4/5 bagian • Px dalam : • - DJJ : • Vagina tidak ada 180 x/mnt benjolan • Porsio tebal, • -His: 2 x 10 Pembukan 1 cm ‘x 20” • -TBJ: 3565 gram
    • DIAGNOSA• G1P0A0 H 42 mg inpartu kala I fase laten• Dg postmatur, gawat janin intrauterine• JTHIU Preskep• MP: kematian janin, hipoksia/aspiksia
    • PLANNING• 1) Informasi hasil pemeriksaan (TD:120/90 mmHg, BB: 80kg) dan janin (DJJ: +, 180 kali/menit), tafsiran berat badan bayi ± 3565 gram, keadaan ibu baik dan janin kurang baik karena Djj cepat.• 2) memberitahu ibu usia kehamilan ibu saat ini 42 minggu, tanggal taksiran persalinan pada tanggal 20 Maret 2011 dan saat ini kehamilan ibu sudah melewati dari taksiran persalinan,• 3) memberitahu kepada pasien dan keluarga tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada ny. S yaitu ibu segera di rujuk untuk segera mendapatkan penangan lebih lanjut terhadap kehamilannya tersebut.
    • • 4.) Memberitahu ibu tanda bahaya kehamilan seperti: pandangan kabur, sakit kepala yang terus menerus, nyeri ulu hati, janin kurang bergerak atau tidak bergerak seperti biasanya, bengkak pada bagian muka, tangan dan kaki dan pengeluaran darah pervaginam.• 5) Menganjurkan ibu untuk tidak cemas dan tetap rileks.• 6) Menganjurkan ibu untuk istirahat lebih banyak dan miring ke kiri pada saat berbaring.• 7) memberikan oksigen 6 L/mnt.• 8) mengobservasi nadi, pernafasan, suhu,tekanan darah ibu serta mengobservasi DJJ .• 9) Melakukan informed consent kepada pasien dan pengambil keputusan dalam keluarga untuk dilakukan rujukan ke RS.• 10) Menulis surat rujukan.• 11) Melakukan pendokumentasian.• 12) Merujuk ibu
    • ANALISA KASUS• diagnosis gawat janin saat persalinan didasarkan pada denyut jantung janin yang abnormal yaitu Djj kurang dari 100 x/menit atau lebih dari 180 x/menit.• Pada khasus Ny. S didiagnosis postmatur dan gawat janin intrauteri karena hasil pemeriksaan didapatkan usia kehamilannya 42 minggu dan Djj +, 180 x/menit, sudah keluar air – air warna hijau kental berbau khas.
    • • penilaian klinik untuk menilai pasien yaitu penilaian dalam menentukan taksiran persalinan : apabila sudah masuk 42 minggu perlu dirujuk ke rumah sakit.• Penilaian janin: bila kehamilan lewat waktu direncanakan untuk tidak segera dilahirkan, kita harus mempunyai keyakinan bahwa janin dapat hidup terus di dalam lingkungan intrauterine.• Penilaian ini dimungkinkan di lakukan di Rumah Sakit yang memiliki fasilitas kesehatan lengkap untuk melakukan pemeriksaan ultrasonografis dan pemeriksaan penampilan jantung janin.• Pada kasus Ny. S dilakukan penilaian klinik seperti penilaian dalam menentukan taksiran persalinan dan penilaian janin untuk menetukan apakah perlu dilakukan rujukan ke Rumah Sakit atau tidak
    • Terima Kasih