BAB 1LINGKUNGANKEHIDUPAN MANUSIA
1. Macam – Macam Bentuk Muka               Bumia. Bentuk muka bumi di   –   Gunung   daratan               –   Pegunungan ...
b. Bentuk muka bumi dasar lautan
2. Bentuk Muka Bumi Indonesiaa. Wilayah Dangkalan Sunda (di bagian barat)b. Wilayah Dangkalan Sahul (di bagian timur)c. Wi...
3. Proses Pembentukan Muka Bumi• Tektonismea. Gerak Epirogenetikb. Gerak Orogenetik• Vulkanisme• Seismea. Gempa Bumi runtu...
4. Bentuk Muka Bumi Akibat Tenaga             Endogena. Muka bumi berbentuk lipatanb. Muka bumi berbentuk patahanc. Gunung
5. Proses Eksogen• Pelapukana. Pelapukan Mekanisb. Pelapukan Biologis (Organik)c. Pelapukan Kimiawi
• Pengikisana.   Erosi Air (Ablasi)b.   Erosi Laut (Abrasi)c.   Erosi Angin (Korosi/Deflasi)d.   Erosi Es (Eksarasi)
• Pemindahan dan penghancuran massal (mass  wasting)    Suatu      proses   pemindahan     dan penghancuran massa bantuan ...
• Pengendapan (Sedimentation)    Suatu    proses    pengendapan  hasil pelapukan, pengikisan, dan penghancuran massal suat...
B.KEHIDUPAN MANUSIA PADA MASA         PRASEJARAH        (PRA-AKSARA)
BAB BERIKUTNYA                    • Zaman batu Tua                       (Palaeolithikum)                 • Zaman Batu Ten...
1. Zaman Batu   Pada zaman ini, manusia menggunakan alat – alat yang digunakanterbuat dari atau serpihan batu besar.• Zama...
2. Zaman Logam• Zaman       Perunggu      adalah  zaman manusia telah mampu  membuat peralatan berbahan  perunggu (Campura...
1. Meganthropus Palaejavanicus Fosil pertama ditemukan oleh Ralph Von Koeningswald (1936-1941). Ciri – ciri : a.Berbadan t...
2. a. Pithecanthropus ErectusPithecanthropus atau yang lebih dikenal sebagai manusia kera(pithecos=kera dan anthropus=manu...
2. b. Pithecanthropus Soloensis  Pertama ditemukan tahun 1931-1933 di Ngandong  dan sangiran oleh R. Von Koesingswald dan ...
2. c. Pithecanthropus MojokertensisPertama kali sitemukan di sebelah utara mojokerto  oleh R. Von Koeningswald pada tahun ...
3. a. Homo Wajakensis  Pertama kali ditemukan di tulung agung, jawa  timur tahun 1889 oleh Van Reitschotten.Ciri – ciri ;•...
3. b. Homo SoloensisPertama kali ditemukan diSolo, Jawa Tengah  tepatnya di Ngandong pada tahun 1931 – 1934  oleh Ter Haar...
Lingkungan Kehidupan Manusia
Lingkungan Kehidupan Manusia
Lingkungan Kehidupan Manusia
Lingkungan Kehidupan Manusia
Lingkungan Kehidupan Manusia
Lingkungan Kehidupan Manusia
Lingkungan Kehidupan Manusia
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Lingkungan Kehidupan Manusia

1,503 views

Published on

Kalau tidak salah ini adalah slide untuk SMP (1/2/3) Saya Lupa......
SEmoga Bermanfaat.....

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,503
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
17
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Lingkungan Kehidupan Manusia

  1. 1. BAB 1LINGKUNGANKEHIDUPAN MANUSIA
  2. 2. 1. Macam – Macam Bentuk Muka Bumia. Bentuk muka bumi di – Gunung daratan – Pegunungan – Bukit / Perbukitan – Pematang – Lereng – Cekungan – Dataran Tinggi (Plateau) – Tanah Depresi – Dataran Rendah – Dataran Tinggi
  3. 3. b. Bentuk muka bumi dasar lautan
  4. 4. 2. Bentuk Muka Bumi Indonesiaa. Wilayah Dangkalan Sunda (di bagian barat)b. Wilayah Dangkalan Sahul (di bagian timur)c. Wilayah Laut Tengah Asia-Australis(di bagian tengah)
  5. 5. 3. Proses Pembentukan Muka Bumi• Tektonismea. Gerak Epirogenetikb. Gerak Orogenetik• Vulkanisme• Seismea. Gempa Bumi runtuhan (gempa terban)b. Gempa bumi vulkanikc. Gempa bumi tektonik
  6. 6. 4. Bentuk Muka Bumi Akibat Tenaga Endogena. Muka bumi berbentuk lipatanb. Muka bumi berbentuk patahanc. Gunung
  7. 7. 5. Proses Eksogen• Pelapukana. Pelapukan Mekanisb. Pelapukan Biologis (Organik)c. Pelapukan Kimiawi
  8. 8. • Pengikisana. Erosi Air (Ablasi)b. Erosi Laut (Abrasi)c. Erosi Angin (Korosi/Deflasi)d. Erosi Es (Eksarasi)
  9. 9. • Pemindahan dan penghancuran massal (mass wasting) Suatu proses pemindahan dan penghancuran massa bantuan atau tanah berat secara besar-besaran ke tempat yang lebih rendah.
  10. 10. • Pengendapan (Sedimentation) Suatu proses pengendapan hasil pelapukan, pengikisan, dan penghancuran massal suatu batuan atau tanah ke suatu tempat yang lebih rendah.
  11. 11. B.KEHIDUPAN MANUSIA PADA MASA PRASEJARAH (PRA-AKSARA)
  12. 12. BAB BERIKUTNYA • Zaman batu Tua (Palaeolithikum) • Zaman Batu Tengah (Mesolithikum) • Zaman Batu Muda (Neolithikum) . • Zaman Perunggu • Zaman Besi
  13. 13. 1. Zaman Batu Pada zaman ini, manusia menggunakan alat – alat yang digunakanterbuat dari atau serpihan batu besar.• Zaman Batu Tua adalah zaman ketika manusia masih hidupberpindah – pindah (nomaden) dan menggunakan alat – alat yangterbuat dari batu yang masih sangat kasar.• Zaman Batu Tengah adalah zaman yang dimana manusia ini sudahmulai menetap dan menggunakan alat – alat yang mulai diasahnamun belum sempurna.• Zaman Batu Muda adalah zaman manusia sudah mulai menetapdan mulai bercocok tanam serta menggunakan alat – alat yangterbuat daribatu yang sudah terasah sempurna. KEMBALI
  14. 14. 2. Zaman Logam• Zaman Perunggu adalah zaman manusia telah mampu membuat peralatan berbahan perunggu (Campuran tembaga dan timah putih). Sifat alat – alat ini masih lebih keras dapripada alat berbahan tembaga, namun sudah lebih halus.• Zaman Besi adalah zaman manusia telah mampu melebur bijih besi dan membentuknya menjadi KEMBALI berbagai macam alat – alat untuk mendukung keperluan hidupnya.
  15. 15. 1. Meganthropus Palaejavanicus Fosil pertama ditemukan oleh Ralph Von Koeningswald (1936-1941). Ciri – ciri : a.Berbadan tegap dan kekar b.Memiliki rahang dan geraham yang besar dan kuat c.Tidak berdagu d.Memiliki tonjolan tajam dibagian belakang kepala dan kening e.Bertulang pipi yang tebal f.Memakan jenis tumbuh - tumbuhan
  16. 16. 2. a. Pithecanthropus ErectusPithecanthropus atau yang lebih dikenal sebagai manusia kera(pithecos=kera dan anthropus=manusia). Pithecanthropus Erectusadalah fosil manusia jenis ini yang paling dahulu dan paling banyakditemukan di Indonesia. Dan pertama ditemukan oleh Eugene Dubois(1891) di Trinil.Ciri – ciri :a. Berbadan tegapb. Memiliki tinggibadan berkisar antara 160 -180 cm dan berat badan 80 – 100 kgc. Memiliki rahang dan geraham yang cukup kuat (tetapi tidak sekuat Pithecanthropus mojokertensis)d. Memiliki kening yang sempit menonjole. Tidak berdagu dan berhidung lebarf. Rahang menonjol ke depang. Volume otak yang berkisar 750 – 1000 cc ukuran kecil dan belum banyak berkembang
  17. 17. 2. b. Pithecanthropus Soloensis Pertama ditemukan tahun 1931-1933 di Ngandong dan sangiran oleh R. Von Koesingswald dan Oppenorth. Ciri – ciri : a.Berbadan tegap b.Bertinggi badan berkisar antara 165-180 cm c. Tengkorak yang lonjong, tebal, dan kokoh d.Kening berisi dan menonjol e.Akar hidung lebar dan tulang pipi yangbesar dan kasar f. Volume otak berkisar antara 1000 – 1300 cc
  18. 18. 2. c. Pithecanthropus MojokertensisPertama kali sitemukan di sebelah utara mojokerto oleh R. Von Koeningswald pada tahun 1936.Ciri – ciri :a. Berbadan tegapb. Tinggi badan kisaran 165 – 180 cmc. Kening tebal dan menonjold. Tulang pipi kuate. Volume otak sekitar 650 – 1.000 cc
  19. 19. 3. a. Homo Wajakensis Pertama kali ditemukan di tulung agung, jawa timur tahun 1889 oleh Van Reitschotten.Ciri – ciri ;• Tengkorak Besar dengan volume otak berkisar 1.000 – 1.700 cc• Wajah tebal dan datar• Akar hidung tebal• Rahang bawah masif dan gigi yang besar• Tinggi badan berkisar antara 160 – 180 cm• Menyerupai ras Mongoloid dan Austramelanosoid
  20. 20. 3. b. Homo SoloensisPertama kali ditemukan diSolo, Jawa Tengah tepatnya di Ngandong pada tahun 1931 – 1934 oleh Ter Haar dan Oppernorth.Ciri – ciri :• Berbadan Tegap• Tinggi badan berkisar antara 160 – 180 cm• Volume otak berkisar antara 1.000 – 1.300 cc dengan tengkorak yang lebih besar daripada tengkorak Pithecanthropus Erectus.

×