Organizational Culture Theory
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Organizational Culture Theory

on

  • 215 views

Sebuah teori komunikasi, Organizational Culture Theory, yang disajikan oleh Lady Hendriowati

Sebuah teori komunikasi, Organizational Culture Theory, yang disajikan oleh Lady Hendriowati

Statistics

Views

Total Views
215
Views on SlideShare
192
Embed Views
23

Actions

Likes
0
Downloads
10
Comments
0

3 Embeds 23

http://tekomb2013.blogspot.com 18
https://twitter.com 4
https://www.blogger.com 1

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Organizational Culture Theory Organizational Culture Theory Presentation Transcript

  • TEORI BUDAYA ORGANISASI (Organizational Culture Theory) Oleh: Lady Hendriowati Mankom B 210110130219 Dosen: Dr. Antar Venus, M.A.Comm. Meria Oktaviany, S.Sos, M.Ilkom.
  • Clifford James Geertz Lahir di San Fransisco, 23 Agustus 1926. Seorang ahli antropologi asal Amerika Serikat. Ia paling dikenal melalui penelitian- penelitiannya mengenai Indonesia dan Maroko dalam bidang seperti agama (khususnya Islam), perkembangan ekonomi, struktur politik tradisional, serta kehidupan desa dan keluarga. Sejak tahun 1970 hingga meninggal dunia (Philadelphia, 30 Oktober 2006) Geertz menjabat sebagai profesor emeritus di Fakultas Ilmu Sosial di Institute for Advanced Study. Ia juga pernah menjabat sebagai profesor tamu di Departemen Sejarah Universitas Princeton dari 1975 hingga 2000.
  • PENGERTIAN BUDAYA ORGANISASI Budaya organisasi merupakan bentuk keyakinan, nilai, cara yang bisa dipelajari untuk mengatasi dan hidup dalam organisasi, budaya organisasi itu cenderung untuk diwujudkan oleh anggota organisasi (Brown, 1998: 34) Budaya organisasi merupakan suatu sistem nilai yang dipegang dan dilakukan oleh anggota organisasi. Sehingga hal yang sedemikian tersebut bisa membedakan organisasi tersebut dengan organisasi lainnya. Robin (2003)
  • RINGKASAN TEORI Sistem nilai organisasi yang dianut oleh anggota organisasi, yang kemudian mempengaruhi cara bekerja dan berperilaku pada anggota organisasi
  • TINGKATAN BUDAYA ORGANISASI ASUMSI DASAR NILAI ARTEFAK
  • Tingkatan Artefak Aspek-aspek budaya yang terlihat. Artefak lisan, perilaku, dan fisik dalam wujud nyata dari budaya organisasi.
  • Tingkatan Nilai Dasar titik berangka evaluasi yang dipergunakan anggota organisasi untuk menilai organisasi, perbuatan atau tingkah laku, situasi dan hal- hal lain yang ada dalam organisasi.
  • Tingkatan Asumsi Dasar Keyakinan yang dimiliki anggota organisasi tentang diri mereka sendiri, tentang orang lain dan hubungan mereka dengan orang lain serta hakekat organisasi mereka.
  • KARAKTERISITIK BUDAYA ORGANISASI Inovasi dan Pengambilan Resiko Orientasi Hasil Perhatian Yang Rinci Orientasi Pada Manusia Orientasi Pada Tim Keagresifan Stabilitas
  • ASUMSI TEORI BUDAYA ORGANISASI Anggota-anggota organisasi menciptakan dan mempertahankan perasaan yang dimiliki bersama mengenai realitas organisasi, yang berakibat pada pemahaman yang lebih baik mengenai nilai-nilai sebuah organisasi
  • Penggunaan dan interpretasi simbol sangat penting dalam budaya organisasi ASUMSI TEORI BUDAYA ORGANISASI
  • Budaya bervariasi dalam organisasi- organisasi yang berbeda, dan interpretasi tindakan dalam budaya ini juga beragam ASUMSI TEORI BUDAYA ORGANISASI
  • PEMBENTUK BUDAYA ORGANISASI Performa Komunikas i
  • PERFORMA KOMUNIKASI Performa (performance) adalah metafora yang menggambarkan proses simbolik dari pemahaman akan perilaku manusia dalam sebuah organisasi. Performa organisasi sering kali memiliki unsur teatrikal, di mana baik supervisor maupun karyawan memilih untuk mengambil peranan atau bagian tertentu dalam organisasi mereka
  • JENIS PERFORMA KOMUNIKASI Performa Ritual Performa Hasrat Performa Sosial Performa Politis Performa Enkulturasi
  • Performa Ritual Semua performa komunikasi yang terjadi secara teratur dan berulang. Ritual terdiri atas empat jenis: Personal Tugas Sosial Organisasi
  • Performa Hasrat Kisah-kisah mengenai organisasi yang sering kali diceritakan secara antusias oleh para anggota organisasi dengan orang lain. Sering kali, orang dalam organisasi menjadi begitu menggebu-gebu dalam bercerita.
  • Performa Sosial Perpanjangan sikap santun dan kesopanan untuk mendorong kerja sama di antara anggota organisasi.
  • Performa Politis Perilaku organisasi yang mendemonstrasikan kekuasaan atau kontrol. Banyak organisasi bersifat hierarkis, harus ada seseorang dengan kekuasaan untuk mencapai segala sesuatu dan memiliki cukup kontrol untuk mempertahankan dasar-dasar yang ada
  • Performa Enkulturasi Merujuk pada bagaimana anggota mendapatkan pengetahuan dan keahlian untuk dapat menjadi anggota organisasi yang mampu berkontribusi. Performa ini mendemonstrasikan kompetensi seorang anggota dalam sebuah organisasi
  • CONTOH Budaya Organisasi dalam dunia kerja: Jepang dikenal dengan budaya on time dan sangat menghargai waktu. Orang jepang sangat setia pada perusahaan dan menghargai pendapat orang lain. Budaya organisasi orang Jepang disebut dengan Kaizen, yang artinya penyempurnaan berkesinambungan, yang melibatkan semua anggota dalam hirarki perusahaan, baik manajemen maupun karyawan.
  • Budaya organisasi tidak muncul dengan sendirinya di kalangan anggota organisasi, tetapi perlu dibentuk dan dipelajari karena pada dasarnya budaya organisasi adalah sekumpulan nilai dan pola perilaku yang dipelajari, dimiliki bersama, oleh semua anggota organisasi dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. K E S I M P U L A N
  • Budaya organisasi sangat penting peranannya dalam mendukung terciptanya suatu organisasi atau perusahaan yang efektif. Secara lebih spesifik, budaya organisasi dapat berperan dalam menciptakan jati diri, mengembangkan keikutsertaan pribadi dengan organisasi dan menyajikan pedoman perilaku kerja bagi anggotanya. K E S I M P U L A N
  • Antar Venus adalah Pakar Komunikasi yang yang terobsesi membumikan ilmu komunikasi. Sebagai pengampu mata kuliah teori-teori Komunikasi di Universitas Padjadjaran, Dosen ini menyebarkan motto “Learning communication theories in practical way”. Dan kata mutiara “Vivir con miedo Σs como vivir a medias”. Profil Dosen
  • Lady Hendriowati Mahasiswa S1 Universitas Padjajaran Fakultas Ilmu Komunikasi prodi Manajemen Komunikasi angkatan 2013. Saya berminat di komunikasi karena saya ingin lebih mendalami tentang komunikasi secara luas. Sekarang saya kuliah di semester 2. Minat saya pada bidang komunikasi adalah media. Pengalaman belajar teori komunikasi awalnya terdengar rumit karena banyak sekali teori yang harus saya ketahui satu persatu, tapi seiring berjalannya waktu dan mendapatkan penjelasan dari dosen, saya bisa mengerti isi dari teori-teori tersebut. Kesan tentang teori yang saya presentasikan, awalnya sulit untuk mencari teori ini dengan lengkap, dan akhirnya saya menemukan teori ini dari sebuah buku. Sulit juga untuk memahami isi bukunya karena merupakan terjemahan. Tapi akhirnya saya bisa memahami inti teorinya. Teori Budaya Organisasi cukup menarik dan termasuk teori yang luas untuk dibicarakan dan dipahami.
  • Buku “Introducing Communication Theory : Analysis and Application 3nd ed. Richard West dan Lynn H. Turner”. Dari Sub Judul Organization Culture Diterjemahkan oleh : Muslih Aris Handayani, sumadi, Mukti Ali SUMBER
  • Terimakasih… Semoga Bermanfaat….