• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Stat d3 3
 

Stat d3 3

on

  • 286 views

statistika bagian 3

statistika bagian 3

Statistics

Views

Total Views
286
Views on SlideShare
286
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
6
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Stat d3 3 Stat d3 3 Presentation Transcript

    • KULIAH BAB III UKURAN STATISTIK BAGI DATA
    • POPULASI DAN SAMPELPOPULASI SAMPEL SELURUH HIMPUNAN PENGAMATAN BAGIAN DARI YANG DIKAJI POPULASI
    • Rata-rata (Nilai Tengah ) UKURANMedian GEJALA Modus PUSAT Kuartil, Desil, Persentil
    • DATA TAKBERKELOMPOK
    • RATA-RATA n ∑ i x x r =i=1 nXi = Nilai Data ke in = Jumlah DataXr = Nilai rata-rata
    • CONTOH Diperoleh data : 3, 5, 6, 4, dan 6X rata-rata= (3 + 5 + 6 + 4 + 6)/5= 4,8
    • MEDIANsegugus data x1, x2, ….., xn,yang telah diurutkan, makamedian adalah data yangtepat di tengah urutanData : 79 82 86 9293Median = 86Data : 1,9 2,3 2,5 2,7 2,93,1Median = (2,5 + 2,7)/2 = 2,6
    • MODUSadalah nilai paling seringmuncul atau berfrekuensitertinggiTidak selalu ada namunbisa juga lebih dari satu
    • CONTOHData: 9 10 5 9 9 7 8 6 1011Modus = 9Data: 2 0 3 1 2 4 2 5 4 01 4Modus = 2 dan 4 BimodusData: 79 82 86 92 93Modus = tidak ada
    • DATABERKELOMPOK SEDERHANA
    • CONTOH DATANilai (x) Jumlah f.x Mahasiswa (f) 10 1 10 9 2 18 8 7 56 7 10 70 6 5 30 5 14 70 4 5 20 3 3 9Jumlah 47 283
    • RATA-RATA n ∑fx i x r = i=1 nNilai rata-rata pada contoh adalah X = 283/47 = 6,02
    • MEDIANJumlah mahasiswa padacontoh n = 47 siswaNilai tengah terletak padadata ke (47 + 1)/2 = 24Data ke 24 terletak padabaris 5 dengan nilai 6 Median = 6
    • MODUSFrekuensi terbesar padatabel = 14Nilai dengan frekuensiterbesar = 5 Modus = 5
    • DATADISTRIBUSIFREKUENSI
    • CONTOH DATADISTRIBUSI FREKUENSIInterval Kelas Xi Fi Fi. Xi 90 – 98 94 3 285 81 – 89 85 7 595 72 – 80 76 12 912 63 – 71 67 24 1.608 54 – 62 58 20 1.160 45 – 53 49 9 441 36 – 44 40 5 200 Jumlah 80 5.198
    • RATA-RATA n ∑ xi f x r =i=1 n Nilai rata-rata pada contoh adalahX = 5.198/80 = 64,975
    • MEDIAN n p ( − fk med ) Me = x med + 2 fmedXmed = batas nyata bawah kelas medianp = panjang kelas n = banyak datafkmed = frek. kumul. bawah kelas medianfmed = frekuensi kelas median
    • HitunganJumlah data = 80, median pada data ke 40Data ke 40 di baris ke-4 di kelas 63 – 71Kelas 63 – 71 disebut kelas medianXmed = (63 + 62)/2 = 62,5 p=9fkmed = 20 + 9 + 5 = 34 n = 80fmed = 24 Median = 64,75
    • MODUS b1 Mo = b + p ( ) b1 + b2b = batas nyata bwh kelas frek terbanyakp = panjang kelasb1 = frek. terbanyak – frek di bawahnyab2 = frek. terbanyak – frek di atasnya
    • HitunganFrek. terbanyak 24 ada di kelas63 – 71b = 62,5 p=9b1 = 24 – 20 = 4 b2 = 24 – 12 = 12 Modus = 64,75
    • HUBUNGAN RATA-RATA, MEDIAN, MODUSa. Data yang distribusinya simetris Xr = Me = Mo Xr = Me = Mob. Data yang distribusinya miring negatip Xr < Me < Mo Xr Me Moc. Data yang distribusinya miring positip Xr > Me > Mo Mo Me Xr
    • KESIMETRISAN KURVAKOEFISIENKEMIRINGANPEARSON 3 (xr − me) SK = sdimana:xr = X rata-rata s = Simpangan bakume = median SK = Koef. Kemiringan PearsonSK positip, kurva miring ke kiri. SK negatip,kurva miring ke kanan. SK mendekati 0, kurvamendekati simetris. SK = 0, kurva simetris
    • CONTOHHitung Kesimetrisan Kurva untukdata distribusi frekuensi berikut INTERVAL Xi Fi Fi.Xi KELAS 1,5 – 1,9 1,7 2 3,4 2,0 – 2,4 2,2 1 2,2 2,5 – 2,9 2,7 4 10,8 3,0 – 3,4 3,2 15 48,0 3,5 – 3,9 3,7 10 37,0 4,0 – 4,4 4,2 5 21,0 4,5 – 4,9 4,7 3 14,1 Jumlah 40 136,5
    • JAWAB1. Hitung Xr = xi.fi / n = 136,5/40 = 3,412. Hitung Me = 2,95 + 0,5(20-7)/15 = 2,95 + 0,43 = 3,383. Hitung s = 0,704. Hitung kemiringan Pearson SK = 3(xr – me)/s = 0,12Nilai SK 0,12 positip berarti datasedikit menjulur ke kiri, agak simetris
    • MENGHITUNG SIMPANGAN BAKU n ∑fi ( x i −x r )2 s = i=1 n−1s = simpangan bakun = banyak pengamatan f = frekuensixi = data pengamatanxr = x rata-rata
    • Lengkapi Tabel Xr = 3,41INTERVA Xi – Xi Fi Fi.Xi (Xi – Xr) 2 f(Xi – Xr) 2L KELAS Xr1,5 – 1,9 1,7 2 3,4 – 1,71 2,9241 5,84822,0 – 2,4 2,2 1 2,2 – 1,21 1,4641 1,46412,5 – 2,9 2,7 4 10,8 – 0,71 0,5041 2,01643,0 – 3,4 3,2 15 48,0 – 0,21 0,0441 0,66153,5 – 3,9 3,7 10 37,0 0,29 0,0841 0,84104,0 – 4,4 4,2 5 21,0 0,79 0,6241 3,12054,5 – 4,9 4,7 3 14,1 1,29 1,6641 4,9923 Jumlah 40 136,5 Jumlah 18,9440 s = 0,70
    • KAIDAH EMPIRIKPada sebaran data berbentukkurva normal, maka kira-kiraa. 68% data terletak dalam 1 kali simpangan baku dari nilai rata-ratab. 95% data terletak dalam 2 kali simpangan baku dari nilai rata-ratac. 99,7% data terletak dalam 3 kali simpangan baku dari nilai rata-rata
    • PERSENTIL, DESIL, DAN KUARTILPersentil adalah pengelompokan datamenjadi 100 bagian sama besar.Lambangnya P1, P2, …….P99Desil adalah pengelompokan datamenjadi 10 bagian sama besar.Lambangnya D1, D2, …….D9Kuartil adalah pengelompokan datamenjadi 4 bagian sama besar.Lambangnya Q1, Q2, dan Q3
    • KERJAKANTUGAS DAN LATIHAN ANDA
    • SEKIAN DANTERIMA KASIH