Bank Syariah

942 views
834 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
942
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
89
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bank Syariah

  1. 1. Perbankan Syariah OLEH: JOYO BINANGUN/11 JUGE DIYANTORO/12 KARINA MAHARANI/13 MICHAEL YUDHA/14 NATHANAEL A./15 PATRICIA KURNIA/16
  2. 2. MENU PENGERTIAN PRINSIP LAYANAN BANK SYARIAH EXIT
  3. 3. Pengertian Bank Syariah adalah: bank yang dikelola sesuai dengan: 1. prinsip-prinsip 2. Tata cara 3. Hukum Secara islamiah MENU
  4. 4. Prinsip-prinsip  Mudharabah: prinsip bagi hasil  Musharakah: prinsip pernyataan modal  Murabanah: prinsip jual beli  Ijarah: akad pemindahan hak guna barang & jasa tanpa memindahkan hak kepemilikan melalui pembayaran upah sewa  Ijarah wa iqtina: (sama seperti ijarah tetapi hak kepemilikan juga dipindahkan)
  5. 5. Prinsip utama  Bersifat produktif: Ekonomi Islam memandang bahwa semua aktivitas ekonomi harus produktif. Inilah alasan mengapa bunga yang merupakan pendapatan tak produktif tidak dibolehkan dalam bank syariah.  Tidak eksploitatif: Keuntungan berada di kedua belah pihak  Berkeadilan: Tidak boleh ada tranksaksi ekonomi yang merugikan pihak-pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung  Tidak bersifat spekulatif: Di prinsip syariah, spekulasi dianggap sebagai mubazir. Dianggap sebagai perjudian dan mengakibatkan orang yang melakukannya terancam kemiskinan. Apapun yang dispekulasikan dianggap tidak produktif dan tidak bermanfaat.  Antiriba: ketika seseorang meminjamkan sesuatu barang, ia tidak boleh mengharapkan tambahan yang diberikan oleh si peminjam termasuk riba. MENU
  6. 6. Layanan Bank Syariah MENU SIMPANAN JUAL BELI BAGI HASIL JASA SEWA
  7. 7. Simpanan  Al-Wadi'ah (jasa penitipan), adalah jasa penitipan dana dimana penitip dapat mengambil dana tersebut sewaktu-waktu. Dengan sistem wadah, bank tidak berkewajiban, namun diperbolehkan, untuk memberikan bonus kepada nasabah.  Deposito Mudharabah, nasabah menyimpan dana di Bank dalam kurun waktu yang tertentu. Keuntungan dari investasi terhadap dana nasabah yang dilakukan bank akan dibagikan antara bank dan nasabah dengan nisbah bagi hasil tertentu. LAYANAN
  8. 8. Bagi Hasil  Al-Musyarakah adalah konsep ini diterapkan pada model partnership atau joint venture. Keuntungan yang diraih akan dibagi dalam rasio yang disepakati sementara kerugian akan dibagi berdasarkan rasio ekuitas yang dimiliki masing-masing pihak.  Al-Mudharabah, adalah perjanjian antara penyedia modal dengan pengusaha. Setiap keuntungan yang diraih akan dibagi menurut rasio tertentu yang disepakati. Resiko kerugian ditanggung penuh oleh pihak bank kec. kerugian yang diakibatkan oleh kesalahan pengelolaan, kelalaian dan penyimpangan pihak nasabah seperti penyelewengan, kecurangan dan penyalahgunaan.  Al-Muzara'ah, adalah bank memberikan pembiayaan bagi nasabah yang bergerak dalam bidang pertanian/perkebunan atas dasar bagi hasil dari hasil panen.  Al-Musaqah, adalah bentuk lebih yang sederhana dari muzara'ah, di mana nasabah hanya bertanggung-jawab atas penyiramaan dan pemeliharaan, dan sebagai imbalannya nasabah berhak atas nisbah tertentu dari hasil panen. LAYANAN
  9. 9. Jual Beli  Bai' Al-Murabahah adalah penyaluran dana dalam bentuk jual beli. Bank akan membelikan barang yang dibutuhkan pengguna jasa kemudian menjualnya kembali ke pengguna jasa dengan harga yang dinaikkan sesuai margin keuntungan yang ditetapkan bank, dan pengguna jasa dapat mengangsur barang tersebut.  Bai' As-Salam adalah keadaan dimana bank akan membelikan barang yang dibutuhkan di kemudian hari, sedangkan pembayaran dilakukan di muka. Barang yang dibeli harus diukur dan ditimbang secara jelas dan spesifik, dan penetapan harga beli berdasarkan keridhaan yang utuh antara kedua belah pihak.  Bai' Al-Istishna merupakan bentuk As-Salam khusus di mana harga barang bisa dibayar saat kontrak, dibayar secara angsuran, atau dibayar di kemudian hari. Bank mengikat masing-masing kepada pembeli dan penjual secara terpisah, tidak seperti As-Salam di mana semua pihak diikat secara bersama sejak semula. LAYANAN
  10. 10. Sewa  Al-Ijarah Al-Muntahia Bit-Tamlik sama dengan ijarah adalah akad pemindahan hak guna atas barang dan jasa melalui pembayaran upah sewa, namun dimasa akhir sewa terjadi pemindahan kepemilikan atas barang sewa.  Al-Ijarah adalah akad pemindahan hak guna atas barang dan jasa melalui pembayaran upah sewa, tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang itu sendiri. LAYANAN
  11. 11. Jasa  Al-Wakalah adalah suatu akad pada transaksi perbankan syariah, yang merupakan akad yang sesuai dengan prinsip-prinsip yang diterapkan dalam syariat islam.  Al-Kafalah adalah memberikan jaminan yang diberikan oleh penanggung kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak kedua atau yang ditanggung, dengan kata lain mengalihkan tanggung jawab seorang yang dijamin dengan berpegang pada tanggung jawab orang lain sebagai jaminan.  Al-Hawalah adalah akad perpindahan dimana dalam prakteknya memindahkan hutang dari tanggungan orang yang berhutang menjadi tanggungan orang yang berkewajiban membayar hutang.  Ar-Rahn, adalah suatu akad pada transaksi perbankan syariah, yang merupakan akad gadai yang sesuai dengan syariah.  Al-Qardh adalah salah satu akad yang terdapat pada sistem perbankan syariah yang tidak lain adalah memberikan pinjaman baik berupa uang ataupun lainnya tanpa mengharapkan imbalan atau bunga. LAYANAN
  12. 12. Terima kasih

×